• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PEMBAHASAN

5.4 Tindakan Responden Terhadap Keikutsertaan BPJS Kesehatan

5.4.3 Tindakan Responden Terhadap Sosialisasi BPJS Kesehatan

Berdasarkan penelitian sebanyak 34 orang (70.8%) menjawab tidak pernah mengikuti sosialisasi BPJS Kesehatan, dan sebanyak 30 orang (62,5%) menjawab pernah memperoleh penjelasan tentang kepesertataan BPJS Kesehatan. Hal ini

menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih belum mendapat informasi yang merata tentang BPJS Kesehatan dan kepesertaanya.

Hal diatas dapat menyebabkan kurangnya informasi dan kurangnya rasa percaya masyarakat terhadap BPJS Kesehatan sehingga mengakibatkan mereka tidak mau mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan dan memilih asuransi lainnya. Sejalan dengan penelitian hubungan antara terpaan sosialisasi program BPJS Kesehatan dengan keputusan masyarakat sebagai peserta program BPJS Kesehatan. Pesan yang disampaikan melalui sosialisasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan berkaitan dalam pembuatan keputusan masyarakat untuk bergabung menjadi peserta BPJS Kesehatan sehingga sosialisasi merupakan hal yang penting agar masyarakat mengetahui informasi-informasi yang dibutuhkan dan yang ingin disampaikan oleh BPJS Kesehatan sehingga akan membantu untuk menghasilkan keputusan masyarakat yang menguntungkan BPJS Kesehatan (Roesalya, 2014).

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

6.1. Kesimpulan

1. Gambaran demografis responden dalam hal ini dikategorikan dalam faktor internal responden umur yang paling banyak adalah antara 46 hingga 55 tahun sebanyak 24 orang, pendidikan SMA/Sederajat sebanyak 18 orang , Perguruan Tinggi sebanyak 14 orang , tingkat SMP sebanyak 13 orang , untuk tingkat SD sebanyak 1 orang, dan responden yang tidak menempuh pendidikan atau tidak sekolah sebanyak 2 orang, dengan status pekerjaan pekerjaan responden wiraswasta yaitu sebanyak 17 orang, pegawai swasta sebanyak 16 orang, pedagang sebanyak 9 orang, dan petani sebanyak 3 orang, dan tidak bekerja

sebanyak 3 orang, dengan penghasilan rata-rata responden diatas Rp 1.600.000,00 sebanyak 37 orang .

2. Gambaran pengetahuan responden tentang BPJS Kesehatan adalah kategori baik yaitu 7 orang, kategori sedang yaitu 37 orang dan kategori kurang sebanyak 4 orang . Sebagian besar masyarakat Kelurahan Sidikalang memiliki pengetahuan kategori sedang tentang BPJS Kesehatan.

3. Gambaran sikap responden tentang BPJS Kesehatan di Kelurahan Sidikalang Kecamatan Sidikalang 7 orang memiliki sikap baik tentang BPJS Kesehatan, kategori sedang sebanyak 38 orang dan kategori kurang sebanyak 3 orang . Sebagian besar masyarakat Kelurahan Sidikalang memiliki sikap kategori sedang tentang BPJS Kesehatan.

4. Gambaran tindakan responden tentang BPJS Kesehatan di Kelurahan Sidikalang Kecamatan Sidikalang 29 orang dikategorikan tindakan baik yang artinya bersedia mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan dan sebanyak 19 orang masuk dalam kategori tindakan kurang yang artinya tidak bersedia menjadi peserta BPJS Kesehatan

5. Pengaruh pegetahuan terhadap BPJS Kesehatan di Kelurahan Sidikalang Kecamatan Sidikalang responden yang mau ikut serta BPJS Kesehatan dan memiliki pengetahuan baik sebanyak 7 orang , sedangkan yang tidak mau ikut serta BPJS Kesehatan dan memiliki pengetahuan kurang sebanyak 4 orang . Hasil uji chi-square menunjukkan (p<0,05) dengan demikian ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan masyarakat trntang BPJS Kesehatan dengan tindakan keikutsertaan dalam program BPJS Kesehatan.

6. Pengaruh sikap terhadap BPJS Kesehatan di Kelurahan Sidikalang Kecamatan Sidikalang responden yang mau ikut serta BPJS Kesehatan dan memiliki sikap baik sebanyak 7 orang sedangkan yang tidak mau ikut serta BPJS Kesehatan dan memiliki sikap kurang sebanyak 3 orang. Hasil uji chi-square menunjukkan (p<0,05) dengan demikian ada pengaruh yang signifikan antara sikap masyarakat dengan tindakan ikut serta BPJS Kesehatan.

6.2. Saran

1. Kepada BPJS Kesehatan agar memberikan penyuluhan atau informasi kepada masyarakat luas secara berkala sehingga masyarakat lebih mengetahui tentang

program BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat yang belum menjadi peserta memiliki keinginan dan bersedia menjadi peserta BPJS.

2. Kepada peneliti selanjutnya diharapkan penelitian ini dapat dijadikan pedoman untuk dilakukan penelitian selanjutnya dengan memperluas variabel–variabel lain tentang keikutsertaan program BPJS Kesehatan.

DAFTAR PUSTAKA

Adisasmito. 2007. Sistem Kesehatan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Afifi, Anggi. 2009. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepemilikan Asuransi Kesehatan Komersial Khususnya Pada Mahasiswa Program S2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Depok:

Universitas Indonesia.

BPJS Kesehatan, 2014. Panduan Layanan Bagi Peserta BPJS Kesehatan.

Jakarta:BPJS Kesehatan

BPS (Badan Pusat Statistik). 2016. Kecamatan Sidikalang Dalam Angka. Dairi Cahyani, Fitri. 2015. Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepesertaan

Program BPJS Kesehatan Di Kelurahan Bandungrejo Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak. Semarang: Universitas Muhammadiyah

Depkes RI. 2009. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta

Handayani, Sri. 2010. Buku Ajar Keluarga Berencana. Yogyakarta : Pustaka Rihama

Hermawanti, Sri. 2010. Analisis Permintaan asuransi Jiwa D Indonesia. Depok:

Universitas Gunadarma

Hermanto. 2009. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pemanfaatan Kartu Jamkesmas di Poliklinik Umum dan Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Daerah Melawi Tahun 2009. Depok: Universitas Indonesia.

Irfan I. 2014. Prinsip-Prinsip Kebijaksanaan Negara. Jakarta: Bumi Aksara.

Kholid, Ahmad. 2014. Promosi Kesehatan Dengan Pendekatan Teori Perilaku, Media, dan Aplikasinya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Kebijakan Kesehatan Indonesia. 2013.Tantangan Kebijakan Kesehatan di Indonesia dalam Menghadapi Stagnasi Pencapaian MDG4 dan MDG5.

Jakarta

Kementerian Kesehatan. 2013. Pegangan Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional Dalam Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jakarta: Kementerian

Kesehatan

Lemeshow, Stanley. 1997. Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan.

Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada

Munawarah, Siti. 2016. Studi Tentang Kualitas Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (Bpjs Kesehatan) Di Puskesmas Desa Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur. Universitas Mulawarman

Notoatmodjo, Soekidjo. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta:

Rineka Cipta

Notoatmodjo, Soekidjo. 2005. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta:

Rineka Cipta

____________________. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta ____________________. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan.

Penerbit Rineka Cipta. Jakarta

Nursafa, Andi. 2015. Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Pasien BPJS Kesehatan Di Puskesmas Jumpandang Baru.

Semarang: Universitas Hasanuddin

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2012 tentang Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan

Permanente, Kaiser . 2009. Trends in Health Care Costs and Spending. AS: Fact Sheet

Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar). 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Kesehatan RI. Jakarta

Riset Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. 2013. Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2012. Medan

Roesalya, Prescilla. 2014. Hubungan Terpaan Sosialisasi Bpjs Kesehatan Dan Sikap Masyarakat Pada Program Dengan Keputusan Masyarakat Sebagai Peserta Bpjs Kesehatan. Semarang : Universitas Dipenegoro

Sukmadinata. 2013. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Cetakan Kedua.

Bandung: Remaja Rosdakarya

Singarimbun, Masri dan Sofian, Effendi. 1989. Metode Penelitian Survei. Jakarta:

LP3ES

Sugiyono, (2008). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Penerbit Alfabeta

Tinendung, Aryanto 2009. Pola Pencarian Pengobatan pada Masyarakat Suku Pak-Pak di Kelurahan Sidiangkat Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. Medan : Universitas Sumatera Utara

Tyas, Ayu. 2014. Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Kepala Keluarga Tentang JKN di Purwosari Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudi Waluyo

Undang-undang Nomor 4 tahun 2004 tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional

______________ Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)

Website Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan). bpjs-kesehatan.go.id, diakses tanggal 20 Januari 2016

Website Badan Pusat Statistik Indonesia. bps.go.id, diakses tanggal 20 Januari 2016

Website Kementrian Kesehatan. www.jkn.kemkes.go.id, diakses tanggal 1 Februari 2016

Wijaya Gunawan. 2013. Hukum tentang Perlindungan Konsumen. Jakarta:

Gramedia Pustaka Utama

WHO. 2010. Universal Health Coverage . www.who.int/, diakses 4 Juni 2016)

KUESIONER PENELITIAN

PENGARUH PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP BPJS KESEHATAN DI KELURAHAN SIDIKALANG

KECAMATAN SIDIKALANG 2016 Nomor Responden :

Nama Responden :

A. FAKTOR INTERNAL RESPONDEN

1. Umur Responden :

2. Pendidikan Responden : 1. Tidak Sekolah

2. Sekolah Dasar (SD)

3. Sekolah Menengah Pertama (SMP) 4. Sekolah Menengah Atas (SMA)

1. Apakah yang dimaksud dengan asuransi kesehatan?

a. Jaminan pembiayaan pengobatan

b. Perlindungan kesehatan agar memperoleh pelayanan kesehatan c. Menjamin biaya kesehatan bagi yang membayar iuran

2. Apakah yang dimaksud dengan JKN?

a. Jaminan Kesehatan Nasional b. Program pelayanan kesehatan c. Jaminan kesehatan di masa depan 3. Apakah kepanjangan dari BPJS??

a. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial b. Badan Perusahaan Jaminan Sosial

c. Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional 4. Apa yang anda ketahui tentang BPJS Kesehatan ?

a. BPJS adalah penyelenggara jaminan kesehatan di Indonesia b. Badan yang mengelola iuran pesertanya

c. Asuransi

5. Jenis asuransi apa saja yang sudah termasuk dalam keanggotaan BPJS Kesehatan ?

a. Prudential b. Jamkesmas

c. Jamsostek dan Askes

6. Menurut Anda, apa manfaat BPJS Kesehatan?

a. Menyelenggarakan program jaminan kesehatan

b. Menjamin agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan c. Perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan

7. Menurut Anda, apakah syarat penting untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan?

a. Warga Negara Indonesia

b. Siapapun yang sanggung membayar iuran

c. Warga Negara Asing yang bekerja lebih dari 6 bulan di Indonesia 8. Siapakah yang dapat menjadi peserta BPJS kesehatan?

a. Seluruh masyarakat Indonesia

b. Masyarakat Indoneesia yang mendaftarkan diri dan keluarga ke BPJS c. Peserta yang membayar iuran atau kewajibannya

9. Apakah Anda mengetahui kelompok peserta BPJS Kesehatan?

a. PNS dan Peserta dibiayai oleh pemerintah b. Peserta Mandiri

c, Peserta bebas

10. Bagaimana cara mendaftar BPJS Kesehatan?

a. Melalui RT/RW

b. Mendaftar melalui situs resmi BPJS c. Melalui perusahaan

11. Apa saja yang diperlukan untuk mendaftar BPJS?

a. Kartu Identitas, Kartu Keluarga

b. Kartu Identitas, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Tidak Mampu c. Kartu Keluarga, Buku Nikah

12. Kapan pembayaran iuran BPJS dilakukan ? a. Sebelum tanggal 10 setiap bulan

b. Satu bulan sekali c. Kapan saja

13. Manfaat apa saja yang didapat peserta BPJS?

a. Penyuluhan kesehatan b. Keluarga Berencana (KB) c. Mendeteksi risiko penyakit

14. Dimanakah tempat pembayaran iuran BPJS?

a. Bank b. Indomaret c. Puskesmas

15. Menurut Anda, apa pentingnya menjadi peserta BPJS Kesehatan?

a. Mendapat pemeriksaan kesehatan ; Pengobatan, dan ; Melakukan konsultasi medis b. Mendapat tindakan medis dari dokter spesialis sesuai dengan indikasi medis c. Mendapat rehabilitasi medis serta transfusi darah

