MATERI BIMBINGAN KELOMPOK SOSIODRAMA SILKUS I PERTEMUAN
B. TOPIK BAHASAN / PERMASALAHAN : Meningkatkan rasa percaya dir
C.SPESIFIKASI KEGIATAN
1. Bidang Bimbingan : Pribadi, sosial
2. Jenis layanan Bimbingan : Layanan Bimbingan Kelompok 3. Jenis Kegiatan Pendukung : -
4. Fungsilayanan Bimbingan : Pemahaman, Pemeliharaan dan Pencegahan 5. Fungsi Kegiatan Pendukung : -
6. Sasaran layanan : LM Siswa kelas X-A SMA Islam Tuan Sokolangu Gabus Pati
D.PELAKSANAAN LAYANAN
1. Hari, tanggal : Rabu, 24 Juni 2015 2. Waktu : 11.00 – 11.45 WIB
3. Tempat : Ruang kegiatan siswa
4. Deskripsi dan komentar tentang pelaksanaan :
Dalam pelaksanaaan layanan bimbingan kelompok dengan tema hal-hal yang harus diperhatikan dalan berkomunikasi, siswa tampak mengikuti kegiatan karena tema yang disampaikan peneliti sesuai dengan permasalahan siswa.
Di awal kegiatan layanan BKp, siswa masih agak canggung. Hal tersebut Peneliti siasati dengan mengajak permainan untuk membuat suasana agar lebih akrab dan hangat. Permainan yang Praktikan pilih adalah merangkai kata. Cara permainan merangkai kata adalah sebagai berikut:
1. Setiap siswa mengucapkan sepatah kata bebas secara bergantian. 2. Siswa kedua dan selanjutnya menyambung kata dari siswa
menjadi sebuah kalimat yang mengandung pesan untuk bisa dipahami.
3. Siswa yang kurang cepat dalam mnegucapkan kata atau salah dalam merangkai kata diberi hadiah untuk mengucapkan satu buah peribahsa yang mengandung pesan positif.
Secara umum peneliti menyimpulkan layanan BKp efektif untuk membimbing siswa yang mengahadapi permasalahan interaksi sosial terhadap teman sebaya. Permaian tersebut dimaksudkan untuk membangun keakraban antar sesama siswa dan membangun rasa percaya diri siswa.
E.EVALUASI
1. Cara-cara Penilaian :
- Mengamati keaktifan, aktivitas dan kondisi siswa selama proses layanan,dan menanyakan tanggapan siswa setelah mengikuti layanan. - Dengan memberi kesempatan siswa menyampaikan pendapat berkaitan
dengan materi yang disampaikan untuk melatih siswa berani berpendapat dan menyampaikan kesan yang dirasakan.
- Untuk lebih mengetahui pemahaman siswa mengenai materi yang telah dipaparkan, Praktikan memberikan lembaran penilaian segera (laiseg) kepada masing-masing siswa.
2. Deskripsi dan komentar tentang hasil penilaian :
- Siswa memiliki tanggapan yang positif terhadap layanan yang disampaikan baik ketika pemaparan materi, keberanian menyampaikan pendapat, dan permainan peran/sosiodrama.
- Dari hasil tanya jawab dan diskusi mengenai materi yang diberikan tentang meningkatkan rasa percaya diri, siswa memahaminya.
- Dengan layanan informasi tentang meningkatkan rasa percaya diri, siswa diharapkan menjadi pribadi yang memiliki pemahaman dalam menbagun sikap rasa percaya diri di kelas.
- Setelah kegiatan layanann Praktikan memberikan lembar laiseg. Peserta layanan sebagian besar menulis merasa senang dengan layanan BKp.
Karena permasalahan tersebut berkaitan langsung dengan permasalahan dirinya.
