• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untuk mengetahui kondisi perolehan suara saat pemilihan umum Kab. Dairi tahun 2013, berikut adalah tabel perolehan suara.

Tabel 2.11

Hasil pemilihan Kepala Daerah Jumlah suara

Suara Sah 142.616

Suara Tidak Sah 1.134

KRA. Johnny Sitohang 53.729

Passiona M. Sihombing 5.623

Drs. Parlemen Sinaga MM 41.529

Luhut Matondang 47.345

Sumber Data: KPU Dairi

KPU sebagai penyelanggara tunggal pemilihan kepala daerah Dairi periode 2014-2019 telah menetapkan pasangan Johnny Sitohang dan Irwansyah Pasi menjadi kepala daerah Dairi periode 2014-2019 pada tanggal 16 Oktober 2013. Masyarakat dari tim pendukung calon kepala daerah yang kalah merasa tidak senang terhadap kinerja KPU yang seperti dintervensi oleh Johnny Sitohang. Massa dari tim pendukung yang kalah menanyakan kepada ketua KPU dan komisioner KPU tentang daftar pemilih tetap dimana terjadi selisih antara DPT versi KPU dan

30

Wawancara dengan Nata, ketua tim sukses bagian kepemudaan Johnny Sitohang tanggal 31 Maret 2016 di Sumbul

DPT Aliansi Masyarakat (Organisasi Dairi) yang telah melakukan survey sebelumnya dan adanya kegiatan kampanye yang dilakukan calon incumbent yang melibatkan PNS didalamnya. Merasa tidak puas terhadap kinerja KPU, massa dari pendukung yang kalah membakar ban di depan kantor KPU dan membakar baliho dan plang besi yang ada di kantor KPU. Menurut narasumber dari ketua tim pemenangan yang kalah, adanya permainan yang dilakukan oknum KPU yang memanipulasi daftar pemilih tetap (DPT), dimana oknum KPU tersebut mempunyai ikabatan kekebaratan dengan pengusaha yang mendukung calon incumbent31

Setelah dinyatakan menang oleh KPU, Johnny Sitohang pun membalas jasa pengusaha-pengusaha yang berperan cukup besar dalam memenangkannya menjadi kepala daerah di Dairi periode 2014-2019. Proyek-proyek yang diberikan Johnny Sitohang antara lain

.

32

• Pembangunan sekolah di Kecamatan Parbuluan

:

• Pengaspalan jalan SM Raja • Pengaspalan jalan desa Bontang • Pengaspalan jalan desa Bansel • Pengaspalan jalan desa Parbuluan • Pembangunan drainase desa Bangun

• Pembangunan drainase desa kakang Simbara

• Pembangunan jembatan di kecamatan Silahi Sabungan • Pengaspalan jalan di kecamatan Sitinjo

• Pengaspalan jalan di kecamatan Berampu • Pengaspalan jalan di kecamatan parongil

31

Wawancara dengan A. Sijabat , Ketua Tim Sukses Luhut Matondang tanggal 20 Maret 2016 di Sidikalang

32

• Pengaspalan jalan di kecamatan Sumbul • Pembangunan Sopo Godang di Tigalingga • Pembangunan Galian dan Tambang

Hampir seluruh pemenang tender yang diadakan di Dairi dimenangkan oleh pengusaha yang memilih Johnny Sitohang dalam pilkada Dairi periode 2014-2019. Ini sebagai balas budi yang dilakukan Johnny Sitohang terhadap pengusaha-pengusaha yang mendukungnya. Tender/Proyek yang diadakan tetap masuk ke dalam web lpse dairi tetapi sebelum tender itu dilelang, sudah diketauhi siapa pemenang tender itu. Memang pada umumnya ini akan sulit untuk dibuktikan kebenarannya, tetapi jika diteliti secara mendalam pemenang- pemenang tender yang ada di Dairi mayoritas berasal dari pengusaha yang mendukung Johhny Sitohang. Pengusaha galian dan tambang juga mendapatkan jatah proyek dan mempengaruhi kebijakan-kebijakan daerah tentang galian dan tambang dimana mereka diberi kemudahan dalam akses galian dan tambang yang membuat banyak gunung di Dairi habis dikerok oleh pengusaha galian dan tambang demi keuntungan pribadinya.33

33

Wawancara dengan PS, pemilik LSM di Dairi pada tanggal 28 Maret 2016.

