Civic Education as Character
3.4 Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen
Validitas adalah “suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kesahihan suatu instrumen” (Suharsimi,1998:89), sedangkan pendapat lain menyatakan
bahwa instrumen yang valid adalah instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur apa yang hendak diukur (Sugiyono,2002:132). Dalam penelitian ini digunakan dua macam uji validitas instrumen yaitu uji validitas konstruk (constuct validity) dan uji validitas isi (content validity).
Validitas konstruk dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana intrumen tersebut mencerminkan konstruksinya yang dikehendaki. Langkah yang ditempuh untuk mendapatkan validitas konstruk dengan cara:
1) Menyusun butir-butir instrumen berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.
2) Konsultasi dengan dosen pembimbing agar isi instrumen tersebut disusun secara sistematis serta mengevaluasi relevansinya dengan variabel yang telah ditentukan.
Sedangkan validitas isi dilakukan dengan membandingkan antara isi instrumen dengan isi atau rancangan program yang telah ditetapkan” (Sugiyono 2002:134). Uji jenis ini digunakan untuk mengetahui isi atau konten dengan analisis item yaitu mengkorelasikan skor tiap butir dengan skor total yang merupakan jumlah tiap skor butir.
Hasil uji coba instrumen dengan melakukan uji korelasi bi variate
menghasilkan temuan validitas yang meyakinkan. Parameternya adalah jika nilai probabilita statistic lebih kecil dari alfa (0,05) maka dikatakan kuesioner tersebut valid.
a. Apresiasi Guru dengan observer variabel kognisi (x1), afeksi (X2) dan konasi (X3), diperoleh hasil perhitungan pada tabel berikut.
Tabel 6. Hasil Uji Validitas Variabel Apresiasi Guru
Indikator
Variabel Apresiasi Guru Nilai r Hitung Nilai r tabel Interp -retasi Nilai Sig. alpha Interp -retasi Kesim pulan
Adanya Kesadaran moral 0,568 0,361 Valid 0,001 0,05 Valid Valid Moralitas masyarakat 0,432 0,361 Valid 0,017 0,05 Valid Valid Memiliki karakter 0,586 0,361 Valid 0,001 0,05 Valid Valid Orang yang bermoral akan menjunjung
tinggi nilai-nilai kemanusiaan 0,492 0,361 Valid 0,006 0,05 Valid Valid Sistem tata nilai yang berkembang 0,778 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Pandangan seseorang terhadap makna 0,782 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Perbuatan bermoral 0,862 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Pengendalian diri 0,777 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Tata nilai yang berkembang di
lingkungan 0,720 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Menyelesaikan suatu permasalahan,
berangkat dari latar belakang 0,798 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Hati nurani memegang peranan sebagai
pengendali perbuatan 0,829 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Batas-batas kepribadian sebagai
seorang guru 0,788 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Kebajikan menjadi pertimbangan
pertama 0,761 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Permasalahan di sekolah tidak
diselesaikan dengan baik 0,669 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid
Dari tabel di atas ditunjukkan bahwa nilai probabilita statistic pada korelasi bivariat pada instrument apresiasi guru lebih kecil dari alfa (0,05). Dengan demikian maka dikatakan kuesioner tersebut valid.
b. Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan variabel observer membina (X4) memfasilitasi (X5) dan kerja sama (X6)
Tabel 7. Hasil Uji Validitas Variabel Kepemimpinan Kepala Sekolah
Indikator
Variabel Dukungan Kepala Sekolah Nilai r Hitung Nilai r tabel Interp -retasi Nilai Sig alpha Interp -retasi Kesimp-ulan
Pembinaan kesadaran moral 0,726 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Mengajak warga sekolah 0,750 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Melatih seluruh warga sekolah 0,721 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Mengingatkan seluruh warga sekolah 0,708 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Melakukan pembinaan 0,530 0,361 Valid 0,003 0,05 Valid Valid Mengingatkan warga sekolah untuk
melakukan pengendalian diri 0,654 0,361 Valid 0,005 0,05 Valid Valid Mengkondisikan tumbuhkembangnya
kesadaran moral 0,698 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Memfasilitasi tumbuhkembanya kehidupan 0,608 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Mengajarkan pentingnya niat 0,414 0,361 Valid 0,023 0,05 Valid Valid Memfasilitasi warga sekolah
mengembangkan potensi 0,512 0,361 Valid 0,034 0,05 Valid Valid Bekerjasama memutuskan masalah sosial 0,698 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Bekerjasama mengendalikan pengendalian
diri 0,837 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid
Mengajak warga sekolah untuk menjalin
hubungan sosial 0,622 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Mengajak warga sekolah untuk
mengembangkan keahlian 0,662 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid
Pada tabel di atas, terlihat bahwa nilai probabilita statistic pada korelasi bivariat pada instrument kepemimpianan kepala sekolah lebih kecil dari alfa (0,05), sehingga dikatakan kuesioner tersebut valid.
c. Kultur Sekolah dengan variabel observer tata nilai (X7), sikap hidup (X8) dan kebiasaan (X9) diperoleh hasil sebagai berikut
Tabel 8. Hasil Uji Validitas Variabel Kultur Sekolah
Indikator
Variabel Kultur Sekolah Nilai r Hitung Nilai r tabel Interp -retasi Nilai Sig alpha Interp -retasi Kesimp-ulan
Lingkungan sekolah mencerminkan
tata nila 0,506 0,361 Valid 0,003 0,05 Valid Valid Seluruh warga sekolah melaksanakan
tugas pokok dan fungsinya 0,744 0,361 Valid 0,024 0,05 Valid Valid Warga sekolah menjunjung tinggi hati
nurani 0,534 0,361 Valid 0,002 0,05 Valid Valid
Nilai tepo seliro pada orang lain,
dijunjung tinggi 0,436 0,361 Valid 0,016 0,05 Valid Valid Sikap warga sekolah 0,521 0,361 Valid 0,003 0,05 Valid Valid Menunjukkan sikap menghargai
Menunjukkan sikap tepo seliro pada
orang lain 0,674 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Menunjukkan sikap
mengembangkanpotensi dirinya 0,782 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Seluruh warga sekolah terbiasa untuk
mencintai kebaikan 0,584 0,361 Valid 0,001 0,05 Valid Valid Seluruh warga sekolah terbiasa
mengendalikan dirinya 0,661 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Saling menolong, mengunjungi yang
sakit, serta membantu 0,661 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid meningkatkan keahlian sesuai dengan
bidang masing-masing 0,767 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Seluruh warga terbiasa untuk bekerja
keras 0,733 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid
Melakukan suatu kebajikan yang
berguna 0,630 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid
Pada tabel di atas ditunjukkan nilai probabilita statistic pada korelasi bivariate pada instrument kultur sekolah lebih kecil dari alfa (0,05). Dengan demikian kuesioner kultur sekolah dikatakan valid.
d. Rancangan Pembelajaran dengan variabel observer Bahan ajar (X10), media pembelajaran (X11) dan metode pembelajaran (X12) diperoleh hasil sebagai berikut.
Tabel 9. Hasil Uji Validitas Variabel Rancangan Pembelajaran
Indikator
Variabel Rencana Pembelajaran Nilai r Hitung Nilai r tabel Interp -retasi Nilai Sig alpha Interp -retasi Kesimp-ulan
Materi bahan ajar mendorong perbaikan
akhlak 0,581 0,361 Valid 0,001 0,05 Valid Valid
Materi bahan ajar mengandung tata nilai 0,787 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Materi bahan ajar mengajarkan untuk
bersikap positif 0,579 0,361 Valid 0,001 0,05 Valid Valid Materi bahan ajar membangkitkan motivasi 0,622 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Materi bahan ajar memberikan rangsangan
peny persoalan 0,482 0,361 Valid 0,007 0,05 Valid Valid Materi bahan ajar mengajarkan pentingnya
hati nurani 0,775 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid
Media yang digunakan memberikan kesadaran
moral 0,412 0,361 Valid 0,024 0,05 Valid Valid
Media yang digunakan memberikan pesan
motivasi 0,587 0,361 Valid 0,001 0,05 Valid Valid
Media yang digunakan memberikan
rangsangan peny persoalan 0,417 0,361 Valid 0,022 0,05 Valid Valid Media yang digunakan memberikan pesan
kebaikan. 0,424 0,361 Valid 0,020 0,05 Valid Valid
Media yang digunakan mendorong
pengembangan potensi 0,415 0,361 Valid 0,023 0,05 Valid Valid Media yang digunakan memberikan pesan 0,430 0,361 Valid 0,025 0,05 Valid Valid
kerja keras
Metode pembelajaran mendorng tumbuhnya
kesad moral 0,458 0,361 Valid 0,045 0,05 Valid Valid
Metode pembelajaran mendorng tumbuhnya
tata nilai 0,411 0,361 Valid 0,024 0,05 Valid Valid
Metode pembelajaran mendorng tumbuhnya
motivasi 0,387 0,361 Valid 0,035 0,05 Valid Valid
Metode pembelajaran mendorng tumbuhnya
nilai kemanusiaan 0,406 0,361 Valid 0,026 0,05 Valid Valid Metode pembelajaran mendorng sikap bekerja
keras 0,459 0,361 Valid 0,025 0,05 Valid Valid
Metode pembelajaran mendorng lebih
mencintai kebajikan 0,506 0,361 Valid 0,004 0,05 Valid Valid
Tabel di atas menunjukkan bahwa nilai probabilita statistic pada korelasi bivariate pada instrument rancangan pembelajaran lebih kecil dari alfa (0,05) sehingga dapat dikatakan kuesioner tersebut valid
e. Pembelajaran yang bermuatan pembangunan karakter dengan observer variabel interaksi (Y1), perilaku (Y2) dan suasana (Y3) diperleh hasil Tabel 10. Hasil Uji Validitas Variabel Pembelajaran
Indikator
Variabel Pembelajaran Character Building Nilai r Hitung Nilai r tabel Interp -retasi Nilai Sig alpha Interp -retasi Kesim -pulan
Interaksi menjunjung tata nilai 0,414 0,361 Valid 0,023 0,05 Valid Valid Saling menghormati dan menghargai 0,565 0,361 Valid 0,001 0,05 Valid Valid Menyelesaikan permasalahan cepat dan
