APLIKASI E-COMMERCE
UNTUK PENJUALAN PRODUK HABBI ALBI
TUGAS AKHIR
Diajukan untuk Menempuh Ujian Akhir Sarjana
Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika
Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia
NITA NURFITRIA
10106125
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA
BANDUNG
i
ABSTRAK
APLIKASI E-COMMERCE
UNTUK PENJUALAN PRODUK HABBI ALBI
Oleh
NITA NUFITRIA
10106125
Habbi Albi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan dengan
memproduksi produk-produk berupa kerudung, pakaian muslim dan atribut islam
lainnya. Sistem penjualan yang dilakukan di toko Habbi Albi saat ini masih memakai
sistem konvensional, dimana pelanggan harus mendatangi toko untuk memilih dan
membeli barang yang ada. Sistem manual juga masih diterapkan pada pencatatan
data-data serta transaksi penjualan. Sementara itu pihak Habbi Albi masih dirasa
kurang dalam melakukan promosi untuk memberikan informasi mengenai
produk-produk yang ditawarkan. Untuk menyelesaikan masalah diatas, serta meningkatkan
penjualan dan menjangkau pangsa pasar yang lebih luas, toko Habbi Albi ingin
menggunakan teknologi dalam strategi pemasaran dan penjualannya dengan
mengimplementasikan E-Commerce.
E-Commerce didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk,
jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan
komputer seperti internet. Aplikasi e-commerce di toko Habbi Albi ini mengolah data
master, data pembelian serta laporan penjualan. Transaksi pembelian produk
dilakukan secara
online dengan menggunakan
Paypal
serta menyediakan fasilitas
bertransaksi dengan metode transfer melalui Bank.
Alat yang digunakan untuk menggambarkan model sistem adalah berupa
diagram alir data (FlowMap), diagram konteks, dan Data Flow Diagram (DFD), serta
dalam perancangan basis data menggunakan kamus data dan
Entity Relationship
Diagram (ERD).
Setelah dilakukan pengujian alpha dan beta dapat disimpulkan bahwa secara
fungsional aplikasi sudah dapat menghasilkan output yang diharapkan yaitu dapat
mempermudah pelanggan dalam proses pembelian produk serta memberi kemudahan
bagi pihak toko Habbi Albi dalam pengolahan data produk maupun penjualan.
ii
ABSTRACT
APPLICATIONS FOR E-COMMERCE SALES
PRODUCT HABBI ALBI
by
NITA NUFITRIA
10106125
Habbi albi is a company be motion in sector commerce with promoted a
producs shaped veils, muslim clothing and other atribut of muslim. System sales in
the stores habbi albi in this moment still made konvensional system, where the
costumers have come to the store for selecting and buying commodities such there.
Manual system also are still applied to quotation data and sales transactions.
Meanwhile, the habbi albi still felt minus In perpetrated the promotion for provide
imformotion striked products offered.to solve the above problem ,as well as increace
sales and market share to reach a wider. The habbi albi store like using the
technology in strategic marketing and sales it by implementing the e-commerce.
E-commerce is defined as the prosess buying and selling of products, service
and information such do by electronically by using the computer networks like the
internet. Internet application in habbi albi store this is trun master data, purchasing
data and sales reports. The transaction buying product made as online by using the
Paypal so willing facilities in transaction by transfer method with means of Bank.
The tools used to explain system modal is shaping data flow (Flowmap),
contexs diagram,and Data Flow Diagram (DFD ) as well as in planning database
using data dictionary and Entity Relationship Diagram(ERD).
After testing the alpha and beta can be concluded the application functional
able to produce the expected output that is will be can facilitaties consumer in the
prosess buying product so will be giving to easy for sides store habbi albi in
preparation data product as well the sales.
v
DAFTAR ISI
LEMBAR JUDUL
LEMBAR PENGESAHAN
ABSTRAK ... i
ABSTRACK ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL ... x
DAFTAR GAMBAR ... xiv
DAFTAR SIMBOL ... xviii
DAFTAR LAMPIRAN ... xx
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Perumusan Masalah ... 2
1.3 Maksud dan Tujuan ... 2
1.4 Batasan Masalah ... 3
1.5 Metodologi Penelitian ... 5
1.6 Sistematika Penulisan ... 7
BAB II LANDASAN TEORI ... 8
2.1 Tinjauan Tempat Penelitian ... 8
2.2 Konsep Dasar Analisis Sistem ... 8
2.2.1 Flowmap...8
vi
2.3 Diagram Konteks ... 11
2.4 DFD (Data Flow Diagram) ... 12
2.5 Perangkat Lunak yang Digunakan ... 14
2.5.1 HTMLâ¦â¦â¦... 14
2.5.2 Cascading Style Sheet (CSS)â¦â¦â¦.. 15
2.5.3 PHP ... 16
2.5.4 Javascript ... 17
2.5.5 MySQL ... 17
2.5.6 Macromedia Dreamweaver ... 24
2.5.7 Apache ... 24
2.5.8 World Wide Web (WWW)â¦â¦â¦24
2.6 Electronic E-Commerce ... 25
2.6.1 Sejarah Perkembangan E-Commerce ... 25
2.6.2 Kelebihan E-Commerce ... 26
2.6.3 Kekurangan E-Commerce ... 27
2.6.4 Manfaat E-Commerce ... 30
2.6.5 Klasifikasi E-Commerce ... 32
2.6.6 Komponen Utama E-Commerce ... 33
2.6.7 Pertimbangan Bisnis E-Commerce ... 39
2.6.8 Security E-Commerce ... 40
2.7 Paypal ... 41
2.7.1 Definisi Paypal ... 41
vii
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ... 46
3.1 Analisis Sistem ... 46
3.1.1 Analisis Prosedur dan Dokumen Sistem ... 47
3.1.2 Analisis Non Fungsional ... 49
3.1.2.1 Analisis Pengguna ... 49
3.1.2.2 Analisis Perangkat Keras ... 50
3.1.2.3 Analisis Perangkat Lunak ... 50
3.2 Analisis Basis Data ... 51
3.2.1 Diagram Entity Relationship ... 51
3.3 Diagram Konteks ... 52
3.4 Data Flow Diagram ... 53
3.4.1 Spesifikasi Poses ... 64
3.5 Kamus Data ... 77
3.6 Perancangan Basis Data ... 84
3.6.1 Skema Relasi ... 84
3.6.2 Perancangan Suktur Tabel... 85
3.7 Perancangan Arsitektur ... 92
3.7.1 Perancangan Antarmuka ... 92
3.7.1.1 Perancangan Struktur Menu ... 92
3.7.1.2 Perancangan Antarmuka Pengunjung ... 94
3.7.1.3 Perancangan Antarmuka Member ... 99
viii
3.7.2 Perancangan Antarmuka Pesan ... 126
3.7.3 Jaringan Semantik ... 126
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN ... 109
4.1 Implementasi ... 109
4.1.1 Implementasi Perangkat Keras ... 129
4.2 Implementasi Basis Data ... 130
4.3 Implementasi Antar Muka ... 134
4.4 Pengujian Alpa ... 136
