• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tindakan Karantina Hewan terhadap Media Pembawa HPHK yang diantarareakan

KEGIATAN OPERASIONAL

3. Tindakan Karantina Hewan terhadap Media Pembawa HPHK yang diantarareakan

a. Kegiatan Domestik Masuk

Kegiatan domestik masuk pada Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap tahun 2018 terhadap komoditi wajib periksa karantina hewan adalah

nihil.

Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap

Selama tahun 2018, pada Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap komoditi wajib periksa karantina hewan untuk domestik keluar adalah nihil.

4. Kegiatan 8P

Pelaksanaan tindakan karantina hewan pada Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap meliputi 8P yang terdiri dari pemeriksaan, pengasingan, pengamatan,perlakuan, penahanan,penolakan, pemusnahan dan pembebasan.

Persiapan kandang dilakukan sebelum digunakan yaitu didesinfektasi menggunakan larutan desinfektan (Histam).Alat angkut (truck) diberi pengaman agar sapi tidak melompat. Lantai bak truck diberi pengaman alas dari serbuk gergaji agar tidak licin dan mencegah urine dan kotoran tercecer di jalan. Kemudian didesinfektan / disemprot di ruangan carwash (bersamaan dengan sapi) agar semuanya bebas dari hama kuman penyakit.

Gambar4.Kegiatan penimbangan dan desinfeksi sapi. a. Pemeriksaan

Pelaksanaan pemeriksaan berupa pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik, pemeriksaan klinis dan pemeriksaan laboratorium. Pada tahun 2018 terdapat 21 (dua puluh satu) kali permohonan sehingga dilakukan pemeriksaan sebanyak 21 (dua puluh satu)kali. Semua dokumen yang diperiksa benar, lengkap dan syah, pemeriksaan fisik media pembawa baik dan tidak terdapat gejala klinis hama penyakit hewan karantina. Hal ini

Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap

menunjukkan bahwa pengguna jasa telah mengetahui semua dokumen yang dipersyaratkan.

Gambar5. Tindakan karantina pemeriksaan dokumen diatas alat angkut.

Pemeriksaan klinis pada media pembawa yang dilalulintaskan pada tahun 2018 adalah sehat (hewan hidup), tidak ada perubahan fungsi serta layak konsumsi (untuk sarang burung wallet). Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang dilakukan uji screaningRose Bengal Test (RBT) di laboratorium Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap menghasilkan 2.016 sampel serum darah negatif terhadap Brucella sp. Sedangkan pemeriksaan terhadap sampel preparat ulas darah (PUD) secara mikroskopis menghasilkan 1.380 sampel negatif parasit darah dan 68 sampel positif parasit darah yang selanjutnya hal ini dilakukan pengobatan terhadap sapi yang nomorn ear tag ya sesuai dengan penomoran sampel yang hasil positif. Penentuan jumlah sampel terhadap sapi bakalan memakai metode detect disease dan untuk golongan indukan atau bibit penentuan jumlah sampel sebanyak 100 % populasi yang dilalu lintaskan.

Khusus untuk pemasukan sapi indukan program pemerintah melalui DIPA anggaran tahun 2018 milik BBPTU-HPT Baturaden yang dilaksanakan oleh pemenang tender CV. Larissa tidak dilakukan pemeriksaan

Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap

laboratorium dan hanya dilakukan tindakan pengamatan dan perlakuan. Hal ini dikarenakan bahwa sapi indukan tersebut telah dilakukan pre shipment

inspection di Negara asal Australia.

Pemeriksaan laboratorium terhadap media pembawa golongan indukan dilakukan uji ELISA terhadap Paratuberculosis, RBT dan parasit darah (mikroskopis), sedangkan untuk media pembawa golongan bibit dilakukan uji ELISA terhadap Paratuberculosis, BVD, IBR, uji AGID TEST terhadap EBL, RBT dan parasit darah (mikroskopis).Pemeriksaan laboratorium terhadap media pembawa sapibakalan dilakukan pemeriksaan laboratorium Rose Bengal Test (RBT) dan pemeriksaan parasit darah (mikroskopis).

