IV. HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1.4. Struktur Organisasi Perusahaan
1. Struktur Organisasi PT Sierad Produce, Tbk
PT Sierad Produce, Tbk dipimpin oleh President Director dan bertanggung jawab untuk membawahi seluruh bagian pada perusahaan. Namun bagian-bagian yang langsung dibawahi oleh President Director yaitu Procurement, President Office, Internal Audit & Compliance, Human Capital dan Vice President Director. Procurement dan President Office memiliki hubungan timbal balik. Begitu pula dengan Internal Audit & Compliance dan Human Capital. Vice President Director membawahi Business Development, Corporate Secretary dan Marketing. Business Development dan Corporate Secretary memiliki hubungan timbal balik. Lalu terbagi dua bagian dibawah Marketing yaitu Managing Director Operation dan Managing Director Finance.
Managing Director Operation dan Managing Director Finance membawahi Poultry Group, Foods Group. Bagian yang membawahi Managing Director Operation yaitu Project yang terdiri dari Feedmill, Farming, Slaughterhouse dan Further Processed. Farming membawahi Breeding dan Commercial. Pada bagian Managing Director Finance membawahi Corporate Finance dan IT.
2. Struktur Organisasi Rumah Potong Ayam, PT Sierad Produce, Tbk
Rumah Potong Ayam PT Sierad Produce, Tbk dipimpin oleh BUH (Business Unit Head) yang membawahi Sekretatis dan beberapa Departemen yaitu Departemen SMO (Strategic Management Officer), HGL (HRD, GA, Legal), IT (Information Technologi), Purchasing, QA-QC-R&D, Teknik, Warehouse, Sales, Operation, dan Finance Controller. Masing-masing Departemen dikepalai oleh Manajer. Masing-masing Departemen memiliki bagian-bagian tersendiri.
Penelitian ini dilakukan pada Departemen Produksi. Adapun struktur organisasti Departemen Produksi yaitu Manajer Produksi membawahi Unloading dan Cut Up yang terdiri dari tiga kelompok yaitu Cut Up Group I, II dan III. Departemen Sales dan Marketing membawahi fast food, Horeca (Hotel, Restoran, Cafe), Pasar modern dan pasar tradisional. Departemen QC/ QA membawahi Supervisor QC dan Supervisor QA. Departemen Warehouse membawahi Finish Good dan Dry Good. Departemen HGL terdiri dari bagian HRD, GA dan legal.
4.2. Karakteristik Responden
Responden dalam penelitian ini adalah karyawan Departemen Produksi, Rumah Potong Ayam PT Sierad Produce, Tbk - Bogor yang telah mengikuti kegiatan GKM yaitu berjumlah 66 orang. Karakteristik responden ditinjau dari segi jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir dan masa kerja.
4.2.1. Jenis Kelamin
Berdasarkan Gambar 4, Departemen Produksi RPA Sierad didominasi oleh laki-laki sebanyak 44 orang (67%) dibandingkan perempuan sebanyak 22 orang (33%). Karyawan yang mengikuti GKM lebih banyak berjenis kelamin laki-laki dari pada perempuan. Kegiatan GKM merupakan kegiatan baru yang dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan menilai, untuk menjalankan kegiatan ini, laki- laki lebih berani, dapat mempengaruhi kelompok dan lebih berwibawa dibandingkan perempuan. Hal ini dapat mempengaruhi hasil kerja karyawan dalam melakukan kegiatan GKM.
Gambar 4. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin 67%
33% laki-laki
37
4.2.2. Usia
Usia responden dapat menentukan produktivitas kerja karyawan. Tingkat usia yang berbeda dapat mempengaruhi karyawan dalam memahami dan melakukan kegiatan GKM serta memahami makna budaya kerja pada perusahaan. Usia yang masih muda merupakan sumber daya manusia yang dicari oleh perusahaan guna pencapaian kinerja yang lebih produktif. Berdasarkan Gambar 5, dapat dilihat bahwa 21% responden (14 orang) berusia kurang dari 20 tahun, 66% (44 orang) responden berusia 21 sampai dengan 30 tahun, 11% (7 orang) responden berusia 31 sampai dengan 40 tahun dan 2% (1 orang) responden berusia lebih dari 40 tahun.
