• Tidak ada hasil yang ditemukan

∑ dimana d = beda peringkat yang berpasangan

STASIUN TELEVISI FAVORIT

6.2.3 Tingkat Kesukaan Iklan Makanan Ringan a. Makanan ringan yang paling digemari

Pada penelitian kuantitatif akan diteliti lebih mendalam mengenai tingkat kesukaan responden terhadap produk-produk makanan ringan yang paling digemari yang didapatkan dari hasil penelitian kualitatif sebagaimana dijelaskan dibagian awal. Tingkat kesukaannya dinilai dari segi rasa, kemasan, hadiah, dan aroma. Setiap responden memberikan peringkat sesuai dengan tingkat kesukaannya untuk masing-masing produk berdasarkan 4 atribut ini.

Dilihat dari nilai rata-rata skor untuk masing-masing produk yang lebih besar dari 3, bisa disimpulkan bahwa pada dasarnya semua produk disukai oleh responden dari segi rasa. Akan tetapi, jika dilihat dari hasil perbandingan nilai rata-rata skor/peringkat yang diberikan responden, maka makanan ringan yang paling digemari oleh responden berdasarkan rasanya adalah Silverqueen dengan rata-rata skor 4.24, kemudian disusul Tango dengan rata-rata 3.99, Tobleron dengan rata-rata 3.82, Oreo dengan rata-rata 3.68, dan Taro dengan rata-rata 3.63.

Dari segi kemasan, semua produk juga memiliki nilai rata-rata skor diatas 3 yang berarti bahwa responden pada umumnya suka dengan kemasan produk-produk makanan ringan tersebut. Jika nilai rata-rata skornya dibandingkan, maka produk yang paling disukai kemasannya adalah Marie Regal dengan nilai rata-rata 4.68. Selanjutnya adalah Tobleron dengan nilai rata-rata 3.72, Silverqueen dengan nilai rata-rata 3.62, Oreo dengan nilai rata-rata 3.52, dan Tango dengan nilai rata-rata 3.51. Di sini dapat dilihat bahwa anak-anak sangat tertarik dengan kemasan dari makanan ringan.

Untuk hadiah yang terdapat di dalam kemasan, produk yang paling disukai adalah Silverqueen dengan nilai rata-rata skornya adalah 4.16. Disusul kemudian Taro dengan nilai rata-rata 4.12, Tango dengan rata-rata 3.35, Chetos dengan rata-rata 3.23, dan Oreo dengan rata-rata 3.15. Ada beberapa produk yang mempunyai nilai rata-rata skornya kurang dari 3, yaitu Kacang garuda, Marie Regal, dan Biskuat. Hal ini menunjukkan bahwa produk-produk ini kurang begitu disukai oleh responden jika dilihat dari segi hadiah yang terdapat didalam kemasan. Hal ini cukup dimaklumi karena produk-produk ini memang jarang memasukkan hadiah dalam kemasannya.

Jika dilihat dari segi aroma, produk yang paling disukai responden adalah Tobleron. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata skornya yang paling tinggi yaitu 3.78. Urutan berikutnya adalah Tango dan Silverqueen dengan nilai rata-rata yang tidak terlalu jauh berbeda yaitu 3.72 dan 3.70. Kemudian disusul oleh Chitato dan Taro dengan nilai rata-rata yang juga tidak jauh berbeda yaitu 3.50 dan 3.49. Namun secara keseluruhan, semua produk cukup disenangi oleh responden. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata skornya yang semuanya diatas 3.

66

Produk makanan ringan yang paling digemari berdasarkan rasa, kemasan, hadiah dan aroma, adalah produk-produk dari bahan dasar coklat yang rata-rata mendominasi. Hal ini disebabkan sebagian besar anak-anak menyukai coklat untuk dikonsumsi.

