5 jam setiap hari. Mahasiswa harus nerasa senang
6.1. Terjemahan
Pengujian pada terjemahan
tidaklah
sepentingpengujian interpretasi. Henurut
pendapat saya, pekerjaan rumah dengankoreksi
yang memadai lebihmembantu proses pembelajaran
dari
pada pengujian.Namun, penerjemah biasanya
selalu
mengalami tekanankarena batas waktu yang ditentukan
klien.
Karenaitu
calon penerjemah harus
diuji
dalamsituasi
tekanantersebut
diakhir
pendidikannya.Staf
penerjemah diPBB
dituntut
menerjemahrata-rata
8 halaman perhari.Tetapi,
penerjemah bebas akan merasaperlu
untuk menghasilkan duakali lebih
banyak.setelah tahun pertama. mahasiswa harus sanggup
menerjemah 3OO
kata
perjam untukteks
yang tidakmembutuhkan banyak
penelitian
ataupun penggunaan kamus. Paraprofesional telah
lamatidak
sepakatmengenai apakah dibenarkan memakai kamus pada waktu
ujian
terjemahan. Pada masa sekarang kebanyakan majikan perusahaan membolehkan penggunaan kamus padawaktu menguji calon penerjemah
baru. Ini
memang55
sangat masuk
akal
karena rnemangini situasi
kerjayang nornal
dalam penerjemahan.Apalagi
memang penting bagi Penerjemah untuk menunjukkanketramPi-lan
nereka menggunakan kamusdari
pada mempersulit pekerjaan mereka.Untuk
ujian akhir,
mahasiswadituntut
untukmenerjemah
kira-kira
1000kata
dalam3 jam.
Ujianakhir harus mencakup hal-hal berikut:
a.
Pengujian terhadap pengetahuan siswa dalamistilah-istilah
umum dan teknis.b.
Pengujian kemampuansiswa untuk
bekerja cePat dan betul dalam keterbatasan.c.
Pengujian terhadapketrampilan
siswa dalammenggunakan kamus.
d.
Pengujian terhadap kemampuan siswa mencari sumber dalam haI kamustidak
bisa membantu.e.
Pengujian
terhadap kesiapansiswa
untukmemasuki pasaran kerja '
f.
Hempersiapkan mahasiswauntuk diuji
olehcalon maj ikannya.
65
6.2.
PenilaianPenting
untukmengenai bagaimana
tidak
ada resep khu tertentu.melakukan
observasi
mendasarmenilai
terjemahan. Tentusus
tetapi tentu saja
adaYang pertama dan
terpenting, penilaian
harusdidasarkan pada
kriteria
yang tepat,termasuk makna, ketepatan, gaya,peristilahan
dan tatabahasa'Peni-Iai
harustelah
mengenalteks
danistilah-istilah-nya.
Dalammenilai,
pengajar samasekali
tidak dibenarkan membandingkanhasil kerja
mahasiswadengan terjemahan yang
telah jadi
karenahal ini
akan menimbulkan PenYimPangan.
Ada pengajar
yang
membaca semua terjemahan sebelum mengoreksi untuk mendapatkan gambaranmenye-Iuruh
mengenaikualitas terjemahan
mahasiswanya'HaI ini
akan membantuuntuk
memastikan standar pemberiannilai
yangadit.
Perbaikan harus mencakupkomentar
rinci
mengenaihasil
pekerjaan siswa terma-suk bentuk yang benardari
teks yang salahmenerje-mahkannya.
Tidak dibenarkan sama
sekali
membuat dua kesa-lahan makna, tanpa mempert imbangkankesulitan
teks(tentu
saja teks yangdiberikan telah
disesuaikan sajaacuan
67
dengan
tingkat
mahasiswa).Tetapi tidaklah
mudahuntuk
mendefinisikan kesalahan rnakna. Penilaian menjadisulit
khususnya dalam "daerah kabur". Misal-nya, haruskah kata yang salahterje
mahannya,dihi-tung
sebagai kesalahan makna jika
kesalahanitu
merubah makna atau haruskah dipandang sebagai kesa-Iahan per istilahan?
Di
Studi InternasionalInstitut
Monterey, kami sedang membuatdefinisi
yang cocok dan skala peni-Iaian terhadap beberapa pengelompokanjenis
kesalah-an. Kami bermaksud menerbitkannya dalam waktu dekat.JumIah kesalahan maksimum yang dapat
ditolerir seIaIu
harus ditentukan sebelumnya, sehinggapeni-laian bisa
seragambagi seluruh
mahasiswa. Jika beberapa mahasiswa membuat jumlah kesalahan yang sama, perbedaannilai akhir terletak
Pada gayabahasa.
Sehubungan dengan penilaian
ujian
bahasa asingbagi mahasiswa, saya menekankan bahwa
latihan-1atih-an
terjemahanadalah untuk tujuan
akademis danharus
dijelaskan
kepada mahasiswa bahwa merekatidak
dibenarkan menerjemahsecara
profesional kedalam bahasaasing, kecuali
untuk menerjemahkansurat-surat
dagang yang sifatnya semua hampir sama58
dan
tidak
membutuhkan ketrampilan bahasa yangting-gi.
Keseluruhan seni penerjemahan sudah cukup sukar didalam bahasasendiri
dan usaha untuk menerjemah kebahasa
asing akan
memberikanhasil
berkualitas rendah, kecualibila
mahasiswa tersebuttelah
ting-galdi
negara tempat bahasa sasaran tersebut bebera-pa tahun.Paling kurang ada dua orang
penilai
untuk ujianakhir
karena dalamhaI ini karir
profesionalmaha-siswa menjadi taruhannya. Dalam
ha1
kedua orangpenilai
memberikannilai
yang sangat berbeda (satu orang memberi angkalulus
dan yang satunya memberi angka gagat) makapenilai
ketiga harus dihubungi.Penilai tidak
harusdari staf
Pengajar. Kenya-taannya, merupakanide
yang bagus untuk menggunakanprofesional
dituar
kampus, terutamabila
parapenga-jar
bukan penerjemah profesional. Ini juga
untuknemastikan bahwa mahasiswa
telah
memenuhi standarprofesi ini.
Dalam program yang memberikan beberapa bahasa
asing, suatu kebijakan penilaian yang seragan terha-dap semua bahasa sangat penting. sangat
tidak
masukakal untuk
bersikap pemurah terhadap bahasa yang69
disebut "sukar" seperti
bahasa Jermanatau
Rusia,karena
persyaratanuntuk
bahasa-bahasa tersebut persis sama dengan bahasalain.
Selain
itu tidak perlu
dibedakan apakahmaha-siswa menerjemah ke bahasa asing kedua atau lainnya.
Orang yang membaca terjemahan
tidak
dapat diharapkan untuk mertimbangkanlatar
belakang bahasasipenerje-mah .
6.
3.
IDterpretasiUjian interpretasi biasanya dinilai
dengandasar
kriteria
yang sama denganujian
terjemahan, danselain itu dinilai
pula suara, kecepatan, pre-sentasi, dan keterandalan penampi lan.6.4.
Interpretasi Nonsekutif ( Berselang )Paala tahap awal
interpretasi
berurutan,disam-ping kriteria di atas, teknik
pencacatan mahasiswa harus dievaluasi. Ujianinterpretasi
berurutan tidak alapat berakhir hanya dalamlima menit.
Teks harusdibaca dengan kecepatan biasa, karena pembacaan yang Iamban
tidak
akan bermanfaat bagi mahasiswa, malah70
mengakibatkan mahasist a
terlalu
banyak mencatat yang biasanya denganstruktur
yangjelek
dansulit
untukdibaca kembali.
Pada
ujian akhir, tes tidak
bolehlebih dari
10menit. Biasanya, pembicara berhenti setelah
berbica-ra
selama empat ataulina
menit untuk memberi waktuuntuk
interpretasi.
Jarangsekali
dilakukaninter-pretasi
berurutan dengan waktulebih dari
10 m€nit.Penting
sekali
bahwapenguji juga
membuat catatanuntuk
mendasari evaluasinya, karena beberapake-sulitan
mahasiswa mungkin saja terabaikan.Heskipun ingatan mahasiswa
calon
interpreter harusdiuji,
tes yangrelatif
pendek dapatmenunjuk-kan ketrampilan mahasiswa dalam
haI ini.
Tes Padabadan-badan internasional jarang berakhir
lebih
dari Iima menit.Untuk
ujian akhir
profesinya, calon diharuskan melakukanpaling
kurangdua interpretasi
kedalambahasanya
sendiri
dan duainterpretasi dari
bahasa-nyasendiri
ke bahasa asingnya yang pertama.Berbeda dengan terjemahan,
interpreter
mungkindiharuskan menginterpretas
i
secaraberurutan
tidak secara serentak kedalam bahasaasing
pertamanya.7t
Selain
itu,
karenainterpretasi
adalah ketramPilanIisan,
seoranginterpreter
diharapkan menguasaibeberapa bahasa as ing .
Pengujian terhadap
interpretasi
bahasa asingharus
dinilai
berdasarkankejelasan,
kelengkapan, dan ketepatan tatabahasa. Aksenbisa asing,
tetapi harus dapat dipahamioleh
penuturasli
tanpa ke-sulitan.Kualitas penting yang harus diperhatikan dalam
menguji
seoranginterpreter adalah
kemampuannyadalam menggunakan suara yang meyakinkan walau dalam
situasi
yangsulit.
BagaimanaPun,kriteria
utamaharuslah
ketepatan makna.calon yang
berbicaradengan suara dan
interpretasi
yang meyakinkan tetapiternyata
membuattebih dari satu
kesalahan makna tentulahtidak bisa
lu1us dalamujian'
Sangat aneh bahwa banyak pengajar memberikan kesempatan kepada
calon untuk melihat
catatan interpretasinya sebelum memulai int€rpretasi' Ini jelas
kesalahan yang besar.Interpretasi
konsekutif harus dilakukan langsung setelah pembicara selesaimengucapkan
pidatonya. Interpretasi
konsekutifbanyak memakan waktu
dan
cenderung membosankan72
peserta menjelang
akhir
pertemuan' InterPreter harusberusaha
keras untuk
menggunakanwaktu
seminalmungkin.
Berdasarkan
haI di atas, suatu
interpretasi konsekutiftidak
bolehlebih
panjangdari
pada bahanaslinya.
Malahanjika
mungkinlebih
Pendek, tidakberarti interpreter
membuat ringkasan,tetaPi
ia dapat memendekkannya denganseni
komunikasinya yang profesionat.
Jarangsekali terjadi, kecuali
dalamkeadaan waktu yang sangat
terbatas,
ketua sidangmeminta
interpreter
hanya memberikan ringkasan.s€berapa lengkapkah
interPretasi
konsekutifseharusnya? Aturannya sederhana
saja:
interpretasiharus
mencakupsegala
sesuatu yangPerIu
untukmemahami pesan yang dimaksudkan