DAFTAR PUSTAKA
Daftar 86 verba aksi pilihan beserta teknik penerjemahan
Daftar 86 verba aksi pilihan beserta teknik penerjemahan
Verba
aksi BSu BSa Teknik
01 Heterotrophic organisms process food differently,
intracellular or extracellular (hal.6)
Organisme heterotrof mempunyai berbagai macam cara memproses makanan, baik secara intrasel atau secara ekstrasel (hal.7)
Harfiah
02 Fat is usually stocked up in the body when food is abundant (hal.6)
Lemak biasanya ditimbun dalam tubuh jika makanan cukup atau berlebih. (hal.7)
Modulasi
03 while those from plants can only be used about 10% to 40% of the protein available (Figure 6.1) (hal.6)
sedangkan protein nabati hanya 10 - 40 persen saja yang dapat dipergunakan (diabsorpsi) oleh tubuh (Gambar 6.1)
(hal.7)
Harfiah
04 It's only a little amount of proteins to consume if we consume proper amount of carbohydrates (hal.8)
Kebutuhan protein oleh tubuh akan lebih sedikit jika kita cukup memakan karbohidrat (hal.9)
Harfiah
05 In mammals, copper helps the production of milk (hal.10)
Pada mamalia, Cu membantu dalam pembentukan air susu
(hal.11)
Harfiah
06 because it can shield the toxic effect of food that is high in raw egg white content
karena dapat melindungi efek racun pada makanan yang mempunyai kadar putih telur mentah yang tinggi (hal.13)
(hal.10)
Harfiah
07 Deficiency may occur when a body does not receive proper amount of sunlight (hal.12)
Defisiensi vitamin D dapat terjadi jika tubuh tidak menerima sinar matahari yang cukup
(hal.13)
Harfiah
08 In the liver, vitamin K helps in the formation of prothrombin (hal.12)
Di dalam hati, vitamin K membantu proses pembentukan protrombin
Harfiah (hal.13)
smaller, it will be digested chemically by enzymatic processes (hal.14)
makanan tersebut lebih mudah dicerna secara kimiawi, yaitu dengan proses enzimatis (hal.15)
10 Amino acids are
absorbed in the
Asam amino kemudian
diabsorbsi pada
duodenum, jejunum, dan ileum (hal.15)
duodenum, and ileum (hal.14)
Peminjaman
11 These will be
hydrolyzed into monoglycerides, and the rest into fatty acids and glycerol (hal.16)
akan dihidrolisis sampai menjadi
senyawa monogliserida, sedangkan sisanya dihidrolisis sempurna menjadi asam lemak dan gliserol
Peminjaman (hal.17)
12 Water-soluble vitamins are absorbed faster than fat-soluble vitamins (hal.16)
Vitamin yang larut di dalam air diabsorpsi lebih
cepat dibandingkan vitamin yang larut dalam lemak (hal.17)
Peminjaman
13 In it, food is
mechanically digested by teeth and chemically by enzymes (hal.16)
Dalam mulut, makanan dicerna secara mekanis oleh gigi dan secara kimiawi oleh enzim (hal.17)
Harfiah
14 The tongue (Figure 6.7) functions to taste many flavors of food and help to shape food into balls called bolus (hal.18)
Lidah (Gambar 6.7) berperan mengenali berbagai macam rasa makanan dan membantu membentuk makanan menjadi bulatan-bulatan yang disebut dengan bolus
Harfiah
(hal.19) 15 Muscles that compose
stomach will help to digest food into smaller size and also mix it with gastric juices secreted by gastric pits within the stomach walls (hal.18)
Otot-otot yang menyusun dinding lambung akan membantu memecah makanan menjadi ukuran yang lebih kecil lagi dan juga membantu mencampur makanan dengan getah lambung yang disekresikan oleh dinding lambung
Harfiah
(hal.19)
16
Duodenum is about 25 cm in length. It receives chyme from the stomach and the enzymes of the
Duodenum (uses dua belas jari), berukuran panjang 25 cm, berfungsi
menerima kim dari
lambung dan enzim dari
digestive glands (hal.20) kelenjar-kelenjar pencernaan (hal.21) 17 Bile is stored in the gall
bladder (hal.20)
Empedu disimpan dalam kantong empedu (hal.21)
Harfiah 18 On the other hand, when
cyme contains little water, colon will add water into it (hal.22)
Sebaliknya, jika kim mengandung sedikit air maka akan ditambahkan air oleh usus besar (hal.23)
Modulasi
19 Meanwhile. methane gas is released through the anus and bilirubin pigment is degraded by bacteria to color feces (hal.22)
Sementara itu gas metana akan dikeluarkan dari anus dan pigmen bilirubin akan diurai oleh bakteri untuk memberikan warna pada feses (hal.23)
Kreasi Diskursif
20 Pancreatitis can become a chronic disease if the patient consumes alcoholic beverages for many years (hal.24)
Pankreatitis dapat menjadi penyakit kronis akibat mengkonsumsi alkohol dalam jangka waktu lama
Peminjaman
(hal.25) 21 Diarrhea patients will
heal quickly in a few days with enough intake of food and water (hal.24)
Penderita diare akan cepat sembuh dalarn beberapa
hari dengan mengkonsurnsi makanan
dan air yang cukup
Harfiah
(hal.25) 22 we consume every day,
constipation, drugs and supplements, health condition, and hormonal changes (hal.24)
kita konsumsi tiap harinya, konstipasi, obat- obatan dan suplemen, kondisi kesehatan dan perubahan hormon
Peminjaman
(hal.25) 23 Nutrients enter the cell
or cells that compose certain body -structures and are digested within (intracellular) (hal.24)
Makanan masuk ke dalam tubuhnya yang hanya terdiri dari satu atau beberapa sel, yang membentuk bagian tubuh tertentu untuk mengambil makanan dan dicerna di dalam sel (intra sel)
Harfiah
24 Bacteria that live in rumen ferment break down cellulose into lactic acid, fatty acid (butific acid, propionic acid), acetic acid, and gases (CO, CH,, etc.) (hal.26)
Fermentasi pada rumen oleh bakteri, akan memecah selulosa menjadi asam laktat, asam lernak (asam butirat, asam propionat), asam asetat, dan gas (CO, CH, dan lain-lain)
Harfiah
(hal.27)
25 Acetic acid and lactic acid are converted into glycogen in the liver (hal.26)
sedangkan asam laktat dan asam asetat diubah menjadi glikogen di hati
Harfiah (hal.27)
26 Bacteria also produce vitamins, such as vitamin B (hal.26)
Selain itu, bakteri juga menghasilkan vitamin. di antaranya vitamin B
Harfiah (hal.27)
27 However, the process is less effective because these animals do not re- chew and re-digest the
food (hal.26) (hal.27)
Akan tetapi, proses ini kurang efektif karena tidak bisa dikunyah kembali
Reduksi
28
From the stomach, food enters the intestine to be absorbed, then the food residue is removed through the anus (hal.26)
Dari lambung, makanan menuju usus untuk diserap dan sisa makanan dikeluarkan melalui anus (hal.27)
Modulasi
29 From the crop, food enters the stomach that produce gastric juice to digest it (hal.26)
Makanan kernudian menuju lambung kelenjar yang menghasilkan getah lambung untuk mencerna makanan (hal.27)
Modulasi
30 The food residue goes to large intestine then into the rectum, and excreted through the cloaca (hal.26)
sisa makanan dialirkan ke usus besar, kemudian ke rektum, dan dikeluarkan melalui kloaka
(hal.27)
Harfiah
31 Liver is not part of digestive tracks, but it secretes bile that holds an important role in lipid digestion (hal.34)
Hati bukan bagian dari saluran pencernaan,
namun berfungsi
mensekresikan empedu yang memegang peranan pending dalam pencernaan lemak (hal.35)
32 Many of those reactions produce toxic by- products that haveto be removed from the body (hal.94)
Reaksi kimia tersebut menghasilkan beberapa zat sisa yang bersifat racun dan hares dikeluarkan dari dalam tubuh
Harfiah
(hal.95) 33 Urine is excreted from
the body through the urethral opening after it passes through another tube called the urethra (hal.96)
Urin keluar dari tubuh melalui
lubang urin setelah sebelumnya melewati uretra
(hal.97)
Modulasi
34 In the glomerulus, blood cells, thrombocytes, and most of the plasma proteins are filtered and bound as not to be excreted (hal.98)
Di dalam glomerulus, sal-sal darah, trombosit, dan sebagian besar protein plasma disaring dan diikat agar tidak ikut dikeluarkan
Harfiah (hal.99)
35 So, when the body holds too much water, reabsorption does not occur and vice versa (hal.98)
Jadi, ketika tubuh terlalu banyak mengandung air, tidak terjadi reabsorpsi, begitu juga sebaliknya (hal.99)
Harfiah
36 Generally, important compounds for the body are actively transported (hal. 100)
Pada umumnya, zat yang penting bagi tubuh direabsorpsi secara transpor aktif (hal.101)
Transposisi
37 These substances are actively reabsorbed in the proximal tubule so they do not reach the loop of Henle (hal.100)
Zat-zat tersebut direabsorpsi secara aktif di
tubulus proksimal, sehingga tidak ada lagi di
lengkung Henle (hal.101)
Reduksi
38 If the pH of blood decreases, hydrogen ion secretion will increase until pH reaches normal levels (7.3 – 7.4) (hal.100)
Jika pH dalam darah mulai turun, sekresi ion hidrogen akan meningkat sampai pada keadaan pH normal(7,3 – 7,4)
Harfiah (hal.101)
39 Therefore, this hormone influences water reabsorption at the distal convoluted tubule to
increase cell permeability towards
water (hal.102)
Oleh karena itu, hormon ini akan mempengaruhi proses reabsorpsi air pada tubulus kontortus distal, sehingga permeabilitas sel terhadap air akan meningkat (hal.103)
40 Besides increasing cell permeability towards water, ADH can also
increase the
permeability of collecting the tubule
(hal.102)
Selain meningkatkan permeabilitas sel terhadap air, ADH juga meningkatkan permeabilitas saluran pengumpul, sehingga memperbesar membran sel saluran pengumpul
Harfiah
(hal.103)
41 As a consequence, reabsorption is disturbed in the distal tubule and the urine still contains glucose (hal.102)
Akibatnya terjadi gangguan reabsorpsi di dalam tubulus distal, dan akan ditemukan sisa glukosa dalam urin (hal.103)
Modulasi
42 If we drink a lot of water, the water concentration in blood is
high, protein concentration decreases,
and filtration also decreases (hal.102)
Jika kita meminum banyak air, konsentrasi air dalam darah menjadi tinggi, dan konsentrasi protein dalam darah menurun, sehingga filtrasi menjadi berkurang (hal.103)
Modulasi
43 If filtration and ADH secretion decreases, water reabsorption will decrease and urine volume and frequency will increase (hal.102)
Jika filtrasi menurun dan sekresi ADH berkurang, maka penyerapan air akan menurun dan urin yang dihasilkan serta frekuensi buang air kecil akan meningkat
Harfiah (hal.103)
44 As a result, water absorption by blood is disturbed and water is accumulated in the feet (hal.104)
Akibat dari keadaan tersebut, penyerapan air oleh darah akan terganggu, sehingga terjadi penimbunan air pada kaki (hal.105)
Modulasi
45 The same effect also occurs when we consume alcohol (hal.104)
Pengaruh yang sama juga terjadi
ketika kita minum alcohol Harfiah (hal.105)
46 proteins are not filtered during filtration (hal.104)
protein dapat lolos pada proses filtrasi (hal.105)
Modulasi 47
From each alveolus, carbon dioxide will be excreted through exhaled air during
Dari alveolus, karbon dioksida akan dikeluarkan melalui udara yang dihembuskan pada saat ekspirasi
expiration (hal.106) (hal.107) 48 Iron and globin are
stored in liver and later sent to red bone marrow for antibody formation or new hemoglobin (hal.108)
Zat besi dan globin akan disimpan di dalam hati, kemudian dikirim ke sumsum tulang merah untuk pembentukan antibodi atau hemoglobin baru (hal.109)
Harfiah
49 Liver, with the help of arginase, will turn arginin (an essential amino acid) into ornithin and urea (hal.108)
Hati, dengan bantuan enzim arginase, akan mengubah arginin (salah satu asam amino esensial) menjadi ornitin dan urea
Harfiah (hal.109)
50 Sweat gland activity is
influenced by
temperature changes of environment and inside of blood vessels (hal.108)
Aktivitas kelenjar keringat juga dipengaruhi oleh
perubahan suhu Harfiah lingkungan dan suhu di
dalam pembuluh darah (hal.109)
51 Then it develops into
mesonephros and eventually metanephros.
(hal.110)
yang selanjutnya akan berubah menjadi mesonefros dan akhimya menjadi metanefros (hal.111)
Kreasi Diskursif
52 while carbon dioxide is excreted through the gills (hal.110)
ketika karbon dioksida
dikeluarkan melalui insang Harfiah (hal.111)
53 On the contrary,
seawater fishes excrete ammonia through their low volume urine (hal.110)
Sebaliknya, ikan yang hidup di laut akan mengekskresikan amonia melalui urin yang jumlahnya sedikit
Peminjaman (hal.111)
54 Birds excrete uric acid and salts (hal.112)
Burung mengekskresikan zat berupa asam urat dan garam (hal.113)
Peminjaman
55 As a result, water or body fluid and filtered wastes in flame cells will be pushed away into excretory duct (hal.114)
Akibat gerakan sitia tersebut. air atau cairan tubuh dan zat sisa yang sudah disaring di dalam sel api akan terdorong masuk ke dalam saluran ekskresi
Harfiah (hal.115)
56 Body fluid is taken and Cairan tubuh ditarik dan diabsorpsi Harfiah oleh nefrostom, kemudian masuk
nephrostome, then enters along convoluted tracts of nephridia
pembuluh panjang dan berliku-liku
(hal.114)
(hal.115)
57 The base of Malpighian tubule attaches to the anterior end of intestine and its tip heads to hemocoel that contains hemolymph (hal.114)
Bagian pangkal pembuluh Malpighi melekat pada ujung anterior dinding usus dan bagian ujungnya menuju ke hemosol yang mengandung hemolimfa
Harfiah
(hal.115)
58 Flat worm (planaria) excretes water and metabolic waste through flame cells (hal.118)
Cacing pipih (planaria) melakukan ekskresi air dan sisa-sisa metabolism melalui sel api (hal.119)
Modulasi
59 There, they can
multiply and, in the process, destroy our tissues or cells by releasing toxins (hal.232)
Patogen dapat menggandakan diri di dalam tubuh dan menghancurkan sistem imun dalam tubuh kita dengan cara menghasilkan racun (hal.233)
Harfiah
60 the person will not easily sicken and the balance of his/her body will be maintained (hal.232)
orang tersebut tidak mudah terkena penyakit dan sistern keseimbangan tubuhnya juga terjaga (hal.233)
Harfiah
61 The skin also secretes many substances to hamper bacterial growth (hal.234)
Kulit juga mensekresi berbagai zat yang menghambat pertumbuhan bakteri
Peminjaman (hal.235)
62 Nasal hairs filter air that passes through nasal cavity (hal.234)
