• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Pengujian Instrumen

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh: Gusti Parlingga NIM: (Halaman 68-89)

BAB III METODE PENELITIAN

G. Teknik Pengujian Instrumen

Teknik pengujian instrumen dalam penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah data yang diuji valid. Teknik pengujian instrumen dapat dilakukan dengan menggunakan uji validitas sebagai berikut: 1. Uji Validitas

Menurut Arikunto (2006) validitas adalah cara pengukuran yang dilakukan peneliti untuk menguji kevalidan atau kesalihan suatu instrumen penelitian. Penelitian pengembangan produk media pembelajaran berbasis video terbagi menjadi 2 yakni validitas produk dan validitas instrumen digunakan dalam penelitian.

a. Validasi Ahli dan Revisi 1) Validasi Ahli Materi

Media pembelajaran berbasis video yang dilakukan melalui tahap validasi. Tahap ini divalidasi oleh ahli materi yaitu dosen pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma, Ibu Natalina Premastuti B, S.Pd., M.Pd. dengan mengisi kuesioner setelah melihat produk video pembelajaran. Kuesioner yang dibuat berisi tentang penilaian kualitas isi materi yang telah dibuat.

Validasi materi berguna untuk mengetahui atau menilai materi yang ada di dalam media.

52

Lembar validasi untuk ahli materi terdiri dari 8 indikator penilaian kelayakan aspek isi dan 5 indikator penilaian kelayakan aspek pembelajaran. Penilaian oleh ahli materi dapat dilihat dari tabel berikut.

Tabel 4.1

Hasil penilaian kelayakan aspek isi oleh ahli materi

No. Indikator Skor

1. Cakupan materi 4,00

2. Tujuan materi atau pembelajaran 4,00 3. Ketepatan dalam penggunaan strategi

pembelajaran

4,00

4. Kedalaman materi 3,00

5. Kontekstualitas dan aktualisasi 3,00 6. Kualitas bantuan bahan belajar 3,00

7. Kemudahan untuk dipahami 3,00

8. Sistematis, runtut, alur logika jelas 4,00

Total Skor 28,00 Rerata Skor 3,50

Sumber: data primer yang diolah

Tabel 4.2

Hasil penilaian kelayakan aspek pembelajaran oleh ahli materi

No. Indikator Skor

1. Kejelasan tujuan pembelajaran 4,00

2. Relevansi tujuan pembelajaran dengan SK/KD/Kurikulum

4,00

3. Kejelasan uraian pembahasan 3,00

4. Konsistensi evaluasi dengan tujuan pembelajaran

4,00 5. Ketepatan dan konsistensi alat evaluasi 4,00

Total Skor 19,00 Rerata Skor 3,80

Tabel 4.3

Rekapitulasi Penilaian Produk Media Pembelajaran Berbasis Video Oleh Ahli Materi

No Aspek Penilaian Validasi Ahli Materi

1 Aspek Isi 3,50

2 Aspek Pembelajaran 3,80

Rerata Keseluruhan 3,65 Sumber: data primer yang diolah

Berdasarkan tabel 4.1 hasil validasi pada aspek isi menghasilkan total skor sebesar 28,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Maka berdasarkan dari aspek isi, produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Layak.

Hasil validasi oleh ahli materi pada aspek pembelajaran menghasilkan total skor sebesar 19,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Maka berdasarkan aspek pembelajaran produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria

Layak.

2). Validasi Ahli Media

Tahap validasi ini, media pembelajaran berbasis video divalidasi oleh ahli media yaitu dosen pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma, Ibu B. Indah Nugraheni, S.Pd., S.I.P., M.Pd. dengan mengisi kuesioner setelah melihat produk video pembelajaran.

54

Kuesioner yang dibuat berisi tentang penilaian manfaat media untuk pembelajaran di kelas dan kesesuaian design produk (tampilan, penyajian, dan pemrograman).

Lembar validasi untuk ahli media terdiri dari 2 indikator penilaian kelayakan aspek penyajian, 4 indikator penilaian kelayakan aspek tampilan, dan 4 indikator penilaian kelayakan aspek pemrograman. Penilaian oleh ahli media dapat dilihat dari tabel berikut.

