• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Analisis Data

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh : SUKMA DEWI YANTI NIM: (Halaman 47-0)

BAB III METODE PENELITIAN

H. Teknik Analisis Data

Analisis data dalam penelitian kualitatif berarti melakukan organisasi secara jelas, rinci, dan komprenshif data-data menjadi kesimpulan ringkas untuk menghasilkan teori indutif yang berdasarkan pada data.56

Dalam penelitian kualitatif, data diperoleh dari berbagai sumber, analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan dan setelah selesai di lapangan. Sehingga dalam mengelola data penulis menggunkan metode analisis data sebagai berikut :

1. Reduksi Data

Data yang diperoleh dari lapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu maka perlu dicatat secara teliti dan rinci. Mereduksi data yang dimaksud disini ialah merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya dan membuang yang tidak perlu.57 Reduksi ini diharapkan untuk menyederhanakan data yang telah diperoleh agar memberikan kemudahan dalam menyimpulkan hasil penelitian.

55https://id.m.wikipedia.org/wiki/ Dokumentasi, (23 November 2020)

56Fattah Hanurawan, Metode Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Psikologi, (Jakarta; Rajawali Pers, 2016), h. 123-124

57Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, (Bandung; CV.Alvabeta, 2015), h. 338

2. Penyajian Data

Setelah data direduksi, maka langkah selanjutnya adalah mendisplaykan data. Dalam penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk tabel, grafik, phie chard, uraian singkat, bagan, hubungan antara kategori, flowchart dan sejenisnya.58 Dengan mendisplaykan data, maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah difahami tersebut.

3. Penarikan Kesimpulan

Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles and Huberman adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Tetapi apabila kesimpulan yang telah ditemukan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel. Dengan demikian kesimpulan dalam penelitian kualitatif mungkin dapat menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal, tetapi mungkin juga tidak, karena seperti yang telah dikemukakan bahwa masalah dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian berada di lapangan.59

58 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, h. 341

59Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, h. 345

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian

1. Sejarah berdirinya Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Pinrang

Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah salah satu lembaga pendidikan yang berasas ke-Islaman dibawah naungan Muhammadiyah, didirikan dan dibina langsung oleh Pimpnan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pinrang. Pesantren ini terletak di Desa Bunga, Kecamatan Mattiro Bulu Kabupaten Pinrang. Nama ‘Punnia’ yang melekat pada Pesantren ini adalah nama awal berdirinya Pesantren, yang merupakan nama sebuah desa. Seiring berjalannya waktu dan perluasan wilayah kini lokasi Pondok Pesantren masuk kedalam wilayah Desa Bunga dan nama ‘Punnia’ yang sudah lekat pada diri Pesantren tetap digunakan sebagai nama yang paten untuk pesantren ini.60

Secara Historis, Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang dibangun di atas tanah seluas 20.000 𝑚2 (2Ha), lokasi ini merupakan tanah waqaf dari bapak H. Andi Wahid (almarhum) salah seorang toko masyarakat yang cukup disegani dan mempunyai kepedulian serta tanggung jawab yang tinggi terhadap perkembangan islam di daerahnya, almarhum H. Andi Wahid juga merupakan seorang simpatisan Muhammadiyah kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pinrang. Dalam penyerahan tanah wakaf ini termuat perjanjian bahwa tanah wakaf tersebut diperuntukkan membangun lembaga

60Buku Alumni angkatan 23 tahun 2019

pendidikan. Sehingga pada tahun 1972 M atas Prakarsa lima Pimpinan Daerah Muhammadiyah wilayah Ajatappareng; PDM Kab. Pinrang, PDM Kab. Enrekang, PDM Kab. Sidrap, PDM Pare-pare, PDM Kab. Barru, didirikanlah lembaga pendidikan Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiya Punnia Pinrang.