Akan tetapi dari pengusaha-pengusaha yang mendukung Johnny Sitohang dalam pilkada, Johnny Sitohang memilih beberapa pengusaha yang terlibat secara menetap dalam pemenang tender/proyek dan selalu berada di dalam lingkaran kekuasaan. Ini dilakukan karena Johnny melihat hanya beberapa yang harus dipertahankannya hingga masa akhir jabatannya. Sekelompok pengusaha yang dipertahankan dalam lingkaran kekuasaan Johnny Sitohang, selain mempunyai modal yang kuat juga loyal terhadap Johnny Sitohang. (teori klanisasi). Jika Johnny Sitohang akan pergi dinas/berlibur keluar Dairi maka ajudan Johnny akan menelefon pengusaha-pengusaha tersebut untuk

memberikan upeti terhadap Johnny Sitohang,dan para pengusaha tersebut tidak bisa menolak karena jika mereka menolak maka mereka akan keluar dalam lingkaran kekuasaan dan tidak akan mendapatkan proyek lagi.34

1.3Analisis dominasi pelaku usaha dalam pemenangan Jonny Sitohang. a. Dominasi Jonny sebagai incumbent pada pemilu Kabupaten Dairi.

Kedekatan antara para pengusaha dalam pemilukada Kabupaten Dairi dengan Jonny Sitohang selaku pemegang kekuasaan sudah terlihat nyata. Kondisi Jonny sebagai seorang kepala daerah pada periode sebelumnya merupakan senjata tersendiri yang dimiliki Jonny pada pemilu periode kedua. Tentu saja senjata ini tidak dimiliki oleh calon yang lainnya. Disaat calon yang lain masih akan mempersiapkan kekuatan dalam menghadapi pemilu, Jonny sudah memiliki strategi sebelumnya.

Sebagai seorang incumbent pada pemilu periode kedua, sudah tentu Jonny memiliki mesin tim pemenangan sendiri, atau dapat dikatakan bahwa Jonny sudah memiliki percaturannya sendiri untuk menghadapi pemilu periode kedua dalam meraih perolehan suara tertinggi. Diawali dengan tim pemenangan yang terbilang mumpuni dan mandiri sebagai bukti bahwa Jonny dapat menang pada periode sebelumnya. Tim pemenangan ini tentu sudah memiliki peta politik terdahulu yang merupakan gabungan dari tim kerja lapangan, tim lobby tingkat pejabat birokrasi, sampai pada tim penghimpun anggaran dana kampanye sejak awal sampai akhir yang pada saat yag sama calon yang lain masih akan membentuk, tapi Jonny sudah selangkah di depan.

Keadaan lain sebagai alasan kuat yang tak kalah penting adalah bahwa Jonny sudah memiliki donatur tetap pada periode sebelumnya yang dapat digunakan kembali sekalipun

34

mengalami beberapa perubahan susunan donatur. Dapat dikatakan bahwa masalah dana dan donatur bukan sesuatu masalah yang berarti bagi Jonny. Disaat calon yang lain masih akan mencari sokongan dana untuk mengikuti pemilu periode kedua, Jonny sudah punya kekuatan terdahulu. Yang perlu Jonny lakukan hanyalah melakukan beberapa pembaharuan akan orang-orang yang akan menjadi donaturnya kelak.

Selain memiliki tim pemenangan sendiri sebagai senjata untuk menang pada pemilu periode kedua, hal lain yang menjadi keunggulan Jonny adalah kedudukan Jonny sebagai seorang kepala daerah satu periode yang sudah pasti memiliki gambaran akan keberadaan kabinet-kabinet dalam birokrasinya. Tentu bagi kita kaum awam sudah sering mendengar pergunjingan di dalam susunan birokrasi sebuah pemerintahan. Sering terdengar bahwa terjadi pergeseran susunan pejabat birokrasi pemerintahan atas sebuah hasil pencapaian prestasi kerja ataupun memang merupakan dari sebuah strategi yang diterapkan oleh kepala daerah demi mencapai sebuah kesesuaian dalam birokrasi. Sejauh ini sering terdengar bahwa kenyataan yang terjadi adalah setiap kepala daerah yang baru terpilih akan merubah susunan pejabat birokrasinya agar sesuai dengan sebuah ketetapan susunan, dimana susunan itu biasanya sudah menjdi bagian dari sebuah deal ataupun kesepakatan sebelum terpilihnya kepala daerah tersebut.35

Demikian pula pada masa pemerintahan Jonny. Kedudukan Jonny sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di Kabupaten Dairi memberikan akses yang lebih bebas dalam menentukan susunan pejabat birokrasinya. Mudah ditebak, bahwa dalam menyusun susunan tersebut sudah merupakan kesepakatan awal yang berujung pada pergeseran pejabat yang tidak mendukung Jonny pada pemilu periode pertama. Kemudian yang terjadi adalah pergeseran pejabat birokrasi ini tidak akan berhenti begitu saja. Keadaan ini tentu akan berlanjut pada periode berikutnya dan

35

masih dengan cara dan pola yang sama, bahwa yang mendukung akan mendapatkan posisi aman sementara merekaa yang tidak mendukung tentu akan mengalami pergeseran.

Bagi Jonny, keberadaan susunan pejabat birokrasi sesungguhnya bukan hanya susunan pejabat semata dalam pemerintahan, tetapi terlebih pada bagaimana Jonny mampu menggunakan birokrasi yang ada menjadi sebuah alat untuk meraup suara. Tentu saja hal ini akan gamblang terjadi sebab kabinet yang berada dalam lingkaran kekuasaan sebelumnya tentu ingin posisinya bertahan dan tidak mengalami pergeseran. Sehingga Jonny menggunakan pola ini untuk menciptakan tim pemenangan tersendiri khusus di dalam wilayah birokrasi.

Pejabat birokrasi yang ingin aman posisinya tentu akan bergerak meraup suara agar terlihat bekerja dan mengamankan posisi. Pejabat birokrasi akan bekerja menggerakkan massa pendukung yang berada dalam lingkungan terdekat. Keluarga terdekat dari pejabat birokrasi tentu akan bergerak untuk meraih suara satu sama lain dan menjelma menjadi sebuah gerombolan massa pendukung untuk Jonny. Sudah dapat ditebak bahwa pola ini tentu sangat efektif bagi Jonny. Memiliki tim pemenangan di lapangan dan memiliki mesin suara di birokrasi. Para birokrat yang ikut serta dalam kegiatan kampanye dan ikut memberikan sumbangan dana kepada Jonny Sitohang tidak kelihatan dalam susunan Tim Sukses yang dilaporkan ke KPUD, tetapi mereka masuk kedalam Tim Sukses Bayangan (yang tidak dilaporkan ke KPUD)

Kalau kita menelaah dan berani berkata jujur, bahwa praktik penggunaan birokrasi untuk menjadi mesin peraup suara memang cukup efektif dan terkesan terselubung. Sebab seseorang pegawai struktural dalam domain lingkungan kerja kedinasan tidak diperkenankan oleh undang-undang untuk terlibat dalam pemilu. Namun yang terjadi kedepannya merupakan tantangan tersendiri yang memang mau tidak mau harus diikuti demi terjaganya posisi di dalam susunan pemerintahan

Kalaulah praktik ini berlangsung secara terus menerus dalam setiap pergantian kepala daerah maka tingkat netralitas pejabat birokrasi tidak akan terjamin adanya. Pola yang muncul kemudian adalah lahirnya rasa wa-was dalam diri masing-masing pejabat birokrasi untuk menghadapi pemilihan kepala daerah. Tentu was-was apabila salah dukung atau tidak mendukung incumbent yang berakibat pada pergeseran posisi di dalam pemerintahan. Praktik-praktik seperti ini awam dijumpai di hampir seluruh pemerintahan di tingkat kabupaten dan bukan hanya di Dairi. Namun lebih spesifiknya bahwa pejabat birokrasi di Kabupaten Dairi akan lebih takut dan patuh kepada kepala daerah dan bukan patuh pada kepentingan rakyat.

Sistem seperti ini tidak pelak terlahir karena adanya rasa istimewa selaku pemegang kekuasaan. Adanya sikap kebanggaan tersendiri karena memang dipilih oleh rakyat maka memiliki kapasitas lebih sebagai seorang kepala daerah. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan di Kabupaten Dairi dan dari hasil wawancara, praktik 212 terjadi di Kabupaten Dairi. Praktik 212 berarti, pada dua tahun pertama Jonny merombak dan menyusun kabinetnya, satu tahun ketiga dihabiskan untuk bekerja, dan dua tahun terakhir digunakan untuk persiapan menjelang pemilu periode kedua. Itu kalau pada periode pertama. Pada periode kedua juga tidak jauh berbeda, dua tahun pertama menyusun kabinet birokrasi, satu tahun ketiga bekerja, dan dua tahun terahir untuk menikmati masa jabatan atau menggambarkan peta kekuatan baru kalau-kalau dari pihak Jonny nantinya muncul calon yang baru.

Dalam fenomena ini Jonny menggunakan birokrasi dan tim pemenangan lapangan untuk memenangkan pemilukada periode kedua. Jonny menggunakan kekuasaannya sebagai kepala daerah untuk menggerakkan birokrasi dengan ancaman pergeseran posisi, dan pada tim lapangan Jonny hanya perlu melakukan perubahan sedikit guna memilih orang yang loyal dan tepat untuk masuk dalam tim pemenangan.

b. Dominasi pengusaha untuk pemenangan Jonny

Keuntungan lain yang dimiliki Jonny adalah sudah memiliki peta kekuatan dana alias donatur untuk menyokong biaya politiknya mulai awal pencalonan sampai pada proses kampanye dan pelaksanaan pemilihan umum. Sebagai seorang calon incumbent pada pemilu periode kedua, Jonny tentu menyadari ukuran besar kecil biaya politik yang harus dipersiapkan untuk mengikuti pemilihan umum periode kedua. Yang tak kalah penting adalah Jonny pasti menyadari bahwa setelah berselang lima tahun, biaya politik yang harus dipersiapkan akan semakin meningkat. Meningkat dalam arti tentu tim pemenangan harus lebih kerja ekstra dan bertambah, dan biaya operasional lapangan yang sudah pasti akan meningkat.

Keuntungan yang dimiliki Jonny sebelumnya adalah Jonny sudah memiliki pengusaha yan berada di dalam lingkaran kekuasaan yang merupakan bagian dari tim pemenangan. Keberadaan sang pengusaha akan terlihat jelas sejak awal pencalonan sampai pada proses pelaksanaan pemilu. Perlu diketahui bahwa banyak pengusaha sukses di Kabupaten Dairi memiliki kekuatan massa tersendiri bagi setiap ruang kerja. Kekuatan massa itu tidak lain dan tidak bukan adalah para karyawan yang bekerja pada si pengusaha yang berada dalam bidang yang berbeda jenis.

Bagi seorang pengusaha tentu sangat mudah ditebak motivasi apa yang mendorong pengusaha untuk terjun ke dalam dunia politik. Sebagai motivasi utama tentu adalah keberlanjutan bisnis yang tentunya memberikan keuntungan yang berlebih. Bagi beberapa pengusaha selain motivasi untung ada yang memang ingin lebih tenar di tengah lingkungan masyarakat, ada yang merasa bahwa semakin sering terlibat dalam politik maka pengaruh yang dimiliki tentu akan semakin bertambah pula, dan ada yang beranggapan bahwa keterlibatan

dalam politik semakin memperkokoh kedudukan seorang pengusaha di antara pengusaha-pengusaha lainnya.

Semua latar belakang yang mendasari pengusaha untuk terjun dalam politik secara keseluruhan bisa dikatakan adalah motivasi bisnis. Seorang pengusaha tentu tidak akan menolak apabila usaha yang dimiliki dapat meningkat bahkan merambah ke bidang lainnya, dengan arti lain semakin banyak jenis usaha yang dimiliki maka akan semakin besar pula keuntungan yang akan diraih. Dalam berbagai jenis usaha tentu akan memiliki tantangan yang semakin banyak pula. Dimulai dari masalah perizinan usaha, jenis usaha yang dijalankan, dan tentunya bagi pengusaha yang bergerak di bidang kontraktor mendukung salah satu calon tentu sudah dipertimbangkan secara matang.

Lebih rinci bila berbicara mengenai tingkat kabupaten yang ruang lingkupnya lebih kecil keberhasilan untuk mendukung salah satu calon tentu akan memberikan dampak yang signifikan bagi para pengusaha. Kerjasama antara pengusaha dan calon kepala daerah yang dalam hal ini Jonny Sitohang, tentu memberikan pengaruh yang sangat besar. Kerjasama ini tentu diharapkan mampu untuk menjadi kerjasama jangka panjang yang saling menguntungkan antara pengusaha dan kepada Jonny selaku calon kepala daerah.

Bila memandang lebih jauh ke dalam ikatan kerja sama bisnis antara si pengusaha dan Jonny selaku pemegang tampuk kekuasaan, bukan hanya sekedar ikatan pada pemenangan tender/proyek. Kalau berbicara mengenai proyek tentu yang berbicara hanya pengusaha yang memang bergerak di bidang kontraktor. Namun lebih spesifik lagi adalah bagi banyak pengusaha yang terpenting adalah rekanan bisnis kepada pemegang kekuasaan dalam bidang apapun. Mungkin bagi mereka pengusaha bunga papan, keuntungan yang diraih adalah untuk acara-acara kedinasan bunga papan akan dipesan dari si pengusaha rekanan bisnis Jonny, dan demikian pula

pada pengusaha di bidang yang lain seperti penjahit, dimana baju-baju dinas PNS di Kabupaten Dairi dijahit ditempat salah satu rekanan pengusaha yang ikut serta dalam mendukung Johnny Sitohang. Begitu juga jika ada acara-acara dinas di pemerintahan, dimana pemesanan makanan pada saat acara dipesan kepada pengusaha rumah makan yang juga ikut serta mendukung Johnny Sitohang dalam proses pilkada.36

c. Keterlibatan pengusaha dalam pemenangan Jonny Sitohang

No Yang Mendukung Johny Sitohang

Benefit

1 Aspirasi pengusaha sebagai mitra Pemda

2 Mempengaruhi kebijakan yang menguntungkan

pengusaha

3 Mutasi pegawai dipengaruhi oleh pengusaha

4 Transaksi bawah tangan dalam tender proyek-proyek

pemerintah

5 Pemaksaan swastanisasi aset-aset negara

Kehadiran pengusaha dalam upaya pemenangan Jonny pada pemilukada periode kedua secara nyata sudah terlihat sejak awal. Mulai dari awal pencalonan. Beberapa pengusaha sukses sudah muncul pada saat mendampingi Jonny untuk hadir dalam pendaftaran di KPU. Keberadaan pengusaha ini bukan tanpa alasan. Ada beberapa dampak yang muncul dengan kehadiran si pengusaha ini. Keberadaannya bisa menjadi alat untuk menaikkan pamor di mata masyarakat yang menganggap bahwa nantinya si pengusaha pasti akan memiliki pengaruh sebab memiliki kedekatan dengan Jonny. Kemudian bagi pengusaha-pengusaha yang lain, kehadirannya di awal

36

pendaftaran seolah menjadi kode untuk menyatakan secara langsung bahwa Jonny memiliki peluang besar untuk menang dan otomatis keberadaan bisnis dan usaha akan lebih terjamin dan menguntungkan. 37

Untuk Jonny yang merupakan incumbent tentu sudah memiliki nama para pengusaha yang sudah mendukungnya pada periode pertama. Sebelum mengadakaan kesepakatan dengan para pengusaha, Jonny sudah pasti melakukan pengkajian ulang akan nama-nama tersebut, seperti siapa orang lama yang kembali terlibat dan nama-nama baru yang dianggap layak dan dapat diajak bekerjasama untuk menggalang dana. Jonny sudah pasti memiliki keuntungan sendiri dalam hal ini. Akan tetapi tantangan yang baru adalah Jonny harus mampu meyakinkan si

Di sisi lain pengusaha ini juga akan menjadi magnet bagi pengusaha lainnya untuk ikut bergabung. Hal ini seakan menyuarakan bahwa kalau Jonny menang maka usaha dan bisnis akan lebih terjamin, sehingga secara tidak langsung juga menyatakan agar pengusaha yang lain untuk ikut serta dalam pemenangan Jonny. Dalam langkah awal ini, sebenarnya motivasi antara pengusaha dan Jonny sudah terlihat jelas bahwa kerjasama yang terjadi sudah pasti Bisnis dan Politik.

