• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

3.3 Populasi dan Sampel

3.3.3 Teknik Pengambilan Sampel

Teknik pengambilan sempel yang digunakan dalam penelitian menggunakan nonprobality sampling dengan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2012:122).

1. Membeli produk kue Medan Napoleon berdasarkan informasi dari aktifitas WOM

2. Berusia diatas 17 tahun 3.4 Hipotesis

Menurut Sugiyono (2012:93), ` merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah peneliti, oleh karena itu rumusan masalah peneliti biasanya disusun dalam bentuk kalimat pertanyaan. Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta–fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data jadi hipotesis juga dapat ditandakan sebagai jawaban teoritis terhadap rumusan masalah peneliti, belum jawaban yang empiris.

Adapun perumusan hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah hipotesis altenatif menurut Sugiyono (2012:96). Hipotesis alternative adalah hipotesis yang menyatakan adanya hubungan atau pengaruh antara variabel dengan variabel lain.

Ho : Tidak terdapat pengaruh antara word of mouth communication terhadap keputusan pembelian Medan Napoleon.

Ha : Terdapat pengaruh antara word of mouth communication terhadap

keputusan pembelian Medan Napoleon.

3.5 Defensi konsep

Defenisi konsep merupakan istilah khusus untuk menggambarkan secara tepat fenomena yang diteliti, konsep ini digunakan untuk menggambarkan secara abstrak yang dibentuk dengan jalan membuat generalisasi terhadap sesuatu yang khas. Defenisi konsep ini dilakukan agar ada batasan terhadap masalah variabel

yang diteliti dan menyederhanakan pemikiran sehungga tujuan dan arah peneliti jelas dan tidak menyimpang, maka penulis mengemukakan defenisi konsep dari penelitian adalah sebagian berikut:

1. Word of Mouth Communication

Menurut Susanti (2001:156), Word of mouth communication adalah merupakan sarana promosi yang sangat murah bagi pemasar, hal ini berakti word of mouth communication memungkinkan pemasaran untuk tidak

mengeluarkan dana besar untuk melakukan promosi tetapi cukup manfaatkan konsumen yang dimiliki.

2. Keputusan pembelian

Menurut Kotter dan Keller (2009:185), Pengambilan keputusan konsumen adalah konsumen membentuk preferensi antar merek dalam kumpulan pilihan. Konsumen mungkin juga membentuk maksud untuk membeli merek yang paling di sukai.

3.6 Defenisi Operasional

Menurut Sujarweni (2015:77), defenisi operasional adalah penelitian dimaksudkan untuk memahami arti setiap variabel penelitian sebelum dilakukan analisis instrumen serta sumber pengukuran berasal darimana. Adapun defenisi operasional dalam penelitian ini adalah :

1. Variabel independen adalah variabel yang mempengaruhi variabel dalam penelitian ini adalah Word of Mouth Communication (X).

2. Variabel dependen adalah variabel yang mempengaruhi variabel independen dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian (Y)

Tabel 3.1 Defenisi Operasional

Variabel Defenisi Indikator Teknik

skor dari mulut kemulut dalam memasarkan tentang produk Napoleon

1. Membicarakan

Skala Likert 2. Merekomendasikan

3. Mendorong atau lebih perilaku alternatif danmemilih satu diantaranya.

1. Pengenalan masalah (pemenuhan

kebutuhan)

Skala Likert 2. Pencarian informasi

3. Evaluasi Alternatif 4. Keputusan

Pembelian

5. Perilaku Pasca Pembelian

Sumber: Diolah peneliti, 2016 3.7 Teknik Pengumpulan Data

Adapun jenis dan sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Data Primer adalah data yang berasal langsung dari responden (objek penelitian) (Sugiyono, 2012:193). Data responden diperoleh penulis dari kuesioner yang di berikan kepada seluruh responden penelitihan.

2. Data Sekunder adalah data yang diperoleh melalui data yang diteliti dan dikumpulkan oleh pihak lain yang berkaitan dengan permasalahan peneliti (Sugiyono, 2012:193). Data sekunder merupakan data mengenai

jurnal,buku-buku, penelitian terdahulu, tulisan-tulisan yang ada relevansinya dengan masalah yang diteliti, dan studi dokumentasi.

