• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH

B. URUSAN WAJIB YANG DILAKSANAKAN 1. Urusan Pendidikan

7. Urusan Perumahan

Pembangunan Bidang Perumahan bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan rumah di Jawa Barat, khususnya rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah, serta meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni, penanganan urusan ini dilaksanakan oleh

Dinas Pengawasan Bangunan dan Permukiman yang

implementasinya melalui program-program sebagai berikut: a. Program Lingkungan sehat Perumahan, dengan sasaran :

1) terpenuhinya kebutuhan rumah layak huni ;

2) terpenuhinya kelengkapan sarana prasarana lingkungan perumahan;

3) terbangunnya kembali sarana prasarana pasca bencana; 4) meningkatnya pelayanan masyarakat melalui penyediaan

rusunawa yang terpelihara, dan meningkatnya kualitas lingkungan di Rusunawa Menteng Asri.

b. Program Peningkatan Kesiagaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran.

Dari pelaksanaan program-program dan kegiatan-kegiatan sepanjang 2009-2013, hasilnya adalah :

LKPJ-AMJ WALIKOTA BOGOR TAHUN 2009 - 2013

IV-106

a. Tahun 2009, Kementrian Perumahan Rakyat memberikan bantuan berupa perbaikan 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). b. pada tahun 2010 telah dilaksanakan rehabilitasi terhadap 423 unit

rumah dari berbagai sumber pembiayaan, yaitu :

 Dari sumber anggaran APBD Kota dilakukan sebanyak 66 unit rumah yang tersebar di 34 Kelurahan se-Kota Bogor.

 Dari Kementerian Perumahan Rakyat melalui APBN sebanyak 150 Unit, dengan lokasi dan jumlah unit rumah dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 4.40

Lokasi dan Jumlah unit rumah Kegiatan Kementerian Perumahan Rakyat Kota Bogor Tahun Anggaran 2010

Kegiatan Kel. Kebon

Pedes Kel. Sukaresmi

1. Peningkatan Kualitas 100 Unit -

2. Pembangunan Baru 25 Unit 25 Unit

c. Pada tahun anggaran 2011 telah dilaksanakan perbaikan RTLH sebanyak 196 unit dengan rincian sebagai berikut :

 Sebanyak 66 unit dilakukan oleh Pemerintah Kota bersumber dari APBD II;

 sebanyak 34 Unit bersumber dari APBD-P II yang tersebar di 34 Kelurahan se-Kota Bogor;

 sebanyak 85 unit dilaksanakan melalui Kegiatan P2KP (PNPM mandiri) dan swadaya masyarakat;

11 unit dilaksanakan melalui PROGRAM COORPORATE

SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) bank BJB.

Selain membantu kegiatan Rumah Tidak Layak Huni, Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB juga membantu dalam pembangunan 3 unit Child Centre, 3 unit Posyandu dan

LKPJ-AMJ WALIKOTA BOGOR TAHUN 2009 - 2013 IV-107

perbaikan Gedung Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) dengan rincian sebagai berikut:

 Kegiatan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 11 unit dan Pembangunan 1 unit Child Centre di Kelurahan Tegallega

 Kegiatan Perbaikan Gedung Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM), Perbaikan 3 unit Posyandu dan Pembangunan 1 unit Child Centre di Kelurahan Sindang Sari.

 Kegiatan Pembangunan 1 unit Child Centre di Kelurahan Harjasari.

d. Dan pada tahun 2012 telah dilakukan verifikasi usulan hibah bantuan sosial terhadap 512 RTLH (308 berdasarkan aspirasi dan 204 berdasarkan usulan musrembang).Selain dari APBD, Kota Bogor juga mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kementerian Perumahan Rakyat. Dari usulan awal sebanyak 2000 unit namun dapat dipenuhi oleh Kemenpera sebanyak 208 unit yang terdiri dari 108 unit di Kecamatan Bogor Barat dan 100 unit di Kecamatan Bogor Tengah. Dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jabar bantuan RTLH sebanyak 27 unit di Kelurahan Bubulak untuk mendukung program P2WKSS dan 1 unit di Kelurahan Ciparigi.

