• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembangunan Program Laporan Pembukuan Pemasukan dan Pengeluaran Barang di Kedai Kyo Coffe & Donut

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembangunan Program Laporan Pembukuan Pemasukan dan Pengeluaran Barang di Kedai Kyo Coffe & Donut"

Copied!
75
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBANGUNAN PROGRAM PEMBUKUAN

PENGELUARAN DAN PEMASUKAN DI KEDAI KYO

Laporan Kerja Praktek

Diajukan untuk memenuhi dalam menempuh jenjang S1 Oleh :

Dimas Nur Iman. T 10109396

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

(2)
(3)
(4)

RIWAYAT HIDUP

Nama : Dimas Nur Iman. T Tempat. Tanggal lahir : Bandung. 11 Juni 1992 Jenis Kelamin : Pria

Agama : Islam

Status : Mahasiswa

Golongan Darah : B

Kontak : 085720499752

E-mail : [email protected]

RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL

1999 – 2003 SDN 1 Padjajaran

2003 – 2005 SDN 1 Pameungpeuk (Pindah) 2005 – 2007 SMPN 1 Cisarua

2007 – 2009 SMAN 1 Cisarua

(5)

DAFTAR ISI

1.5 Metode Penelitian ... 3

1.5.1 Tahapan Pengumpkan Data ... 4

1.5.2 Tahapan Pengembangan perangkat lunak ... 5

1.6 Rekayasa perankat lunak ... 6

1.7 Design ... 6

1.8 Coding ... 6

1.9 Testing ... 6

1.10 Maintenance ... 7

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 9

2.1 Profile tempat kerja prakter ... 9

2.1.1 Sejarah perusahaan ... 9

2.1.2 Logo perusahaan ... 9

2.1.3 Badan hukum instansi ... 10

2.1.4 Struktur organisasi ... 12

2.2 Landasan Toeri ... 13

2.2.1 Pengertian sistem ... 14

2.2.2 Konsep dasar sistem ... 14

2.2.3 Karakteristik sistem ... 15

2.2.4 Definisi basis data ... 16

BAB 3 PEMBAHASAN ... 18

3.1 Analisis sistem ... 18

3.1.1 Analsis Masalah ... 18

(6)

3.3 Karakteristik Pengkodean ... 20

3.4 Analisis perangkat lunak ... 21

3.5 Analisisi Fungsional ... 21

3.6 Analisis Perangkat keras ... 21

3.7 Analisis aliran informasi ... 22

3.8 Diagram Konteks ... 23

3.9 DFD (Data Flow Diagram) ... 24

3.10 Perancangan Basis Data ... 38

3.10.1 Skema Relasi ... 39

3.10.2 Struktur Tabel ... 39

3.10.3 Perancangan strukr data ... 40

3.10.4 Jaringan Semantik ... 44

3.11 Implementasi ... 45

3.11.1 Implementasi Perangkat Keras ... 45

3.11.2 Implementasi perangkat Luank ... 45

3.11.3 Implementasi basis data ... 45

3.11.4 Implementasi antar muka ... 47

3.12 Pengujian ... 54

3.12.1 Pengujian Alfa ... 54

3.12.2 Pengujian Login ... 55

3.12.3 Pengujian data barang ... 56

3.12.4 Pengujian data barang masuk ... 56

3.12.5 Pengujian data barang keluar ... 58

3.12.6 Pengujian Laporan ... 59

3.12.7 Keesimpulan Hasil Pengujian Alfa ... 60

3.12.8 Pengujian Beta ... 60

3.12.9 Kesimpulan Pengujian Beta ... 64

BAB 4 KESIMPULAN DAN SARAN ... 65

KESIMPULAN ... 65

(7)
(8)

KATA PENGANTAR

Saya mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memebrikan kemudahan kepada saya untuk menyelesikan laporan kerja praktek ini dan juga saya mengucapkan terima kasih kepada pemilik perusahaan yang telah menginjinkan saya untuk kerja praktek di perusahaan beliau

Setiap perusahaan pasti akan selalu memiliki laporan pembukuan pemasukan dan pengeluaran karena, laporan tersebut untuk mendata barang atau item apa saja yang telah keluar masuk perusahaan

Dunia IT semakin hari semakin berkembang, tidak hanya untuk perkantoran tapi untuk bisnis kecil mnengah pun sudah mulai merambah dunia IT, seperti contoh tempat saya kerja praktek, perusahaan ini bias di bilang UKM (Usaha Kecil Menengah) akan tetapi kebutuhan untuk di dalamnya sudah menggunakan sistem IT. Karena IT dapat mempermudah system yang sedang berjalan di perusahaan tersebut, terbiasa pendataan data dengan system manual yang menggunakan kertas lalu berubah menggunakan komputer yang mempermudah pemilik perusahaan hanya tinggal mengetik untuk menginputkan datanya.

(9)

95

DAFTAR PUSTAKA

1. http://www.learnpython.org/

2. http://www.tutorialspoint.com/sqlite/

3. http://www.tutorialspoint.com/python/python_gui_programming.htm

4. http://stackoverflow.com/questions/tagged/tkinter

(10)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Kedai kyo Coffe & Donut adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kuliner, pemasukan dan pengeluaran terjadi setiap hari di

perusahaan ini. Sebagai perusahaan yang setiap harinya terjadi pengeluaran dan pemasukan pasti tidak akan terlepas dari pembukuan. Sering terjadinya kesalahan manusia dalam mencatat pengeluaran dan pemasukan secara manual (Tulis tangan).

Dalam pengelolaan pembukuan yang ada pada saat ini masih banyak kekurangan karena sering kalinya terjadi hilangnya catatan

pemasukan maupun pengeluaran yang membuat pembukuan menjadi tidak akurat.

Berdasarkan hal tersebut di butuhkannya sebuah sistem yang dapat membantu dalam hal pembukuan tersebut.

1.2. Rumusan Masalah

Dilihat dari fenomena yang terjadi di Kedai kyo Coffe & Donut saat

ini terdapat masalah-masalah dalam pembukuan, yaitu:

a) Pencatatan data pemasukan dan pengeluaran masih dilakukan secara

manual (Tulis Tangan).

b) Keakuratan data pemasukan dan pengeluaran di pembukuan sering

kali tidak sesuai karena banyak data yang dicatat tidak termasukan atau

hilang.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka di peroleh rumusan

masalah bagaimana membangun system pembukuan pengeluaran

(11)

2 1.3. Maksud dan Tujuan

1.3.1 Maksud

Maksud dari kerja praktek ini adalah menganalisi dan

merancang sebuah sistem pembukuan di Kedai kyo Coffe

& donut.

1.3.2 Tujuan

Adapun tujuan kerja praktek ini :

a. Memudahkan pembukuan

b. Membuat pembukuan menjadi akurat

1.4. Batasan Masalah

Sistem ini di bangun berdasarkan prosedur yang digunakan

yaitu barang masuk dan barang keluar.

User yang akan menggunakan system ini hanyalah pegawai dan

pemilik dari perusahaan ini.

a. Kebutuhan Sistem

Merupakan bagian yang terbesar untuk membangun suatu

system, dimulai dari kebutuhan yang di perlukan sistem dan

mengalokasikannya dalam perangkat lunak.

Pengumpulan data di lakukan dengan dua metode :

1. Penelitian

Teknik pengumpulan data dengan cara penelitian dan

(12)

3

2. Wawancara

Teknik pengumpulan data dengan cara Tanya jawab

secara langsung kepada pegawai yang biasa melakukan

pembukuan pemasukan dan pengeluaran.

b. Analisi

Merupakan tahap menganalisi hal-hal yang di perlukan

dalam pelaksanaan pembangunan sistem, seperti

menganalisi fungsional dan nonfungsional.

c. Perancangan

Tahap perancangan interface yang mudah di pahami user

yang mengacu pada data-data analisi.

1.5 Metode Penelitian

Metode penelitian adalah suatu proses yang digunakan untuk

mmecahkan masalah yang logis, dan memerlukan data-data yang

mendukung untuk terlaksananya penelitian. Metode pnlitian yang

digunakan adalah deskriptif. Metode deskriptif ada suatu metode yang

menggambarkan fakta-fakta yang terjadi di lingkungan tempat

penelitian.

(13)

4 dan tahap pengembangan system.

1.4.1 Tahap pengumpulan Data

Tahap pengumpulan data dapat di dapat scara langsung dari

objek penelitian. Ada beberapa cara yang mendukung untuk

mendapat data akurat, sebagai berikut :

a. Studi Pustaka

Studi ini dilakukan dengan cara memplajari, menelaah,

brbagai literature-literatur dari perpustakaan yang

bersumber dari buku-buku, teks, jurnal ilmiah, situs-situs di

internet.

b. Studi Lapangan

Studi ini dilakukan dengan cara mngunjungi tempat yang

akan di teliti den pengumpulan data dilakukan secara

langsung, hal ini meliputi :

1. Wawancara yaitu teknik pengumpulan data dengan cara

mengadakan Tanya jawab secara langsung dengan nara

sumber yang terkait dengan permasalahan yang di ambil

2. Observasi

Teknik pengumpulan data yang cara melakukan

pngamatan secara langsung ke Kedai kyo Coffe &

(14)

5 1.4.2 T

a

h

a

p

p

engembangan perangkat lunak

Tahap pngembangan perangkat lunak dalam pembuatan aplikasi atau

sistm ini menggunakan waterfall.

Tahapan-tahapan yang terdapat di waterfall (Gambar.1) adalah sebagai

berikut :

1.5 System Engineering (Rekayasa Perangkat Lunak)

Merupakan tahapan yang pertama kali dilakukan yaitu merumuskan

system yang akan di bangun. Hal ini dilakuakn agar pengembang

(15)

6 1.6 Requarement analysis

Melakukan analisi terhadap permasalahan yang di hadapi dan

mentapkan kuhubngi kepala.

1.7 Design

Menghasilkan rancangan yang memenuhi kebutuhan. Hasil akhir

berupa spesifikasi rancangan yang sangat rinci sehingga mudah

diwujudkan saat pemrograman.

1.8 Coding (Implementasi)

Implementasian dari sebuah design ke dalam kode-kode atau bahasa

pemrograman yang di mengerti oleh computer.

1.9 Testing (Pengujian)

Melakukan pengujian trhadap system yang di bangun apakah sudah

berfungsi sesuai dengan rancangan atau tidak.

1.10 Maintenance (Perawatan)

Merawat aplikasi atau system yang sudah di buat agar trhindar dari

gangguan-gangguan yang mngakibatkan aplikasi atau sistem tersebut

(16)

7

1.5 Sistematika Penulisan

Adapun sistematika penulisan di laporan kerja praktek ini sebagai

berikut :

BAB 1 PENDAHULUAN

Berisi pembahasan masalah umum yang berhubungan

dengan penyusunan laporan kerja praktek, yang meliputi latar

belakang masalah, perumusan masalah, maksud dan tujuan kerja

praktek, batasan masalah, metode penelitian dan sistematika

penulisan.

BAB 2 TINJAU PUSTAKA

Memberi pembahasan mengenai perusahaan Kedai Kyo

Coffe and Donut yang meliputi sejarah, logo, badan hukum,

struktur organisasi dan job description, serta landasan teori.

BAB 3 PEMBAHASAN

Berisi tentang analisis dan perancangan pembangunan

sistempembukuan pemasukan dan pengeluaran.

BAB 4 KESIMULAN DAN SARAN

(17)

8

praktek yang di laksanakan di Kedai Kyo Coffe & Donut, serta

saran untuk membangun aplikasi yang telah di rancang.

Penulis melakukan praktek kerja lapangan untuk membangun

sistem informasi penjualan di Kedai Kyo Coffe & Donut.

Badan ini berlokasikan di Jl. Sari Manah No.63 Jawa Barat.

Adapun waktu pelaksanaan kerja praktek lapangan yaitu

selama satu bulan, terhitung dari tanggal 01 Agustus 2013

sampai dengan 01 September 2013. Adapun jadwal Kerja

(18)

(19)

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Profile Tempat Kerja Praktek

2.1.1 Sejarah Perusahaan

Memulai dengan nama Starblend Coffe yang merupakan sebuah friendcaise minumam coffe,

sang pemilik took memiliki masukan dari pegawainya bagaimana bila menggunakan brand sendiri akan

tetapi tetap di bawah starblend coffe karena starblend sebagai pemasok barang. Sang pemilik akhirnya

mncoba untuk meminta ijin kepada pihak Starblend Coffe untuk menggunakan nama sendiri. Pihak

Starblend Coffe akhirnya setuju akan tetapi, walaupun memiliki nama dan logo sendiri, nama dan logo

Starbland Coffe harus ada di took tersebut.

Bila hanya menjual coffe saja mungkin pembeli yang dating pun hanya akan membeli coffe, sang

pemilik mencoba menjual donat yang di goring langsung lalu dioleh oleh coklat yang masih fresh dan

hangat agar memikat konsumen. Nama Kyo sendiri di ambil dari nama anak sang pemilik, memberikan

nama seperti orang jepang kepada anaknya yang menurut sang pemilik nama anaknya unik. Akhirnya di

gunakan nama anaknya sebagai took coffenya yang sekarang bernama Kedai Kyo Coffe & Donut.

2.1.2 Logo Perusahaan

(20)

Untuk logo Kedai Kyo Coffe & Donut sang pemilik membuatnya dengan design simple,

terdapat gambar daun dari pohon kopi. Di situ tertera kata-kata coklat, karena di setiap menu

mereka selalu hamper banyaknya menggunakan coklat tapi tidak semua. Seperti Coko Vanila,

coki cokies, dll

2.1.3 Badan Hukum Instansi

Waralaba (franchise) adalah perikatan/ perjanjian tertulis dimana salah satu

pihak diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan intelektual

atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan

persyaratan yang ditetapkan pihak lain tersebut, dalam rangka penyediaan dan atau penjualan

barang dan atau jasa.

Dalam perjanjian waralaba ada 2 (dua) pihak yakni Pemberi Waralaba (franchisor) dan

Penerima Waralaba (franchisee) dimana Pemberi Waralaba (franchisor) adalah badan usaha

atau perorangan yang memberikan hak kepada pihak lain untuk memanfaatkan dan atau

menggunakan hak atas kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki

Pemberi Waralaba sementara Penerima Waralaba (franchisee) adalah badan usaha atau

perorangan yang diberikan hak untuk memanfaatkan dan atau menggunakan hak atas kekayaan

intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki Pemberi Waralaba dengan jangka

waktu Perjanjian Waralaba berlaku sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun.

Aturan hukum yang mengatur tentang usaha waralaba tunduk dan terikat pada

ketentuan Kepmenperindag Nomor: 259/MPP/Kep/7/1997 Tanggal 30 Juli 1997 tentang

Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Pendaftaran Usaha Waralaba. Dalam Kepmen tersebut

diatur bahwasanya Pemberi Waralaba dari luar negeri harus mempunyai bukti legalitas dari

instansi berwenang di negara asalnya dan diketahui oleh Pejabat Perwakilan RI setempat

sedangkan Pemberi Waralaba dari dalam negeri wajib memiliki SIUP dan atau Izin Usaha dari

Departemen Teknis lainnya.

Dalam kepmen tersebut diatur pula bahwasanya Perjanjian Waralaba antara Pemberi

Waralaba dengan Penerima Waralaba dapat disertai atau tidak disertai dengan pemberian hak

untuk membuat Perjanjian Waralaba Lanjutan, maksudnya, Pemberi Waralaba (franchisor)

dapat mengijinkan Penerima Waralaba (franchisee) untuk mengalihkan hak pemanfaatan dan

(21)

dimiliki Pemberi Waralaba kepada pihak ketiga. Dipersyaratkan, bila dalam perjanjian waralaba

tersebut terdapat hak untuk membuat Perjanjian Waralaba Lanjutan maka setiap pembuatan

Perjanjian Waralaba Lanjutan yang dibuat antara Penerima Waralaba Utama dengan Penerima

Waralaba Lanjutan wajib sepengetahuan Pemberi Waralaba.