3.8 Skala Pengukuran Variabel

Skala pengukuran data yang digunakan dalam penelitihan ini adalah skala likert. Skala Likert adalah skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 2012:132). Skala yang digunakan untuk mengukur respon subjek ke dalam 5 (lima) poin skala dengan jumlah interval yang sama. Adapun skala pengukuran variabel terhadap jawaban responden yaitu:

Tabel 3.2

Instrumen Skala Likert

No Alternatif Jawaban Skor

1 Sangat Setuju 5

2 Setuju 4

3 Netral 3

4 Tidak Setuju 2

5 Sangat Tidak Setuju 1

Sumber : Sugiyono (2012:133) 3.9 Uji Instrumen Penelitian

Data penelitian yang diperoleh selanjutnya di gunakan untuk menguji instrumen pernyataan pada variabel bebas dan terikat dan tertera pada kuesioner penelitian. Pengujian instrumen penelitian mengunakan uji validitas dan reliabilitas.

3.9.1 Uji Validitas

Validitas atau kesahihan adalah menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur mampu mengukur apa yang ingin diukur (valid measure if it successfully measure

ukur yang digunakan. Uji validitas digunakan untuk mengetahui kelayakan butir-butir dalam suatu daftar pertanyaan atau pernyataan dalam mendefenisikan variabel. Langkah selanjutnya adalah secara statistik, angka korelasi yang diperoleh dengan melihat tanda bintang pada hasil skor total, atau membandingkaan dengan angka bebas korelasi nilai r yang menunjukkan valid.

Pada penelitian ini uji validitas akan dilakukan dengan bantuan program SPSS (Statistical Package for Social Sciences). Untuk menentukan nomor-nomor item yang valid dan yang gugur, perlu dilihat dari tabel rcorrected item corelation.

Kriteria penilaian uji validitas adalah :

1. Apabila r hitung > r tabel, maka item kuesioner tersebut valid.

2. Apabila r hitung < r tabel, maka dapat dikatakan item kuesioner tidak valid.

3.9.2 Uji Reliabilitas

Reliabilitas adalah untuk mengetahui sejauh mana hasil pengukuran tetap konsisten, apabila dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama dengan menggunakan alat ukur yang sama pula (Siregar, 2016:173). Untuk mengetahui kuesioner tersebut sudah reliabel akan dilakukanpengujian reliabilitas kuesioner dengan bantuan program SPSS (Statistical Package for Social Sciences). Kriteria penilaian uji reliabilitas adalah:

1. Apabila hasil Cronbach Alpha lebih besar dari taraf signifikan 60% atau 0,6 maka kuesioner tersebut reliabel.

2. Apabila hasil Cronbach Alpha lebih kecil dari taraf signifikan 60% atau 0,6 maka kuesioner tersebut tidak reliabel.

3.10 Uji Asumsi Klasik

Sebelum data penelitian dianalisis secara lebih lanjut, model regresi linier sederhana harus memenuhi syarat asumsi klasik yaitu uji normalitas.

3.10.1 Uji Normalitas

pengujian normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi, variabel bebas dan variabel terikat, atau keudanya memiliki distribusi data secara normal atau tidak. Pengujian normalitas pada penelitian ini menggunakan uji p-p plot, uji histrogram, uji kolmogorov smirnov.

3.11 Teknik Analisis Data

3.11.1 Analisis Regresi Linear Sederhana

Analisis kuantitatif dengan metode statistik yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Analisis regresi sederhana adalah suatu analisis yang mengukur pengaruh anatar variabel bebas dan variabel terikat (Siregar,2016:379).

Metode analisis regresi linear sederhana ini dilakukan dengan bantuan program SPSS yang merupakan salah satu paket program komputer yang digunakan dalam mengelola data statistik.

