Pencirian membran selulosa asetat dari kulit nanas dengan penambahan poli (Etilena glikol) sebagai porogen
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi besarnya kadar asetil ialah metode pengeringan selulosa, konsentrasi NaOH pada tahap merserisasi, dan nisbah antara bobot selulosa
Penelitian ini menggunakan selulosa asetat dari selulosa diasetat (SDA) yang disintesa dari pulp kayu sengon dengan teknik inversi fasa.. Sebagai porogen ditambahkan
Pemanfaatan Membran Kitosan Termodifikasi Poli(vinil alkohol) dengan Poli(etilena glikol) sebagai Porogen pada Dialisis Larutan Glisina.. Dibimbing oleh
Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh modifikasi membran selulosa asetat dengan penambahan zeolit alam Ujong Pancu terhadap unjuk kerja membran (fluks permeasi
Subjek penelitian ini adalah selulosa asetat hasil sintesis dari daun pandan laut dan objeknya adalah konduktivitas dan gugus fungsi dari membran selulosa asetat
Pada penelitian ini, pembuatan membran elektrolit selulosa asetat dilakukan beberapa tahap, yaitu isolasi selulosa daun pandan laut, dilanjutkan sintesis selulosa
Karya ilmiah ini berjudul Pencirian Membran Komposit Selulosa Asetat Berbahan Dasar Limbah Tahu Menggunakan Polistirena, yang dilaksanakan pada bulan April 2006 sampai dengan
Penambahan zeolit alam tasikmalaya (ZT) dalam membran selulosa asetat (SA) dapat meningkatkan selektivitas dan fluks pada proses pervaporasi.