• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAMPAK INDUSTRI ALISASI TERHADAP KONDISI SEKTOR PERTANIAN DI KOTA CILEGON (Studi Kasus di Kota Cilegon Provinsi Banten)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS DAMPAK INDUSTRI ALISASI TERHADAP KONDISI SEKTOR PERTANIAN DI KOTA CILEGON (Studi Kasus di Kota Cilegon Provinsi Banten)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS DAMPAK INDUSTRI ALISASI TERHADAP KONDISI SEKTOR

PERTANIAN DI KOTA CILEGON (Studi Kasus di Kota Cilegon Provinsi

Banten)

Oleh: FAJAR ADI NUGRAHA ( 00720110 )

Agriculture

Dibuat: 2006-04-26 , dengan 3 file(s).

Keywords: DAMPAK INDUSTRIALISASI

Cilegon merupakan salah satu kota kawasan industri di Indonesia, karena potensi industri yang dimiliki menyebabkan berubahnya kondisi pertanian di daerah itu. Untuk itu perlu dilakukan penelitian mengenai dampak industrialisasi terhadap kondisi pertanian di Kota Cilegon.

Sejak hadirnya Pabrik Baja Trikora pada tahun 1962 di Cilegon merupakan babak baru bagi era Industri di wilayah Cilegon. Perkembangan yang cepat Industri Baja Trikora tersebut

berdasarkan peraturan pemerintah No. 35 pada tanggal 31 Agustus 1970 berubah menjadi Pabrik Baja PT. Krakatau Steel Cilegon berikut anak perusahaannya. Perkembangan Industri yang pesat di Cilegon berdampak pula terhadap sektor lainnya seperti perdagangan, jasa dan jumlah

penduduk yang terus meningkat. Industrialisasi membuat terjadinya transformasi kerja yang semula mata pencaharian penduduk Cilegon sebagian besar adalah petani.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak akibat proses industrialisasi, untuk mengetahui trend jumlah produksi padi, trend luas lahan padi, trend produktifitas padi, trend jumlah pabrik, trend jumlah tenaga kerja, trend jumlah penduduk serta trend pendapatan per-kapita sesudah adanya industrialisasi di Kota Cilegon.

Penelitian ini dilakukan di Kota Cilegon Provinsi Banten. Penentuan tempat penelitian ini

dilakukan secara sengaja atau purposive dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut merupakan salah satu kawasan industri di Indonesia. Jenis data dalam penelitian ini adalah sekunder yang diperoleh dari instansi-instansi yang terkait yang dapat menunjang dalam penelitian ini. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis statistik dengan

menggunakan Uji Trend.

Dari hasil analisis deskriptif dapat diketahui bahwa, dengan adanya industrialisasi memberikan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positifnya yaitu meningkatnya pendapatan asli daerah, meningkatnya pendapatan per-kapita, dan dampak negatifnya yaitu timbulnya

kemiskinan serta adanya transformasi kerja dari petani menjadi tukang ojeg atau tukang becak. Dari hasil perhitungan analisis uji trend dapat diketahui juga bahwa, trend produksi padi menjadi menurun dengan persamaan matematisnya yaitu Y = 107656,3 - 2260,9482 * Time(x). Luas lahan padi juga cenderung menunjukkan trend menurun dengan persamaan matematisnya yaitu Y = 7197,604 - 369,6043 * Time(x). Untuk produktifitas padi menunjukkan trend meningkat dengan persamaan matematisnya yaitu Y = 9772.766 + 1,839.2883 * Time(x). Untuk jumlah pabrik menunjukkan trend meningkat, persamaan matematisnya yaitu Y = 100, 7583 + 19,6703 * Time(x). Trend jumlah tenaga kerja juga menunjukkan adanya peningkatan dengan persamaan matematisnya yaitu Y = 1060,853 + 7.687,0103 * Time(x). Trend jumlah penduduk

Referensi

Dokumen terkait

Dampak Industrialisasi dan Perubahan Sosial terhadap Munculnya Agresivitas Masyarakat : Suatu Analisis Sosiologis (Studi Kasus Desa Gunung Waja, Wilayah

Gambar Grafik Perkembangan Jumlah Produksi Dan Luas Lahan Tanaman Pangan Jenis Padi Ladang Kabupaten Langkat Tahun 2012-2016. Sumber: Badan Pusat Statitik Sumatera Utara, Data

Penelitian ini dilanjutkan untuk melihat hubungan antara jumlah penduduk dengan luas lahan pertanian dan luas lahan permukiman, baik berdasarkan pada peta

Hasil dari perhitungan estimasi produksi padi diatas merupakan jumlah produksi disetiap kelas kesesuaian lahan sehingga untuk mengetahui produksi padi di Kabupaten

Variabel dampak akibat perubahan curah hujan antara lain sumberdaya lahan, sumberdaya air, infrastruktur, ancaman bencana, produktivitas, luas tanam dan luas panen, kualitas

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak yang ditimbulkan konversi lahan sawah terhadap produksi padi di Kabupaten Bantul dan mengetahui faktor-faktor

Hasil dari perhitungan estimasi produksi padi diatas merupakan jumlah produksi disetiap kelas kesesuaian lahan sehingga untuk mengetahui produksi padi di Kabupaten

Penelitian dampak konversi lahan terhadap produksi pertanian lahan basah di Kecamatan Kembaran ini pada dasar dimaksudkan untuk mengetahui ketersediaan lahan dalam