Pasal 7 Kepmenperindag Nomor: 259/MPP/Kep/7/1997 mensyaratkan bahwasanya

Perjanjian Waralaba antara Pemberi Waralaba dengan Penerima Waralaba sekurang kurangnya

memuat klausula mengenai:

a) Nama, alamat dan tempat kedudukan perusahaan masing-masing pihak;

b) Nama dan jabatan masing-masing pihak yang berwenang menandatangani perjanjian;

c) Nama dan jenis Hak Atas Kekayaan Intelektual, penemuan atau ciri khas usaha misalnya sistem

manajemen, cara penjualan atau penataan atau cara distribusi yang merupakan karakteristik

khusus yang menjadi obyek Waralaba;

d) Hak dan kewajiban masing-masing pihak serta bantuan dan fasilitas yang diberikan kepada

Penerima Waralaba;

e) Wilayah Pemasaran;

f) Jangka waktu perjanjian dan tata cara perpanjangan perjanjian serta syarat-syarat perpanjangan

perjanjian;

g) Cara penyelesaian perselisihan;

h) Ketentuan-ketentuan pokok yang disepakati yang dapat mengakibatkan pemutusan perjanjian

atau berakhirnya perjanjian;

i) Ganti rugi dalam hal terjadi pemutusan perjanjian;

j) Tata cara pembayaran imbalan;

k) Penggunaan barang atau bahan hasil produksi dalam negeri yang dihasilkan dan dipasok oleh

pengusaha kecil;

(22)

Setiap perjanjian waralaba wajib didaftarkan pada Departemen Perindustrian dan

Perdagangan cq. Pejabat yang berwenang menerbitkan STPUW untuk memperoleh STPUW

(Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba). Adapun yang dikatakan sebagai pejabat berwenang

adalah Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri dalam hal perjanjian waralaba antara

Penerima Waralaba berasal dari dalam negeri sedangkan Pemberi Waralabanya berasal dari luar

negeri. Dalam hal ternyata penerima waralaba dan pemberi waralaba berasal dari dalam negeri

maka pejabat yang berwenang adalah Kepala Kantor Wilayah Departemen Perindustrian dan

Perdagangan yang wilayahnya mencakup domisili usaha pemberi waralaba dimaksud.

Pendaftaran untuk memperoleh STPUW (Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba)

dilakukan dilakukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung mulai

tanggal berlakunya Perjanjian Waralaba.

2.1.4 Struktur Organisasi

Gambar 3. Struktur Organisasi Friendcaise

2.2 Landasan Teori

Dalam landasan teori akan dibahas tentang teori-teori yang berhubungan dengan system yang

akan di bangun.

2.2.1 Definisi python

Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multiguna[10] dengan filosofi

(23)

menggabungkan kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas,[12] dan dilengkapi

dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta komprehensif.

Python mendukung multi paradigma pemrograman, utamanya; namun tidak dibatasi;

pada pemrograman berorientasi objek, pemrograman imperatif, dan pemrograman fungsional. Salah satu

fitur yang tersedia pada python adalah sebagai bahasa pemrograman dinamis yang dilengkapi dengan

manajemen memori otomatis. Seperti halnya pada bahasa pemrograman dinamis lainnya, python

umumnya digunakan sebagai bahasa skrip meski pada praktiknya penggunaan bahasa ini lebih luas

mencakup konteks pemanfaatan yang umumnya tidak dilakukan dengan menggunakan bahasa skrip. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di

berbagai platform sistem operasi.

Saat ini kode python dapat dijalankan di berbagai platform sistem operasi, beberapa diantaranya dalah:

 Linux/Unix  Windows  Mac OS X

 Java Virtual Machine

 OS/2

 Amiga

 Palm

 Symbian (untuk produk-produk Nokia)

2.2.2 Pengertian SIstem

Dalam perancangan suatu sistem informasi diarahkan kepada pemanfaatan teknologi secara

maksimal yang terdiri dari beberapa elemen atau komponen yang membentuk jaringan kerja dan

mempunyai tujuan yang ingin dicapai. Pendekatan yang menekankan pada prosedur, definisi sebuah

system sebagai berikut :

“uatu siste adalah suatu jari ga ya g bekerja dari prosedurprosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran

terte tu .

Dalam pengertian diatas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa suatu sistem merupakan

elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk

(24)

2.2.3 Konsep Dasar Sistem

Dalam merancang suatu aplikasi atau program terdiri dari beberapa satu kesatuan

sistem. Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem yaitu yang

menekankan pada prosedur dan yang menekankan pada komponen. Pendekatan yang

menekankan pada prosedur mendifinisikan pada prosedur.

Prosedur itu sendiri menurut para ahli merupakan suatu urutan-urutan operasi tulis

menulis, biasanya melibatkan beberapa orang di dalam satu atau lebih departemen yang

diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari setiap prosedur yang telah dibuat.

Definisi prosedur menurut para ahli yaitu :

Prosedur adalah uruta -urutan yang terjadi dari setiap tahapantahapan intruksi yang

menerapkan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakan, kapan (when)

dikerjakan dan bagaimana (how) e gerjaka

Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada setiap elemen atau komponen, definisi sistem

sebagai berikut :

“iste adalah ku pula dari ele e -elemen yang berinteraksi untuk e capai suatu tujua terte tu .

2.2.4 Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu:

1. Komponen sistem (Components)

Suatu sistem memiliki sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dimana setiap

(25)

2. Batasan Sistem (Boundary)

Batasan sistem merupakan suatu daerah yang membatasi suatu system dengan sistem

yang lain / lingkungan luar, dan dengan batasan ini kita bias mengetahui ruang lingkup

suatu sistem.

3. Lingkungan Luar Sistem (Environtment )

Apapun yang berada diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi suatu sistem.

4. Penghubung Sistem (Interface)

Merupakan media penghubung antara satu sub sistem dengan system lainnya. Dengan

penghubung ini akan mengalir data–data antar sub system dimana keluaran (output)

dari sistem akan menjadi masukan (input) untuk sub sistem yang lain, sehingga antara

sistem dan sub sistem akan saling berinteraksi membentuk satu kesatuan.

5. Masukan Sistem (Input)

Merupakan energi atau sumber data yang dimasukkan kedalam sistem, dimana

masukan ini dapat berupa masukan perawatan ( maintenance input) dan masukan sinyal

(signal input).

6. Keluaran Sistem (Output)

Merupakan hasil dari energi dan sumber data yang diolah dan diidentifikasikan menjadi

keluaran yang berguna dan mampu menjadi suatu informasi yang dibutuhkan oleh

orang lain.

7. Pengolahan Sistem (Process)

Setiap sistem pasti mempunyai pengolahan data masukan untuk diolah menjadi sebuah

(26)

8. Sasaran Sistem (Object)

Merupakan penentu dari tujuan untuk menentukan masukan yang dibutuhkan dan keluaran

yang akan dihasilkan oleh sebuah sistem.

2.2.5 Definisi Basis Data

Menurut para ahli yang di maksud dengan Basis Data adalah sistem berkas yang terpadu

dan dirancang terutama untuk meminimalkan pengolahan suatu data agar data itu dapat di

inputkan lebih mudah dan praktis.

Tujuan dari basis data itu sendiri dimaksudkan untuk mengatasi problempada sistem

yang memakai pendekatan berbasis database atau berkas, sistem basisdata adalah suatu sistem

yang mengolah record-record dengan menggunakankomputer untuk menyimpan serta

memlihara suatu data sebuah organisasi /perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi

yang optimal yang diperlukan pemakai untuk suatu proses mengambil keputusan.

Untuk mengelola suatu basis data diperlukan perangkat lunak yang disebut DBMS.

DBMS adalah perangakat lunak yang memungkinkan para pemakai membuat, mengontrol dan

mengakses suatu basis data dengan cara yang praktis dan efisien.

Mengapa diperlukan suata database :

a) Salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena

b) merupakan dasar dalam pembuatan program atau aplikasi yang digunakan

c) dalam menyediakan informasi.

d) Menentukan kualitas suatu informasi apakah informasi tersebut akurat, tepat

e) waktu dan relevan.

f) Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibanding

g) dengan biaya yang didapatnya.

h) Mengurangi duplikasi data

i) Hubungan data dapat di tingakatkan.

(27)

Untuk membentuk suatu database. Data mempunyai jenjang mulai karakter,

item, record, file dan kemudian database.

a. Karakter : bagian dari data yang terkecil yang berupa karakter numerik, huruf,

ataupun karakter khusus yang membentuk suatu field.

b. Field : suatu atribut dari record yang menunjukan suatu item dari data, misalkan

nama, alamat dan lain-lain yang terkumpul dalam suatu field dan membentuk

suatu record.

c. Record : kumpulan dari suatu field yang membentuk suatu record. Record

menggambarkan suatu unit dara individu yang tertentu. Kumpulan dari

recordkan membentuk suatu file.

d. File : file terdiri dari beberapa record yang menggambarkan satu kesatuan suatu

data yang sejenis atau yang sama.

e. Database : kumpulan dari file yang nantinya akan membentuk suatu database

(28)

1

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Analisis Sistem

Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.

