• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN dan PEMBAHASAN

B. Pembahasan

2. Yayasan Serba Bakti

Sebagaimana telah dikemukakan di depan, untuk membantu penyebaran

TQN Pesantren Suryalaya, di dirikanlah Yayasan “Serba Bakti” Pondok

Pesantren Suryalaya pada tahun 1961. Pendirian yayasan ini atas prakarsa seorang murid Abah Anom, yaitu H. Sewaka (alm), mantan Gubernur Jawa Barat (1947-1952) dan mantan Menteri Pertahanan RI (1952-1953). Pendirian yayasan ini bertujuan untuk menunjang kegiatan Pondok Pesantren Suryalaya agar dapat berkembang dengan cepat dan mantap agar tetap terjamin dan terpelihara pembinaan ikhwan dalam pengamalan TQN. Hingga saat ini, yayasan telah mempunyai perwakilan hampir di seluruh kota Kabupaten dan Kotamadya baik di Jawa, di luar Jawa bahkan di luar negeri, jumlah perwakilan yayasan saat ini mencapai 72 perwakilan.

Lembaga yang berada dibawah naungan Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya antara lain:

a. Inabah

Berawal dari keprihatinan yang dirasakan pengasuh Pondok Pesantre Suryalaya K.H. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin (94), melihat anak muda banyak yang terjerumus narkoba, kyai yang akrab dipanggil Abah Anom tersebut mendirikan Pondok Pesantren khusus yang diberi nama Inabah. “Inabah pertama kali didirikan oleh Abah Anom yaitu pada tahun 1980”, kata juru bicara Pondok Pesantren Suryalaya K.H. Zaenal Abidin Anwar, di Pondok Pesantre Suryalaya.

Setelah melalui berbagai kajian, termasuk seminar pencegahan narkoba di Pondok Pesantre Suryalaya, akhirnya Abah Anom berkekuatan hati untuk membuat Pondok Pesantre Khusus bernama Inabah. Arti nama Pondok Pesantre tersebut adalah pengembalian atau pemulihan seseorang dari jalan yang menjauhi Allah ke jalan mendekatkan diri kepada Allah. Karena keteguhan dan keikhlasan Abah Anom, upaya penyelamatan korban narkoba tersebut akhirnya membuahkan hasil. Mereka yang kecanduan

narkoba bisa pulih seperti semula. Dalam pemikiran Abah Anom, orang yang sedang mabuk, yang jiwanya sedang guncang dan terganggu,

diperlukan metode pemulihan (Inabah).35

Inabah berarti kembali kepada Allah SWT, maksudnya

mengembalikan orang dari perilaku yang selalu menentang kehendak Allah SWT atau maksiat, kepada perilaku yang sesuai dengan kehendak Allah SWT atau ta’at. Konsep ini dikembangkan oleh KH.A. Shohibulwafa Tajul

„Arifin (Abah Anom) selaku sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya dalam

Pembinaan Korban Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat

Adiktif lainnya.36

Mereka Penyalahguna Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya yang bertalian dengan kenakalan remaja serta berbagai bentuk penyakit kerohanian dianggap sebagai orang yang berdosa karena melakukan maksiat, orang berdosa dalam Islam harus bertaubat, Dalam dunia Ilmu Tasawuf Taubat berarti menyesali apa yang telah berlalu dan berkelanggengan melakukan segala yang suci (kembali kepada ketaatan kepada Allah SWT).

Berdasarkan pengalaman dalam menangani Korban Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya di Pondok Inabah I Pondok Pesantren Suryalaya sejak tahun 1972, ternyata mereka ini pada dasarnya mengalami kekosongan jiwanya sebagai akibat dari kebocoran lapisan imannya. Namun demikian kita tidak perlu sepenuhnya menyalahkan mereka menyalahgunakan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya, karena pada prinsipnya mereka yang dalam keadaan resah dan gelisah ingin mendapatkan ketenangan/ketentraman dengan mencari kenikmatan. Sayang kenikmatan yang diperoleh bersifat semu dan khayalan semata/sementara. Setelah mereka diketahui hanya mencari kenikmatan semu dan bersifat

35

Mamat Rachmat, Tanbih Dari Masa kemasa, (Tasikmalaya : Yayasan Serba Bakti P.P Suryalaya), h. 76

36

khayali, ini perlu dijungkirbalikkan agar menemukan kenikmatan bathiniyah yang bersifat hakiki. Oleh karena itu Abah Anom selaku sesepuh Pondok Pesantren Suryalaya menoleh pada firman Allah dalam surat Ar-Raad ayat 28 :

























Artinya:

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Dan dilengkapi oleh sabda Nabi Muhammad SAW. Bahwa “ingat

kepada Allah (Dzikrullah) menjadi obat yang mustajab guna

menyembuhkan segala penyakit hati”. Dua landasan inilah yang menjadi sumber untuk menjungkirbalikkan konsepsi Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya dari kenikmatan khayali menjadi

kenikmatan bathiniyah yang bersifat hakiki. 37

Jika ditelaah dari setiap kegiatan dalam kurikulum Pembinaan Anak Bina di Inabah I Pondok Pesantren Suryalaya maka akan dijumpai tiga komponen utamanya yaitu:

1) Bersuci(Thaharah), baik fisik maupun psikis. Bersuci fisik atau lahiriyah

dilakukan dengan mandi dan wudhu, sedangkan bersuci bathiniyah dilakukan dengan dzikir kepada Allah SWT (Dzikrullah), dzikir jahar dan dzikir khofi.

37

2) Shalat (Fardhu dan Sunnah), yakni gerakan fisik dan mental dalam rangka berkomunikasi dengan Pencipta Alam Semesta, Allah SWT. Shalat dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan otomatis berpengaruh ke dalam perilaku Anak Bina untuk berdisiplin dalam berbagai corak kehidupan.

3) Dzikrullah, baik zikir Jahar yang dilaksanakan dengan jelas dan keras

yang terucap dengan lisan dan terdengar oleh telinga, maupun dzikir Khafi yang diingatkan secara rahasia oleh hati nurani. Dengan demikian, melalui dzikir Anak Bina dialihkan dari kelezatan yang bersifat halusinasi kepada kelezatan yang hakiki, yakni “melihat” Allah malalui cermin dihatinya. Maka dengan langgeng dan kontinyu melaksanakan dzikrullah dalam kehidupannya senantiasa merasa di lihat oleh Allah

SWT, sehingga takut untuk kembali berbuat maksiat (dosa).38

Mereka yang mengikuti program inabah harus ikut kegiatan sepanjang 24 jam. Kurikulum Pembinaan yang ditetapkan oleh Abah Anom mencakup mandi dan wudlu, shalat dan dzikir, serta ibadah yang lainnya. Biasanya waktu pemulihan antara 40 hari sampai 6 bulan. Cara Abah Anom akhirnya berkembang pesat serta banyak dipercaya oleh berbagai pihak, sehingga banyak keluarga yang menitipkan saudara atau anak mereka ke Inabah. Jumlah pondok Inabah sekarang sudah berkembang menjadi 31 pondok, termasuk sembilan diantaranya berada diluar negeri. Lebih dari 5000 orang yang kecanduan narkoba, berhasil pulih kembali setelah masuk Inabah. Abah Anom berusaha dengan sabar membina anak-anak yang jadi korban narkoba tersebut.

Setelah 28 tahun berjalan, apa yang dilakukan Abah Anom mendapat pujian dari berbagai pihak. Abah Anom memperoleh penghargaan dari Presiden atas jasanya membantu pemulihan korban narkoba. Januari 2009, penghargaan piagam emas “Distinguished Service Awards” juga diberikan kepada Abah Anom oleh International Federation of Non Government

38

Organisation (IFNGO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Piagam emas yang merupakan puncak prestasi tertinggi dalam pengabdian seseorang membantu memulihkan korban narkoba, terlihat dipajang di dinding ruangan tamu rumah Abah Anom. Piagam tersebut diberikan di Australia oleh Chairman IFNGO Dr. K.C. Lam kepada perwakilan Suryalaya Jakarta, Ir. Ucu Suparta. Apa yang dilakukan Abah Anom dinilai telah menyelamatkan nyawa serta masa depan anak-anak yang menjadi korban

narkoba. 39

Dengan secercah debu pengabdian dari Pondok Inabah I Pondok Pesantren Suryalaya, semoga bermanfaat dalam rangka membangun generasi muda yang berakhlakul karimah demi kemajuan dan kejayaan

Umat Islam dalam menciptakan Negeri Indonesia tercinta “Baldatun

Toyyibatun Wa Robbun Ghofur”. Amiin.40

b. Taman Kanak-kanak Ibu Hj. Euis Siti Ru’yanah

Taman kanak-kanak merupakan lembaga pendidikan formal pertama dalam system pendidikan nasional kita searah dengan tujuan Pendidikan Nasional. TK ini bertujuan meletakkan dasar-dasar perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan daya cipta yang diperlukan anak untuk hidup dilungkungan masyarakat, memberikan bekal kemampuan dasar untuk memasuki jenjang Sekolah Dasar, serta memberikan bekal untuk mengembangkan diri sesuai dengan azaz tujuan pendidikan sedini mungkin.

Taman Kanak-kanak bernama TK. Ibu Hj. Euis Siti Ru’yanah

berstatus swasta yang di kelola oleh Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantre Suryalaya dan pada tahun 1977 mendapat izin operasional dari kanwil Dikbud Propinsi Jawa Barat Nomor: 871.B.PD/19777, tanggal 1 September 1977.

39

Mamat Rachmat, Loc. Cit, h. 76

40

TK ini mempunyai visi membekali anak dengan sejumlah pengetahuan dan keterampilan dasar sesuai dengan kebutuhan dan tingkat perkembangan. Sedangkan misi yang diemban adalah:

1) Sebagai sarana pengembangan potensi anak didik.

2) Penanaman dasar-dasar aqidah dan keimanan untuk membentuk Insan

Kamil.

3) Pembentukan dan pembiasaan perilaku yang diharapkan sesuai dengan

norma yang berlaku.

4) Pengembangan ilmu pengetahuan dan keterampilan dasar.

5) Pengembangan motivasi dan sikap belajar anak usia dini.

Tujuan didirikannya lembaga pendidikan ini meliputi tujuan umum, diantaranya: meningkatkan minat anak untuk belajar dan bersosialisasi, meningkatkan kualitas SDM yang ber-IMTAK dan IPTEK sejak dini, dan membantu pemerintah sesuai dengan tujuan Pembangunan Nasional. Adapun tujuan khusunya adalah membentuk pribadi anak didik yang berorientasi pada agama, bangsa, dab Negara, membentuk pribadi anak yang sehat jasmani dan ruhani sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan

dan tugas-tugas perkembangan.41

c. SMP Islam Serba Bakti

SMP Islam Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya berdiri sejak tahun 1961 dengan nama Sekolah Menengah Islam Pertama (SMIP) yang merupakan sekolah pertama yang didirikan di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya Desa Tangjungkerta Kecamatan Pegerageung Kabupaten Tasikamalaya Jawa Barat. Sepanjang perkembangannya, sekolah ini telah membuktikan keberhasilannya dengan mencetak alumni yang mumpuni baik dari sisi kualitas kemampuan pribadi maupun dalam berbagai upaya

41

Muhammad Fadhil al-Jailany al-Hasanal-Husaini, dkk, TQN Suryalaya

untuk mengamalkan ajaran-ajaran TQN Suryalaya di tengah-tengah Masyarakat.

Visi dari lembaga ini adalah :

Visi SMP Islam Serba Bakti adalah “BAKTI” yaitu Beriman,

Akhlaqul Karimah, Kreatif, Terampil dan Inovatif. Misi dari Lembaga ini adalah :

1) Membentuk manusia yang beriman, bertaqwa kepada Allah SWT dan

berakhlak mulia serta berwawasan IPTEK.

2) Melahirkan lulusan yang berkepribadian dan memiliki kesadaran

berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

3) Membekali siswa ilmu yang sesuai dengan program pendidikan nasional

dan kurikulum pesantren.

Sejak didirikan SMP Islam Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya didirikan, perkembangan siswanya cukup baik. Dari tahun ke tahun, minat para siswa untuk masuik ke SMP Islam Serba Bakti cukup banyak, baik dari

lingkungan Pondok Pesantren maupun pendatang dari luar daerah. 42

d. Madrasah Tsanawiyah Serba Bakti

Madrasah Tsanawiyah Serba Bakti Suryalaya yang berlokasi di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya, dengan nomor statistik madrasah 121232060144 dan status akreditasi “B”. Hal ini dikukuhkan dengan surat keputusan Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Jawa Barat

Nomor Kw.104/4/PP.00.5./1005/2006 tertanggal 25 Maret 2006.

Perkembangan madrasah yang sampai sekarang meraih akreditasi yang cukup memuaskan tersebut tidak luput dari peran serta kepala sekolah, Iyed Tarya S., S.Pd.I., yang memberikan ketegasan dalam memimpin Madrasah

42

tersebut dengan diiringi bimbingan dan pengawasan sesepuh Pesantren, Abah Anom.

Visi dan Misi

Visi yang diemban adalah terwujudnya Mts Serba Bakti Suryalaya yang

Unggul, Kompeten, Favorit, dan Akuntabel. Adapun misi yang dijalankan meliputi:

1) Meningkatkan kemampuan membaca, menulis, menterjemahkan dan

menyimpulkan kandungan ayat-ayat al-Qur’an (terciptanya generasi

Qurani).

2) Meningkatkan ketajaman IQ, EQ, SQ guru dan siswa dalam kegiatan

belajar mengajar.

3) Meningkatkan manajemen mutu, sarana prasarana, dan akuntabilitas

madrasah.

4) Meningkatkan kultur pendidikan yang berdisiplin tinggi, bertanggung

jawab, dan berdaya saing tinggi.

5) Mewujudkan profil madrasah yang Sukses, Aman, Lancar, Anggun,

Tertib (SALAT) dan Bersih, Elok, Rapih, Rindang, Asri, dan Sehat

(BERIAS). 43

e. Sekolah Menengah Atas (SMA) Serba Bakti

Sekolah Menengah Atas Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya adalah salah satu Lembaga Pendidikan yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya dan bernaung dibawah Departemen Pendidikan Nasional. SMA Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya berstatus swasta yang dikelola oleh yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya. Sebuah yayasan yang dimiliki oleh Pondok Pesantre Suryalaya beridiri tahun 1975 dengan surat pendirian Nomor: 064/4/1975, pada tanggal 10 Desember 1975 dan Nomor akta pendiriannya: 005102/E/1978, tanggal 20 Januari 1978. Pada tahun 1981, SMA Serba Bakti mendapat kepercayaan

43

untuk melaksanakan EBTA sendiri dari Depdikbud yang sekarang Depdiknas. SMA Serba Bakti Pondok Pesantre Suryalaya mempunyai nomor statistic Madrasah 3020212238003 dengan jenjang akreditasi “A”.

Visi dan Misi

Visi SMA YSB yaitu KOMPAK (Konsekuen, Orientasi, Manifestasi, Perilaku, Akhlakul Karimah). Sedangkan Misi yang diemban yaitu:

1) Mengembangkan pendidikan di lingkungan Pondok Pesantren Suryalaya

dengan berpedoman kepada Tanbih (wasiat pendiri Pondok Pesantren Suryalaya).

2) Membentuk manusia yang berpribadi muslim sebagai langkah untuk

menuju manusia sempurna (Insal Kamil).

3) Mensyaratkan pendidikan bagi lingkungan sekitarnya, juga diluar

masyarakat lainnya dalam rangka ikut serta mendukung program pemerintrah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

4) Menjungjung tinggi nilai-nilai pendidikan agar tetap mempunyai

kedudukan yang mulia di tengah-tengah arus globalisasi dan era informasi.

