3.1 Telaahan terhadap Kebijakan-kebijakan Nasional
ebijakan-kebijakan nasional ditetapkan dalam kerangka
pembangunannya, secara operasional bidang kepegawaian tercantum dalam Urusan Wajib Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian, dan Persandian. Adapun program nasional yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Daerah termasuk dalam urusan wajib Program Peningkatan Profesionalisme Aparatur Pemerintah Daerah.
Salah satu program wajib tersebut pada era otonomi daerah saat ini lebih menekankan kepada kebutuhan daerah termasuk para penyelenggara pemerintahan yaitu PNS, sehingga Kebutuhan akan PNS di daerah belum terakomodir oleh kuota yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Dengan Kebijakan kepegawaian tersebut membawa akibat terhadap masih banyaknya tenaga-tenaga tertentu yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kota Bandung yang telah dikaji kebutuhannya oleh BKD melalui kajian bezetting formasi PNS masih kurang tetapi keputusan untuk memenuhi kekurangan tersebut harus berdasarkan persetujuan pemerintah pusat.
Mengingat kebijakan-kebijakan tersebut pemerintah pusat sebaiknya
dalam merumuskan kebijakan-kebijakan kepegawaian melibatkan
pemerintah daerah atau mengakomodir kebutuhan-kebutuhan daerah.
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja VISI DAN MISI
Sehubungan belum ditetapkannya RPJMD Kota Bandung dan Renstra Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung Tahun 2014-2018, maka tujuan dan sasaran dari penyusunan Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung Tahun 2014 masih merujuk pada Renstra sebelumnya, tujuan dan sasaran Renja Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung dimaksudkan untuk :
Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Page 47 a. Menjabarkan Rencana Strategis Badan Kepegawaian Daerah Kota
Bandung dalam rencana Program/kegiatan Prioritas Badan
Kepegawaian Daerah Kota Bandung Tahun Anggaran 2014;
b. Menjadi pedoman dalam pelaksanaan Program/Kegiatan Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung Tahun Anggaran 2014;
c. Menjadikan acuan bagi seluruh bidang dan sekretariat pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung;
d. Menciptakan kepastian dan sinergitas perencanaan program dan kegiatan diantara bidang dan sekretariat pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung;
e. Mewujudkan efisiensi dan efektifitas dalam perencanaan alokasi anggaran Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung.
Tujuan dan sasaran sebagai penjabaran rencana strategis, merupakan instrumen pencapaian visi dan misi organisasi, visi adalah cara pandang jauh kedepan yang berisikan suatu gambaran menantang tentang cita dan citra atau keadaan masa datang yang hendak diwujudkan oleh suatu instansi. Pernyataan Visi Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung, yaitu :
Adapun maknanya adalah sebagai berikut :
1. Adaptif : Menyesuaikan kepada pedoman, standar dan prosedur
yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
2. Akomodatif : Dapat menyelaraskan/mensinkronisasi
kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan peraturan
kepegawaian yang ditetapkan oleh pemerintah pusat/ pemerintah provinsi dengan muatan lokal.
3. Inovatif : Memiliki kemampuan untuk menciptakan
program/model yang mendukung peningkatan
administrasi dan manajemen kepegawaian berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
“Terwujudnya Pengelolaan Manajemen Kepegawaian yang Adaptif, Akomodatif dan Inovatif untuk Mendukung Kinerja
Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Page 48 Dalam mewujudkan Visi tersebut, serta mendorong upaya peningkatan kualitas sumber daya aparatur, maka dirumuskan Misi BKD Kota Bandung yang didalamnya mengandung tujuan organisasi serta sasaran yang ingin dicapai. Selain sebagai penjabaran dari visi, rumusan misi tersebut juga menggambarkan tugas pokok dan fungsi BKD, yaitu sebagai berikut :
(1) Peningkatan pelayanan administrasi kepegawaian yang transparan
dan akuntabel.
(2) Peningkatan kualitas Sumber Daya Aparatur.
(3) Penyajian data kepegawaian yang apresiatif.
(4) Pembangunan dan Pengembangan Model Assesment Centre dalam
rangka penempatan dalam jabatan struktural dan fungsional. TUJUAN DAN SASARAN
Untuk mewujudkan misi BKD Kota Bandung, maka perlu dijabarkan perumusan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi BKD dalam bentuk tujuan dan sasaran strategis yang lebih operasional, yang tertuang dalam Renstra BKD Kota Bandung Tahun 2009-2013. Adapun tujuan dan sasaran yang akan dicapai oleh BKD adalah sebagai berikut:
Misi ke-1: Peningkatan pelayanan administrasi kepegawaian yang transparan dan akuntabel
Strategi:
1. Pengembangan perencanaan, pengkajian prosedur dan pemberian pelayanan administrasi kepegawaian
2. Peningkatan sarana dan prasarana pendukung pelayanan administrasi kepegawaian
3. Peningkatan kesejahteraan pegawai yang sesuai norma dan standar
Kebijakan:
1. Mengembangkan perencanaan, pengkajian prosedur dan pemberian
pelayanan administrasi kepegawaian
2. Peningkatan sarana dan prasarana pendukung pelayanan administrasi
Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Page 49
3. Peningkatan kesejahteraan pegawai yang sesuai norma dan standar
Tujuan ke-1:
Terwujudnya kajian dan pelayanan administrasi pegawai yang sesuai norma dan standar
Sasaran:
Meningkatnya pengembangan kajian dan pelayanan administrasi kepegawaian yang tepat waktu dan tepat sasaran.
Indikator Sasaran:
1. Tingkat pengembangan perencanaan, pengkajian prosedur
administrasi kepegawaian
2. Tingkat perwujudan pemberian pelayanan administrasi
kepegawaian yang tepat waktu dan tepat sasaran.
Tujuan ke-2:
Terpenuhinya kesejahteraan pegawai sesuai norma dan standar
Sasaran:
Meningkatnya kesejahteraan pegawai
Indikator sasaran:
1. Tingkatnya perwujudan pola insentif dan penggajian berdasarkan kinerja
2. Tingkat pembinaan kedisiplinan dan penghargaan
3. Tingkat kajian prosedur pemberian kesejahteraan pegawai
Tujuan ke-3:
Tersedianya sarana dan prasarana pendukung pelayanan administrasi kepegawaian
Sasaran:
Meningkatnya sarana dan prasarana pendukung pelayanan
administrasi kepegawaian
Indikator Sasaran:
Tingkat ketersediaan sarana dan prasarana untuk mendukung kinerja pengawai dan pelayanan publik.
Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Page 50
Misi-2: Peningkatan Kualitas Sumber Daya Aparatur
Strategi:
1. Peningkatan sumber daya aparatur yang kompeten, cerdas intelektual, emosional dan spiritual
2. Peningkatan jumlah aparat yang ideal berbanding dengan penduduk
Kebijakan:
1. Meningkatnya sumber daya aparatur yang kompeten, cerdas intelektual, emosional dan spiritual
2. Meningkatnya perbandingan yang ideal antara jumlah aparat dengan penduduk
Tujuan Ke-1:
Terwujudnya sumber daya aparatur yang kompeten, cerdas intelektual, emosional dan spiritual
Sasaran:
Meningkatnya kualitas dan kompetensi sumber daya aparatur yang cerdas intelektual, emosional dan spiritual
Indikator sasaran:
1. Tingkat kapasitas sumber daya aparatur melalui diklat prajabatan dan diklat dalam jabatan
2. Tingkat kapasitas sumber daya aparatur melalui pendidikan formal dan non formal
1). Pendidikan formal: jenjang pendidikan DIII, DIV/S2 dan S2 2). Pendidikan nonformal: Workshop, bimtek, sosialisasi, rapat kerja
Tujuan ke-2:
Terwujudnya jumlah aparat yang ideal berbanding dengan jumlah penduduk
Sasaran:
Meningkatnya kuantitas aparatur yang sebanding dengan penduduk
Indikator sasaran:
Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Page 51
MISI ke-3: Penyajian data kepegawaian yang apresiatif
Strategi:
Meningkatkan penyajian informasi data kepegawaian yang akurat dan termutakhirkan
Kebijakan:
Penyajian informasi data kepegawaian yang akurat dan termutakhirkan
Tujuan:
Terwujudnya penyajian informasi data kepegawaian yang akurat dan termutakhirkan
Sasaran:
Tersedianya informasi data kepegawaian yang akurat dan termutakhirkan
Indikator sasaran:
Tingkat akurasi data pegawai
MISI ke-4: Pembangunan dan pengembangan Model assesment Centre dalam rangka Penempatan Dalam Jabatan Struktural dan Fungsional
Strategi:
1. Pengembangan uji kompetensi sumber daya aparatur untuk menduduki jabatan struktural dan atau fungsional
2. Penyegaran (rotasi/mutasi) tugas
Kebijakan:
1. Melaksanakan analisis jabatan dan pemetaan jabatan 2. Melaksanakan rotasi/mutasi jabatan sesuai kompetensi
Tujuan:
Terpenuhinya pejabat struktural dan fungsional berdasarkan kompetensi
Sasaran:
Terwujudnya capaian pejabat struktural dan fungsional berdasarkan kompetensi
Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Page 52
Indikator Sasaran:
1. Tingkat pemenuhan jabatan struktural 2. Tingkat pemenuhan jabatan fungsional
3.3 Program dan Kegiatan
Dalam rangka melaksanakan Visi, Misi serta Tujuan dan Sasaran yang telah ditetapkan, Badan Kepegawaian Daerah menyusun rencana kerja tahun 2014 dan menguraikan dalam 10 program dan 56
kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp 15.500.000.000 (Lima belas
milyar lima ratus juta rupiah) yang berasal dari APBD
Rekapitulasi Program, Kegiatan dan Pagu Indikatif Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung Tahun 2014 dapat dilihat pada table 3.1 sebagai berikut:
Adapun uraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan, yang menggambarkan jumlah program dan jumlah kegiatan, penyebaran lokasi program dan kegiatan pada Badan Kepegawaian Daerah Kota Bandung serta alokasi kebutuhan dana/pagu indikatif, dapat dikemukakan sebagaimana tabel 3.1. berikut ini :
Rencana Kerja Badan Kepegawaian Daerah Page 53