Rambut hidung berfungsi sebagai filter udara yang melewati saluran hidung
Amplifikasi (hal.235)
63 Lactate kills pathogenic bacteria (hal.236)
Laktat dapat mematikan bakteri-
baktefi patogen (hal.237) Harfiah 64 Basophils can release
chemicals, such as histamine that causes inflammation reaction (swelling)
Basofil dapat melepaskan senyawa kimia seperti
histamin yang menyebabkan reaksi inflamasi (pembengkakan) (hal.237) (hal.236) Harfiah
65 When the tissues of the body are damaged, such
Harfiah Ketika tubuh terluka karena
tergores, terpotong, terbakar, atau diserang oleh patogen yang
as from cuts, burns, or from pathogenic attacks, the body will first produce an innate or non-specific immune response
berhasil menembus pertahanan tubuh, tubuh akan menghasilkan respon imun bawaan atau non- spesifik
(hal.236)
(hal.237)
66 Swelling tissue presses the nerve endings and receptors (hal.238)
Jaringan yang membengkak menekan
reseptor dan saraf (hal.239)
Harfiah
67 This reaction also gives information to the other components of immune system of the presence of an infection (hal.238)
Reaksi tersebut juga memberikan nformasi pada komponen sistem imun lain tentang adanya infeksi (hal.239)
Harfiah
68 Antibodies will attack bacteria or viruses before they do any damage to the body (hal.242)
Antibodi akan menyerang bakteri atau virus sebelum patogen tersebut masuk ke dalam sel tubuh
Harfiah (hal.243)
69 Plasma cells secrete antibodies through the body circulatory system (hal.242)
Sel B plasma mensekresikan antibodi ke sistem sirkulasi tubuh (hal.243)
Peminjaman
70 These cells do not produce antibodies (hal.242)
Sel tersebut tidak memproduksi antibodi (hal.243)
Peminjaman 71 every antigen that the
pathogen has will activate a B cell (hal.242)
masing-masing antigen yang dimiliki patogen tersebut akan mengaktivasi satu sel B
Peminjaman (hal.243)
72 When T lymphocytes are activated, they will
kill several microorganisms
(hal.242)
Sel-sel yang terlibat adalah sel limfosit T, yang ketika teraktivasi akan mematikan beberapa mikroorganisme Peminjaman (hal.243) 73 T lymphocytes also react to specific antigens (hal.242)
Sel limfosit T juga bereaksi
terhadap antigen yang spesifik Harfiah (hal.243)
74 Other clones develop into one of the three types of the following T cells (hal.244)
Klon yang lainnya akan berkembang lagi menjadi salah satu dari tiga jenis sel T berikut (hal.245)
Harfiah
75 Both cells face each other, membrane
Reduksi Kedua sel sating berhadapan,
contacts with membrane and the killer T cell will penetrate or puncture the pathogenic cell's membrane
akan melubangi sel lawannya
(hal.244)
(hal.245)
76 Active immunity can also be triggered artificially (hal.244)
Kekebalan tubuh juga dapat dipicu
secara buatan, (hal.245 ) Modulasi
77 A small amount of
antigen is introduced into a person's body so it can stimulate antibody production (hal.244)
Sejumlah kecil antigen diperkenalkan ke tubuh seseorang sehingga menstimulasi produksi antibodi (hal.245 )
Peminjaman
78 However, they still retain the antigens on the cell surface
namun masih memiliki antigen pada permukaan selnya yang akan dikenali oleh limfosit T dan limfosit B (hal.247)
(hal.246)
Kreasi Diskursif
79 The influenza antigen is separated from the microorganism through the breakdown of the pathogen structure and isolate the glycoprotein
Antigen yang penting
dipisahkan dari mikroorganisme metalui
pemecahan struktur patogen dan mengambil
glikoprotein (hal.247) (hal.246)
Kreasi Diskursif
80 During the course of human history, millions of people have died as a result of bacterial infections (hal.248)
Sepanjang sejarah manusia, berjuta-juta orang telah meninggal akibat infeksi bateri
Harfiah (hal.249)
81 Since then, antibiotics have been extracted from many sources (hal.248)
Semenjak itu, antibiotik telah
diekstrak dari berbagai sumber Peminjaman (hal.249)
82 They have to be able to kill or hinder the growth of bacteria. but do little or no harm to the body cells (hal.248)
antibiotik tersebut harus mampu mematikan atau menghambat pertumbuhan bakteri, tapi menyebabkan sedikit atau tidak ada kerusakan bagi jaringan tubuh
Harfiah
(hal.249)
83 chloramphenicol works by inhibiting amino acid transfer to ribosomes (hal.248)
kloramfenikol bekerja dengan cara mencegah transfer asam
amino ke ribosom
Harfiah (hal.249)
84 Nevertheless, not
completing a full course of antibiotics allows the
Namun demikian, tidak menghabiskan seluruh antibiotik yang didosiskan memungkinkan bakteri terkuat dapat bertahan dan
Kreasi Diskursif
strongest bacteria to survive and reproduce
bereproduksi (hal.248)
(hal.249)
85 Body immunity fights against diseases or pathogens (hal.250)
Kekebalan tubuh terhadap penyakit dan
patogen (hal.251)
Reduksi
86 They can be used safely to fight pathogenic bacterial attacks (hal.250)
Antibiotik dapat digunakan dengan aman untuk melawan serangan bakteri patogen (hal.251)
Lampiran 3
Surat Pengantar dan Verba aksi Penelitian Tingkat Keakuratan untuk Mengukur Tingkat Kesepadanan Terjemahan
Kepada Yth.
Bpk/Ibu ____________________________ Di
Tempat
Dengan hormat,
Terlebih dahulu penulis mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bpk/Ibu untuk menjadi salah seorang penilai (rater) terhadap hasil terjemahan ‘Buku Pelajaran Biologi 2B Bilingual SMA Kelas XI’ dalam penelitian ini yang berjudul ‘Teknik Penerjemahan dan Tingkat Keakuratan Penerjemahan Verba Aksi dalam Buku Pelajaran Biologi 2B Bilingual SMA Kelas XI’. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesepadanan, khususnya tingkat keakuratan terjemahan.
Bpk/Ibu dimohon kesediaannya untuk mengisi kolom kuesioner keakuratan terjemahan (terlampir) dengan memberikan penilaian tingkat keakuratan yang berpedoman pada Instrumen Penilai Keakuratan Terjemahan yang tertera di bawah ini.
Instrumen Penilai Keakuratan Terjemahan
Kategori Terjemahan Skor Parameter Kualitatif
Akurat 3 Makna kata, istilah teknis, frasa, klausa, kalimat
atau teks bahasa sumber dialihkan secara akurat ke dalam bahasa sasaran; sama sekali tidak terjadi distorsi makna
Kurang Akurat 2 Sebagian besar makna kata, istilah teknis, frasa,
klausa, kalimat atau teks bahasa sumber sudah dialihkan secara akurat ke dalam bahasa sasaran. Namun, masih terdapat distorsi makna atau terjemahan makna ganda (taksa) atau ada makna yang dihilangkan, yang mengganggu keutuhan pesan.
Tidak Akurat 1 Makna kata, istilah teknis, frasa, klausa, kalimat
atau teks bahasa sumber dialihkan secara tidak akurat ke dalam bahasa sasaran atau dihilangkan (deleted).
Sumber : Nababan (1999:132)
Pada kuesioner tersebut, buatlah skor skala 1 sampai 3 sesuai dengan penilaian Bpk/Ibu terhadap hasil terjemahan dari bahasa Inggris (BSu) ke bahasa Indonesia (BSa),dan berikanlah komentar pada kolom yang tersedia.
Penilaian dan komentar Bpk/Ibu akan sangat membantu terlaksananya penelitian ini. Akhir kata saya ucapkan terima kasih.
16 Agustus 2014 Hormat saya Penulis,