Pemeriksaan sampel darah dengan metode uji ELISA terhadap Paratuberculosis, BVD, IBR dan metode uji AGID terhadap EBL dilakukan di laboratorium rujukan BBVet Wates.

b. Pengasingan

Pengasingan dilakukan untuk memastikan media pembawa terbebas dari HPHK, sehingga diperlukan tindakan karantina lebih lanjut dengan lebih intensif di Instalasi Karantina Hewan baik milik pemerintah maupun pihak ketiga yang telah ditetapkan.Lamanya pengasingan untuk sapi bakalan sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) hari, sedangkan lama pengamatan untuk sapi indukan atau domba/kambing bibit dilakukan selama 14 hari.Selama masa pengasingan pelaksana Medik Veteriner dan Paramedik Veteriner melakukan tindakan karantina baik di IKH maupun di IKHS.

Tabel 14.Lokasi Pengasingan Media Pembawa Hama Penyakit Hewan

Karantina Pada Tahun 2018.

No. BULAN PEMILIK LOKASI IKH JENIS

Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap

1. Januari PT. CABS Jl. Laut Jawa, Pelabuhan LautTanjung Intan, Cilacap

Sapi Bakalan

2. Januari PT. CABS Jl. Laut Jawa, Pelabuhan LautTanjung Intan, Cilacap

Sapi Bakalan

3. Februari PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 6, Mekarasih, Malangbong

Sapi Bakalan

4. Februari PT. MDS Jl. Laut Jawa, Pelabuhan LautTanjung Intan, Cilacap

Kambing Bibit

5. Februari PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 5, Mekarasih, Malangbong

Domba Bibit

6. Februari PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 5, Mekarasih, Malangbong

Kambing Bibit

7. Februari PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 5, Mekarasih, Malangbong

Kambing Bibit

8. Februari PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 5, Mekarasih, Malangbong

Kambing Bibit

9. April PT. LUNAR Jl. Laut Jawa, Pelabuhan LautTanjung Intan, Cilacap

Kambing Bibit

10. April PT. MDS Jl. Laut Jawa, Pelabuhan LautTanjung Intan, Cilacap

Kambing Bibit

11. April PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 6, Mekarasih, Malangbong

Sapi Bakalan

12. April PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 6, Mekarasih, Malangbong

Sapi Indukan

13. Juni PT. CABS Jl. Laut Jawa, Pelabuhan LautTanjung Intan, Cilacap

Sapi Bakalan

14. Sapi Bakalan PT. CABS Jl. Laut Jawa, Pelabuhan LautTanjung Intan, Cilacap

Sapi Bakalan

15. Oktober PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 6, Mekarasih, Malangbong

Sapi Bakalan

16. Oktober CV. LARISSA Jl. Laut Jawa, Pelabuhan LautTanjung Intan, Cilacap

Sapi Indukan

17. Nopember PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 6, Mekarasih, Malangbong

Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap

18. Nopember PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 6, Mekarasih, Malangbong

Sapi Bakalan

19. Desember PT. CABS Jl. Malangbong – Wado Km. 6, Mekarasih, Malangbong

Sapi Bakalan

c. Pengamatan

Pengamatan dilakukan oleh Medik dan Paramedik selama masa pengasingan dan didokumentasikan dalam catatan harian tindak karantina mengenai kondisi kesehatan sapi, kambing dan domba impor, pengawasan pemberian pakan dan minum.Hasil pengamatan terhadap media pembawa selama tahun 2018 tidak ditemukan gejala klinis hama penyakit hewan karantina.

Gambar6. Tindakan pengamatan oleh medic veteriner di IKH. d. Perlakuan

Tindakan karantina perlakuan berupa tindakan preventif, kuratif, dan suportif.Tindakan preventif berupa pemberian vaksin Septicaemia Epizootica (SE) secara Intra Muscular (IM) terhadap sapi bakalan.Tindakan kuratif berupa pemberian obat terhadap sapi, kambing dan domba yang mengalami kelemahan umum, dan mengalami penurunan nafsu makan serta pemberian preparat anti parasit darah pada sapi yang berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis Preparat ulas darah menunjukan adanya parasit darah.Tindakan suportif berupa pemberian vitamin terhadap sapi, kambing dan domba yang

Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Cilacap mengalami kelemahan umum.

Gambar7. Tindakan karantina berupa pemberian vitamin pada sapi indukan. e. Penahanan

Pada tahun 2018 tidak ada kegiatan penahanan. f. Penolakan

Pada tahun 2018 tidak ada kegiatan penolakan. g. Pemusnahan

Pada tahun 2018 tidak ada kegiatan pemusnahan. h. Pembebasan

Pembebasan dilaksanakan jika medik veteriner menyatakan media pembawa sehat dan layak dikonsumsi serta pemilik telah melaksanakan kewajiban berupa pembayaran PNBP sesuai PP 35 tahun 2016.

Dokumen terkait