• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERUBAHAN PARAMETER KIMIA DAN MIKROBIOLOGI SERTA ISOLASI BAKTERI PENGHASIL ASAM SELAMA FERMENTASI BEKASAM IKAN MAS (Cyprinus carpio)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERUBAHAN PARAMETER KIMIA DAN MIKROBIOLOGI SERTA ISOLASI BAKTERI PENGHASIL ASAM SELAMA FERMENTASI BEKASAM IKAN MAS (Cyprinus carpio)"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Perubahan kadar garam (%) selama fermentasi bekasam ikan mas.
Gambar 3 Hubungan perubahan jumlah total mikroba (♦) dan jumlah total bakteri penghasil asam (■)  selama fermentasi  bekasam ikan mas.
Tabel 1 Karakteristik isolat bakteri penghasil asam

Referensi

Dokumen terkait

(2010) melaporkan bahwa penambahan sumber karbohidrat pada pembuatan silase (hasil fermentasi) ikan mendukung BAL untuk tumbuh dan menghasilkan asam laktat yang cukup

Pada sampel hari ke-0, kemelimpahan tinggi diduga karena metanogen yang terdeteksi berasal dari inokulum yang digunakan tetapi kemungkinan kondisi

Dari penelitian ini diperoleh- gambaran bahwa mulai hari ke-l sampai dengan hari ke-8 asam laktat yang dihisilkan dari proses fermentasi whey terrs

Jika ditinjau dari perlakuan variasi teknik fermentasi menunjukan kosentrasi etanol, asam laktat dan asam asetat naik, diduga suhu lingkungan yang dihasilkan

Hal ini diduga karena degradasi pati oleh asam organik yang dihasilkan selama proses fermentasi, dimana pada pengamatan cairan fermentasi diketahui bahwa perlakuan So-St

Hal ini sebanding dengan nilai konsentrasi total asam yang meningkat selama proses fermentasi bila dibandingkan dengan total asam pada hari ke-0 baik pada perlakuan starter

(2010) melaporkan bahwa penambahan sumber karbohidrat pada pembuatan silase (hasil fermentasi) ikan mendukung BAL untuk tumbuh dan menghasilkan asam laktat yang cukup

Penurunan pH ini menandakan proses fermentasi berjalan dengan baik, diduga bakteri yang terdapat pada silase mampu menghasilkan asam sehingga fermentasi asam lebih