• Tidak ada hasil yang ditemukan

UTANG JANGKA PANJANG (lanjutan) LONG-TERM DEBTS (continued)

Dalam dokumen PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (Halaman 119-124)

3 SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN (lanjutan)

16. UTANG JANGKA PANJANG (lanjutan) LONG-TERM DEBTS (continued)

a. Utang bank (lanjutan) a. Bank loans (continued)

30 Juni 2013/ 31 Desember 2012/

June 30, 2013 December 31, 2012

Dolar AS (lanjutan) US Dollar (continued)

Pinjaman Tetap Installment Loan

PT Bank ICBC Indonesia PT Bank ICBC Indonesia

(pada AS$1.062.500 tanggal (US$1,062,500

31 Desember 2012 dan as of December 31, 2012

AS$1.801.361,02 pada tanggal and US$1,801,361.02 as of

31 Desember 2011) - 10,274,375,000 December 31, 2011)

Jumlah 3,293,662,001,534 2,254,297,420,281 Total

Dikurangi bagian jatuh tempo

dalam waktu satu tahun (874,188,462,566) (772,702,217,431) Less current maturities

Bagian jangka panjang 2,419,473,538,969 1,481,595,202,850 Long-term portion

Tingkat bunga tahunan pinjaman dalam Rupiah berkisar antara 8,15% sampai dengan 11,75% pada 30 Juni 2013 dan antara 8,10% sampai dengan 11,75% pada 31 Desember 2012, sedangkan tingkat bunga tahunan pinjaman dalam Dolar AS berkisar antara 2,07% sampai dengan 5,95% pada 30 Juni 2013 dan antara 3,15% sampai dengan 5,75% pada 31 Desember 2012.

The Rupiah loans bear annual interest at rates ranging from 8.15% to 11.75% as of June 30, 2013 and ranging from 8.10% to 11.75% as of December 31, 2012, while the US Dollar loans bear annual interest at rates ranging from 2.07% to 5.95% as of June 30, 2013 and from 3.15% to 5.75% as of December 31, 2012.

Utang jangka panjang tersebut di atas menyebutkan batasan-batasan yang sama seperti utang jangka pendek (Catatan 12).

These long-term loan agreements provide for certain restrictions similar to those of short-term bank loans (Note 12).

Rincian dari perjanjian pinjaman bank, sebagaimana disebutkan di atas adalah sebagai berikut:

The details of bank loans agreements as mentioned above are as follows:

Entitas Anak Subsidiaries

Rincian utang jangka panjang Entitas Anak

adalah sebagai berikut: The details of the Subsidiaries’ long

-term debt are as follows:

Kredit investasi Investment Loan

A. PT United Indo Surabaya A. PT United Indo Surabaya

UIS memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp15.200.000.000 dan akan jatuh tempo pada tanggal 7 Februari 2016.

UIS obtained loan facility from PT Bank Central Asia Tbk. Total maximum facility amounted to

Rp15,200,000,000 and will mature on

February 7, 2016.

B. PT Indomobil Trada Nasional B. PT Indomobil Trada Nasional

a. ITN memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp245.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 14 Maret 2017.

a. ITN obtained loan facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Total maximum facility amounted to Rp245,000,000,000. This facility will mature on March 14, 2017.

16. UTANG JANGKA PANJANG (lanjutan) 16. LONG-TERM DEBTS (continued)

a. Utang bank (lanjutan) a. Bank loans (continued)

Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)

Kredit investasi (lanjutan) Investment Loan (continued)

B. PT Indomobil Trada Nasional (lanjutan) B. PT Indomobil Trada Nasional (continued)

b. ITN memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp7.000.000.000 dan Rp8.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo masing-masing pada tanggal 28 Januari 2015 dan 1 Juni 2014. Per 30 Juni 2013, fasilitas ini telah dipakai sebesar Rp6.766.900.000 dan Rp5.000.000.000.

c. b. ITN obtained loan facility from PT Bank

Central Asia Tbk. Total maximum facility

amounted to Rp7,000,000,000 and

Rp8,000,000,000. This facility will mature on January 28, 2015 and June 1, 2014, respectively. The outstanding facility as of June 30, 2013 amounting to Rp6,766,900,000 and Rp5,000,000,000.