16. Berapakah jumlah iuran yang harus dibayar peserta BPJS Kesehatan?

a. Sebesar Rp. 25.500 per orang dengan perawatan kelas III b. Sebesar Rp. 51.000 per orang dengan perawatan kelas III c. Sesuai dengan pendapatan keluar

17. Menurut Anda, bagaimana iuran dan pelaksanaan program BPJS?

a. Murah dan mudah dijangkau b. Mahal dan sulit dilakukan

c. Sulit untuk melakukan pembayaran

18. Menurut anda, biaya apa yang tidak dijamin oleh BPJS?

a. Pelayanan dengan dokter spesialis b. Pelayanan pengobatan

c. Pelayanan rawat jalan

19. Apakah anda mengetahui tempat berobat peserta BPJS?

a. Puskesmas/ Klinik Umum

b. Praktik dokter umum dan dokter gigi

c. Rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS

20. Menurut Anda, berapa lama masa aktif kepesertaan BPJS?

a. 2 tahun b. 3 tahun

c. Aktif seumur hidup

21. Dimana sajakah Anda mendengar informasi tentang kepesertaan BPJS?

a. Rumah Sakit b. Media elektronik c. Laboratorium

22. Dimana sajakah Anda dapat memanfaatkan kartu BPJS?

a. Puskesmas b. Rumah Sakit c. Laboratorium

23. Bagaimana membiayai pengobatan dengan kartu BPJS Kesehatan?

a. Sistem rujukan yang dimulai dari puskesmas

b. Membawa surat rujukan dari puskesmas ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap c. Langsung saja ke rumah sakit

24. Apakah kelebihan kepesertaan BPJS?

a. Mendapat jaminan pembiayaan pengobatan

b. Premi atau iuran asuransi terjangkau sesuai pengelompokan peserta c. Tidak perlu melakukan tes kesehatan dalam pendaftaran

25. Apakah kelemahan kepesertaan BPJS?

a. Adanya riba atau denda terlambat membayar iuran sebesar 2%

b. Sistem rujukan berjenjang yang membuat proses pemanfaatan pelayanan menjadi lama dan panjang

c. Jumlah pengguna kartu BPJS yang banyak menyebabkan antrian pendaftaran dan ruamgan rawat inap penuh

B. SIKAP RESPONDEN

Petunjuk pengisian : Berilah tanda cek list (√) pada kolom yang telah disediakan sesuai dengan jawaban Anda sebaiknya kita menjadi peserta asuransi kesehatan

4. BPJS merupakan asuransi kesehatan dengan pembayaran iuran yang terjangkau

5. BPJS memudahkan peserta mendapat pelayanan kesehatan di rumah sakit atau klinik dokter

6 Pemerintah harus mensosialisasikan apa pentingnya dan cara mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan

7. Agar terhindar dari besarnya biaya pengobatan bila jatuh sakit sebaiknya kita menjadi peserta BPJS Kesehatan

8. BPJS Kesehatan menjamin biaya pengobatan setiap peserta yang membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya

9. Seluruh Masyarakat di Indonesia wajib menjadi peserta BPJS Kesehatan

10. Mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan tidak perlu melakukan pemeriksaan kesehatan

11. Keluarga dengan resiko penyakit menurun (contohnya diabetes) wajib menggunakan BPJS Kesehatan

12. Sosialisasi mengenai kepesertaan BPJS terhadap masyarakat sudah baik

13. Kartu BPJS yang menjadi bukti kepesertaan BPJS

14. Pemanfaatan layanan kartu BPJS memudahkan peserta untuk mendapat pelayanan di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit

15. BPJS Kesehatan dapat dimanfaatkan melalui sitem rujukan yang mudah dan cepat

16. Sistem rujukan BPJS Kesehatan dimulai dari puskesmas sebagai pelayanan kesehatan yang utama

17. Anda merasa nyaman berobat ke Rumah Sakit bila sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan

18. Program BPJS kesehatan membantu kesejahteraan masyarakat

19. Anda bersedia membayar denda atau riba jika terlambat membayar iuran

20. Anda bersedia merekomendasikan kepesertaan BPJS Kesehatan kepada keluarga dan teman anda

C. TINDAKAN RESPONDEN

Pilihlah jawaban sesuai keadaan Anda!

