BAB II KAJIAN TEORI
A. Perkembangan Anak
3. Tugas perkembangan Anak
a. Tugas Perkembangan Anak Usia 3-4 Tahun dirumuskan oleh Baradja (2005: 83-85) :
1) Secara Fisik
a) Dapat berdiri dan melompat dengan satu kaki
Adanya kematangan pada otot kaki, tulang dan syaraf-syaraf pada kaki untuk menopang berat badan dan menjaga keseimbangan.
b) Menangkap bola yang dipantulkan dilantai
Kemampuan motorik dan koordinasi tubuh (mata, tangan dan kaki) untuk menangkap dan melempar bola/benda yang lain.
c) Mengayuh dengan baik sepeda roda tiga
Kemampuan pada otot kaki untuk menggoes sepeda dan tangan serta mata untuk mengendalikan laju sepeda.
d) Naik dan turun tangga tanpa berpeganggan
Memiliki keseimbangan dan koordinasi gerak yang baik pada saat naik dan turun tangga tanpa pegangan.
e) Belajar memakai dan melepas pakaian sendiri
Kemampuan motorik untuk dapat memakai dan melepas pakaian sendiri tanpa bantuan dari orang lain.
f) Belajar buang air kecil dan buang air besar
Kesiapan dan kemampuan otot-otot dibagian pembuangan untuk mengendalikan pembuangan.
g) Belajar memakan makanan padat
Kemampuan untuk mencerna makanan padat dimulai dari proses mengunyah sampai penyerapan makanan dalam tubuh.
h) Belajar berbicara
Kemampuan untuk mengeluarkan suara-suara yang dapat dimengerti oleh orang lain sebagai respon dari stimulus (suara-suara) yang diberikan oleh orang lain.
2) Secara Emosional
a) Sedikit sulit membedakan antara khayalan dan kenyataan
Memiliki khayalan yang berasal dari hal-hal yang pernah dilihat atau didengar tetapi dianggap nyata.
b) Membayangkan bayangan aneh tak dikenal sebagai monster
Memiliki rasa takut yang berasal dari hal-hal yang tidak diketahui dengan jelas.
c) Marah atau mengamuk bila keinginannya tidak terpenuhi
Mampu mengekspresikan rasa marah dengan cara menangis atau ngambek.
d) Dapat merundingkan pemecahan masalah
Kemampuan untuk membuat kesepakatan dengan orang lain. e) Menjadi semakin mandiri
Mulai memiliki rasa percaya diri sehingga mampu melakukan beberapa kegiatan sendiri tanpa bantuan dari orang lain.
f) Mampu mengadakan hubungan emosional dengan orangtua, saudara dan orang lain.
Memiliki keterikatan batin dengan orang-orang terdekat (rasa sayang, tergantung, percaya dan aman.)
g) Mampu mengadakan hubungan baik dan buruk, yang berarti mengembangkan kata hati
Kemampuan untuk berteman atau bersosialisasi dengan orang lain setelah mengadakan pengamatan atau penilaian pada orang lain. 3) Secara Kecerdasan
a) Mulai menyalin huruf besar
Kemampuan untuk membuat huruf sesuai dengan contoh. b) Dapat membedakan beberapa warna
Kemampuan untuk membedakan dan mengenal warna c) Mengetahui sejumlah bilangan
Kemampuan untuk mengenal angka dan berhitung. d) Mulai memiliki konsep waktu
Memahami dan mampu membedakan siang dan malam berdasarkan ciri-cirinya.
e) Dapat bercerita
Mampu menceritakan kejadian yang telah terjadi atau menjelaskan sesuatu hal.
f) Mengenal perbedaan jenis kelamin
Mampu membedakan laki-laki dan perempuan berdasarkan ciri-cirinya.
b. Tugas Perkembangan Anak Usia 4-5 Tahun dirumuskan oleh Baradja (2005: 83-85)
1) Secara fisik
a) Melompat-lompat kecil ditempat
Adanya kematangan pada otot kaki, tulang dan syaraf-syaraf pada kaki untuk menopang berat badan dan menjaga keseimbangan dan dilakukan secara berulang-ulang.
b) Menggantung, berayun dan memanjat.
Kemampuan motorik tubuh untuk melakukan gerakan menggantung, berayun, dan memanjat.
c) Dapat berguling kedepan
Kemampuan untuk menggulingkan tubuh ke depan dengan koordinasi yang baik dari seluruh bagian tubuh sehingga mampu melakukan gerakan tersebut.
d) Dapat berdiri satu kaki selama beberapa saat
Kemampuan untuk menjaga keseimbangan kemampuan salah satu kaki untuk menopang berat badan dan menjaga keseimbangan selama beberapa saat.
e) Suka menyanyi dan menari
Kemampuan untuk menggerakan anggota tubuh mengikuti suara musik sambil bernyanyi.
2) Secara Emosional
a) Ingin menenangkan teman dan atau ingin bersama dengan teman Keinginan untuk bersosialisasi dengan teman sebaya.
b) Lebih siap untuk mengikuti peraturan
Lebih siap dan mampu memahami dan mematuhi peraturan. c) Dapat ditinggal pergi oleh orangtuanya tanpa menangis
Mulai mandiri dan tidak takut di tinggal.
d) Dapat membedakan antara khayalan dan kenyataan
Mulai realistis sehingga mulai mampu membedakan khayalan dan kenyataan.
e) Murung dan gelisah saat menghadapi masalah
Merasa tidak nyaman apabila memiliki masalah, misal saat bertengkar.
f) Kadang sangat keras kepala dan sangat menuntut Memiliki rasa egois dan ingin selalu merasa nyaman. 3) Secara kecerdasan
a) Memahami konsep waktu dengan baik
Semakin mampu dapat membedakan siang dan malam berdasarkan cirinya.
b) Memahami konsep berhitung dengan lebih baik Semakin mampu berhitung dan mengenal angka. c) Dapat membaca huruf dengan mengeja
Semakin mampu mengenal dan menghafal huruf sehingga mampu mulai membaca.
d) Melakukan permainan dengan kartu atau dengan papan Misalnya : mampu menyusun puzzle.
e) Dapat menggunakan sendok dan garpu
Kemampuan untuk mengkoordinasi kedua tangan sehingga semakin mampu menggunakan sendok dan garpu secara bersamaan
c. Tugas Perkembangan Masa Anak-Anak Awal dirumuskan oleh Achdiyat (1981: 4-8)
1) Belajar berjalan
Pada usia 9 bulan sampai 15 bulan, kebanyakan anak secara fisik telah siap untuk belajar berjalan. Tulang, otot dan syaraf kaki telah siap untuk belajar dan menerima rangsangan dari luar untuk berjalan. 2) Belajar mencerna makanan padat
Sistem mencerna makanan pada diri individu berangsur-angsur tumbuh dan siap untuk mencerna dan mengasimilasi macam-macam makanan. Di samping pertumbuhan alat mencerna makanan alat penguyah juga tumbuh menjelang tahun kedua (gigi) sehingga individu mampu mencerna makanan padat.
3) Belajar berbicara
Pada hakikatnya tugas perkembangan ini adalah membuat suara-suara yang bermakna untuk berkomunikasi dengan orang lain.
4) Belajar mengontrol pengurangan kelebihan fisiologis
Tugas perkembangan ini menuntut individu mampu buang air pada waktu dan tempat yang diterima masyarakat. Tugas perkembangan ini berkaitan dengan perkembangan sistem syaraf dan pembiasaan dari orangtua.
5) Belajar membedakan jenis kelamin
Anak mampu mengenal jenis kelamin manusia dengan cara mengamati bentuk fisik dari laki-laki dan perempuan serta mampu membedakannya.
6) Pencapaian stabilitas fisiologis
Tugas perkembangan ini berkaitan sepenuhnya secara biologis yaitu mampu menjaga temperatur tubuhnya tanpa terpengaruh rangsangan dari luar.
7) Pembentukan konsep-konsep realitas sosial dan fisik
Tugas perkembangan ini menuntut individu mampu mengenal dan membuat kelompok berdasarkan bentuk dan rupanya. Contoh : binatang, manusia, gambar, buah, dan lain-lain.
8) Belajar berhubungan secara emosional dengan orangtua, teman sekampung dan orang lain.
Tugas perkembangan ini berkaitan dengan adanya ikatan emosional antara individu satu dengan individu lain, baik dengan orang terdekat ataupun dengan masyarakat sekitar.
9) Belajar membedakan benar dan salah serta perkembangan kata hati. Tugas perkembangan ini menekankan bahwa hal yang menyenangkan adalah baik dan hal yang menyakitkan adalah buruk. Individu diharapkan mampu membedakan benar dan salah melalui pengamatan dan mengembangkan kata hatinya.
d. Tugas Perkembangan Menurut Havighurst (Hurlock, 1978: 40) 1) Belajar makan makanan padat.
2) Belajar berjalan. 3) Belajar berbicara.
4) Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh. 5) Mempelajari perbedaan seks dan tata caranya. 6) Mempersiapkan diri untuk membaca.
7) Belajar membedakan benar dan salah dan mulai mengembangkan hati nurani.
Dari sekian banyak pendapat tentang macam-macam Tugas Perkembangan menurut beberapa ahli maka dapat disimpulkan Tugas Perkembangan anak usia 4-5 Tahun adalah sebagai berikut:
a. Belajar makan makanan padat.
b. Belajar mengatur pembuangan kotoran tubuh c. Belajar membedakan Jenis Kelamin.
d. Dapat berjalan e. Dapat berbicara
f. Belajar membedakan benar dan salah dan mulai mengembangkan hati nurani.
g. Pembentukan konsep-konsep realitas sosial dan fisik h. Mempersiapkan diri untuk membaca