Sebagai analisis pada sistem yang sedang berjalan, akan dibahas bagaimana prosedur dan aliran dokumen yang sedang berjalan yang digambarkan dalam bentuk flow map dan analisis sistem non fungsional yang meliputi perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan, serta analisis user yang terlibat.

3.1.1 Analisis Masalah

Analisis permasalahan yang terjadi pada Kedai Kyo Coffee and Donut adalah kurang efisien dalam melakukan pencatatan pengeluaran dan pemasukan yang terjadi di perusahaan tersebut.

A. Analisis Sistem yang Sedang Berjalan

Setelah diadakan pengamatan dan wawancara dari sistem yang sedang berjalan, maka akan dibangun sebuah aplikasi pembukuan pemasukan dan pengeluaran data barang yang sesuai dengan prosedur pemasukan dan pengeluaran data barang yang sedang berjalan diperusahaan. Adapun prosedur yang sedang ada di perusahaan berdasarkan aliran dokumen akan lebih jelas terlihat pada flowmap sistem yang sedang berjalan.

Keterangan Prosedur pemasukan dan pengeluaran data barang di atas adalah :

1. Bagian pengambangan dan penerapan menyiapkan data barang.

2. Lalu petugas bagian pemeliharaan dan informasi melakukan proses manual dalam mengolah data barang.

(29)

2

Kedai kyo Coffe and donut

Penerima / Pegawai Kedai Pemasok

Ph

as

e

Bon yang di isi sesuai dengan barang yg di kirim

Bon yang sudah di isi

Penandatanga nan bon

Bon yang sudah di tandatangani Bon yang sudah di

tandatangani

Pengisian laporan

Laporan Bon sudah di isi

Barang sesuai dengan bon ?

Ya

Tidak

(30)

3 4. Analisis Non Fungsional

Analisis kebutuhan non fungsional dilakukan untuk menghasilkan spesifikasi kebutuhan non fungsional. Spesifikasi kebutuhan non fungsional adalah spesifikasi yang rinci tentang hal-hal yang akan dilakukan sistem ketika diimplementasikan.

.

3.2 Analisis Pengguna

Dalam sistem yang sedang berjalan, melibatkan 2 entitas dengan karakteristiknya yaitu:

Tabel 3.1 Analisis Pengguna

Pengguna Tanggung

Jawab Hak Akses

Tingkat

Pendidikan Tingkat Keterampilan Jenis Pelatihan

Pegawai

Cara melakukan

jual beli dan

system jual beli

 Mengerti tentang

management data / barang

 Mengerti dengan

system pemasukan dan pengluaran

3.3 Karakteristik Pengkodean Barang

Pada proses pengkodean pengolahan data barang di Kedai Kyo Coffee and Donut , terdapat bebrapa jenis pengkodena antara lain Pengkodean barang Pada pengkodean nama barang terdapat kode sebagai berikut :

Contoh : D.123

D = Sebagai kode pemilik

(31)

4

3.4 Analisis Perangkat Lunak

Perangkat Lunak yang digunakan untuk menjalankan sistem inventory barang di Kedai Kyo Coffee and Donut antara lain :

a) Windows XP Profesional / Windows 7

b) Microsoft Excel .

c) Mysql

Sedangkan perangkat lunak yang ada di Kedai Kyo Coffee and Donut pada saat ini hanya menggunakan kertas biasa (bon).

3.5 Analisis Fungsional

Perancangan sistem pembukuan pemasukan dan pengeluaran ini bertujuan sebagai solusi dari masalah yang sedang berjalan.

3.6 Analisis Perangkat Keras

Perangkat keras komputer yang terdapat di PDAM spesfifikasi nya antara lain:

1. Processor Intel Pentium IV 2.0 Ghz

2. Memory RAM DDR 512 MB

3. Harddisk 120 GB

4. VGA 128 MB

5. Monitor 17” LCD

6. Keyboard dan Mouse Standar

(32)

5

3.7 Analisis Aliran Informasi

Perancangan aliran informasi ini meliputi perancangan ERD, diagram konteks dan Data Flow Diagram (DFD).

(33)

6

3.8 Diagram Konteks

Sistem mempunyai keterkaitan dengan sejumlah entitas, baik itu keterkaitan dengan entitas luar sistem maupun keterkaitan dengan entitas dalam sistem. Hubungan antara entitas dengan sistem digambarkan dengan Diagram Konteks. Adapun Diagram Konteks pada sistem pengolahan data barang ini adalah sebagai berikut:

Sistem Info Hapus data barang

Info Laporan

Gambar 3.3Diagram Konteks

3.9 DFD (Data Flow Diagram)

(34)

7

Berikut ini adalah DFD bagi Pegawai pada Sistem Informasi pengolahan data barang di Kedai kyo:

Pegawai

Info data barang keluar

Info data barang masuk Info barang masuk

Info data barang keluar

(35)

8

Data username Info username

Dara password Info Password

Data Password Info password

Data username Data password

Gambar 3.5 DFD Level 2

Pegawai Data Barang masuk

Tambah data barang masuk

Laporan data barang masuk

Pencarian data barang masuk Data tambah barang masuk

Info tambah barang masuk

Data pencarian data barang masuk Info pencarian data barang masuk

Data laporan barang masuk Info laporan data barang

Info tambah barang masuk

Data pencarian data barang masuk Info laporan barang masuk

Data laporan barang masuk

Data tambah barang masuk

Info pencarian data barang masuk

(36)

9

Pegawai Data Barang keluar

Tambah data barang keluar

Laporan data barang keluar

Pencarian data barang keluar Data tambah barang keluar

Info tambah barang keluar

Data pencarian data barang keluar Info pencarian data barang keluar

Data laporan barang keluar Info laporan data barang keluar

Info tambah barang keluar

Data pencarian data barang keluar Info laporan barang keluar Data laporan barang keluar

Data tambah barang keluar

Info pencarian data barang keluar

Gambar 3.7 DFD Level 4

Laporan barang Data laporan barang masuk

info laporan barang keluar Info laporan barang keluar

Data laporan barang keluar Info laporan barang keluar

Info laporan barang masuk

(37)

10

Berikut ini adalah DFD bagi Pemilik pada Sistem Informasi pengolahan data barang di Kedai kyo:

Pegawai

Info data barang keluar Info data barang masuk Info barang masuk

Info data barang keluar

Edit data Data edit data barang

Info edit data barang

Data hapus data barang Info hapus data barang

Data edit data

Info edit data

Data hapus data

Info hapus data

Info edit data barang Info hapus data barang

(38)

11

Data username Info username

Dara password Info Password

Data Password Info password

Data username Data password

Gambar 3.10 DFD Level 2

Pemilik Data Barang masuk

Tambah data barang masuk

Laporan data barang masuk

Pencarian data barang masuk Data tambah barang masuk

Info tambah barang masuk

Data pencarian data barang masuk Info pencarian data barang masuk

Data laporan barang masuk Info laporan data barang

Info tambah barang masuk

Data pencarian data barang masuk Info laporan barang masuk

Data laporan barang masuk

Data tambah barang masuk

Info pencarian data barang masuk

(39)

12

Pemilik Data Barang keluar

Tambah data barang keluar

Laporan data barang keluar

Pencarian data barang keluar Data tambah barang keluar

Info tambah barang keluar

Data pencarian data barang keluar Info pencarian data barang keluar

Data laporan barang keluar Info laporan data barang keluar

Info tambah barang keluar

Data pencarian data barang keluar Info laporan barang keluar Data laporan barang keluar

Data tambah barang keluar

Info pencarian data barang keluar

Gambar 3.12 DFD Level 4

Edit data barang masuk

Edit data barang keluar

Pemilik Edit data

Data edit data barang masuk Info data barang masuk

Data edit data barang keluar Info edit data barang keluar

Info edit data barang masuk

Data edit data barang keluar Info edit data barang keluar

Data edit barang masuk

(40)

13

Hapus data barang masuk

hapus data barang keluar

Pemilik Hapus data

Data hapus data barang masuk Info hapus data barang masuk

Data hapus data barang keluar Info hapus data barang keluar

Info hapus data barang masuk

Data hapus data barang keluar Info hapus data barang keluar

Data hapus barang masuk

Gambar 3.14 DFD Level 6

Laporan barang Data laporan barang masuk

info laporan barang keluar Info laporan barang keluar

Data laporan barang keluar Info laporan barang keluar

Info laporan barang masuk

Edit data barang

(41)

14

Spesifikasi Proses

Spesifikasi proses digunakan sebagai gambaran proses model aliran pada Data Flow Diagram. Untuk menggambarkan proses model aliran pada DFD dijelaskan pada tabel spesifikasi proses di bawah ini. Berikut ini adalah spesifikasi proses dari DFD level 1.

Tabel 3.2 Spesifikasi Proses

No Proses Keterangan

1 No.Proses 1.1

Nama Proses Username

Deskripsi Untuk pengecekan username pada proses verifikasi data login

Sumber daya User

Tujuan Sistem

Masukan Useername

Keluaran Data Valid atau Tidak Valid

Logika Proses

1. User memasukan username ke dalam sistem

2. Apabila kolom username tidak di isi, maka system akan memberikan peringatan untuk mengisi kolom username. 3. Apabila username salah maka sistem akan memberikan

peringatan bahwa username tidak ada dalam database. 4. Apabila username sesuai atau sama dengan yang ada di

database, maka sistem tidak akan memberikan peringatan.

2 No.Proses 1.2

Nama Proses Pengecekan Password

Deskripsi Untuk pengecekan Password pada proses verifikasi data login

Sumber daya User

Tujuan Sistem

Masukan Password

Keluaran Data Valid atau Tidak Valid

Logika Proses

1. User memasukan username ke dalam sistem

2. Apabila kolom username tidak di isi, maka system akan memberikan peringatan untuk mengisi kolom username. 3. Apabila username salah maka sistem akan memberikan

peringatan bahwa username tidak ada dalam database. 4. Apabila username sesuai atau sama dengan yang ada di

database, maka sistem tidak akan memberikan peringatan.

3 No.Proses 2.1

Nama Proses Tambah Barang

Deskripsi Untuk menambah barang berdasarkan kode barang, nama barang,

jumlah dan harga

Sumber daya User

(42)

15

Masukan Data Barang Tambah

Keluaran Info Tambah Barang

Logika Proses

1. User memilih menu pemasukan di sistem

2. Terdapat 4 buah kolom di sistem yang harus di isi oleh user 3. Apabila terdapat kolom yang kosom pada sistem, sistem akan

memberikan peringatan untuk mengisi kolom yang kososng 4. Apabila kolom sudah di isi semua, maka sistem tidak akan

memberikan peringatan

4 No.Proses 2.2

Nama Proses Laporan

Deskripsi Untuk melihat data barang yang sudah di tambahkan

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Laporan Data Barang Tambah

Keluaran Lamporan Info Tambah Barang view

Logika Proses

1. User memilih menu laporan

2. Maka user akan melihat data-data yang sudah di masukan ke dalam sistem

5 No.Proses 3.1

Nama Proses Tambah data barang masuk

Deskripsi Untuk menambahkan data barang baru

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Data Barang Masuk

Keluaran Info Tambah Masuk

Logika Proses

1. User memilih menu pemasukan di sistem

2. Terdapat 4 buah kolom di sistem yang harus di isi oleh user 3. Apabila terdapat kolom yang kosom pada sistem, sistem akan

memberikan peringatan untuk mengisi kolom yang kososng 4. Apabila kolom sudah di isi semua, maka sistem tidak akan

memberikan peringatan

6 No.Proses 3.2

Nama Proses Laporan barang masuk

Deskripsi Untuk melihat data barang masuk yang sudah ditambahkan

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Data Barang Masuk view

Keluaran Info Tambah Masuk view

Logika Proses

1. User memilih menu Laporan di sistem

2. Dan user dapat melihat data-data yang sudah di masukan ke dalam sistem

7 No.Proses 3.3

Nama Proses Proses penarian barang masuk

(43)

16

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Data Barang Pencarian

Keluaran Info pencarian data barang

Logika Proses

1. Pada menu pemasukan sistem akan memberikan kolom

pencarian di pojok kanan atas

2. User memasukan nama barang di kolom yang system sediakan

3. Lalu system akan mencari barang yang kita maksud dan sistem akan menampilkannya

8 No.Proses 4.1

Nama Proses Tambah data barang keluar

Deskripsi Untuk menambahkan data barang keluar

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Data tambah Barang keluar

Keluaran Info tambah Barang Keluar

Logika Proses

1. User memilih menu pengeluaran pada sistem

2. Sistem menyediakan 4 kolom yang harus di isi oleh user 3. Apabila terdapat kolom yang kosong, maka sistem akan

memberikan peringatan untuk mengisi kolom yang kososng 4. Apabila kolom sudah di isi semua, maka user tidak akan

memberikan peringatan.

9 No.Proses 4.2

Nama Proses Laporan data barang keluar

Deskripsi Untuk menambahkan data barang keluar

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Laporan Data Barang keluar

Keluaran Laporan Info Tambah Barang Keluar

Logika Proses

1. User memilih halaman pemasukan

2. Terdapat 4 tetbo yang harus di isi, di antaranya kode barang, nama barang, jumlah, harga

3. Bila salah satu tetbo tidak di isi, akan muncul peringatan bahwa tetbo harus di isi semua.

4. Bila tetbo sudah di isi semua lalu saat di klik save, data akan bias di simpan di database.

10 No.Proses 4.3

Nama Proses Pencariandata barang keluar

Deskripsi Untuk mencari data yang sudah disimpan, pencarian data barang bisa

menggunakan kode barang / nama barang.

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

(44)

17

Keluaran Info pencarian Tambah Barang Keluar

Logika Proses

1. Di halaman view / Laporan terdapat tetbo search di pojok kanan atas

2. User memasukan nama barang yang akan di carinya 3. Maka user akan menemukan data yang di carinya

11 No.Proses 5.1

Nama Proses Laporan barang masuk

Deskripsi Sebuah dokumen yang untuk data barang masuk yang sudah

ditambahkan

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Data laporan barang masuk

Keluaran Info laporan barang masuk

Logika Proses

1. User mengklik view / Laporan untuk melihat data-data yang sudah di masukan

2. Setelah di klik maka user akan melihat data-data yang telah di masukan

3. Terdapat tiga tombol di bawahnya. Edit, Hapus dan Print

12 No.Proses 5.2

Nama Proses Laporan barang keluar

Deskripsi Sebuah dokumen yang untuk data barang keluar yang sudah

ditambahkan

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Data laporan barang klaur

Keluaran Info laporan barang keluar

Logika Proses

1. User mengklik view / Laporan untuk melihat data-data yang sudah di masukan

2. Setelah di klik maka user akan melihat data-data yang telah di masukan

3. Terdapat tiga tombol di bawahnya. Edit, Hapus dan Print

13 No.Proses 6.1

Nama Proses Hapus data barang

Deskripsi Untuk hapus data

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Data barang hapus

Keluaran Info barang hapus

Logika Proses

1. User memilih data yang akan di hapusnya

2. Setelah terpilih, user mengklik datanya lalu mengklik tombol hapus

3. Akan muncul peringatan sudah yakinkah user untuk menghapus data ini. Terdapat tombol Yes dan No 4. Bila user klik tombol Yes maka data akan terhapus 5. Bila user klik tombol no maka data tidak jadi di hapus

(45)

18

Nama Proses Edit data barang

Deskripsi Untuk mengedit data barang apabila telah terjadi kesalahan

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Edit Data Barang

Keluaran Edit data barng

Logika Proses

1. User mengklik tombol edit yang berada di bawah

2. Setelah di klik, user tinggal merubah data apa yang akan di edit

3. Setelah selesai user tinggal menekan enter atau klik tombol save untuk menyimpannya

15 No.Proses 6.3

Nama Proses Hapus data barang masuk

Deskripsi Untuk hapus data

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Hapus data barang masuk

Keluaran Info hapus data barang masuk

Logika Proses

6. User memilih data yang akan di hapusnya

7. Setelah terpilih, user mengklik datanya lalu mengklik tombol hapus

8. Akan muncul peringatan sudah yakinkah user untuk menghapus data ini. Terdapat tombol Yes dan No 9. Bila user klik tombol Yes maka data akan terhapus 10.Bila user klik tombol no maka data tidak jadi di hapus

