• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aplikasi E-Commerce Untuk Penjualan Produk Habbi Albi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aplikasi E-Commerce Untuk Penjualan Produk Habbi Albi"

Copied!
195
0
0

Teks penuh

(1)

APLIKASI E-COMMERCE

UNTUK PENJUALAN PRODUK HABBI ALBI

TUGAS AKHIR

Diajukan untuk Menempuh Ujian Akhir Sarjana

Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika

Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Universitas Komputer Indonesia

NITA NURFITRIA

10106125

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(2)
(3)
(4)

i

ABSTRAK

APLIKASI E-COMMERCE

UNTUK PENJUALAN PRODUK HABBI ALBI

Oleh

NITA NUFITRIA

10106125

Habbi Albi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan dengan

memproduksi produk-produk berupa kerudung, pakaian muslim dan atribut islam

lainnya. Sistem penjualan yang dilakukan di toko Habbi Albi saat ini masih memakai

sistem konvensional, dimana pelanggan harus mendatangi toko untuk memilih dan

membeli barang yang ada. Sistem manual juga masih diterapkan pada pencatatan

data-data serta transaksi penjualan. Sementara itu pihak Habbi Albi masih dirasa

kurang dalam melakukan promosi untuk memberikan informasi mengenai

produk-produk yang ditawarkan. Untuk menyelesaikan masalah diatas, serta meningkatkan

penjualan dan menjangkau pangsa pasar yang lebih luas, toko Habbi Albi ingin

menggunakan teknologi dalam strategi pemasaran dan penjualannya dengan

mengimplementasikan E-Commerce.

E-Commerce didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk,

jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan

komputer seperti internet. Aplikasi e-commerce di toko Habbi Albi ini mengolah data

master, data pembelian serta laporan penjualan. Transaksi pembelian produk

dilakukan secara

online dengan menggunakan

Paypal

serta menyediakan fasilitas

bertransaksi dengan metode transfer melalui Bank.

Alat yang digunakan untuk menggambarkan model sistem adalah berupa

diagram alir data (FlowMap), diagram konteks, dan Data Flow Diagram (DFD), serta

dalam perancangan basis data menggunakan kamus data dan

Entity Relationship

Diagram (ERD).

Setelah dilakukan pengujian alpha dan beta dapat disimpulkan bahwa secara

fungsional aplikasi sudah dapat menghasilkan output yang diharapkan yaitu dapat

mempermudah pelanggan dalam proses pembelian produk serta memberi kemudahan

bagi pihak toko Habbi Albi dalam pengolahan data produk maupun penjualan.

(5)

ii

ABSTRACT

APPLICATIONS FOR E-COMMERCE SALES

PRODUCT HABBI ALBI

by

NITA NUFITRIA

10106125

Habbi albi is a company be motion in sector commerce with promoted a

producs shaped veils, muslim clothing and other atribut of muslim. System sales in

the stores habbi albi in this moment still made konvensional system, where the

costumers have come to the store for selecting and buying commodities such there.

Manual system also are still applied to quotation data and sales transactions.

Meanwhile, the habbi albi still felt minus In perpetrated the promotion for provide

imformotion striked products offered.to solve the above problem ,as well as increace

sales and market share to reach a wider. The habbi albi store like using the

technology in strategic marketing and sales it by implementing the e-commerce.

E-commerce is defined as the prosess buying and selling of products, service

and information such do by electronically by using the computer networks like the

internet. Internet application in habbi albi store this is trun master data, purchasing

data and sales reports. The transaction buying product made as online by using the

Paypal so willing facilities in transaction by transfer method with means of Bank.

The tools used to explain system modal is shaping data flow (Flowmap),

contexs diagram,and Data Flow Diagram (DFD ) as well as in planning database

using data dictionary and Entity Relationship Diagram(ERD).

After testing the alpha and beta can be concluded the application functional

able to produce the expected output that is will be can facilitaties consumer in the

prosess buying product so will be giving to easy for sides store habbi albi in

preparation data product as well the sales.

(6)

v

DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL

LEMBAR PENGESAHAN

ABSTRAK ... i

ABSTRACK ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR SIMBOL ... xviii

DAFTAR LAMPIRAN ... xx

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Perumusan Masalah ... 2

1.3 Maksud dan Tujuan ... 2

1.4 Batasan Masalah ... 3

1.5 Metodologi Penelitian ... 5

1.6 Sistematika Penulisan ... 7

BAB II LANDASAN TEORI ... 8

2.1 Tinjauan Tempat Penelitian ... 8

2.2 Konsep Dasar Analisis Sistem ... 8

2.2.1 Flowmap...8

(7)

vi

2.3 Diagram Konteks ... 11

2.4 DFD (Data Flow Diagram) ... 12

2.5 Perangkat Lunak yang Digunakan ... 14

2.5.1 HTML………... 14

2.5.2 Cascading Style Sheet (CSS)……….. 15

2.5.3 PHP ... 16

2.5.4 Javascript ... 17

2.5.5 MySQL ... 17

2.5.6 Macromedia Dreamweaver ... 24

2.5.7 Apache ... 24

2.5.8 World Wide Web (WWW)………24

2.6 Electronic E-Commerce ... 25

2.6.1 Sejarah Perkembangan E-Commerce ... 25

2.6.2 Kelebihan E-Commerce ... 26

2.6.3 Kekurangan E-Commerce ... 27

2.6.4 Manfaat E-Commerce ... 30

2.6.5 Klasifikasi E-Commerce ... 32

2.6.6 Komponen Utama E-Commerce ... 33

2.6.7 Pertimbangan Bisnis E-Commerce ... 39

2.6.8 Security E-Commerce ... 40

2.7 Paypal ... 41

2.7.1 Definisi Paypal ... 41

(8)

vii

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ... 46

3.1 Analisis Sistem ... 46

3.1.1 Analisis Prosedur dan Dokumen Sistem ... 47

3.1.2 Analisis Non Fungsional ... 49

3.1.2.1 Analisis Pengguna ... 49

3.1.2.2 Analisis Perangkat Keras ... 50

3.1.2.3 Analisis Perangkat Lunak ... 50

3.2 Analisis Basis Data ... 51

3.2.1 Diagram Entity Relationship ... 51

3.3 Diagram Konteks ... 52

3.4 Data Flow Diagram ... 53

3.4.1 Spesifikasi Poses ... 64

3.5 Kamus Data ... 77

3.6 Perancangan Basis Data ... 84

3.6.1 Skema Relasi ... 84

3.6.2 Perancangan Suktur Tabel... 85

3.7 Perancangan Arsitektur ... 92

3.7.1 Perancangan Antarmuka ... 92

3.7.1.1 Perancangan Struktur Menu ... 92

3.7.1.2 Perancangan Antarmuka Pengunjung ... 94

3.7.1.3 Perancangan Antarmuka Member ... 99

(9)

viii

3.7.2 Perancangan Antarmuka Pesan ... 126

3.7.3 Jaringan Semantik ... 126

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN ... 109

4.1 Implementasi ... 109

4.1.1 Implementasi Perangkat Keras ... 129

4.2 Implementasi Basis Data ... 130

4.3 Implementasi Antar Muka ... 134

4.4 Pengujian Alpa ... 136

4.4.1 Rencana Pengujian Fasilitas Administrator ... 136

4.4.2 Rencana Pengujian Fasilitas Pengunjung dan Member ... 137

4.4.3 Kasus dan Hasil Pengujian ... 139

4.4.3.1 Pengujian Register Member ... 139

4.4.3.2 Pengujian Login Member ... 139

4.4.3.3 Pengujian Logout ... 140

4.4.3.4 Pengujian Edit Profil Member ... 141

4.4.3.5 Pengujian Ganti Password Member ... 141

4.4.3.6 Pengujian Menu Produk ... 142

4.4.3.7 Pengujian Menu Berita ... 143

4.4.3.8 Pengujian Menu Help ... 143

4.4.3.9 Pengujian Menu Katagori ... 143

4.4.3.10 Pengujian Menu Merk ... 144

4.4.3.11 Pengujian Menu Keranjang Belanja... 144

(10)

ix

4.4.3.13 Pengujian form checkout ... 145

4.4.3.14 Pengujian Login Admin ... 146

4.4.3.15 Pengujian Ganti Password Admin ... 147

4.4.3.16 Pengujian Data Produk ... 147

4.4.3.17 Pengujian Tambah Produk ... 148

4.4.3.18 Pengujian Data Katagori ... 149

4.4.3.19 Pengujian Tambah Katagori ... 150

4.4.3.20 Pengujian Data Merk ... 150

4.4.3.21 Pengujian Tambah Merk ... 151

4.4.3.22 Pengujian Data Provinsi ... 151

4.4.3.23 Pengujian Tambah Provinsi ... 152

4.4.3.24 Pengujian Data Kota ... 153

4.4.3.25 Pengujian Tambah Kota ... 153

4.4.3.26 Pengujian Data Berita ... 154

4.4.3.27 Pengujian Tambah Berita ... 155

4.4.3.28 Pengujian Data Bank ... 155

4.4.3.29 Pengujian Tambah Bank ... 156

4.4.3.30 Pengujian Data Rekening ... 157

4.4.3.31 Pengujian Tambah Rekening ... 158

4.4.3.32 Pengujian Data Member ... 158

4.4.3.33 Pengujian Data Pembelian ... 159

4.4.4 Kesimpulan Hasil Pengujian Alpha ... 159

(11)

x

4.4.6 Hasil Kuesioner Pengguna ... 165

4.4.7 Kesimpulan Hasil Pengujian Beta ... 171

BAB V PENUTUP ... 173

5.1 Kesimpulan ... 173

5.2 Saran ... 174

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN A

LAMPIRAN B

LAMPIRAN C

(12)

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Model Pengembangan Perangkat Lunak Waterfall ... 6

Gambar 2.1 One to one relationship ... 10

Gambar 2.2 One to many relationship ... 10

Gambar 2.3 Many to one relationship ... 11

Gambar 2.4 Many to many relationship ... 11

Gambar 2.5 Alur pembayaran dengan Paypal ... 42

Gambar 3.1 Flowmap / prosedur penjualan produk ... 48

Gambar 3.2 ERD pada e-commerce penjualan produk Habbi Albi ... 52

Gambar 3.3 Diagram Konteks ... 53

Gambar 3.4 Data Flow Diagram level 1 ... 54

Gambar 3.5 DFD level 2 proses login ... 55

Gambar 3.6 DFD level 2 proses pengolahan data user ... 55

Gambar 3.7 DFD level 2 proses pengolahan data master ... 56

Gambar 3.8 DFD level 2 proses pengolahan laporan ... 56

Gambar 3.9 DFD level 2 proses pengolahan data transaksi ... 57

Gambar 3.10 DFD level 3 proses pengolahan data member ... 57

Gambar 3.11 DFD level 3 proses pengolahan data admin ... 58

Gambar 3.12 DFD level 3 proses pengolahan data kategori ... 58

Gambar 3.13 DFD level 3 proses pengolahan data produk ... 59

Gambar 3.14 DFD level 3 proses pengolahan data merek ... 59

(13)

Gambar 3.16 DFD level 3 proses pengolahan data kota ... 60

Gambar 3.17 DFD level 3 proses pengolahan data provinsi ... 61

Gambar 3.18 DFD level 3 proses pengolahan data Bank ... 61

Gambar 3.19 DFD level 3 proses pengolahan data Rekening ... 62

Gambar 3.20 DFD level 3 proses pengolahan data pembelian ... 62

Gambar 3.21 DFD level 3 proses pengolahan data keranjang belanja .... 63

Gambar 3.22 DFD level 3 proses pengolahan data pengiriman ... 63

Gambar 3.23 DFD level 3 proses checkout ... 64

Gambar 3.24 Skema relasi... 85

Gambar 3.25 Struktur menu pengunjung ... 92

Gambar 3.26 Struktur menu member ... 93

Gambar 3.27 Struktur menu admin ... 93

Gambar 3.28 Perancangan antarmuka utama (Home) ... 94

Gambar 3.29 Perancangan antarmuka Tentang Kami ... 94

Gambar 3.30 Perancangan antarmuka Berita ... 95

Gambar 3.31 Perancangan antarmuka Help ... 95

Gambar 3.32 Perancangan antarmuka Register ... 96

Gambar 3.33 Perancangan antarmuka Login ... 96

Gambar 3.34 Perancangan antarmuka Cari ... 97

Gambar 3.35 Perancangan antarmuka Cari Produk ... 98

Gambar 3.36 Perancangan antarmuka Beli Produk ... 98

Gambar 3.37 Perancangan antarmuka Home sebelum login ... 98

(14)

Gambar 3.39 Perancangan antarmuka home setelah login ... 101

Gambar 3.40 Perancangan antarmuka Tentang Kami ... 102

Gambar 3.41 Perancangan antarmuka Berita ... 103

Gambar 3.42 Perancangan antarmuka Help ... 104

Gambar 3.43 Perancangan antarmuka Cari ... 105

Gambar 3.44 Perancangan antarmuka Cari Produk ... 106

Gambar 3.45 Perancangan antarmuka Beli Produk ... 107

Gambar 3.46 Perancangan antarmuka Keranjang Belanja ... 108

Gambar 3.47 Perancangan antarmuka Data Pengiriman ... 109

Gambar 3.48 Perancangan antarmuka Checkout ... 110

Gambar 3.49 Perancangan antarmuka Data Pembayaran ... 111

Gambar 3.50 Perancangan antarmuka View History ... 112

Gambar 3.51 Perancangan antarmuka Lupa Password ... 113

Gambar 3.52 Perancangan antarmuka EditProfile ... 114

Gambar 3.53 Perancangan antarmuka Ganti Password ... 115

Gambar 3.54 Perancangan antarmuka Login ... 116

Gambar 3.55 Perancangan antarmuka menu utama (Home) ... 116

Gambar 3.56 Perancangan antarmuka edit profile Admin ... 117

Gambar 3.57 Perancangan antarmuka Ganti Password ... 117

Gambar 3.58 Perancangan antarmuka pengolahan data poduk ... 118

Gambar 3.59 Perancangan antarmuka pengolahan data kategori ... 118

Gambar 3.60 Perancangan antarmuka pengolahan data merek ... 119

(15)

Gambar 3.62 Perancangan antarmuka pengolahan data provinsi ... 120

Gambar 3.63 Perancangan antarmuka pengolahan data berita ... 120

Gambar 3.64 Perancangan antarmuka pengolahan data member ... 121

Gambar 3.65 Perancangan antarmuka pengolahan data pembelian ... 121

Gambar 3.66 Perancangan antarmuka pengolahan data barang ... 122

Gambar 3.67 Perancangan antarmuka laporan penjualan online ... 122

Gambar 3.68 Perancangan antarmuka tambah produk ... 123

Gambar 3.69 Perancangan antarmuka tambah kategori ... 123

Gambar 3.70 Perancangan antarmuka tambah merek ... 124

Gambar 3.71 Perancangan antarmuka tambah kota ... 124

Gambar 3.72 Perancangan antarmuka tambah provinsi ... 125

Gambar 3.73 Perancangan antarmuka tambah berita ... 125

Gambar 3.74 Perancangan antarmuka pesan ... 126

Gambar 3.75 Jaringan Semantik Pengunjung ... 126

Gambar 3.76 Jaringan Semantik Member ... 127

(16)

