• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRA-PERENCANAAN

TIP UNTUK PERSIAPAN DIRI

Persiapan bahan yang diperlukan Persiapan materi program COREMAP Pelajari etika berkomunikasi

3.

Lakukan pertemuan dengan Kepala Desa setempat sambil menyerahkan salinan Surat Tugas.

4. Kepada Kepala Desa, jelaskan secara rinci tentang maksud kedatangan dan tugas-tugas yang akan dijalankan.

5. Selanjutnya mintalah saran kepada Kepala Desa tentang : Tokoh-tokoh kunci yang perlu ditemui

Cara-cara efektif untuk melaksanakan Perkenalan diri dengan warga masyarakat

2. Sosialisasi Program COREMAP

Sosialisasi program COREMAP adalah suatu proses pemberian informasi kepada masyarakat tentang program-program COREMAP yang sedang dan akan dijalankan.

Tujuan

Agar masyarakat memahami program-program COREMAP yaitu: apa latar belakang dan tujuannya, apa hasil yang ingin dicapai, apa saja kegiatannya, apa manfaatnya bagi masyarakat.

Perkenalan dengan masyarakat dapat dilakukan dalam bentuk pertemuan kelompok Berikan penjelasan kepada masyarakat tentang:

maksud keberadaan Fasilitator Lapangan tugas-tugas yang akan dijalankan hasil-hasil yang ingin dicapai

peran dan dukungan masyarakat yang diperlukan

Ilustrasi : IIRR, 1998.

Hasil yang ingin dicapai

Masyarakat dapat memahami program-program COREMAP secara utuh, sehingga termotivasi untuk melakukan rehabilitasi dan pengelolaan terumbu karang secara berkelanjutan demi kelestarian lingkungan dan peningkatan ekonominya.

Bahan dan alat yang diperlukan :

Brosur tentang program COREMAP

Slide foto yang berhubungan dengan kegiatan COREMAP (bila ada)

Alat peraga

Strategi pelaksanaan :

1. Sosialisasi program COREMAP dapat dilakukan melalui pertemuan kelompok.

2. Persiapkan materi yang akan disampaikan.

3. Lakukan koordinasi dengan Kepala Desa untuk mengatur

pertemuan dengan masyarakat.

3. Penguatan / Pembentukan Kelompok

Masyarakat

Kelompok Masyarakat (Pokmas) adalah suatu organisasi atau kelompok masyarakat desa yang dibentuk oleh masyarakat, dan mempunyai bidang tugas tertentu yaitu: bidang konservasi (Pokmas Konservasi), bidang produksi (Pokmas Produksi), dan bidang pengembangan peran dan kemampuan kaum perempuan (Pokmas Perempuan). Penguatan Pokmas adalah suatu proses meningkatkan kemampuan dan peran suatu kelompok masyarakat ke arah bidang kegiatan tertentu (konservasi, produksi, peningkatan peran dan kemampuan perempuan), agar dapat berperan aktif dalam pelaksanaan pengelolaan terumbu karang. Pembentukan Pokmas adalah suatu proses membentuk kelompok atau organisasi masyarakat yang akan mempunyai peran dan fungsi bidang tertentu (konservasi, produksi, peningkatan peran dan kemampuan perempuan).

Saran-Saran Untuk Penyampaian Materi :

Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami masyarakat

Hindarkan penggunaan istilah-istilah asing

Selingi dengan pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui apakah informasi yang telah disampaikan telah dapat dimengerti

Sediakan waktu cukup untuk berdiskusi agar diperoleh pengertian dan persepsi yang sama antara Fasilitator Lapangan dengan peserta pertemuan

Akan lebih baik bila pertemuan diikuti dengan kunjungan lapangan

Ilustrasi : IIRR, 1998.

Disajikan dalam bentuk tulisan sederhana dan dilengkapi dengan gambar agar menarik dan mudah dipahami masyarakat

Cakupan materi yang perlu disajikan :

Fungsi terumbu karang

Kondisi terumbu karang saat ini

Kegiatan-kegiatan yang dapat mengancam kelestarian terumbu karang

Dampak yang timbul akibat rusaknya ekosistem terumbu karang Perlunya upaya pelestarian sumber daya terumbu karang Peran program COREMAP dalam upaya pelestarian sumber daya terumbu karang

Tujuan pelaksanaan program PBM-COREMAP Sasaran yang hendak dicapai

Manfaat program PBM-COREMAP bagi masyarakat

Jenis-jenis kegiatan yang akan dilakukan dalam program PBM-COREMAP

Peran serta masyarakat yang diperlukan

Informasi lain-lain yang penting dan perlu diketahui oleh masyarakat berkaitan dengan program pengelolaan terumbu karang

Sumber: IIRR, 1998

Tujuan

Untuk mempersiapkan kelompok-kelompok masyarakat yang akan dibina dan berperan aktif dalam pelaksanaan Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang

berbasis masyarakat.

Hasil yang ingin dicapai

Terbentuknya tiga jenis kelompok/ organisasi masyarakat lengkap dengan struktur organisasi, susunan pengurus, dan AD/ART, yaitu :

a. Pokmas Konservasi b. Pokmas Produksi c. Pokmas Perempuan

Bahan dan alat yang diperlukan :

Whiteboard/papan tulis/kertas plano/media lainnya Alat tulis

Strategi pelaksanaan :

1. Pertama-tama lakukan identifikasi apakah telah ada organisasi/ pokmas yang terbentuk sebelumnya.

2. Kalau sudah ada, pelajari apakah dapat dikembangkan menjadi Pokmas untuk mendukung pelaksanaan program PBM-COREMAP, misalnya kelompok ibu-ibu PKK dapat dikembangkan menjadi Pokmas Perempuan.

3. Bila dinilai bisa, tingkatkan kapasitasnya menjadi salah satu pokmas untuk program PBM-COREMAP yaitu Pokmas Produksi, Pokmas Konservasi atau Pokmas Perempuan.

4. Bila belum ada, lakukan pembentukan Pokmas baru. Lakukan proses pembentukan.

Kuatkan hasil pembentukan Pokmas dengan Keputusan Kepala Desa atau Instansi berwenang.

4. Pemilihan Motivator Desa

Motivator Desa adalah anggota masyarakat desa setempat yang menjadi panutan dan mempunyai bakat kepemimpinan, serta motivasi untuk maju, yang dipilih oleh masyarakat untuk membantu Fasilitator Lapangan dalam membimbing dan memotivasi masyarakat agar mampu berperan aktif dalam kegiatan pengelolaan terumbu karang secara lestari.

Tujuan

Untuk memilih Motivator Desa yang terampil, memiliki komitmen tinggi dan mendapat dukungan masyarakat dalam memotivasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan pengelolaan terumbu karang secara lestari.

5. Tahapan-tahapan untuk pembentukan Pokmas baru :

Pertama-tama lakukan diskusi dengan masyarakat tentang rencana pembentukan Pokmas.

Bersama-sama dengan masyarakat lakukan penyusunan Kerangka Acuan.

Isi Kerangka Acuan :

- Syarat-syarat Pokmas

- Syarat-syarat kepengurusan Pokmas - Peran Pokmas dalam COREMAP - Proses pembentukan Pokmas

KERANGKA ACUAN

Proses pembentukan Pokmas terdiri dari :

Penyusunan Struktur Organisasi Pemilihan Pengurus

Hasil yang ingin dicapai

Terpilihnya Motivator Desa yang terampil, memiliki komitmen tinggi dan mendapat dukungan masyarakat setempat dalam memotivasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan pengelolaan terumbu karang secara lestari. Secara ideal diperlukan adanya tiga orang Motivator Desa, yaitu Motivator Desa untuk bidang konservasi, Motivator Desa untuk bidang produksi, dan Motivator Desa untuk bidang pengembangan peran dan kemampuan kaum perempuan. Motivator bidang konservasi dipilih dari anggota Pokmas Konservasi, Motivator bidang produksi dipilih dari anggota Pokmas Produksi, dan Motivator bidang pengembangan peran dan kemampuan kaum perempuan dipilih dari Pokmas Perempuan.

Bahan dan alat yang diperlukan :

Whiteboard/ papan tulis/ kertas plano/ media lainnya Alat tulis

Strategi pelaksanaan :

1. Susun Kerangka Acuan untuk Motivator Desa.

3. Sebelum dilakukan proses pemilihan, pastikan bahwa para calon telah memenuhi persyaratan seperti yang tertuang di dalam Kerangka Acuan.

4. Lakukan proses pemilihan secara demokratis.

5. Penentuan pemenang didasarkan pada perolehan jumlah suara yang terbanyak.

6. Kukuhkan hasil pemilihan dengan Keputusan Kepala Desa.

5. Pemilihan Pengawas Terumbu Karang

Pengawas Terumbu Karang adalah seseorang atau sekelompok orang yang dipilih dari anggota Pokmas Konservasi, yang mempunyai tugas dan tanggungjawab utama melakukan kegiatan pengawasan terumbu karang yaitu mengadakan patroli secara teratur guna mengamati, mencatat dan melaporkan terjadinya kegiatan perusakan terumbu karang di kawasan desa laut yang menjadi wilayah tugasnya.

Tujuan

Untuk memilih seseorang atau sekelompok orang Pengawas Terumbu Karang yang dapat diterima masyarakat dan memiliki motivasi tinggi untuk berperan sebagai pengawas terumbu karang.

Hasil yang ingin dicapai

Terpilihnya seorang atau sekelompok orang Pengawas Terumbu Karang yang diterima dan mendapat dukungan dari masyarakat, serta memiliki komitmen dan kemampuan untuk melakukan kegiatan pengawasan terumbu karang.

Strategi pelaksanaan :

1. Susun Kerangka Acuan untuk Pengawas Terumbu Karang. 2. Persilahkan masing-masing Pokmas mengajukan calon sesuai

dengan persyaratan yang telah disepakati.

Isi Kerangka Acuan :

Tugas dan tanggungjawab Motivator Desa Syarat-syarat untuk menjadi Motivator Desa Proses pemilihan dan penetapan Motivator Desa