• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

3. Sub Bagian Kemahasiswaan

5) Bidang Keuangan 6) Dekan 7) Pembantu Dekan 1 8) Pembantu Dekan 2 9) Pembantu Dekan 3 10)Mushola 11)Sidang 12)Sidang 1A 13)Hall 14)Gudang c. Lantai 3

Lantai 3 merupakan lantai tertinggi di Gedung F yang diperuntukkan untuk aula besar yang digunakan untuk berbagai kegiatan.

commit to user

Penelitian ini berkaitan dengan tata ruang kantor tata usaha, sehingga ruang yang akan diobservasi dan dijadikan objek penelitian adalah ruangan- ruangan yang merupakan bagian dari kantor tata usaha di Gedung F FKIP UNS. Dengan kata lain, penelitian ini hanya akan meneliti tata ruang bagian atau sub bagian yang berada di bawah garis komando tata usaha. Hal ini dimaksudkan agar penelitian lebih terfokus dan tidak keluar dari lingkup penelitian. Ruangan- ruangan tersebut antara lain :

1) Ruang Bagian Tata Usaha, termasuk di dalamnya ruang Kepala Bagian Tata Usaha.

2) Ruang Sub Bagian Pendidikan 3) Ruang Sub Bagian Kemahasiswaan 4) Ruang Sub Bagian Kepegawaian

5) Ruang Sub Bagian Umum dan Perlengkapan (UMKAP) 6) Ruang Bidang Keuangan

2. Struktur Organisasi Bagian Tata Usaha Dekanat FKIP UNS Di dalam struktur organisasi FKIP UNS Surakarta, Bagian Tata Usaha berada di bawah komando Dekan. Bagian Tata Usaha memiliki jalur tersendiri sehingga terpisah dari jurusan yang sama-sama di bawah garis komando Dekan dan Pembantu Dekan. Berikut ini struktur organisasi FKIP UNS Surakarta.

Gambar 5. Struktur Organisasi FKIP UNS Dekan Kasubag TU PD I PD II PD III Senat FKIP UNS Jur P. IP Unsur Penunjang Jur P. IPS Jur P. MIPA Jur PBS Jur PTK Jur POK

commit to user

Dalam melaksanakan tugasnya, bagian Tata Usaha dibagi dalam 4 (empat) sub bagian dan satu bidang. Sub bagian yang ada di bawah komando Bagian Tata Usaha adalah Sub Bagian Pendidikan, Kemahasiswaan, Kepegawaian serta Umum dan Perelengkapan (UMKAP). Satu bidang lain di luar sub bagian ialah bidang administrasi. Bidang administrasi ini terbagi dalam 6 (enam) jurusan, yaitu administrasi jurusan P. IPS, IP, PBS, P.MIPA, POK dan PTK. Untuk lebih jelasnya, berikut ini disajikan struktur organisasi bagian tata usaha FKIP UNS.

Gambar 6. Struktur Organisasi Bagian Tata Usaha

Dari struktur organisasi tersebut dapat diketahui bahwa Bagian Tata Usaha dipimpin oleh seorang Kasubag. Kabag Tata Usaha membawahi 4

KABAG TATA USAHA ADMINISTRASI ADM. JURUSAN P.IPS ADM. JURUSAN P. MIPA ADM. JURUSAN

POK ADM. JURUSAN IP

ADM. JURUSAN PBS ADM. JURUSAN PTK SUBBAG PENDIDIKAN SUBBAG KEMAHASISWAAN SUBBAG KEPEGAWAIAN SUBBAG UMKAP

commit to user

(empat) Kasubag dan 6 (enam) Kepala Administrasi Jurusan, baik yang berada di Kentingan, Kleco maupun Kebumen. Seorang Kasubag membawahi beberapa Kepala Urusan (Kaur) dan seorang Kaur membawahi beberapa pegawai. jumlah total pegawai yang berada di bawah komando Kasubag Tata Usaha ± 140 orang yang tersebar di kampus FKIP Kentingan, Kleco dan Kebumen. Berikut ini rincian masing-masing sub bagian.

e. Sub Bagian Pendidikan

Sub Bagian Pendidikan dipimpin oleh seorang Kasubag yaitu Bapak Arif Wibowo. Sub Bagian Pendidikan terdiri dari 4 (empat) urusan, yaitu urusan Pendidikan dan Evaluasi, urusan Registrasi dan Statistik, urusan Kerjasama, Penelitian, P2M, urusan Komputer dan urusan Perpustakaan. Masing-masing urusan dipimpin oleh seorang Kepala Urusan (KAUR). Jumlah seluruh personil di Sub Bagian Pendidikan sebanyak 20 orang. Tanggung jawab Sub Bagian Pendidikan adalah melaksanakan semua proses yang berhubungan dengan aktivitas perkuliahan mahasiswa, mulai dari registrasi, pembayaran, pengolahan nilai dan transkrip nilai.

f. Sub Bagian Kemahasiswaan

Sub Bagian Kemahasiswaan dipimpin seorang Kasubag Kemahasiswaan yaitu Bapak Supardi, S.IP. Sub Bagian Kemahasiswaan terdiri dari 2 (dua) urusan yaitu urusan Minat, Penalaran dan Info dan urusan Kesejahteraan dan Alumni. Masing-masing urusan terdiri dari seorang KAUR dan seorang pegawai, sehingga total seluruh personil di Sub Bagian Kemahasiswaan berjumlah 5 (lima) orang. Jumlah personil di Sub Bagian Pendidikan adalah yang paling sedikit diantara sub-sub bagian di Kantor Tata Usaha FKIP UNS ini. Tugas Sub Bagian Kemahasiswaan adalah mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan mahsiswa dan alumni di luar urusan perkuliahan. Misalnya, mengajukan beasiswa, mengurus legalisir alumni dan mengajukan PKM.

commit to user

g. Sub Bagian Kepegawaian

Kepala Sub Bagian Kepegawaian adalah Ibu Dra. E. Aris Setiyani yang merupakan satu-satunya Kasubag wanita di lingkungan Kantor Tata Usaha FKIP UNS. Sub Bagian Kepegawaian ini terdiri dari 3 (tiga) urusan yaitu urusan Tenaga Edukatif, urusan Administrasi dan urusan Keuangan. Total personil di Sub Bagian Kepegawaian berjumlah 18 orang. Tanggung jawab Sub Bagian Kepegawaian adalah mengurus segala hal yang berhubungan dengan seluruh pegawai baik dosen maupun karyawan di lingkungan FKIP UNS, serta mengurus keuangan FKIP UNS.

h. Sub Bagian Umum dan Perlengkapan

Sub Bagian Umum dan Perlengkapan (UMKAP) dipimpin oleh seorang Kasubag yaitu Bapak Sukaryono, S.Pd. Sub Bagian Pendidikan terdiri dari 5 (lima) urusan, yaitu urusan Persuratan, urusan Rumah Tangga, urusan perlengkapan, urusan Keamanan dan tenaga kontrak Fakultas. Masing-masing urusan dipimpin oleh seorang KAUR, kecuali tenaga kontrak Fakultas. Jumlah seluruh personil di Sub Bagian Pendidikan sebanyak 36 orang. Tanggung jawab Sub Bagian Pendidikan adalah melaksanakan semua proses yang berhubungan dengan pencatatan dan pengadaan seluruh kebutuhan perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan oleh FKIP UNS.

B. Deskripsi Ruang Sub-sub Bagian Tata Usaha Dekanat FKIP UNS 1. Bagian Tata Usaha

Ruang tata usaha ini berada di bagian depan Gedung F FKIP UNS Lantai 2. Ruangan ini terletak di sebelah lobi Gedung F dan bersebelahan dengan front office atau receptionist. Jika kita masuk ke lobi lewat pintu sebelah barat, maka ruang tata usaha ini tepat berada di belokan ketika akan memasuki bagian dalam gedung F atau tepat di belakang mesin registrasi legalisir alumni. Namun, jika kita masuk dari pintu sebelah selatan, kita tinggal berjalan lurus ± 5 m dan ruang tata usaha ini akan berada di kiri, berseberangan dengan front office. Ruang Bagian Tata Usaha ini berbentuk L

commit to user

karena di dalamnya terdapat ruang khusus untuk pimpinan atau Kepala Bagian Tata Usaha.

Ruang Kabag Tata Usaha terletak di pojok dengan ukuran 3,40 m x 3, 60 m. Pintu ruangan berada ± 3 m dari pintu masuk ruang Bagian Tata Usaha. Tepat di sebelah kiri pintu terdapat 2 (dua) buah filling cabinet dengan 4 (empat) laci yang ditata saling membelakangi. Filling cabinet yang berada di sebelah pintu ruangan menghadap ke timur, sedangkan filling cabinet kedua diletakkan membelakangi filling cabinet yang pertama sehingga menghadap ke barat. Di depan pintu, terdapat satu set sofa berwarna coklat dengan 4 (empat) buah kursi dan diselingi oleh sebuah meja kecil. Sofa ini juga dilengkapi dengan sebuah meja kaca yang diatasnya terdapat vas beserta bunganya. Sofa tersebut diletakkan di pojok utara ruangan.

Di ruangan tersebut juga terdapat 1 (satu) buah almari arsip yang berukuran 180 cm x 88 cm berwarna abu-abu. Almari arsip ini diletakkan di pojok kiri ruangan dan menghadap ke selatan. Tepat di depan almari arsip ini terdapat satu set meja pimpinan yang terdiri dari 1 kursi metal baja berwarna hitam untuk pimpinan, 1 meja kaca dan 2 kursi metal baja warna biru untuk tamu. Kursi pimpinan menghadap ke timur sedangkan kursi tamu menghadap sebaliknya. Meja pimpinan berbeda dengan meja pegawai, karena ukurannya lebih besar dan terbuat dari stainless stell dan di atasnya dilapisi kaca, sedangkan meja pegawai hanya berupa meja kayu biasa. Meja pimpinan memiliki panjang 148 cm, lebar 76 cm dan tinggi 75 cm. Baik meja maupun kursi yang digunakan oleh Kabag Tata Usaha ini juga digunakan oleh seluruh Kasubag yang ada di kantor ini. Di atas meja tersebut banyak sekali ditemukan dokumen-dokumen yang dimiliki oleh Kabag Tata Usaha. Selain dokumen, di atas meja juga terdapat kalender duduk, alat-alat tulis dan sebuah baki arsip.

Di belakang kursi pimpinan terdapat tirai berwarna biru dan di atasnya terdapat Air Conditioner (AC), sehingga AC ini tepat berada di atas pimpinan. AC ini dipasang pada suhu 16°-21° Celcius. Selain itu, di ruangan

commit to user

ini terdapat pengharum ruangan otomatis yang dipasang di dinding bagian atas sofa. Ruangan ini dipasangi lampu neon merk Philips sebanyak 2 (dua) buah dengan masing-masing lampu berdaya 25 watt. Lampu neon ini ditutupi sejenis teralis agar cahaya tidak langsung jatuh ke permukaan yang menyebabkan mata menjadi silau, melainkan dipantulkan terlebih dahulu. Dengan adanya teralis yang menutupi lampu, ruangan akan tetap terang tetapi tidak menyilaukan. Dinding di ruangan pimpinan ini maupun di ruangan-ruangan lainnya berwarna krem muda sehingga menimbulkan suasana yang sejuk dan tenteram ketika memasuki ruangan tersebut. Dinding ruangan Kabag Tata Usaha bagian utara terbuat dari triplek yang tebal, karena pada awalnya ruangan tersebut tidak ada. Seperti yang diungkapkan Informan I (wawancara tanggal 28 Desember 2010) bahwa:

³Dinding ruangan sebelah utara ini bukan merupakan dinding yang permanen melainkan tripleks tebal karena dulunya ini bukan merupakan suatu ruangan, sehingga untuk menambah ruangan dipasangi tripleks sebagai pembatasnya. Penggunaan tripleks dimaksudkan agar pembuatan sekat ruangan cepat dan mudah dicopot, tetapi sepengetahuan saya pembatas ini belum pernah GLFRSRW´

Skala 1 : 40

commit to user

Selain ruangan Kabag Tata Usaha, ruangan yang terdapat di ruang Bagian Tata Usaha ini ialah ruang karyawan. Seperti halnya ruang Kabag Tata Usaha, ruangan karyawan ini dipenuhi dengan barang-barang yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan administrasi, karena pada hakekatnya tugas Tata Usaha ialah melaksanakan administrasi di instansi yang terkait.

Ruang bagi pegawai tata usaha terletak tepat di depan pintu masuk ruang Bagian Tata Usaha. Baik pintu masuk utama ruang Tata Usaha maupun pintu masuk ruangan Kabag Tata Usaha tidak pernah ditutup apalagi dikunci, kecuali pada saat istirahat. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah para pegawai untuk keluar masuk ruangan mengingat mobilitas pekerjaan pegawai yang cukup tinggi. Berikut ini denah ruang pegawai Tata Usaha.

U

Skala 1 : 62

commit to user

Ruang pegawai ini berukuran 7,40 m x 7,50 m. Tepat di depan pintu masuk terdapat 2 (dua) buah almari arsip yang ditata berjajar menghadap ke selatan. Di sebelah barat almari arsip terdapat 1 (satu) buah meja telepon yang di atasnya terdapat pesawat telepon dan buku telepon. Bagian dinding di atas mejatelepon ini digantungkan sebuah kalender. Meja telepon ini berada tepat di sebelah timur pintu masuk ruang Kabag Tata Usaha.

Di sebelah kiri pintu masuk terdapat 3 (tiga) buah meja kayu kecil yang ditata sejajar ke arah selatan, sehingga meja yang ketiga berada tepat di pojok ruangan. Adapun 2 meja pertama yang terletak bersebelahan dengan pintu masuk digunakan untuk menumpuk dokumen, sedangkan meja yang berada di pojok ruangan di digunakan sebagai meja dapur yaitu meja untuk meletakkan dispenser dan alat-alat makan seperti gelas, piring dan sendok.

Di sebelah barat meja dapur terdapat sebuah filling cabinet 4 laci menghadap ke utara. Di tengah ruangan atau di sebelah barat filling cabinet terdapat 3 (tiga) buah meja pegawai yang berderet ke arah barat. Masing- masing meja pegawai terdapat 1 (satu) buah kursi yang menghadap ke utara untuk pegawai dan 1 (satu) buah kursi yang menghadap ke selatan untuk tamu yang. Jarak antara meja pegawai pertama dan kedua ± 30 cm, sedangkan antara meja kedua dan ketiga jaraknya lebih besar yaitu ± 50 cm. Hal ini dikarenakan di antara meja kedua dan ketiga (jika diurutkan dari timur) terdapat meja komputer yang berisi seperangkat komputer dan printer. Dengan jarak meja yang lebih luas, maka akan memudahkan lau lintas pegawai yang ingin menggunakan komputer.

Di sebelah barat ruangan terdapat 2 (dua) buah meja kayu yang berjejer menghadap ke barat dan memenuhi seluruh dinding ruangan bagian barat. Masing-masing meja dilengkapi dengan satu buah kursi. Jika diurutkan dari timur, meja yang pertama terletak di pojok timur sedangkan meja ketiga terletak di pojok barat ruangan. Meja ketiga ini sekaligus dijadikan meja untuk Loket 1 di gedung F ini, sedangkan meja pertama dan kedua dijadikan tempat meletakkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan di Loket 1. Dokumen tersebut antara lain legalisir alumni, kwitansi pembayaran, buku

commit to user

pencatatan dokumen dan lain sebagainya. Di meja loket terdapat cap/stempel, buku pencatatan dokumen dan di meja loket bagian kiri terdapat printer.

Selanjutnya, di sebelah timur printer terdapat 1 (satu) meja kayu yang diatasnya diletakkan seperangkat komputer dan kursi yang menghadap ke utara. Kemudian di sebelahnya lagi terdapat 1 (satu) filling cabinet 4 laci yang menghadap ke timur. Filling cabinet ini tepat berada di sebelah barat pintu masuk ruang Kabag Tata Usaha. Jadi, pintu masuk ruang Kabag Tata Usaha diapit oleh meja telepon di sebelah timur dan filling cabinet di sebelah barat.

Di ruangan ini terdapat sebuah AC yang dipasang di dinding ruangan bagian selatan. Sumber pencahayaan yang digunakan di ruangan ini berupa 2 set neon yang masing-masing set terdiri dari 2 (dua) lampu neon berdaya 40 watt. Lampu neon di ruangan ini juga menggunakan teralis sehingga pencahayaannya tidak terlalu kuat, tetapi cukup terang. Berikut ini adalah daftar barang inventaris yang terdapat di ruang Bagian Tata Usaha.

Tabel 5. Daftar Barang Inventaris Ruang Bagian Tata Usaha

No. Nama Barang Jumlah (buah)

1. Meja besi 1 2. Meja kayu 8 3. Kursi 10 4. Almari arsip 3 5. Komputer 2 6. Printer 2 7. Meja komputer 1 8. Filling cabinet 3 9. Sofa 1 set 10. AC 2

commit to user

2. Sub Bagian Pendidikan

Ruang Sub Bagian Pendidikan terletak di sebelah utara ruang Bagian Tata Usaha. Pintu masuk ruangan ini terletak sejajar dengan pintu masuk Ruang Bagian Tata Usaha. Jika kita masuk ke gedung F, berjalan dari front office ke arah utara ± 7 m akan menemukan ruang Sub Bagian Pendidikan di sebelah kiri sedangkan di sebelah kanan adalah ruang Pembantu Dekan I. Dengan kata lain, ruang Sub Bagian Pendidikan berhadapan dengan ruang Pembantu Dekan I.

Pintu masuk ruang Sub Bagian Pendidikan merupakan jenis pintu yang terbuat dari aluminium dengan 2 (dua) daun pintu. Pemilihan pintu ini disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dilakukan, mengingat dalam pelaksanaan pekerjaan di Bagian Tata Usaha ini membutuhkan mobilitas yang cukup tinggi. Dengan adanya pintu yang berbentuk dapat ditarik maupun didorong ini akan memudahkan pegawai untuk keluar masuk ruangan. Ruang inti Sub Bagian Pendidikan berukuran 7,40 m x 8,70 m, tetapi ada tambahan ruang di bagian kiri pintu masuk berukuran 3,90 m x 3,80 m. Tambahan ruang ini berasal dari sisa ruang Bagian Tata Usaha yang disekat sebagai ruang Kabag Tata Usaha. Berikut ini gambaran ruang Sub Bagian Pendidikan.

U

Skala 1 : 90

Gambar 9. Denah Ruang Sub Bagian Pendidikan

commit to user

Di bagian ruang tambahan ini terdapat seperangkat meja bagi pimpinan, yang terdiri dari sebuah meja kaca, sebuah kursi metal baja warna hitam bagi pimpinan, sebuah meja kayu dan dua buah kursi bagi tamu pimpinan. Meja pimpinan ini ditata menghadap ke utara. Selain meja pimpinan, di bagian ruang tambahan ini terdapat 4 (empat) buah almari kaca yang diletakkan berjejer. 2 (dua) almari kaca diletakkan di sebalah kiri pintu masuk ruangan dan menghadap ke barat. Kemudian di sebelah selatan almari kaca ini terdapat meja telepon beserta pesawat teleponnya. Meja telepon ini terletak di pojok ruangan. Sedangkan 2 (dua) almari kaca yang lainnya diletakkan di sebelah barat meja telepon dan menghadap ke utara. Almari laca ini berjarak ± 2 m dari meja pimpinan yang berada di depannya. Terlihat hanya sebuah almari kaca yang diisi penuh, sedangkan 3 almari lainnya tampak masih kosong. Di bawah almari kaca tersebut atau tepat di belakang kursi pimpinan tampak dokumen-dokumen yang diletakkan di lantai dalam kondisi bertumpuk-tumpuk.

Di sebelah barat meja pimpinan dipasang whiteboard yang berguna sebagai tempat untuk menempel atau menuliskan pengumuman. Bagian barat ruang Sub Bagian Pendidikan ini berjejer meja-meja baik meja kayu maupun meja komputer. Bagian barat ruang Sub Bagian Pendidikan ini digunakan sebagai Loket 3 pelayanan mahasiswa. Jika diurutkan dari selatan, meja yang berderet itu adalah meja kayu kecil yang digunakan untuk meletakkan mesin tik, meja komputer beserta komputernya, 2 (dua) buah meja kayu untuk pegawai dan 3 (tiga) buah meja komputer beserta perangkat komputernya.

Di bagian utara ruangan diletakkan 3 (tiga) buah filling cabinet dengan 4 laci. Filling cabinet ini digunakan untuk menyimpan file-file pegawai, sehingga untuk memudahkan tiap laci ditempeli nama sesuai dengan nama pegawai yang bersangkutan. Sedangkan, di sisi timur ruangan terdapat 3 (tiga) buah meja komputer beserta seperangkat komputer di masing-masing meja. Masing-masing meja dilengkapi dengan sebuah kursi. Meja-meja ini ditata berjejer ke arah selatan, sehingga kursi-kursi ini diletakkan menghadap ke timur.

Di tengah ruangan Sub Bagian Pendidikan diletakkan meja bagi para pegawai. Ada 12 (dua belas) meja kayu dan tiap meja dilengkapai sebuah kursi

commit to user

pada masing-masing meja. Kedua belas meja tersebut ditata sedemikian rupa agar dapat memenuhi ruangan tersebut. Dari arah utara ke selatan berjejer 4 (empat) meja dengan jarak antar meja ± 60 cm. Dari arah barat ke timur berjejer 3 (tiga) buah meja dengan jarak antara meja pertama dan kedua ± 50 cm, sedangkan meja kedua dan ketiga saling berhimpitan tanpa ada celah. Di atas meja-meja pegawai yang berhimpitan di dua baris paling utara terdapat perangkat komputer sebanyak 5 (lima) unit.

Penerangan di ruangan ini berasal dari lampu neon yang berjumlah 6 (enam) set. Masing-masing set terdiri dari 2 (dua) buah lampu neon berdaya 40 watt. Sebagaimana ruangan Bagian Tata Usaha, ruang Sub Bagian Pendidikan ini dicat warna krem muda diseluruh bagian dindingnya. Ruangan Sub Bagian Pendidikan ini dilengkapi dengan 3 (tiga) buah Air Conditioner (AC). AC ini diset dalam suhu 16°-21°C. Peralatan di ruang ini cukup lengkap dalam upaya melaksanakan pekerjaan di Sub Bagian Pendidikan ini. Peralatan yang mendominasi di ruang ini adalah komputer, karena pada dasarnya pekerjaan di Sub Bagian Pendidikan ini memang banyak menggunakan komputer dalam pengolahan data. Untuk lebih jelasnya, berikut ini daftar barang inventaris yang terdapat di ruang Sub Bagian Pendidikan.

Tabel 6. Daftar Barang Inventaris Ruang Sub Bagian Pendidikan

No. Nama Barang Jumlah (buah)

1. Meja besi 1 2. Meja kayu 13 3. Kursi 23 4. Almari arsip 1 5. Komputer 11 6. Printer 11 7. Meja komputer 14 8. Filling cabinet 3 9. AC 3 10. Lemari kaca 4 11. Mesin ketik 1

commit to user

3. Sub Bagian Kemahasiswaan

Ruangan berikutnya adalah ruang Sub Bagian Kemahasiswaan (MAWA). Karena ruangan sub-sub bagian ditata berjejer ke arah utara, maka letak ruang Sub Bagian Kemahasiswaan ini tentunya berada di sebelah utara ruang Sub Bagian Pendidikan. Ruang Sub Bagian Kemahasiswaan ini berukuran 5,40 m x 7,40 m.

Pintu masuk ruangan ini merupakan pintu aluminium yang terdiri dari 2 (dua) daun pintu. Pintu ini bisa didorong maupun ditarik, sehingga memudahkan lalu lintas pegawai yang keluar masuk ruangan. Di depan pintu masuk atau tepatnya di sisi selatan ruangan tampak berjejer almari dan filling cabinet. Jika diurut dari timur ke barat ada almari kaca I, almari arsip I, almari kaca II, filling cabinet 4 laci dan almari arsip II. Barang-barang tersebut memenuhi sisi selatan ruangan Sub Bagian Kemahasiswaan, sehingga almari arsip II menempati pojok ruangan.

Di sisi barat ruangan yang sekaligus digunakan sebagai Loket 3 untuk pelayanan, terdapat beberapa meja yang dijejerkan ke arah utara. Di sisi barat paling selatan terdapat tumpukan dokumen-dokumen yang diletakkan di lantai ruangan. Kemudian di sebelah utaranya terdapat meja kayu berukuran kecil yang digunakan untuk meletakkan mesin ketik dan sebuah meja kayu berukuran besar untu meletakkan dokumen-dokumen legalisir alumni. Di atas meja besar ini, dipasang sebuah AC pada dinding. Di sebelah timur meja besar ini ada banyak sekali tumpukan arsip yang terikat dengan tali rafia. Kebanyakan arsip tersebut merupakan arsip-arsip beasiswa para mahasiswa. Selanjutnya, ada 2 (dua) buah meja kayu yang dijejerkan sampai ke pojok ruangan. Kedua meja ini digunakan sebagai tempat untuk melayani para mahasiswa, misalnya untuk memberi stempel pada dokumen.

Untuk sisi ruangan bagian utara dipenuhi oleh 4 (empat) meja komputer beserta perangkat komputernya yang berjejer ke arah timur. Masing- masing meja dilengkapi dengan sebuah kursi, dengan arah kursi menghadap ke utara. Di sebelah timur meja komputer yang ke-4, terdapat tumpukan arsip dan

commit to user

dokumen yang diletakkan di atas lantai dan sebuah almari arsip yang berada tepat di pojok utara pada sisi timur ruangan.

Meja pimpinan terletak di sisi timur ruangan dengan 2 (dua) buah filling cabinet di sebelah selatannya. Filling cabinet ini berada tepat di sebelah utara pintu masuk. Jadi, jika kita memasuki ruangan maka meja pimpinan tidak

Dokumen terkait