4.4.1 Rencana Pengujian Fasilitas Administrator ... 136
4.4.2 Rencana Pengujian Fasilitas Pengunjung dan Member ... 137
4.4.3 Kasus dan Hasil Pengujian ... 139
4.4.3.1 Pengujian Register Member ... 139
4.4.3.2 Pengujian Login Member ... 139
4.4.3.3 Pengujian Logout ... 140
4.4.3.4 Pengujian Edit Profil Member ... 141
4.4.3.5 Pengujian Ganti Password Member ... 141
4.4.3.6 Pengujian Menu Produk ... 142
4.4.3.7 Pengujian Menu Berita ... 143
4.4.3.8 Pengujian Menu Help ... 143
4.4.3.9 Pengujian Menu Katagori ... 143
4.4.3.10 Pengujian Menu Merk ... 144
4.4.3.11 Pengujian Menu Keranjang Belanja... 144
ix
4.4.3.13 Pengujian form checkout ... 145
4.4.3.14 Pengujian Login Admin ... 146
4.4.3.15 Pengujian Ganti Password Admin ... 147
4.4.3.16 Pengujian Data Produk ... 147
4.4.3.17 Pengujian Tambah Produk ... 148
4.4.3.18 Pengujian Data Katagori ... 149
4.4.3.19 Pengujian Tambah Katagori ... 150
4.4.3.20 Pengujian Data Merk ... 150
4.4.3.21 Pengujian Tambah Merk ... 151
4.4.3.22 Pengujian Data Provinsi ... 151
4.4.3.23 Pengujian Tambah Provinsi ... 152
4.4.3.24 Pengujian Data Kota ... 153
4.4.3.25 Pengujian Tambah Kota ... 153
4.4.3.26 Pengujian Data Berita ... 154
4.4.3.27 Pengujian Tambah Berita ... 155
4.4.3.28 Pengujian Data Bank ... 155
4.4.3.29 Pengujian Tambah Bank ... 156
4.4.3.30 Pengujian Data Rekening ... 157
4.4.3.31 Pengujian Tambah Rekening ... 158
4.4.3.32 Pengujian Data Member ... 158
4.4.3.33 Pengujian Data Pembelian ... 159
4.4.4 Kesimpulan Hasil Pengujian Alpha ... 159
x
4.4.6 Hasil Kuesioner Pengguna ... 165
4.4.7 Kesimpulan Hasil Pengujian Beta ... 171
BAB V PENUTUP ... 173
5.1 Kesimpulan ... 173
5.2 Saran ... 174
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN A
LAMPIRAN B
LAMPIRAN C
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Model Pengembangan Perangkat Lunak Waterfall ... 6
Gambar 2.1 One to one relationship ... 10
Gambar 2.2 One to many relationship ... 10
Gambar 2.3 Many to one relationship ... 11
Gambar 2.4 Many to many relationship ... 11
Gambar 2.5 Alur pembayaran dengan Paypal ... 42
Gambar 3.1 Flowmap / prosedur penjualan produk ... 48
Gambar 3.2 ERD pada e-commerce penjualan produk Habbi Albi ... 52
Gambar 3.3 Diagram Konteks ... 53
Gambar 3.4 Data Flow Diagram level 1 ... 54
Gambar 3.5 DFD level 2 proses login ... 55
Gambar 3.6 DFD level 2 proses pengolahan data user ... 55
Gambar 3.7 DFD level 2 proses pengolahan data master ... 56
Gambar 3.8 DFD level 2 proses pengolahan laporan ... 56
Gambar 3.9 DFD level 2 proses pengolahan data transaksi ... 57
Gambar 3.10 DFD level 3 proses pengolahan data member ... 57
Gambar 3.11 DFD level 3 proses pengolahan data admin ... 58
Gambar 3.12 DFD level 3 proses pengolahan data kategori ... 58
Gambar 3.13 DFD level 3 proses pengolahan data produk ... 59
Gambar 3.14 DFD level 3 proses pengolahan data merek ... 59
Gambar 3.16 DFD level 3 proses pengolahan data kota ... 60
Gambar 3.17 DFD level 3 proses pengolahan data provinsi ... 61
Gambar 3.18 DFD level 3 proses pengolahan data Bank ... 61
Gambar 3.19 DFD level 3 proses pengolahan data Rekening ... 62
Gambar 3.20 DFD level 3 proses pengolahan data pembelian ... 62
Gambar 3.21 DFD level 3 proses pengolahan data keranjang belanja .... 63
Gambar 3.22 DFD level 3 proses pengolahan data pengiriman ... 63
Gambar 3.23 DFD level 3 proses checkout ... 64
Gambar 3.24 Skema relasi... 85
Gambar 3.25 Struktur menu pengunjung ... 92
Gambar 3.26 Struktur menu member ... 93
Gambar 3.27 Struktur menu admin ... 93
Gambar 3.28 Perancangan antarmuka utama (Home) ... 94
Gambar 3.29 Perancangan antarmuka Tentang Kami ... 94
Gambar 3.30 Perancangan antarmuka Berita ... 95
Gambar 3.31 Perancangan antarmuka Help ... 95
Gambar 3.32 Perancangan antarmuka Register ... 96
Gambar 3.33 Perancangan antarmuka Login ... 96
Gambar 3.34 Perancangan antarmuka Cari ... 97
Gambar 3.35 Perancangan antarmuka Cari Produk ... 98
Gambar 3.36 Perancangan antarmuka Beli Produk ... 98
Gambar 3.37 Perancangan antarmuka Home sebelum login ... 98
Gambar 3.39 Perancangan antarmuka home setelah login ... 101
Gambar 3.40 Perancangan antarmuka Tentang Kami ... 102
Gambar 3.41 Perancangan antarmuka Berita ... 103
Gambar 3.42 Perancangan antarmuka Help ... 104
Gambar 3.43 Perancangan antarmuka Cari ... 105
Gambar 3.44 Perancangan antarmuka Cari Produk ... 106
Gambar 3.45 Perancangan antarmuka Beli Produk ... 107
Gambar 3.46 Perancangan antarmuka Keranjang Belanja ... 108
Gambar 3.47 Perancangan antarmuka Data Pengiriman ... 109
Gambar 3.48 Perancangan antarmuka Checkout ... 110
Gambar 3.49 Perancangan antarmuka Data Pembayaran ... 111
Gambar 3.50 Perancangan antarmuka View History ... 112
Gambar 3.51 Perancangan antarmuka Lupa Password ... 113
Gambar 3.52 Perancangan antarmuka EditProfile ... 114
Gambar 3.53 Perancangan antarmuka Ganti Password ... 115
Gambar 3.54 Perancangan antarmuka Login ... 116
Gambar 3.55 Perancangan antarmuka menu utama (Home) ... 116
Gambar 3.56 Perancangan antarmuka edit profile Admin ... 117
Gambar 3.57 Perancangan antarmuka Ganti Password ... 117
Gambar 3.58 Perancangan antarmuka pengolahan data poduk ... 118
Gambar 3.59 Perancangan antarmuka pengolahan data kategori ... 118
Gambar 3.60 Perancangan antarmuka pengolahan data merek ... 119
Gambar 3.62 Perancangan antarmuka pengolahan data provinsi ... 120
Gambar 3.63 Perancangan antarmuka pengolahan data berita ... 120
Gambar 3.64 Perancangan antarmuka pengolahan data member ... 121
Gambar 3.65 Perancangan antarmuka pengolahan data pembelian ... 121
Gambar 3.66 Perancangan antarmuka pengolahan data barang ... 122
Gambar 3.67 Perancangan antarmuka laporan penjualan online ... 122
Gambar 3.68 Perancangan antarmuka tambah produk ... 123
Gambar 3.69 Perancangan antarmuka tambah kategori ... 123
Gambar 3.70 Perancangan antarmuka tambah merek ... 124
Gambar 3.71 Perancangan antarmuka tambah kota ... 124
Gambar 3.72 Perancangan antarmuka tambah provinsi ... 125
Gambar 3.73 Perancangan antarmuka tambah berita ... 125
Gambar 3.74 Perancangan antarmuka pesan ... 126
Gambar 3.75 Jaringan Semantik Pengunjung ... 126
Gambar 3.76 Jaringan Semantik Member ... 127
xviii
DAFTAR SIMBOL
1. Simbol Flow Map
SIMBOL NAMA KETERANGAN
Proses Merupakan proses komputer yang terjadi
didalam aliran dokumen
Aliran Menunjukkan data â data yang mengalir
pada sistem
Proses Manual Merupakan proses yang terjadi didalam
Flow Map
Dokumen Dokumen yang ada dalam Flow Map
Offline
Storage
Menunjukkan tempat penyimpanan data
berupa arsip
2. Simbol Entity Relationship Diagram
SIMBOL NAMA KETERANGAN
Entity Menunjukkan himpunan entitas
Garis
Menunjukkan penghubung antara
himpunan relasi dengan himpunan
xix atributnya
Belah ketupat /
Relationship
Menunjukkan himpunan relasi
3. Simbol Data Flow Diagram
SIMBOL NAMA KETERANGAN
Proses
Menunjukkan kegiatan / kerja yang
dilakukan oleh orang, mesin atau
komputer
Terminator Menunnjukkan bagian dari luar
Arus / Aliran
data
Menunjukkan arus dari proses
Data store
Menunjukkan simpanan dari data yang
dapat berupa suatu file / database di
xv
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Spesifikasi Proses ... 64
Tabel 3.2 Kamus Data ... 77
Table 3.3 Tabel Admin ... 85
Table 3.4 Tabel Member ... 86
Tabel 3.5 Tabel Kategori ... 87
Tabel 3.6 Tabel Produk ... 87
Tabel 3.7 Tabel Merk ... 88
Tabel 3.8 Tabel Cart ... 88
Tabel 3.9 Tabel Kota ... 88
Tabel 3.10 Tabel Berita ... 89
Tabel 3.11 Tabel Provinsi ... 89
Tabel 3.12 Tabel Detail Pembelian Online ... 90
Tabel 3.13 Tabel Pembelian Online ... 90
Tabel 3.14 Tabel Pembayaran ... 91
Tabel 3.15 Tabel Bank ... 91
Tabel 3.16 Tabel Rekening ... 92
Tabel 4.1 Implementasi Antar Muka ... 134
Tabel 4.2 Skenario Pengujian Fasilitas Admin ... 136
Tabel 4.3 Skenario Pengujian Fasilitas Pengunjung & Member ... 137
Tabel 4.4 Pengujian registrasi member ... 139
xvi
Tabel 4.6 Pengujian logout ... 140
Tabel 4.7 Pengujian edit profil member ... 141
Tabel 4.8 Pengujian ganti password member ... 141
Tabel 4.9 Pengujian menu produk ... 142
Tabel 4.10 Pengujian menu berita ... 143
Tabel 4.11 Pengujian menu help ... 143
Tabel 4.12 Pengujian menu kategori ... 144
Tabel 4.13 Pengujian menu merk ... 144
Tabel 4.14 Pengujian menu keranjang belanja ... 144
Tabel 4.15 Pengujian form data pengiriman ... 145
Tabel 4.16 Pengujian form checkout ... 146
Tabel 4.17 Pengujian login admin ... 146
Tabel 4.18 Pengujian ganti password admin ... 147
Tabel 4.19 Pengujian data produk ... 148
Tabel 4.20 Pengujian tambah produk ... 148
Tabel 4.21 Pengujian data kategori ... 149
Tabel 4.22 Pengujian tambah kategori ... 150
Tabel 4.23 Pengujian data merk ... 150
Tabel 4.24 Pengujian tambah merk ... 151
Tabel 4.25 Pengujian data provinsi ... 152
Tabel 4.26 Pengujian tambah provinsi ... 152
Tabel 4.27 Pengujian data kota ... 153
xvii
Tabel 4.29 Pengujian data berita ... 154
Tabel 4.30 Pengujian tambah berita ... 155
Tabel 4.31 Pengujian data bank ... 156
Tabel 4.32 Pengujian tambah bank ... 156
Tabel 4.33 Penguji data rekening ... 157
Tabel 4.34 Pengujian tambah rekening ... 158
Tabel 4.35 Pengujian data member ... 158
Tabel 4.36 Pengujian data pembelian ... 159
Tabel 4.37 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 1 ... 165
Tabel 4.38 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 2 ... 166
Tabel 4.39 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 3 ... 166
Tabel 4.40 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 4 ... 167
Tabel 4.41 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 5 ... 167
Tabel 4.42 Hasil pengujian kuesioner member soal nomor 1 ... 168
Tabel 4.43 Hasil pengujian kuesioner member soal nomor 2 ... 169
Tabel 4.44 Hasil pengujian kuesioner member soal nomor 3 ... 169
Tabel 4.45 Hasil pengujian kuesioner member soal nomor 4 ... 170
1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Habbi Albi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan
dengan memproduksi produk-produk berupa kerudung, pakaian muslim dan
atribut islam lainnya. Sistem penjualan yang dilakukan di toko Habbi Albi saat
ini masih memakai sistem konvensional, dimana pelanggan harus mendatangi
toko untuk memilih dan membeli barang yang ada. Kondisi ini menimbulkan
kesulitan berbelanja bagi konsumen yang jarak rumahnya berjauhan dengan toko.
Hal ini terutama dirasakan oleh konsumen yang mempunyai kesibukan dalam
kegiatan sehari-hari sehingga tidak sempat datang berbelanja. Berbagai kategori
barang di toko Habbi Albi juga tidak dapat secara langsung dipajang karena
mengingat luas toko yang tidak memadai.
Pemasaran produk Habbi Albi jangkauannya masih terbatas oleh geografis
dimana toko berada. Sementara itu, dalam melakukan promosi pihak Habbi Albi
masih menggunakan selebaran pamflet yang dirasa kurang memberikan informasi
yang tepat mengenai produk yang ditawarkan kepada para konsumen. Selain itu,
dalam pembukuan untuk pembuatan laporan rekapitulasi penjualan masih
dilakukan secara manual sehingga pengolahan data laporan penjualan masih
lambat dan belum terperinci dengan baik.
2
umum secara lebih luas. Untuk memecahkan masalah yang terjadi, maka
diperlukan suatu sistem perdagangan secara online atau lebih dikenal dengan istilah e-commerce ( electronic commerce). E-Commerce didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara
elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer seperti internet. Konsumen
dapat membeli produk tanpa harus datang langsung ke toko karena dengan e-commercekonsumen dapat melakukan pembelian kapan saja dan dimana saja.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka akan dibangun aplikasi e-commerceuntuk penjualan produk Habbi Albi.
1.2 Perumusan Masalah
Melihat permasalahan yang terdapat dalam latar belakang dan juga hasil
wawancara dengan pihak perusahaan, maka timbul suatu masalah bagaimana
membuat aplikasie-commerceuntuk penjualan produk di toko Habbi Albi.
1.3 Maksud dan Tujuan
1.3.1 Maksud
Adapun maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun aplikasi e-commerceuntuk penjualan produk di toko Habbi Albi.
1.3.2 Tujuan
Sedangkan tujuan dari penelitian ini antara lain :
1. Memudahkan konsumen dalam mengetahui produk apa saja yang
ditawarkan oleh toko Habbi Albi tanpa harus mengunjungi tokonya
3
2. Memudahkan konsumen dalam proses pembelian produk sehingga
konsumen dapat melakukan transaksi dimanapun ia berada tanpa harus
mengunjungi tokonya secara langsung.
3. Memperluas jangkauan pemasaran dan promosi produk melalui media
internet.
