• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pencirian membran selulosa asetat dari kulit nanas dengan penambahan poli (Etilena glikol) sebagai porogen

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pencirian membran selulosa asetat dari kulit nanas dengan penambahan poli (Etilena glikol) sebagai porogen"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar�1��Rumus�struktur�selulosa.��
Tabel� 3� Kisaran� nilai� fluks� dan� tekanan�
Gambar�3��Membran�CA�berporogen.�
Gambar� 6� Hubungan� antara� nilai� fluks� dan�waktu�(a),�nilai�rejeksi�dan�waktu�(b)�pada�tekanan�0.3470�bar.��
+2

Referensi

Dokumen terkait

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi besarnya kadar asetil ialah metode pengeringan selulosa, konsentrasi NaOH pada tahap merserisasi, dan nisbah antara bobot selulosa

Penelitian ini menggunakan selulosa asetat dari selulosa diasetat (SDA) yang disintesa dari pulp kayu sengon dengan teknik inversi fasa.. Sebagai porogen ditambahkan

Pemanfaatan Membran Kitosan Termodifikasi Poli(vinil alkohol) dengan Poli(etilena glikol) sebagai Porogen pada Dialisis Larutan Glisina.. Dibimbing oleh

Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh modifikasi membran selulosa asetat dengan penambahan zeolit alam Ujong Pancu terhadap unjuk kerja membran (fluks permeasi

Subjek penelitian ini adalah selulosa asetat hasil sintesis dari daun pandan laut dan objeknya adalah konduktivitas dan gugus fungsi dari membran selulosa asetat

Pada penelitian ini, pembuatan membran elektrolit selulosa asetat dilakukan beberapa tahap, yaitu isolasi selulosa daun pandan laut, dilanjutkan sintesis selulosa

Karya ilmiah ini berjudul Pencirian Membran Komposit Selulosa Asetat Berbahan Dasar Limbah Tahu Menggunakan Polistirena, yang dilaksanakan pada bulan April 2006 sampai dengan

Penambahan zeolit alam tasikmalaya (ZT) dalam membran selulosa asetat (SA) dapat meningkatkan selektivitas dan fluks pada proses pervaporasi.