• Tidak ada hasil yang ditemukan

VT BANJIR KARAWANG VT banjir

LANDASAN TEORI

C. Format Acara

43. VT BANJIR KARAWANG VT banjir

44. OPENING SEGMEN

Host menceritakan musibah banjir yang disebabkan berbagai faktor dan host mengaitkanya dengan sebuah pertanyaan bahwasanya seorang yang sakit apakah bisa dikatakan juga sebagai musibah

45. TAUSIAH #6

49 b. Ustadz memberikan ceramah yang berkenaan dengan tema,

dan berdiskusi beserta para jamaah di tempat ( masjid) maupun jamaah di rumah

46. HOOKER

Host membacakan beberapa tarjamah hadist atau ayat Al-qur’an yang berkenaan dengan tema, dan mengantarkan kalimat ( tetaplah di Damai Indonesiaku”) pertanda komersial break.

47. QOUTES + BUMPER OUT

Tarjamah sebuah ayat Al-qur’an ataupun Al- hadist

48. SEGMEN VIII

49. BUMPER IN

50. KESIMPULAN

Narasumber memaparkan kesimpulan mengenai tema yang diangkat

51. DO’A BERSAMA

Ustadz memimpin do’a

52. HOST CLOSING

Host memberikan salam penutup dan salam perpisan kepada semua jamaah

53. SONG

50 D. Struktur Organisasi Acara “Damai Indonesiaku”

Setiap acara pasti memiliki struktur organisasi dimana struktur ini merupakan penanggung jawab penuh mulai dari pembuatan tema acara “Damai Indonesiaku” sampai jalanya acara itu sendiri, dari awal sampai akhir acara.

Adapun struktur organisasi acara “Damai Indonesiaku” ialah sebagai berikut:

Executive Producer : Dicky Sumandjaja Allen

Producer : Faisal Ardhiansyah

Creative I : Amelia Meljuventino

Creative II : Reza Varindra Program Director : Ilham

Production Assistant : Alma Pangeran Harharah

Unit Production support : Irsan Suhardjo

Unit Production : Rizaldo

Creative Production : Fira Gunawan

E. Sejarah dan Implementasi Acara “Damai Indonesiaku”

Sebelum penulis menguraikan pelaksanaan acara ini terlebih dahulu penulis akan menjelaskan sejarah berdirinya acara “Damai Indonesiaku.”

Sejarah dari acara ini berawal dari pemilu legislatif, yang pada waktu itu serentak diselenggarakan pada tanggal 09 April 2009. Pada bulan tersebut

51 situasi politik di Indonesia kian memanas, diakibatkan adanya pemilihan calon wakil rakyat ( pemilu legislatif). Pada hari itu semua media baik cetak maupun elektronik mengikuti jalanya pemilihan baik di ibukota maupun di daerah, karena peristiwa tersebut merupakan penentu siapa-siapa yang maju menjadi wakil rakyat, maka banyak sekali isu-isu yang beredar di tengah masyarakat, yang pada akhirnya banyak memicu persoalan, bahkan tidak sedikit orang yang berseteru antar parpol (partai politik). banyak para tim sukses yang melakukan pelanggaran yang akhirnya menimbulkan reaksi yang sama oleh parpol lain, dan banyak juga parpol yang melakukan tindakan anarkis karena banyak faktor, yang salah satunya disebabkan karena wakil yang dicalonkan tidak lolos dalam pemilihan dan sebagainya. Hal inilah yang menjadi alasan berdirinya acara “Damai Indonesiaku.” Karena inti dari acara ini dibuat adalah untuk meredam situasi politik yang memanas pada waktu itu, dengan dipandang dari sudut agama islam.

Tentulah acara ini berbeda dengan acara agama lainya karena dikemas dengan bentuk yang berbeda dari yang lain, ini bisa kita lihat dari nama judulnya “Damai Indonesiaku” yang terkesan bukan acara agama. dalam acara ini menghadirkan berbagai narasumber tidak hanya ustadz sebagai pemberi tausyiah, melainkan juga menghadirkan para pakar lain yang tentunya berkenaan dengan tema yang diangkat. Dan dalam acara ini menghadirkan bintang tamu seperti penyanyi ataupun band guna menambah kemeriahan acara. Dan para jamaah baik diluar maupun didalam kota.salah satu keunikan dari acara ini ialah mampu menyiarkan secara live ditempat-tempat yang tidak pernah terduga sebelumnya, seperti di LP cipinang, RS persahabatan dll. Hal

52 ini dilakukan karena menyesuaikan dengan tema yang ada, jadi tidak selamanya acara agama (dakwah) hanya bisa dilakukan di masjid-masjid ataupun di studio khusus saja.

Topik yang diangkat tentunya beraneka ragam, tetapi ini juga yang menjadi penentu di mana acara “Damai Indonesiaku” akan di laksanakan, sebagai contoh: pada tanggal 22-27 maret 2010 semua media gencar memberitakan tentang pelayanan kesehatan, karena begitu banyaknya orang miskin dengan sakitnya yang parah, sulit mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan. Pada kesempatan itulah hari minggu tanggal 28 acara “Damai Indonesiaku” menayangkan topik yang berkenaan dengan kesehatan, karena topik tersebutlah acara ini diselenggarakan di rumah sakit persahabatan Jakarta-Timur. Dengan menghadirkan dr. Ali Toha Assegaf penulis buku mengenai 25 sehat ala nabi. sebagai pakar kesehatan dan selaku narasumber dalam acara tersebut.