Pondok Pesantren, adalah salah satu lembaga pendidikan yang dianggap paling cocok untuk didirikan pada saaat itu. Hal ini dikarenakan belum adanya lembaga pendidikan yang berasaskan keIslaman yang dibina oleh Muhammadiyah diwilayah Ajatappareng. Disamping itu ghirah untuk mendirikan pesantren juga datang dari warga masyarakat sekitar dan dengan dukungan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Pinrang yang menyatakan kesiapannya untuk bersama-sama membangun dan membina Pondok Pesantren yang akan didirikan.

Pada tahun 1992, proses belajar mengajar dan kegiatan pondok kembali berjalan lancar atas inisiasi Pondok Pesantren darul Arqam Gombara mengirimkan tenaga pengajarnya untuk kembali membuka dan menjalankan kegiatan Pesantren pada saat itu. Selang dua tahun berikutnya, pada tahun 1994 PDM Kab. Pinrang mengambil alih pembinaan Pondo pesantren darul Arqam Punnia dengan menugaskan H. Taswin L, S.Ag sebagai Pucuk Pimpinan. Adapun Direktur Pondok Pesantren selama masa berdirinya hingga sekarang adalah : Dr. H .M Taswin, Dr.

Muhammad Saleng, Dr. Zubair Zainal, Dr. Syahrir Bedo, A. Syamiluddin S .Pd , M .Pd. I.61

61 Buku Alumni angkatan 23, tahun 2019

2. Profil dan Struktur pengurus Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Pinrang

PROFIL PONDOK PESANTREN DARUL ARQAM MUHAMMADIYAH PUNNIA-LABUMPUNG KABUPATEN PINRANG

Nama Pesantren Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia

Alamat Jl. Andi Wahid No. 1, Desa Bunga Kecamatan Mattirobulu

Kabupaten Pinrang

Provinsi Sulawesi Selatan

Direktur Andi Syamiluddin, S. Pd., M. Pdi Wakil Direktur Drs. Syahrir Bedo

Kyai Drs. Zubair Zainal

Visi “Menjadikan Pondok Pesantren Darul Arqam

Muhammadiyah Punnia Labumpung sebagai lembaga pendidikan kader yang berwatak Al-Islam dan kemuhammadiyahan, bertafakkuh fiddin, berdaya saing dan berakhlak karimah”

Misi 1. Menjadi pusat pembinaan kader ummat, bangsa dan persyarikatan di kabupaten pinrang

2. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan dan pembelajaran komprehensif yang mengintegrasikan sains religius (pendidikan agama) dan sins rasional (pendidikan umum)

3. Mengembangkan dan mencerahkan pendidikan khusus kepesantrenan dalam penguasaan keilmuan melalui pendidikan bahasa arab, bahtsul kutub, dan kemuhammadiyahan

4. Menyelenggarakan dan mengembangkan model-model pembinaan dan perkaderan serta da’wah islamiyah

5. Menyelenggarakan kegiatan Ekstrakulikuler dan intrakulikuler PontrenMu dalam bentuk olahraga, olah rasa, dan olah rasio.

6. Menjalin serta mengembangkan hubungan serta kerja sama kelembagaan dengan berbagai pihak selama tidak bertentangan dengan asas dan prinsip kemuhammadiyahan

Tujuan : Menjadikan santri yang berintaq dan beriptek Motto Mantap dalam aqidah, khusyuk dalam ibadah, cerdas

dalam berfikir, santun dalam berakhlak.

Tanggal Berdiri 1 Juli 1972

Pendiri PDM Pinrang, PDM Parepare,PDM Sidrap dan PDM Enrekang

Penyelenggara PCM Mattiro Bulu Status Kepemilikan Wakaf

Luas Lahan 1.6 ha 2

Program yang dibina Madrasah Tsanawiyah (MTs), terakreditasi A Madrasah Aliyah (MA), terakreditasi B Kelas Tahfidzul Quran tingkat MTs dan MA Total Santri Santriwan : 144 orang

Santriwati : 144 orang

Tabel 4.1 Profil Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang62

STRUKTUR PENGURUS PONDOK PESANTREN DARUL ARQAM MUHAMMADIYAH PUNNIA LABUMPUNG

Penasehat

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab.