xviii

DAFTAR SIMBOL

1. Simbol Flow Map

SIMBOL NAMA KETERANGAN

Proses Merupakan proses komputer yang terjadi

didalam aliran dokumen

Aliran Menunjukkan data – data yang mengalir

pada sistem

Proses Manual Merupakan proses yang terjadi didalam

Flow Map

Dokumen Dokumen yang ada dalam Flow Map

Offline

Storage

Menunjukkan tempat penyimpanan data

berupa arsip

2. Simbol Entity Relationship Diagram

SIMBOL NAMA KETERANGAN

Entity Menunjukkan himpunan entitas

Garis

Menunjukkan penghubung antara

himpunan relasi dengan himpunan

(17)

xix atributnya

Belah ketupat /

Relationship

Menunjukkan himpunan relasi

3. Simbol Data Flow Diagram

SIMBOL NAMA KETERANGAN

Proses

Menunjukkan kegiatan / kerja yang

dilakukan oleh orang, mesin atau

komputer

Terminator Menunnjukkan bagian dari luar

Arus / Aliran

data

Menunjukkan arus dari proses

Data store

Menunjukkan simpanan dari data yang

dapat berupa suatu file / database di

(18)

xv

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Spesifikasi Proses ... 64

Tabel 3.2 Kamus Data ... 77

Table 3.3 Tabel Admin ... 85

Table 3.4 Tabel Member ... 86

Tabel 3.5 Tabel Kategori ... 87

Tabel 3.6 Tabel Produk ... 87

Tabel 3.7 Tabel Merk ... 88

Tabel 3.8 Tabel Cart ... 88

Tabel 3.9 Tabel Kota ... 88

Tabel 3.10 Tabel Berita ... 89

Tabel 3.11 Tabel Provinsi ... 89

Tabel 3.12 Tabel Detail Pembelian Online ... 90

Tabel 3.13 Tabel Pembelian Online ... 90

Tabel 3.14 Tabel Pembayaran ... 91

Tabel 3.15 Tabel Bank ... 91

Tabel 3.16 Tabel Rekening ... 92

Tabel 4.1 Implementasi Antar Muka ... 134

Tabel 4.2 Skenario Pengujian Fasilitas Admin ... 136

Tabel 4.3 Skenario Pengujian Fasilitas Pengunjung & Member ... 137

Tabel 4.4 Pengujian registrasi member ... 139

(19)

xvi

Tabel 4.6 Pengujian logout ... 140

Tabel 4.7 Pengujian edit profil member ... 141

Tabel 4.8 Pengujian ganti password member ... 141

Tabel 4.9 Pengujian menu produk ... 142

Tabel 4.10 Pengujian menu berita ... 143

Tabel 4.11 Pengujian menu help ... 143

Tabel 4.12 Pengujian menu kategori ... 144

Tabel 4.13 Pengujian menu merk ... 144

Tabel 4.14 Pengujian menu keranjang belanja ... 144

Tabel 4.15 Pengujian form data pengiriman ... 145

Tabel 4.16 Pengujian form checkout ... 146

Tabel 4.17 Pengujian login admin ... 146

Tabel 4.18 Pengujian ganti password admin ... 147

Tabel 4.19 Pengujian data produk ... 148

Tabel 4.20 Pengujian tambah produk ... 148

Tabel 4.21 Pengujian data kategori ... 149

Tabel 4.22 Pengujian tambah kategori ... 150

Tabel 4.23 Pengujian data merk ... 150

Tabel 4.24 Pengujian tambah merk ... 151

Tabel 4.25 Pengujian data provinsi ... 152

Tabel 4.26 Pengujian tambah provinsi ... 152

Tabel 4.27 Pengujian data kota ... 153

(20)

xvii

Tabel 4.29 Pengujian data berita ... 154

Tabel 4.30 Pengujian tambah berita ... 155

Tabel 4.31 Pengujian data bank ... 156

Tabel 4.32 Pengujian tambah bank ... 156

Tabel 4.33 Penguji data rekening ... 157

Tabel 4.34 Pengujian tambah rekening ... 158

Tabel 4.35 Pengujian data member ... 158

Tabel 4.36 Pengujian data pembelian ... 159

Tabel 4.37 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 1 ... 165

Tabel 4.38 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 2 ... 166

Tabel 4.39 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 3 ... 166

Tabel 4.40 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 4 ... 167

Tabel 4.41 Hasil pengujian kuesioner admin soal nomor 5 ... 167

Tabel 4.42 Hasil pengujian kuesioner member soal nomor 1 ... 168

Tabel 4.43 Hasil pengujian kuesioner member soal nomor 2 ... 169

Tabel 4.44 Hasil pengujian kuesioner member soal nomor 3 ... 169

Tabel 4.45 Hasil pengujian kuesioner member soal nomor 4 ... 170

(21)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Habbi Albi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan

dengan memproduksi produk-produk berupa kerudung, pakaian muslim dan

atribut islam lainnya. Sistem penjualan yang dilakukan di toko Habbi Albi saat

ini masih memakai sistem konvensional, dimana pelanggan harus mendatangi

toko untuk memilih dan membeli barang yang ada. Kondisi ini menimbulkan

kesulitan berbelanja bagi konsumen yang jarak rumahnya berjauhan dengan toko.

Hal ini terutama dirasakan oleh konsumen yang mempunyai kesibukan dalam

kegiatan sehari-hari sehingga tidak sempat datang berbelanja. Berbagai kategori

barang di toko Habbi Albi juga tidak dapat secara langsung dipajang karena

mengingat luas toko yang tidak memadai.

Pemasaran produk Habbi Albi jangkauannya masih terbatas oleh geografis

dimana toko berada. Sementara itu, dalam melakukan promosi pihak Habbi Albi

masih menggunakan selebaran pamflet yang dirasa kurang memberikan informasi

yang tepat mengenai produk yang ditawarkan kepada para konsumen. Selain itu,

dalam pembukuan untuk pembuatan laporan rekapitulasi penjualan masih

dilakukan secara manual sehingga pengolahan data laporan penjualan masih

lambat dan belum terperinci dengan baik.

(22)

2

umum secara lebih luas. Untuk memecahkan masalah yang terjadi, maka

diperlukan suatu sistem perdagangan secara online atau lebih dikenal dengan istilah e-commerce ( electronic commerce). E-Commerce didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara

elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer seperti internet. Konsumen

dapat membeli produk tanpa harus datang langsung ke toko karena dengan e-commercekonsumen dapat melakukan pembelian kapan saja dan dimana saja.

Berdasarkan latar belakang diatas, maka akan dibangun aplikasi e-commerceuntuk penjualan produk Habbi Albi.

1.2 Perumusan Masalah

Melihat permasalahan yang terdapat dalam latar belakang dan juga hasil

wawancara dengan pihak perusahaan, maka timbul suatu masalah bagaimana

membuat aplikasie-commerceuntuk penjualan produk di toko Habbi Albi.

1.3 Maksud dan Tujuan

1.3.1 Maksud

Adapun maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun aplikasi e-commerceuntuk penjualan produk di toko Habbi Albi.

1.3.2 Tujuan

Sedangkan tujuan dari penelitian ini antara lain :

1. Memudahkan konsumen dalam mengetahui produk apa saja yang

ditawarkan oleh toko Habbi Albi tanpa harus mengunjungi tokonya

(23)

3

2. Memudahkan konsumen dalam proses pembelian produk sehingga

konsumen dapat melakukan transaksi dimanapun ia berada tanpa harus

mengunjungi tokonya secara langsung.

3. Memperluas jangkauan pemasaran dan promosi produk melalui media

internet.

4. Mempermudah dalam melakukan laporan rekapitulasi penjualan.

1.4 Batasan Masalah

Agar penelitian yang dilakukan lebih terarah sesuai dengan tujuan

penelitian, mudah dalam pengumpulan dan pengolahan data, analisa serta menarik

kesimpulan, maka ruang lingkup penelitian mencakup sebagai berikut :

1. Data

Data yang diolah diantaranya adalah data admin, member, data master,

data pembelian dan data laporan. Data laporan penjualan dapat dicetak berdasarkan harian, bulanan atau tahunan.

2. Proses

Proses yang terdapat dalam aplikasi ini yaitu :

a. Pengolahan data admin

b. Pengolahan data member

c. Pengolahan data master

d. Pengolahan data pembelian

(24)

4

3. Transaksi pembelian produk dilakukan secara online dengan menggunakan Paypal sertamenyediakan fasilitas bertransaksi dengan metode transfer melalui Bank.

4. Setelah pembayaran diterima, barang akan dikirim menggunakan kurir

seperti TIKI atau JNE.

5. Kombinasi browserdanserver mendukung protokol SSL (Secure Socket Layer) untuk keamanan komunikasi antara penjual dan pembeli.

6. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, Macromedia Dreamweaver, XAMPP, dan MySQL sebagai databasenya.

7. Metoda analisa dan perancangan yang dipakai adalah metoda terstruktur,

yaitu dengan menggunakan diagram aliran data DFD dan pembentukan

basis data dengan menggunakan ERD.

1.5 Metodologi Penelitian

1.5.1 Pengumpulan Data

Metodologi yang digunakan dalam mengumpulkan data yang berkaitan dengan

penyusunan laporan dan pembuatan aplikasi ini adalah sebagai berikut:

1. Wawancara (interview)

Wawancara adalah pengumpulan data dengan cara melakukan tanya jawab

langsung mengenai informasi yang dibutuhkan.

2. Observasi

Observasi adalah pengumpulan data yang diperoleh secara langsung di

(25)

5

3. Studi Literatur

Studi literatur (library research) adalah mengumpulkan data melalui buku-buku, situs internet, dan catatan kuliah yang erat kaitannya dengan tema dari

pembuatan proposal.

1.5.2 Pembangunan Perangkat Lunak

Teknik analisis data dalam pembuatan perangkat lunak menggunakan

model pengembangan perangkat lunak Waterfallyang dapat dilihat pada gambar 1.1 , penjelasannya yaitu sebagai berikut :

a. Rekayasa Sistem

Tahap ini merupakan kegiatan pengumpulan data sebagai pendukung

pembangunan sistem serta menentukan ke arah mana aplikasi ini akan dibangun.

b. Analisis Sistem

Merupakan tahap menganalisis hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan

proyek pembuatan perangkat lunak.

c. Perancangan Sisem

Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi representasi ke dalam bentuk rancangansoftwaresebelumcodingdimulai.Design

harus dapat mengimplementasikan kebutuhan yang telah disebutkan pada tahapan

analisis sebelumnya.

(26)

6

Analisis Sistem

Perancangan Sistem

Pengkodean Sistem

Pengujian Sistem

Pemeliaharaan Sistem

Rekayasa Sistem

Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah komputer, maka

desain tersebut harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti

oleh mesin, yaitu ke dalam bahasa pemrograman melalui prosescoding.

e. Pengujian Sistem

Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian juga dengansoftware. Semua fungsi-fungsi softwareharus diujicobakan, agarsoftwarebebas darierror, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang sudah didefinisikan

sebelumnya.

f. Pemeliharan Sistem

Setelah aplikasi ini diimplementasikan pada lingkungan Habbi Albi, maka

diperlukan pemeliharaan aplikasi untuk mengecek apakah masih ada error yang tidak ditemukan sebelumnya.

(27)

7

7. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan dibagi dalam beberapa bab dengan pokok pembahasan

secara umum sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi latar belakang, perumusan masalah, maksud dan

tujuan,batasan masalah, metodologi penelitian, sistematika penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisi teori dasar yang mendukung dalam pemrosesan data yang

ada dan pembuatan program aplikasi yang disesuaikan dengan data yang ada,

serta dijelaskan pula tentang perusahaan yang menjadi tempat diadakannya

penelitian.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Bab ini berisi analisis kebutuhan dalam membangun aplikasi ini. Analisis

sistem yang sedang berjalan pada aplikasi ini sesuai dengan metode

pembangunan perangkat lunak yang digunakan. Selain itu terdapat juga

perancangan antarmuka untuk aplikasi yang akan dibangun sesuai dengan

hasil analisis yang telah dibuat.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Bab ini berisi hasil implementasi dari hasil analisis dan perancangan yang

telah dibuat disertai juga dengan hasil pengujian dari aplikasi ini .

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

(28)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1

Tinjauan Tempat Penelitian

Habbi Albi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan

dengan memproduksi produk-produk berupa kerudung, pakaian muslim dan atribut

islam lainnya. Toko Habbi Albi terletak di Jalan Merdeka tepatnya didalam Mall BIP

(Bandung Indah Plaza) lantai 1 no.52 , Bandung. Habbi Albi tepat berdiri pada

tanggal 11 Juni 2009 dengan pemilik atau

owner

yaitu Siti Nursa’adah S.Pd.I.

2.2

Konsep Dasar Analisis Sistem

2.2.1

Flowmap

Bagan alir atau

flow map

adalah bagan yang menunjukan alir didalam

program atau prosedur sistem secara logika. Bagan alir digunakan terutama untuk alat

bantu komunikasi dan dokumentasi. Bagan alir dokumen atau sering disebut juga

Flow Map

merupakan bagan alir yang menunjukan arus dari aliran formulir termasuk

tembusan-tembusannya.

2.2.2

ERD (

Entity Relationship Diagram

)

Entity Relationship Diagram

atau biasa dikenal dengan diagram E-R secara

(29)

utama yaitu entity dan relasi. Untuk melambangkan fungsi diatas maka digunakan

simbol-simbol yang bisa dilihat pada daftar simbol.

Elemen-elemen

Entity Relationship Diagram

adalah sebagai berikut:

1.

Entity (Entitas)

Pada E-R diagram,

entity

digambarkan dengan sebuah bentuk persegi panjang.

Entity adalah sesuatu apa saja yang ada didalam sistem, nyata maupun abstrak

dimana data tersimpan. Entitas diberi nama dengan kata benda dan dapat

dikelompokan dalam empat jenis nama, yaitu : orang, benda, lokasi kejadian

(terdapat unsur waktu didalamnya).

2.

Relationship (Relasi)

Pada E-R diagram,

relationship

dapat digambarkan dengan sebuah bentuk belah

ketupat.

Realationship

adalah hubungan alamiah yang terjadi antara entitas. Pada

umumnya relationship diberi nama dengan kata kerja dasar, sehinga memudahkan

untuk melakukan pembacaan relasinya.

3.

Atribut

Seacara umum atribut adalah sifat atau karakteristik dari tiap entitas maupun tiap

relationship. Maksudnya adalah sesutau yang menjelaskan apa sebenarnya yang

dimaksud entitas maupun

relationship

, sehingga sering dikatakan bahwa atribut

adalah elemen dari setiap entitas dan

relationship

.

(30)

4.

Kardinalitas

Kardinalitas relasi menunjukan jumlah maksimum tupel yang dapat berelasi

dengan entitas yang lainnya. Dari sejumlah kemungkinan banyaknya hubungan

yang terjadi dari entitas, kardinalitas relasi merujuk kepada hubungan maksimum

yang terjadi dari entitas yang satu ke entitas yang lainnya dan begitu juga

sebaliknya. Macam-macam kardinalitas relasi, yaitu :

a.

One to one Relationship

Tingkat hubungann satu ke satu, dinyatakan dengan satu kejadian pada entitas

pertama, hanya mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas yang

kedua dan sebaliknya.

Gambar 2.1

One to One Relationship

b.

One to many Relationship

Tingkat hubungan satu ke banyak adalah untuk satu kejadian pada entitas

yang pertama dapat mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas yang

kedua.

(31)

c.

Many To One Relationship

Untuk banyak kejadian pada entitas yang pertama hanya dapat mempunyai

satu hubungan dengan kejadian pada entitas yang kedua.

Gambar 2.3

Many to One Relationship

d.

Many to many Relationship

Tingkat hubungan banyak ke banyak terjadi jika tiap kejadian pada sebuah

entitas akan mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya, baik

dilihat dari sisi entitas yang pertama maupun dilihat dari sisi yang kedua.

Gambar 2.4

Many to Many Relationship

5.

Key

(Kunci)

Sebuah atribut atau set atribut yang nilainya mengidentifikasikan entitas secara

unik dalam suatu entitas.

Key

memiliki beberapa jenis sesuai dengan kegunaannya

masing-masing, yaitu

primary key

(kunci utama),

foreign key

(kunci tamu).

2.3

Diagram Konteks

Diagram konteks merupakan arus data yang berfungsi untuk menggambarkan

(32)

Kesatuan luar ini merupakan sumber arus data atau tujuan data yang berhubungan

dengan sistem informasi tersebut.

2.4

DFD (

Data Flow Diagram

)

Diagram Alir Data atau

Data Flow Diagram

(DFD) adalah suatu model yang

menjelaskan arus data mulai dari pemasukan sampai dengan keluaran data. Tingkatan

DFD dimulai dari diagram konteks yang menjelaskan secara umum suatu sistem atau

batasan sistem aplikasi yang akan dikembangkan. Kemudian DFD dikembangkan

menjadi DFD tingkat 0 atau level 0 dan kemudian DFD level 0 dikembangkan lagi

menjadi level 1 dan selanjutnya sampai sistem tersebut tergambarkan secara rinci

menjadi tingkatan-tingkatan lebih rendah lagi.

DFD merupakan penurunan atau penjabaran dari diagram konteks. Dalam

pembuatan DFD harus mengacu pada ketentuan sebagai berikut :

1.

Setiap penurunan level yang lebih rendah harus mempresentasikan proses

tersebut dalam spesifikasi proses yang jelas.

2.

Penurunan dilakukan apabila memang diperlukan.

3.

Tidak semua bagian dari sistem harus ditunjukkan dengan jumlah level yang

sama.

Simbol-simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram menurut notasi

(33)

1. Proses

Proses adalah simbol pertama data flow diagram. Proses dilambangkan dengan

lingkaran, dimana proses ini menunjukan bagian dari sistem yang mengubah satu atau

lebih input dan output. Nama proses dituliskan dengan satu kata, singkatan atau

kalimat sederhana. Lambang sebuah proses dapat dilihat pada gambar 2.5 berikut :

2. Aliran Data

Aliran Data digambarkan dengan tanda panah. Aliran data juga digunakan untuk

menunjukan bagian-bagian informasi dari satu bagian ke bagian lain. Pembagian

nama untuk aliran ini menunjukan sebuah arti untuk sebuah aliran. Untuk kebanyakan

sistem yang dibuat, aliran data sebenarnya mengambarkan data yakni angka, huruf,

pesan, floating point, dan macam-macam informasi lainnya.

3. Simpanan Data

Simpanan data digunakan sebagai penyimpanan bagi paket-paket data. Notasi

penyimpanan data digambarkan dengan garis horizontal yang pararel. Simpanan data

merupakan simpanan data dari data yang berupa suatu file atau database di sistem

komputer ataupun berupa arsip atau catatan manual. Nama dari simpanan data

menunjukan nama filenya.

4. Terminator

Terminator digambarkan dengan sebuah kotak yang menggambarkan kesatuan

luar (

eksternal entitty

) yang berhungan dengan sistem. Kesatuan luar merupakan

(34)

sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau

output dari sistem.

2.5

Perangkat Lunak yang Digunakan

2.5.1 HTML

HTML merupakan singkatan dari

hypertext markup language

, yang

merupakan program penulisan informasi pada sebuah

hompage

. Penulisan HTML

dapat dilakukan menggunakan alat bantu seperti

Notepad

yang terdapat pada

windows

atau

simple text machintosh

.

Selain itu juga dapat digunakan editor HTML seperti

Macromedia

Dreamweaver

dan

Microsoft Frontpage

yang dapat memudahkan dalam menulis

HTML dan memungkinkan dokumen HTML yang dibuat dapat diakses oleh berbagai

jenis

Browser

. HTML berupa kode-kode tag yang memberikan instruksi pada

Web

Browser

untuk memberikan tampilan sesuai yang diinginkan.

2.5.2

Cascading Style Sheet (CSS)

Cascading Style Sheet (CSS)

atau yang biasa disingkat dengan CSS,

merupakan suatu dokumen yang digunakan untuk melakuakan pengaturan halaman

Web yang ditulis dengan HTML atau XHTML. Penggunaan CSS tidak memerlukan

perangkat lunak tertentu karena CSS merupakan

script

yang telah

embedded

dengan

HTML. CSS digunakan oleh

Web Designer

untuk menentukan warna, jenis, huruf,

tata letak, dan berbagai aspek tampilan dokumen. CSS digunakan terutama untuk

(35)

lainnya) dengan presentasi dokumen (yang ditulis dengan CSS). Pemisah ini

ditujukan agar dapat mmemisahkan aksesibilitas isi, memberikan lebih banyak

keleluasaan dan kontrol terhadap tampilan, dan mengurangi kompleksitas serta

pengulangan pada trukur isi.

2.5.3

PHP

PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994 dan bersifat

open

source.

Sampai bulan januari 2007, PHP sudah digunakan oleh kurang lebih 20 juta

domain

dan terus berkembang sampai saat ini.

PHP merupakan singkatan dari

Hypertext Preprocessor

, adalah sebuah bahasa

scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C,

Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik. Tujuan utama bahasa ini

adalah untuk memungkinkan perancang

web

menulis halaman

web

dinamis dengan

cepat.

PHP merupakan bahasa pemograman

web

yang bersifat

server-side

HTML=embedded scripting

, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada

si

server

. Artinya adalah sintaks dan perintah-perintah yang kita berikan akan

sepenuhnya dijalankan di

server

tetapi disertakan HTML biasa. PHP dikenal sebgai

bahasa scripting yang menyatu dengan

tag

HTML, dieksekusi di

server

dan

digunakan untuk membuat halaman

web

yang dinamis seperti ASP (

Active Server

(36)

Seluruh aplikasi berbasis

web

dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan

yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system

database

di

dalam

web

. Sistem

database

yang dapat didukung oleh PHP adalah :

1.

Oracle

2.

MySQL

3.

Sybase

4.

PostgreSQL

PHP dapat berjalan di berbagai system operasi seperti windows 98/NT,

UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh. PHP merupakan

software

yang

open

source

yang dapat anda download secara gratis dari situs resminya yaitu

http://www.php.net, ataupun dari situs-situs yang menyediakan

software

tersebut

seperti di ftp://gerbang.che.itb.ac.id.

Software

ini juga dapat berjalan pada

web

server

seperti PWS (

Personal Web

Server

), Apache, IIS, AOLServer, fhttpd, phttpd dan sebagainya. PHP juga

merupakan bahasa pemograman yang dapat kita kembangkan sendiri seperti

menambah fungsi-fungsi baru. Keunggulan lainnya dari PHP adalah PHP juga

mendukung komunikasi dengan layanan seperti protocol IMAP, SNMP, NNTP,

POP3 bahkan HTTP. PHP dapat diinstal sebagai bagian atau modul dari apache web

server

atau sebagai CGI script yang mandiri.

Banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika menggunakan PHP sebagai

(37)

1.

Tingkat keamanan yang cukup tinggi

2.

waktu eksekusi yang lebih cepat dibandingkan dengan bahasa pemograman

web lainnya yang berorientasi pada

server-side scripting

.

3.

Akses ke sistem

database

yang lebih fleksibel seperti MySQL.

2.5.4

Javascript

Javascript merupakan

cross-platform

yang dikembangkan oleh Netscape dan

pertama kali digunakan dalam

browser

Netscape. Javascript dibuat agar mudah

diintegrasikan kedalam program dan aplikasi lain, misalnya

browser

. Sebagian besar

browser

saat ini sudah mendukung javascript. Oleh karena itu,

script

dari javascript

biasanya dimasukkan kedalam suatu HTML dan dieksekusi di

browser

lain.

2.5.5

MySQL

MySQL adalah sebuah aplikasi

Relational Database Management Server

(RDBMS) bersifat

open source

yang memungkinkan data diakses dengan cepat oleh

banyak pemakai secara bersamaan dan juga memungkinkan pembatasan akses

pemakai berdasarkan

privilege

(hak akses) yang diberikan. MySQL menggunakan

bahasa SQL (

structured query language)

yang merupakan bahasa standar

pemograman

database

.

MySQL dipublikasikan sejak tahun 1996, akan tetapi sebenarnya sudah

dikembangkan sejak tahun 1979. MySQL telah memenangakan penghargaan

Linux

(38)

bawah lisensi

open source

, tapi ada juga lisensi utuk menggunakan MySQL yang

bersifat komersial.

Keunggulan dari MySQL adalah :

1.

Bersifat

open source.

2.

Sistem

software

-nya tidak memberatkan kerja

server

atau komputer karena

dapat bekerja di

background

.

2.5.5.1

Perintah-perintah MySQL

Pada MySQL terdapat beberapa perintah. Perintah-perintah pada MySQL ini

hampir sama dengan perintah-perintah pada

database

server

lainnya.

Perintah-perintah MySQL itu antara lain adalah sebagai berikut :

1.

Create database

, digunakan untuk membuat

database

pada

database

server

.

Sintaksnya adalah :

Create database database_name

Database_name

adalah nama

database

yang akan dibuat.

2.

Use database

, digunakan untuk menunjuk

database

yang akan digunakan.

Sintaksnya adalah :

Use database_name

Database_name

adalah nama

database

yang akan digunakan.

3.

Create table

, digunakan untuk membuat tabel pada

database

yang digunakan.

Sintaksnya adalah :

(39)

Column1 column_type column_attributes,

Column2 column_type column_attributes,

Primary_key (column_name)

);

Table_name

adalah nama tabel yang akan dibuat.

Column1

adalah nama kolom

yang akan dibuat pada tabel.

Column_type

adalah tipe dari kolom tersebut ,

dapat berupa

char, varchar, tinytext, mediumtext, longtext, enum, int, tinyint,

mediumint, bigint, float, decimal, time, date, datetime, timestamp, year.

4.

Insert

, digunakan untuk menambahkan record pada tabel.

Sintaksnya adalah :

Insert into table_name(column1, column2,..) values (value1,value2,..)

Table_name

adalah nama tabel yang akan ditambahkan

record

-nya.

Column1,

column2

adalah kolom yang akan ditambahkan data.

Value1,value2

adalah data

yang akan ditambahkan.

5.

Update

, digunakan untuk mengubah record yang sudah ada pada tabel.

Sintaksnya adalah :

Update table_name set column1=value1, column2=value2 where column=value

Table_name

adalah nama tabel yang akan dirubah

record

-nya.

Column1,

column2

adalah kolom yang akan dirubah data.

Value1,value2

adalah data yang

akan digantikan.

6.

Drop table

, digunakan untuk menghapus tabel.

(40)

Drop table table_name

Table_name adalah nama tabel yang akan dihapus.

7.

Show tables

, digunakan untuk menampilkan tabel-tabel yang telah dibuat dalam

database

yang aktif.

Sintaksnya adalah :

Show tables

8.

Show field

, digunakan untuk menampilkan seluruh field dalam suatu tabel.

Sintaksnya adalah :

Show field from table_name

Table_name

adalah nama tabel yang akan ditampilkan

field

-nya.

9.

Alter table

, digunakan untuk menambah,merubah, dan menghapus field dalam

suatu tabel.

Sintaksnya adalah :

a.

Untuk menambahkan

Alter table_name add column column1 column_type column_attributes

Table_name

adalah nama tabel yang akan ditambahkan

field

-nya.

Column1

adalah nama

field

baru,

column_type

adalah tipe kolom dan

column_attributes

adalah atribut kolom yang akan ditambahkan.

b.

Untuk mengubah

(41)

column1

adalah mana

field

yang akan dirubah,

column2

adalah nama

field

baru,

column_type

adalah tipe kolom dan

column_attributes

adalah

atribut kolom.

c.

Untuk menghapus

Alter table table_name drop column column1

Table_name

adalah tabel yang akan dihapus

field

-nya.

Column1

adalah

nama

field

yang akan dihapus.

2.5.5.2

Koneksi PHP dengan MySQL

Untuk menggabungkan bahasa pemograman PHP dan MySQL dibutuhkan

beberapa perintah khusus, yaitu :

1.

Pembuatan koneksi antara

server

dari MySQL dengan

web

server

tempat

menyimpan halaman

web

, perintahnya :

<?php

Mysql_connet(“host name”,”username”,”password”);

?>

2.

Setelah terbentuk koneksi selanjutnya dilakukan pemilihan terhadap

database

yang akan digunakan, perintahnya :

<?php

Mysql_select_db(“nama database”);

?>

3.

Baru kemudian dapat dilakukan perintah-perintah MySQL lainya seperti

select,

(42)

2.5.6

Macromedia Dreamweaver 8

Macromedia Dreamweaver 8 adalah sebuah editor HTML professional untuk

perancangan (

design

), pengkodean (

coding

), dan pengembangan situs

web

, halaman

web

dan aplikasi

web

. Bekerja pada lingkungan visual editing, Dreamweaver

menyediakan suatu tool yang sangat membantu untuk pembuatan

web

. Fitur-fitur

visual editing

di dalam Dreamweaver mengijinkan pembuatan halaman

web

dengan

cepat tanpa menulis baris kode.

Dreamweaver membantu dalam membangun aplikasi

web

database

dinamis

dengan menggunakan bahasa

server

seperti ASP, ASP.NET,

ColdFusion Markup

Language

(CFML), JSP, dan PHP.

2.5.7

Apache

Server

HTTP

Apache

atau

Server Web

/WWW

Apache

adalah

server web

yang

dapat dijalankan dibanyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Windows, Novotel

Netware dan lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web.

Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.

Apache

memiliki fitur-fitur yang canggih seperti pesan kesalahan yang dapat

dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain.

Apache

juga didukung oleh

sejumlah antar muka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan

(43)

Apache

merupakan

software open source

dikembangkan oleh komunitas

terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan

Apache

Software Foundation

2.5.8

World Wide Web

(WWW)

Sebuah situs web adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (

web page

),

yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (

domain name

) atau

subdomain di

World Wide Web

(WWW) di Internet. WWW terdiri dari seluruh situs

web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari

sebuah URL yang menjadi "akar" (

root

), yang disebut

homepage

(halaman induk;

sering diterjemahkan menjadi "beranda", "halaman muka"), dan biasanya disimpan

dalam server yang sama. Tidak semua situs web dapat diakses dengan gratis.

Beberapa situs web memerlukan pembayaran agar dapat menjadi pelanggan,

misalnya situs-situs yang menampilkan pornografi, situs-situs berita, layanan surat

elektronik (

e-mail

), dan lain-lain.

Terminologi website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang

biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada

didalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah web page adalah dokumen

yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir

selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari

(44)

publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi

yang sangat besar.

2.6

Electronic Commerce

Electronic Commerce (e-commerce)

merupakan konsep baru yang biasa

digambarkan sebagai proses jual beli barang atau jasa pada

World Wide Web

Internet

atau proses jual beli atau pertukaran produk, jasa dan informasi melalui jaringan

informasi termasuk internet.

E-Commerce

merupakan kegiatan bisnis yang

dijalankan secara elektronik melalui suatu jaringan internet atau kegiatan jual beli

barang atau jasa melalui jalur komunikasi digital.

2.6.1

Sejarah Perkembangan

E-Commerce

Istilah

e-commerce

telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya,

perdagangan elektronik berarti pemanfaatan transaksi komersial, seperti penggunaan

EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembelian atau invoice

secara elektronik.

Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktivitas yang mempunya istilah

yang lebih tepat "perdagangan web" — pembelian barang dan jasa melalui

World

Wide Web

melalui server aman (HTTPS), protokol server khusus yang menggunakan

enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan.

Pada awalnya ketika web mulai terkenal di masyarakat pada 1994, banyak

jurnalis memperkirakan bahwa

e-commerce

akan menjadi sebuah sektor ekonomi

(45)

memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000 banyak bisnis

di AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.

E-commerce

(

Electronic Commerce)

merupakan suatu suati cara berbelanja atau

berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas internet

dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “

get and deliver

”

e-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas

biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading(perdaganagan).

2.6.2

Kelebihan

E-Commerce

Secara sederhana, perbedaan antara proses perdagangan secara manual dengan

menggunakan

e-commerce

dapat jelas terlihat, dimana pada proses dengan

e-commerce

terjadi efisiensi pada penggunaan fax, pencetakan dokumen, entry ulang

dokumen, serta jasa kurir. Efisiensi tersebut akan menunjukkan pengurangan biaya

dan waktu/kecepatan proses. Kualitas transfer data pun lebih baik, karena tidak

dilakukan entry ulang yang memungkinkan terjadinya

human error.

Secara ringkas

e-commerce

mampu menangani masalah berikut :

1.

Otomatisasi, proses otomatisasi yang menggantikan proses manual

.(“enerprise

resource planning” concept)

2.

Integrasi, proses yang terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi dan

efektivitas proses

. (“just in time” concept)

3.

Publikasi, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan jasa yang

(46)

4.

Interaksi, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang akan

meminimalkan “human error”

(“electronic data interchange/EDI” concept)

5.

Transaksi, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang

melibatkan institusi lainnya sebagai pihak yang menangani pembayaran.

(“electronic payment” concept)

.

2.6.3

Kekurangan E-Commerce

Walaupun adanya e-commerce memberi banyak keuntungan, masih terdapat

berbegai kekurangan dari e-commerce antara lain:

1.

Bagi organisasi / perusahaan

a.

Keamanan sistem rentan diserang

Terdapat sejumlah laporan mengenai website dan basis data yang dihack,

dan berbagai lubang kelemahan keamanan dalam software. Hal ini dialami

oleh sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft dan lembaga perbankan.

Masalah keamanan ini menjadi sangat pnting karena bila pihak lain yang

tidak berwenang bisa menembus sistem maka dapat menghancurkan bisnis

yang telah berjalan.

b.

Persaingan tidak sehat

Di bawah tekanan untuk berinovasi dan membangun bisnis untuk

memanfaatkan kesempatan yang ada dapat memicu terjadinya tindakan

(47)

c.

Masalah kompabilitas teknologi lama dengan yang lebih baru

Dengan perkembangan dan inovasi yang melahirkan teknologi baru,

sering muncul masalah yaitu sistem bisnis yang lama tidak dapat

berkomunikasi dengan infrastruktur berbasis web dan internet. Hal ini

memaksa perusahaan untuk menjalankan dua sistem independen yang

tidak dapat saling berbagi, hal ini dapat mengakibatkan pembengkakan

biaya.

2.

Bagi konsumen

a.

Perlunya keahlian komputer

Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat

berpartisipasi dalam e-commerce. Pengetahuan dasar computer

diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.

b.

Biaya tambahan untuk mengakses internet

Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang

tentu saja menambah pos pengeluaran bagi konsumen.

c.

Biaya peralatan komputer

Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan

biaya untuk mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat

menyarankan konsumen untuk juga mengupdate peralatannya apabila

tidak ingin ketinggalan teknologi.

(48)

Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk

menjalankan ¬ e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena

ulah orang lain yang ingin membobol sistem.

e.

Berkurangnya waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan orang

lain.

Transaksi e-commerce yang berlangsung secara on-line telah mengurangi

waktu konsumen untuk dapat melakukan proses sosial dengan orang lain.

Hal ini tidak baik karena dikhawatirkan akan dapat mengurangi rasa

kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

f.

Berkurangnya rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya

dengan komputer.

3.

Bagi masyarakat

a.

Berkurangnya interaksi antar manusia

Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik,

dimungkinkan terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal

manusia untuk bersosialisasi dengan orang lain secara langsung.

b.

Kesenjangan sosial

Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara

orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan

yang tidak, yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi daripada yang tidak.

(49)

Munculnya teknologi baru akan membuat teknologi lama tidak

dimanfaatkan lagi. Misalnya dengan komputer model lama atau software

model lama yang sudah tidak relevan untuk digunakan.

d.

Sulitnya mengatur internet

Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak

terdeteksi. Karena jumlah jaringan yang terus berkembang semakin luas

dan jumlah pengguna yang semakin banyak, seringkali membuat pihak

berwenang kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.

2.6.4

Manfaat

E-Commerce

Manfaat yang diperoleh bagi organisasi pemilik

E-Commerce

:

1.

Memperluas

market place

hingga kepasar nasional dan internasional.

2.

Dengan capital outplay yang minim, sebuah perusahaaan dapat dengan mudah

menemukan lebih banyak pelanggan, supplier yang lebih baik dan partner

bisnis yang paling cocok dari seluruh dunia.

3.

E-Commerce

menurunkan biaya pembuatan, pemrosesan, pendistribusian,

penyimpanan, dan pencarian informasi yang menggunakan kertas.

4.

E-Commerce

memungkinkan pengurangan

inventory

dan

overhead

dengan

menyederhanakan

supply chain management

tipe “pull”. Dalam

supply chain

management

tipe “pull”, prses dimulai dari pesana pelanggan serta digunakan

(50)

5.

E-Commerce

mengurangi waktu antara

outlay madal

dan penerimaan produk

dan jasa.

6.

E-Commerce

mendukung upaya-upaya

business process reengineering

. Dengan

mengubah prosesnya, maka produktivitas

sales-people

, pegawai yang

berpengetahuan, dan administrator bias meningkat 100% atau lebih.

7.

E-Commerce

memperkecil biaya telekomunikasi. Karena internet lebih murah

dibandingkan VAN.

8.

Akses informasi menjadi lebih cepat.

9.

Biaya transportasi dan fleksibilitas bertambah.

Manfaat bagi konsumen antara lain:

1.

E-Commerce

memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan

transaksi selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hamper setiap lokasi.

2.

E-Commerce

memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan, mereka bias

memilih berbagai produk dari banyak vendor.

3.

E-Commerce

menyediakan produk dan jasa yang tidak mahal kepada pelanggan

dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan perbandingan secara

cepat.

4.

Pelanggan bias menerima informasi yang relevan secara detil dalam hitungan

(51)

5.

E-Commerce

memberi tempat kepada para pelanggan untuk berinteraksi

dengan pelanggan lain di

electronic community

dan bertukar pikiran serta

pengalaman.

Manfaat bagi masyarakat antara lain:

1.

E-Commerce

memungkinkan orang untuk bekerja didalam rumah dan tidak

harus keluar rumah untuk berbelanja. Ini berakibat menurunkan arus kepadatan

lalu lintas dijalan serta mengurangi polusi udara.

2.

E-Commerce

memungkinkan orang dinegara-negara dunia ketiga dan wilayah

pedesaan untuk menikmati aneka produk dan jasa yang akan susah mereka

dapatkan tanpa

E-Commerce.

2.6.5

Klasifikasi

E-Commerce

Penggolongan

E-Commerce

yang lazim dilakukan orang ialah berdasarkan

sifat transaksinya, antara lain:

1.

Business to Business

(B2B)

Jenis transaksi dimana pembeli biasanya membeli dalam jumlah besar karena

akan dijual kembali. Contoh penjualan grosir.

2.

Business to Consumer

(B2C)

Jenis transaksi dimana pembelinya perorangan dan tidak punya tujuan untuk

menjualnya kembali biasanya semacam toko online yang menjual berbagai

macam barang.