Tabel 4.4

Hasil penilaian kelayakan aspek penyajian oleh ahli media

No. Indikator Skor

1. Komunikatif, sesuai dengan pesan dan dapat diterima atau sejalan dengan keinginan sasaran

4,00

2. Sederhana dan memikat 4,00

Total Skor 8,00 Rerata Skor 4,00

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.5

Hasil penilaian kelayakan aspek tampilan oleh ahli media

No. Indikator Skor

1. Audio (narasi, sound effect, backsound, musik)

3,00 2. Visual (layout design, typograph, warna) 4,00 3. Media bergerak (animasi, movie) 4,00 4. Layout interactive (ikon navigasi) 3,00

Total Skor 14,00 Rerata Skor 3,50

Tabel 4.6

Hasil penilaian kelayakan aspek pemrograman oleh ahli media

No. Indikator Skor

1. Kreatif dalam ide berikut penuangan gagasan

4,00 2. Afektifitas, efisiensi, dan interaktif 4,00 3. Usabilitas atau tingkat kemudahan 5,00

4. Kehandalan 4,00

Total Skor 17,00 Rerata Skor 4,25

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.7

Rekapitulasi Penilaian Produk Media Pembelajaran Berbasis Video Oleh Ahli Media

No Aspek Penilaian Validasi Ahli Media

1 Aspek penyajian 4,00

2 Aspek Tampilan 3,50

3 Aspek Pemrograman 4,25

Rerata Keseluruhan 3,92 Sumber: data primer yang diolah

Berdasarkan tabel 4.4, hasil validasi pada aspek penyajian menghasilkan total skor sebesar 8,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Berdasarkan aspek penyajian, produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Sangat

Layak.

Hasil validasi pada aspek tampilan menghasilkan total skor sebesar 14,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian.

56

Maka berdasarkan aspek tampilan produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Layak.

Hasil validasi oleh ahli media pada aspek pemrograman menghasilkan total skor sebesar 17,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Maka berdasarkan aspek pemrograman produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Sangat Layak.

3). Validasi Ahli Bahasa

Pada tahap validasi ini dilakukan validasi oleh ahli media yaitu dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma, Bapak Apri Damai Sagita Krissandi, S.S., M.Pd. dengan mengisi kuesioner setelah melihat produk video pembelajaran. Kuesioner yang dibuat berisi tentang penilaian penggunaan bahasa dalam produk media pembelajaran berbasis video yang telah dibuat dan dikembangkan.

Lembar validasi ahli bahasa memiliki 3 indikator penilaian kelayakan aspek komunikatif, 6 indikator penilaian kelayakan aspek keterbacaan, 2 indikator penilaian kelayakan aspek lugas, 2 indikator penilaian kelayakan aspek kesesuaian dengan tingkat perkembangan peserta didik dan 2 indikator penilaian kelayakan aspek

keruntutan dan keterpaduan alur pikir. Penilaian oleh ahli bahasa dapat dilihat dari tabel berikut.

Tabel 4.8

Hasil penilaian kelayakan aspek komunikatif oleh ahli bahasa

No. Indikator Skor

1. Ketepatan kaidah bahasa 4,00

2. Penyampaian pesan mudah dipahami 5,00 3. Bahasa yang digunakan sederhana, jelas, dan

mudah dimengerti

5,00

Total Skor 14,00 Rerata Skor 4,67

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.9

Hasil penilaian kelayakan aspek keterbacaan oleh ahli bahasa

No. Indikator Skor

1. Penggunaan istilah yang sesuai dengan konsep pokok bahasan

5,00 2. Ketetapan pemilihan bahasa dalam

menguraikan materi

5,00 3. Kalimat yang dipakai mewakili isi pesan

atau imformasi yang ingin disampaikan

5,00

4. Ketepatan ejaan 4,00

5. Konsistensi penggunaan istilah 5,00 6. Konsistensi penggunaan simbol atau ikon 5,00

Total Skor 29,00 Rerata Skor 4,83

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.10

Hasil penilaian kelayakan aspek lugas oleh ahli bahasa

No. Indikator Skor

1. Keefektifan kalimat 5,00

2. Kebakuan istilah 4,00

Total Skor 9,00 Rerata Skor 4,50

58

Tabel 4.11

Hasil penilaian kelayakan aspek kesesuaian dengan tingkat perkembangan peserta didik oleh ahli bahasa

No. Indikator Skor

1. Kesesuaian dengan tingkat perkembangan emosional peserta didik

5,00 2. Kesesuaian perkembangan intelektual pada

peserta didik

4,00

Total Skor 9,00 Rerata Skor 4,50

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.12

Hasil penilaian kelayakan aspek keruntutan dan keterpaduan alur pikir oleh ahli bahasa

No. Indikator Skor

1. Keruntutan dan keterpaduan materi 5,00 2. Kemampuan memotivasi dan mendorong

berpikir kritis

5,00

Total Skor 10,00 Rerata Skor 5,00

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.13

Rekapitulasi Penilaian Produk Media Pembelajaran Berbasis Video Oleh Ahli Bahasa

No Aspek Penilaian Validasi Ahli Bahasa

1 Aspek Komunikatif 4,67 2 Aspek Keterbacaan 4,83 3 Aspek Lugas 4,50 4 Aspek Kesesuaian dengan tingkat perkembangan peserta didik 4,50

5 Aspek Keruntutan dan Keterpaduan Alur Pikir

5,00

Rerata Keseluruhan 4,70 Sumber: data primer yang diolah

Berdasarkan tabel 4.8, hasil validasi pada aspek komunikatif menghasilkan total skor sebesar 14,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Maka berdasarkan aspek komunikatif, produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria

Sangat Layak.

Hasil validasi yang dilakukan oleh ahli bahasa pada aspek keterbacaan menghasilkan total skor sebesar 29,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Maka berdasarkan aspek keterbacaan produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Sangat Layak.

Hasil validasi pada aspek lugas menghasilkan total skor sebesar 9,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Berdasarkan aspek lugas produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Sangat Layak.

Hasil validasi pada aspek kesesuaian dengan tingkat perkembangan peserta didik menghasilkan total skor sebesar 10,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian.

60

Berdasarkan aspek kesesuaian dengan tingkat perkembangan peserta didik produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Sangat Layak.

Hasil validasi pada aspek keruntutan dan Keterpaduan Alur Pikir menghasilkan total skor sebesar 17,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Berdasarkan aspek keruntutan dan Keterpaduan Alur Pikir produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Sangat

Layak.

4). Validasi oleh Praktisi

Tahap validasi ini, produk media pembelajaran berbasis video divalidasi oleh praktisi yaitu Guru Akuntansi di SMK Negeri 1 Tempel, Ibu Christina Etty Padmi Hartati, S.Pd. dengan mengisi kuesioner setelah melihat produk video pembelajaran. Kuesioner yang dibuat berisi tentang penilaian media pembelajaran berbasis video.

Lembar validasi untuk praktisi terdiri dari 14 indikator penilaian kelayakan aspek materi, 6 indikator penilaian kelayakan aspek bahasa, 4 indikator penilaian kelayakan aspek penyajian, 5 indikator penilaian kelayakan efek media terhadap strategi pembelajaran dan

2 indikator penilaian kelayakan aspek tampilan menyeluruh. Penilaian oleh ahli media dapat dilihat dari tabel berikut:

Tabel 4.14

Hasil penilaian kelayakan aspek materi oleh praktisi

No. Indikator Skor

1. Kesesuaian isi video dengan Kompetensi Dasar (KD) dan tujuan pembelajaran

5,00 2. Kebenaran konsep materi ditinjau dari aspek

keilmuan

5,00 3. Penyajian apersepsi mengingatkan peserta

didik pada materi yang sebelumnya

4,00

4. Kejelasan topik pembelajaran 5,00

5. Keruntutan materi 5,00

6. Cakupan materi 5,00

7. Ketuntasan materi 5,00

8. Kesesuaian tingkat kesulitan dan keabstrakan konsep dengan perkembangan kognitif peserta didik SMK Kelas X

5,00

9. Keterkaitan contoh materi dengan kondisi yang ada di lingkungan sekitar

5,00 10. Kejelasan contoh yang diberikan 5,00 11. Ketepatan materi dan contoh untuk

