BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
5.4. Tugas dan Wewenang Jabatan
Berdasarkan pada gambar struktur organisasi sebelumnya, maka dapat diuraikan tugas pokok dan tanggungjawab setiap jabatan sebagai berikut:
1. Branch Manager
Memimpin, mengelola, mengembangkan, mengawasi seluruh kegiatan segmen bisnis dan operasional Bank serta memastikan pencapaian kinerja seluruh unit bisnis yang berada di bawah koordinasinya secara prudent serta memutuskan pembiayaan sesuai limit kewenangannya. Tanggungjawab Branch Manager adalah sebagai berikut:
a. Memastikan tercapainya target segmen bisnis pembiayaan (micro, business banking consumer), pendanaan, FBI, Contribution Margin dan Laba Bersih yang ada lokasi yang berada dalam koordinasinya.
b. Menggali potensi bisnis di lokasi yang berada dalam koordinasinya untuk meningkatkan portofolio pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga, perbaikan kualitas aktiva produktif, peningkatan pendapatan non operasional.
c. Memastikan standar layanan nasabah berjalan sesuai dengan ketentuan d. Memastikan segala aktivitas operasional memenuhi ketentuan dan
prudensialitas
e. Menindaklanjuti setiap temuan audit (intern/ekstern) f. Memastikan pengendalian kualitas dan risiko operasional g. Mengarahkan dan mereview sasaran kinerja seluruh bawahan h. Melaksanakan penagihan (Collection).
i. Menjaga kualitas pembiayaan (pengendalian NPF).
j. Penandatangani PKS dan MoU instansi, travel umroh/dealer/toko emas/supllier emas sesuai dengan inisiator dan SK delegasi wewenang penandatangan PKS/MoU.
2. Micro Banking Manager
Mengelola dan bertanggungjawab terhadap pencapaian bisnis segmen micro bangking secara efektif, efisien dan prudent di outletnya. Tanggungjawab Micro Banking Manager adalah sebagai berikut:
a. Memastikan tercapainya target bisnis, yaitu pembiayaan, pendanaan dan fee based.
b. Memastikan kualitas aktiva produktif dalam kondisi performing financing dan maintenance terhadap seluruh nasabah segmen mikro c. Memastikan pelaksanaan penagihan, restrukturisasi dan recovery
nasabah kol 1 sampai dengan write off sesuai target yang ditetapkan.
d. Melakukan quality assurance untuk memastikan kepatuhan aktivitas operasional dan pembiayaan sesuai ketentuan yang ditetapkan.
e. Memastikan terlaksananya standar layanan nasabah di outlet mikro f. Menjalankan secara aktif seluruh proses pembiayaan segmen mikro
banking telah sesuai SLA dan ketentuan yang berlaku.
g. Memastikan kelengkapan, kerapihan, dan keamanan dari dokumentasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
h. Mengoptimalkan hubungan/relationship dengan nasabah.
3. Pawning Officer
Mencapai tingkat serta volume aktivitas pemasaran, operasional, dan layanan gadai yang efektif dan efisien sesuai dengan target yang telah ditetapkan secara prudent. Tanggungjawab Pawning Officer adalah sebagai berikut:
a. Memastikan pencapaian target bisnis Gadai Emas BSM yang telah ditetapkan meliputi: pembiayaan gadai dan feebased income gadai baik kuantitatif maupun kualitatif.
b. Memastikan akurasi penaksiran barang jaminan
c. Mengidentifikasi dan memitigasi fraud dan potensi risiko lainnya (pemalsuan emas, dll) yang dapat merugikan bank.
d. Memastikan kepatuhan, tingkat kesehatan dan prudentialitas seluruh aktifitas gadai.
e. Memastikan pelaksanaan Standar Layanan nasabah bisnis gadai emas.
f. Memastikan ketepatan waktu dan akurasi pelaporan bisnis gadai emas (intern dan ekstern).
g. Memastikan kelengkapan, kerapihan, dan keamanan dokumentasi sesuai ketentuan yang berlaku.
h. Memastikan tindak lanjut hasil audit intern/ekstern.
i. Memastikan tindak lanjut persetujuan atau penolakan pembiayaan gadai yang diajukan di atas limit kewenangannya
j. Menyelesaikan fasilitas pembiayaan bisnsi gadai emas bermasalah.
k. Meningkatkan hubungan bisnis antara bank dengan nasabah dan upaya promosi lainnya sesuai dengan target yang ditetapkan.
l. Melakukan referral produk konsumer lainnya kepada nasabah bisnis gadai emas
m. Menerima nasabah, mengumpulkan dan melakukan verifikasi dokumen sesuai dengan RAC.
n. Melakukan verifikasi income nasabah bisnis gadai emas o. Melakukan permintaan IDI BI dan penyusunan nota analisa p. Melakukan pemenuhan dokumen persyaratan akad
q. Melakukan filling dokumen pembiayaan r. Melakukan konfirmasi harga emas 4. Business Banking Relationship Manager
Memasarkan produk dan mencari peluang pasar segmen Business Banking, membina dan mengembangkan relationship dengan nasabah untuk memantau dan mempertahankan kualitas pembiayaan dari debitur yang menjadi kelolaannya untuk mencapai pertumbuhan portofolio pembiayaan yang sehat dan tingkat profitabilitas yang tinggi dengan analisa pembiayaan yang comprehensive dan akurat sesuai ketentuan yang berlaku. Tanggungjawab Business Banking Relationship Manager adalah sebagai berikut:
a. Menawarkan dan memperkenalkan produk baru dan existing segmen Business Banking yang kompetitif kepada prospective customer baru dalam rangka pencapaian target ekspansi pembiayaan, dana dan fee based.
b. Bertanggungjawab atas seluruh aktivitas sebagai berikut:
1) Collecting data/dokuemn serta verifikasi permohonan baru, perpanjangan pembiayaan dan tambahan limit pembiayaan restruktur.
2) Menyusun nota analisa debitur baru, perpanjangan, tambahan limit debitur eksisting dan restruktur.
3) Melakukan OTS ke tempat usaha dan jaminan calon debitur/debitur eksisting untuk menyakini informasi dan koordinasi usaha debitur (trade checking dan investigasi), minimal 4 (empat) kali setahun serta membuat call report calon debitur dan debitur eksisting.
4) Memenuhi kelengkapan data SPPK/PK 5) Menjaga kualitas pembiayaan (NPF)
6) Melakukan updating data nasabah di system BDS 7) Melakukan Loan Review secara periodik.
8) Melakukan penagihan (Collection)
c. Membangun relationship dan memberikan total solusi baik dari segi pembiayaan, dana dan transaksi secara luas terhadap nasabah dan stakeholder lainnya untuk mengoptimalkan penjualan produk dan layanan Business Banking.
d. Mengidentifikasikan permasalahan dan kebutuhan nasabah sehingga dapat merekomendasikan suatu solusi atau produk untuk dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi dan memenuhi kebutuhannya.
5. Consumer Banking Relationship Manager
Meningkatkan pertumbuhan bisnis pada segmen consumer banking yang meliputi pendanaan & pembiayaan serta melakukan fungsi financing advisory
dan retensi terhadap nasabah prioritas. Tanggungjawab Consumer Banking Relationship Manager adalah sebagai berikut:
a. Menigkatkan pertumbuhan portofolio pendanaan, pembiayaan, dan fee based pada segmen konsumer.
b. Memastikan tersedianya data dan membuat rencana kerja berdasarkan data calon nasabah dan potensi pasar.
c. Melaksanakan kerjasama dengan pihak ketiga seperti developer, perusahaan, SKPD pemerintah daerah serta instansi lainnya.
d. Mengusulkan kegiatan promosi melalui gathering dan pameran bersama Bank Indonesia, Asosiasi-asosiasi, Jamsostek, dan pihak ketiga lainnya yang terkait.
e. Membuat rencana kerja dan pengembangan business network dengan Branch Manager.