Berlanjut pada masa penghimpunan suara atau lebih dikenal dengan istilah “menggarap” oleh tim pemenangan. Keberadaan pengusaha pada fase ini sudah memperlihatkan bahwa kehadiran pengusaha sudah semakin banyak. Terhitung sejak Jonny dinyatakan lulus ferivikasi untuk maju kembali pada periode kedua, maka sebelum proses penghimpunan suara dimulai para pengusaha tentu sudah merapat dan sudah menyatakan tindakan untuk terlibat mendukung. Atau dengan kata lain, menjelang proses menggarap suara dimulai Jonny sudah mengantongi nama-nama para pengusaha yang mendukungnya dan sudah mengadakan perjanjian politik akan hitung-hitungan biaya selama masa menggarap dan masa kampanye.

37

pengusaha bahwa dia sudah pasti akan menang dan membicarakan bahwa dana yang harus dialang untuk periode kedua tentu lebih besar dari periode awal.

Sebagai bahan perbandingan untuk meyakinkan pengusaha untuk ikut dan tetap terlibat tentu saja Jonny menjanjikan politik balas budi. Balas budi yang dimaksudkan Jonny adalah seperti penjelasan di awal. Namun sebagai langkah awal untuk yang paling sederhana Jonny tentu menjanjikan proyek/tender untuk dibagikan kepada semua pengusaha yang mendukungnya. Mengapa Jonny memilih tender untuk dibagikan di awal?, karena tender merupakan proses pembangunan resmi yang dianggarkan setiap tahunnya dalam APBD kabupaten. Bisa dikatakan bahwa proyek merupakan jatah yang dapat dibagikan dan sudah pasti akan terjadi bila dibandingkan dengan contoh kerjasama lainnya.

Setelah kesepakatan sudah dicapai dan akumulasi dana sudah diputuskan maka Jonny dan pengusaha pendukung saling berbagi tugas untuk masing-masing sektor. Sebagai contoh, pengusaha Lanjo Sihombing memegang andil untuk kecamatan Tigalingga38

38

.Wawancara dengan Lanjo Sihombing , Pengusaha di Kab. Dairi tanggal 20 Maret 2016 di Sidikalang

, suara Johny Sitohang menang telak dari suara calon kepala daerah lainnya, sehingga pada saat pembagian tender Lanjo Sihombing mendapatkan proyek pengaspalan jalan di Tigalingga dan membangun drainase pembuangan air di Tigalingga. Demikian pula pada pengusaha Pangondian Marbun,pada saat penghitungan suara, Pangondian marbun yang berdomisili di kecamatan Lae Parilla berhasil memenangkan Johnny Sitohang di daerahnya sehingga dia mendapatkan proyek dalam pemangunan sopo godang di daerahnya dan pengaspalan di daerah Lae Parilla. Secara tidak langsung praktik manajemen sudah terjadi di sini. Para pengusaha pendukung yang sudah memiliki kesepakatan dengan Jonny maka tidak segan-segan untuk menggelontorkan dana untuk membiayai proses penghimpunan suara dan biaya operasional. Pola kerjasama ini sungguh-sungguh menciptakan ikatan yang kuat antara Jonny dan pengusaha. Mengapa ikatan ini kuat,

terbukti dari tidak lama setelah Jonny terpilih dan membahas anggaran APBD Kabupaten Dairi, nama-nama pengusaha yang dikantongi Jonny sebagai yang berkontribusi untuk proses pemenangan secara menyeluruh mendapatkan jatah sebagai pemenang tender di Dairi untuk hitungan satu tahun.

Ada yang menarik dari Jonny pada pemilukada periode kedua di Kabupaten Dairi. Keterikatan Jonny dan pengusaha dalam hal akumulasi biaya politik. Lebih detail lagi adalah saat berlangsungnya perang “Serangan Fajar” antar sesama calon. Serangan fajar adalah dimana tim pemenangan masing-masing calon menjalani daerah pemilihan masing-masing yang dianggap sebagai lumbung suara, dan memberikan uang tunai sebagai mahar suara kepada masyarakat dari rumah ke rumah. Biasanya ini dilakukan oleh para tim pemenangan yang berada di level kecamatan sampai desa, di bawah koordinasi dari posko pemenangan masing-masing calon. Khusus Jonny, dalam menghadapi serangan fajar, Jonny memberikan cobaan tersendiri untuk para pengusaha yang mendukungnya. Sadar akan situasi saat terakhir yang memang membutuhkan dana yang sangat banyak, Jonny memberikan amplop kosong kepada para pengusaha yang mendukungnya. Tujuan pemberian amplop ini merupakan sebuah pembuktian

Dokumen terkait