16 No.Proses 6.4

Nama Proses Edit data barang masuk

Deskripsi Untuk mengedit data barang masuk

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Data edit barang masuk

Keluaran Info edit data barang masuk

Logika Proses

4. User mengklik tombol edit yang berada di bawah

5. Setelah di klik, user tinggal merubah data apa yang akan di edit

6. Setelah selesai user tinggal menekan enter atau klik tombol save untuk menyimpannya

17 No.Proses 6.5

Nama Proses Hapus data barang keluar

Deskripsi Untuk hapus data

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Data barang keluar hapus

Keluaran Info data barang keluar hapus

Logika Proses 11.User memilih data yang akan di hapusnya

(46)

19 hapus

13.Akan muncul peringatan sudah yakinkah user untuk menghapus data ini. Terdapat tombol Yes dan No 14.Bila user klik tombol Yes maka data akan terhapus 15.Bila user klik tombol no maka data tidak jadi di hapus

18 No.Proses 6.6

Nama Proses Edit data barang keluar

Deskripsi Untuk mengedit data barang keluar

Sumber daya Operator

Tujuan Operator

Masukan Edit data barang keluar

Keluaran Info edit data barang kluar

Logika Proses

7. User mengklik tombol edit yang berada di bawah

8. Setelah di klik, user tinggal merubah data apa yang akan di edit

9. Setelah selesai user tinggal menekan enter atau klik tombol save untuk menyimpannya

Kamus Data

Berdasarkan arus data pada Data Flow Diagram yang telah dibuat, maka untuk mengetahui kebutuhan-kebutuhan informasi pada sistem bisa dilihat pada tabel kamus data di bawah ini.

Tabel 3.3 Kamus Data

Nama Data Operator

Sumber/Tujuan Operator

Deskripsi Berisi seluruh data operator

Struktur Data Kode_barang_Password_Nama

Kode_Barang [A-Z | a-z | 0-9]

Password [A-Z | a-z | 0-9]

Nama [A-Z | a-z | 0-9]

Nama Data Barang

Sumber/Tujuan Operator

Deskripsi Berisi seluruh data pengolahan barang

Struktur Data Kode_barang+Nama_barang

(47)

20

Nama_barang [A-Z | a-z | 0-9]

Nama Data Barang masuk

Sumber/Tujuan Operator

Deskripsi Berisi seluruh data barang masuk

Struktur Data Kode_masukTanggal+Kode_barang+Nama_Barang+Jumlah

= Operator

Kode_masuk [0-9]

Nama Data Barang Keluar

Sumber/Tujuan Operator

Deskripsi Berisi seluruh data barang keluar

Struktur Data Kode_keluar+Tanggal+Kode_barang+Nama_Barang+Jumlah

= Operator

Kode_keluar [0-9]

3.10 Perancangan Basis Data

Basis data atau database adalah kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk menginformasikan satu perusahaan, instansi dalam batasan tertentu.

3.10.1 Skema Relasi

(48)

21

Gambar 3.16 Skema Relasi

3.10.2 Struktur Tabel

Penyimpanan data pada aliran data di simpan dalam sebuah tabel seperti yang diuraikan di bawah ini :

(49)

22 Type

1 PK ID_Pegawai Int 15 No

2 Username VarCar 10 No

3 Password VarCar 20 No

4 Data Barang Var_Car 5 No

Tabel 3.6 Barang

Barang Masuk

No Key Column Data Data

Type

Width Null Default

1 PK Kode_Barang Int 15 No

2 FK ID_Toko Int 10 No

3 Nama_Barang VarCar 20 No

4 Tanggal_barang_masuk Date 20 No

5 Tanggal_barang_keluar Date 10 No

6 Jumlah_barangt_masuk Int 20 No

7 Jumlah_barang_keluar int 20 No

7 FK ID_Pegawai VarCar 150 No

3.10.3 Perancangan Struktur Menu

(50)

23 Form Login

Menu Pemilik

Data barang keluar

Lihat data masuk dan data keluar /

View Data Data barang

masuk

Simpan Batal Simpan Batal Tambah Edit Hapus

Print

Gambar 3.14 Perancangan Struktur Menu Pemilik

Form Login

Menu Pegwai

Data barang keluar Lihat data masuk dan

data keluar /View Data Data barang masuk

Simpan Batal Simpan Batal

(51)

24

Form Login (T01)

Form Tampilan Pertama (T02)

Form Data Masuk (T03)

Username

Password

KEDAI KYO COFFE & DONUT

Login

Isi Home Page

Home Data Masuk Data Keluar View

Home Data Masuk Data Keluar View

Harga

Nama Barang Kode Barang

Jumlah

(52)

25

Form Data Keluar (T04)

Form View (T05)

Form Edit (T06)

Home Data Masuk Data Keluar View

Harga

Nama Barang Kode Barang

Jumlah

Save Reset

Home Data Masuk Data Keluar View

Edit Hapus Print

Home Data Masuk Data Keluar View

Harga

Nama Barang Kode Barang

Jumlah

Save Reset

(53)

26

Form Tombol Tambah (T07)

3.10.4 Jaringan Semantik

Jaringan semantic merupakan jaringan data dan informasi, yang menunjukan hubungan antar berbagai objek.

T01

T02

T03

T04 T05

T06

T07

Gambar 3.15 Jaringan Semantic

3.11 Implementasi

Tujuan Implementasi adalah untuk mengkonfirmasi modul program perancanagn pada para pelaku system sehingga user dapat memberi masukan kepada pembangunan system.

3.11.1 Implementasi Perangkat Keras

Perangkat keras yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan perangkat lunak, antara lain :

1. Processor Intel Pentium IV 2.0 Ghz 2. Memory RAM DDR 512 MB

3. Harddisk 120 GB

Tambah

(54)

27 4. VGA 128 MB

5. Monitor 17” LCD

6. Keyboard dan Mouse Standar

3.11.2 Implementasi Perangkat Lunak

Perangkat lunak yang digunakan untuk mengimplementasikan sistem adalah Microsoft Windows XP / Microsoft Windows 7.

3.11.3 Implementasi Basis Data

Pembuatan basis data dilakukan dengan menggunakan MySql adalah sebagai berikut : Implementasi Basis Data

1. Struktur Tabel Operator

CREATE TABLE `dbinventory`.`operator` ( `username` VARCHAR( 8 ) NOT NULL , `userpass` VARCHAR( 41 ) NOT NULL , `nama` VARCHAR( 50 ) NOT NULL , PRIMARY KEY ( `username` )

) ENGINE = InnoDB

2. Struktur Tabel Barang

CREATE TABLE `dbinventory`.`barang` (

`kode` INT NOT NULL AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY , `kode_barang` VARCHAR( 10 ) NOT NULL ,

`nama_barang` VARCHAR( 20 ) NOT NULL )ENGINE = InnoDB;

3. Struktur Tabel Barang Masuk

CREATE TABLE `dbinventory`.`barang_masuk` (

`kode_masuk` INT NOT NULL AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY , `tanggal` date NOT NULL ,

`kode_Barang` VARCHAR( 10 ) NOT NULL , `nama_Barang` VARCHAR( 20 ) NOT NULL , `jumlah` INT (20) NOT NULL,

`operator` VARCHAR (150) NOT NULL ) ENGINE = InnoDB;

4. Struktur Tabel Barang Keluar

CREATE TABLE `dbinventory`.`barang_keluar` (

`kode_keluar` INT NOT NULL AUTO_INCREMENT PRIMARY KEY , `tanggal` date NOT NULL ,

`kode_Barang` VARCHAR( 10 ) NOT NULL, `nama_Barang` VARCHAR( 20 ) NOT NULL , `jumlah` VARCHAR (20) NOT NULL ,

(55)

28 ) ENGINE = InnoDB;

3.11.4 Implementasi Antar Muka

from Tkinter import * import tkMessageBox

import sqlite3

class FrmPython(Frame):

def __init__(self, parent): Frame.__init__(self, parent)

self.parent = parent

self.koneksiDatabase() self.showWindow()

def showWindow(self):

self.w = 350

self.h = 200

(56)

29 x = (sw - self.w)/2

y = (sh - self.h)/2

self.parent.geometry('%dx%d+%d+%d'%(self.w,self.h,x,y)) self.parent.resizable(False, False)

self.parent.title("Login")

self.component()

self.eventHandler()

def component(self):

self.user = StringVar()

self.passwd = StringVar()

Label(text="",anchor=W).grid(column=1, row=0, columnspan=2) Label(text="",anchor=W).grid(column=1, row=5, columnspan=2)

Label(text="Username", width=10, padx=5, pady=5, anchor=W).grid(column=1, row=1, sticky=N+S)

Label(text="Password", width=10, padx=5, pady=5, anchor=W).grid(column=1, row=2, sticky=N+S)

#input position

self.username = Entry(width =24, textvariable = self.user, takefocus=1)

self.password = Entry(width =24, textvariable = self.passwd, takefocus=1)

self.username.grid(column=2, row=1, sticky=N+S+W)

(57)

30

self.btnSimpan = Button(text="Simpan", width=10, pady=8, command=self.simpanClick)

self.btnBatal = Button(text="Batal", width=10, pady=8, command=self.cleanField)

self.btnSimpan.grid(column=1, row=6, columnspan=2, sticky=N+S+E)

self.btnBatal.grid(column=2, row=6, columnspan=2, sticky=N+S+W)

def koneksiDatabase(self):

try:

self.db = sqlite3.connect('/data/database.sqlite3')

self.cur = self.db.cursor()

print "Terkoneksi Database"

except Exception:

print "Tidak Terkoneksi database"

def eventHandler(self):

self.username.bind('<Return>', self.username)

self.password.bind('<Return>', self.password)

def simpanClick(self):

self.simpanData()

(58)

31 def cleanField(self):

self.username.delete(0, END)

self.password.delete(0, END)

self.username.focus_set()

def simpanData(self):

query = "INSERT INTO admin(CD_USERNAME, CS_PASSWORD)VALUES('%s','%s','%s','%s')"%( self.username.get(), self.password.get())

tkMessageBox.showinfo("informasi","data telah disimpan",parent=self)

self.cur.execute(query)

self.db.commit()

self.cleanField()

if(__name__ == '__main__'):

root = Tk()

FrmPython(root)

(59)

32 Form Pemilik

from Tkinter import *

from ttk import *

root = Tk() # create a top-level window

master = Frame(root, name='master') # create Frame in "root"

master.grid(sticky=W) # fill both sides of the parent

root.title('Kedai Kyo Coffe & Donut') # title for top-level window

# quit if the window is deleted

root.protocol("WM_DELETE_WINDOW", master.quit)

nb = Notebook(master, name='nb') # create Notebook in "master"

nb.grid(padx=2, pady=3) # fill "master" but pad sides

# menu input

(60)

33

kodebarang = Label(home, text="Kode barang").grid(row=0)

kinput = Entry (home)

kinput.grid(row=0, column=1)

#entry

Label(home, text="Nama barang").grid(row=1)

entry_nb = Entry (home)

kinput = Entry (home)

kinput.grid(row=1, column=1)

Label(home, text="Jumlah").grid(row=2)

entry_jm = Entry (home)

kinput = Entry (home)

kinput.grid(row=2, column=1)

Label(home, text="Harga").grid(row=3)

entry_hr = Entry (home)

kinput = Entry (home)

kinput.grid(row=3, column=1)

entry_nb.grid(row=1, column=1)

entry_jm.grid(row=2, column=1)

entry_hr.grid(row=3, column=1)

# Button to quit app on right

btn = Button(home, text="Quit", command=master.quit)

btn.grid(row=4, column=1)

(61)

34 # ouput

out = Frame(nb, name='output')

kodebarang = Label(out, text="Kode barang").grid(row=0)

kinput = Entry (out)

kinput.grid(row=0, column=1)

#entry

Label(out, text="Nama barang").grid(row=1)

entry_nb = Entry (out)

kinput = Entry (out)

kinput.grid(row=1, column=1)

Label(out, text="Jumlah").grid(row=2)

entry_jm = Entry (out)

kinput = Entry (out)

kinput.grid(row=2, column=1)

Label(out, text="Harga").grid(row=3)

entry_hr = Entry (out)

kinput = Entry (out)

kinput.grid(row=3, column=1)

entry_nb.grid(row=1, column=1)

entry_jm.grid(row=2, column=1)

(62)

35 # Button to quit app on right

btn = Button(out, text="Quit", command=master.quit)

btn.grid(row=4, column=1)

nb.add(out, text="Pengeluaran") # add tab to Notebook

# Laporan

lap = Frame(master, name='laporan')

Label(lap, text="this is bar").grid(row=0)

Label(lap,text ="second").grid(row=1)

btn = Button(lap, text="bar", command=master.quit)

btn.grid(row=0,column=1)

nb.add(lap, text="Laporan")

# start the app

if __name__ == "__main__":

master.mainloop() # call master's Frame.mainloop() method.

(63)

36

Form Pegawai

from Tkinter import *

from ttk import *

root = Tk() # create a top-level window

master = Frame(root, name='master') # create Frame in "root"

master.grid(sticky=W) # fill both sides of the parent

root.title('Kedai Kyo Coffe & Donut') # title for top-level window

# quit if the window is deleted

root.protocol("WM_DELETE_WINDOW", master.quit)

nb = Notebook(master, name='nb') # create Notebook in "master"

nb.grid(padx=10, pady=10) # fill "master" but pad sides

#Hm

hm = Frame(nb, name='home')

kodebarang = Label(hm, text="Kode barang").grid(row=0)

kinput = Entry (hm)

kinput.grid(row=0, column=1)

(64)

37 # menu input

qinput = Frame(nb, name='input')

kodebarang = Label(qinput, text="Kode barang").grid(row=0)

kinput = Entry (qinput)

kinput.grid(row=0, column=1)

#entry

Label(qinput, text="Nama barang").grid(row=1)

entry_nb = Entry (qinput)

kinput = Entry (qinput)

kinput.grid(row=1, column=1)

Label(qinput, text="Jumlah").grid(row=2)

entry_jm = Entry (qinput)

kinput = Entry (qinput)

kinput.grid(row=2, column=1)

Label(qinput, text="Harga").grid(row=3)

entry_hr = Entry (qinput)

kinput = Entry (qinput)

kinput.grid(row=3, column=1)

# Button to quit app on right

btn = Button(qinput, text="Quit", command=master.quit)

btn.grid(row=4, column=1)

(65)

38 # ouput

out = Frame(nb, name='output')

kodebarang = Label(out, text="Kode barang").grid(row=0)

kinput = Entry (out)

kinput.grid(row=0, column=1)

#entry

Label(out, text="Nama barang").grid(row=1)

entry_nb = Entry (out)

kinput = Entry (out)

kinput.grid(row=1, column=1)

Label(out, text="Jumlah").grid(row=2)

entry_jm = Entry (out)

kinput = Entry (out)

kinput.grid(row=2, column=1)

Label(out, text="Harga").grid(row=3)

entry_hr = Entry (out)

kinput = Entry (out)

kinput.grid(row=3, column=1)

entry_nb.grid(row=1, column=1)

entry_jm.grid(row=2, column=1)

entry_hr.grid(row=3, column=1)

# Button to quit app on right

(66)

39 btn.grid(row=4, column=1)

nb.add(out, text="Pengeluaran") # add tab to Notebook

# Laporan

lap = Frame(master, name='laporan')

nb.add(lap, text="Laporan")

# start the app

if __name__ == "__main__":

master.mainloop() # call master's Frame.mainloop() method.

3.12 Pengujian

Pengujian perangkat lunak adalah elemen kritis dari jaminan kualitas perangkat lunak dan merepresentasikan kajian pokok dari spesifikasi, desan, dan pengkodean.Pengujian adalah proses pengeksekusian suatu program dengan maksud menemukan kesalahan yang terdapat pada program.

3.12.1 Pengujian Alfa

Pengujian alpha dilakukan dengan menggunakan pengujian black box.Pengujian alpha ini yaitu pada pengujian sebagai pengguna.