mengembangkan kemandirian belajar

5,00 12. Muatan aspek kognitif, psikomotor dan

afektif pada materi yang disampaikan

4,00

Total Skor 58,00 Rerata Skor 4,83

62

Tabel 4.15

Hasil penilaian kelayakan aspek bahasa oleh praktisi

No. Indikator Skor

1. Kesesuaian bahasa dengan tingkat berpikir peserta didik

4,00 2. Kesesuaian bahasa dengan tingkat

pengembangan sosial emosional peserta didik SMK Kelas X

5,00

3. Ketepatan istilah 4,00

4. Kemampuan mendorong rasa ingin tahu peserta didik

4,00 5. Dukungan bahasa terhadap kemudahan

memahami alur materi

5,00

6. Kesantunan penggunaan bahasa 4,00

Total Skor 26,00 Rerata Skor 4,33

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.16

Hasil penilaian kelayakan aspek penyajian oleh praktisi

No. Indikator Skor

1. Dukungan video terhadap keterlibatan peserta didik pada proses pembelajaran

5,00

2. Keruntutan penyajian 5,00

3. Penyajian animasi, suara, efek 4,00 4. Kejelasan alur cerita yang mendukung untuk

memahami materi

4,00

Total Skor 18,00 Rerata Skor 4,50

Tabel 4.17

Hasil penilaian kelayakan efek media terhadap strategi pembelajaran oleh praktisi

No. Indikator Skor

1. Kemudahan penggunaan 5,00

2. Dukungan media bagi kemandirian belajar peserta didik

5,00 3. Kemampuan media untuk meningkatkan

motivasi peserta didik dalam mempelajari akuntansi

5,00

4. Kemampuan media menambah pengetahuan 5,00 5. Kemampuan media memperluas wawasan

peserta didik

5,00

Total Skor 25,00 Rerata Skor 5,00

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.18

Hasil penilaian aspek tampilan menyeluruh oleh praktisi

No. Indikator Skor

1. Kemenarikan video yang disajikan 4,00 2. Kemudahan dalam memahami dan melihat

bahasa dan teks/tulisan di dalam video

4,00

Total Skor 8,00 Rerata Skor 4,00

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.19

Rekapitulasi Penilaian Produk Media Pembelajaran Berbasis Video Oleh Praktisi

No Aspek Penilaian Validasi Ahli Praktisi

1 Aspek Materi 4,83

2 Aspek Bahasa 4,33

3 Aspek Penyajian 4,50

4 Aspek Efek media terhadap strategi pembelajaran 5,00 5 Aspek tampilan menyeluruh 4,00 Rerata Keseluruhan 4,53 Sumber: Data primer yang diolah

64

Berdasarkan tabel 4.14 hasil validasi pada aspek materi menghasilkan total skor sebesar 58,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Berdasarkan aspek materi, produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Sangat

Layak.

Hasil validasi pada aspek bahasa menghasilkan total skor sebesar 26,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Berdasarkan aspek bahasa produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Sangat Layak.

Hasil validasi pada aspek penyajian menghasilkan total skor sebesar 18,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Berdasarkan aspek penyajian produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Sangat Layak.

Hasil validasi pada efek media terhadap strategi pembelajaran dengan tingkat perkembangan peserta didik menghasilkan total skor sebesar 25,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian.

Berdasarkan efek media terhadap strategi pembelajaran produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria

Sangat Layak.

Hasil validasi pada aspek tampilan menyeluruh menghasilkan total skor sebesar 8,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Berdasarkan aspek tampilan menyeluruh produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria

Layak.

5). Hasil Uji Coba Lapangan Skala Kecil

Penelitian pengembangan produk berupa video menghasilkan data uji coba lapangan skala kecil yang diperoleh dari kuesioner. Kuesioner digunakan untuk memperoleh penilaian mengenai kualitas produk yang dikembangkan. Uji coba skala kecil dilakukan pada 7 siswi kelas X Akuntansi 3 SMK Negeri 1 Tempel. Hasil dari uji coba lapangan skala kecil salah satu data yang diperoleh tampak pada tabel berikut:

66

Tabel 4.20

Hasil penilaian kelayakan aspek materi oleh peserta didik

No. Indikator Skor

1. Kedalaman materi 5,00

2. Kemudahan untuk dipahami 4,00

3. Kejelasan uraian pembahasan 5,00

4. Kejelasan penyajian materi 5,00

5. Efektivitas kalimat 4,00

6. Keruntutan materi 3,00

7. Sistematis, runtut, dan alur logika jelas 4,00 8. Menimbulkan rasa ingin tahu 3,00 9. Meningkatkan motivasi dalam belajar 5,00 10. Menambah pengetahuan dan wawasan dalam

akuntansi

5,00 11. Komunikatif, sesuai dengan pesan dan dapat

diterima atau sejalan dengan keinginan sasaran

4,00

12. Sederhana dan memikat 3,00

Total Skor 50,00

Rerata Skor 4,17

Sumber: Data primer yang diolah

Tabel 4.21

Hasil penilaian kelayakan aspek media oleh peserta didik

No. Indikator Skor

1. Kualitas gambar fokus 3,00

2. Tampilan video yang stabil 4,00

3. Kualitas suara penyaji yang baik 4,00 4. Pemilihan backsound video yang tepat 4,00 5. Kesesuaian antara suara penyaji dan

backsound video

3,00 6. Ejaan, tata bahasa, dan pemilihan kata yang

sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia

4,00

Total Skor 22,00 Rerata Skor 3,70

Berdasarkan tabel 4.20, hasil uji coba yang diperoleh pada aspek materi oleh peserta didik menghasilkan total skor sebesar 50,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Berdasarkan aspek materi, produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Layak.

Hasil uji coba yang diperoleh pada aspek media menghasilkan total skor sebesar 22,00. Hasil tersebut kemudian dikonversikan menggunakan acuan data kriteria penelitian. Berdasarkan aspek media produk media pembelajaran berbasis video dalam kriteria Layak.

Data yang diperoleh dari hasil uji coba lapangan skala kecil dapat direkapitulasi sebagai berikut:

Tabel 4.22

Rekapitulasi Data Hasil Penilaian Produk pada Uji Coba Lapangan Skala Kecil

No. Indikator Skor

Aspek Materi

1. Kedalaman materi 4,57

2. Kemudahan untuk dipahami 4,00

3. Kejelasan uraian pembahasan 3,71

4. Kejelasan penyajian materi 4,00

5. Efektivitas kalimat 3,29

6. Keruntutan materi 4,00

7. Sistematis, runtut, alur logika jelas 3,86

8. Menimbulkan rasa ingin tahu 3,86

9. Meningkatkan motivasi dalam belajar 3,71 10. Menambah pengetahuan dan wawasan dalam

akuntansi

4,86 11. Komunikatif, sesuai dengan pesan dan dapat 3,86

68

No. Indikator Skor

Aspek Materi

diterima/sejalan dengan keinginan sasaran

12. Sederhana dan memikat 3,29

Rerata Skor Aspek Materi 3,92

Aspek Media

1 Kualitas gambar fokus 3,29

2. Tampilan video yang stabil 3,29

3. Kualitas suara penyaji yang baik 3,00 4. Pemilihan backsound video yang tepat 3,43 5. Kesesuaian antara suara penyaji dan backsound

video

3,29 6. Ejaan, tata bahasa, dan pemilihan kata yang

sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia

3,43

Rerata Skor Aspek Media 3,29

Rata-rata 3,60

Hasil penilaian kelayakan produk media pembelajaran berbasis video yang di uji cobakan kepada 7 siswi kelas X Akuntansi 3 di SMK Negeri 1 Tempel menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis video memperoleh skor rata-rata keseluruhan sebesar 3,60 termasuk ke dalam kriteria Layak.