tepat 0,711 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid
Dapat membawa diri berinteraksi 0,737 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Interaksi dilakukan dengan tepo sliro 0,635 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Saling membantu dan kepedulian sesama 0,756 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid perilaku simpatik di kelas 0,518 0,361 Valid 0,003 0,05 Valid Valid Perilaku tepo sliro di kelas 0,615 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Mengedepankan kebajikan 0,651 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Menyelesaikan permasalahan dengan baik
dan akurat 0,759 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid
Mengedepankan kerukunan 0,730 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Tidak terjadi pelanggaran siswa 0,554 0,361 Valid 0,002 0,05 Valid Valid Suasana taat peraturan sekolah 0,407 0,361 Valid 0,026 0,05 Valid Valid Adanya keteguhan tata nilai 0,578 0,361 Valid 0,001 0,05 Valid Valid Interaksi harmonis dan kondusif 0,665 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Adanya kebersamaan 0,790 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Saling menghormati 0,724 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Terjalin suasana tepo sliro 0,724 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid Tercipta kepedulian sosial 0,553 0,361 Valid 0,002 0,05 Valid Valid Tercipat persatuan 0,713 0,361 Valid 0,000 0,05 Valid Valid
Dari tabel di atas ditunjukkan bahwa nilai probabilita statistic pada korelasi bivariate pada instrument pembelajaran yang bermuatan pembangunan karakter lebih kecil dari alfa (0,05), sehingga dikatakan bahwa kuesioner tersebut valid.
Selanjutnya untuk melakukan uji reliabilitas instrumen dilakukan dengan pendekatan internal konsitensi, yaitu dilakukan dengan cara mencobakan instrumen cukup sekali saja, “Rumus Alpha digunakan untuk mencari reliabilitas instrumen” (Suharsimi 1998:192). Dalam uji instrumen ini data yang diperoleh dianalisis dengan rumus Alpha Cronbach dengan bantuan software SPSS, bila nilainya lebih besar dari 0,6 maka dikatakan reliable
(Nully dalam Ghozali. 2006: 42).
Berikut hasil perhitungan reliabilitas pada masing-masing Observed Variables. Suatu variabel di katakana reliable jika nilai cronbach alpha lebih besar dari 0,60 (Nunnaly dalam Imam Ghozali 2006 : 42).
Observed Variables Cronbach's Alpha
Nunnally
Koef Interpretasi Kesimpulan
Apresiasi Guru : Kognitif 0,648 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Apresiasi Guru : Afektif 0,814 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Apresiasi Guru : Psikomotor 0,791 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Dukungan Kepala Sekolah : Membina 0,748 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Dukungan Kepala Sekolah :
Memfasilitasi 0,655 0,600
lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Dukungan Kepala Sekolah : Kerjasama 0,779 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Kultur Sekolah : Tata Nilai 0,742 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Kultur Sekolah : Sikap Hidup 0,757 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Kultur Sekolah : Kebiasaan 0,767 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Rencana Pembelajaran : bahan ajar 0,707 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Rencana Pembelajaran : Metode 0,670 0,600 lebih besar dari Koef
Rencana Pembelajaran : Media 0,647 0,600 lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Pembelajaran Pembangunan Karakter :
Interaksi 0,755 0,600
lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Pembelajaran Pembangunan Karakter:
Perilaku 0,754 0,600
lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel Pembelajaran Pembangunan Karakter :
Suasana 0,733 0,600
lebih besar dari Koef
Nunnally = reliabel reliabel
Dari temuan hasil perhitungan statistik mengenai uji validitas dan reliabilitas terhadap instrument penelitian, dapat disajikan summary seperti tertuang pada tabel berikut.
Tabel 11. Summary Screening Data
Variabel Observasi Reliabilitas Validitas
X1.1 Kognisi Reliabel Valid
X1.2 Afeksi Reliabel Valid
X1.3 Konasi Reliabel Valid
X2.1 Membina Reliabel Valid
X2.2 Memfasilitasi Reliabel Valid X2.3 Kerja Sama Reliabel Valid X3.1 Tata Nilai Reliabel Valid X3.2 Sikap Hidup Reliabel Valid X3.3 Kebiasaan Reliabel Valid X4.1 Bahan Ajar Reliabel Valid X4.2 Media Pembelajaran Reliabel Valid X4.3 Metode Pembelajaran Reliabel Valid
Y1 Interaksi Reliabel Valid
Y2 Perilaku Reliabel Valid
Y3 Suasana Reliabel Valid