• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengukuran Efisiensi dan Produktivitas Bank Umum Syariah di Indonesia Menggunakan Pendekatan Parametrik dan Non-Parametrik Periode 2011-2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengukuran Efisiensi dan Produktivitas Bank Umum Syariah di Indonesia Menggunakan Pendekatan Parametrik dan Non-Parametrik Periode 2011-2015"

Copied!
132
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.4. Skor dan Komponen Produktivitas BUS ...........................................84
Grafik 2.1 Efisiensi Teknis dan Alokatif Pendekatan Input
Grafik 2.2, dimana jarak A ke B mewakili ketidakefsiensi secara
Grafik 2.2 Efisiensi Teknis dan Alokatif Pendekatan Output
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini Pengukuran efisiensi Bank Umum Konvensional dan Bank Umum Syariah menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA), dengan memasukkan 3

produktivitas adalah suatu konsep yang mengukur rasio dari total output atau rasio hasil yang diperoleh terhadap sumber daya yang digunakan.. Produktivitas dapat diukur

Terkait dengan hasil uji beda nilai efisiensi skala tersebut, berdasarkan hasil komparasi nilai rata-rata efisiensi skala ( Scale Efficiency ) sebagaimana terdapat

Dalam pengujian hipotesis untuk mengetahui pengaruh variabel input terhadap variabel output digunakan pengujian panel menggunakan metode Stochastic Frontier Analysis

Pada Tabel 4 diketahui bahwa penyebab Bank Syariah Mega Indonesia belum efisiensi pada tahun 2017 karena alokasi input aktiva tetap terjadi pemborosan

Didapatnya hasil bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara FDR Bank Syariah Mandiri dengan Bank Syariah Bukopin menunjukkan bahwa kegiatan transaksi valuta

Dengan menggunakan metode parametrik didapatkan bahwa bank yang paling efisiensi adalah bank swasta devisa sedangkan penelitian berikutnya menggunakan metode

Hasil analisis terhadap 12 bank umum syariah di Indonesia selama tahun 2014-2017 yaitu rata-rata tingkat efisiensi bank umum syariah mengalami kenaikan dari 82,4% pada tahun 2014