1. Apakah Anda memeriksakan kesehatan Anda ke pelayanan kesehatan?

a.Ya...(sebutkan nama asuransi tersebut)

b. Tidak 4. Apa alasan anda mengikuti asuransi

kesehatan ?

f. Untuk mempermudah pembayaran biaya pengobatan

g. Jaminan kesehatan masa depan h. Sebagai tabungan/investasi i. Karena anjuran keluarga j. Lainnya ...

5. Apakah anda pernah mendengar informasi mengenai BPJS Kesehatan?

a. Pernah b. Sering c. Tidak Pernah 6. Apakah Anda pernah mencari informasi

mengenai BPJS Kesehatan?

c. Pernah d. Tidak Pernah

7. Apakah Anda pernah mengikuti sosialisasi BPJS Kesehatan?

a. Ya b. Tidak 8. Apakah Anda pernah memperoleh

penjelasan tentang kepesertataan BPJS Kesehatan?

a. Pernah b. Sering c. Tidak Pernah 9. Apakah anda menganjurkan keluarga

atau sahabat anda untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan?

a. Ya b. Tidak

Alasannya...

10.Apakah Anda bersedia mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan?

a. Ya b. Tidak

Alasannya...

HASIL OUTPUT UNIVARIAT PENDIDIKAN

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

42 2 4.2 4.2 37.5

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 16 33.3 33.3 33.3

A 13 27.1 27.1 60.4

B 19 39.6 39.6 100.0

Total 48 100.0 100.0

Pengertian JKN

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 3 6.3 6.3 6.3

B 8 16.7 16.7 22.9

A 37 77.1 77.1 100.0

Total 48 100.0 100.0

Kepanjangan BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid B 5 10.4 10.4 10.4

C 4 8.3 8.3 18.8

A 39 81.3 81.3 100.0

Pengertian Asuransi Kesehatan

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 16 33.3 33.3 33.3

A 13 27.1 27.1 60.4

B 19 39.6 39.6 100.0

Total 48 100.0 100.0

Pengertian BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 8 16.7 16.7 16.7

B 8 16.7 16.7 33.3

A 32 66.7 66.7 100.0

Total 48 100.0 100.0

Jenis Asuransi BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid B 12 25.0 25.0 25.0

C 36 75.0 75.0 100.0

Total 48 100.0 100.0

Manfaat BPJS Kesehatan

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid B 23 47.9 47.9 47.9

A 19 39.6 39.6 87.5

C 6 12.5 12.5 100.0

Total 48 100.0 100.0

Syarat Peserta BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid B 10 20.8 20.8 20.8

C 2 4.2 4.2 25.0

A 36 75.0 75.0 100.0

Total 48 100.0 100.0

Peserta BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 6 12.5 12.5 12.5

A 22 45.8 45.9 58.4

B 20 41.7 41.7 100.0

Total 48 100.0 100.0

Kelompok Peserta BPJS

Valid C 17 35.4 35.4 35.4

B 20 41.7 41.7 77.1

A 11 22.9 22.9 100.0

Total 48 100.0 100.0

Cara Mendaftar BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 5 10.4 10.4 10.4

B 27 56.3 56.3 66.7

A 16 33.3 33.3 100.0

Total 48 100.0 100.0

Hal-Hal Yang Diperlukan Untuk Mendaftar BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 3 6.3 6.3 6.3

A 22 45.8 45.8 52.1

B 23 47.9 47.9 100.0

Total 48 100.0 100.0

Pembayaran Iuran BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 2 4.2 4.2 4.2

B 30 62.5 62.5 66.7

A 16 33.3 33.3 100.0

Total 48 100.0 100.0

Manfaat Kepesertaan BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid B 8 16.7 16.7 16.7

C 27 56.3 56.3 72.9

A 13 27.1 27.1 100.0

Total 48 100.0 100.0

Tempat Pembayaran Iuran BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 16 33.3 33.3 33.3

B 13 27.1 27.1 60.4

A 19 39.6 39.6 100.0

Total 48 100.0 100.0

Pentingnya Menjadi Peserta BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 1 2.1 2.1 2.1

B 18 37.5 37.5 39.6

A 29 60.4 60.4 100.0

Pengertian Asuransi Kesehatan

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 16 33.3 33.3 33.3

A 13 27.1 27.1 60.4

B 19 39.6 39.6 100.0

Total 48 100.0 100.0

Jumlah Iuran Peserta BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 21 43.8 43.8 43.8

B 13 27.1 27.1 70.8

A 14 29.2 29.2 100.0

Total 48 100.0 100.0

Iuran Dan Pelaksanaan Program BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 10 20.8 20.8 20.8

B 5 10.4 10.4 31.3

A 33 68.8 68.8 100.0

Total 48 100.0 100.0

Biaya Yang Tidak Dijamin BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 18 37.5 37.5 37.5

B 10 20.8 20.8 58.3

A 20 41.7 41.7 100.0

Total 48 100.0 100.0

Tempat Berobat Peserta BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid B 2 4.2 4.2 4.2

C 24 50.0 50.0 54.2

A 22 45.8 45.8 100.0

Total 48 100.0 100.0

Masa Aktif Kepesertaan BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid A 5 10.4 10.4 10.4

B 11 22.9 22.9 33.3

C 32 66.7 66.7 100.0

Total 48 100.0 100.0

Lokasi Mendapat Informasi Tentang BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 1 2.1 2.1 2.1

B 17 35.4 35.4 37.5

A 30 62.5 62.5 100.0

Total 48 100.0 100.0

Lokasi Mendapat Kartu BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 1 2.1 2.1 2.1

B 26 54.2 54.2 56.3

A 21 43.8 43.8 100.0

Total 48 100.0 100.0

Sistem Rujukan BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 7 14.6 14.6 14.6

A 22 45.8 45.8 60.4

B 19 39.6 39.6 100.0

Total 48 100.0 100.0

Kelebihan Kepesertaan BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid C 13 27.1 27.1 27.1

A 23 47.9 47.9 75.0

B 12 25.0 25.0 100.0

Total 48 100.0 100.0

Kelemahan Kepesertaan BPJS

Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent

Valid A 21 43.8 43.8 43.8

C 7 14.6 14.6 58.3

B 20 41.7 41.7 100.0

Total 48 100.0 100.0

CROSSTABS PENGETAHUAN * TINDAKAN

Kategori Pengetahuan * Tindakan Crosstabulation

Tindakan Tindakan Kurang

Kategori Pengetahuan Pengetahuan Kurang Count 4

Expected Count 1.6

% Within Kategori Pengetahuan

100.0%

% Within Tindakan 21.1%

Pengetahuan Sedang Count 15

Expected Count 14.6

% Within Kategori Pengetahuan

40.5%

% Within Tindakan 78.9%

Pengetahuan Baik Count 0

Expected Count 2.8

% Within Tindakan 100.0%

Kategori Pengetahuan * Tindakan Crosstabulation

Tindakan

Tindakan Baik Total

Kategori Pengetahuan Pengetahuan Kurang Count 0 4

Expected Count 2.4 4.0

Chi-Square Tests

Fisher's Exact Test 10.347 .002

Linear-By-Linear Association

10.190b 1 .001 .001 .001

N Of Valid Cases 48

A. 4 Cells (66,7%) Have Expected Count Less Than 5. The Minimum Expected Count Is 1,58.

B. The Standardized Statistic Is 3,192.

SIKAP

Asuransi Kesehatan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Daftar peserta BPJS Kesehatan tidak perlu periksa kesehatan Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Pemanfaatan kartu BPJS

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Peserta BPJS berobat ke Rumah Sakit

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Bayar denda iuran

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

tindakan kurang tindakan baik Total

skat 0 Count 3 0 3

Chi-Square Tests

a. 4 cells (66,7%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 1,19.

b. The standardized statistic is 2,983.

TINDAKAN

Memeriksa Kesehatan Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid E 10 20.8 20.8 20.8

D 17 35.4 35.4 56.3 Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative Percent

Valid B 20 41.7 41.7 41.7

A 28 58.3 58.3 100.0

Total 48 100.0 100.0