• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

X 2 .PERSEPSI PETANI TENTANG INOVASI PTT PADI DAN KEGIATAN PENYULUHAN MELALUI SEKOLAH LAPANG

Y. TINGKAT PENERAPAN PTT (Khusus Untuk Petani)

Petunjuk Pengisian: Bagian ini khusus ditanyakan hanya kepada petani. Silahkan Bapak/Ibu menanyakan kepada petani responden ntuk menanggapi pertanyaan berikut dengan memberikan tanda silang (x) pada kolom jawaban yang telah disediakan, yaitu kolom: (1) tidak , (2) ya

No Pertanyaan Jawab 1 2 Y2.1 Penerapan teknologi varietas unggul

Penggunaan varietas unggul meliputi varietas: IR 64, Ciherang, Ciliwung, Cisadane, Cisokan

1. Apakah bapak/ibu mengetahui tentang varietas unggul? 2. Apakah bapak/ibu tertarik menggunakan varietas unggul? 3. Apakah bapak/ibu memperhitungkan/menimbang-nimbang

untuk menggunakan varietas unggul tersebut?

4. Apakah bapak/ibu telah mencoba terlebih dahulu varietas unggul tersebut sebelum menerapkan untuk seluruh hamparan sawah bapak/ibu?

5. Apakah bapak/ibu telah menerapkan bibit unggul tersebut? Y2.2 Penerapan teknologi penggunaan benih bermutu

Benih bermutu merupakan benih yang diperoleh dengan cara perendaman benih kedalam air dengan memilih benih yang bernas/tenggelam, dengan menggunakan pestisida sewaktu penyemaian.

6. Apakah bapak/ibu mengetahui tentang benih bermutu?

7. Apakah bapak/ibu tertarik dengan informasi tentang benih bermutu?

8. Apakah bapak/ibu memperhitungkan/menimbang-nimbang untuk menggunakan benih bermutu tersebut?

9. Apakah bapak/ibu telah mencoba terlebih dahulu benih bermutu sebelum menerapkan untuk seluruh hamparan sawah bapak/ibu?

10.Apakah bapak/ibu telah menerapkan benih bermutu tersebut? Y2.3 Penerapan teknologi penggunaan umur dan jumlah bibit

Penggunaan umur dan jumlah bibit padi sesuai anjuran adalah pada umur 18-22 hari dengan perawatan intensif, yaitu menggunakan pukand dan dilindungi dari hama

11.Apakah bapak/ibu mengetahui tentang teknologi penggunaan umur dan jumlah bibit?

12.Apakah bapak/ibu tertarik dengan teknologi penggunaan umur dan jumlah bibit?

13.Apakah bapak/ibu memperhitungkan/menimbang-nimbang untuk menggunakan teknologi penggunaan umur dan jumlah bibit?

14.Apakah bapak/ibu telah mencoba terlebih dahulu teknologi penggunaan umur dan jumlah bibit sebelum menerapkan untuk seluruh hamparan sawah bapak/ibu?

15.Apakah bapak/ibu telah menerapkan teknologi penggunaan umur dan jumlah bibit?

Y2.4 Penerapan teknologi sistem tanam

Sistem tanam yang dianjurkan adalah system tanam tegel (20x20cm), legowo 2:1 (40x20x10cm), dan legowo 4:1 (20x10x40cm)

No Pertanyaan Jawab 1 2 16.Apakah bapak/ibu mengetahui tentang teknologi sistem tanam? 17.Apakah bapak/ibu tertarik dengan benih teknologi sistem

tanam?

18.Apakah bapak/ibu memperhitungkan/menimbang-nimbang untuk menggunakan teknologi sistem tanam tersebut?

19.Apakah bapak/ibu telah mencoba terlebih dahulu teknologi sistem tanam sebelum menerapkan untuk seluruh hamparan sawah bapak/ibu?

20.Apakah bapak/ibu telah menerapkan teknologi sistem tanam tersebut?

Y2.6 Penerapan teknologi penggunaan bahan organik sebagai pupuk

dasar

Penggunaan bahan organic, yaitu menggunakan pupuk kandang, kompos dari sisa tanaman (jerami) dalam pemberian pupuk dasar. 21.Apakah bapak/ibu mengetahui tentang teknologi penggunaan

bahan organik sebagai pupuk dasar?

22.Apakah bapak/ibu tertarik dengan teknologi penggunaan bahan organik sebagai pupuk dasar?

23.Apakah bapak/ibu memperhitungkan/menimbang-nimbang untuk menggunakan teknologi penggunaan bahan organik sebagai pupuk dasar?

24.Apakah bapak/ibu telah mencoba terlebih dahulu teknologi penggunaan bahan organik sebagai pupuk dasar sebelum menerapkan untuk seluruh hamparan sawah bapak/ibu?

25.Apakah bapak/ibu telah menerapkan teknologi penggunaan bahan organik sebagai pupuk dasar?

Y2.7 Penerapan teknologi sistem pengairan berselang

Pengaturan air dilakukan dengan menambah atau mengurangi genangan air di dalam sawah sesuai dengan kebutuhan tanaman, kondisi lingkungan, dan ketersediaan air.

26.Apakah bapak/ibu mengetahui tentang teknologi sistem pengairan berselang?

27.Apakah bapak/ibu tertarik dengan teknologi sistem pengairan berselang?

28.Apakah bapak/ibu memperhitungkan/menimbang-nimbang untuk menggunakan teknologi sistem pengairan berselang? 29.Apakah bapak/ibu telah mencoba terlebih dahulu teknologi

sistem pengairan berselang sebelum menerapkan untuk seluruh hamparan sawah bapak/ibu?

30.Apakah bapak/ibu telah menerapkan teknologi sistem pengairan berselang?

Y2.8 Penerapan teknologi pengendalian gulma terpadu

Pengendalian gulma secara terpadu melalui pengolahan lahan yang sempurna, pengaturan air, menggunakan alat mekanis, pelaksanaannya bersaman atau segera setelah pemupukan

No Pertanyaan Jawab 1 2 31.Apakah bapak/ibu mengetahui tentang teknologi pengendalian

gulma terpadu?

32.Apakah bapak/ibu tertarik dengan teknologi pengendalian gulma terpadu?

33.Apakah bapak/ibu memperhitungkan/menimbang-nimbang untuk menggunakan teknologi pengendalian gulma terpadu tersebut?

34.Apakah bapak/ibu telah mencoba terlebih dahulu teknologi pengendalian gulma terpadu sebelum menerapkan untuk seluruh hamparan sawah bapak/ibu?

35.Apakah bapak/ibu telah menerapkan teknologi pengendalian gulma terpadu?

Y2.9 Penerapan teknologi pengendalian hama dan penyakit

Pengendalian hama dan penyakit secara terpadu dilakukan melalui: identifikasi penyakit dan langkah penanganannya, melakukan system bera, melakukan pemasangan perangkap, dan menjaga sanitasi, serta melakukan tanam serentak

36.Apakah bapak/ibu mengetahui tentang teknologi pengendalian hama dan penyakit?

37.Apakah bapak/ibu tertarik dengan teknologi pengendalian hama dan penyakit?

38.Apakah bapak/ibu memperhitungkan/menimbang-nimbang untuk menggunakan teknologi pengendalian hama dan penyakit?

39.Apakah bapak/ibu telah mencoba terlebih dahulu teknologi pengendalian hama dan penyakit sebelum menerapkan untuk seluruh hamparan sawah bapak/ibu?

40.Apakah bapak/ibu telah menerapkan teknologi pengendalian hama dan penyakit?

Y2.10 Penerapan teknologi penanganan panen dan pascapanen

Penanganan panen dan pascapanen yang dianjurkan adalah sebagai berikut: menggunakan sabit bergerigi, dilakukan oleh kelompok pemanen, segera dilakukan perontokan setelah dipotong, meggunakan alas plastic/terpal, pengeringan dilakukan dengan lantai jemur atau alas, penggilingan dilakukan pada kadar air gabah 12-14%, dan untuk penyimpanan, kadar air pada gabah mencapai 12-14 %

41.Apakah bapak/ibu mengetahui tentang teknologi penanganan panen dan pascapanen?

42.Apakah bapak/ibu tertarik dengan teknologi penanganan panen dan pascapanen?

43.Apakah bapak/ibu memperhitungkan/menimbang-nimbang untuk teknologi penanganan panen dan pascapanen?

No Pertanyaan Jawab 1 2 44.Apakah bapak/ibu telah mencoba terlebih dahulu teknologi

penanganan panen dan pascapanen sebelum menerapkan untuk seluruh hamparan sawah bapak/ibu?

45.Apakah bapak/ibu telah menerapkan teknologi penanganan panen dan pascapanen tersebut?

Dokumen terkait