Persamaan regresi linear sederhana yaitu sebagai berikut:

Y = a + bX Dimana :

a = 𝛴𝛴𝛴𝛴𝛴𝛴𝑋𝑋2βˆ’π›΄π›΄π‘‹π‘‹π›΄π›΄π‘‹π‘‹π›΄π›΄ π‘›π‘›βˆ‘π‘‹π‘‹2–(𝛴𝛴𝑋𝑋2)

b = 𝑛𝑛𝛴𝛴𝑋𝑋𝛴𝛴 βˆ’π›΄π›΄π‘‹π‘‹π›΄π›΄π›΄π›΄ 𝑛𝑛𝛴𝛴𝑋𝑋2βˆ’ (𝛴𝛴𝑋𝑋2)

Keterangan : X = Variabel bebas Y = Variabel Terikat

a = Konstanta (Nilai Y apabila X =0)

b = Konefisien regresi (Nilai peningkatan maupun penurunan) 3.11.2 Uji Hipotesis

Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini diuji dengan regeresi linear sederhana. Adapun cara yang digunakan untuk menganalisis yaitu:

1. Uji Signifikan Parsial (Uji - t)

Uji t dalam regresi linier sederhana digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen (Sujarweni, 2015:54).

Kriteria pengembangan keputusan adalah:

a. Ho diterima Jika t hitung < t tabel pada Ξ± = 0.05 b. Ha diterima jika thitung > ttabel pada Ξ± = 0.05 2. Koefisien Determinasi (R2)

Analisis R2 (R Square) atau koefisisen determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar presentase sumbangan pengaruh variabel independen secara bersama-sama terhadap variabel dependen (Sujarweni, 2015:53). Hal ini berarti model yang digunakan semakin kuat untuk menerangkan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat.

Sebaliknya, jika R2 semakin kecil (mendekati nol) maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat (Y) semakin kecil, hal ini berarti model yang digunakan tidak kuat.

BAB IV

HASIL PENELITIAN

4.1 Gambaran Umum Toko Kue Medan Napoleon 4.1.1 Sejarah Singkat Toko Kue Medan Napoleon

Medan Napoleon adalah kombinasi dari Napoleon cake asal perancis dan bolu gulung khas medan, Medan Napoleon sendiri adalah puff pastry yang berisi aneka rasa, ditambahi selai home made dari chef pastry, dan di balut dengan soft cake. Medan Napoleon merupakan oleh-oleh paten kota medan, yang halal dan

kekinian dari Irwansyah yang menjadi sebuah altermatif oleh-oleh yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat. Irwansyah menjelaskan asal muasal ide untuk membuka outlet oleh-oleh bernama Medan Napoleon ini. Beliau menjelaskan bahwa dia sangat suka sekali dengan duriaan. Medan Napoleon terletak di Jln.

K.H Wahid Hasyim No. 46/35 kel. Sei Babura, Medan Baru, Sumatera Utara dan didirikan pada tangal 18 september 2016.

4.1.2 Logo Toko Kue Medan Napoleon Gambar 4.1

Logo Toko Kue Medan Napoleon

Sumber: Medannapoleon.com, 2017

4.1.3 Jenis Produk Toko Kue Medan Napoleon Produk Medan Napoleon ada 7 macam rasa kue yaitu:

Tabel 4.1

Daftar Menu Medan Napoleon

No Daftar Menu Daftar Harga

1. Napoleon Extra Cheese Rp. 75.000,- 2. Napoleon Caramel Rp. 55.000,- 3. Napoleon Durian Rp. 65.000,- 4. Napoleon Green Chocolate Rp. 75.000,- 5. Napoleon Cheesse Rp. 65.000,- 6. Napoleon Green Tea Rp. 65.000,- 7. Napoleon Velvet Rp. 75.000,- Sumber: Medan Napoleon, 2017

4.2 Penyajian Data

Setelah dilakukan penelitian dan pengumpulan data di lapangan melalui penyebaran kuesioner maka diperoleh data dari responden mengenai pengaruh word of mouth Communication terhadap keputusan pembelian produk di toko kue

Medan Napoleon pada konsumen Medan Napoleon. Adapun penyajian data terbagi menjadi dua, yaitu pertama berisikan deskripsi data identitas responden dengan tujuan mengetahui spesifikasi yang dimiliki oleh responden. Kemudian yang kedua, berisikan deskripsi data variabel penelitian yang bertujuan untuk menjawab masalah penelitian.

