TATANAN RUMAH TANGGA
TOTAL SASARAN YANG DISULUH
PELAPOR
Lampiran 10 FORM PENGKAJIAN
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
A. Identitas klien /keluarga:
Nama: _________________________ Umur: _________________________ Jenis Kelamin: ________________________ Suku : _________________________ Alamat: _________________________ No. Telp _________________________ B. Riwayat Perkembangan Keluarga
Tahap Perkembangan Klg Saat Ini ________________________________________ Tugas Perkembangan Keluarga:
Dapat dijalankan Tdk Dpt Dijalankan Bila Tdk dijalankan, sebutkan :
C. Struktur Keluarga
Pola Komunikasi : Baik Disfungsional Peran Dlm Keluarga : Tdk Ada Masalah Ada Masalah
Nilai/Norma KLg : Tdk ada konflik nilai Ada Konflik
D. Fungsi Keluarga
Fungsi Afektif : Berfungsi Tdk Berfungsi Fungsi Sosial : Berfungsi Tdk Berfungsi Fungsi Ekonomi : Baik Kurang Baik Fungsi Perawatan Kesehatan :
- Pengetahuan Tentang Masalah Kes : Baik/ Tdk - Pencegahan penyakit : Baik/ Tdk - Perawatan penyakit : Baik/Tdk - Pemanfaatan layanan Kesehatan : Baik/Tdk
E. Pola Koping Keluarga : Efektif Tidak Efektif Stressor yg dihadapi keluarga :
________________________________________ Tipe Keluarga : Keluarga Inti Keluarga Besar Keluarga Campuran Single Parent
F. Pola Aktifitas sehari-hari:
Pola Makan baik / kurang Pola Minum baik / kurang Istirahat baik / kurang Pola BAK baik / kurang
No Nama (Inisial) Umur Gender (L/P ) Hubungan Dg KK Pendidikan Pekerjaan 1 2 3 4 5 6
Olahraga baik / kurang Tingkat kemandirian baik / kurang G. Perilaku Tidak sehat:
Merokok Ya / Tidak Minum kopi Ya / Tidak Mengkonsumsi garam berlebih Ya / Tidak Mengkonsumsi gula berlebih Ya / Tidak Minuman beralkohol/obat Ya / Tidak
dan zat adiktif Sarana Kesehatan Yang
digunakan: __________________________ Keluhan utama yang dirasakan:
______________________________________ K. PEMERIKSAAN FISIK
H. Spiritual:
Taat beribadah Ya / Tidak Kepercayaan yg berlawanan
dengan kesehatan Ya / Tidak Distress SpiritualYa / Tidak I. Psikososial:
Keadaan emosi pada saat ini:
Marah Ya / Tidak Sedih Ya / Tidak Ketakutan Ya / Tidak Putus asa Ya / Tidak Stres Ya / Tidak
Kurang interaksi dg orang lain Ya / Tidak Menarik diri dg lingkungan Ya / Tidak Konflik dengan keluarga Ya / Tidak Penurunan harga diri Ya / Tidak Gangguan gambaran diri Ya / Tidak J. Faktor resiko masalah kesehatan:
Tidak pernah/jarang periksa kes. Ya / Tidak Sosial ekonomi kurang Ya / Tidak Rumah/lingkungan tdk sehat Ya / Tidak Hubungan klg tidak harmonis Ya / Tidak Obesitas Ya / Tidak
Status gizi kurang Ya / Tidak Tanda vital:
TD:__________________ Nadi : ______Pemeriksaan Laboratorium :
RR :__________________ - Gula darah Puasa/2 Jam PP/ Acak : BB dan TB ________________ Suhu : ______- Hb : - Kadar Asam Urat:
Status mental: Sistem kardiovaskuler: Nyeri spesifik:
Bingung Aritmia Lokasi :______________________ Cemas Nyeri dada Tipe :______________________
Disorientasi Distensi vena jugularis Durasi:______________________
Depresi Jantung berdebar Intensitas:_____________________ Menarik diri Sistem Pernafasan Stridor Wheezing Ronchi Akumulasi Sputum Sistem integumen: Cianosis
Akral DinginSistem perkemihan:
Diaporesis Disuria
Jaundice Hematuria
Luka Frekuensi
Mukosa mulut Retensi
Kapiler refil time : Inkontinensia lebih 2 dtk
Sistem pencernaan: Sistem muskuloskeletal: Intake cairan kurang Tonus otot kurang Mual/muntah
Paralisis Nyeri perut Hemiparesis Muntah darah ROM kurang Flatus
Gangg.Keseimbangan Distensi abdomen Colostomy
Sistem persyarafan: Diare
Nyeri kepala Konstipasi
Pusing Bising usus
Tremor Terpasang Sonde
Reflek pupil anisokor
Paralisis : Lengan kiri/ Lengan kanan/ Kaki kiri/ kaki kanan Anestesi daerah perifer
Riwayat pengobatan
Alergi Obat Sebutkan : _____________________ Jenis obat yang dikonsumsi: _____________________
L. PENGKAJIAN LINGKUNGAN :
1. Ventilasi : (1) < 10 % luas lantai (2) 10 % luas lantai 2. Pencahayaan : (1) Baik (2) kurang
4. Kebersihan rumah : (1) baik (2) kurang
5. Jenis bangunan : (1) Permanen (2) Semi permanen (3) non permanent
Perawat yang mengkaji
Nama : ... Tgl: ... Pkl: ... Catatan Keperawatankeluarga Tgl Diagnosa keperawatan keluarga Tindakan Yang Dilakukan Evaluasi Tanda tangan petuga s 1/1 1
Sesak nafas 1. Memberikan posisi 2. Batuk efektif 3. Penyuluhan TB Paru 1. Sesak berkurang 2. Keluarga mengerti tentang TB Paru
Catatan :
1. Form 1,2, 3 diatas dibawa saat melakukan pengkajian/kunjungan rumah 2. Untuk kunjungan berikutnya sampai dengan KM IV cukup membawa form 3
( catatan keperawatan keluarga )
Lampiran 11
SOP MENCUCI TANGAN STERIL
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MENCUCI TANGAN STERIL
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ... DIBUAT OLEH ... NIP. ... MENGETAHUI KepalaPuskesmas dr.
NENDEN EVI WULANDARI NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Mencuci tangan secara steril yang dilakukan oleh perawat/ bidan sebelum melakukan tindakan keperawatan
TUJUAN Mencegah infeksi PELAKSANA Perawat/Bidan
PROSEDUR a. Persiapan alat
Sabun desinfektan pada tempatnya Sikat steril pada tempatnya
Lap tangan / handuk steril b. Pelaksana
an
Menggunting/memeriksa kuku jari tangan
Melepas cincin, jam tangan, gelang Memakai skort plastik, masker, topi Membuka kran air
Membasahi kedua tangan dan lengan bawah sampai siku dibawah air mengalir
Mengambil sabun desinfektan sebanyak 5 ml (1x pompa), gosok pada kedua tangan dan lengan bawah sampai siku selama 1 menit
Ambil sikat steril, bersihkan kuku, sela-sela jari tangan, telapak dan punggung tangan selama 1 menit
Bilas dengan air mengalir posisi kedua tangan menghadap keatas
Ambil kembali sabun desinfektan sebanyak 5 ml (1x pompa), gosok kembali kedua tangan dan lengan bawah selama 1 menit
Bilas dengan air mengalir sampai bersih, posisi kedua tangan tetap menghadap keatas
Tutup tuas kran dengan siku
Lap kedua tangan dengan handuk steril satu persatu dari ujung jari kearah siku
Lampiran 12 SOP PASIEN BARU
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MENERIMA PASIEN BARU
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ...
DIBUAT OLEH MENGETAHUI
... NIP. ...
dr.
NENDEN EVI WULANDARI NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Menerima pasien baru dari BP/KIA/Ponkesdes
TUJUAN 1. Mengidentifikasi sejauh mana masalah yang ditemukan
2. Untuk mempermudah langkah kegiatan lebih lanjut 3. Sebagai dokumentasi apabila ada pihak lain/ keluarga
yang menggugat
4. Mengetahui riwayat penyakit yang pernah diderita PELAKSANA Perawat/Bidan
PROSEDUR a. Persiapan alat
Buku register. Alat-alat tulis.
Buku laporan pasien. Termometer.
Tensimeter.
Jam tangan(timer). Buku injeksi.
Lembar inform konsen. b. Persiapan
pasien
Pasien/keluarga pasien diberi
penjelasan tentang prosedur yang ada di ruangan.
c. Pelaksana an
Petugas menerima px, menyapa px. Operan dengan petugas pengirim px
1. Operan kondisi px.
2. Operan obat-obatan/therapi yang sudah dilakukan.
3. Petugas melakukan anamnesa (pada px/keluarga px). a.Nama. b.Umur. c.Alamat d.Riwayat penyakit sekarang/dahulu.
Melakukan pemerikaan fisik.
1. Pemeriksaan dari head toe-toe (dari kepala s/d kaki).
- Perspeksi, palpasi, perkusi, auskultasi.
(mencatat no register).
Mendokumentasikan hasil anamnesa + pemeriksaan fisik di buku laporan perawat + kartu status px.
Mengecek kembali kelengkapan. Alat-alat dirapikan.
Selesai.
Lampiran 13
SOP PEMERIKSAAN PASIEN BARU
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
PEMERIKSAAN PASIEN BARU
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ... DIBUAT OLEH ... NIP. ... MENGETAHUI KepalaPuskesmas dr.
NENDEN EVI WULANDARI NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Memeriksa pasien baru dan pasien lama sesuai dengan gejala yang dikeluhkan
TUJUAN UMUM Untuk memenuhi permintaan pasien dan memberi pelayanan kepada pasien
KHUSUS Melakukan pemeriksaan dengan alat yang sesuai dengan keluhan pasien
PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR a. Persiapan alat Tensimeter Stetoskop b. Persiapan pasien
Mengatur posisi pasien (tidur terlentang)
c. Pelaksa naan
Mencuci tangan. Menilai respon pasien Menilai respon bicara
Menilai respon gerakan tubuh pasien Mencuci tangan
Mendokumentasikan tindakan yang dilakukan pada status keperawatan pasien
Lampiran 14
SOP MENGUKUR TEKANAN DARAH
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MENGUKUR TEKANAN DARAH
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ...
DIBUAT OLEH MENGETAHUI
NIP. ... NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Mengukur desakan darah pada dinding arteri. TUJUAN UMUM Untuk menentukan diagnosa.
KHUSUS Untuk mengetahui daya kerja jantung, membantu memberikan terapi.
PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR a. Persiapan alat Tensimeter. Stetoskope. Buku catatan. b. Persiapan pasien
Pasien diberitahu dan dianjurkan supaya berbaring dengan tenang. c. Pelaksana
an
Lengan baju dibuka atau digulung ke atas.
Manset dari tensimeter dipasang pada lengan atas 3 jari diatas dengan pipa karetnya berada disisi luar lengan siku. Membalutnya jangan terlalu kuat atau terlalu longgar.
Pompa dipasangkan.
Menentukan denyut arteri brachialis, lalu stetoskope ditekankan pada daerah tersebut.
Sekrup dalam karet ditutup, pengunci air raksa dibuka, balon dipompa sampai denyut arteri tidak terdengar lagi dan air raksa di dalam pipa gelas naik.
Kemudian sekrp balon dibuka sehingga air raksa turun berlahan-lahan, sambil melihat turunnya air raksa, dengarkan denyutan. Skala permukaan air raksa pada waktu terdengar denyutan pertamasebagai tekanan sistolik, denyutan menghilang sebagai diastolic Sekrup dilepas sampai air raksa
berada di bawah
Melepas manset dan memberitahukan hasil pengukuran kepada pasien
Lampiran 15
SOP MENGUKUR SUHU TUBUH
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MENGUKUR SUHU TUBUH
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ... DIBUAT OLEH ... MENGETAHUI KepalaPuskesmas dr.
NIP. ... NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Suatu cara untuk menilai keadaan suhu tubuh pasien. TUJUAN UMUM Menilai tingkat/derajat suhu tubuh pasien
melalui oral,axial,
KHUSUS Mengetahui suhu tubuh yang mengalami suatu infeksi, hipertermi.
PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR a. Persiapan
alat
Termometer.
Botol yang berisi larutan sabun/saflon dan bawahnya diberi kasa.
Botol yang berisi air bersih dasar botol diberi kasa.
Potongan tisu pada tempat tertentu. Buku catatan suhu.
Sarung tangan bersih. Bengkok.
Vaselin/jelly. b. Persiapan
pasien
Sapa dengan salam maaf dan senyum kemudian pasien diberi penjelasan prosedur untuk mengukur suhu.
c. Pelaksana an
Alat dibawa ke pasien. Salam dan sapa pasien. Cuci tangan.
Sarung tangan bersih dipakai.
Menurunkan termometer dibawah analog termometer.
Di oral :
- Meminta pasien buka mulut.
- Meletakkan termometer di bawah mulut dan meletakkan termometer di sudut mulut kemudian px suruh menutup bibir rapat-rapat.
- Termometer diangkat setelah 5 menit.
Di axila :
- Meminta pasien untuk membuka salah satu ketiaknya kemudian dibersihkan dengan tissu bila basah. - Letakkan termometer ± 5-10 menit
di ketiak pasien kemudian suruh menutup kembali rapat-rapat.
Lampiran 16
SOP MENILAI KESADARAN DENGAN PEMERIKSAAN GCS
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MENILAI KESADARAN DENGAN PEMERIKSAAN GCS
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ... DIBUAT OLEH ... MENGETAHUI KepalaPuskesmas dr.
NIP. ... NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Menilai tingkat kesadaran pasien dengan pemeriksaan GCS (Glasgow Coma Scale)
TUJUAN UMUM Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengobatan melalui alat injeksi. Menilai kesadaran dengan pemeriksaan GCS KHUSUS Memberikan pengobatan dengan alat
injeksi melalui jaringan kulit luar. Menilai kesadaran dengan pemeriksaan GCS PELAKSANA Perawat/Bidan
PROSEDUR d. Persiapan alat
Lampu senter (yang ada ukuran diameter pupil)
Reflek hammer e. Persiapan
pasien
Mengatur posisi pasien (tidur terlentang)
f. Pelaksa naan
Mencuci tangan.
Menilai respon membuka mata meliputi:
- Diameter pupil - Miosis/midriasis - Isokor/anisokor
- Refleks terhadap cahaya Menilai respon bicara
Menilai respon gerakan lengan tungkai Mencuci tangan
Mendokumentasikan tindakan yang dilakukan dan score GCS pada status keperawatan pasien
Lampiran 17
SOP MEMBERI INJEKSI INTRA MUSKULAR
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MEMBERI INJEKS I.M
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP
TANGGAL TERBIT : ...
DIBUAT OLEH MENGETAHUI
... NIP. ...
dr.
NENDEN EVI WULANDARI NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Pemberian obat kedalam jaringan otot dengan menggunakan alat injeksi.
TUJUAN UMUM Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengobatan melalui alat injeksi.
KHUSUS Memberikan pengobatan dengan alat injeksi melalui jaringan otot.
PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR a. Persiapan
alat
Spuit disposible. Obat yang diperlukan. Kapas alkohol 70%.
Cairan pelarut (aquabides inj). Gergaji ampul.
Bak injeksi. Bengkok.
Kontener jarum/sampah medis. Buku daftar injeksi.
Form catatan perawat. b. Persiapan
pasien
Beri penjelasan pada pasien tentang tindakan pemberian injeksi.
c. Pelaksana an
Petugas cuci tangan.
Bawa alat-alat ke dekat pasien.
Siapkan obat pada spuit sesuai dosis. Cocokan nama obat dan nama pasien
pada daftar injeksi.
Atur posisi pasien sesuai dengan keadaan dan lokasi injeksi.
Lakukan disinfeksi pad alokasi injeksi dengan kapas alkohol 70%.
Jarum ditusukkan tegak lurus (90 derajat) pada lokasi injeksi.
Penghisap ditarik sedikit (bila ada darah jarum langsung ditarik).
Bila tak ada darah obat dimasukkan perlahan-lahan.
Setelah obat masuk seluruhnya jarum dicabut dengan cepat.
Tekan dan masage pada lokasi penyuntikan menggunakan kapas alkohol.
Pasien dirapikan dan alat-alat dibereskan.
Petugas cuci tangan.
Dokumentasikan ke dalam form catatan perawt (jenis, dosis, jam, reaksi dari pemberian obat).
Lampiran 18
SOP MEMBERIKAN INJEKSI INTRA VENA
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MEMBERIKAN INJEKSI IV
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ... DIBUAT OLEH
...
MENGETAHUI
KepalaPuskesmas
dr.
NIP. ... NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Suatu cara pemberian obat ke dalam tubuh, melalui alat injeksi.
TUJUAN UMUM Membantu pasien memenuhi kebutuhan dasar pengobatan melalui alat injeksi. KHUSUS Memberikan bantuan kepada pasien
yang membutuhkan pengobatan darurat.
PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR a. Persiapan
alat
Spuit disposibel. Obat yang diperlukan.
Kapas alkohol 70% dalam tempat cairan pelarut/aqua bides.
Gergaji ampul. Bak injeksi. Bengkok.
Kontainer jarum/split bekas berisi larutan klorin.
Hand schoen 1 pasang. Persiapan
pasien
Pasien/keluarga pasien diberi penjelasan tentang prosedur tindakan injeksi IV (lewat infus).
Pelaksanaan Petugas mencuci tangan kemudian memakai handschoen.
Bawa alat-alat ke dekat pasien.
Siapkan obat pada spuit sesuai dengan dosis.
Cocokan nama obat dan nama basien (baca min 3x selama menyuntikan kepada px).
Atur posisi pasien sesuai keadaan umum dan lokasi injeksi.
Dilakukan tes alergi dengan injeksi obat subcutan, jika ada reaksi alergi maka obat jangan dimasukkan, tetapi jika tidak ada alergi obat dapat dimasukkan.
Selang infus dimatikan.
Lakukan desinfeksi pada lokasi injeksi (pada karet selang infus dengan kapas alkohol 70%.
Baca basmalah.
Jarum distusukkan di lokasi injeksi (pada karet selang infus) dengan posisi 450 kemudian obat dimasukkan
pelan-pelan sampai dengan habis. Spuit dicabut, kemudian didesinfeksi
pada lokasi injeksi.
Selang infus dinyalakan kembali dan diatur jumlah tetesan sesuai dengan kebutuhan.
Pasien dirapikan dan diberitahu tindakan sudah selesai.
Alat-alat dibereskan.
Petugas melepas handschoen. Mencuci tangan.
Dokumentasikan ke dalam form catatan perawatan jenis obat, dosis, rute, jam pemberian, reaksi obat. Selesai.
Lampiran 19
SOP MEMBERIKAN INJEKSI SECARA SUB CUTAN
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MEMBERIKAN INJEKSI SECARA SUB CUTAN (S.C)
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ...
DIBUAT OLEH MENGETAHUI
... NIP. ...
dr.
NENDEN EVI WULANDARI NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Pemberian obat ke dalam jaringan kulit luar dengan menggunakan alat injeksi.
TUJUAN UMUM Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengobatan melalui alat injeksi.
KHUSUS Memberikan pengobatan dengan alat injeksi melalui jaringan kulit luar.
PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR a. Persiapan
alat
Spuit steril 1cc / 2,5cc dengan jarum sesuai ukuran
Kapas alkohol 70%
Obat injeksi yang diperlukan (vial/ampul)
Kasa steril untuk membuka ampul Gergaji ampul kalau perlu
Sarung tangan on steril Baki injeksi
Daftar obat injeksi a. Persiap
an pasien
Mengidentifikasi pasien
Memberitahu pasien maksud dan tujuan tindakan
Mengatur posisi pasien dan membuka lengan baju
b. Pelaks anaan
Perawat cuci tangan. Membuka vial/ ampul
Menghisap obat ke dalam spuit sesuai program
Mengeluarkan udara dari spuit
Perawat menggunakan sarung tangan Menentukan lokasi suntikan
Melakukan desinfeksi lokasi suntikan Masukkan jarum dengan sudut 450 Mengontrol jarum suntik mencapai
poisi tepat / tidak
Memasukkan obat secara perlahan-lahan sampai obat habis
Mencabut jarum dari lokasi suntikan Merapikan pasien dan membereskan
alat-alat
Perawat mencuci tangan
status keperawatan pasien
Lampiran 20
SOP MEMBERIKAN OBAT PER-ORAL
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MEMBERIKAN OBAT PER-ORAL
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP
DIBUAT OLEH
... NIP. ...
KepalaPuskesmas
dr.
NENDEN EVI WULANDARI NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Memberikan obat yang diberikan melalui mulut.
TUJUAN UMUM Mencegah, mengobati penyakit serta mengurangi rasa sakit.
KHUSUS Membantu menegakkan diagnosa. Mengobati pasien sesuai dengan penyakitnya. PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR a. Persiapan alat Daftar obat px. Buku obat px.
Tempat obat + tutup serta etiket nama px menurut kamar.
Lumpang obat (martir) dan alu. Baki/ tempat obat
Kertas puyer Plastik klip b. Persiapan
pasien
Menjelaskan pada keluarga px bahwa px akan diberi obat minum.
c. Pelaksana an
Mencuci tangan.
Mengatur tempat obat dalam baki, mengambil daftar/buku obat.
Menyiapkan obat-obat yang diperlukan.
Membaca daftar obat, mengambil obat sesuai dengan jenis, jumlah, masukkan ke dalam tempat obat px lalu kembalikan ke tempat obat semula. Letakkan baki obat, daftar/buku obat
diatas meja obat berada.
Dorong meja obat ke kamar px.
Periksa kembali obat, lalu berikan ke px, tunggu sampai semua obat ditelan. Px yang tidak dapat minum obat
sendiri dibantu perawat.
Obat yang sudah diminum diberi tanda (√) pada buku obat dibubuhi tanda tangan si pemberi obat di kolon catatan perawatan.
- Salah memberi obat. - Tersedak.
- Alergi.
Lampiran 21
SOP MEMASANG INFUS
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MEMASANG INFUS
DIBUAT OLEH
... NIP. ...
KepalaPuskesmas
dr.
NENDEN EVI WULANDARI NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Memberikan infus melalui intravena.
TUJUAN UMUM Mencukupi kebutuhan tubuh terhadap cairan dan elektrolit.
KHUSUS 1. Mengatasi dehidrasi
2. Mencegah komplikasi dehidrasi 3. Mengatasi terjadi syok
PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR a. Persiapan
alat
Karet pembendung/ tourniket Perlak kecil. Jarum/surflo no. 22, 24, 26. Cairan RL, D5, dll. Spalk + perban. Micro/macro infus. Tiang infus. Plester + gunting.
Jam tangan yang ada jarum detik. Handscoon
b. Persiapan pasien
Memberitahu dan menjelaskan pada px tujuan dipasang infus.
d. Pelaksanaa n
Memberitahu dan menjelaskan pada px. Membawa alat-alat ke dekat px.
Mengatur letak baring px. Mencuci tangan.
Membuka pakaian pada daerah yang akan dipasang infus.
Memasnag alas dibawah anggota badan yang akan dipasang infus.
Menggantungkan botol cairan pada tiang infus.
Membuka dan menberikan tutup botol dengan kapas alkohol lalu menusukkan jarum micro/macro infus ke dalam, tutup infus, membuka klem botol, mengalirkan cairan, mengeluarkan udara, mengisi pipa infus sampai ½ dari gelas kemudian pipa infus diklem kembali.
Anggota badan yang akan diinfus dibendung/distuwing sehingga vena terlihat jelas.
Menghpushamakan kulit dengan kapas alkohol.
Menusukkan jarum infus ke dalam vena dengan lobang jarum mengara ke atas. Bila darah mengalir ke dalam pipa infus, menandakan jarum masuk tepat ke dalam vena. Karet pembendung dilepaskan, kemudian penjebit dilonggarkan untuk melihat kelancaran cairan mengalir.
Menghitung tetesan cairan dengan instruksi.
Merekatkan pangkal jarum dengan plester pada kulit.
Memasang spalk 6/diperlukan. Merapikan px.
Membereskan alat-alat. Mencatat :
- Nama p x/kamar px.
- Tanggal dan jam pemberian dan pemasangan infus.
- Macam dan jumlah cairan yang diberikan.
- Jumlah tetesan per menit.
- Tanggal dan jam berakhirnya pemberikan infus.
Perhatian :
- Sterilitas harus tetap dipertahankan. - Mengawasi reaksi px selama 15 menit
pertama setelah pemasangan infus dengan mancaat N, S, RR, warna kulit, gatat-gatal, menggigil.
- Mengawasi kelancaran tetesan untuk jumlah per menit.
- Cairan infus di dalam botol tidak bobel sampai habis agar udara tidak masuk ke dalam pipa infus.
Bahaya : - Infeksi.
- Trauma vena yang dapat mengakibatkan hematom.
Lampiran 22
SOP MENGHITUNG TETESAN INFUS
MENGHITUNG TETESAN INFUS
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ... DIBUAT OLEH
... NIP. ...
KepalaPuskesmas
dr.
NENDEN EVI WULANDARI NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Mengatur tetesan infus adalah mengatur masuknya cairan dalam butuh yang sesuai dengan kebutuhan cairan tubuh pasien.
TUJUAN UMUM Mengatur kebutuhan cairan tubuh. KHUSUS Memenuhi kebuituhan cairan tubuh
terutama pada px dehidrasi, shock/kehilangan cairan tubuh.
PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR a. Persiapan alat Infus/cairan infus. Micro/macroset. Jam tangan. Buku catatan.
Tissu potongan pada tempatnya. Advis dari tentang tetes infus. Handskun.
b. Persiapan pasien
Sapa, salam, maaf dan senyum kemudian jelaskan prosedur menghitung tetes infus.
c. Pelaksanaa n
Memberitahu px (persiapan px). Dekatkan alat ke pasien.
Mencuci tangan.
Memakai sarung tangan.
Meletakkan jam tangan di tempat infus yang terpasang dengan meletakannya sejajar dengan tetes infus melalui tetes infus set waktu/micro/bloosid.
Kemudian mulai menghitung tetes infus sesuai dengan advis data dengan rumus :
Volume cairan × faktor tetes ───────────────── = tetes/menit Waktu dalam detik
Setelah mendapat hasil kemudian dihitung dalam waktu 1 menit penuh. Setelah menghitung infus kunci
putaran, infus set sesuai dengan jumlah tetes kebutuhan infus.
Cuci tangan.
Lampiran 23
SOP MENGGANTI CAIRAN INFUS
Puskesmas Karangtengah
Jl.Raya Bandung Km 4 No14 Karangtengah Cianjur
MENGGANTI CAIRAN INFUS
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN
PROSEDUR TETAP TANGGAL TERBIT : ... DIBUAT OLEH
... NIP. ...
KepalaPuskesmas
dr.
NENDEN EVI WULANDARI NIP 19790522 201001 2 005
PENGERTIAN Tindakan yang dilakukan untuk mengganti cairan infus yang telah habis atau mengganti cairan infus yang lain.
TUJUAN UMUM Untuk memenuhi kebutuhan dasar pengobatan pasien.
KHUSUS Untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh sesuai terapi.
PELAKSANA Perawat/Bidan PROSEDUR b. Persiapan
alat
Cairan infus yang sesuai dengan terapi. Kapas alkohol pada tempatnya.
Jam tangan dengan penunjuk detik. Alat tulis dan buku catatan.
c. Persiapan pasien
Beri penjelasan pada pasien dan keluarga