Nilai bantuan untuk RTLH masing masing rumah mendapat Rp 6.000.000,- per unit. Dan pelaksanaannya diserahkan

langsung kepada masayarakat melalui kelompok masyarakat. Untuk lebih jelas dapat terlihat pada tabel berikut :

LKPJ-AMJ WALIKOTA BOGOR TAHUN 2009 - 2013

IV-108

Tabel. 4.41

Data Perbaikan Rumah Layak Huni (RTLH)

KEGIATAN SUMBER DANA Jumlah Unit

Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

Kementerian Perumahan Rakyat 208 unit

APBD Kota Bogor 512 unit

CSR 28 unit

PNPM 254Unit

T O T A L 1002 unit

e. Urban Renewal

Kegiatan Urban Renewal merupakan kegiatan dari tahun 2009 s/d 2012 yang dilaksanakan di Kelurahan Kebon Pedes Kecamatan Tanah Sareal. Kegiatan yang dilaksanakan di Urban renewal ini bersumber dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan Rakyat, kemudian yang bersumber dari APBD I Propinsi Jawa Barat melalui Dinas Permukiman dan Perumahan Propinsi Jawa Barat dan kegiatan yang bersumber dari APBD II Kota Bogor dengan kegiatan berupa peningkatan kualitas lingkungan sehat perumahan seperti pekerjaan sarana/prasarana lingkungan perumahan dan permukiman di Kel. Kebon Pedes, kegiatan tersebut antara lain sebagai berikut :

 Penataan Blok 5 (RW 09, 10 dan 11)

- Pemindahan makam Blender ± 1000 Makam. - Pembebasan lahan untuk wisata sapi.

- Lanjutan penataan untuk Blok 5 (kawasan wisata ziarah) dengan item pekerjaan penambahan lahan parkir, pembangunan tembok penahan tanah dan pembangunan gerbang makam TPU. Kegiatan penataan ini merupakan kegiatan yang dibiayai dari APBD I ( Bantuan Propinsi).

LKPJ-AMJ WALIKOTA BOGOR TAHUN 2009 - 2013 IV-109

- Pembuatan Lahan parkir dan akses masuk wisata sapi - Pembangunan JPO Blok 5

- Pembangunan Kandang Sapi

- Pembangunan Kios Sentra Ekonomi - Pembangunan PJU

- Pembangunan MCK

- Pembangunan Bangunan Penunjang Wisata Sapi ( Shelter Pupuk, Biogas, Rumah Jaga, Biolistrik, Menara Air dan Ruang Penjaga)

 Penataan Kawasan di Blok 4 (RW 12)

- Pembangunan Tembok Penahan Tanah di Blok 4 (RW. 12). - Pembangunan Perbaikan Jalan Setapak dan Saluran

Drainase

- Pembangunan MCK dan Septiktank Komunal - Perbaikan Mushola

 Pembangunan Jembatan Akses Kelurahan Kedung Badak. f. Rusunawa Menteng memperoleh penghargaan “Adiupaya

Puritama” dari Kementerian Perumahan Rakyat sebagai Juara pertama pengelola Rusunawa kategori Rusunawa untuk penanganan kumuh.

g. Juara 3 kategori penyelenggaraan perumahan dan permukiman pada kegiatan Persentase luas kawasan kumuh dibandingkan luas wilayah sebesar 2,03%, lebih dari target RPJMD tahun 2010 sebesar 2,08%.

h. Panjang jalan lingkungan yang yang dibangun/diperbaiki tahun 2011 102.814,57 dari target RPJMD 62.000m2. Tahun 2012 112.564 m2dari target RPJMD 63.000 m2.

i. Luas Tembok Penahan Tanah (TPT) Lingkungan Perumahan, yang dibangun/diperbaiki tahun 2011 mencapai 4121,62 m3 dari target RPJMD sebesar 2.900 m3. Dan Luas Tembok Penahan

LKPJ-AMJ WALIKOTA BOGOR TAHUN 2009 - 2013

IV-110

Tanah (TPT) Lingkungan Perumahan, yang dibangun/diperbaiki tahun 2012 mencapai 11.393 m3 dari target RPJMD sebesar 3000 m3.

j. Panjang Saluran Pembuangan Air Hujan Perumahan yang dibangun/diperbaiki tahun 2011 mencapai 2.357,78 m1 dari target yang ditetapkan 2.200 m1. Panjang Saluran Pembuangan Air Hujan Perumahan yang dibangun/diperbaiki tahun 2012 mencapai 8.499 m1 dari target yang ditetapkan 2.300 m1.

k. Jumlah Jembatan Lingkungan yang dibangun/diperbaiki sebanyak 17 unit sesuai dengan target RPJMD sebanyak 17 unit.

l. Jumlah rumah susun sesuai dengan target RPJMD 1 twinblok. m. Jumlah twinblok yang berkondisi baik sesuai dengan target

RPJMD 4 twinblok.

n. Peningkatan kesiagaan terhadap terhadap bencana kebakaran berupa respon time kebakaran selama 11 menit sesuai dengan target yang ditetapkan.

o. Jumlah unit bangunan yang terawasi pertahun sesuai dengan target yaitu sebanyak 360 bangunan.

p. Rumah tangga pengguna air bersih sebesar 62,43% dari dari total rumah tangga di Kota Bogor yang jumlahnya mencapai 238.175. q. Rumah tangga bersanitasi sebesar 64,13% dari dari total rumah

tangga di Kota Bogor yang jumlahnya mencapai 238.175.