TUGAS DAN WEWENANG DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
1. JPY5,673,000,000 Term Loan Facility
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan dan Iforte (entitas anak dengan kontribusi pendapatan minimal 10% kepada Perseroan) mengadakan beberapa perjanjian penting dengan beberapa pihak ketiga, yakni sebagai berikut:
Perjanjian Kredit
No. Nama Perjanjian Para Pihak Ketentuan Jangka Waktu
1. JPY5,673,000,000 Term Loan Facility Agreement tertanggal 4 Februari 2019 sebagaimana
diubah dan
dinyatakan kembali dengan Perjanjian Perubahan tertanggal 8 Januari 2020 (“Perjanjian Kredit”).
- Perseroan (“Debitur”);
Belanja modal Debitur, kebutuhan umum Debitur, dan/atau pembayaran biaya-biaya sehubungan dengan Perjanjian Kredit.
Nilai Fasilitas
Fasilitas pinjaman revolving sebesar JPY11.100.000.000.
- Debitur wajib menjaga ketentuan Financial Covenant (“Financial Covenant”):
♦ Debt Service Coverage Ratio berdasarkan consolidated basis harus lebih besar dari 1,30 setiap saat; dan
♦ Net Debt untuk EBITDA berjalan selama setiap 12 bulan berakhir pada hari akhir dari periode kuartal keuangan, harus tidak melebihi 5,00 banding 1,00.
- Debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kreditur segera setelah Utang Keuangan Yang Diperbolehkan timbul dan setelah itu, Kreditur harus segera memberikan suatu salinan dari pemberitahuan tersebut kepada Kreditur. Adapun salah satu Definisi Utang Keuangan Yang Diperbolehkan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit adalah, antara lain, setiap Utang Keuangan yang diadakan oleh Debitur yang tidak mengakibatkan pelanggaran Financial Covenant.
Catatan:
Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 28 Mei 2020, Rencana Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Perseroan Tahap I tidak melanggar Financial Covenant sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit.
Berlaku sampai tanggal 4 Agustus 2022.
2. Perjanjian Fasilitas Pinjaman Berjangka tanggal 24 Juni 2016 sebagaimana
- Perseroan (“Debitur”);
dan
- PT Bank BTPN
Tujuan
Pembayaran biaya akuisisi beberapa menara telekomunikasi dari PT XL Axiata Tbk.
Berlaku selama 5 (lima) tahun sejak tanggal 18 September 2018.
97
No. Nama Perjanjian Para Pihak Ketentuan Jangka Waktu
diubah dan
dinyatakan kembali dengan Perubahan Perjanjian Fasilitas tertanggal 18 September 2018 yang telah diubah terakhir kali dengan Perubahan Perjanjian Fasilitas tertanggal 21 November 2019 (“Perjanjian
Fasilitas pinjaman berjangka sebesar Rp1 Triliun.
- Debitur wajib menjaga ketentuan Financial Covenant (“Financial Covenant”):
♦ Debt Service Coverage Ratio berdasarkan consolidated basis harus lebih besar dari 1,30 setiap saat; dan
♦ Net Debt untuk EBITDA berjalan selama setiap 12 bulan berakhir pada hari akhir dari periode kuartal keuangan, harus tidak melebihi 5,00 banding 1,00.
- Debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kreditur segera setelah Utang Keuangan Yang Diperbolehkan timbul dan setelah itu, Kreditur harus segera memberikan suatu salinan dari pemberitahuan tersebut kepada Kreditur. Adapun salah satu Definisi Utang Keuangan Yang Diperbolehkan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit adalah, antara lain, setiap Utang Keuangan yang diadakan oleh Debitur yang tidak mengakibatkan pelanggaran Financial Covenant.
Catatan:
Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 28 Mei 2020, Rencana Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Perseroan Tahap I tidak melanggar Financial Covenant sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit.
3. Perjanjian Fasilitas Pinjaman Bergulir tanggal 28 Februari 2017 sebagaimana
diubah dan
dinyatakan kembali dengan Perubahan Perjanjian Fasilitas tertanggal 18 September 2018 yang telah diubah terakhir kali dengan Perubahan Perjanjian Fasilitas tertanggal 9 Maret 2020 (“Perjanjian Kredit”).