Tabel 4.23

Rekapitulasi Data Per Siswa dari Uji Coba Lapangan Skala Kecil

Responden Skor Rerata Skor Rerata Gabungan Aspek Materi Aspek Media

Siswa 1 50,00 22,00 36,00 Siswa 2 51,00 22,00 36,50 Siswa 3 48,00 19,00 33,50 Siswa 4 48,00 20,00 34,00 Siswa 5 46,00 21,00 33,50 Siswa 6 47,00 18,00 32,50 Siswa 7 39,00 16,00 27,50 Rerata Seluruhnya 33,36

6). Revisi produk media pembelajaran berupa video berdasarkan masukan ahli materi

Penilaian media pembelajaran berupa video (penilaian desain produk) telah dilakukan oleh ahli materi. Selanjutnya ahli materi memberikan komentar dan saran digunakan sebagai patokan untuk perbaikan produk. Komentar dan saran sebagai berikut:

a). Saat menjelaskan ciri-ciri deposito lebih baik jika disertakan dengan contoh deposito.

b). Terdapat kesalahan penulisan teks.

c). Perbedaan sertifikat deposito dan deposito berjangka, lebih baik dibuat dengan menggunakan tabel agar peserta didik lebih mudah melihat dan mempelajari, kemudian sertakan contoh dari masing-masing perbedaan tersebut.

d). Backsound mengganggu, lebih baik instrumen saja. e). Terdapat video yang terpotong dan suara yang hilang.

Komentar dan saran yang diberikan oleh ahli materi, produk pembelajaran berbasis video yang telah dibuat layak diuji coba dengan revisi sesuai komentar dan saran ahli materi. Revisi yang dilakukan sebagai berikut: a). Penjelasan ciri-ciri deposito telah disertakan dengan

70

b). Penulisan teks yang salah telah diperbaiki.

c). Perbedaan sertifikat deposito dan deposito berjangka yang awalnya berupa teks penjelasan yang padat telah direvisi dalam bentuk tabel.

d). Backsound yang semula mengganggu telah diubah menjadi instrumen yang tenang sehingga peserta didik dapat tetap fokus dalam menyimak pembelajaran. e). Video yang terpotong telah direvisi dan suara yang

hilang (kurang jelas) telah diperjelas.

7). Revisi video berdasarkan masukan dari ahli media

Penilaian produk pembelajaran berbasis video (penilaian desain produk) telah dilakukan oleh ahli media. Selanjutnya ahli media memberikan komentar dan saran yang digunakan sebagai acuan untuk perbaikan produk. Komentar dan saran sebagai berikut:

a). Terdapat teks yang terpotong atau tidak semua terbaca, tampilan terlalu penuh atau baris teks terlalu banyak. b). Iringan musik pada saat penjelasan, percakapan, dan

pada tampilan teks kurang sesuai.

c). Terdapat tampilan video yang sedikit kurang terang. d). Pemberian informasi terkait sasaran materi (siapa dan

Komentar dan saran yang diberikan oleh ahli media, produk media pembelajaran berbasis video yang telah dikembangkan layak diuji coba dengan revisi sesuai komentar dan saran ahli materi. Revisi yang dilakukan sebagai berikut:

a). Teks yang terpotong, tampilan terlalu penuh, dan baris teks yang terlalu banyak sudah direvisi menjadi teks yang utuh, tampilan dan baris teks tidak terlalu penuh. b). Iringan musik di bagian penjelasan, percakapan, dan tampilan teks telah disesuaikan menjadi instrumen yang pelan.

c). Video yang kurang terang telah direvisi menjadi lebih terang.

d). Informasi sasaran materi telah dicantumkan yaitu siswa/siswi SMK Negeri 1 Tempel Kelas X.

8). Revisi media pembelajaran berbasis video berdasarkan masukan dari ahli bahasa

Penilaian produk pembelajaran berbasis video (desain produk) yang dilakukan oleh ahli bahasa memberikan hasil bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak diuji cobakan selanjutnya tanpa revisi.

72

9). Revisi produk video berdasarkan masukan dari pratisi Penilaian produk pembelajaran berbasis video (desain produk) yang telah dilakukan oleh praktisi memberikan hasil bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak diuji cobakan selanjutnya tanpa revisi.

10). Revisi uji coba lapangan skala kecil

Uji coba lapangan skala kecil mendapatkan beberapa masukan dan revisi pada produk media pembelajaran berbasis video yang diujikan yaitu menambah kualitas video agar lebih menarik, tempat yang terlalu berisik sehingga tidak terdengar dengan jelas, dan pencahayaan yang kurang.

Dalam dokumen SKRIPSI. Oleh: Gusti Parlingga NIM: (Halaman 68-89)

Dokumen terkait