4.2.1 Deskripsi Data Identitas Responden

Kuesioner telah disebarkan kepada 100 orang responden terpilih yang mengetahui mengenai pengaruh word of mouth Communication terhadap keputusan pembelian produk di toko kue Medan Napoleon pada konsumen Medan

1. Jenis Kelamin

Berikut ini adalah data mengenai mayoritas jenis kelamin yang menjadi responden dalam penelitian ini :

Tabel 4.2 Jenis Kelamin

Jenis Kelamin Jumlah konsumen Persentase (%)

Pria 26 26.0

Wanita 74 74.0

Total 100 100.0

Sumber : Hasil Pengolahan Data, 2017

Dari tabel 4.2 dapat diketahui bahwa mayoritas responden pada penelitian ini berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 74 responden (74%). Dari hasil analisa peneliti menyimpulkan bahwa hal ini terjadi karena perempuan lebih responsif terhadap informasi.

2. Usia

Berikut ini adalah data usia konsumen Medan Napoleon.

Tabel 4.3 Usia

Usia Jumlah Konsumen Persentase (%)

17-22 Tahun 70 70.0

23-28 Tahun 20 20.0

29-34 Tahun 5 5.0

>35 Tahun 5 5.0

Total 100 100.0

Sumber : Hasil Pengolahan Data, 2017

Bedasarkan tabel 4.3 diketahui bahwa respnden yang melakukan keputusan pembelian pada produk toko kue Medan Napoleon mayoritas berusia 17-22 tahun sebesar 70 responden (70%).

3. Pekerjaan

Berikut ini adalah data mengenai Status pembeli / konsumen Medan Napoleon.

Tabel 4.4 Pekerjaan

Pekerjaan Jumlah Konsumen Persentase (%)

pegawai negeri 9 9.0

Wiraswasta/Pedagang 13 13.0

Pegawai Swasta 6 6.0

Pelajar/Mahasiswa 70 70.0

Lainya 2 2.0

Total 100 100.0

Sumber : Hasil Pengolahan Data, 2017

Berdasarkan tabel 4.4 diketahui bahwa respnden yang melakukan keputusan pembelian pada produk toko kue Medan Napoleon mayoritas pekerjaannya adalah pelajar/mahasiswa sebesar 70 responden atau (70%).

4. Pendapatan/penghasilan tiap bulan

Berikut ini adalah data mengenai pendapatan/penggaasilan tiap bulan.

Tabel 4.5

Pendapatan / Penghasilan Tiap Bulan Pendapatan / Penghasilan Tiap

Bulan Jumlah Konsumen Persentase (%)

<Rp 500.000 36 36.0

Rp 501.000-Rp 1.000.000 21 21.0

Rp 1.00.1.000-Rp1.500.000 6 6.0

Rp 1.501.000-Rp 2.000.000 8 8.0

>Rp 2.000.000 29 29.0

Total 100 100

Sumber : Hasil Pengolahan Data, 2017

Berdasarkan tabel 4.5 diketahui bahwa mayoritas responden (36%) yang membeli produk toko kue Medan Napoleon adalah responden yang berpengasilan

<Rp 500.000.

5. Sumber Informasi

Berikut ini adalah data mengenai pemberi rekomendasi tentang toko kue Medan Napoleon.

Tabel 4.6 Sumber Informasi

Sumber Informasi Jumlah Konsumen Persentase (%)

Teman/Rekan Kerja 55 55.0

Pacar 11 11.0

Keluarga 30 30.0

Lainnya 4 4.0

Total 100 100.0

Sumber : Hasil Pengolahan Data, 2017

Tabel 4.6 menunjukkan bahwa pihak yang paling banyak merekomendasikan toko kue Medan Napoleon adalah Teman/Rekan Kerja 55%.

Dari analisa peneliti, hal ini terjadi karenalingkungan yang memberikan pengaruh niat beli seseorang salah satunya merupakan lingkungan pertemanan seseorang.

4.2.2 Distribusi Jawaban Responden Penelitian

4.2.2.1 Distribusi Jawaban Responden Penelitian Variabel WOM (X1)

Menurut Hussein Umar (1996), analisa dilakukan dengan menggunakan nilai indeks yaitu dengan menentukan nilai besarnya kelas sebagai berikut :

Nilai maksimum : 5 Nilai minimum : 1

Rentang skala : 5

5βˆ’1= 0.8 Kategori :

1. 1.80 = sangat rendah/sangat buruk 2. 1.81 – 2.60 = rendah/buruk

3. 2.61 – 3.40 = sedang/cukup 4. 3.41 – 4.20 = baik/tinggi

5. 4.21– 5.00 = sangat baik/sangat tinggi Tabel 4.7

Hasil Distribusi Jawaban Responden Penelitian Variabel WOM (X1)

Instrumen

Sumber : Hasil Pengolahan Data, 2017 Tabel Lanjutan 4.7

Instrumen

1. Tabel 4.7 menunjukkan bahwa pernyataan β€œMengetahui tentang Toko Kue Medan Napoleon karena banyak mendengar informasi yang dibicarakan oleh orang-orang di sekitar saya tentang usaha tersebut.” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 32%, setuju sebanyak 52% dan netral sebanyak 12%. Dan rata-rata nilai berjumlah 4,11 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

2. Tabel 4.7 menunjukkan bahwa pernyataan β€œToko Kue Medan Napoleon sering dibicarakan karena pemiliknya adalah Irwansyah yang merupakan seorang artis.” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 31%, setuju sebanyak 57% dan netral sebanyak 11%. Dan rata-rata nilai berjumlah 4,18 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

3. Tabel 4.7 menunjukkan bahwa pernyataan β€œToko Kue Medan Napoleon sering diperbincangkan karena toko kue tersebut selalu ramai dan pengunjung yang rela mengantri untuk membeli produk toko kue Medan Napoleon.”

menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 38%, setuju sebanyak 50% dan netral sebanyak 11%. Dan rata-rata nilai berjumlah 4,25 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang sangat tinggi.

4. Tabel 4.7 menunjukkan bahwa pernyataan β€œMendapatkan rekomendasi dari orang lain untuk membeli produk di Medan Napoleon karena rasa yang bervariatif dibandingkan dengan toko kue lainnya.” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 42%, setuju sebanyak 43% dan

netral sebanyak 14%. Dan rata-rata nilai berjumlah 4,26 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang sangat tinggi.

5. Tabel 4.7 menunjukkan bahwa pernyataan β€œPernah direkomendasikan untuk membeli produk kue Medan Napoleon karena pelayanan yang baik yang diberikan oleh pegawai Medan Napoleon.” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 24%, setuju sebanyak 32% dan netral sebanyak 29%. Dan rata-rata nilai berjumlah 3,64 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

6. Tabel 4.7 menunjukkan bahwa pernyataan β€œPernah direkomendasikan untuk membeli produk kue Medan Napoleon sebagai oleh-oleh khas Medan.”

Menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 33%, setuju sebanyak 45% dan netral sebanyak 17%. Dan rata-rata nilai berjumlah 4,06 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

7. Tabel 4.7 menunjukkan bahwa pernyataan β€œSeorang yang mendorong saya untuk membeli produk kue Medan Napoleon, datang bersama saya mengunjungin toko tersebut.” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 20%, setuju sebanyak 46% dan netral sebanyak 23%.

Dan rata-rata nilai berjumlah 3,73 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

8. Tabel 4.7 menunjukkan bahwa pernyataan β€œDidorong orang-orang di sekeliling saya untuk membeli produk kue Medan Napoleon karena produk kue Medan Napoleon.” menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 6%, setuju sebanyak 50% dan netral sebanyak 30%. Dan

rata-rata nilai berjumlah 3,48 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

4.2.2.2 Distribusi Jawaban Responden Penelitian Variabel Keputusan Pembelian (Y)

Tabel 4.8

Hasil Distribusi Jawaban Responden Penelitian Variabel Keputusan Pembelian (Y)

Tabel Lanjutan 4.8

Tabel Lanjutan 4.8

Sumber : Sumber : Hasil Pengolahan Data, 2017

1. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™Toko kue Medan Napoleon menawarkan cita rasa yang baru di bandingkan dengan toko kue sejenisnya.

β€˜β€™. Menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 31%, setuju sebanyak 52% dan netral sebanyak 13%.Dan rata-rata nilai berjumlah 4,09 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

2. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™ Variasi produk kue yang dijual di Medan Napoleon sangat sesuai dengan selera saya.β€˜β€™ menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 31%, setuju sebanyak 57% dan netral sebanyak 11%. Dan rata-rata nilai berjumlah 4,18 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

3. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™ Mencari informasi tentang produk yang ditawarkan oleh Medan Napoleon dari orang lain yang sudah pernah mebeli di toko kue tersebut.β€˜β€™ menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 40%, setuju sebanyak 48% dan netral sebanyak 11%. Dan rata-rata nilai berjumlah 4,27 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang sangat tinggi.

4. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™ Selalu mencari informasi tentang toko kue Medan Napoleon terbaru oleh media sosial atau pun bentuk promosi lainnya.β€˜β€™ menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 28%, setuju sebanyak 46% dan netral sebanyak 19%. Dan rata-rata nilai berjumlah 3,68 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

5. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™ Membandingkan produk Medan Napoleon dengan toko kue sejenis lainnya β€˜β€™menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 28%, setuju sebanyak 46% dan netral sebanyak 19%. Dan rata-rata nilai berjumlah 3,95 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

6. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™ Memutuskan mebeli produk kue Medan Napoleon karena sering mendengar pembicaraan tentang toko kue tersebut.β€˜β€™menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 22%, setuju sebanyak 47% dan netral sebanyak 24%. Dan rata-rata nilai berjumlah 3,83 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

7. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™ Memutuskan membeli produk kue Medan Napoleon karena ingin mencoba rasa yang di tawarkan toko kue tersebut.β€˜β€™menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 18%, setuju sebanyak 28% dan netral sebanyak 43%. Dan rata-rata nilai berjumlah 3,52 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

8. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™ Membeli produk Kue Medan Napoleon setelah melakukan evaluasi dengan usaha kue lainnya β€˜β€™

menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 23%, setuju sebanyak 51% dan netral sebanyak 21%.Dan rata-rata nilai berjumlah 3,92 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

9. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™ Bersedia melakukan pembelian kembali produk Kue di Medan Napoleonβ€˜β€™ menunjukkan bahwa

responden menjawab sangat setuju sebanyak 33%, setuju sebanyak 41% dan netral sebanyak 21%. Dan rata-rata nilai berjumlah 4,01 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

10. Tabel 4.8 menunjukkan bahwa pernyataan β€˜β€™Akan merekomendasikan tentang Medan Napoleon kepada orang lain β€˜β€™menunjukkan bahwa responden menjawab sangat setuju sebanyak 16%, setuju sebanyak 49% dan netralsebanyak 31%. Dan rata-rata nilai berjumlah 3,77 menunjukkan bahwa pernyataan memiliki nilai indeks yang tinggi.

4.3 Uji Instrumen Pernyataan Penelitian 4.3.1 Uji Validitas

Menurut Sugiyono (2012:172), Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan kevalidan atau kesahihan suatu instrument. Sebuah instrument dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang diinginkan serta mampu mengungkapkan data dari variabel yang diteliti secara tepat. Bila rhitung> rtabel, maka pernyataan dikatakan valid. Sebaliknya,bila rhitung < rtabel, maka pernyataan dikatakan tidak valid. Dalam penelitian ini, uji validitas dilakukan untuk menguji data yang valid atau tidak valid setelah menggunakan alat kuesioner. Pengujian

validitas dalam penelitian ini dilaksanakan pada pelanggan Toko Kue Medan Napoleon dengan jumlah 30 orang (diluar sampel penelitian). Berikut ini adalah hasil uji Validitas dari setiap instrument peryataan dengan nilai r tabel (pada Ξ± 0.05) adalah 0.374:

Tabel 4.9 Hasil Uji Validitas

Sumber: Hasil Olahan Data SPSS (2017)

Berdasarkan pengujian validitas diatas maka dapat disimpulkan bahwa seluruh istrumen pernyataan dari setiap variabel penelitian ini dapat dikatakan valid karena nilai r hitung > r tabel.

4.3.2 Uji Reabilitas

Tujuan pengujian reabilitas adalah untuk melihat apakah instrument penelitian merupakan instrument yang handal dan dapat dipercaya (Juliandi, 2013:83). Suatu instrument dikatakan reliabel apabila instrument tersebut digunakan untuk subjek yang sama, dalam waktu dan kondisi yang berbeda, tetap

No Corrected Item-Total Correlation(r hitung)

Keterangan WOM Keputusan Pembelian

1 0,598 0,537 Valid

2 0,532 0,624 Valid

3 0,571 0,712 Valid

4 0,557 0,643 Valid

5 0,478 0,418 Valid

6 0,565 0,573 Valid

7 0,668 0,547 Valid

8 0,769 0,699 Valid

9 - 0,579 Valid

10 - 0,505 Valid

menunjukkan hasil yang sama. Bila alpha cronbach > 0.60, maka kuesioner dinyatakan reliabel.Sebaliknya, bila alpha cronbach <0.60, maka kuesioner dinyatakan tidak reliabel. Uji Validitas dan reliabilitas ini diukur dengan menggunakan bantuan aplikasi Software SPSS. Pengujian reliabilitas dalam penelitian ini dilaksanakan pada 30 orang konsumen (diluar sampel penelitian) di Toko Kue Medan Napoleon.

Tabel 4.10 Hasil Uji Reliabilitas

No Cronbach’s Alpha (r hitung) Keterangan WOM Keputusan Pembelian

1 0,849 0,863 Reliabel

Sumber: Hasil Olahan Data SPSS (2017)

Berdasarkan tabel pengujian reliabilitas maka dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel dapat dikatakan reliabel karena nilai cronbach alpha (pada setiap variabel penelitian) > 0.60.

4.4 Pengujian Asumsi Klasik Pengujian Normalitas

Tujuan uji normalitas adalah ingin menguji apakah dalam model regresi distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal. Untuk melihat normalitas adalah dengan melihat pengujian Kolmogoronov Smirnov grafik histogram, dan grafik normal p-p plot.

1. Pengujian Normalitas Histogram Gambar 4.2

Hasil Uji Normalitas Histogram

Sumber: Hasil Olahan Data SPSS (2017)

Pada gambar 4.2 diperoleh infromasi bahwa kurva melengkung secara semupurna dan membentuk lonceng dan tidak secara dominan melengkung ke kanan ataupun kekiri. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan distribusi data bernilai normal.

2. Uji Normalitas P-P Plot

Gambar 4.3

Hasil Uji Normalitas P-P Plot

Sumber: Hasil Olahan Data SPSS (2017)

Pada gambar 4.3 diperoleh informasi bahwa pola lingkaran mengikuti garis diagonal dan tidak menjauhi garis diagonal. Sehingga berdasarkan hasil tersebut maka data berdistribusi secara normal

3. Pengujian Normalitas Kolmogoronov Smirnov Tabel 4.11

Hasil Uji Normalitas Kolmogoronov Smirnov

Unstandardized Residual

N 100

Normal Parametersa,b

Mean ,0000000

Positive ,068

Negative -,054

Kolmogorov-Smirnov Z ,677

Asymp. Sig. (2-tailed) ,749

Sumber: Hasil Olahan Data SPSS (2017)

Pada tabel 4.11 maka dapat diperoleh informasi bahwa nilai Asymp. Sig (2-tailed) Unstandardrized Residual bernilai 0.749 > 0.05. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa distribusi data penelitian dapat diasumsikan bernilai normal.

4.5 Analisa Data

4.5.1 Analisis Regresi Linear Sederhana Tabel 4. 12

Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana Model Unstandardize

Sumber: Hasil Olahan Data SPSS (2017)

Pada tabel 4. 12 diatas maka dapat dirumuskan persamaan regresi sebagai berikut:

Y= 14.984 + 0.764

Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diartikan sebagai berikut:

Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diartikan sebagai berikut: