KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAERAH
V- 13 Jumlah Wisatawan
5.3.13 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Pangarusutamaan Gender
5.3.13.1 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs)
Amanat Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs) menjadi dasar dalam menginternalisasi kebijakan pembangunan berkelanjutan ke dalam kebijakan pembangunan daerah.
TPB/SDGs merupakan komitmen global dan nasional dalam upaya untuk menyejahterakan masyarakat mencakup 17 tujuan yaitu (1) Tanpa Kemiskinan; (2) Tanpa Kelaparan; (3) Kehidupan Sehat dan Sejahtera; (4) Pendidikan Berkualitas; (5) Kesetaraan Gender; (6) Air Bersih dan Sanitasi Layak; (7) Energi Bersih dan Terjangkau; (8) Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi; (9) Industri, Inovasi dan Infrastruktur; (10) Berkurangnya Kesenjangan; (11) Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan; (12) Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab; (13) Penanganan Perubahan Iklim; (14) Ekosistem Lautan; (15) Ekosistem Daratan; (16) Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh; (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
TPB/SDGs merupakan penyempurnaan dari Tujuan Pembangunan Milenium (Millennium Development Goals/MDGs) yang lebih komprehensif dengan melibatkan lebih banyak negara baik negara maju maupun berkembang, memperluas sumber pendanaan, menekankan pada hak asasi manusia, inklusif dengan pelibatan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan media, Filantropi dan Pelaku Usaha, serta Akademisi dan Pakar.
Provinsi Gorontalo sebagai salah satu wilayah otonom yang merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, memiliki tanggung jawab dan komitmen yang sangat kuat dalam mendukung pencapaian taget tujuan MDGs dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) nasional ke depan. Komitmen implementasinya didasarkan pada kemampuan dan komitmen kuat daerah dalam merealisasikan seluruh target tersebut sampai tahun 2030 dalam upaya mensejahterakan masyarakat melalui pengurangan kemiskinan dan kelaparan, pendidikan, pemberdayaan perempuan, kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Pada tahun 2018, Provinsi Gorontalo sedang merampungkan penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) sebagai Gorontalo dokumen rencana kerja 5 (lima) tahunan yang
V-27
mengacu pada RPJMD Provinsi Gorontalo Tahun 2017-2022 yang merupakan tahap ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Provinsi Gorontalo tahun 2005-2025, dan merupakan merupakan dokumen perencanaan untuk jangka menengah 5 (lima) tahun yang menjadi acuan bagi setiap Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Selain itu juga diuraikan kebijakan berdasarkan program, kegiatan, danindikator kegiatan untuk masing-masing program yang tercantum dalam dokumen perencanaan lainnya seperti Rencana Strategis OPD dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dengan rencana aksi daerah tersebut diharapkan pihak-pihak terkait ditingkat daerah maupun nasional, memiliki komitmen dan kejelasan dalam perencanaan dan penganggaran program, serta kegiatan untuk mencapai sasaran TPB/SDGs secara bersama.
Progress penyusunan RAD SDGs tergambar pada kesesuaian indikator sebagaimana tabel di bawah ini :
Tabel 5.15
Kesesuaian Target dan Indikator SDGs dengan Daerah Provinsi Gorontalo Pilar SDGs Tujuan/ Goals
Lingkungan 6 Air Bersih dan Sanitasi
Layak 40 37 3
Lingkungan 11 Kota dan Permukiman
yang Berkelanjutan 33 31 2
V-28
Ekonomi 17 Kemitraan untuk
Mencapai Tujuan 51 10 41
Total 475 334 141
Berdasarkan tabel di atas, dari 4 pilar yang terdiri atas 17 tujuan (Goals) yang dijabarkan dalam 475 indikator, indikator yang sesuai dan dapat diagregasi dengan data yang ada tentang Provinsi Gorontalo dan indikator yang ada pada SDGs sejumlah 334 indikator (70,32%) sedangkan indikator SDGs yang tidak sesuai atau tidak tercover dalam RPJMD adalah sejumlah 141 indikator (29.68%).
Beberapa tujuan yang terdapat dalam SDGs sudah menjadi program prioritas dalam RPJMD Provinsi Gorontalo, diantaranya adalah :
Tabel 5.16
Program Prioritas RPJMD Provinsi Gorontalo dan Kesesuaiannya dengan SDGs
Sasaran Program Prioritas Pembangunan Kesesuaian dengan
Target SDgs Prioritas Daerah : Pariwisata yang Lebih Mendunia
Sasaran meningkatnya wisatawan nusantara & mancanegara
1 Program Pengembangan Pemasaran Pariwisata Target 8.9
2 Program Pengembangan Ekonomi Kreatif, Kelembagaan dan SDM
Pariwisata Target 8.9
3 Program Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Target 8.9 4 Program Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan (khusus jalan
strategis provinsi, akses pariwisata, pertanian, transmigrasi) Target 8.9 ; Target 9.1
Prioritas Daerah : Ekonomi yang Lebih Meningkat
Meningkatnya kontribusi sektor pertanian/perkebunan terhadap PDRB
1 Program Peningkatan nilai tambah hasil petanian Target 8.1 ; Target 8.2
; Target 8.3
2 Program Pengembangan SDM Pertanian Target 8.3 ; Target 8.5
3 Program Pengembangan Industri Kecil Menengah Target 8.3 ; Target 8.10 ; Target 9.2 ;
Target 9.3 4 Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan Target 8.1 ;Target
17.11 5 Program Optimalisasi Pengelolaan dan pemasaran produksi
perikanan Target 8.1 ; Target 8.2
; Target 8.3
V-29
Meningkatnya ketersediaan dan konsumsi pangan yang bersumber dari pertanian &
kelautan perikanan yang berdampak pada kesejahteraan petani/nelayan 1 Program Peningkatan Produksi Pertanian/ populasi ternak
Berkelanjutan Target 2.1 ; Target 2.3
2 Program Penyediaan Pangan Asal Hewan yang Aman, Sehat, Utuh
dan Halal (PAH ASUH) Target 2.1
3 Program Pengembangan Perikanan Tangkap Target 2.3 ; Target 8.1
; Target 14.4 4 Program Pengelolaan Budidaya Laut, Payau dan Pemberdayaan
Masyarakat Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil; Target 2.3 ; Target 8.1
; Target 14.5 5 Program pemberdayaan masyarakat dalam pengawasan dan
pengendalian sumberdaya kelautan Target 2.3 ; Target 2.5
; Target 14.6 6 Program Peningkatan Produksi dan Pelayanan Teknis (UPTD-Balai
Budidaya Perikanan Laut & Payau) Target 2.5 ; Target
14.4
7 Program Ketersediaan dan Penanganan Kerawanan Pangan Target 2.1 ; Target 2.2
; Target 2.5 8 Program pengembangan distribusi, pemantauan dan stabilisasi
harga serta penguatan cadangan pangan Target 2.1 ; Target 2.3
9 Program Penyelidikan Pelayanan, Pembinaan dan Pengawasan, Pengendalian Air Tanah
Target 6.1 ; Target 6.3
; Target 6.4 ; Target 6.5
10 Program Pengembangan Diversifikasi Pangan dan Peningkatan
Keamanan Pangan Segar Target 2.3 ; Target 2.5
11 Program Pengembangan dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, Air
Tanah dan Rawa dan Tambak Target 6.5 ; Target 6.6
Menurunnya tingkat kemiskinan
1 Program Penanganan Fakir Miskin
Target 1.2 ; Target 1.3
; Target 1.4 ; Target 1.5 ; Target 2.1 ; Target 2.2 ; Target
10.1
2 Program Pemberdayaan Sosial Target 1.3 ; Target 2.1
; Target 2.2 ; 3 Program Perlindungan dan Jaminan Kesejahteraan Sosial Target 1.3 ; Target 3.8
; Target 10.4
4 Program Rehabilitasi Sosial Target 1.3 ; Target 3.5
5 Program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan dan Penguatan Kelembagaan PUG
Target 3.1 ; Target 5.1
; Target 5.3 ; Target 5.5
6 Program Ketersediaan dan Penanganan Kerawanan Pangan Target 2.1 ; Target 2.2
; Target 2.5
7 Program Optimalisasi Pengelolaan dan pemasaran produksi
perikanan Target 14.4 ; Target
14.6 ; Target 14.b ;
8 Program Pengembangan Perikanan Tangkap Target 14.4
9 Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Target 1.3 ; Target 3.8
V-30
10 Program Pendidikan Untuk Rakyat (Bantuan Studi bagi Mahasiswa Miskin)
Target 4.1 ; Target 4.3
; Target 4.4 ; Target 4.5 ; Target 4.6 ;
11 Program Pembinaan dan Pengembangan Bidang Energi dan
Ketenagalistrikan (penyediaan listrik RT tidak mampu) Target 7.1 12
Program Penyediaan Rumah Hunian Layak bagi masyarakat Miskin, Korban Bencana Provinsi dan dampak Pembangunan Provinsi
Target 1.4 ; Target 1.5
; Target 11.1 ; 13 Program Pengembangan Ekonomi Produktif Masyarakat Miskin Target 8.3 ; Target
10.1 Meningkatnya Kesejahteraan Masyarakat yang inklusif dan berkeadilan
1 Program Pengembangan Koperasi dan UKM Target 8.1 ; Target 8.2
; Target 8.3 2 Program Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah Target 8.1 ; Target 8.2
; Target 8.3 3 Program Pengembangan dan Pengamanan Perdagangan Dalam
Negeri Target 8.3
4 Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Target 8.2 ; Target 8.3
; Target 8.5 5 Program Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Target 8.2 ; Target 8.3
; Target 8.5 6 Program Pengembangan Masyarakat di Kawasan Transmigrasi Target 10.1 7 Program Pembangunan dan Pengembangan Kawasan
Transmigrasi Target 9.1 ; Target
10.1
8 Program Pengembangan Perdesaan Target 9.1 ; Target
10.1 9 Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat
Desa/Kelurahan serta Kawasan Perdesaan Target 9.1 ; Target 10.1 10 Program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Sumber-sumber
Pendapatan Daerah Target 17.1
Beberapa tantangan yang terjadi dalam penyusunan RAD SDGs antara lain :
a. Beberapa data spesifik (berdasarkan jenis kelamin, kelompok umur, kelompok rentan) yang dibutuhkan namun belum tersedia
b. Pengisian beberapa indikator harus menggunakan data yang diolah terlebih dahulu menggunakan rumus dalam metadata indikator
c. Beberapa program/kegiatan berdasarkan dokumen perencanaan daerah dapat mencakup beberapa indikator sehingga butuh kecermatan untuk menempatkan program/kegiatan sesuai indikator
d. Proses pengumpulan data membutuhkan waktu yang cukup lama termasuk didalamnya melakukan konfirmasi ulang untuk melengkapi informasi tambahan yang dibutuhkan terkait sumber dan satuan dari data yang telah diisikan.
V-31
e. Progres pengisian masih menunggu data dari Kabupaten/Kota mengenai program dan kegiatan yang terdapat di kabupaten/kota yang sesuai dan menunjang pencapaian SDGs
f. Progress matriks yakni untuk program dan kegiatan dari non state actors (NSA) masih belum menunjukkan kemajuan yang signifikan.