Pinrang, Majelis dikdasmen Kab. Pinrang, dan LP2M Kab. Pinrang

Badan Pembina Harian

Pembina : Andi Syamiluddin, S.Pd.,M.PdI Sekertaris : ST. Khadijah Utami, S.Pd Bendahara : Asmaul Husana, S.Pd Pimpinan & Personalia Pondok Pesantren

Direktur A. Syamiluddin, S. Pd., M. Pd. I Wakil Direktur Drs. Syahrir Bedo

Kyai Pondok Drs. Zubair Zainal

Kepala Madrasah Tsanawiyah Zulkarnain, S. Pd., M. Pd Kepala Madrasah Aliyah Nasmiati, S. Pd., MA

Bendahar Asmaul Husnah, S. Pd

Tata Usaha Siti Khadijah, S. Pd

Pembina Asrama Putra Ikhsan Jahasan, S. Pd., M. Pd

Pembina Asrama Putri Mardatillah, S. Pd., M. Pd & Murni R, SE Pembina Tahfidz Putra Muh. Sa’ad, S. Pd. I

Pembina Tahfidz Putri Maenah & Dewi Purwanti Sarana dan Prasarana Rustam Efendi, S. Pd., M. Pd

62Data Arsip Pondok Pesantren

Keamanan Pondok Muh. Jasman

Tabel 4.2 Struktur Pengurus Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang63

3. Aktivitas santri putri Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Pinrang

Jadwal kegiatan santri putri Darul Arqam Muhammadiyah Punnia adalah sebagai berikut :

No WAKTU KEGIATAN

1 03.30 - 04.40 Bangun tidur, Mandi dan Shalat Tahajjud 2 04.40 - 05.20 Sahalat subuh berjamaah

3 05.20 - 06.00 Mengaji bersama di masjid 4 06.00 - 07.00 Persiapan sekolah dan sarapan 5 07.00 – 12.00 Pembelajaran di sekolah 6 12.00 – 12.30 Shalat dzuhur berjamaah 7 12.30 – 13.15 Makan siang

8 13.15 – 14.30 Belajar mengaji dan tahsin 9 14.30 – 15.15 Istirahat siang

10 15.15 – 16.00 Shalat ashar berjamaah 11 16.00 – 16.40 Mengaji bersama di masjid

12 16.40 - 18.00 Membersihkan asrama, mandi dan Persiapan Shalat maghrib

13 18.00 - 19.20 Shalat maghrib berjamaah, mengaji, kajian kitab pekanan, penambahan & evaluasi mufradat harian

14 19.20 - 19.40 Shalat isya berjamaah

15 19.40-20.15 Makan malam

16 20.15-21.30 Belajar malam

17 21.30-22.00 Persiapan Tidur dan Membaca surah Al-Mulk sebelum tidur

Tabel 4.3 Kegiatan Santri Putri Darul Arqam Muhammadiyah Punnia64

63Buku Alumni angkatan 23 tahun 2019

64 Data asrama santri putri Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Pinrang

4. Sarana dan Prasarana Pondok Pesantren Muhammadiyah Punnia Adapun sarana dan prasarana Pondok Pesantren muhammadiyah Punnia yaitu:

Tabel 4.4 Sarana dan Prasarana Pondok Pesantren Muhammadiyah Punnia65

Sejak berdirinya Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Labumpung telah menjalani pasang surut dalam perkembangannya, demikian pula dengan sarana dan prasarana yang telah disediakan oleh Pondok Pesantren semua fasilitas yang ada difungsikan untuk menunjang segala aktivitas dan kegiatan yang dilakukan oleh santri pondok pesantren.

65Data Arsip Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang

5. Tata tertib santri Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Pinrang

Jajaran pengurus dan pembina Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang memiliki dan menyepakati aturan-aturang yang harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh santri baik putra maupun putri selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang.

a. Ketentuan umum

1) Seluruh santri harus bersungguh-sungguh mempelajari, menghayati, mengamalkan dan mengembangkan syari’at Islam baik secara individu, kelompok maupun bermasyarakat.

2) Selalu santri berusaha mempererat ukhuwah Islamiyah sesama muslim dan bergaul dengan akhlak yang mulia.

3) Menghayati fungsi Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia sebagai Lembaga Pendidikan Islam yang berkhidmat pada masyarakat dan pembentuk karakter ummat.

4) Percaya dan taat sepenuhnya kepada pimpinan pesantren, para pengasuh dan para Asatidz/Asatidzah.

5) Melaksanakan dengan sebaik-baiknya segala bimbingan, arahan, tata tertib dan peraturan dalam segala gerak-gerik serta tingkah laku.

6) Bersedia menerima segala tindakan/perbaikan yang diberikan oleh atau atas nama pimpinan pesantren.

7) Cinta kepada agama, orang tua, pesantren dan lingkungan.

b. Ketentuan Khusus(Ubudiyah Santri)

c. Disiplin Pakaian

d. Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan e. Sikap/Adap Sopan Santun

f. Disiplin Belajar g. Disiplin Bahasa h. Disiplin Makan i. Perizinan

1) Seluruh santri hanya dibenarkan izin pulang (keluar/pamit) dari pesantren pada hari Jum`at, kecuali apabila ada hal-hal yang mendadak.

2) Santri yang ingin pamit keluar harus meminta izin telebih dahulu pada bagian pengasuhan/perizinan dengan membawa Kartu Perizinan.

3) Melaporkan dan menyerahkan surat keterangan izin/mengambil kartu perizinan setelah kembali ke pesantren.

4) Santri dapat diberikan izin apabila dijemput, dan hanya dibenarkan dijemput oleh orang tua/wali santri yang tercantum dalam biodata pendaftaran, apabila dijemput oleh orang lain maka harus memperlihatkan tanda pengantar/pengenal dari orang tua.

5) Santri yang ingin izin keluar kampus menggunakan pakaian yang sopan, celana berwarna gelap dan memakai peci.

j. Pelanggaran Berat

1) Tidak taat dan tidak patuh kepada pimpinan pesantren, para pengasuh dan Asatiz/Asatizah.

2) Merusak mengambil/menghilangkan milik orang lain tanpa izin.

3) Berkelahi dan sejenisnya.

4) Menghina dan melecehkan peraturan/nidham pesantren dengan sengaja.

5) Perbuatan/tindakan yang tidak sesuai dengan syari’at Islam.

k. Sanksi atau Hukuman

Bagi santri yang melanggar ketentuan di atas dan ketentuan-ketentuan lain yang tertulis (telah ditetapkan oleh pesantren) akan dikenakan tahap-tahap sanksi sebagai berikut : teguran/nasehat, hukuman yang sifatnya mendidik, pemanggilan orang tua/wali, skorsing 1 (satu) tahun ajaran, dan dikeluarkan dari Pesantren. Untuk pelanggaran-pelanggaran yang berat langsung dikenakan sanksi point kelima (j).66

6. Prestasi santri Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang

Adapun prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang adalah sebagai berikut:

a. Kompetisi Sains Madrasah (2019)

b. Harapan I volly PA, Porseni Madrasah dalam rangka HAB KEMENAG Kab.

Pinrang ke-74 (2019)

c. Juara I Tenis Meja Porseni Madrasah dalam rangka HAB KEMENAG Kab.

