• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sebagai pihak pemberi kerja dan pemilik lahan yang

bertanggung jawab, Lonsum berkomitmen melindungi hak-hak pekerja berdasarkan peraturan dan ketentuan yang berlaku. Komitmen tersebut berlaku untuk semua karyawan, termasuk pekerja tidak tetap. Lonsum memberikan standar yang tinggi di bidang kesejahteraan, kesehatan, lingkungan hidup, layanan sipil dan pelatihan bagi karyawan dan keluarganya.

Our Growing Responsibly programme helps structuring our systematic approach to comply on human resources. This programme includes training, stakeholder’s engagement and risk assessment that we need to adhere. Our human capital management practices are governed by well-established HR policies. We invested in a diverse range of learning and development opportunities from specialised agronomic courses, to leadership development training and the upgrading of professional skills and competencies to suit specific roles and job requirements.

Please see details on our Corporate Human Resources on page 82.

All Lonsum employees are enrolled under BPJS

Ketenagakerjaan, a government pension plan to which the Company and the employee respectively contributes 3.7% and 2.0% of the monthly basic salary. Retiring employees enjoy a severance package and other benefits set out by BPJS. The structure and salary scale of our employees are computed based on their experience level, position and competency. We ensure that all employees are adequately compensated for their work, and we comply with the minimum wage regulations set by the local governments.

Lonsum adopts fair employment practices, providing equal opportunity to gain employment with the Company, regardless of their gender, religion, class and social status. Nevertheless, Lonsum puts preference on employing individuals living in local communities near the plantation and mill areas. This policy is implemented in the Company’s hiring, promotion, people development, assignment, compensation and benefits practices.

Lonsum strictly prohibits the use of underage workers and all forms of forced labour. The Company strives in enabling all employees to exercise their own free will and work without coercion. Freedom of association is respected, and Lonsum works closely together with the Labour Union to create a harmonious relationship with all employees.

Our Work and Estate Living programme complements this by delivering systematic management of Occupational Health and Safety (OHS). Lonsum has OHS management system in place that complies the government standard of OHS (SMK3). The majority of our sites are certified to SMK3 requirements. Lonsum has also implemented and received the Occupational Health and Safety Assessment Series (OHSAS) 18001:2007 certification, an internationally recognized standard on K3 Management System.

Program Pertumbuhan yang Bertanggung Jawab membantu menstrukturkan pendekatan sistematis kami di bidang kepatuhan sumber daya manusia. Program ini meliputi pelatihan, keterlibatan pemangku kepentingan dan evaluasi risiko yang harus dipatuhi. Praktik manajemen SDM diatur oleh kebijakan SDM. Kami melakukan investasi di berbagai bidang pelatihan dan pengembangan dari pelatihan khusus agronomi, hingga pelatihan kepemimpinan serta peningkatan ketrampilan dan kompetensi profesional sesuai dengan peran dan kebutuhan pekerjaan tertentu.

Uraian lebih rinci dapat dilihat pada bagian Sumber Daya Manusia Perusahaan di halaman 82.

Seluruh karyawan Lonsum telah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan, program pensiun pemerintah di mana Perseroan dan karyawan masing-masing menyumbang sebesar 3,7% dan 2,0% dari gaji pokok bulanan. Karyawan yang telah memasuki masa pensiun berhak menerima paket uang pesangon dan berbagai manfaat lainnya dari BPJS. Struktur dan skala gaji karyawan kami dihitung berdasarkan tingkat pengalaman, posisi dan kompetensi mereka. Kami menjamin bahwa semua karyawan menerima kompensasi yang layak untuk kerja mereka, dan kami telah mematuhi peraturan upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah setempat. Lonsum menerapkan praktik ketenagakerjaan yang adil dengan memberikan kesempatan yang sama untuk bekerja di Perseroan tanpa membedakan jenis kelamin, agama, status kelas dan sosial. Namun demikian, Lonsum memberikan prioritas kepada para calon karyawan yang tinggal di komunitas lokal sekitar lahan perkebunan dan pabrik Perseroan. Kebijakan ini telah dilaksanakan dalam praktik rekrutmen, promosi, pengembangan sumber daya manusia, penugasan, dan praktik pemberian kompensasi dan fasilitas. Lonsum secara tegas melarang penggunaan tenaga kerja di bawah umur dan segala bentuk kerja paksa. Perseroan berupaya mendorong seluruh karyawan untuk memperoleh kebebasan dan bekerja tanpa tekanan. Kebebasan berserikat dihargai dan Lonsum bekerjasama dengan Serikat Pekerja membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh karyawan.

Program Pekerjaan dan Hidup di Lingkungan Perkebunan melengkapi hal-hal di atas melalui penerapan manajemen yang sistematis di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Lonsum memiliki sistem manajemen K3 yang mengacu pada standar pemerintah dalam pengelolaan K3 (SMK3). Mayoritas dari lokasi kami telah meraih sertifikasi sesuai dengan persyaratan SMK3. Lonsum juga telah menerapkan dan menerima sertifikasi Occupational Health and Safety

Assessment Series (OHSAS) 18001:2007, standar internasional

tentang Sistem Manajemen K3.

Each unit in Lonsum has a Health and Safety committee attended by management and operatives. In line with SMK3, we have policies and strict compliance on the use of Personal Protective Equipment (PPE) for all workers. 31 oil palm sites were awarded SMK3 Gold for Health and Safely Management Certification (SMK3). In 2017, we endured one fatality in our rubber operations.

Lonsum strives to empower local communities in which it operates through various economic, healthcare and education development initiatives. This is the example of Our Solidarity programmes that focus on human rights and community investment.

Land ownership, on the other hand, is a deeply social, political, historical and religious issue in the agricultural industry. We uphold the principle of Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) with respect to land purchases from local villages, and it is important to Lonsum that the local villagers, in turn, have enough for their own livelihood and provisions. Our Smallholders and Solidarity programme guide

our social development projects on human rights and community investment. Relationships with communities and smallholders are strengthened through regular engagement activities under these programmes, which aim to alleviate conflict over land rights and strengthen business continuity, as well as improve community health, enterprise and education. Projects under these programmes are prioritised based on the findings of social impact assessments. Since 2014, Lonsum took part in IndoAgri Group’s cleft lip surgery programme to provide assistance to children from underprivileged families. Since 2014, 230 patients were treated with 254 surgery.

Lonsum continued to participate in IndoAgri Sehati programme, which promotes maternal and infant health by providing free immunizations, vitamins, diagnostic, medical services to pregnant women. This programme also provides free prenatal checks and nutritional supplements in nearby health clinics, or posyandus, to expectant mothers in our estates. In 2017 the programme continued to focus on improving the quality of the clinic buildings and medical equipment as well as the competence of posyandu cadres to improve quality of posyandu services.

Masing-masing unit telah memiliki panitia K3 yang

beranggotakan manajemen dan karyawan operasional. Sejalan dengan SMK3, kami telah memiliki kebijakan dan kepatuhan yang ketat tentang penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) untuk seluruh pekerja. 31 unit kelapa sawit meraih meraih penghargaan “Emas” untuk sertifikasi SMK3. Di tahun 2017, terdapat 1 kecelakaan kerja fatal pada unit operasional karet. Lonsum berupaya memberdayakan masyarakat lokal di mana Perseroan beroperasi melalui berbagai inisiatif

pengembangan ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Ini adalah contoh dari program Solidaritas kami yang fokus pada hak-hak asasi manusia dan investasi masyarakat.

Kepemilikan lahan dalam industri perkebunan merupakan masalah sosial, politik, historis dan keyakinan. Kami menerapkan prinsip Free Prior and Informed Consent (FPIC atau Persetujuan atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan) dalam proses pembelian tanah di desa-desa setempat dan sangat penting bagi Lonsum memastikan bahwa penduduk desa setempat dapat mencukupi kebutuhan hidupnya. Program Petani dan Solidaritas kami menjadi pedoman bagi aktivitas pengembangan sosial terkait hak asasi manusia dan investasi masyarakat. Hubungan dengan masyarakat dan petani diperkuat melalui kegiatan pemberdayaan rutin di bawah pedoman kedua Program tersebut, yang dapat mengurangi terjadinya konflik atas hak tanah dan memperkuat keberlangsungan usaha, serta meningkatkan kesehatan masyarakat, kegiatan usaha dan pendidikan. Kegiatan di bawah program-program ini diprioritaskan berdasarkan temuan pada penilaian dampak sosial.

Sejak tahun 2014, Lonsum telah mengambil bagian dalam program operasi bibir sumbing dari Grup IndoAgri guna membantu anak-anak dari keluarga yang kurang mampu. Sejak 2014, sebanyak 230 pasien telah menerima perawatan melalui sebanyak 254 operasi.

Lonsum terus berpartisipasi dalam program IndoAgri Sehati, yang mempromosikan kesehatan ibu hamil dan bayi melalui penyediaan imunisasi, vitamin, pemeriksaan kesehatan, serta layanan medis gratis bagi para ibu hamil. Program ini juga menawarkan pemeriksaan kehamilan dan suplemen nutrisi gratis di klinik kesehatan atau posyandu setempat bagi para ibu hamil di area perkebunan. Di tahun 2017,program ini tetap memfokuskan pada peningkatan kualitas bangunan klinik dan peralatan medis, serta pengembangan kompetensi para kader posyandu guna meningkatkan layanan posyandu.

Besides involving directly in healthcare initiatives, we also invest in projects that catalyze change for the communities surrounding our plantation. Rumah Pintar or Smart Houses was one of the project that we have started since 2013. Currently, Lonsum has around 10 Rumah Pintar in our palm plantations. Typically, this Rumah Pintar provides books, children’s facilities, and a computer workstation for surrounding peoples around the plantation. This Rumah Pintar serves as a community center where locals can come together to sell their homemade products and learn new skills. In 2017, we continued the work to help the locals that want to do entrepreneurship to become independent. Our Sustainability Team offers variety of training in the Rumah Pintar on entrepreneurship and effective communication. Lonsum’s active participation also continued in the

renovation and rehabilitation of public infrastructure, such as renovation works of public buildings, rural roads and bridges connecting local villages with larger cities, which proved to bring considerable impact to local economies.

Selain langsung terlibat dalam inisiatif di bidang kesehatan, kami juga melakukan investasi di proyek yang menjadi katalis perubahan bagi masyarakat di sekitar lahan perkebunan kami. Rumah Pintar merupakan salah satu proyek yang kami mulai sejak tahun 2013. Saat ini, Lonsum telah memiliki sekitar 10 Rumah Pintar di lahan perkebunan kelapa sawit kami. Pada umumnya, Rumah Pintar menyediakan buku-buku, fasilitas anak-anak dan perangkat komputer untuk masyarakat di sekitar perkebunan. Rumah Pintar menjadi pusat komunitas dimana masyarakat setempat dapat berkumpul untuk menjual produk-produk buatan sendiri dan belajar keterampilan baru. Di tahun 2017, kami terus bekerja membantu masyarakat setempat untuk berwiraswasta agar menjadi mandiri. Tim Sustainability kami menawarkan berbagai pelatihan kewirausahaan dan komunikasi efektif di Rumah Pintar.

Partisipasi aktif Lonsum juga berlanjut dalam kegiatan renovasi dan rehabilitasi infrastruktur publik, seperti renovasi bangunan umum, jalan-jalan desa dan jembatan yang menghubungkan desa-desa dengan kota-kota besar, yang terbukti telah memberikan dampak berarti bagi perekonomian lokal.

Oil Palm Plantations with Riparian Area at South Sumatra / Perkebunan Kelapa Sawit dengan Sempadan Sungai di Sumatera Selatan

Corporate Data