• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tugas Organogram LAMPTKes

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 65-70)

4. PROFIL ORGANISASI

4.4 Tugas Organogram LAMPTKes

Tugas dari masing-masing organogram diuraikan pada dokumen analisis jabatan badan pelaksana LAMPTKes Indonesia. Tugas-tugas tersebut diberikan kepada

ketua pengurus, sekretaris, kadiv akreditasi, dan kadiv pembinaan & pengembangan (LAMPTKes, Jakarta).

Tabel 4.1 Tugas Organogram LAMPTKes 

Pemangku Jabatan  Tugas

Ketua Pengurus:  

1) Menyusun Rencana Strategis dan Rencana Tahunan  

2) Melaksanakan,  memantau,  evaluasi  dan  melaporkan  pencapaian  Renstra dan Rencana Tahunan LAM‐PTKes pada Rapat Umum Anggota  3) Menetapkan, mengelola  dan mengembangkan sumber daya  4) Menetapkan divisi dan majelis   5) Menetapkan asesor, fasilitator, dan validator  6) Mengupayakan pendanaan berkelanjutan   7) Membangun kerja sama Dalam Negeri dan Luar Negeri  8) Menyusun Anggaran Belanja dan Pendapatan   9) Menerbitkan sertifikat akreditasi 

10) Membuat  dan  menetapkan  kebijakan  operasional  akreditasi  sesuai  5  Nilai Operasional 

11) Menetapkan persyaratan ketua divisi dan anggota majelis   12) Menetapkan proses kerja akreditasi setiap profesi 

13) Menetapkan sistem akreditasi pendidikan tinggi kesehatan  

14) Melakukan  advokasi  kebijakan  akreditasi  oleh  LAM‐PTKes  kepada  pemangku kepentingan lain 

15) Membangun  interprofesionalisme  tenaga  kesehatan  dan  kerja  sama  lintas sektor 

16) Menunjuk,  menetapkan  dan  menolak  kesepakatan/  kontrak  kerja  dengan pihak lain    - Tugas Sekretariat :    1) Menjabarkan renstra menjadi rencana operasional akreditasi tahunan 2) Mengelola administrasi dan dokumen akreditasi  3) Menyiapkan rapat divisi dan majelis untuk membahas hasil akreditasi  4) Mengelola dan melakukan pelatihan asesor, fasilitator, dan validator  5) Melakukan analisis terhadap hasil telaah majelis atas keberatan hasil  akreditasi  6) Menyusun draf proses kerja akreditasi umum dan spesifik profesi  7) Menelaah dan memberi umpan balik terhadap hasil kerja majelis  8) Menyeleksi dan mengusulkan asesor, fasilitator, dan validator  9) Memantau kepatuhan prodi terhadap saran untuk perbaikan  

10) Memantau  pembelajaran  yang  diharapkan  dari  prodi  setelah  menerima umpan balik akreditasi 

11) Menyusun laporan akreditasi  12) Menyusun draf renstra  5 tahunan  

13) Melaksanakan,  memantau,  evaluasi  dan  melaporkan  pencapaian  Renstra & Rencana Tahunan  

14) Menerima  dan  menelaah  nama  anggota  majelis  sesuai  dengan  persyaratan yang ditetapkan 

15) Mengusulkan  nama  anggota  majelis  dan  nama  anggota  majelis  pengganti  dalam  hal  perlu  dilakukan  revisitasi,  berdasarkan  hasil  telaahan  

16) Mengusulkan nama anggota divisi kepada ketua LAM‐PTKes dan nama  anggota  majelis  pengganti  dalam  hal  perlu  dilakukan  revisitasi,  berdasarkan hasil telaahan  

Pemangku Jabatan  Tugas

memantau dan mengevaluasi pencapaiannya  18) Mengelola sumber daya  

19) Mengelola  administrasi  keuangan  termasuk  melakukan  analisis  keuangan  

20) Mengelola  ketenagaan  termasuk  melakukan  analisis  jabatan  dan  pengembangan karir tenaga LAM‐PTKes  21) Mengelola sarana dan prasarana pendukung operasional  22) Menyusun laporan keuangan dan kepegawaian   23) Menyusun laporan organisasi LAM‐PTKes  24) Customer Relationship Management   25) Penelitian dan Pengembangan 

26) Mengelola  Sistem  Manajemen  Pengetahuan  (Knowledge 

Management System / KMS) termasuk sistem informasi 

27) Mengelola aspek hukum LAM‐PTKes  28) Melakukan Analisis Pasar 

29) Melakukan  penelitian  dan  pengembangan  standar,  instrumen,  dan  proses kerja akreditasi profesi yang terkait  30) Manajemen Keuangan yang meliputi :Analisis biaya satuan (unit cost),  Mekanisme pendanaan LAM‐PTKes, Penetapan tarif akreditasi.  31) Melakukan pemantauan, evaluasi, dan mengusulkan perbaikan model  kerja LAM‐PTKes   32) Melakukan analisis kompetensi asesor, fasilitator dan validator sesuai  perkembangan standar, instrumen, dan proses kerja 

33) Menyusun  dan  mengusulkan  kurikulum  pelatihan  berdasarkan  hasil  analisis  

34) Melakukan benchmarking akreditasi untuk setiap bidang profesi  35) Melakukan diseminasi hasil kajiannya  

36) Menyusun laporan pencapaian pengembangan organisasi LAM‐PTKes   

- Tugas  Divisi  dan  Majelis :    1) Menyusun rencana tahunan akreditasi profesi yang terkait  2) Menyusun standar akreditasi profesi yang terkait  3) Menyusun instrumen akreditasi profesi yang terkait  4) Menelaah hasil kerja asesor, fasilitator dan validator  5) Melakukan analisis hasil asesmen untuk divalidasi   6) Menetapkan kelayakan program studi untuk divisitasi  7) Menetapkan hasil akreditasi untuk diajukan ke pengurus LAM‐PTKes  8) Meningkatkan mutu dan jumlah asesor, fasilitator dan validator sesuai  kebutuhan  9) Menyeleksi  dan mengusulkan tim asesor, fasilitator, dan validator  10) Memberi umpan balik proses akreditasi dan fasilitasi/pendampingan  11) Memantau kepatuhan program studi terhadap saran  untuk perbaikan  sesuai  standar  12) Memantau pembelajaran yang diharapkan dari program studi setelah  menerima  umpan          13) balik akreditasi  14) Melakukan analisis terhadap keberatan hasil akreditasi   15) Melakukan telaahan dan menyusun tindak lanjut hasil penelitian dan  pengembangan    

16) atas  standar,  instrumen  dan  kompetensi  asesor,  fasilitator,  dan  validator 

17) Menyusun laporan akreditasi   

Pemangku Jabatan  Tugas

- Tugas Asesor :  1) Melakukan  pemeriksaan  dan  penilaian  terhadap  borang  akreditasi  prodi 

2) Melakukan koordinasi informasi dengan fasilitator  

3) Membuat  hasil  pemeriksaan  dan  penilaian  kepada  divisi  dan  majelis  melalui surat elektronik paling lambat 3 hari setelah pemeriksaan  4) Memeriksa  data,  informasi,  dan  bukti  yang  telah  disiapkan  oleh  

program studi di lapangan 

5) Mengobservasi/meninjau kegiatan pembelajaran dan fasilitas/instalasi  pendukung, seperti: ruang pimpinan, ruang dosen, ruang administrasi,  perpustakaan  dan  aksesnya,  laboratorium  yang  sesuai,  ruang  kuliah,  fasilitas mahasiswa, fasilitas alumni, dan wahana praktek (rumah sakit,  puskesmas, klinik, atau laboratorium lapangan) 

6) Mewawancarai  dosen  akademik  dan  klinik,  mahasiswa,  tenaga  kependidikan, alumni, pengguna lulusan dan mitra kerja 

7) Melakukan  diskusi  dan  kajian  terhadap  hasil  pemeriksaan  sebagaimana nomor  4, 5 dan 6 di antara anggota tim asesor 

8) Menyusun  Berita  Acara  hasil  visitasi  untuk  disajikan  dan  ditandatangani oleh tim asesor dan pimpinan program studi 

9) Melakukan  verifikasi  asesor  dengan  pimpinan  program  studi,  pimpinan  unit  pengelola  program  studi,  dosen,  alumni,  mahasiswa,  dan pemangku kepentingan  

10) Mengisi dokumen format penilaian  

11) Menyusun rekomendasi untuk ditindaklanjuti prodi  yang merupakan  dokumen tidak terpisah dari hasil penilaian   

12) Menyampaikan  hasil  rekomendasi  pada  acara  penutupan  asesmen  lapangan 

13) Menyusun  dan  mengirim  laporan,  berita  acara,  dan  seluruh  hasil  penilaian secara elektronik kepada Sekretariat LAM‐PTKes, selambat‐ lambatnya satu minggu setelah visitasi 

 

- Tugas Fasilitator :  1) Memberikan  penjelasan  tentang  landasan  hukum,  tujuan,  manfaat  serta alur proses kerja akreditasi LAM‐PTKes. 

2) Memberikan  penjelasan  tentang  standar  dan  prosedur  akreditasi  program studi bidang kesehatan. 

3) Memberikan penjelasan tentang evaluasi diri, cara pengisian, dan cara  penilaian. 

4) Memberikan penjelasan tentang tata cara pengisian borang akreditasi  5) Memberikan penjelasan tentang borang pengelola program studi  6) Memberikan  penjelasan  kelengkapan  borang,  dan  alur  pengiriman 

borang. 

7) Memberikan penjelasan mekanisme visitasi. 

8) Meminta  penjelasan  secara  lengkap  dari  program  studi  ataupun  pengelola  tentang  kondisi  program  studi  berdasarkan  standar  yang  pengisian  borang  program  studi,  borang  pengelola,  status  akreditasi  yang lalu dan status perijinan program studi. 

9) Menganalisis  informasi  yang  disampaikan  oleh  program  studi  berdasarkan  standar  penilaian  borang  program  studi,  borang  pengelola, evaluasi diri dan menilai kemampuan program studi dalam  mengisi format borang. 

10) Membuat  resume  untuk  dijadikan  dasar  dalam  rencana  kegiatan  pendampingan. 

11) Memberikan pendampingan tentang identifikasi bukti pendukung dan  proses pengisian borang program studi sesuai standar akreditasi LAM‐

Pemangku Jabatan  Tugas

PTKes.

12) Memberikan pendampingan tentang identifikasi bukti pendukung dan  proses  pengisian  borang  pengelola  program  studi  sesuai  standar  akreditasi LAM‐PTKes. 

13) Memberikan  pendampingan  tentang  cara  mendeskripsikan  evaluasi  diri. 

14) Memberikan  pendampingan  tata  cara  penyusunan  renstra  program  studi. 

15) Memberikan  pendampingan  tata  cara  penyusunan  rencana  operasional tahunan program studi. 

16) Menyusun laporan pendampingan. 

17) Menjawab pertanyaan asesor bila diperlukan. 

18) Menyerahkan  laporan  pendampingan  pada  divisi,  majelis,  dan  sekretariat LAM‐PTKes. 

  - Tugas Validator :   

1) Melakukan  pemeriksaan  kelengkapan  setiap  borang  termasuk  tanda  tangan asesor  

2) Melakukan  pemeriksaan  kelengkapan  Lembar  Rekapitulasi  Penilaian  Dokumen dari setiap asesor  

3) Mencermati  perbedaan  variasi  nilai  dan  melakukan  crosscheck  komentar  setiap  butir  penilaian  apabila  terdapat  perbedaan  nilai  total  lebih dari 50 poin atau nilai totalnya sama persis 

4) Membuat  pernyataan  layak  visitasi  maupun  tidak  layak  visitasi  sesuai  hasil analisis dan disampaikan kepada divisi, majelis, dan sekretariat  5) Mengundang  asesor  dan/atau  program  studi  untuk  memberikan 

tambahan  data/informasi  jika  data  dan  informasi  dari  dokumen  hasil  asesmen  yang  digunakan  dalam  proses  validasi  belum  memadai  untuk  pengambilan keputusan status/peringkat akreditasi. 

6) Mengusulkan  untuk  dilaksanakan  revisitasi  dalam  hal  tambahan  data/informasi  tidak  memberikan  pertimbangan  yang  cukup  untuk  pengambilan keputusan status/peringkat akreditasi. 

BAB V

ANALISIS KEBUTUHAN KNOWLEDGE MANAGEMENT

SYSTEM

Dalam dokumen UNIVERSITAS INDONESIA (Halaman 65-70)

Dokumen terkait