f. Memastikan tercapainya tingkat kepuasan nasabah affluent & high networth terhadap layanan BSM sesuai standar yang ditetapkan
g. memastikan tersedianya data laporan monitoring portofolio (dana, pembiayaan dan produk keagenan), profitability dan transaksi nasabah segmen affluent & high networth.
h. Mengoptimalkan cross reference produk pembiayaan ke nasabah segmen mass, mass affluent & high networth.
i. Melaksanakan supervisi dan memastikan pencapaian target funding dan lending direct sales.
j. Menerima nasabah griya, pensiun dan impian (walk in dan on walk in).
k. Melakukan kerjasama dengan instansi, developer/LKBB, travel umroh/dealer/toko emas/supplier emas dan memonitor realisasi pernjanjian kerjasama
l. Melakukan permintaan IDI BI
m. Mengumpulkan dokumen pembiayaan dan melakukan pengecekan sesuai RAC.
n. Melakukan verifikasi income, keaslian SK Pensiun ke instansi pembayar manfaat
o. Membuat Nota Analisa Kelayakan Developer dan LKBB p. Membuat Surat Penawaran Pemberian Pembiayaan (SP3).
q. Melakukan pemenuhan dokumen persyaratan akad dan pembuatan akad pembiayaan.
r. Initial Data Entry dan Detail Data Entry.
s. Melakukan penagihan (collection).
6. Branch Operation & Service Manager
Memastikan aktivitas operasional Branch Office terkelola sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk mendukung target Branch Office.
Tanggungjawab Branch Operation & Service Manager adalah sebagai berikut:
a. Memastikan terkendalinya biaya operasional Branch Office dengan efisien dan efektif.
b. Memastikan transaksi harian operasional telah sesuai dengan ketentuan dan SOP yang telah ditetapkan.
c. Memastikan terlaksananya layanan nasabah yang optimal sesuai standar layanan Branch Office.
d. Memastikan ketersediaan likuiditas yang memadai.
e. Memastikan pelaksanaan seluruh kegiatan administrasi, dokumentasi dan kearsipan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
f. Memastikan pemenuhan kewajiban pelaporan sesuai dengan peraturan yang berlaku (internal dan eksternal).
g. Memastikan kebenaran dan kewajaran pencatatan laporan keuangan.
h. Memastikan implementasi KYC dengan baik.
i. Memastikan implementasi Peraturan Perusahaan dan ketentuan internal perusahaan bidang ketenagakerjaan kepada seluruh pegawai Branch Office.
BAB VI
HASIL DAN PEMBAHASAN 6.1. Hasil Penelitian
6.1.1. Karakteristik Responden
Pada bagian ini akan dijabarkan tentang Jenis Kelamin dan lamanya nasabah sebagai nasabah cicil emas Bank Syariah Mandiri. Data karakteristik responden tersebut adalah sebagai berikut:
1. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Karakteristik responden berdasarkan Jenis Kelamin yang telah diklasifikasikan adalah sebagai berikut:
Tabel 6.1
Identitas Responden Menurut Jenis Kelamin
No Jenis Kelamin Responden Persentase (%) 1
Sumber: Data Primer Diolah, 2017
Berdasarkan pada Tabel 6.1 diketahui bahwa jumlah laki – laki yang menjadi responden pada penelitian ini adalah 54 orang atau sama dengan sebesar 59,34%, responden perempuan pada penelitian ini adalah sebesar 37 orang atau sama dengan 40,66%. Artinya bahwa dari jenis kelamin nasabah cicil emas Bank Syariah Mandiri adalah laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan nasabah perempuan.
2. Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Menjadi Nasabah
Karakteristik responden berdasarkan lama menjadi nasabah yang telah diklasifikasikan adalah sebagai berikut:
54
Tabel 6.2
Identitas Responden Menurut Lama Menjadi Nasabah No Lama Menjadi
Tabel 6.2 menjelaskan bahwa responden lama menjadi nasabah dengan tingkat < 1 tahun adalah sebanyak 9 orang atau sama dengan 9.89%.
Responden dengan tingkat lama menjadi nasabah antara 1 – 3 tahun adalah sebanyak 32 orang atau sama dengan 35.16%. Responden dengan tingkat lama menjadi nasabah antara 4 – 6 tahun adalah sebanyak 43 orang atau sama dengan 47.25%. Responden dengan tingkat lama bekerja >6 tahun adalah sebanyak 7 orang atau sama dengan 7,70%. Artinya bahwa rata – rata responden yang lama menjadi nasabah di Bank Syariah Mandiri Gajah Mada adalah orang – orang yang sudah mengetahui dan memahami terkait dengan cicil emas.
6.1.2. Penjelasan Responden Atas Variabel Penelitian 6.1.2.1. Variabel Emotional Attachment
Jawaban responden sehubungan dengan variabel Emotional Attachment pada penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
Tabel 6.3
Tabulasi Jawaban Responden Variabel Emotional Attachment
Kuesioner
Tabulasi Jawaban Responden Sangat
Setuju Setuju Kurang Setuju
Anda sangat menyukai
cicil emas di BSM 0 0,00 19 20,88 67 73,63 5 5,49 0 0,00 Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Dari Tabel 6.3 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner pertama variabel Emotional Attachment. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 19 orang atau sama dengan 20,88%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 67 orang atau sama dengan 73,63%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 5 orang atau sama dengan 5,49%.
Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil tabulasi tersebut menunjukkan bahwa sebagian nasabah kurang menyukai cicil emas di Bank Syariah Mandiri. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya bisa disebabkan oleh persepsi konsumen atas pelayanan yang diterimanya. Faktor lainnya bisa karena cicil emas di Bank Syariah Mandiri kurang kompetitif dibandingkan dengan perusahaan lain yang menjual produk cicil emas yang sama. Hal ini perlu untuk menjadi kajian lebih mendalam oleh team di Bank Syariah Mandiri Gajah Medan.
Dari Tabel 6.3 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner kedua variabel Emotional Attachment. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 18 orang atau sama dengan 19,78%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 71 orang atau sama dengan 78,02%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 2 orang atau sama dengan 2,20%.
Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil pada Tabel 6.3 diketahui bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa produk cicil emas di Bank Syariah Mandiri kurang menarik bagi mereka sebagai simpanan atau investasi bagi mereka. Hal ini perlu untuk dicermati oleh manajemen Bank Syariah Mandiri Gajah Mada hal yang menjadi penyebabnya. Beberapa hal yang mungkin menyebabkan mereka sebenarnya kurang tertarik adalah belum terinformasinya dengan jelas mengenai manfaat dan keuntungan yang didapat oleh nasabah dari fasilitas produk cicil emas. Hal ini membutuhkan kreativitas dan inovasi dari petugas terkait dan manajemen Bank Syariah Mandiri untuk meningkatkan ketertarikan mereka untuk menggunakan produk cicil emas di Bank Syariah Mandiri Gajah Mada Medan.
Dari Tabel 6.3 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner ketiga variabel Emotional Attachment. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 15 orang atau sama dengan 16,48%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 70 orang atau sama dengan 76,92%. Responden yang
menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 6 orang atau sama dengan 6,59%.
Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil tabulasi ini memberikan gambaran bahwa cicil emas di Bank Syariah Mandiri bukanlah pilihan utama bagi masyarakat. Hal ini dinilai wajar mengingat banyaknya perusahaan lainya yang menawarkan cicil emas dengan berbagai fasilitas yang diterima oleh mereka. Oleh sebab itu, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya sangat perlu untuk berinovasi meningkatkan kualitas produk cicil emas Bank Syariah Mandiri Gajah Mada.