Pinrang ke-74 (2019)

d. Juara 3 Qiroatul Kutub, Kemah Tahfidz dan bahasa Pontren-Muh se-Sulawesi Selatan (2019)

66Data Arsip Tata Tertib Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia

e. Juara 3 Hafalan Arbain, Kemah Tahfidz dan bahasa Pontren-Muh se-Sulawesi Selatan (2019)

f. Juara 2 Hafalan Hadits Quds, Kemah Tahfidz dan bahasa Pontren-Muh se-Sulawesi Selatan (2019)

g. Juara 1 hafalan 5 Juz, Kemah Tahfidz dan bahasa Pontren-Muh se-Sulawesi Selatan (2019)

h. Juara 2 hafalan 10 Juz, Kemah Tahfidz dan bahasa Pontren-Muh se-Sulawesi Selatan (2019)

i. Juara 2 Lomba Essay, Kemah Tahfidz dan bahasa Pontren-Muh se-Sulawesi Selatan (2019)

j. Juara 1Film Pendek, Qasidah Putri, Kebersihan tenda, Kemah Tahfidz dan bahasa Pontren-Muh se-Sulawesi Selatan (2019)

k. Juara 1 scrable, The f Worders of Super English Camp (SEC) IAIN Parepare Se-Sul-Bar (2019)

l. Juara 2 Lomba baca Puisi Virtual Se-Kab. Pinrang (2020) m. Juara 1 (Memanah), 12E Fast 2020 (2020)

n. Juara Harapan III Bidang Studi Matematika, Kompetisi sains madrasah Tingkat Kabupaten (2021)

o. Juara Harapan I Bidang Studi Kimia, Kompetisi sains madrasah Tingkat Kabupaten (2021)

p. Juara II Bidang Studi Biologi, Kompetisi sains madrasah Tingkat Kabupaten (2021)

q. Juara Harapan II Bidang Studi Fisika, Kompetisi sains madrasah Tingkat Kabupaten (2021)

r. Juara 2 KSM bidang Studi IPA (2021).67

B. Gambaran Akhlak Santri Putri Berprestasi di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang

Akhlak merupakan perbuatan dan sifat yang tertanam kuat dalam diri individu khususnya seorang santri. Di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang proses pembentukan akhlak ini dilakukan oleh pembina asrama, kiyai, ustadz dan ustadzah.

Untuk mengetahui bagaimana gambaran akhlak santri putri berprestasi di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang maka peneliti melakukan beberapa sesi wawancara dengan beberapa ustadz dan ustadzah selaku narasumber yang terpercaya karena terjun langsung dalam proses pembinaan santri putri. Berikut adalah beberapa pernyataan terkait gambaran akhlak santri putri berprestasi di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang.

Hasil wawancara dengan Direktur Pondok, beliau menyatakan bahwa:

“Kalau melihat secara keseluruhan akhlak santri putri, maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa akhlak mereka bisa dikatakan cukup baik, hal ini bisa kita nilai dari keseharian mereka di pondok misalnya tepat waktu dalam shalat, tingkat kebersihan asrama, dan adab terhadap ustadz/ustadzah yang ada di Pondok.”68

67Data Arsip Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang

68A. Syamiluddin selaku Direktur Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang wawancara pada 10 Februari 2022

Merujuk kepada fokus penelitian yang diteliti oleh penulis maka gambaran akhlak santri harus lebih mengerucut kepada inti pembahasan yaitu gambaran akhlak santri putri berprestasi di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang. Berikut adalah pernyataan dari ustadzah Maenah selaku pembina asrama Tahfidz Putri :

“Santri Putri yang banyak hafalannya Alhamdulillah rata-rata memiliki akhlak dan adab yang baik dan hal itu sangat tampak dalam aktivitas keseharian mereka, rajin halaqah, murajaah, rutin puasa sunnah, aktivitas keseharian terkontrol dengan baik karena terjadwal, dan interaksi antar santri yang saling memotivasi untuk menambah hafalan.”69