4. Mempermudah dalam melakukan laporan rekapitulasi penjualan.
1.4 Batasan Masalah
Agar penelitian yang dilakukan lebih terarah sesuai dengan tujuan
penelitian, mudah dalam pengumpulan dan pengolahan data, analisa serta menarik
kesimpulan, maka ruang lingkup penelitian mencakup sebagai berikut :
1. Data
Data yang diolah diantaranya adalah data admin, member, data master,
data pembelian dan data laporan. Data laporan penjualan dapat dicetak berdasarkan harian, bulanan atau tahunan.
2. Proses
Proses yang terdapat dalam aplikasi ini yaitu :
a. Pengolahan data admin
b. Pengolahan data member
c. Pengolahan data master
d. Pengolahan data pembelian
4
3. Transaksi pembelian produk dilakukan secara online dengan menggunakan Paypal sertamenyediakan fasilitas bertransaksi dengan metode transfer melalui Bank.
4. Setelah pembayaran diterima, barang akan dikirim menggunakan kurir
seperti TIKI atau JNE.
5. Kombinasi browserdanserver mendukung protokol SSL (Secure Socket Layer) untuk keamanan komunikasi antara penjual dan pembeli.
6. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, Macromedia Dreamweaver, XAMPP, dan MySQL sebagai databasenya.
7. Metoda analisa dan perancangan yang dipakai adalah metoda terstruktur,
yaitu dengan menggunakan diagram aliran data DFD dan pembentukan
basis data dengan menggunakan ERD.
1.5 Metodologi Penelitian
1.5.1 Pengumpulan Data
Metodologi yang digunakan dalam mengumpulkan data yang berkaitan dengan
penyusunan laporan dan pembuatan aplikasi ini adalah sebagai berikut:
1. Wawancara (interview)
Wawancara adalah pengumpulan data dengan cara melakukan tanya jawab
langsung mengenai informasi yang dibutuhkan.
2. Observasi
Observasi adalah pengumpulan data yang diperoleh secara langsung di
5
3. Studi Literatur
Studi literatur (library research) adalah mengumpulkan data melalui buku-buku, situs internet, dan catatan kuliah yang erat kaitannya dengan tema dari
pembuatan proposal.
1.5.2 Pembangunan Perangkat Lunak
Teknik analisis data dalam pembuatan perangkat lunak menggunakan
model pengembangan perangkat lunak Waterfallyang dapat dilihat pada gambar 1.1 , penjelasannya yaitu sebagai berikut :
a. Rekayasa Sistem
Tahap ini merupakan kegiatan pengumpulan data sebagai pendukung
pembangunan sistem serta menentukan ke arah mana aplikasi ini akan dibangun.
b. Analisis Sistem
Merupakan tahap menganalisis hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan
proyek pembuatan perangkat lunak.
c. Perancangan Sisem
Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi representasi ke dalam bentuk rancangansoftwaresebelumcodingdimulai.Design
harus dapat mengimplementasikan kebutuhan yang telah disebutkan pada tahapan
analisis sebelumnya.
6
Analisis Sistem
Perancangan Sistem
Pengkodean Sistem
Pengujian Sistem
Pemeliaharaan Sistem
Rekayasa Sistem
Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah komputer, maka
desain tersebut harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti
oleh mesin, yaitu ke dalam bahasa pemrograman melalui prosescoding.
e. Pengujian Sistem
Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga dengansoftware. Semua fungsi-fungsi softwareharus diujicobakan, agarsoftwarebebas darierror, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan
sebelumnya.
f. Pemeliharan Sistem
Setelah aplikasi ini diimplementasikan pada lingkungan Habbi Albi, maka
diperlukan pemeliharaan aplikasi untuk mengecek apakah masih ada error yang tidak ditemukan sebelumnya.
7
7. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan dibagi dalam beberapa bab dengan pokok pembahasan
secara umum sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini berisi latar belakang, perumusan masalah, maksud dan
tujuan,batasan masalah, metodologi penelitian, sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini berisi teori dasar yang mendukung dalam pemrosesan data yang
ada dan pembuatan program aplikasi yang disesuaikan dengan data yang ada,
serta dijelaskan pula tentang perusahaan yang menjadi tempat diadakannya
penelitian.
BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN
Bab ini berisi analisis kebutuhan dalam membangun aplikasi ini. Analisis
sistem yang sedang berjalan pada aplikasi ini sesuai dengan metode
pembangunan perangkat lunak yang digunakan. Selain itu terdapat juga
perancangan antarmuka untuk aplikasi yang akan dibangun sesuai dengan
hasil analisis yang telah dibuat.
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN
Bab ini berisi hasil implementasi dari hasil analisis dan perancangan yang
telah dibuat disertai juga dengan hasil pengujian dari aplikasi ini .
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1
Tinjauan Tempat Penelitian
Habbi Albi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan
dengan memproduksi produk-produk berupa kerudung, pakaian muslim dan atribut
islam lainnya. Toko Habbi Albi terletak di Jalan Merdeka tepatnya didalam Mall BIP
(Bandung Indah Plaza) lantai 1 no.52 , Bandung. Habbi Albi tepat berdiri pada
tanggal 11 Juni 2009 dengan pemilik atau
owner
yaitu Siti Nursaâadah S.Pd.I.
2.2
Konsep Dasar Analisis Sistem
2.2.1
Flowmap
Bagan alir atau
flow map
adalah bagan yang menunjukan alir didalam
program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir digunakan terutama untuk alat
bantu komunikasi dan dokumentasi. Bagan alir dokumen atau sering disebut juga
Flow Map
merupakan bagan alir yang menunjukan arus dari aliran formulir termasuk
tembusan-tembusannya.
2.2.2
ERD (
Entity Relationship Diagram
)
Entity Relationship Diagram
atau biasa dikenal dengan diagram E-R secara
utama yaitu entity dan relasi. Untuk melambangkan fungsi diatas maka digunakan
simbol-simbol yang bisa dilihat pada daftar simbol.
Elemen-elemen
Entity Relationship Diagram
adalah sebagai berikut:
1.
Entity (Entitas)
Pada E-R diagram,
entity
digambarkan dengan sebuah bentuk persegi panjang.
Entity adalah sesuatu apa saja yang ada didalam sistem, nyata maupun abstrak
dimana data tersimpan. Entitas diberi nama dengan kata benda dan dapat
dikelompokan dalam empat jenis nama, yaitu : orang, benda, lokasi kejadian
(terdapat unsur waktu didalamnya).
2.
Relationship (Relasi)
Pada E-R diagram,
relationship
dapat digambarkan dengan sebuah bentuk belah
ketupat.
Realationship
adalah hubungan alamiah yang terjadi antara entitas. Pada
umumnya relationship diberi nama dengan kata kerja dasar, sehinga memudahkan
untuk melakukan pembacaan relasinya.
3.
Atribut
Seacara umum atribut adalah sifat atau karakteristik dari tiap entitas maupun tiap
relationship. Maksudnya adalah sesutau yang menjelaskan apa sebenarnya yang
dimaksud entitas maupun
relationship
, sehingga sering dikatakan bahwa atribut
adalah elemen dari setiap entitas dan
relationship
.
4.
Kardinalitas
Kardinalitas relasi menunjukan jumlah maksimum tupel yang dapat berelasi
dengan entitas yang lainnya. Dari sejumlah kemungkinan banyaknya hubungan
yang terjadi dari entitas, kardinalitas relasi merujuk kepada hubungan maksimum
yang terjadi dari entitas yang satu ke entitas yang lainnya dan begitu juga
sebaliknya. Macam-macam kardinalitas relasi, yaitu :
a.
One to one Relationship
Tingkat hubungann satu ke satu, dinyatakan dengan satu kejadian pada entitas
pertama, hanya mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas yang
kedua dan sebaliknya.
Gambar 2.1
One to One Relationship
b.
One to many Relationship
Tingkat hubungan satu ke banyak adalah untuk satu kejadian pada entitas
yang pertama dapat mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas yang
kedua.
c.
Many To One Relationship
Untuk banyak kejadian pada entitas yang pertama hanya dapat mempunyai
satu hubungan dengan kejadian pada entitas yang kedua.
Gambar 2.3
Many to One Relationship
d.
Many to many Relationship
Tingkat hubungan banyak ke banyak terjadi jika tiap kejadian pada sebuah
entitas akan mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya, baik
dilihat dari sisi entitas yang pertama maupun dilihat dari sisi yang kedua.
Gambar 2.4
Many to Many Relationship
5.
Key
(Kunci)
Sebuah atribut atau set atribut yang nilainya mengidentifikasikan entitas secara
unik dalam suatu entitas.
Key
memiliki beberapa jenis sesuai dengan kegunaannya
masing-masing, yaitu
primary key
(kunci utama),
foreign key
(kunci tamu).
2.3
Diagram Konteks
Diagram konteks merupakan arus data yang berfungsi untuk menggambarkan
Kesatuan luar ini merupakan sumber arus data atau tujuan data yang berhubungan
dengan sistem informasi tersebut.
2.4
DFD (
Data Flow Diagram
)
Diagram Alir Data atau
Data Flow Diagram
(DFD) adalah suatu model yang
menjelaskan arus data mulai dari pemasukan sampai dengan keluaran data. Tingkatan
DFD dimulai dari diagram konteks yang menjelaskan secara umum suatu sistem atau
batasan sistem aplikasi yang akan dikembangkan. Kemudian DFD dikembangkan
menjadi DFD tingkat 0 atau level 0 dan kemudian DFD level 0 dikembangkan lagi
menjadi level 1 dan selanjutnya sampai sistem tersebut tergambarkan secara rinci
menjadi tingkatan-tingkatan lebih rendah lagi.
DFD merupakan penurunan atau penjabaran dari diagram konteks. Dalam
pembuatan DFD harus mengacu pada ketentuan sebagai berikut :
1.
Setiap penurunan level yang lebih rendah harus mempresentasikan proses
tersebut dalam spesifikasi proses yang jelas.
2.
Penurunan dilakukan apabila memang diperlukan.
3.
Tidak semua bagian dari sistem harus ditunjukkan dengan jumlah level yang
sama.
Simbol-simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram menurut notasi
1. Proses
Proses adalah simbol pertama data flow diagram. Proses dilambangkan dengan
lingkaran, dimana proses ini menunjukan bagian dari sistem yang mengubah satu atau
lebih input dan output. Nama proses dituliskan dengan satu kata, singkatan atau
kalimat sederhana. Lambang sebuah proses dapat dilihat pada gambar 2.5 berikut :
2. Aliran Data
Aliran Data digambarkan dengan tanda panah. Aliran data juga digunakan untuk
menunjukan bagian-bagian informasi dari satu bagian ke bagian lain. Pembagian
nama untuk aliran ini menunjukan sebuah arti untuk sebuah aliran. Untuk kebanyakan
sistem yang dibuat, aliran data sebenarnya mengambarkan data yakni angka, huruf,
pesan, floating point, dan macam-macam informasi lainnya.
3. Simpanan Data
Simpanan data digunakan sebagai penyimpanan bagi paket-paket data. Notasi
penyimpanan data digambarkan dengan garis horizontal yang pararel. Simpanan data
merupakan simpanan data dari data yang berupa suatu file atau database di sistem
komputer ataupun berupa arsip atau catatan manual. Nama dari simpanan data
menunjukan nama filenya.
4. Terminator
Terminator digambarkan dengan sebuah kotak yang menggambarkan kesatuan
luar (
eksternal entitty
) yang berhungan dengan sistem. Kesatuan luar merupakan
sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau
output dari sistem.
2.5
Perangkat Lunak yang Digunakan
2.5.1 HTML
HTML merupakan singkatan dari
hypertext markup language
, yang
merupakan program penulisan informasi pada sebuah
hompage
. Penulisan HTML
dapat dilakukan menggunakan alat bantu seperti
Notepad
yang terdapat pada
windows
atau
simple text machintosh
.
Selain itu juga dapat digunakan editor HTML seperti
Macromedia
Dreamweaver
dan
Microsoft Frontpage
yang dapat memudahkan dalam menulis
HTML dan memungkinkan dokumen HTML yang dibuat dapat diakses oleh berbagai
jenis
Browser
. HTML berupa kode-kode tag yang memberikan instruksi pada
Web
Browser
untuk memberikan tampilan sesuai yang diinginkan.
2.5.2
Cascading Style Sheet (CSS)
Cascading Style Sheet (CSS)
atau yang biasa disingkat dengan CSS,
merupakan suatu dokumen yang digunakan untuk melakuakan pengaturan halaman
Web yang ditulis dengan HTML atau XHTML. Penggunaan CSS tidak memerlukan
perangkat lunak tertentu karena CSS merupakan
script
yang telah
embedded
dengan
HTML. CSS digunakan oleh
Web Designer
untuk menentukan warna, jenis, huruf,
tata letak, dan berbagai aspek tampilan dokumen. CSS digunakan terutama untuk
lainnya) dengan presentasi dokumen (yang ditulis dengan CSS). Pemisah ini
ditujukan agar dapat mmemisahkan aksesibilitas isi, memberikan lebih banyak
keleluasaan dan kontrol terhadap tampilan, dan mengurangi kompleksitas serta
pengulangan pada trukur isi.
2.5.3
PHP
PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994 dan bersifat
open
source.
Sampai bulan januari 2007, PHP sudah digunakan oleh kurang lebih 20 juta
domain
dan terus berkembang sampai saat ini.
PHP merupakan singkatan dari
Hypertext Preprocessor
, adalah sebuah bahasa
scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C,
Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik. Tujuan utama bahasa ini
adalah untuk memungkinkan perancang
web
menulis halaman
web
dinamis dengan
cepat.
PHP merupakan bahasa pemograman
web
yang bersifat
server-side
HTML=embedded scripting
, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada
si
server
. Artinya adalah sintaks dan perintah-perintah yang kita berikan akan
sepenuhnya dijalankan di
server
tetapi disertakan HTML biasa. PHP dikenal sebgai
bahasa scripting yang menyatu dengan
tag
HTML, dieksekusi di
server
dan
digunakan untuk membuat halaman
web
yang dinamis seperti ASP (
Active Server
Seluruh aplikasi berbasis
web
dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan
yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system
database
di
dalam
web
. Sistem
database
yang dapat didukung oleh PHP adalah :
1.
Oracle
2.
MySQL
3.
Sybase
4.
PostgreSQL
PHP dapat berjalan di berbagai system operasi seperti windows 98/NT,
UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh. PHP merupakan
software
yang
open
source
yang dapat anda download secara gratis dari situs resminya yaitu
http://www.php.net, ataupun dari situs-situs yang menyediakan
software
tersebut
seperti di ftp://gerbang.che.itb.ac.id.
Software
ini juga dapat berjalan pada
web
server
seperti PWS (
Personal Web
Server
), Apache, IIS, AOLServer, fhttpd, phttpd dan sebagainya. PHP juga
merupakan bahasa pemograman yang dapat kita kembangkan sendiri seperti
menambah fungsi-fungsi baru. Keunggulan lainnya dari PHP adalah PHP juga
mendukung komunikasi dengan layanan seperti protocol IMAP, SNMP, NNTP,
POP3 bahkan HTTP. PHP dapat diinstal sebagai bagian atau modul dari apache web
server
atau sebagai CGI script yang mandiri.
Banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika menggunakan PHP sebagai
1.
Tingkat keamanan yang cukup tinggi
2.
waktu eksekusi yang lebih cepat dibandingkan dengan bahasa pemograman
web lainnya yang berorientasi pada
server-side scripting
.
3.
Akses ke sistem
database
yang lebih fleksibel seperti MySQL.
2.5.4
Javascript
Javascript merupakan
cross-platform
yang dikembangkan oleh Netscape dan
pertama kali digunakan dalam
browser
Netscape. Javascript dibuat agar mudah
diintegrasikan kedalam program dan aplikasi lain, misalnya
browser
. Sebagian besar
browser
saat ini sudah mendukung javascript. Oleh karena itu,
script
dari javascript
biasanya dimasukkan kedalam suatu HTML dan dieksekusi di
browser
lain.
2.5.5
MySQL
MySQL adalah sebuah aplikasi
Relational Database Management Server
(RDBMS) bersifat
open source
yang memungkinkan data diakses dengan cepat oleh
banyak pemakai secara bersamaan dan juga memungkinkan pembatasan akses
pemakai berdasarkan
privilege
(hak akses) yang diberikan. MySQL menggunakan
bahasa SQL (
structured query language)
yang merupakan bahasa standar
pemograman
database
.
MySQL dipublikasikan sejak tahun 1996, akan tetapi sebenarnya sudah
dikembangkan sejak tahun 1979. MySQL telah memenangakan penghargaan
Linux
bawah lisensi
open source
, tapi ada juga lisensi utuk menggunakan MySQL yang
bersifat komersial.
Keunggulan dari MySQL adalah :
1.
Bersifat
open source.
2.
Sistem
software
-nya tidak memberatkan kerja
server
atau komputer karena
dapat bekerja di
background
.
2.5.5.1
Perintah-perintah MySQL
Pada MySQL terdapat beberapa perintah. Perintah-perintah pada MySQL ini
hampir sama dengan perintah-perintah pada
database
server
lainnya.
Perintah-perintah MySQL itu antara lain adalah sebagai berikut :
1.
Create database
, digunakan untuk membuat
database
pada
database
server
.
Sintaksnya adalah :
Create database database_name
Database_name
adalah nama
database
yang akan dibuat.
2.
Use database
, digunakan untuk menunjuk
database
yang akan digunakan.
Sintaksnya adalah :
Use database_name
Database_name
adalah nama
database
yang akan digunakan.
3.
Create table
, digunakan untuk membuat tabel pada
database
yang digunakan.
Sintaksnya adalah :
Column1 column_type column_attributes,
Column2 column_type column_attributes,
Primary_key (column_name)
);
Table_name
adalah nama tabel yang akan dibuat.
Column1
adalah nama kolom
yang akan dibuat pada tabel.
Column_type
adalah tipe dari kolom tersebut ,
dapat berupa
char, varchar, tinytext, mediumtext, longtext, enum, int, tinyint,
mediumint, bigint, float, decimal, time, date, datetime, timestamp, year.
4.
Insert
, digunakan untuk menambahkan record pada tabel.
Sintaksnya adalah :
Insert into table_name(column1, column2,..) values (value1,value2,..)
Table_name
adalah nama tabel yang akan ditambahkan
record
-nya.
Column1,
column2
adalah kolom yang akan ditambahkan data.
Value1,value2
adalah data
yang akan ditambahkan.
5.
Update
, digunakan untuk mengubah record yang sudah ada pada tabel.
Sintaksnya adalah :
Update table_name set column1=value1, column2=value2 where column=value
Table_name
adalah nama tabel yang akan dirubah
record
-nya.
Column1,
column2
adalah kolom yang akan dirubah data.
Value1,value2
adalah data yang
akan digantikan.
6.
Drop table
, digunakan untuk menghapus tabel.
Drop table table_name
Table_name adalah nama tabel yang akan dihapus.
7.
Show tables
, digunakan untuk menampilkan tabel-tabel yang telah dibuat dalam
database
yang aktif.
Sintaksnya adalah :
Show tables
8.
Show field
, digunakan untuk menampilkan seluruh field dalam suatu tabel.
Sintaksnya adalah :
Show field from table_name
Table_name
adalah nama tabel yang akan ditampilkan
field
-nya.
9.
Alter table
, digunakan untuk menambah,merubah, dan menghapus field dalam
suatu tabel.
Sintaksnya adalah :
a.
Untuk menambahkan
Alter table_name add column column1 column_type column_attributes
Table_name
adalah nama tabel yang akan ditambahkan
field
-nya.
Column1
adalah nama
field
baru,
column_type
adalah tipe kolom dan
column_attributes
adalah atribut kolom yang akan ditambahkan.
b.
Untuk mengubah
column1
adalah mana
field
yang akan dirubah,
column2
adalah nama
field
baru,
column_type
adalah tipe kolom dan
column_attributes
adalah
atribut kolom.
c.
Untuk menghapus
Alter table table_name drop column column1
Table_name
adalah tabel yang akan dihapus
field
-nya.
Column1
adalah
nama
field
yang akan dihapus.
2.5.5.2
Koneksi PHP dengan MySQL
Untuk menggabungkan bahasa pemograman PHP dan MySQL dibutuhkan
beberapa perintah khusus, yaitu :
1.
Pembuatan koneksi antara
server
dari MySQL dengan
web
server
tempat
menyimpan halaman
web
, perintahnya :
<?php
Mysql_connet(âhost nameâ,âusernameâ,âpasswordâ);
?>
2.
Setelah terbentuk koneksi selanjutnya dilakukan pemilihan terhadap
database
yang akan digunakan, perintahnya :
<?php
Mysql_select_db(ânama databaseâ);
?>
3.
Baru kemudian dapat dilakukan perintah-perintah MySQL lainya seperti
select,
2.5.6
Macromedia Dreamweaver 8
Macromedia Dreamweaver 8 adalah sebuah editor HTML professional untuk
perancangan (
design
), pengkodean (
coding
), dan pengembangan situs
web
, halaman
web
dan aplikasi
web
. Bekerja pada lingkungan visual editing, Dreamweaver
menyediakan suatu tool yang sangat membantu untuk pembuatan
web
. Fitur-fitur
visual editing
di dalam Dreamweaver mengijinkan pembuatan halaman
web
dengan
cepat tanpa menulis baris kode.
Dreamweaver membantu dalam membangun aplikasi
web
database
dinamis
dengan menggunakan bahasa
server
seperti ASP, ASP.NET,
ColdFusion Markup
Language
(CFML), JSP, dan PHP.
2.5.7
Apache
Server
HTTP
Apache
atau
Server Web
/WWW
Apache
adalah
server web
yang
dapat dijalankan dibanyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Windows, Novotel
Netware dan lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web.
Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.
Apache
memiliki fitur-fitur yang canggih seperti pesan kesalahan yang dapat
dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain.
Apache
juga didukung oleh
sejumlah antar muka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan
Apache
merupakan
software open source
dikembangkan oleh komunitas
terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan
Apache
Software Foundation
2.5.8
World Wide Web
(WWW)
Sebuah situs web adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (
web page
),
yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (
domain name
) atau
subdomain di
World Wide Web
(WWW) di Internet. WWW terdiri dari seluruh situs
web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari
sebuah URL yang menjadi "akar" (
root
), yang disebut
homepage
(halaman induk;
sering diterjemahkan menjadi "beranda", "halaman muka"), dan biasanya disimpan
dalam server yang sama. Tidak semua situs web dapat diakses dengan gratis.
Beberapa situs web memerlukan pembayaran agar dapat menjadi pelanggan,
misalnya situs-situs yang menampilkan pornografi, situs-situs berita, layanan surat
elektronik (
), dan lain-lain.
Terminologi website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang
biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada
didalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah web page adalah dokumen
yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir
selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari
publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi
yang sangat besar.
2.6
Electronic Commerce
Electronic Commerce (e-commerce)
merupakan konsep baru yang biasa
digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa pada
World Wide Web
Internet
atau proses jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan
informasi termasuk internet.
E-Commerce
merupakan kegiatan bisnis yang
dijalankan secara elektronik melalui suatu jaringan internet atau kegiatan jual beli
barang atau jasa melalui jalur komunikasi digital.
2.6.1
Sejarah Perkembangan
E-Commerce
Istilah
e-commerce
telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya,
perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan
EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice
secara elektronik.
Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah
yang lebih tepat "perdagangan web" â pembelian barang dan jasa melalui
World
Wide Web
melalui server aman (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan
enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan.
Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak
jurnalis memperkirakan bahwa
e-commerce
akan menjadi sebuah sektor ekonomi
memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis
di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.
E-commerce
(
Electronic Commerce)
merupakan suatu suati cara berbelanja atau
berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas internet
dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan â
get and deliver
â
e-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas
biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading(perdaganagan).
2.6.2
Kelebihan
E-Commerce
Secara sederhana, perbedaan antara proses perdagangan secara manual dengan
menggunakan
e-commerce
dapat jelas terlihat, dimana pada proses dengan
e-commerce
terjadi efisiensi pada penggunaan fax, pencetakan dokumen, entry ulang
dokumen, serta jasa kurir. Efisiensi tersebut akan menunjukkan pengurangan biaya
dan waktu/kecepatan proses. Kualitas transfer data pun lebih baik, karena tidak
dilakukan entry ulang yang memungkinkan terjadinya
human error.
Secara ringkas
e-commerce
mampu menangani masalah berikut :
1.
Otomatisasi, proses otomatisasi yang menggantikan proses manual
.(âenerprise
resource planningâ concept)
2.
Integrasi, proses yang terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi dan
efektivitas proses
. (âjust in timeâ concept)
3.
Publikasi, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan jasa yang
4.
Interaksi, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang akan
meminimalkan âhuman errorâ
(âelectronic data interchange/EDIâ concept)
5.
Transaksi, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang
melibatkan institusi lainnya sebagai pihak yang menangani pembayaran.
(âelectronic paymentâ concept)
.
2.6.3
Kekurangan E-Commerce
Walaupun adanya e-commerce memberi banyak keuntungan, masih terdapat
berbegai kekurangan dari e-commerce antara lain:
1.
Bagi organisasi / perusahaan
a.
Keamanan sistem rentan diserang
Terdapat sejumlah laporan mengenai website dan basis data yang dihack,
dan berbagai lubang kelemahan keamanan dalam software. Hal ini dialami
oleh sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft dan lembaga perbankan.
Masalah keamanan ini menjadi sangat pnting karena bila pihak lain yang
tidak berwenang bisa menembus sistem maka dapat menghancurkan bisnis
yang telah berjalan.
b.
Persaingan tidak sehat
Di bawah tekanan untuk berinovasi dan membangun bisnis untuk
memanfaatkan kesempatan yang ada dapat memicu terjadinya tindakan
c.
Masalah kompabilitas teknologi lama dengan yang lebih baru
Dengan perkembangan dan inovasi yang melahirkan teknologi baru,
sering muncul masalah yaitu sistem bisnis yang lama tidak dapat
berkomunikasi dengan infrastruktur berbasis web dan internet. Hal ini
memaksa perusahaan untuk menjalankan dua sistem independen yang
tidak dapat saling berbagi, hal ini dapat mengakibatkan pembengkakan
biaya.
2.
Bagi konsumen
a.
Perlunya keahlian komputer
Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat
berpartisipasi dalam e-commerce. Pengetahuan dasar computer
diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.
b.
Biaya tambahan untuk mengakses internet
Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang
tentu saja menambah pos pengeluaran bagi konsumen.
c.
Biaya peralatan komputer
Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan
biaya untuk mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat
menyarankan konsumen untuk juga mengupdate peralatannya apabila
tidak ingin ketinggalan teknologi.
Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk
menjalankan ¬ e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena
ulah orang lain yang ingin membobol sistem.
e.
Berkurangnya waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan orang
lain.
Transaksi e-commerce yang berlangsung secara on-line telah mengurangi
waktu konsumen untuk dapat melakukan proses sosial dengan orang lain.
Hal ini tidak baik karena dikhawatirkan akan dapat mengurangi rasa
kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
f.
Berkurangnya rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya
dengan komputer.
3.
Bagi masyarakat
a.
Berkurangnya interaksi antar manusia
Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik,
dimungkinkan terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal
manusia untuk bersosialisasi dengan orang lain secara langsung.
b.
Kesenjangan sosial
Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara
orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan
yang tidak, yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi daripada yang tidak.
Munculnya teknologi baru akan membuat teknologi lama tidak
dimanfaatkan lagi. Misalnya dengan komputer model lama atau software
model lama yang sudah tidak relevan untuk digunakan.
d.
Sulitnya mengatur internet
Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak
terdeteksi. Karena jumlah jaringan yang terus berkembang semakin luas
dan jumlah pengguna yang semakin banyak, seringkali membuat pihak
berwenang kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.
2.6.4
Manfaat
E-Commerce
Manfaat yang diperoleh bagi organisasi pemilik
E-Commerce
:
1.
Memperluas
market place
hingga kepasar nasional dan internasional.
2.
Dengan capital outplay yang minim, sebuah perusahaaan dapat dengan mudah
menemukan lebih banyak pelanggan, supplier yang lebih baik dan partner
bisnis yang paling cocok dari seluruh dunia.
3.
E-Commerce
menurunkan biaya pembuatan, pemrosesan, pendistribusian,
penyimpanan, dan pencarian informasi yang menggunakan kertas.
4.
E-Commerce
memungkinkan pengurangan
inventory
dan
overhead
dengan
menyederhanakan
supply chain management
tipe âpullâ. Dalam
supply chain
management
tipe âpullâ, prses dimulai dari pesana pelanggan serta digunakan
5.
E-Commerce
mengurangi waktu antara
outlay madal
dan penerimaan produk
dan jasa.
6.
E-Commerce
mendukung upaya-upaya
business process reengineering
. Dengan
mengubah prosesnya, maka produktivitas
sales-people
, pegawai yang
berpengetahuan, dan administrator bias meningkat 100% atau lebih.
7.
E-Commerce
memperkecil biaya telekomunikasi. Karena internet lebih murah
dibandingkan VAN.
8.
Akses informasi menjadi lebih cepat.
9.
Biaya transportasi dan fleksibilitas bertambah.
Manfaat bagi konsumen antara lain:
1.
E-Commerce
memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan
transaksi selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hamper setiap lokasi.
2.
E-Commerce
memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan, mereka bias
memilih berbagai produk dari banyak vendor.
3.
E-Commerce
menyediakan produk dan jasa yang tidak mahal kepada pelanggan
dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan perbandingan secara
cepat.
4.
Pelanggan bias menerima informasi yang relevan secara detil dalam hitungan
5.
E-Commerce
memberi tempat kepada para pelanggan untuk berinteraksi
dengan pelanggan lain di
electronic community
dan bertukar pikiran serta
pengalaman.
