• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Metode Penetapan Indek Kerawanan Pangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Metode Penetapan Indek Kerawanan Pangan"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Diagram analisis data
Tabel 3 Rasio Konsumsi Normatif Per Kapita
Gambar 3 Persentase Penduduk Miskin NTT
Gambar 4 Persentase jalan yang tidak dilalui kendaraan roda 4
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kabupaten Ngawi mengalami surplus pada kebutuhan pangan komoditas beras dilihat di (Tabel 1) dan memiliki tingkat konsumsi energi tergolong baik yang memiliki standar koonsumsi

Faktor utama yang mempengaruhi ketahanan pangan tingkat wilayah kabupaten Wonogiri adalah: usia petani, jumlah anggota keluarga, produksi beras, konsumsi

2009 dengan ketersediaan ideal, kemudian dilakukan analisis gap.. 2) Untuk menyusun proyeksi kebutuhan konsumsi, ketersediaan dan produksi pangan penduduk Kabupaten Muara Enim

Untuk wilayah kabupaten yang mengalami pertumbuhan penduduk melebihi pertumbuhan produksi pangannya, yaitu : Solok Selatan (pangan palawija, daging unggas, dan

Hubungan Pengetahuan Gizi Ibu, Tingkat Konsumsi Gizi, Status Ketahanan Pangan Keluarga dengan Balita Stunting (Studi pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas