BAB II TINJAUAN PUSTAKA
A. Landasan Teori
3. Tinjauan Media Audio Visual
a. Pengertian Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa Latin “medius” yang secara harfiah
berarti tengah, perantara, atau pengantar.
Gerlach & Ely dalam Azhar Arsyad (2010:3) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap.
Menurut pengertian ini, guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali
No. Standar
Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator 1 Bumi dan alam
semesta Memahami kenampakan
permukaan bumi
dan langit, cuaca dan pengaruhnya pada manusia 1.1 Mendeskripsi-kan Kenampakan permukaan bumi (daratan dan sebaran air) 1.1.1 Menyebutkan lima macam kenampakan permukaan bumi 1.1.2 Menyebutkan lima penyebab kerusakan permukaan bumi 1.1.3 Menyebutkan
lima cara mencegah perubahan/
kerusakan permukaan bumi
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
23
informasi visual atau verbal.
AECT (Association of Education and Communication Technology, 1977) dalam Azhar Arsyad (2010:3) memberi batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi.
Menurut Gagne dan Briggs dalam Azhar Arsyad (2010:4) menyatakan bahwa media pembelajaran meliputi alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran yang terdiri dari antara lain buku, tape recorder, kaset, video camera, video recorder, film, slide (gambar berbingkai), foto, gambar, grafik, televisi dan komputer.
Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah berbagai jenis komponen yang digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran, sehingga siswa mampu memperoleh pengetahuan dan keterampilan secara maksimal, serta sikap yang proporsional.
b. Manfaat Media Pembelajaran
Hamalik dalam Azhar Arsyad (2010:15,16) mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Penggunaan media pembelajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran pada saat itu.
Selain membangkitkan motivasi dan minat siswa, media pembelajaran juga dapat membantu menyajikan data dengan menarik dan terpercaya, memudahkan penafsiran data, memadatkan informasi dan membantu meningkatkan pemahaman siswa.
Nana Sudjana dan Ahmad Rivai (2005:2) mengemukakan ma media pembelajaran dalam proses belajar siswa, yaitu:
commit to user
menumbuhkan motivasi belajar
2) Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih
dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pembelajaran
3) Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi
verbal melalui penuturan kata-kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalau guru mengajar pada setiap jam pelajaran.
4) Siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak
hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan dan lain-lain.
Encyclopedia of Educational Research dalam Azhar Arsyad (2010:25) merincikan manfaat media pembelajaran sebagai berikut :
1) Meletakkan dasar-dasar yang kongkret untuk berpikir, oleh karena itu
mengurangi verbalisme
2) Memperbesar perhatian siswa
3) Meletakkan dasar-dasar yang penting untuk perkembangan belajar,
oleh karena itu membuat pelajaran lebih mantap
4) Memberikan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan kegiatan
berusaha sendiri di kalangan siswa
5) Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinyu, terutama melalui
gambar hidup
6) Membantu tumbuhnya pengertian yang dapat membantu
perkembangan kemampuan berbahasa
7) Memberikan pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara
lain, dan membantu efisiensi dan keragaman yang lebih banyak dalam belajar.
Azhar Arsyad (2010 : 26,27) mengemukakan manfaat praktis dari penggunaan media pembelajaran didalam proses belajar mengajar sebagai berikut :
1) Media pembelajaran dapat memperjelas penyajian pesan dan informasi
sehingga dapat memperlancar dan meningkatkan proses dan hasil belajar
2) Media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian
anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dan lingkungannya, dan kemungkinan siswa untuk belajar sendiri-sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya.
3) Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan indera, ruang dan
waktu.
4) Media pembelajaran dapat memberikan kesamaan pengalaman kepada
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
25
memungkinkan terjadinya interaksi langsung dengan guru, masyarakat, dan lingkungannya. Misalnya, melalui karyawisata, kunjungan- kunjungan ke museum atau kebun binatang.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa manfaat media pembelajaran adalah dapat menarik perhatian siswa, meningkatkan motivasi siswa, meningkatkan pemahaman siswa dan secara keseluruhan pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan.
c. Media Audio Visual
1) Pengertian Media Audio Visual
Abdul Majid (2008:180) menyatakan bahwa program video/film biasanya disebut sebagai alat bantu pandang dengar (audio visual aids/audio visual media).
Feri dalam (http://www.total.or.id/info.php?kk=Audiovisual)
menyebutkan bahwa arti istilah audio visual dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut ini, yaitu perangkat soundsistem yang dilengkapi dengan penampilan suara (audio) dan gambar (visual), biasanya digunakan untuk presentasi, home theater, dan sebagainya.
Getskripsi dalam
(http://getskripsi.com/tag/pengertian-audio-visual/) menyebutkan bahwa media audio visual adalah media yang dapat didengar dan dapat dilihat, sehingga dapat menyampaikan pengertian atau informasi dengan cara yang lebih konkrit daripada yang disampaikan secara lisan atau ditulis.
Edu dalam (http://nikiblogku.blogspot.com/2009/02/pengertian-komunikasi-audio-visual-dan-html) juga menyebutkan bahwa:
komunikasi audio visual adalah proses penyampaian pesan atau informasi
dari sumber kepada satu penerima atau lebih dengan cara
memvisualisasikan sekaligus memperdengarkan isi pesan atau informasi kepada penerima dengan melalui media yang menunjangnya. Media yang menunjangnya itu adalah media elektronik, seperti televisi, VCD player, DVD player, komputer dan lain-lainnya yang bisa digunakan untuk memvisualisasikan sekaligus memperdengarkan isi pesan dan informasi tersebut.
commit to user
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa media audio visual adalah suatu perangkat yang dapat didengar dan dilihat untuk menyampaikan pesan atau informasi secara konkrit.
2) Jenis Media Audio Visual
Anwar dalam (http://media-grafika.com/multimedia-pembelajaran) menyebutkan bahwa jenis media audio visual, yaitu :
(a) Media Video
Merupakan salah satu jenis media audio visual selain film, yang banyak dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.
(b) Media Komputer
Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media lain. Selain mampu menampilkan teks, gerak, suara dan gambar, komputer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan komputer yang disambung dengan internet dapat memberikan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu serta menyediakan sumber belajar yang hampir tanpa batas.
Djamarah SB,dkk dalam Ketut Juliantara
(http://edukasi.kompasiana.com/2010/04/11media-audio-visual-slide-bersuara/) menyatakan bahwa:
secara lebih spesifik, slide bersuara termasuk ke dalam media audiovisual diam. Media audio visual diam adalah media yang penyampaian pesannya dapat diterima oleh indera pendengaran dan indera penglihatan, akan tetapi gambar yang dihasilkannya adalah gambar diam atau sedikit memiliki unsur gerak. Jenis media ini antara lain media sound slide (slide suara), film strip bersuara dan halaman bersuara.
Menurut Rohani, Ahmad dalam Ketut Juliantara
(http://edukasi.kompasiana.com/2010/04/11/media-audio-visual-slide-bersuara/), slide bersuara memiliki beberapa kelebihan, antara lain :
a) Gambar yang diproyeksikan secara jelas akan lebih menarik perhatian.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
27
c) Isi gambar berurutan, dapat dilihat berulang-ulang serta dapat diputar
kembali sesuai dengan gambar yang diinginkan.
d) Pemakaian tidak terikat oleh waktu
e) Gambar dapat didiskusikan tanpa terikat waktu, serta dapat
dibandingkan satu dengan yang lain tanpa melepas film dari proyektor.
f) Dapat dipergunakan bagi orang yang memerlukan sesuai dengan isi
dan tujuan pemakai
g) Sangat praktis dan menyenangkan
h) Relatif tidak mahal, karena dapat dipakai berulang kali.
i) Pertunjukan gambar dapat dipercepat atau diperlambat
3) Audio Visual dalam Kegiatan Belajar Mengajar IPA
Dalam kegiatan Belajar Mengajar IPA pada materi permukaan bumi, audio visual yang digunakan berupa :
a) Media Video yang dikemas dalam VCD berisi tentang :
(1) Enam macam gambar kenampakan permukaan daratan
Yang terdiri dari gambar gunung, pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, lembah dan pantai beserta penjelasan yang dapat didengar.
(2) Lima macam gambar kenampakan permukaan air yang terdiri dari
sungai, danau, selat, laut dan samudera beserta penjelasan yang dapat didengar.
b) Media Komputer : berisi rekaman peristiwa penyebab perubahan/
kerusakan permukaan bumi, terdiri dari : air pasang, air surut, banjir, erosi, abrasi, badai, letusan gunung berapi dan tsunami serta gambar-gambar cara mencegah terjadinya perubahan/ kerusakan permukaan bumi, antara lain : gambar reboisasi, terasering, hutan lindung, hutan bakau dan pemasangan beton untuk memecah gelombang laut.