BAB III PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS
3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra Perangkat Daerah
3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra Perangkat Daerah Provinsi 3.3.1. Telaahan Renstra K/L
Dalam merumuskan Renstra, Bappeda Litbang Kota Palembang perlu memperhatikan arah pembangunan nasional, rencana strategis kementerian/lembaga, maupun instansi yang terkait dengan tugas dan fungsi Bappeda Litbang Kota Palembang demi terwujudnya perencanaan yang selaras antara pemerintah pusat dengan daerah. Dalam hal ini Bappeda Litbang Kota Palembang mengacu kepada Renstra Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Republik Indonesia.
Sebagaimana yang diamanatkan dalam RPJMN 2020-2024, Visi Pembangunan Nasional yang merupakan Visi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia tahun 2020-2024 adalah:
“Terwujudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.”
Untuk mewujudkan visi tersebut telah ditetapkan 7 (tujuh) Agenda Pembangunan yaitu:
1. Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan yang Berkualitas dan Berkeadilan;
2. Mengembangkan Wilayah untuk Mengurangi Kesenjangan dan Menjamin Pemerataan;
3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing;
4. Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan;
5. Memperkuat Infrastruktur untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pelayanan Dasar;
6. Membangun Lingkungan Hidup, Meningkatkan Ketahanan Bencana, dan Perubahan Iklim; dan
Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Litbang Kota Palembang Tahun 2018-2023 57
7. Memperkuat Stabilitas Polhukhankam dan Transformasi Pelayanan Publik.
Untuk mewujudkan visi dan misi presiden dan wakil presiden periode 2020-2024, Kementerian PPN/Bappenas perlu menghasilkan Perencanaan Pembangunan Nasional yang disusun secara sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh, dan tanggap terhadap perubahan, serta mengawal penyelenggaraan pembangunan nasional berdasarkan demokrasi dengan prinsip-prinsip kebersamaan, berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta kemandirian dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan nasional. Sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai lembaga perencanaan pembangunan nasional, Kementerian PPN/Bappenas menjadi instansi yang berperan dalam menyusun perencanaan pembangunan nasional yang selalu dituntut untuk menghasilkan rencana pembangunan nasional yang berkualitas.
Kualitas rencana pembangunan nasional tercermin dari kualitas kebijakan perencanaan pembangunan yang dihasilkan, dan kualitas hasil pemantauan, evaluasi dan pengendalian pembangunan nasional, serta upaya strategis-taktis dalam bentuk inovasi kebijakan pembangunan untuk dapat mengoptimalkan hasil pembangunan, percepatan, maupun untuk menyelesaikan permasalahan pembangunan yang dihadapi.
Kualitas rencana pembangunan nasional dicerminkan dalam bentuk integrasi, sinkronisasi dan sinergi antardaerah, antarruang, antar waktu, dan antar fungsi pemerintah, maupun antara pusat dan daerah, serta adanya keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan.
Peningkatan kualitas tersebut, harus didukung oleh penguatan kapasitas kelembagaan Kementerian PPN/Bappenas. Oleh karena itu, mewujudkan visi-misi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, maka visi Kementerian PPN/Bappenas 2020-2024 adalah:
“Perencanaan Pembangunan Nasional yang berkualitas dan kredibel untuk mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan
Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong.”
Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Litbang Kota Palembang Tahun 2018-2023 58
Sejalan dengan itu, pengertian kata berkualitas, sinergis, dan kredibel terkait dengan pernyataan visi dapat dijelaskan sebagai berikut:
Berkualitas:
1. perencanaan yang dihasilkan menjadi acuan/pedoman bagi Kementerian/Lembaga/Daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan dan melaksanakan program dan kegiatannya masing-masing;
2. produk perencanaan dan penganggaran yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara selaras antar sektor, antara pusat dan daerah, dan antardaerah; dan
3. kelembagaan menerapkan prinsip-prinsip good and clean governance.
Kredibel: perencanaan yang berdasarkan pertimbangan atas pengetahuan, informasi, dan data yang terkini (evidence based) dengan mekanisme pelaksanaan (delivery mechanism) secara partisipatif dan berorientasi ke depan.
Misi Kementerian PPN/Bappenas tahun 2020-2024 adalah sebagai berikut:
Misi-1: Menyelenggarakan perencanaan yang mampu mengarahkan pelaksanaan pembangunan dalam pencapaian kemajuan dan kesejahteraan bangsa.
Misi-2: Menguatkan kapasitas kelembagaan perencana pembangunan yang efektif dan efisien.
Untuk mewujudkan Visi dan melaksanakan Misi di atas, Kementerian PPN/Bappenas menetapkan 3 (tiga) tujuan yang akan dicapai dalam 5 (lima) tahun ke depan, sebagai berikut:
Misi-1:
Tujuan-1: Mewujudkan perencanaan pembangunan yang berorientasi hasil dan mempercepat kemajuan Indonesia.
Tujuan-2: Mewujudkan daya tanggap dan inovasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Misi-2
Tujuan-3: Mewujudkan tata kelola pelayanan perencanaan yang berkualitas, akuntabel, efektif, dan efisien.
Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Litbang Kota Palembang Tahun 2018-2023 59
Dengan demikian, Bappeda Litbang Kota Palembang dalam menentukan tujuan, sasaran, strategi, dan arah kebijakan memedomani Renstra Kementerian PPN/Bappenas terutama dalam hal mewujudkan perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas.
Perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas adalah yang selaras dengan perencanaan pembangunan nasional, antarruang, antarwaktu, dan antarfungsi pemerintah.
3.3.2 Telaahan Renstra Bappeda Provinsi Sumatera Selatan
Dalam rangka menjawab permasalahan dan isu strategis dalam urusan perencanaan pembangunan, maka tujuan jangka menengah Bappeda Provinsi Sumatera Selatan yang ingin diwujudkan adalah “Meningkatkan Kualitas Perencanaan Pembangunan”. Tujuan ini diukur melalui indikator Peringkat Perencanaan Provinsi Sumatera Selatan di Tingkat Nasional.
Sementara sasaran jangka menengah Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, yaitu:
1. Meningkatnya kualitas substansi perencanaan (Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial). Sasaran ini diukur melalui 2 (dua) indikator, yaitu: 1) Persentase program RKPD yang memenuhi THIS, dan 2) Jumlah peta tematik yang sudah KSP (Kebijakan Satu Peta).
2. Meningkatnya kualitas proses penyusunan perencanaan (Teknokratik, Partisipatif, Politis, dan Atas Bawah-Bawah Atas). Sasaran ini diukur melalui 2 (dua) indikator, yaitu: 1) Persentase usulan stakeholder yang sesuai prioritas RKPD Provinsi, dan 2) Penetapan RKPD tepat waktu.
3. Meningkatnya kualitas implementasi perencanaan daerah. Sasaran ini diukur melalui 1 (satu) indikator, yaitu: Persentase capaian realisasi target sasaran RPJMD.
3.3.3. Telaahan Renstra Balitbangda Provinsi Sumatera Selatan
Berdasarkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera
Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Litbang Kota Palembang Tahun 2018-2023 60
Selatan Tahun 2018-2023 maka tujuan dan sasaran Balitbangda Provinsi Sumatera Selatan yang akan dicapai dalam 5 (lima) tahun mendatang ditetapkan sebagai berikut:
1. Misi ke-1: Mewujudkan Sumsel berbasis ekonomi kerakyatan, didukung sektor pertanian, industri, dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan.
Tujuan 1: Meningkatkan perekonomian yang inklusif berbasis inovasi daerah.
Sasaran: 1) Terwujudnya produk UKM yang siap dipasarkan; 2) Meningkatnya kerja sama pelaku bisnis inovatif; 3) Terwujudnya implementasi kebijakan pengembangan SIDa; 4) Terwujudnya implementasi kebijakan pendanaan start-up/insentif.
2. Misi ke-2: Meningkatkan kualitas SDM, baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional, dan menjunjung tinggi nilai keimanan, ketakwaan, kejujuran, dan integritas.
Tujuan 2: Meningkatkan kualitas SDM.
Sasaran: Meningkatnya kapasitas dan kapabilitas SDM Balitbangda.
3. Misi ke-3: Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bebas KKN dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas yang didukung aparatus pemerintahan yang jujur, berintegritas, profesional, dan responsif.
Tujuan 4: Meningkatkan tata kelola pemerintahan.
Sasaran: 1) Terjalinnya kerja sama dengan lembaga litbang, Perguruan Tinggi (PT), dan lembaga lainnya (OPD) dalam kegiatan kelitbangan yang baik; 2) Meningkatnya kolaborasi peneliti dan penelitian; 3) Tersosialisasinya hasil penelitian; 4) Meningkatnya pelayanan sentra kekayaan intelektual; 5) Meningkatnya hasil penelitian yang berkualitas; 6) Meningkatnya hasil penelitian yang dimanfaatkan.
4. Misi ke-4: Membangun dan meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, termasuk infrastruktur dasar guna percepatan pembangunan wilayah pedalaman dan perbatasan, memperlancar arus barang dan mobilitas penduduk, serta mewujudkan daya saing daerah dengan mempertimbangkan pemerataan dan keseimbangan daerah.
Perubahan Rencana Strategis (Renstra) Bappeda Litbang Kota Palembang Tahun 2018-2023 61
Tujuan 5: Mewujudkan pemerataan pembangunan berkelanjutan.
Sasaran: 1) Tersedianya database kebutuhan inovasi dan teknologi; 2) Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana.
5. Misi ke-5: Meningkatkan kehidupan beragama, seni, dan budaya untuk membangun karakter kehidupan sosial yang agamis dan berbudaya, ditopang fisik yang sehat melalui kegiatan olahraga, dan pengembangan pariwisata berorientasi pariwisata religius.
Tujuan 6: Mewujudkan masyarakat madani.
Sasaran: 1) Meningkatnya kerukunan masyarakat dalam kehidupan beragama dan sosial; 2) Meningkatnya kerja sama pengembangan pariwisata religus.
3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Kajian