Gambar 5. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
4.2.3. Pendidikan Terakhir
Berdasarkan Gambar 6, 5% (3 orang) responden adalah lulusan SMP, 95% (63 orang) responden adalah lulusan SMA dan tidak ada responden yang lulusan Diploma. Sebagian besar responden lulusan SMA. Perusahaan menilai karyawan dengan tingkat pendidikan minimal SMA dapat memahami ketika suatu pengetahuan diberikan dalam melakukan pekerjaan termasuk memahami ilmu-ilmu pada penerapan kegiatan GKM. Karyawan juga dapat lebih memahami bagaimana kode etik yang harus dilakukan selama bekerja yang tertuang dalam nilai-nilai budaya kerja pada perusahaan. Selain itu dapat mengerti apakah produktivitas kerja yang dihasilkan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan perusahaan atau belum.
21% 66% 11% 2% < 20 t ahun 21 s.d. 30 t ahun 31 s.d. 40 t ahun > 40 t ahun
Gambar 6. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir
4.2.4. Masa Kerja
Masa kerja dapat mengukur budaya kerja yang dilakukan oleh karyawan. Berdasarkan Gambar 7, dapat dilihat bahwa responden dengan masa kerja kurang dari 5 tahun sebesar 89% (59 orang), masa kerja 5 sampai dengan 10 tahun sebanyak 9% (6 orang) dan masa kerja lebih dari 10 tahun sebanyak 2% (1 orang). Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar karyawan Departemen Produksi RPA Sierad termasuk karyawan dengan masa kerja yang masih singkat. Perusahaan menilai bahwa karyawan dengan masa kerja yang masih singkat selalu melakukan proses adaptasi terhadap perusahaan, maka diharapkan karyawan dapat lebih mengenal perusahaan dan memahami makna budaya kerja pada perusahaan
Gambar 7. Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja 5% 95% 0% SM P Sederajat SM A Sederajat Diplom a 89% 9% 2% < 5 t ahun 5 s.d. 10 t ahun > 10 t ahun
39
4.3. Pengujian Kuesioner
Uji kuesioner dilakukan dengan pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan Microsoft Excel 2007 dan software SPSS versi 16.0 for windows.
4.3.1. Uji Validitas Kuesioner
Uji validitas terlebih dahulu dilakukan untuk mengetahui kelayakan butir-butir dalam suatu daftar (konstruk) pertanyaan dalam mendefinisikan suatu variabel. Hasil dari uji validitas akan dibandingkan dengan rtabel bernilai 0,361. Kuesioner yang ditampilkan
dalam penelitian ini berupa pernyataan. Uji coba kuesioner dilakukan terhadap 30 responden di Departemen Produksi, Rumah Potong Ayam PT Sierad Produce, Tbk. Terdapat 60 pernyataan pada kuesioner, yang terdiri dari tiga variabel. Variabel Penerapan GKM terdiri dari 32 pernyataan, variabel Budaya Kerja terdiri dari 12 pernyataan dan variabel Produktivitas Kerja terdiri dari 16 pernyataan. Dari hasil uji validitas diperoleh bahwa seluruh butir-butir pernyataan pada kuesioner dinyatakan valid karena nilai rhitung > rtabel , dimana nilai rtabel
sesuai dengan tingkat kesalahan 5% adalah 0,361. 4.3.2. Uji Reliabilitas Kuesioner
Uji reliabilitas kuesioner dilakukan untuk mengetahui kestabilan dan konsistensi responden dalam menjawab kuesioner apabila instrumen tersebut digunakan lagi sebagai alat ukur suatu obyek. Uji reliabilitas dilakukan dengan menggunakan rumus Cronbach’s Alpha. Dari hasil perhitungan 30 kuesioner yang disebar, maka diperoleh hasil untuk uji reliabilitas pada variabel Penerapan GKM adalah 0,919, variabel Budaya Kerja adalah 0,876 dan variabel Produktivitas Kerja adalah 0,844. Dari hasil uji reliabilitas, nilai Alpha Cronbach’s > 0,6, maka kuesioner dapat diandalkan atau reliabel.