A. Skenario Pengujian Alpha

Tabel 3.8

Skenario Pengujian Alpha

Kelas Uji Butir Uji Jenis Pengujian

Login Isi Data Login Black Box

(67)

40

Verifikasi Password Black Box

Data Barang Tambah data Barang Black Box

Menampilkan Data Barang Black Box

Ubah Data Barang Black Box

Hapus Data Barang Black Box

Data Barang Keluar Tambah data Barang Black Box

Menampilkan Data Barang Black Box

Ubah Data Barang Black Box

Hapus Data Barang Black Box

Data Barang Masuk Tambah data Barang Black Box

Menampilkan Data Barang Black Box

Ubah Data Barang Black Box

Hapus Data Barang Black Box

Laporan Menampilkan Data Barang Masuk Black Box

Menampilkan Data Barang Keluar Black Box

Logout Kembali Ketampilan Login Black Box

3.12.2 Pengujian Login

Pengujian login terbagi diantaranya verifikasi username dan verifikasi password sebagai berikut :

Tabel 3.9 Pengujian Login

Kasus dan Hasil Uji (data normal)

Data Masuk Yang Diharapkan Pengamatan Kesimpulan

Username : Admin Password : Admin

Tercantum pada Textbox username

Klik tombol Login Data username dan password dicari di tabel data user dan berhasil masuk ke halaman utama

Tombol login berfungsi sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Kasus dan Hasil Uji (salah data) Username dan

password salah atau kososng

Apabila salah atau kososng dalam memasukan username dan password maka tidak dapat login dan menampilkan

pesan “data yang

anda masukan

belum lengkap”

Jika username dan password salah maka muncul

pesan “data yang

anda masukan

belum lengkap”.

Sesuai dengan yang di harapkan

(68)

41

3.12.3 Pengujian data barang

A. Tambah Data Barang

Tabel 3.10 Tambah Data Barang

Kasus dan hasil uji (data normal)

Data Masuk Yang Diharapkan Pengamatan Kesimpulan

Kode Barang : Kode barang dapat di

tulis di dalam Textbox kode

Kode barang tercantum dalam Textbox kode sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Nama Barang : Nama barang dapat di

tulis di dalam Textbox nama barang

Nama Branag

tercantum di Textbox nama barang sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Klik tombol

save

Data barang langsung di simpan

Data barang di simpan dan muncul sesuai dengan yang harapkan

Diterima

Kasus dan Hasil Uji (data salah) Kode barang

masih kosong

Tidak dapat

menambah data siaran

Data barang bertambah Ditolak

Kode Barang,

Data barang tetap bertambah

Ditolak

3.12.4 Pengujian Data Barang Masuk

A. Tambah Data Barang Masuk

Tabel 3.11

Tambah Data Barang Masuk

Kasus dan hasil uji (data normal)

Data Masuk Yang Diharapkan Pengamatan Kesimpulan

Kode Masuk : Kode masuk dapat

di tulis di dalam Textbox kode

Kode masuk tercantum

dalam Textbox kode

sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Kode Barang : Kode barang dapat

di tulis di dalam Textbox kode

Kode barang tercantum dalam Textbox kode sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

(69)

42 di tulis di dalam Textbox nama barang

di Textbox nama barang sesuai dengan yang di harapkan

Klik tombol

save

Data barang

langsung di simpan

Data barang di simpan dan muncul sesuai dengan yang harapkan

Diterima

Klik tombol

reset

Akan menampilkan kembali form Data Barang Masuk dengan semua textbox kosong

Kembali ke form Data Barang Masuk sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Harga Harga dapat di tulis

di textbox harga

Harga muncul sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Jumlah Jumlah dapat di

tulis di Textbox jumlah

Jumlah muncul sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Kasus dan Hasil Uji (data salah) Kode masuk,

Data barang bertambah Ditolak

3.12.5 Pengujian Data Barang Keluar

A. Tambah Data Barang Keluar

Tabel 3.12

Tambah Data Barang Keluar

Kasus dan hasil uji (data normal)

Data Masuk Yangdiharapkan Pengamatan Kesimpulan

Kode Keluar : Kode masuk dapat

di tulis di dalam Textbox kode

Kode masuk

tercantum dalam

Textbox kode

sesuai dengan

yang di harapkan

Diterima

Kode Barang : Kode barang dapat

di tulis di dalam yang di harapkan

Diterima

Nama Barang : Nama barang dapat

di tulis di dalam dengan yang di harapkan

Diterima

(70)

43

langsung di simpan simpan dan muncul sesuai dengan yang harapkan Klik tombol reset Akan

menampilkan kembali form Data Barang Masuk dengan semua textbox kosong

Kembali ke form Data Barang Keluar sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Harga Harga dapat di

tulis di textbox harga

Harga muncul sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Jumlah Jumlah dapat di

tulis di Textbox jumlah

Jumlah muncul sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Kasus dan Hasil Uji (data salah) Kode keluar,

Kasus dan Hasil Uji (Data Normal) Data

Masukan

Yang diharapkan Pengamatan Kesimpulan

Barang Masuk

Menampilkan laporan data barang masuk

Menampilkan laporan data barang keluar

Data barang keliar sesuai dengan yang di harapkan.

Diterima

Tombol Print

Data dapat di print Data muncul sesuai

dengan yang di harapkan

Diterima

Tombol Edit

Data dapat di ubah Data berubah sesuai

dengan yang di harapkan

Dterima

Tombol Tambah

Penambahan data dengan

tombol ini akan

menampilkan form

pilihan, ke form barang masuk atau je barang keluar.

Menampilkan form

pilihan dan data

bertambah sesuai dengan yang di harapkan

Diterima

Tombol Hapus

Data dapat di hapus Data terapus sesuai

dengan yang di harapkan

(71)

44

3.12.7Kesimpulan Hasil Pengujian Alpha

Berdasarkan hasil pengujian sisitem yang telah dilakukan secara keseluruhan memberikan kesimpulan bahwa proses pada program telah melalui tahap perbaika dan sudah dimaksimalkan terhadap proses-proses tersebut dan secara fungsionalitas sistem sudah dapat digunakan dan sesuai dengan kebutuhan.

3.12.8Pengujian Beta

Pengujian beta merupakan pengujian yang dilakukan secara objektif dimana diuji secara langsung ke lapangan dengan mengambil sample 7 orang dimana 2 sebagai admin dan 5 untuk sebagai pengunjun

Berdasarkan data hasil kuesioner, dapat dicari persentase masing-masing jawabanya dengan menggunakan rumus: Y = A/B*100%

Keterangan :

A = Banyaknya jawaban responden tiap soal

B = Jumlah responden

N = Nilai Persentase

A. Kuesioner Pengguna

Kuesioner disebarkan menggunakan teknik sampling yaitu Simple Random Sampling yang disebarkan kepada 5 pengguna. Dari hasil kuesioner tersebut akandilakukan perhitungan agar dapat diambil kesimpulan terhadap penilaian penerapan sistem yang baru. Kuesioner ini terdiri dari 5 pertanyaan dengan menggunakan skala likert dengan skala 1 sampai 5, dengan ketentuan skala untuk tiap pertanyaan sebagai berikut : Apakah anda setuju bahwa perangkat lunak yang dibuat bagus?

B. Kuisioner pengujian betha untuk Operator

(72)

45 D. Sangat tidak setuju

E. Biasa saja

1. Apakah anda mengerti dengan instruksi yang terdapat dalam aplikasi tersebut? A. Sangat mudah digunakan

B. cukup sulit

C. Mudah digunakan D. sulit digunakan

E. Cukup mudah digunakan

2. Apakah aplikasi ini dapat membantu dalam pengolahan data barang?

A. Sangat Mudah B. Kurang membantu C. Membantu

D. Tidak membantu E. cukup membantu

3. Apakah aplikasi ini membantu petugas untuk mengelola barang?

A. Sangat Mudah B. Kurang membantu C. Membantu

D. Tidak membantu E. cukup membantu

4. Apakah aplikasi yang dibangun sudah sesuai dengan kebutuhan?

A. Sangat sesuai B. Kurang sesuai C. Sesuai

D. Tidak sesuai E. cukup sesuai

Berdasarkan data hasil kuisioner tersebut, dapat dicari presentase masing-masing jawaban dengan menggunakan rumus : Y=P/Q*100%

Gambar

Gambar 3.  Struktur Organisasi Friendcaise
Gambar 3.1Flow Map prosedurpengolahan data barangyang sedang berjalan
Tabel 3.1
Gambar 3.2 ERD
+7

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Jogiyanto.H.M (1989:129) Analisis Sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan

Sistem yang sedang berjalan didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem yang utuh kedalam bagian komponennya dengan maksud untuk mengindentifikasikan

Analisis sistem didefinisikan sebagai penguraian dari suatu system informasi yang utuh ke dalam begian- bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan

Analisis sistem didefinisikan sebagai penguraian dari suatu system informasi yang utuh ke dalam begian- bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan

Analisis sistem merupakan penguraian dari sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi

Analisis sistem didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian- bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan

Menurut Jogiyanto (1999:129), analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud

Analisis sistem dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke bagian komponen-komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan