• Tidak ada hasil yang ditemukan

DATA JENIS DATA

5.2.3.1. Subsistem Pengembangan dan Promosi Produk

Dua proses utama dalam subsistem pengembangan dan promosi produk, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 20, yaitu:

1. Pengembangan Produk (proses 1.1), terdiri dari 3 proses, yaitu : a. Mencari informasi produk baru (1.1.1)

b. Membuat item jual (1.1.2)

c. Mengisi fileitem jual (1.1.3)

Gambar 17. Diagram 1 (Subsistem Pengembangan dan Promosi Produk) Level 2

2. Promosi Produk (proses 1.2), terdiri dari 3 proses, yaitu : a. Memeriksa item display (1.2. 1)

b. Mengisi file promosi produk (1.2.2) c. Membuat promosi produk (1.2.3)

Pengembangan produk (proses 1.1) dipusatkan pada kegiatan mencari informasi produk baru, membuat item jual dan mengisi file item jual. Proses ini menghasilkan file item jual baru dan data item jual baru untuk promosi produk.

PESAING DAN KONSUMEN

Data produk baru

Subsistem negosiasi dengan supplier & pemesanan barang

DIVISI PRODUCE

1.2 Promosi produk

Data supplier dan produk yang ditawarkan

Data item display

Data item

MEDIA MASSA & KONSUMEN

Leaflet promosi dan draft

promosi untuk ruang iklan

File item jual

Data item jual

1.1 Pengembangan

produk

MERCHANDISER

Data produk yang mendapat diskon atau masa promosi

Sedangkan promosi produk (proses 1.2) mencakup kegiatan memeriksa item display, mengisi file promosi produk dan membuat promosi produk. Pada proses ini dihasilkan leaflet promosi dan draft promosi.

Gambar 18. Diagram 1.1 (Subsistem Pengembangan dan Promosi Produk) Level 3

Proses membuat item jual menghasilkan data item jual baru, terdiri dari nama item, PLUN, satuan jual, harga jual, nomor artikel item beli, dan nama/nomor Outlet. Data tersebut kemudian disimpan dalam file item jual pada proses mengisi file item jual (proses 1.1.3)

Divisi produce mengadakan pemeriksaan terhadap item-item jual pada display untuk menentukan apakah item-item tersebut masih layak ditempatkan pada ruang display (proses 1.2.1). Pemeriksaan dilakukan terhadap fisik atau penampakan luar dan tanggal kadaluarsa ataupun tanggal preparation. Dari

PESAING DAN

KONSUMEN Data produk baru

1.1.1 Mencari informasi produk baru

Subsistem negosiasi dengan supplier dan pemesanan barang

Data supplier dan produk yang ditawarkan

File item jual

1.1.2 Membuat item jual 1.1.3 Mengisi file item jual Data item Jual baru Nama Outlet

Data produk baru dan Supplier

File Outlet

pemeriksaan dihasilkan catatan item display yang akan dijual dengan harga diskon khusus karena sudah mendekati masa kadaluarsa atau menjadi BS.

Pengisian file promosi produk (proses 1.2.2) memproses catatan item display diskon khusus, data item jual baru, dan/atau data produk promosi dari supplier. Proses tersebut menghasilkan data item jual promosi, berupa nama, PLUN, satuan jual, harga jual, diskon khusus, harga diskon, nama/nomor Outlet dan periode promosi, untuk file promosi item. Kemudian data dart file promosi item digunakan untuk membuat promosi produk (proses 1.2.3). Hasilnya berupa leaflet promosi untuk konsumen dan draft promosi untuk ruang iklan di media massa. Proses memeriksa item display, mengisi file promosi produk dan membuat promosi produk, ditunjukkan pada Gambar 19.

5.2.3.2. Subsistem Negosiasi dengan Supplierdan Pemesanan Barang

Subsistem negosiasi dengan supplier dan pemesanan barang terdiri dari dua proses utama, yakni :

1. Negosiasi dengan supplier (proses 2.1), terdiri dari 2 proses berikut ini : a. Membuat nota kesepakatan (proses 2.1.1)

b. Mengisi file supplier dan file item beli (proses 2.1.2)

2. Pemesanan barang (proses 2.2), terdiri dari 4 proses sebagai berikut : a. Memprediksi penjualan ( proses 2.2.1)

b. Menyiapkan BCP (proses 2.2.2) 1.2.1 Memeriksa item display DIVISI PRODUCE Label display

Data item jual baru

Data produk yang mendapatdiskon atau dalam masa promosi dari 1.1 Pengembangan produk 1.2.2 Mengisi file promosi produk Data item display diskon

khusus

Gambar 19. Diagram 1.2 (Subsistem Pengembangan dan Promosi Produk) Level 3

c. Membuat pesanan pembelian /PO (proses 2.2.3)

d. Menyiapkan formulir pesanan pembelian/FPP (proses 2.2.4) e. Mengisi file inventory on order(proses 2.2.5)

Negosiasi dengan supplier (proses 2. 1) dipusatkan pada kegiatan membuat nota kesepakatan serta menglsi file supplier dan file item beli. Proses negosiasi menghasilkan nota kesepakatan, data supplier serta data item beli. Sedangkan pemesanan barang (proses 2.2) dipusatkan pada kegiatan memprediksi penjualan, menyiapkan buku catatan produce (BCP), membuat PO, menyiapkan formulir pesanan pembelian, dan mengisi file inventory on order.

Hasil dari proses pemesanan barang mencakup data pesanan pembelian untuk file order, formulir pesanan pembelian, dan data persediaan dalam pemesanan untuk file inventorv on order. Diagram arus data subsistem negosisi dengan supplier dan pemesanan barang ditunjukkan pada Gambar 20.

Gambar 20. Diagram 2 (Subsistem Negosiasi dengan Supplier dan Pemesanan Barang) Level 2

Pembuatan nota kesepakatan diawali dengan memeriksa penawaran yang diajukan oleh supplier. Penawaran supplier berisi data produk, nama, alamat, nomor telepon, fax, nomor rekening supplier, jumlah minimum/maksimum order, harga beli dan potongan harga.

Merchandiser memberikan keputusan menerima atau menolak tawaran supplier melalui aliran data persetujuan. Apabila merchandiser menerima dan memberikan kode supplier maka kegiatan dilanjutkan pada proses membuat nota kesepakatan (proses 2.1.1). Supplier menerima nota kesepakatan yang mencakup data nomor/kode supplier yang berarti Outlet menerima supplier sebagai pemasok produk yang ditawarkan.

File item beli MERCHANDISE 2.1

Negosiasi Dengan supplier

SUPPLIER File Supplier

File persediaan

2.2 Pemesanan

barang

File inventory on order

SUPPLIER

Data item beli

Data persetujuan & kode supplier

Data penawaran produk

Nota

kesepakatan Data supplier dan produknya

Data supplier

Data persediaan

LP harian FPP

Data persediaan dalam pemesanan

Proses mengisi file supplier dan file item beli (proses 2.1.2) menggunakan acuan data supplier dan produknya, yang dihasilkan dalam proses membuat nota kesepakatan. Output proses mengisi kedua file berupa data item beli dan data supplier. Data item beli berisi nama, nomor artikel, satuan, harga beli, diskon/bonus, kode supplier dan minimal/maksimal pesanan. Data supplier berisi nama, kode, alamat, nomor telepon/fax, nomor rekening supplier - cabang bank - pemilik rekening, frekuensi order. Proses membuat nota kesepakatan dan mengisi file supplier dan item beli ditunjukkan pada Gambar 21.

Personil produce menyiapkan BCP (proses 2.2.2) yang mencakup catatan Sisa stock, omset penjualan sehari sebelumnya dan jumlah yang akan dipesan (suggested order)sebagai data masukan untukmembuat pesanan pembelian.

Merchandiser memeriksa BCP kemudian membuat PO (proses 2.2.3) dengan memproses data item beli, data supplier, yang didapat dari file item beli dan file supplier, serta data dari BCP.

Data pesanan pembelian yang dihasilkan dari proses 2.2.3 dimasukkan ke file pesanan pembelian, berisi nomor FPP, nama, kode, supplier, tanggal pesan tanggal pengiriman, GHS tujuan, nama item beli, nomor artikel item beli, satuan, harga, diskon, kuantitas dan total harga. Data tersebut bersama dengan data nomor telepon/fax supplier dari file supplier, digunakan untuk menyiapkan formulir pesanan pembelian (FPP) (proses 2.2.4). FPP yang dihasilkan dikirimkan kepada supplier melalui fax. Proses mengisi file inventory on order mengolah data pesanan pembelian untuk menghasilkan data persediaan dalam pemesanan (proses 2.2.5).

SUPPLIER

2.1.1 Membuat nota

kesepakatan

Data penawaran produk

Nota kesepakatan

Data persetujuan dan kode supplier

Gambar 21. Diagram 2.1 (Subsistem Negosiasi dengan Supplier dan Pemesanan Barang) Level 3

Diagram arus data untuk proses memprediksi penjualan, menyiapkan. BCP, membuat PO, menyiapkan FPP dan mengisi file inventory on order, ditunjukkan pada Gambar 22.

Dokumen terkait