• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.2. Landasan Teori

2.2.4. Teknologi Sistem Informasi

Menurut Goodhue (1995) dalam jumaili (2005) mendefinisikan teknologi sebagai alat yang digunakan oleh individu untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas mereka. Dalam penelitian sistem informasi, teknologi merujuk pada sistem komputer yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak dan data serta dukungan layanan yang menyediakan untuk membantu para pemakai dalam menyelesaiakan tugasnya.

Adapun yang dimaksud dengan perangkat keras adalah struktur fisik dan tata ruang yang logis menyangkut permesinan maupun peralatan

yang digunakan untuk menyelesaikan tugas cara menggunakan perangkat keras didalam menyelesaikan tugas yang diperlukan. Dari konsep-konsep tersebut teknologi adalah rangkaian proses, peralatan, prosedur, dan piranti yang digunakan untuk memprediksi barang dan jasa (Schroder, 2000).

Kecocokan tugas dengan teknologi dapat berhubungan dengan lokalibilitas data yang berkaitan dengan kemudahan dalam menemukan data yang dibutuhkan, otoritas dalam menyelesaikan tugas, kemudahan dalam mengoperasikan sistem dan realibilitas sistem.

2.2.4.2. Komputer

Istilah komputer berasal dari bahasa asing “to compute” yang berarti menghitung. Jadi secara harafiah komputer berarti mesin hitung, dengan arti tersebut maka akan menjadi lain artinya dan fungsi sebenarnya dari sebuah peralatan komputer yang berarti mesin pengolah data.

Menurut Baridwan (1998) definisi komputer adalah suatu alat elektronik yang dapat menyimpan, memproses dan menghasilkan data sesuai dengan serangkaian instruksi yang telah diberikan sebelumnya oleh pemakai.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa komputer merupakan seperangkat elektronik yang mampu bekerja secara terorganisasi dan integrasi dalam melakukan proses pengelolahan data, menyimpan dalam memori dan menghasilkan output yang berupa informasi yang secara

otomatis berdasarkan instruksi yang berupa program. Jadi komputer tidak terdiri dari beberapa alat yang mempunyai fungsi yang berbeda dan mampu bekerja sama dalam menu pengolahan data input menjadi output.

2.2.4.3. Jaringan

Menurut McLeod (2001) ada banyak variasi dalam pengaturan jaringan komunikasi data, tapi dasarnya adalah jaringan luas (wide

network area), atau WAN, dan jaringan setempat ( local area network)

atau LAN, dan jaringan metropolitan (Area network), atau MAN,WAN, yang pertama dibentuk untuk menyediakan jasa timesharing. Dengan munculnya komputer mikro, jaringan memudahkan distribusi sumber daya komputer diseluruh perusahaan. Sekarang WAN, LAN, dan MAN digunakan untuk clie /server computing.

Pada LAN semua perangkat keras dan sirkuit dimiliki oleh perusahaan, tetapi dalam WAN, saluran disediakan oleh perusahaan penyedia jasa komunikasi (common carrier). Perusahaan penyedia jasa komunikasi menyediakan beragam produk dan jasa. Produk yang merevolusi cara komunikasi data dan informasi adalah integrated service

digital network atau ISDN.

Salah satu masalah yang digunakan LAN adalah masalah pengendalian atas banyak pemakai yang berbagi fasilitas. Dua cara telah disebut contention based control yang mencerminkan filosofi “yang

datang pertama, dilayani pertama”, dan token passing control yang lebih teratur.

Kombinasi data sangat penting bagi perusahaan sehingga manajemen jaringan yang baik yang didasarkan pada perencanaan merupakan suatu keharusan. Manajemen jaringan adalah elemen kunci program ini.

Workstation adalah suatu konfigurasi mikro yang disesuaikan

dengan kebutuhan pemakai. Tiap workstation dapat digunakan secara berdiri sendiri (stay-alone), tetapi masing-masing juga dapat mengakses alat penyimpanan atau output, yang disebut peripherals yang terletak disuatu tempat dalam jaringan. Peripherals berada dibawah pengendalian komputer mikro lain yang disebut server jaringan atau file server. Pada LAN ini, workstation dihubungkan ke server melalui bus. Bus adalah sirkuit tunggal dengan panjang terbatas (Nurmalia, 2006).

Semua peralatan dan sirkuit LAN dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan. Perusahaan penyedia informasi tidak terlibat, kecuali jika LAN saling berhubungan dengan IXC. Jenis sirkuit yang digunakan tergantung pada faktor-faktor seperti jarak, kerentanan pada gangguan pada sirkuit, serta biaya. Twisted pair adalah bentuk sirkuit termurah tetapi memiliki kemampuan terbatas.

2.2.4.4. Teknologi Informasi

Menurut Remeyi (1995) dalam Ricardus (2000:15) pembagian manfaat pendayagunaan teknologi informasi menjadi dua macam, yaitu:

1. Manfaat tangible

Adalah manfaat positif yang secara langsung berpengaruh terhadap profitabilitas perusahaan baik secara penggurangan, atau penghematan biaya maupun peningkatan pendapatan. Manfaat tangible ada yang dapat diukur/dihitung dan ada yang tidak dapat diukur/dihitung.

2. Manfaat intangible

Adalah manfaat positif yang diperoleh perusahaan sehubungan dengan pemanfaatan teknologi informasi, namun tidak memiliki korelasi secara langsung dengan protabilitas perusahaan.

Menurut Goodhue dan Thomson (1995), pengukuran variable pemanfaatan teknologi informasi dapat diukur dengan tiga indikator yaitu:

a. Intensitas Penggunaan (Intensity In Use)

Bertujuan untuk menunjukkan sejauh mana keandalan atau kehebatan teknologi informasi yang telah diterapakan di dalam perusahaan, sehingga mampu membantu pihak manajemen.

b. Frekuensi Penggunaan (Frekuensi of Use)

Bertujuan untuk menunjukkan seberapa sering atau beberapa kali pihak manajemen membutuhkan pemanfaatan teknologi informasi dalam membantu menyelesaikan tugas.

c. Jumlah jenis perangkat lunak yang digunakan ( diversity

of software package used)

Bertujuan untuk menunjukkan sejauh mana ketergantungan pihak manajemen dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka dengan didukung oleh perangkat lunak yang tersedia.

2.2.4.5. Kesesuaian Tugas – Teknologi

Kesesuain tugas dan teknologi dipengaruhi oleh interaksi antara karakteristik-karakteristik individual pemakai, teknologi yang digunakan dari tugas yang berbasis teknologi. Kesesuiaian tugas teknologi secara lebih spesifik menunjukkan korespondensi antara kebutuhan tugas, kemampuan individual dan fungsi teknologi.

Model penelitian yang menekankan pada aspek kesesuaian tugas teknologi pertama kali dikembangakan oleh Goodhue (1998) dalam Jumaili dan Supomo. Tugas secara umum diartikan sebagai segala tindakan yang dilakukan oleh individu-individu dalam memproses input

menjadi output. Titik puncak dari kesesuaian tugas teknologi adalah interaksi antara tugas teknologi dan individual. Tugas-tugas jenis tertentu memerlukan fungsi dan jenis tertentu. Jarak melebar antara kebutuhan tugas teknologi akan mengurangi kesesuaian tugas teknologi.

Task Characteristic

Gambar 2.1 : Model Kesesuaian Tugas

Sumber : Goodhue & Thompson (1995:108), Decision Sciences: Development and Measurement Validity of a Task – Teknology Fit Instrument for User Evaluation of Information System.

Pada ganbar 2.1 menunjukkan bahwa kesesuaian tugas teknologi yang diartikulasikan oleh Goodhue digunakan untuk menyediakan dasar konseptual untuk instrument evaluasi pemakai pada penilaian organisasi atas sistem informasi yang telah dijalankan. Dan garis yang terputus-putus adalah “Moderating Interaction Effect”.

Selain itu Goodhue & Thomson (1995:131), berpendapat bahwa pengukuran variabel faktor kesesuaian tugas teknologi dapat diukur melalui dua belas indikator yang masing-masing mempunyai tujuan yaitu: 1. Tingkat Rind yang tepat (Right Level of Detail)

Tujuan untuk menunjukkan ketepatan rincian data. Technology

Characteristic

Task Technologi Fit Individual

2. Keakuratan (Accuracy)

Tujuan untuk menunjukkan keakuratan data yang disediakan. 3. Kompatibilitas(Compatibility)

Tujuan untuk menuju konsistensi data dan sumber yang berbeda pada saat dibandingkan.

4. Lokatibilitas (Locatibility)

Tujuan untuk menunjukkan kemudahan menemukan data dan mengetahui data yang tersedia.

5. Aksesibilitas (Accessibility)

Tujuan untuk menunjukkan kemudahan dan kecepatan untuk mendapatkan data.

6. Arti Data (Meaning)

Tujuan untuk menunjukkan kemudahan menemukan defenisi. 7. Asistensi (Assistence)

Tujuan untuk menunjukkan kemudahan mendapatkan bantuan mengakses dan mengerti data.

Dokumen terkait