Dari beberapa hasil wawancara dan pengamatan yang telah dilakukan peneliti di Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang dapat ditarik kesimpulan bahwa secara umum kondisi Akhlak santri putri sudah cukup baik hal ini ditunjang oleh berbagai macam kegiatan tambahan yang diprogramkan Pondok Pesantren khusus membahas persoalan adab dan akhlak sehari-hari bagi santri. Hal ini dapat dilihat dari penerapan petaraturan yang telah di rancang oleh pondok pesantren agar lebih fokus pada poin akhlak yang akan di bahas, peneliti membagi dalam tiga bagian yaitu:

1. Akhlak Kepada Allah

Hal ini ditunjang oleh peraturan yang di Pondok Pesantren seperti Seluruh santri diwajibkan : shalat lima waktu berjama’ah di mesjid, membaca Al-Quran pada waktu shalat ashar, maghrib dan subuh, membaca Quran surah Al-Kahfi pada malam jumat (atau malam yang telah ditetapkan), mengikuti latihan pidato pada malam yang telah ditentukan, telah hadir di mesjid 15 menit sebelum

69Maenah pembina asrama tahfidz putri Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang wawancara pada 10 Februari 2022

azan dikumandangkan khususnya menjelang shalat maghrib dan shubuh, Khusus shalat Ashar, Maghrib, Isya, Shubuh seluruh santri harus memakai kain sarung dan memakai kemeja/pakaian shalat, Seluruh santri diwajibkan agar : tidak masbuk dalam mengikuti shalat berjama’ah, tidak membuat kegaduhan di dalam dan sekitar mesjid khususnya dalam pelaksanaan shalat, mengisi shaf yang kosong lebih dahulu dan mengatur shaf dengan rapi dan rapat sebelum iqamah, Seluruh santri diharuskan memakai peci setiap shalat dan tidak dibenarkan memakai kaos oblong (pakaian yang tidak pantas) ke mesjid, Menjelang pelaksanaan shalat Jum’at seluruh santri harus telah berada di mesjid sambil membaca al-Qur’an 15 menit sebelum azan, dan Mengikuti praktek ibadah/kajian kitab pada malam yang telah ditentukan. Berikut ini hasil wawancara kepada pembina asrama putri, ibu Mardatillah mengatakan bahwa :

”Secara umum akhlak santri putri cukup baik. Adapun hal ini dinilai dari 2 sisi, yaitu hablumminannas dan hablumminallah. Kalau secara hablumminallah alhamdulillah sudah cukup memuaskan karena dalam perkara ibadah,wujud syukur dan keistiqamahan dalam hal ibadah tertunaikan dengan baik , yang masih sangat membutuhkan perhatian besar dari kami pembina adalah hablumminannas yakni akhlak terhadap sesama santri dan pembina. Tidak bisa dipungkiri, bahwa prestasi akademik yang dimiliki santri mempengaruhi akhlak kesehariannya di asrama.”70

Dari hasil wawancara dan pengamatan langsung yang dilakukan oleh penulis maka dapat ditarik kesimpulan bahwa akhlak santri khusunya yang berkaitan hubungan dengan Allah sudah mencapai taraf yang memuaskan ini dilihat saat berhubungan dengan masalah ibadah santri melakukannya dengan tepat waktu dan semangat.

70Mardatillah Ismail selaku pembina asrama putri Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang wawancara pada 14 Februari 2022

2. Akhlak Kepada Rasulullah

Hal ini dibentuk oleh berbagai aturan seperti Setiap santri harus bersikap sopan, hormat, sabar dan rendah hati (tawâdhu`) serta menanamkan rasa memiliki terhadap lembaga/almamater. Apabila berkunjung/memasuki kamar, rumah guru, kantor dan kelas terlebih dahulu mengetuk pintu dan memberi salam. Seluruh santri mengaplikasikan adab-adab seperti yang dicontohkan Rasulullah seperti adab makan, minum, berbicara, berpakaian, adap terhadap guru dan sesama santri dan kebiasaan juga kegiatan seperti kajian Sirah Nabawiyah di Pondok Pesantren sehingga timbul sikap mencintai dan mengikuti Rasulullah SAW. Berikut ini adalah pernyataan dari kiai pondok yang senantiasa mengisi dan memberikan materi kajian selepas magrib mengenai akhlak dan adab sehari-hari :