6.1.2.2. Variabel Brand Love
Jawaban responden sehubungan dengan variabel Brand Love pada penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
Tabel 6.4
Tabulasi Jawaban Responden Variabel Brand Love
Kuesioner
Tabulasi Jawaban Responden Sangat
Setuju Setuju Kurang Setuju untuk membeli produk cicil emas BSM Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Lanjutan Tabel 6.4: Tabulasi Jawaban Responden Variabel Brand Love
Kuesioner
Tabulasi Jawaban Responden Sangat
Setuju Setuju Kurang Setuju
Anda memiliki tingkat emosional yang tinggi atas produk yang Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Dari Tabel 6.4 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner pertama variabel Brand Love. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 28 orang atau sama dengan 30,77%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 59 orang atau sama dengan 64,84%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 4 orang atau sama dengan 4,40%. Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil tabulasi jawaban responden ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat tidak memiliki keinginan yang kuat untuk memiliki emas melalui produk cicil emas Bank Syariah Mandiri Gajah Mada. Walaupun tidak sedikit yang memang sangat menginginkan produk cicil emas yang ditawarkan oleh Bank Syariah Mandiri Gajah Mada. Jika demikian, maka promosi yang maksimal sangat diperlukan oleh Bank Syariah Mandiri Gajah Mada untuk memperkenalkan produk cicil emas tersebut.
Dari Tabel 6.4 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner kedua variabel Brand Love. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 27 orang atau sama
dengan 29,67%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 60 orang atau sama dengan 65,93%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 4 orang atau sama dengan 4,40%. Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil tabulasi menunjukkan bahwa sebagian besar responden atau sebagian besar masyarakat menyebutkan bahwa produk cicil emas Bank Syariah Mandiri bukanlah produk cicil emas yang terbaik yang ada di masyarakat. Artinya ada produk cicil emas perusahaan pesaing yang mereka anggap masih lebih baik. Jika demikian maka sudah seharusnya inovasi produk dan promosi yang intens untuk meningkatkan penjualan cicil emas di Bank Syariah Mandiri Gajah Mada.
Dari Tabel 6.4 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner ketiga variabel Brand Love. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 21 orang atau sama dengan 23,08%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 65 orang atau sama dengan 71,43%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 5 orang atau sama dengan 5,49%. Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil tabulasi ini menunjukkan sebagian besar dari responden menyatakan bahwa mereka tidak dapat memberikan penilaian yang baik bagi produk cicil emas Bank Syariah Mandiri Gajah Mada Medan, hal ini bisa jadi karena fasilitas atau fitur dari produk cicil emas itu yang menjadikan mereka kurang respon dengan baik atas produk cicil emas. Namun perlu juga melihat
bahwa tidak sedikit juga yang memberikan penilaian yang baik atas produk cicil emas Bank Syariah Mandiri.
Dari Tabel 6.4 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner keempat variabel Brand Love. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 17 orang atau sama dengan 18,68%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 71 orang atau sama dengan 78,02%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 3 orang atau sama dengan 3,30%. Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil tabulasi ini menunjukkan sebagian besar nasabah atau sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka tidak memiliki ikatan emosional atas produk cicil emas yang ditawarkan oleh Bank Syariah Mandiri. Jika demikian, maka sudah seharusnya produk cicil emas ini melahirkan ikatan emosional bagi nasabah, diantaranya bahwa mereka bangga memiliki dan membeli produk cicil emas di Bank Syariah Mandiri Gajah Mada Medan.
Dari Tabel 6.4 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner keempat variabel Brand Love. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 33 orang atau sama dengan 36,26%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 57 orang atau sama dengan 62,64%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 1 orang atau sama dengan 1,10%. Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa sebagian besar dari responden menyatakan bahwa mereka memiliki keinginan untuk pindah cicil
emas kepada perusahaan lain yang menawarkan produk yang sama. Namun demikian tidak sedikit juga yang setia dengan produk cicil emas yang ditawarkan oleh Bank Syariah Mandiri Gajah Mada Medan.
