PENDAHULUAN Analisis Kesulitan Mahasiswa Pendidikan Matematika Dalam Menyelesaikan Soal Kalkulus Peubah Banyak Di Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

1

Matematika merupakan ilmu yang paling penting dalam bidang pendidikan. Matematika merupakan dasar ilmu dari berbagai cabang ilmu pengetahuan baik ilmu eksak maupun ilmu non-eksak. Keberhasilan belajar matematika dapat diukur dari sejauh mana mahasiswa dapat mengikuti kegiatan tersebut. Keberhasilan belajar juga dapat ditinjau dari tingkat pemahaman dan penguasaan materi mahasiswa dalam belajar. Namun, kenyataannya dapat dilihat bahwa pemahaman dan penguasaan dalam matematika mahasiswa belum maksimal. Kenyataan tersebut mendorong peneliti untuk menganalisis kesulitan Mahasiswa dalam menyelesaikan soal matematika.

Kalkulus Peubah Banyak merupakan mata kuliah yang tidak asing lagi bagi mahasiswa Pendidikan Matematika. Namun, realita yang ada di perguruan tinggi masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak. Hal ini menyebabkan mahasiswa terpaksa mengambil kelas revisi di semester selanjutnya. Mata kuliah Kalkulus Peubah Banyak merupakan syarat wajib bagi mahasiswa Pendidikan Matematika dalam menempuh kuliah. Mata kuliah Kalkulus Peubah Banyak ini sebagai syarat untuk mengambil mata kuliah tertentu yang berkaitan dengan kelanjutan dari ilmu Kalkulus. Kalkulus ada dua cabang yaitu Kalkulus defferensial atau turunan dan Kalkulus Integral. Kalkulus merupakan cabang dari ilmu matematika yang diterapkan untuk menyelesaikan berbagai problema dalam berbagai bidang ilmu seperti teknik, fisika, kedokteran, kimia, ekonomi dan berbagai ilmu lainnya.

(2)

hambatan-hambatan dalam kegiatan mencapai tujuan, sehingga memerlukan usaha lebih giat lagi untuk dapat mengatasi.

Sedangkan menurut Abdurrahman (2010: 1) kesulitan belajar dapat dibagi menjadi dua, yaitu kesulitan belajar yang berhubungan dengan perkembangan (mencakup gangguan motorik, kesulitan komunikasi, dan kesulitan dalam penyesuaian perilaku sosial), dan kesulitan belajar akademik (mencakup penguasaan keterampilan dalam membaca, menulis, dan pemahaman matematika). Karakteristik dalam kesulitan belajar matematika yaitu adanya gangguan dalam hubungan ruang, abnormalitas persepsi visual, asosiasi visual motor, perseverasi, kesulitan mengenal dan memahami simbol, kesulitan dalam bahasa dan membaca, gangguan penghayatan tubuh, dan kekeliruan umum yang dilakukan peserta didik yang berkesulitan belajar matematika.

Kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak ini perlu di analisis untuk mengetahui kesulitan yang dialami mahasiswa. Baik, kesulitan dalam aspek peservasi, kesulitan dalam aspek pemahaman konsep maupun kesulitan dalam aspek perhitungan. Analisis kesulitan dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak digunakan untuk peningkatan hasil belajar mahasiswa dan mengatasi kesulitan mahasiswa dalam pembelajaran sehingga dapat meminimalisir terjadinya revisi mata kuliah Kalkulus Peubah Banyak. Berdasarkan hasil Ujian Tengah Semester Kalkulus Peubah Banyak tahun ajaran 2016/2017 terdapat 85,45% mahasiswa yang memiliki nilai rendah.

Berkaitan dengan kesulitan belajar matematika, hasil penelitian lain, Kumalasari, A. dan Sugiman (2015) menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika mahasiswa terletak pada pengetahuan faktual 12,2%, pengetahuan konseptual 19,7%, pengetahuan prosedural 20,7%, dan pengetahuan metakognitif 47,4%. Adapun penelitian Abidin, Zainal (2012) mengungkapkan bahwa kesalahan yang dilakukan mahasiswa adalah kesalahan fakta, kesalahan

ketrampilan, kesalahan konsep, dan kesalahan prinsip.

Penelitian Widodo (2013) menyatakan bahwa kesalahan tahap pertama

(3)

dan kesalahan prinsip 6,90%. Kesalahan tahap ketiga adalah kesalahan prinsip 4,14%, dan kesalahan prosedur 14,48%, serta seluruh mahasiswa melakukan kesalahan prinsip pada tahap keempat. Sedangkan hasil penelitian Hasil penelitian Nicette N. Ganal dan Marissa R. Guiab (2014) menyatakan bahwa prestasi yang buruk pada matematika disebabkan oleh masalah dan kesulitan yang mencakup masalah pribadi (kemampuan dan sikap), masalah psikologis (emosional), masalah instruksional ( strategi dalam mengajar dan sikap), masalah keluarga (keuangan dan hubungan), penyesuaian dengan kehidupan kampus, masalah rekan, dan kegiatan kurikuler.

Berdasarkan uraian tersebut peneliti bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Peneliti mengidentifikasi kesulitan mahasiswa ditinjau dari aspek peserverasi, kesulitan pemahaman konsep dan kesulitan dalam melakukan perhitungan.

B. Fokus penelitian

Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak yang dapat dirinci menjadi dua. a. Jenis kesulitan yang akan dijadikan batasan analisis sebagai berikut.

1) Kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak ditinjau dari aspek perseverasi.

2) Kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak ditinjau dari aspek pemahaman konsep.

3) Kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak ditinjau dari aspek perhitungan.

(4)

C. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang dan fokus penelitian, maka permasalahan dapat dirumuskan menjadi tiga.

a. Bagaimana kesulitan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak ditinjau dari aspek perseverasi? b. Bagaimana kesulitan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam

menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak ditinjau dari aspek pemahaman konsep?

c. Bagaimana kesulitan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak ditinjau dari aspek perhitungan?

D. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk :

a. Mendeskripsikan kesulitan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam menyelesaikan soal kalkulus Peubah Banyak ditinjau dari aspek perseverasi. b. Mendeskripsikan kesulitan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam menyelesaikan soal kalkulus Peubah Banyak ditinjau dari aspek pemahaman konsep.

c. Mendeskripsikan kesulitan mahasiswa Pendidikan Matematika dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak ditinjau dari aspek perhitungan.

E. Manfaat Penelitian a. Manfaat teoritis

Secara umum, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa dan mengatasi kesulitan belajar mahasiswa serta mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam bidang matematika.

(5)

sekedar menghafal. Sehingga, dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan konsep-konsep pada soal kalkulus Peubah Banyak. b. Manfaat praktis

1) Bagi mahasiswa, dapat mengetahui kemampuan dalam bidang matematika khususnya dalam menyelesaikan soal Kalkulus Peubah Banyak.

2) Bagi dosen, dapat meningkatkan efektifitas dan kualitas dalam pembelajaran matematika terutama pada Kalkulus Peubah Banyak.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...