• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian

D. Tekhnik Pengumpulan Data 1.Pengertian Data 1.Pengertian Data

Data adalah segala informasi yang dijadikan dan diolah untuk suatu kegiatan penelitian sehingga dapat dijadikan sebagai dasar dalam

82

pengambilan keputusan (Muhammad, 2008:97). Menurut Kuncoro dalam Muhammad (2008:98) data adalah sekumpulan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.

2. Sumber dan Jenis Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder.

a. Data Primer

Yaitu data yang diperoleh dan dikumpulkan secara langsung objek yang diteliti, yang berupa wawancara dan observasi langsung. Sedangkan menurut Muhammad (2008:101) data primer adalah data yang dikumpulkan dan dioalah sendiri oleh suatu organisasi atau perorangan langsung dari objeknya.

b. Data Sekunder

Yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung atau penelitian arsip yang memuat peristiwa masa lalu. Data sekunder dapat diperoleh dari jurnal, majalah, buku, data statisitik maupun dari internet (Bawono, 2006:30). Selain itu, data juga dapat diperoleh dalam bentuk yang sudah dipublikasikan yang tersedia di perusahaan seperti literatur, company profile, jurnal, dan sebagainya.

3. Tekhnik Pengumpulan Data

Menurut Bawono (2006:30), data-data yang dibutuhkan dalam penelitian dapat dipeloreh dari beberapa sumber, yaitu melalui :

83

Wawancara adalah metode atau cara mengumpulkan data serta berbagai informasi dengan jalan menanyakan langsung kepada seseorang yang dianggap ahli dalam bidangnya dan juga yang berwenang dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

b. Kuesioner

Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada objek penelitian yang mau memberikan respon sesuai dengan permintaan pengguna. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari responden. Sedangkan menurut Arikunto (1998:140), kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang ia ketahui.

c. Dokumentasi

Dokumentasi berasal dari kata dokumen, yang artinya barang-barang tertulis. Di dalam melaksanakan metode dokumentasi, peneliti menyelidiki benda-benda tertulis seperti buku-buku, majalah, dokumen, peraturan-peraturan, notulen rapat, catatan harian dan sebagainya (Arikunto, 1998:149). Sedangkan menurut bawono, informasi juga bisa diperoleh oleh peneliti dari jurnal, majalah, buku, data statistik maupun dari internet.

84 E. Skala Pengukuran

Skala merupakan prosedur pemberian angka-angka atau simbol lain kepada sejumlah ciri dari suatu objek. Pengukuran adalah proses, cara perbuatan mengukur yaitu suatu proses sistimatik dalam menilai dan membedakan sesuatu obyek yang diukur atau pemberian angka terhadap objek atau fenomena menurut aturan tertentu. Pengukuran tersebut diatur menurut kaidah-kaidah tertentu. Dalam penelitian kali ini, penulis menggunakan skala pengukuran rasio. Skala rasio menghimpun semua sifat skala interval ditambah adanya titik nol mutlak (fixed zero point) ( Jalaluddin, 1999:17)

Berikut adalah rentang penilaian dalam skala rasio : Tabel 3.1

Skala Pengukuran

Sangat tidak setuju 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Sangat Setuju

85 Definisi Konsep dan Operasional

1. Variabel Bebas ( independet variables )

Variabel bebas adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel independen adalah Tingkat religiusitas, pengetahuan nasabah, pendapatan nasabah dan kualitas pelayanan.

2. Variabel Terikat ( dependent variables )

Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah keputusan nasabah menabung.

Selanjutnya definisi operasional menggambarkan pula pengukuran atas variabel dan indikator yang dikembangkan pada penelitian ini.

1. Variabel Bebas (Independent Variables) Tingkat Religiusitas (XI) Menurut Lestari (2015) Religiusitas merupakan bentuk aspek religi yang telah dihayati oleh individu didalam hati. Makna Religiusitas digambarkan dalam beberapa aspek-aspek yang harus dipenuhi sebagai petunjuk mengenai bagaimana cara menjalankan hidup dengan dengan benar agar manusia dapat mencapai kebahagiaan, baik didunia dan akhirat.

Religiusitas menurut Glock & Stark (dalam Ancok & Fuat, 2008), dapat diukur melalui ideologi, ritual, eksperensial, intelektual, dan konsekuensi. Sehingga indikator religiusitas dalam penelitian ini

86

adalah kepercayaan akan kebenaran ajaran Islam, mengerjakan ritual-ritual agama Islam (ibadah), pengalaman religius dalam kehidupan sehari-hari, pengetahuan tentang ajaran pokok Islam yang sesuai dengan AlQur’an, dan konsekuensi dalam menjalani ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

2. Variabel Bebas (Independent Variables) Pendapatan (X2)

Menurut Samuelson tahun 1999 dalam jurnal kajian ekonomi (Persaulian et al, 2013:5) menyatakan bahwa faktor-faktor utama yang mempengaruhi dan menentukan jumlah pengeluaran untuk konsumsi adalah pendapatan disposibel sebagai faktor utama, pendapatan permanen dan pendapatan menurut daur hidup, kekayaan serta faktor permanen lainnya seperti faktor sosial dan harapan tentang kondisi ekonomi dimasa datang. Pendekatan pendapatan permanen dan pendekatan daur hidup mengasumsikan bahwa rumah tangga membagi konsumsinya antara masa sekarang dan masa yang akan datang berdasarkan perkiraan kemampuan konsumsi dalam jangka panjang. Dalam penelitian ini, yang dimaksud pendapatan adalah total uang yang diperoleh responden dalam jangka waktu satu bulan. Pendapatan tersebut dapat berupa uang saku, honor atau gaji, maupun kompensasi (keringanan) yang diterima .

3. Variabel Bebas (Independent Variables) Pengetahuan(X3)

Menurut Lestari (2015) Sebelum calon nasabah mempergunakan jasa perbankan, maka diperlukan sebuah atau beberapa informasi atau

87

pengetahuan akan suatu bank, agar nantinya tidak ada pihak yang merasa merugikan atau dirugikan. Pengetahuan atau informasi menabung pada perbankan bisa didapat dari orang lain, seperti dari karyawan bank, teman, saudara, keluarga, media cetak, media elektronik, dan lain – lain.Pengetahuan dapat juga berupa kelemahan maupun kelebihan produk, pelayanan, fasilitas, dan sebagainya yang dapat menjelaskan tentang perbankan.

Pengetahuan Konsumen merupakan semua informasi yang dimiliki oleh konsumen mengenai berbagai macam produk dan jasa. Pengetahuan konsumen terdiri dari :

a. Pengetahuan tentang atribut produk atau jasa yaitu Pengetahuan konsumen berdasarkan pada seperangkat karakteristik atau ciri (atribut) suatu produk/jasa.

b. Pengetahuan tentang manfaat produk yaitu pengetahuan tentang manfaat yang diterima konsumen baik itu manfaat fungsional maupun manfaat psikososial pada saat atau ketika akan mengkonsumsi produk/jasa .

c. Pengetahuan tentang nilai kepuasan produk yaitu Pengetahuan tentang nilai pribadi yang dapat dipenuhi/dipuaskan oleh suatu produk/jas

4. Variabel Bebas (Independent Variables) Kualitas Pelayanan(X4) Kualitas layanan merupakan suatu kondisi dari suatu tingkat kesempurnaan yang diharapkan dari suatu produk/jasa dalam upaya

88

memenuhi keinginan pelanggan. Dimensi kualitas layanan terdiri atas:

1. Kehandalan merupakan kemampuan perusahaan untuk menampilkan pelayanan yang dijanjikan dengan terpercaya dan akurat.

2. Daya Tanggap merupakan keinginan perusahaan untuk menyediakan pelayanan yang tepat.

3. Empati merupakan perhatian dan pemahaman yang diberikan perusahaan kepada para pelanggan

4. Bukti Fisik merupakan penampilan fisik, kelengkapan dan peralatan yang disediakan oleh perusahaan

5. Jaminan yaitu kemampuan perusahaan dalam melayani konsumen untuk menciptakan kepercayaan atau meyakinkan pelanggan.

Dokumen terkait