C. PT Wahana Sumber Baru Yogya C. PT Wahana Sumber Baru Yogya

WSBY memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp8.000.000.000 dan akan jatuh tempo pada tanggal 23 Desember 2015. Per 30 Juni 2013, fasilitas ini telah dipakai sebesar Rp7.380.095.000

WSBY obtained loan facility from PT Bank Central Asia Tbk. Total maximum facility amounted to Rp8,000,000,000 and will mature on December 23, 2015. The outstanding facility as of June 30, 2013 amounting to Rp7,380,095,000

D. PT CSM Corporatama D. PT CSM Corporatama

a. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Jumlah fasilitas maksimum untuk KI-II,, K-III, KI-IV, dan KI-V, masing-masing sebesar Rp100.000.000.000, Rp76.770.000.000, Rp200.000.000.000 dan Rp80.000.000.000 dan jatuh tempo pada 16 Juli 2012, 9 November 2012, 20 Maret 2015 dan 25 Mei 2014. Fasilitas Kredit Investasi V digunakan untuk melunasi fasilitas term loan yang diperoleh dari PT Bank Mega Tbk. pada tanggal 30 Maret 2011. Fasilitas KI- V sebesar Rp61.212.894.733 telah dilunasi pada tanggal 2 Juli 2012. Per 30 Juni 2013, fasilitas KI-IV sebesar Rp135.598.000.000 dan akan jatuh tempo pada 23 Januari 2016.

a. CSM obtained loan facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Total maximum facility for IC-II, IC-III, IC-IV, and IC-V amounted to

Rp100,000,000,000, Rp76,770,000,000,

Rp200,000,000,000 and Rp80,000,000,000, respectively and mature on July 16, 2012, November 9, 2012, March 20, 2015 dan May 25, 2014. Investment Credit V was used to fully pay term loan facility obtained from PT Bank Mega Tbk. on March 30, 2011. IC-V amounting to Rp61,212,894,733 was fully paid on July 2, 2012. As of June 30, 2013, IC-IV amounting to Rp135,598,000,000 and will mature on January 23, 2016.

b. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Ganesha. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp10.000.000.000. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada 12 Mei 2012 dan dilunasi pada tanggal 12 Mei 2012.

b. CSM obtained loan facility from PT Bank Ganesha. Total maximum facility amounted to Rp10,000,000,000. This facility matured on May 12, 2012 and has been fully paid on May 12, 2012.

c. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk. Jumlah fasilitas maksimum untuk KI-I dan KI-II sebesar Rp8.600.000.000 dan Rp12.025.000.000. Fasilitas KI-I telah dilunasi pada bulan September 2009, sedangkan KI-II akan jatuh tempo pada 5 Juni 2012 namun telah dilunasi pada tanggal 25 Nopember 2011.

c. CSM obtained loan facility from PT Bank Central Asia Tbk. Total maximum facility for IC-I and IC-II amounted to Rp8,600,000,000 and Rp12,025,000,000. IC-I facility was fully paid on September 2009, however IC-II will mature on June 5, 2012 but was fully paid on November 25, 2011.

16. UTANG JANGKA PANJANG (lanjutan) 16. LONG-TERM DEBTS (continued)

a. Utang bank (lanjutan) a. Bank loans (continued)

Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)

Kredit investasi (lanjutan) Investment Loan (continued)

D. PT CSM Corporatama (lanjutan) D. PT CSM Corporatama (continued)

d. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank CIMB Niaga Syariah. Jumlah fasilitas

maksimum sebesar Rp36.887.000.000.

Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 10 Mei 2017.

d. CSM obtained loan facility from PT Bank CIMB

Niaga Syariah. Total maximum facility

amounting to Rp36,887,000,000. This facility will mature on May 10, 2017.

e. CSM memperoleh fasilitas pinjaman KI 1 dan KI 2 dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Jumlah fasilitas maksimum masing- masing sebesar Rp500.000.000.000 dan akan jatuh tempo pada tanggal 22 April 2017 dan 22 Mei 2017.

e. CSM obtained loan facility from PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Total

maximum facility amounting to

Rp500,000,000,000 and will mature on April 22, 2017 and May 22, 2017.

f. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Pan Indonesia Tbk dengan jumlah

fasilitas maksimum sebesar

Rp25.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 25 Mei 2014.

f. CSM obtained loan facility from PT Bank Pan

Indonesia Tbk. with total maximum facility amounted to Rp25,000,000,000. This facility will mature on May 25, 2014.

g. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Victoria International Tbk. dengan jumlah

fasilitas maksimum sebesar

Rp15.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 18 Maret 2015 dan telah dilunasi tanggal 9 April 2013.

g. CSM obtained loan facility from PT Bank Victoria International Tbk. with total maximum facility amounted to Rp15,000,000,000. This facility will mature on March 18, 2015 and has been fully paid on April 9, 2013.

h. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Mayora dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp10.000.000.000 dan Rp10.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 12 Maret 2016 dan 30 Mei 2015.

h. CSM obtained loan facility from PT Bank Mayora with total maximum facility amounted to Rp10,000,000,000 and Rp10,000,000,000. These facilities will mature on March 12, 2016 and May 30, 2015, respectively.

i. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Mutiara Tbk. dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp 50.000.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 30 Maret 2014 dan dilunasi pada tanggal 18 September 2012.

i. CSM obtained loan facility from PT Bank

Mutiara Tbk. with total maximum facility amounted to Rp50,000,000,000. This facility will mature on March 30, 2014 and has been fully paid on September 18, 2012.

j. CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Resona Perdania. dengan jumlah

fasilitas maksimum sebesar

Rp50.000.000.000. Fasilitas ini telah jatuh tempo pada 31 Januari 2013 dan dilunasi pada tanggal 28 September 2012.

j. CSM obtained loan facility from PT Bank

Resona Perdania with total maximum facility amounted to Rp50,000,000,000. This facility matured on January 31, 2013 and has been fully paid on September 28, 2012.

16. UTANG JANGKA PANJANG (lanjutan) 16. LONG-TERM DEBTS (continued)

a. Utang bank (lanjutan) a. Bank loans (continued)

Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)

Kredit investasi (lanjutan) Investment Loan (continued)

E. PT Kharisma Muda E. PT Kharisma Muda

CSM memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Mutiara Tbk. Jumlah fasilitas maksimum sebesar Rp1.850.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 3 September 2012, namun telah dilunasi pada tanggal 5 Juni 2012.

CSM obtained loan facility from PT Bank Mutiara Tbk. Total maximum facility amounted to Rp1,850,000,000. This facility will mature on September 3, 2012 but has been fully paid on June 5, 2012.

F. PT Wahana Wirawan F. PT Wahana Wirawan

Pada tanggal 24 Oktober 2011, WW

memperoleh Fasilitas kredit investasi dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sebesar Rp 153.000.000.000 untuk pembiayaan showroom. Jangka waktu pinjaman adalah sampai dengan tanggal 24 Oktober 2016, namun pada tanggal 27 Maret 2013, fasilitas ini telah dilunasi dan diakhiri.

As of October 24, 2011, WW obtained Investment loan from PT Bank Mandiri

(Persero) Tbk. amounting

Rp153,000,000,000 for financing showroom. The term for loan facility is October 24, 2016, however on March 27, 2013, this facility has been fully paid and terminated.

G. PT Wahana Sun Motor Semarang G. PT Wahana Sun Motor Semarang

Pada tanggal 9 Oktober 2012, WSMS memperoleh Fasilitas Kredit Investasi I dan II dari PT Bank Central Asia Tbk. dengan jumlah

maksimum Rp18.500.000.000 dan

Rp10.500.000.000. Pinjaman adalah 9 Oktober 2012 sampai dengan 9 Oktober 2017.

On October 9, 2012, WSMS obtained Investment Loan facility for term I and II from PT Bank Central Asia Tbk. with maximum

amount of Rp18,500,000,000 and

Rp10,500,000,000. The term of loan is from October 9, 2012 until October 9, 2017.

Pinjaman Tetap Installment loan

A. PT Indotruck Utama A. PT Indotruck Utama

ITU memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank ICBC Indonesia Tbk. dengan jumlah fasilitas maksimum sebesar AS$688.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 31 Mei 2014.

ITU obtained loan facility from PT Bank ICBC Indonesia Tbk. with total maximum facility amounted to US$688,000. This loan will mature on May 31, 2014.

16. UTANG JANGKA PANJANG (lanjutan) 16. LONG-TERM DEBTS (continued)

a. Utang bank (lanjutan) a. Bank loans (continued)

Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)

B. PT Central Sole Agency B. PT Central Sole Agency

CSA memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk dengan jumlah fasilitas maksimum dan saldo terutang sebesar Rp180.000.000.000 untuk Kredit Investasi I (KI I) dan Rp225.000.000.000 untuk Kredit Investasi II (KI II). Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 2 November 2013 untuk KI I dan 13 Januari 2015 untuk KI II. Fasilitas ini dijamin dengan 600.000.000 lembar saham milik CSA di PT Multistrada Arah Sarana Tbk. (MASA) (Catatan 8). CSA juga memiliki pinjaman dari perusahaan dan tidak boleh melunasi utang ke perusahaan sebelum fasilitas dari BCA dilunasi.

CSA obtained loan facility from PT Bank Central Asia Tbk. with total maximum facility

and outstanding loan balance was

Rp180,000,000,000 for Installment Loan I (IL I) and Rp225,000,000,000 for Installment Loan II (IL II) for the year ended December 31, 2012. This facility will mature on November 2, 2013 for IL I and January 13, 2015 for IL II. This facility was collateralized by 600,000,000 shares of PT Multistrada Arah Sarana Tbk. (MASA) owned by CSA (Note 8). CSA also has a loan from the Company and may not pay off the loan before facility from BCA has been settle.

Kredit berjangka Term-loans

A. PT Indomobil Finance Indonesia A. PT Indomobil Finance Indonesia

a. Berdasarkan Perjanjian Kredit Sindikasi Berjangka tanggal 10 Agustus 2011, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Cabang Singapura dan PT Bank Chinatrust Indonesia (sebagai original mandated lead arrangers), lembaga- lembaga keuangan seperti disebutkan di bawah (kreditur) setuju untuk memberikan fasilitas kredit dengan jumlah maksimum sebesar AS$75.000.000 yang dibagi menjadi 2 (dua) Tranche yaitu Tranche A (offshore facility) sebesar AS$20.000.000 dan Tranche B (onshore facility) sebesar AS$55.000.000.

a. In accordance with the Syndicated Amortizing Term-Loan Facility Agreement dated August 10, 2011, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Singapore Branch and PT Bank Chinatrust Indonesia (as the original mandated lead arrangers), the Financial Institutions as enumerated below (the lenders) agreed to provide a credit facility at the maximum amount of US$75,000,000, divided into 2 (two) Tranches which are Tranche A (offshore facility) amounting to US$20,000,000 and Tranche B (onshore facility) amounting to US$55,000,000.

IMFI akan membayar dengan angsuran 3 (tiga) bulanan sebanyak 12 (dua belas) kali dimulai sejak 3 (tiga) bulan setelah masing–masing tanggal penarikan pinjaman.

IMFI will repay quarterly the loan in twelve installments starting from 3 (three) months after each drawdown date.

Fasilitas ini dikenakan tingkat suku bunga tahunan sebesar LIBOR 3 (tiga) bulan ditambah margin.

These syndicated loans bear annual interest at the rate of 3 (three) months LIBOR plus margin.

Sehubungan dengan risiko yang berkaitan dengan fluktuasi mata uang asing dan tingkat bunga mengambang dari pinjaman sindikasi ini, IMFI menggunakan instrumen keuangan derivatif untuk melindungi risiko tersebut.

In relation to the risk associated with the fluctuation of foreign currency and floating interest rate of these syndicated loans, IMFI used derivative financial instruments to hedge the risks.

16. UTANG JANGKA PANJANG (lanjutan) 16. LONG-TERM DEBTS (continued)

a. Utang bank (lanjutan) a. Bank loans (continued)

Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)

Kredit berjangka (lanjutan) Term-loans (continued)

A. PT Indomobil Finance Indonesia (lanjutan) A. PT Indomobil Finance Indonesia (continued)

Dalam dokumen PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (Halaman 119-124)