Data lengkap mengenai perbandingan nilai rata-rata skor tingkat kesukaan responden terhadap masing-masing produk berdasarkan rasa, kemasan, hadiah, dan aroma disajikan pada tabel di bawah ini :

Tabel 10. Perbandingan nilai rata-rata skor tingkat kesukaan responden di SD Islam Al Azhar 01 terhadap masing-masing produk berdasarkan rasa, kemasan, hadiah, dan aroma

Produk

Snack

Rasa Kemasan Hadiah Aroma

n % n % n % n % Kacang Garuda 98 3.48 98 3.01 82 2.61 93 3.00 Tango 98 3.99 97 3.51 83 3.35 96 3.72 Silverqueen 99 4.24 98 3.62 94 4.16 96 3.70 Taro 98 3.63 97 3.36 97 4.12 93 3.49 Chetos 99 3.51 98 3.34 94 3.23 96 3.39 Marie Regal 94 3.44 97 4.68 77 2.64 91 3.36 Chitato 95 3.56 93 3.41 84 3.07 92 3.50 Biskuat 93 3.12 91 3.02 78 2.67 93 3.03 Tobleron 93 3.82 89 3.72 76 3.01 90 3.78 Oreo 97 3.68 94 3.52 78 3.15 94 3.47

b. Analisis tingkat kesukaan iklan makanan ringan terhadap konsumsi

Sebagaimana disebutkan pada bab-bab awal bahwa dalam penelitian ini, peneliti ingin melihat hubungan antara tingkat kesukaan responden terhadap iklan produk makanan ringan dengan tingkat konsumsinya untuk makanan ringan tersebut. Suatu produk baru bisa diketahui oleh konsumen apabila produk tersebut dapat diperkenalkan secara cepat ke masyarakat luas. Disinilah peran periklanan sangat diperlukan karena iklan makanan ringan melalui media televisi akan sangat membantu produsen dalam memasarkan produk baru tersebut. Seperti diketahui bahwa televisi merupakan sarana yang paling banyak digemari pengiklan karena masyarakat sudah sangat dekat dengan televisi, terutama anak-anak.

Namun tidak selamanya kebiasaan menonton iklan makanan ringan di televisi, akan meningkatkan kesukaan terhadap iklan, tergantung kepada penyajian dari iklan itu sendiri. Hasil analisis tingkat kesukaan iklan makanan ringan melalui televisi, menunjukkan bahwa rata-rata murid menyukai iklan di televisi dalam taraf biasa. Iklan produk Kacang Garuda, Tango, Taro, Chetos, Marie Regal, C hitato, dan Biskuat dianggap biasa, sedang iklan yang paling disukai adalah produk Silverqueen, Tobleron dan Oreo. Iklan ketiga produk ini disukai karena iklannya sangat menarik dan inofatif. Disamping itu jingle iklannya juga sangat enak didengar dan sangat mudah untuk dihafalkan. Seperti ditampilkan pada Tabel 9 berikut.

68

Tabel 11. Persentase Tingkat Kesukaan Iklan Makanan Ringan Melalui Media Televisi Responden di SD Islam Al Azhar 01

Produk

Snack

Tingkat Kesukaan Iklan

Sangat Suka Suka Biasa Tidak Suka Sangat Tidak Suka Kacang Garuda 11.1 12.1 58.6 9.1 9.1 Tango 20.6 24.7 42.3 7.2 5.2 Silverqueen 42.9 23.5 25.5 4.1 4.1 Taro 14.1 34.3 36.4 11.1 4.0 Chetos 18.5 28.3 32.6 15.2 5.4 Marie Regal 8.6 10.8 54.8 16.1 9.7 Chitato 17.4 28.3 37.0 13.0 4.3 Biskuat 10.2 26.5 39.8 11.2 12.2 Tobleron 32.1 10.7 29.8 10.7 16.7 Oreo 28.3 29.3 27.3 11.1 4.0

Sebagian besar murid- murid SD Islam Al Azhar 01 mengkonsumsi sebungkus makanan ringan setiap harinya, meskipun ada juga yang mengkonsumsi salah satu produk sampai lima bungkus per harinya. Hal ini terjadi karena uang jajan yang diberikan oleh orang tua terbatas. Mereka lebih memilih membelanjakan uang jajannya di sekolah untuk membeli makanan berat (nasi, kentang goreng, sosis, dll) dibanding dengan makanan ringan. Biasanya mereka lebih sering mengkonsumsi makanan ringan setelah pulang sekolah (yang tersedia di rumah).

Sedangkan berdasarkan tingkat konsumsi makanan ringan setiap harinya, yang paling banyak dikonsumsi oleh adalah produk Taro yaitu sebanyak 52 persen mengkonsumsi 1 bungkus setiap harinya. Seperti pada Tabel 12 di bawah ini :

Tabel 12. Persentase Tingkat Konsumsi Makanan Ringan Responden di SD Islam Al Azhar 01

Produk

Snack

Tingkat Konsumsi Makanan Ringan (Bungkus/hari)

0 1 2 3 4 5 Kacang Garuda 44 41 10 3 2 - Tango 23 40 25 10 1 1 Silverqueen 46 28 24 2 - - Taro 41 52 6 - 1 - Chetos 57 29 12 1 1 - Marie Regal 46 37 13 2 2 - Chitato 59 29 10 2 - - Biskuat 52 26 18 3 1 - Tobleron 61 19 18 2 - - Oreo 37 27 16 18 2 -

Apabila tingkat kesukaan iklan makanan ringan dengan tingkat konsumsi ditabulasi secara sederhana berdasarkan iklan produk makanan ringan yang sangat disukai dengan total konsumsi makanan ringan sebanyak 1 bungkus setiap harinya, maka akan terlihat bahwa iklan produk makanan ringan yang sangat disukai oleh responden, belum tentu responden mengkonsumsi makanan ringan tersebut sebungkus setiap harinya. Demikian pula sebaliknya, makanan ringan yang selalu dikonsumsi sebanyak 1 bungkus setiap harinya, biasanya responden menilai biasa saja iklan produk makanan ringan tersebut yang ditayangkan melalui media televisi.

Pada Tabel 13 di bawah ini dapat dilihat bahwa peringkat pertama iklan yang sangat disukai adalah Silverqueen, tetapi konsumsinya menempati peringkat keenam.

70

Produk Taro menempati peringkat pertama konsumsi, tetapi menempati peringkat ketujuh dalam tingkat kesukaan iklannya.

Tabel 13. Peringkat Produk Makanan Ringan Berdasarkan Dominasi Kesukaan Iklan dan Total Konsumsi/hari

Produk

Snack

Peringkat Dominasi

Konsumsi Makanan Ringan KesukaanIklan Makanan Ringan Kacang Garuda 2 ( 41 %) 8 ( 11.1% ) Tango 3 ( 40% ) 4 ( 20.61% ) Silverqueen 6 ( 28% ) 1 ( 42.9% ) Taro 1 ( 52 %) 7 ( 14.1% ) Chetos 5 ( 29 %) 5 ( 18.5% ) Marie Regal 4 ( 37 %) 10 ( 8.6% ) Chitato 5 ( 29 %) 6 ( 17.4% ) Biskuat 8 ( 26 %) 9 ( 10.2% ) Tobleron 9 ( 19 %) 2 ( 32.1% ) Oreo 7 ( 27 %) 3 ( 28.3% )

Apabila tingkat kesukaan iklan makanan ringan dengan tingkat konsumsi murid- murid dianalisis dengan menggunakan korelasi Spearman maka, hasil analisis korelasinya adalah nilai r hitung sebesar (-0,033). N ilai ini lebih kecil dibandingkan r tabel (nilai r spearman tabel pada a 5% dan N=100 orang adalah 0.364). Artinya tidak ada korelasi antara tingkat kesukaan iklan terhadap konsumsi makanan ringan murid -murid SD Islam Al Azhar 01 Kebayoran Baru.

Hal ini menunjukkan bahwa iklan makanan ringan melalui media televisi belum menumbuhkan keinginan untuk membeli makanan tersebut. Salah satu faktor

pendukung dalam hal ini adalah kebanyakan iklan dianggap biasa saja, jadi tidak menimbulkan ketertarikan untuk menonton iklan. Pada saat jeda iklan, biasanya anak-anak memindahkan saluran televisi ke acara yang lain. Disamping itu, saat ini banyak orang tua yang cukup khawatir dengan kandungan MSG di dalam produk makanan ringan dan mempertanyakan kandungan gizinya. Karena hal tersebut, banyak orang tua yang berusaha mengurangi atau bahkan melarang anaknya untuk mengkonsumsi produk-produk makanan ringan.

BAB VII