E.ANALISIS HASIL PENILAIAN 1. Cara-cara penilaian :
- Dengan melakukan pengamatan, observasi, diskusi, permainan peran, serta tanya jawab dengan siswa, peneliti mengetahui keaktifan, respon siswa dan mengetahui seberapa jauh perubahan pemahaman materi. - Dengan adanya lembaran penilaian segera atau laiseg, peneliti dapat
mengetahui sejauh mana keberasilan layanan akan pemahaman siswa mengenai materi layanan dan pemahaman tentang meningkatkan rasa percaya diri.
2. Deskripsi dan Komentar tentang hasil analisis :
- Layanan informasi dengan tema tersebut cocok untuk siswa karena sesuai dengan permasalahannya. Layanan BKp teknik sosiodrama diharapkan bisa mendidik siswa memiliki rasa percaya diri di kelas X-A SMA Islam Tuan Sokolangu Gabus Pati.
- Setelah hasil laiseg dianalisis terlihat sebarapa jauh pemahaman siswa mengenai isi layanan. Siswa mendapat pemahaman baru tentang materi yang berkaitan dengan meningkatkan rasa percaya diri.
F.TINDAK LANJUT
1. Cara-cara Tindak lanjut :
- Observasi dan pengamatan siswa terlihat ada perkembangan dalam bergaul dengan teman sebaya dalam satu kelompok bimbingan. Siswa terlihat sedikit akrab dengan teman dalam kelompok bimbingan. Hal ini terlihat saat permainan, masing-masing siswa terlihat adanya keakraban dan mulai saling membuka diri terhadap temannya. Bila ada temanya yang mengungkapkan kata tidak pas, mereka semua tertawa.
- Siswa berniat untuk memperbaiki sikapnya dalampergaulan terhadap sesama teman sebaya di kelas dengan lebih percaya diri dan tidak menghindar saat mendapat tugas dari guru atau sekolah.
2. Deskripi dan komentar tentang upaya tindak lanjut :
- Observasi dapat dilakukan ketika pertemuan berikutnya dan memperhatikan perilaku sehari-hari baik saat di dalam kelas maupun diluar kelas, saat menghadapi permasalahan, menunjukkan kemampuannya yang tidak berlebihan, memiliki kepeduian terhadap orang lain, menghargai orang lain.
Pati, 24 Juni 2015
Mengetahui,
Kolaborator Peneliti
Dwi Kusumaningrum S. Pd. Kurniawati Munfaatun
RESUME BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA SIKLUS I PERTEMUAN 3
A. Bentuk layanan : Bimbingan Kelompok B. Penyelenggara : Kurniawati Munfaatun
C. Sasaran (anggota) : 8 siswa kelas X-A SMA Islam Tuan Sokolnagu Gabus Pati
D. Pertemuan : 2 (kedua) E. Lingkup pembicaraan :
5. Sifat topik : Topik tugas
6. Topik yang dibahas : Meningkatkan rasa percaya diri
F. Anggota
Jumlah Peserta yang mengikuti kegiatan layanan 8 orang, dari kelas X-A yang terdiri dari 2 laki-laki dan 6 perempuan; yaitu: AF, IZ, LM, PA, SM, SP, Sw, dan VA.
G. Isi bahasan :
1. Membahas hal apa yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri? Tanggapan yang muncul dari peserta layanan :
AF : Kecerdasan seseorang IZ : Fisik yang atletis menarik LM : Fisik yang sempurna
PA : Orang lain yang menghargai kita SM : Lingkungan yang mau menerima kita SP : Orang lain yang peduli kepada kita Sw : Sikap positif
VA : Sikap positif
2. Salah satu tips membangun rasa percaya diri? AF : Memperhatikan penampilan
IZ : Berpakaian rapi, bicara secukupnya LM : Menjaga emosi
PA : Menjaga emosi, berpakaian rapi
SP : Berpikir sebelum bicara, memperhatikan penampilan Sw : Bersikapobjektif terhadap orang lain
VA : Tampil rapi saat di depan teman G. Permainan : Merangkai kata
Cara permainan merangkai kata adalah sebagai berikut:
1. Setiap siswa mengucapkan sepatah kata bebas secara bergantian.
2. Siswa kedua dan selanjutnya menyambung kata dari siswa sebelumnya dengan tujuan kata tersebut dari awal dan berikutnya menjadi sebuah kalimat yang mengandung pesan untuk bisa dipahami.
3. Siswa yang kurang cepat dalam mnegucapkan kata atau salah dalam merangkai kata diberi hadiah untuk mengucapkan satu buah peribahsa yang mengandung pesan positif.
H. Denah Duduk Peserta BKp :
PK AF IZ SM PA Sw LM VA SP
Lampiran 17
Hasil Observasi Peneliti terhadap Siswa pada Aspek Penelitian Siklus I Pertemuan 3 dalam Upaya Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa terhadap
Teman Sebaya di Kelas X-A SMA Islam Tuan Sokolangu Gabus Pati Hari / tanggal : Rabu, 24 Juni 2015
Pukul : 11.00-11.45 WIB
Tempat : Ruang Kegiatan Siswa SMA Islam Tuan Sokolangu Gabus Pati No Respon
den
Aspek yang diobservasi Jum lah Rata -rata Persen tase Kate gori 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 AF 3 3 3 3 3 3 4 3 2 3 30 3,0 60% C 2 IZ 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 30 3,0 60% C 3 LM 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 28 2,8 56% C 4 PA 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 31 3,1 62% C 5 SM 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 27 2,7 54% C 6 SP 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3,0 3,0 60% C 7 Sw 4 3 4 4 3 4 3 3 3 2 33 3,3 66% C 8 VA 4 4 4 3 3 4 3 3 3 3 34 3,4 68% C Jumlah 243 Rata-rata 30,7 Persentase 61% Kategori C
Kriteria Observasi Peneliti terhadap Siswa
Nilai Interval Skor Persentase (%) Kategori
5 42-50 84-100 Sangat Baik (SB)
4 34-41 68-83 Baik (B)
3 26-33 52-67 Cukup (C)
2 18-25 36-51 Kurang (K)
1 10-17 20-35 Sangat Kurang (SK)
Keterangan aspek yang diamati yaitu:
1. Mampu dan bersedia menerima tanggung jawab 2. Berpartsipasi, gembira dalam kegiatan
3. Segera menangani masalah yang menuntut penyelesaian
4. Senang memecahkan dan mengatasi hambatan yang mengancam kebahagiaan
5. Mengambil keputusan dengan senang, tanpa konflik dan tanpa banyak menerima nasehat
6. Tetap pada pilihannya sampai diyakinkan bahwa pilihannya itu sokhih 7. Belajar dari kegagalan dan tidak mencari-cari alasan untuk menjelaskan
8. Mengetahui kapan saatnya belajar dan bermain pada satnya bermain 9. Dapat menunjukkan kasih sayang secara langsung dengan cara tepat 10.Dapat berkompromi bila menghadapi kesulitan
Pati, 24 Juni 2015
Mengetahui,
Kolaborator Peneliti
Dwi Kusumaningrum S. Pd. Kurniawati Munfaatun
Lampiran 18
Hasil Observasi Peneliti terhadap Aktivitas Siswa pada Siklus I Pertemuan 3 dalam Pelaksanaan Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama di Kelas X-A
SMA Islam Tuan Sokolangu Gabus Pati
Hari / tanggal : Rabu, 24 Juni 2015 Pukul : 11.00-11.45 WIB
Tempat : Ruang Kegiatan Siswa SMA Islam Tuan Sokolangu Gabus Pati
No Tahapan BKp Nama Siswa Catatan A F I Z L M P A S M S P S w V A I Tahap Pembentukan b. Perasaan diterima dan kekhusu’an dalam berdo’a. 4 4 3 4 2 4 3 4 Pada tahap pembentukan siswa sebagian besar cukup dalam memahami cara pelaksanaan bimbingan kelompok teknik sosiodrama. c. Memahami arti,
tujuan dan asas bimbingan kelompok. 3 4 2 3 2 3 3 4 d. Memahami cara pelaksanaan bimbingan kelompok. 4 4 3 3 3 3 3 4 e. Memperkenalkan diri dan aktif dalam permainan. 4 4 2 3 2 4 3 4 f. Mensepakati waktu yang telah ditetapkan bersama. 3 4 2 3 2 3 3 4 II Tahap Peralihan b. Kesiapan untuk melanjutkan kegiatan bimbingan kelompok
3 3 2 3 3 3 3 3 Pada tahap peralihan siswa cukup kesiapan dalam memahami topik yang akan dibahas dalam bimbingan kelompok teknik sosiodrma. d. Memahami topik
yang akan dibahas
Lampiran 18 Lanjutan No Tahapan BKp Nama Siswa Catatan A F I Z L M P A S M S P S w V A III Tahap Kegiatan
i. Kesungguhan mengikuti bimbingan kelompok
3 3 3 3 3 3 3 3 Pada tahap kegiatan sebagian besar siswa cukup dalam setiap aspek dalam tahap kegiatan, dua siswa baik dalam keaktifan mengikuti permainan selingan dan satu siswa baik dalam keaktifan mengikuti diskusi. j. Aktif dalam berpendapat 3 3 2 3 2 3 3 3 k. Memahami dan membahas topik 3 3 3 3 2 3 3 3 l. Aktif mengikuti selingan 3 3 2 4 3 4 3 3 m.Pemahaman peran 3 3 2 3 2 3 3 3 n. Pengambilan sikap 3 3 2 3 2 3 3 3 o. Aktif dalam diskusi 3 3 2 3 2 3 3 4 p. Memahami kesimpulan pembahasan topik 3 3 2 3 3 3 3 3 IV Tahap Pengakhiran b. Memahami bahwa kegiatan bimbingan kelompok akan berakhir
4 4 4 4 4 4 4 4 Pada tahap pengakhiran secara umum siswa cukup dalam setiap aspek pada tahap pengakhiran, satu siswa baik dalam memahami kegiatan bimbingan kelompok akan berakhir
dan baik dalam berdo’a.
c. Aktif dalam proses evaluasi
3 3 2 3 2 3 3 3 d. Ikut serta membahas
kegiatan lanjutan 3 3 2 3 2 3 3 3 e. Menyampaikan kesan dirasakan 3 3 2 3 2 3 3 3 f. Khusu’ berdo’a 4 4 4 4 4 4 4 4 Jumlah 66 71 50 67 52 68 56 70 500 Rata-rata 3,3 3,6 2,5 3,4 2,6 3,4 2,8 3,5 62,5 Perentase (%) 66 71 50 67 52 68 56 70 63% Kategori C B K C C B C B C
Kriteria Observasi Peneliti terhadap Siswa
Nilai Interval Skor Persentase (%) Kategori 5 84 - 100 84 - 100 Sangat Baik (SB) 4 68 - 83 68 - 83 Baik (B) 3 52 - 67 52 - 67 Cukup (C) 2 36 - 51 36 - 51 Kurang (K) 1 20 - 35 20 - 35 Sangat Kurang (SK) Pati, 24 Juni 2015 Mengetahui, Kolaborator Peneliti
Dwi Kusumaningrum S. Pd. Kurniawati Munfaatun
NIY. 220098 NIM. 2011 31 101
Lampiran 19
Hasil Wawancara Peneliti terhadap Guru BK
Setelah Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama Siklus I dalam Upaya Meningkatkan Interaksi Sosial terhadap Teman Sebaya
Kelas X-A SMA Islam Tuan Sokolangu Gabus Pati