5) Menjadikan pendidikan sebagai filter dalam bahtera IMTAK dan IPTEK

dalam setiap pembaharuan yang deras dan bergelombang.44

f. Madrasah Aliyah Serba Bakti

Dalam perkembangannya Madrasah Aliyah Serba Bakti berusaha

meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan status

kependidikannya. Pada tahun 1992 tepatnya pada tanggal 18 Nopember 1992, status Madrasah Aliyah berubah dari status Terdaftar menjadi status diakui dengan Surat Keputusan Dirjen Binbaga Islam Nomor: B/E/IV/0072/1992, dan dengan SK Dirjen Binbaga Islam Nomor: E.IV/PP.03.2/KEP/139/1999 tanggal 9 Nopember 1999 status Madrasah Aliyah menjadi di samakan.

44

Visi dan Misi

Visi Madrasah adalah terwujudnya Madrasah Aliyah Serba Bakti yang ungggul, bertanggung jawab, dan sejahtera berlandaskan Iman dan Takwa. Adapun misinya yaitu:

1) Meningkatkan pemahaman dan pengamalan agama bagi seluruh

komponen.

2) Meningkatkan pelaksanaan KBM yang efektif dan efisien.

3) Meningkatkan Profesionalisme dan kesejahteraan murid, guru, dan

karyawan.

4) Meningkatkan Intelegencial Quotient, emotional Quotient, spiritual

Quotient murid dan guru. Tujuan

1) Memahami, mendalami, dan mengamalkan ajaran Islam termasuk TQN

secara menyeluruh dan terpadu.

2) Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan untuk

kepentingan pengembangan keagamaan, sosial masyarakat dan

pembangunan nasional.45

g. SMK Plus Serba Bakti Suryalaya

Salah satu peran dan fungsi Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya bertekad membantu pemerintah dalam rangka menyediakan sarana dan prasarana Pendidikan Teknologi dan Kejuruan untuk para lulusan SLTP diwilayah Kabupaten Tasikmalaya, SMK Plus berusaha mengembangkan daya upaya serta tenaga yang ada dibawah naungan Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya untuk mewujudkaannya. Selain itu latar belakang lain yang menyebabkan didirikannya SMK Plus ini adalah karena masih terbatasnya jenjang pendidikan SMK dibidang Teknologi dan Industri di wilayah Tasikmalaya.

45

Untuk melaksanakan dan terwujudnya hal tersebut, sesuai dengan program kerja yayasan dalam penyediaan sarana dan prasarana pendidikan di sekitar wilayah kabupaten Tasikmalaya dan kabupaten Ciamis, maka pada tanggal 26 Juli 2001 dibentuk Susunan Panitia Persiapan Pendirian SMK Plus Yayasan Serba Bakti Suryalaya yang disahkan dengan SK YSB nomor: SKEP-035/YSB-Pondok Pesantren Suryalaya/IX/2001. Selanjutnya Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Tasikmalaya memberikan SK Ijin Pendirian SMK dengan nomor: 0118/421.5/Disdiknas/Dikmen/2003. Dengan nama SMK Plus Yayasan Serba Bakti, Nomor Statistik Sekolah 402320638008 NIS: 400080. Alamat Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya, tlp (0265) 454009, E-mail: [email protected].

Visi dan Misi

Visi dari sekolah ini adalah menjadikan sekolah unggulan yang mandiri untuk menghasilkan tamatan yang beriman dan bertakwa, mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan teknologi tingkat menengah yang profesional dalam kegiatan produktif, kreatif, inovatif, dan mandiri dalam rangka menghadapi tuntutan pasar kerja serta pasar bebas (globalisasi). Sedangkan Misi yang terkait dengan visi dasar itu adalah sebagai berikut:

1) Menjadikan sekolah yang mempunyai keunggulan sesuai tuntutan

masyarakat dan pasar kerja, melibatkan seluruh warga sekolah.

2) Mengembangkan program Diklat sesuai dengan perkembangan teknologi

dan kebutuhan pasar kerja.

3) Menyiapkan tenaga teknik tingkat menengah yang professional,

produktif, kreatif, dan inovatif, serta memiliki kompetensi industry yang kompetitif dalam persaingan pasar bebas.

4) Mengembangkan kerjasama kelembagaan dengan dunia usaha dan

Tujuan

1) Tujuan jangka pendek yaitu menyediakan sarana ruang belajar yang

sesuai dengan formasi kelas baik untuk Diklat teori maupun untuk Diklat praktek.

2) Tujuan jangka panjang yaitu menyediakan sarana dan prasarana belajar

yang lengkap dan mamadai sesuai dengan tuntutan kurikulum sehingga

dapat member bekal kepada siswa untuk mengikuti test quality active dan

test quality control serta mampu melaksanakan Praktek Sistem Ganda (PSG) pada dunia usaha dan industry agar dapat memperoleh sertifikasi berskala nasional maupun internasional yang sesuai dengan kompetensi

yang dimilikinya.46

h. Institut Agama Islam Latifah Mubarakiyah (IAILM)

Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Pondok Pesantren Suryalaya didirikan pada tanggal 5 September 1986 M / 1 Muharram 1407 H, bertepatan dengan hari ulang tahun Pondok Pesantren Suryalaya ke-80. Perguruan tinggi ini diberi nama Latifah Mubarokiyah

didasarkan atas dua alasan utama. Pertama, Latifah adalah suatu istilah yng

digunakan dikalangan Ilmu Tasawuf yang berarti bagian halus manusia yang perlu didisi dengan kalimat tauhid yang pada gilirannya akan

memancarkan akhlakul karimah. Kedua, Mubarokiyah diambil dari Pendiri

Pondok Pesantren Suryalaya, yaitu Syaikh Abdullah Mubarok bin Nur

Muhammad r.a.47

Latifah adalah suatu istilah yang digunakan dikalangan ilmu tasawuf, para ahli sufi menggambarkan bahwa latifah adalah bagian halus manusia yang perlu diisi dengan iman tauhid, yang pada gilirannya akan memancarkan akhlak al karimah, sehingga terwujudlah manusia yang berbudi luhur seutuhnya (Insan Kamil). Dengan talqin dzikrullah dalam TQN inilah akan terasa mengisi latifah yang pada diri manusia, sehingga dengan mengamalkan TQN secara sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya

46

Ibid, h. 29

47

sebagaimana yang diwasiatkan/diamanatkan oleh Syaikhuna Almukarram

Syaikh Mursyid dalam Tanbih.48

Visi lembaga ini adalah terwujudnya IAILM Suryalaya sebagai Perguruan Tinggi yang memiliki keunggulan akademik yang kompetitif, profesional dan mandiri yang dilandasi Nilai-nilai ke-Islaman dengan keutamaan dibidang tasawuf, baik falsafi, ilmi, amali maupun akhlaqi. Adapun misi yang dijalankan IAILM :

1) Menyiapkan tenaga ahli ke-Islaman yang memiliki keunggulan

akademik, kemantapan akidah, berakhlak mulia dan mandiri serta mampu merespon dinamika perubahan masyarakat global.

2) Mentransformasikan ajaran Islam melalui ilmu, amal dan pengabdian

dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, bernegara dan berbangsa.

3) Mensinergikan kajian ilmu-ilmu terkait yang diarahkan bagi

pengembangan ilmu dan pemberdayaan masyarakat yang Islami.

4) Membangun kultur akademik yang demokratis melalui pengembangan

kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (Tri darma perguruan Tinggi) melalui aspek keilmuan, kemasyarakatan, dan kebangsaan sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat dan kebangsaan.

Adapun tujuan dari lembaga ini adalah :

1) Pembangunan dan pengembangan kehidupan masyarakat baik melalui

pendidikan, muamalah maupun dakwah sehingga tercipta masyarakat terpelajar, mapan secara ekonomi dan memiliki pekerti yang elok.