“Semenjak Pondok rutin mengadakan kajian tentang sirah nabawiyah, akhlak dan adab keseharian kepada santri, Alhamdulillah ada perubahan dari tingkah lakunya seperti adab makan, kebersihan diri, sopan santun,rajin ikut kajian, jarang masbuk dan dampak positif lain.”71

Adapun kajian yang rutin setiap rabu malam dan ahad malam selepas shalat magrib adalah terkait adab dan akhlak sehari-hari tak jarang ustadz zubair selaku penceramah memberikan dan mengangkat contoh-contoh dari perjalanan hidup Rasulullah Muhammad SAW sebagai tolak ukur suri tauladan kepada santri.

3. Akhlak Pribadi

Akhlak pribadi santri dibentuk oleh pembina melalui berbagai aturan asrama dan juga amanah serta tanggung jawab masing-masing individu santri.

Adapun contoh aturannya yaitu : Pakaian harus sopan dan rapi yang sesuai dengan

71Zubair Zainal selaku Kiai Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang wawancara pada 10 Februari 2022

syari’at Islam, tidak dibenarkan menggunakan perhiasan yang mewah, celana lea/jean, Seluruh santri dilarang keras: membuang sampah bukan pada tempat yang disediakan, mencoret-coret dinding, meja, pintu, jendela dan tempat-tempat lainnya, santri berambut gondrong, Tidak taat dan tidak patuh kepada pimpinan pesantren, para pengasuh danAsatiz/Asatizah, Merusak mengambil/menghilangkan milik orang lain tanpa izin, Berkelahi dan sejenisnya, Menghina dan melecehkan peraturan/nidham pesantren dengan sengaja.

Berbagai aturan yang dibuat dalam menjalankan keseharian santri di Pondok Pesantren bertujuan untuk membentuk akhlak santri agar lebih matang dan bersifat positif untuk diri pribadi, orang tua, masyarakat dan pembina Pondok Pesantren. Seperti sifat jujur, amanah, menjaga kesucian diri, malu, sabar dan pemaaf.

Berdasarkan hasil obserfasi lapangan yang dilakukan secara langsung oleh peneliti, kegiatan santri putri di pondok pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia dimulai dari pukul 03.30 dan berakhir pada pukul 22.00, hal ini terjadi setiap harinya kecuali saat hari libur pekanan pondok yang ditetapkan pada hari jumat.

Aktivitas santri putri dibagi menjadi tiga jenis yaitu aktivitas harian, aktivitas pekanan dan aktivitas di madrasah atau sekolah. Aktivitas harian santri telah tertulis secara jelas pada jadwal yang telah dibuat oleh pembina asrama putri seperti yang terdapat pada tabel jadwal aktivitas santri putri, kemudian pelaksanaan aktivitas atau kegiatan harian santri dieksekusi secara langsung oleh para pengurus osis asrama putri selaku perpanjangan tangan pembina asrama dalam pelaksanaan kegiatan harian seperti membangunkan para santri, pengontrolan jam mandi,

makan, shalat, mengaji, kultum, penguncian pintu asrama pada jam sekolah, pendampingan mufradat, membaca surah Al-Mulk sebelum tidur dan aktivitas

makan, shalat, mengaji, kultum, penguncian pintu asrama pada jam sekolah, pendampingan mufradat, membaca surah Al-Mulk sebelum tidur dan aktivitas

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh : SUKMA DEWI YANTI NIM: (Halaman 47-0)

Dokumen terkait