Manfaat bagi masyarakat antara lain:
1.
E-Commerce
memungkinkan orang untuk bekerja didalam rumah dan tidak
harus keluar rumah untuk berbelanja. Ini berakibat menurunkan arus kepadatan
lalu lintas dijalan serta mengurangi polusi udara.
2.
E-Commerce
memungkinkan orang dinegara-negara dunia ketiga dan wilayah
pedesaan untuk menikmati aneka produk dan jasa yang akan susah mereka
dapatkan tanpa
E-Commerce.
2.6.5
Klasifikasi
E-Commerce
Penggolongan
E-Commerce
yang lazim dilakukan orang ialah berdasarkan
sifat transaksinya, antara lain:
1.
Business to Business
(B2B)
Jenis transaksi dimana pembeli biasanya membeli dalam jumlah besar karena
akan dijual kembali. Contoh penjualan grosir.
2.
Business to Consumer
(B2C)
Jenis transaksi dimana pembelinya perorangan dan tidak punya tujuan untuk
menjualnya kembali biasanya semacam toko online yang menjual berbagai
macam barang.
Jenis transaksi dimana pembelinya perorangan yang tidak mempunyai tujuan
untuk dijual kembali dan penjualnya juga perorangan yang tidak menyediakan
bermacam-macam barang melainkan hanya beberapa barang saja. Contoh:
online advertising.
4.
Consumer to Business
(C2B)
Termasuk kedalam kategori ini adalah perseorangan yang menjual produk atau
layanan kepada organisasi, dan perseorangan yang mencari penjual,
berinteraksi dengan mereka dan menyepakati suatu transaksi.
2.6.6
Komponen Utama E-Commerce
Berikut ini beberapa komponen utama pada e-commerce:
1.
Electronic Data Interchange
(EDI)
Electronic Data Interchange
(EDI) didefinisikan sebagai pertukaran data
komputer antar berbagai bidang organisasi atas suatu informasi terstruktur dalam
format yang standar dan bisa diolah oleh komputer. EDI merupakan bentuk
e-commerce
sesuai definisinya, dan telah ada bentuk yang sama selama lebih dari 20
tahun. Saat ini teknologi dan implementasi EDI sudah sangat berkembang.
Tujuan EDI adalah untuk memfasilitasi perdagangan dengan cara mengikat
bisnis antar partner dagang, EDI meningkatkan proses manual untuk mempertukarkan
informasi dengan bidang bisnis lainnya dalam berbagai cara, misalnya data hanya
pihak pengirim barang, manager kantor, dan lain-lainnya. Hal ini akan menurangi
tenaga entry data. Pada dasarnya, data bisa dikirimkan dengan lebih efisien dengan
menggunakan EDI.
Komponen utama dari EDI standar adalah sebagai berikut :
a.
Data Element
Merupakan potongan data seperti tanggal, harga atau nama organisasi,. Setiap
data element diidentifikasikan dengan nomor referensi tertentu yang berisi
judul, keterangan, jenis, nomor, dan panjang minimum/maximum.
b.
Data Segment
Dalam suatu baris data disebut dengan segment dan setiap item di dalam
segmen mewakili satu elemen. Misalnya segmen baris pesanan pembelian
terdiri atas nomor barang, keterangan, jumlah, unit pengukuran, dan harga
barang. Setiap segmen memiliki satu identifier, satu data elemet delimiter,
element diagrams, data segmen terminator dan notes.
c.
Transaction Set
Suatu
transation set
merupakan dokumen khusus seperti dokumen pesanan
pembelian. Di dalam transaction set, ada 3 area utama yaitu
area header
,
area
detail
dan
area summary
.
Merupakan sekelompok
transaction set
yang sejenis.
Transation set
di dalam
functional group
dikelompokkan berdasarkan
functional identifier
yang sama.
Untuk mengirimkan transaksi EDI pada konsumen, diperlukan 4 fungsi dasar
yaitu
Mapping
elemen dalam suatu database,
Extraction
atas data yang belum
diidentifikasi dari database,
Transalation
atas data yang sudah diekstrak ke
format EDI, dan Transmisi pesan dalam format EDI melalui media komunikasi.
Berikut ini adalah penjelasan singkat dari masing-masing fungsi tersebut:
-
Mapping
Merupakan proses identifikasi elemen di dalam database yang diperlukan
untuk membuat pesan dalam format EDI.
Mapping
adalah pekerjaan yang
hanya satu kali dilakukan pada saat diperlukan transaksi EDI baru.
Software EDI tidak bisa melaksanakan pekerjaan ini.
-
Extraction
Merupakan proses pengumpulan data yang belum diidentifikasi dan
menempatkannya ke dalam format tertentu. Secara umum, data extract
dari database dan dijadikan dalam bentuk flat file. Struktur dari flat file
biasanya ditentukan oleh pembuat translation software.
-
Translation
Untuk mengirimkan pesan keluar, ketika data yang diperlukan masih
dalam bentuk flat file, pembentukan pesan EDI bisa dilakukan
mengatur data menjadi struktur tertentu yang sesuai dengan kebutuhan
transaksi EDI.
-
Communication
Ppengiriman/transmisi atas pesan EDI dikendalikan oleh software
komunikasi, yang akan mengatur dan memelihara: nomor telepon partner
dagang, menjalankan automatic dialing dan
up/downloading
, juga
membuat
activity log
. Setiap pesan EDI dibungkus dengan amplop
khusus yang bertuliskan alamat tujuan, serta jenis transaksi EDI sebagai
header
dan
error checking codes
sebagai tambahan di bawahnya. Untuk
keperluan penerimaan pesan EDI, proses tersebut tinggal dibalik.
2.
Digital Currency
Digital
currency
dimaksudkan
untuk
memungkinkan
user
untuk
memindahkan dananya secara elektronik dalam lingkungan kerja tertentu. Saat ini,
digital currency
dirancang untuk versi elektronik dari uang kertas, dimana memiliki
atribut yang sama dengan media fisik sebenarnya baik secara anatomis maupun dari
segi likuiditasnya.
Karakteristik
digital currency
adalah sebagai berikut:
a.
Mewakili suatu nilai moneter tertentu
b.
Bisa ditukarkan sebagai alat pembayaran untuk barang dan jasa, mata uang dan
koin serta token lainnya
d.
Sulit diduplikasi atau dipalsukan.
Jenis-jenis digital currency antara lain:
a.
Electronic Cash
Sistem
electronic cash
telah terintegrasi sepenuhnya dengan
software web
browser
untuk memudahkan pembelian barang melalui internet. Sistem
electronic cash
bisa menunjukkan saldo terakhir pada user tertentu sesuai
permintaan.
Electronic cash
pada umumnya memerlukan infrastruktur
public
key
dan mekanisme enkripsi tertentu. Saat ini
electronic cash
belum sepopuler
pengunaan smart card atau model pembayaran lainnya.
b.
Micropayments
Micropayments
adalah pembayaran untuk item dengan nilai relative rendah,
misalnya informasi atau hiburan
on-line
yang biayanya bervariasi antara 1 cent
sampai 10 cent. Sedangkan
Minipayment
adalah pembayaran untuk item
dengan nilai antara $ 0,25 sampai $ 10. Ada beberapa skema yang mampu
menangani micropayments yaitu: Milicent, eCash, CyberCoin, Mondex,
VisaCash dan NetBill.
3.
Electronic Catalogs
Electronic Catalogs (e-catalogs)
telah berada pada aplikasi komersil yang
dirancang untuk internet dan merupakan komponen utama dari sistem
e-commerce.
E-catal