6.1.2.3. Variabel Brand Awareness
Jawaban responden sehubungan dengan variabel Brand Awareness pada penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
Tabel 6.5
Tabulasi Jawaban Responden Variabel Brand Awareness
Kuesioner
Tabulasi Jawaban Responden Sangat
Setuju Setuju Kurang Setuju mengingat BSM ketika disebutkan cicil emas
0 0,00 20 21,98 45 49,45 26 28,57 0 0,00 Anda sangat mengenal
logo dari BSM 1 1,10 26 8,57 58 63,74 6 6,59 0 0,00
Anda sangat
mengetahui dan mengenal produk cicil emas BSM
0 0,00 17 18,68 59 64,84 15 16,48 0 0,00 Menurut Anda, produk
cicil emas BSM lebih dikenal dibandingkan dengan produk sejenis perusahaan lainnya
0 0,00 13 14,29 56 61,54 22 24,18 0 0,00
Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Dari Tabel 6.5 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner pertama variabel Brand Awareness. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 20 orang atau sama dengan 21,98%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 45 orang atau sama dengan 49,45%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 26 orang atau sama dengan 28,57%.
Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil tabulasi data tersebut ternyata menunjukan informasi bahwa brand Bank Syariah Mandiri terkait dengan cicil emas dihadapan masyarakat masih dinilai rendah dibandingkan dengan produk cicil emas dari perusahaan lain. Oleh sebab itu, promosi yang intens akan menjadikan produk cicil emas Bank Syariah Mandiri khususnya Gajah Mada akan menjadi pilihan bagi masyarakat.
Dari Tabel 6.5 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner kedua variabel Brand Awareness. Responden yang menyatakan sangat setuju adalah sebanyak 1 orang atau sama dengan 1,10%. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 26 orang atau sama dengan 28,57%.
Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 58 orang atau sama dengan 63,74%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 6 orang atau sama dengan 6,59%. Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa logo brand dari Bank Syariah Mandiri kurang familiar bagi responden. Oleh sebab itu, promosi yang intens akan menjadikan Bank Syariah Mandiri khususnya Gajah Mada akan menjadi lebih familiar di masyarakat.
Dari Tabel 6.5 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner ketiga variabel Brand Awareness. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 17 orang atau sama dengan 18,68%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 59 orang atau sama dengan 64,84%. Responden yang menyatakan
tidak setuju adalah sebanyak 15 orang atau sama dengan 16,48%. Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa mereka tidak begitu mengenal produk cicil emas yang ditawarkan oleh Bank Syariah Mandiri. Hal ini memberikan suatu kesimpulan bahwa responden menggunakan produk cicil emas Bank Syariah Mandiri karena rekomendasi orang atau tenaga pemasaran yang bekerja secara maksimal.
Dari Tabel 6.5 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner kedua variabel Brand Awareness. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 13 orang atau sama dengan 14,29%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah sebanyak 56 orang atau sama dengan 61,54%. Responden yang menyatakan tidak setuju adalah sebanyak 22 orang atau sama dengan 24,18%. Responden yang menyatakan sangat tidak setuju tidak ada.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menyatakan bahwa produk cicil emas Bank Syariah Mandiri belum begitu dikenal di masyarakat. Artinya ada produk cicil emas dari perusahaan lain yang lebih menjadi pilihan masyarakat dibandingkan produk cicil emas Bank Syariah Mandiri. Jika demikian, maka promosi yang intens akan meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait dengan cicil emas Bank Syariah Mandiri.
6.1.2.4. Variabel Brand Loyalty
Jawaban responden sehubungan dengan variabel Brand Loyalty pada penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
Tabel 6.6
Tabulasi Jawaban Responden Variabel Brand Loyalty
Kuesioner
Tabulasi Jawaban Responden Sangat
Setuju Setuju Kurang Setuju
memiliki produk cicil emas BSM
0 0,00 15 16,48 62 68,13 14 15,38 0 0,00 Anda akan membeli
kembali produk cicil emas BSM
Sumber: Data Primer Diolah, 2018
Dari Tabel 6.6 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner pertama variabel Brand Loyalty. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 20 orang atau sama dengan 21,98%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah
Dari Tabel 6.6 terlihat jawaban responden terkait dengan kuesioner pertama variabel Brand Loyalty. Responden yang menyatakan sangat setuju tidak ada. Responden yang menyatakan setuju adalah sebanyak 20 orang atau sama dengan 21,98%. Responden yang menyatakan kurang setuju adalah