(52)

Jenis transaksi dimana pembelinya perorangan yang tidak mempunyai tujuan

untuk dijual kembali dan penjualnya juga perorangan yang tidak menyediakan

bermacam-macam barang melainkan hanya beberapa barang saja. Contoh:

online advertising.

4.

Consumer to Business

(C2B)

Termasuk kedalam kategori ini adalah perseorangan yang menjual produk atau

layanan kepada organisasi, dan perseorangan yang mencari penjual,

berinteraksi dengan mereka dan menyepakati suatu transaksi.

2.6.6

Komponen Utama E-Commerce

Berikut ini beberapa komponen utama pada e-commerce:

1.

Electronic Data Interchange

(EDI)

Electronic Data Interchange

(EDI) didefinisikan sebagai pertukaran data

komputer antar berbagai bidang organisasi atas suatu informasi terstruktur dalam

format yang standar dan bisa diolah oleh komputer. EDI merupakan bentuk

e-commerce

sesuai definisinya, dan telah ada bentuk yang sama selama lebih dari 20

tahun. Saat ini teknologi dan implementasi EDI sudah sangat berkembang.

Tujuan EDI adalah untuk memfasilitasi perdagangan dengan cara mengikat

bisnis antar partner dagang, EDI meningkatkan proses manual untuk mempertukarkan

informasi dengan bidang bisnis lainnya dalam berbagai cara, misalnya data hanya

(53)

pihak pengirim barang, manager kantor, dan lain-lainnya. Hal ini akan menurangi

tenaga entry data. Pada dasarnya, data bisa dikirimkan dengan lebih efisien dengan

menggunakan EDI.

Komponen utama dari EDI standar adalah sebagai berikut :

a.

Data Element

Merupakan potongan data seperti tanggal, harga atau nama organisasi,. Setiap

data element diidentifikasikan dengan nomor referensi tertentu yang berisi

judul, keterangan, jenis, nomor, dan panjang minimum/maximum.

b.

Data Segment

Dalam suatu baris data disebut dengan segment dan setiap item di dalam

segmen mewakili satu elemen. Misalnya segmen baris pesanan pembelian

terdiri atas nomor barang, keterangan, jumlah, unit pengukuran, dan harga

barang. Setiap segmen memiliki satu identifier, satu data elemet delimiter,

element diagrams, data segmen terminator dan notes.

c.

Transaction Set

Suatu

transation set

merupakan dokumen khusus seperti dokumen pesanan

pembelian. Di dalam transaction set, ada 3 area utama yaitu

area header

,

area

detail

dan

area summary

.

(54)

Merupakan sekelompok

transaction set

yang sejenis.

Transation set

di dalam

functional group

dikelompokkan berdasarkan

functional identifier

yang sama.

Untuk mengirimkan transaksi EDI pada konsumen, diperlukan 4 fungsi dasar

yaitu

Mapping

elemen dalam suatu database,

Extraction

atas data yang belum

diidentifikasi dari database,

Transalation

atas data yang sudah diekstrak ke

format EDI, dan Transmisi pesan dalam format EDI melalui media komunikasi.

Berikut ini adalah penjelasan singkat dari masing-masing fungsi tersebut:

-

Mapping

Merupakan proses identifikasi elemen di dalam database yang diperlukan

untuk membuat pesan dalam format EDI.

Mapping

adalah pekerjaan yang

hanya satu kali dilakukan pada saat diperlukan transaksi EDI baru.

Software EDI tidak bisa melaksanakan pekerjaan ini.

-

Extraction

Merupakan proses pengumpulan data yang belum diidentifikasi dan

menempatkannya ke dalam format tertentu. Secara umum, data extract

dari database dan dijadikan dalam bentuk flat file. Struktur dari flat file

biasanya ditentukan oleh pembuat translation software.

-

Translation

Untuk mengirimkan pesan keluar, ketika data yang diperlukan masih

dalam bentuk flat file, pembentukan pesan EDI bisa dilakukan

(55)

mengatur data menjadi struktur tertentu yang sesuai dengan kebutuhan

transaksi EDI.

-

Communication

Ppengiriman/transmisi atas pesan EDI dikendalikan oleh software

komunikasi, yang akan mengatur dan memelihara: nomor telepon partner

dagang, menjalankan automatic dialing dan

up/downloading

, juga

membuat

activity log

. Setiap pesan EDI dibungkus dengan amplop

khusus yang bertuliskan alamat tujuan, serta jenis transaksi EDI sebagai

header

dan

error checking codes

sebagai tambahan di bawahnya. Untuk

keperluan penerimaan pesan EDI, proses tersebut tinggal dibalik.

2.

Digital Currency

Digital

currency

dimaksudkan

untuk

memungkinkan

user

untuk

memindahkan dananya secara elektronik dalam lingkungan kerja tertentu. Saat ini,

digital currency

dirancang untuk versi elektronik dari uang kertas, dimana memiliki

atribut yang sama dengan media fisik sebenarnya baik secara anatomis maupun dari

segi likuiditasnya.

Karakteristik

digital currency

adalah sebagai berikut:

a.

Mewakili suatu nilai moneter tertentu

b.

Bisa ditukarkan sebagai alat pembayaran untuk barang dan jasa, mata uang dan

koin serta token lainnya

(56)

d.

Sulit diduplikasi atau dipalsukan.

Jenis-jenis digital currency antara lain:

a.

Electronic Cash

Sistem

electronic cash

telah terintegrasi sepenuhnya dengan

software web

browser

untuk memudahkan pembelian barang melalui internet. Sistem

electronic cash

bisa menunjukkan saldo terakhir pada user tertentu sesuai

permintaan.

Electronic cash

pada umumnya memerlukan infrastruktur

public

key

dan mekanisme enkripsi tertentu. Saat ini

electronic cash

belum sepopuler

pengunaan smart card atau model pembayaran lainnya.

b.

Micropayments

Micropayments

adalah pembayaran untuk item dengan nilai relative rendah,

misalnya informasi atau hiburan

on-line

yang biayanya bervariasi antara 1 cent

sampai 10 cent. Sedangkan

Minipayment

adalah pembayaran untuk item

dengan nilai antara $ 0,25 sampai $ 10. Ada beberapa skema yang mampu

menangani micropayments yaitu: Milicent, eCash, CyberCoin, Mondex,

VisaCash dan NetBill.

3.

Electronic Catalogs

Electronic Catalogs (e-catalogs)

telah berada pada aplikasi komersil yang

dirancang untuk internet dan merupakan komponen utama dari sistem

e-commerce.

E-catal

Gambar

Gambar  3.1 Flowmap/ Prosedur Penjualan Produk
Gambar 3.2 ERD pada e-commerce penjualan produk Habbi Albi�
Gambar 3.3 Diagram Konteks
Gambar 3.4 Data Flow Diagram Level 1
+7

Referensi

Dokumen terkait

Mengetahui dan menerapkan konsep CRM ( Customer Relationship Management) ke dalam sebuah aplikasi e-commerce. Membuat aplikasi e-commerce yang dapat menghasilkan laporan

Berdasarkan hasil pengujian aplikasi yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi yang dibangun sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan baik itu dari

Berdasarkan hasil pengujian alpha (fungsional) dengan kasus dan sample uji yang telah dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa setiap fungsional

Berdasarkan hasil wawancara dan kuesioner yang didapatkan dari pengujian beta pengguna admin, operator, member dan pengunjung, aplikasi e- commerce ini sudah

Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode blackbox yang terdiri dari pengujian alpha dan beta dapat disimpulkan bahwa aplikasi Saung Angklung Udjo berbasis mobile

Berdasarkan analisis dan pengujian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa sistem informasi e-commerce ini dapat mempermudah pembeli yang berada jauh

Dari pengujian beta yang telah dilakukan, setelah dilakukannya perhitungan prosentase jawaban dari setiap soal, maka dapat disimpulkan bahwa website toko online

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dari pengujian yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikansi yang rendah antara variabel X Penggunaan Aplikasi