2) Pengetahuan memadai dalam disiplin ilmu kependidikan, kesyariahan

dan dakwah serta penerapannya ditengah masyarakat untuk mewujudkan keadaban hidup.

48Majalah Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya “GEMMA” Edisi 10, Rajab

-

3) Ilmu dan pengetahuan yang kompetitif dalam ketiga bidang itu sekaligus

memberdayakan insfrastruktur kognitifnya untuk meneruskan

pendidikannya pada jenjang yang lebih tinggi.49

i. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIELM)

STIELM Suryalaya didirikan pada tanggal 5 september 1999 M, bertepatan dengan Ulang tahun ke-94 Pondok Pesantren Suryalaya.

Visi STIELM Suryalaya yaitu menjadikan Perguruan Tinggi yang peduli terhadap perkembangan ekonomi rakyat yang berbasis pertanian dan industri kecil pedesaan sekaligus sebagai laboraturium pengembangan lembaga ekonomi kerakyatan yang mendasarkan diri pada nilai-nilai moralitas, iman dan takwa.

Adapun misi dari STIELM adalah mentelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan, baik individu maupun keembagaan,

yang selaras dengan potensi dan daya dukung yang dimiliki. 50

j. Pengajian Tradisional

Pengajian tradisional dibagi enam jenjang, sesuai dengan kurun waktu tinggal di pondok pesantren Suryalaya, karena santri pengajian tradisional adalah terdiri dari siswa dan siswi serta mahasiswa yang tinggal dilingkungan Pondok Pesantren Suryalaya. Enam jenjang tersebut terdiri

dari kelas satu sampai dengan kelas enam.51

k. Koperasi Hidmat

Koperasi di Pondok Pesantren Suryalay didirikan pada tahun 1973 dengan nama putra bakti yang pengelolaannya dilaksanakan oleh para santri, namun koperasi ini kurang berkembang. Karena itu, ada tanggal 23

49

Muhammad Fadhil al-Jailany al-Hasanal-Husaini, dkk, TQN Suryalaya Membangun

Peradaban Dunia, h.30

50

Ibid, h.33

51

juni 1979, dilakukan penyempurnaan organisasi dan namanya pun diganti menjadi KoPondok Pesantre Suryalaya HIDMAT (Koperasi Pondok Pesantren Suryalaya Hidup Masa Tarekat). Ruang lingkupnya pun diperluas bukan saja sekedar santri atau murid yang sedang belajar di pondok pesantren Suryalaya, tetapi juga meliputi seluruh ikhwan TQN yang bisa berada diseluruh pelosok daerah.

Tujuan utama dari KoPondok Pesantre Suryalaya HIDMAT adalah sebagai wadah pembinaan perekonomian ikhwan TQN. Disamping itu diharapkan juga dari hasil usahanya kelak dapat membantu beban biaya seluruh kegiatan yang ada dalam lingkungan Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya, seperti dalam bidang dakwah, pendidikan, Inabah dan

kegiatan keagamaan, dan kegiatan sosial lainnya. 52

l. Ibu Bella

Ibu Bella merupakan nama sebuah organisasi ibu-ibu ikhwan TQN Pondok Pesantren Suryalaya Desa Tanjungkerta Kecamatan Pagerageung

Kabupaten Tasikmalaya. Bella adalah singkatan dari “Beres Laku Lampah”

(menurut Abah Anom). Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 september 1966 oleh seorang akhwat TQN bernama Hj. Ika Rahman atas restu Abah Anom.

Kegiatan organisasi ini pada mulanya membantu urusan Abah Anom, terutama pada saat persiapan kedatangan ikhwan dan akhwat dari berbagai daerah yang akan berkunjung ke Pondok Pesantren Suryalaya. Berawal dari kegiatan ini, kemudian para ikhwan yang lainnya ikut berpartisipasi melaksanakan berbagai kegiatan, khususnya kegiatan sosial dan pendidikan.

Dokumen terkait