- Perseroan (“Debitur”);
dan
- PT Bank BTPN Tbk.
Fasilitas pinjaman bergulir sebesar Rp250 Miliar.
- Debitur wajib menjaga ketentuan Financial Covenant (“Financial Covenant”):
♦ Debt Service Coverage Ratio berdasarkan consolidated basis harus lebih besar dari 1,30
Berlaku sampai tanggal 26 Februari 2021.
98
No. Nama Perjanjian Para Pihak Ketentuan Jangka Waktu
setiap saat; dan
♦ Net Debt untuk EBITDA berjalan selama setiap 12 bulan berakhir pada hari akhir dari periode kuartal keuangan, harus tidak melebihi 5,00 banding 1,00.
- Debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kreditur segera setelah Utang Keuangan Yang Diperbolehkan timbul dan setelah itu, Kreditur harus segera memberikan suatu salinan dari pemberitahuan tersebut kepada Kreditur. Adapun salah satu Definisi Utang Keuangan Yang Diperbolehkan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit adalah, antara lain, setiap Utang Keuangan yang diadakan oleh Debitur yang tidak mengakibatkan pelanggaran Financial Covenant.
Catatan:
Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 28 Mei 2020, Rencana Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Perseroan Tahap I tidak melanggar Financial Covenant sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit.
4. JPY3,977,400,000
Term Loan Faciliy Agreement tertanggal 14 Februari 2019 sebagaimana diubah terakhir kali dengan Perubahan Perjanjian Fasilitas tertanggal 1 Juli 2019 (“Perjanjian Kredit”).
- Perseroan (“Debitur”);
dan
- MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
Fasilitas pinjaman berjangka sebesar JPY7.954.800.000.
- Debitur wajib menjaga ketentuan Financial Covenant (“Financial Covenant”):
♦ Debt Service Coverage Ratio berdasarkan consolidated basis harus lebih besar dari 1,30 setiap saat; dan
♦ Net Debt untuk EBITDA berjalan selama setiap 12 bulan berakhir pada hari akhir dari periode kuartal keuangan, harus tidak melebihi 5,00 banding 1,00.
- Debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kreditur segera setelah Utang Keuangan Yang Diperbolehkan timbul dan setelah itu, Kreditur harus segera memberikan suatu salinan dari pemberitahuan tersebut kepada Kreditur. Adapun salah satu Definisi
Berlaku sampai tanggal 14 Februari 2022.
99
No. Nama Perjanjian Para Pihak Ketentuan Jangka Waktu
Utang Keuangan Yang Diperbolehkan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit adalah, antara lain, setiap Utang Keuangan yang diadakan oleh Debitur yang tidak mengakibatkan pelanggaran Financial Covenant.
Catatan:
Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 28 Mei 2020, Rencana Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Perseroan Tahap I tidak melanggar Financial Covenant sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit.
5. Perjanjian Fasilitas
Pinjaman Bergulir tertanggal 28 Februari 2017 sebagaimana
diubah dan
dinyatakan kembali dengan Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Fasilitas tertanggal 9 November 2018 serta diubah terakhir kali dengan Perubahan Perjanjian Fasilitas tertanggal 28 Februari 2020 (“Perjanjian Kredit”).
- Perseroan (“Debitur”);
dan
- MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
Fasilitas pinjaman bergulir sampai dengan Rp250 Miliar dengan maksimal batas fasilitas untuk mata uang pilihan sebesar USD17 Juta yang dikenakan pemotongan dalam batas fasilitas.
- Debitur wajib menjaga ketentuan Financial Covenant (“Financial Covenant”):
♦ Debt Service Coverage Ratio berdasarkan consolidated basis harus lebih besar dari 1,30 setiap saat; dan
♦ Net Debt untuk EBITDA berjalan selama setiap 12 bulan berakhir pada hari akhir dari periode kuartal keuangan, harus tidak melebihi 5,00 banding 1,00.
- Debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kreditur segera setelah Utang Keuangan Yang Diperbolehkan timbul dan setelah itu, Kreditur harus segera memberikan suatu salinan dari pemberitahuan tersebut kepada Kreditur. Adapun salah satu Definisi Utang Keuangan Yang Diperbolehkan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit adalah, antara lain, setiap Utang Keuangan yang diadakan oleh Debitur yang tidak mengakibatkan pelanggaran Financial Covenant.
Catatan:
Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 28 Mei 2020, Rencana Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Perseroan
Berlaku sampai tanggal 28 Februari 2021.
100
No. Nama Perjanjian Para Pihak Ketentuan Jangka Waktu
Tahap I tidak melanggar Financial Covenant sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit.
6. IDR500,000,000,00
0 and
USD38,000,000 Term Loan Facility Agreement tertanggal 24 Juni 2016 sebagaimana
diubah dan
dinyatakan kembali dengan Perubahan Perjanjian Fasilitas tertanggal 18 September 2018 (“Perjanjian Kredit”).
- Perseroan (“Debitur”);
dan
- MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch (“Kreditur”).
Tujuan
Pembayaran biaya akuisisi beberapa menara telekomunikasi dari PT XL Axiata Tbk., kebutuhan umum Debitur dan/atau pembayaran biaya-biaya terkait dengan Perjanjian Kredit.
Nilai Fasilitas
Fasilitas pinjaman berjangka maksimal Rp500 Miliar (Fasilitas A) dan maksimal USD38 Juta (Fasilitas B).
- Debitur wajib menjaga ketentuan Financial Covenant (“Financial Covenant”):
♦ Debt Service Coverage Ratio berdasarkan consolidated basis harus lebih besar dari 1,30 setiap saat; dan
♦ Net Debt untuk EBITDA berjalan selama setiap 12 bulan berakhir pada hari akhir dari periode kuartal keuangan, harus tidak melebihi 5,00 banding 1,00.
- Debitur wajib memberitahukan secara tertulis kepada Kreditur segera setelah Utang Keuangan Yang Diperbolehkan timbul dan setelah itu, Kreditur harus segera memberikan suatu salinan dari pemberitahuan tersebut kepada Kreditur. Adapun salah satu Definisi Utang Keuangan Yang Diperbolehkan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit adalah, antara lain, setiap Utang Keuangan yang diadakan oleh Debitur yang tidak mengakibatkan pelanggaran Financial Covenant.
Catatan:
Berdasarkan Surat Pernyataan Perseroan tertanggal 28 Mei 2020, Rencana Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Perseroan Tahap I tidak melanggar Financial Covenant sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kredit.
Jangka waktu untuk Fasilitas A sampai dengan tanggal 24 Juni 2021. Namun, untuk fasilitas B, telah dilunasi pada tahun 2018 sebagaimana dinyatakan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Debitur tertanggal 31 Desember 2019.
7. Perjanjian
Pemberian Fasilitas Perbankan
Korporasi tanggal 23 Oktober 2018 No.
- Perseroan (“Debitur”);
dan
- PT Bank HSBC Indonesia (“Kreditur”).
Tujuan
Fasilitas perbankan korporasi untuk membiayai kebutuhan modal kerja jangka pendek Debitur.
Nilai Fasilitas
Fasilitas pinjaman bergulir berlaku sampai tanggal 30 September 2020 dan Fasilitas Treasury berlaku selama 3
101
No. Nama Perjanjian Para Pihak Ketentuan Jangka Waktu
JAK/180550/U/180 905 sebagaimana diubah terakhir dengan Perubahan
Kedua No.
JAK/200024/U/190 916 tanggal 16 April 2020 (“Perjanjian Kredit”).
Fasilitas pinjaman bergulir Rp350 Miliar dan Fasilitas Treasury USD10 Juta.
Ketentuan Lain Terkait Dengan Rencana Penawaran Umum Obligasi Baik Berupa Persetujuan/Pemberitahuan:
8. IDR650,000,000,00