Acara “Damai Indonesiaku disiarkan secara live, dengan durasi 120 menit dari jam 13:00 -15 :00 WIB. Tanggal 09 April 2010 merupakan satu tahun sudah acara “Damai Indonesiaku” berlangsung, karena pada tanggal 09 April 2009 tersebut acara ini lahir dan pertama kali tampil di layar kaca kesayangan pemirsa TVOne.

Bisa dikatakan bahwa acara ini merupakan acara agama yang sangat berbeda dari yang lain, di mana dalam acara ini terdapat ilustrasi-ilustrasi berupa gambar yang merupakan bagian dari pemberitaan seluruh media. dan tidak hanya itu, lagu-lagu yang dibawakan oleh bintang tamu baik artis maupun band tidak harus berisikan lagu religi, melainkan lebih kepada

lagu-53 lagu yang biasa mereka bawakan saat manggung. Ini dilakukan guna memeriahkan acara.

Acara ini sangat sarat sekali dengan berbagai macam pengetahuan, karena acara ini mengulas beraneka macam masalah dari berita-berita yang sedang hangat di semua media. Yang timbul di Indonesia. Dengan beraneka macam masalah tersebut, maka menuntut para pemuka agama ( da’i) untuk lebih meningkatkan lagi lingkup dakwahnya karena tatanan dakwah tidak lagi hanya mencakup akhlak ataupun sebagainya, melaikan semua hal yang mencakup berbagai persoalan.atau dengan istilah lain dakwah komprehensif. Selain itu acara “Damai Indonesiaku” ialah suatu acara yang mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia. dimana dalam acara ini menginkan kita agar selalu membuat damai Indonesia, dimanapun, dan apapun itu permasalahanya. Ini semua tidak terlepas dari masyarakat bangsa Indonesia yang mayoritas beragama islam.1 Karena itulah masyarakat memiliki peran yang sangat urgen terhadap masa depan bangsa Indonesia.

Sehingga diharapkan kepada masyarakat Indonesia khususnya menjadi masyarakat yang berahklakul karimah dan berkualitas bagi nusa, bangsa dan agama. Selain itu acara ini menyadarkan kita bahwa apapun dan bagaimanapun keadaan masyarakat Indonesia, kita adalah saudara, dimana sesama saudara tidak boleh saling menyakiti satu dan lainya seperti yang terdapat dalam surat al-hujarat ayat 10:

1 Dicky Sumandjaja Allen, Executive produser Acara “Damai Indonesiaku,”

54                  

Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.

Adapun implementasi dalam acara “Damai Indonesiaku”ialah sebagai berikut:

Acara ini terselenggara berkat adanya tim, yang kesemuanya beranggotakan 8 orang yang kesemuanya itulah berperan penuh dalam pembuatan acara ini, dari mulai menentukan tema sampai acara terlaksana, dari awal sampai selesainya acara. Hal inilah yang menjadi tugas rutinitas mereka sebagai pelaksana program ( acara). Untuk menentukan tema yang akan diangkat, tim melakukan meeting yang semuanya harus mengeluarkan ide ataupun gagasan, yang tentunya kesemua ide tersebut terkait dengan berita-berita yang masih hangat terjadi, tentunya tema yang diangkat harus aktual dan up to date. Sebagai executive producer, dimana sebagai orang yang paling bertanggung jawab penuh terhadap jalanya meeting juga tidak lupa selalu mengarahkan anak buah supaya tema yang disajikan dalam setiap acara bagus, dan tetap perform. Setelah menentukan tema barulah menentukan ustadz, ini juga merupakan penentuan agar tim mengetahui siapa-siapa ustadz yang memiliki waktu luang pada hari minggu, dimana acara “Damai Indonesiaku” berlangsung. dan diperlukan adanya narasumber lain untuk memperdalam dan memperkuat tema yang diangkat, dan guna menambah wawasan dan pengetahuan bagi para jamaah. setelah itu baru menentukan bintang tamu yang tidak lain ialah artis atau band, inipun tidak bisa luput dari

55 penentuan tim acara. Meeting ini berlangsung setiap hari selasa. Setelah semuanya selesai ditentukan, barulah hari rabu tim melakukan riset enriechment secara kasar, dan juga membicarakan rundown ( susunan acara) secara detail. Hari kamis-jum’at melakukan editing VT tayangan berita yang tentunya sesuai dengan tema yang akan diangkat. dan mempersiapkan segala sesuatunya lebih terperinci dan menditail, ini dilakukan guna hasil yang akan ditayangkan lebih bagus dan sempurna. Hari sabtu dan senin tim off, dan pada hari minggu tim standbay dilokasi di mana acara “Damai Indonesiaku,” ditayangkan (live).

56 BAB IV

ANALISIS ISI PESAN DAKWAH DALAM ACARA

Dokumen terkait