• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UTANG LUAR NEGERI PEMERINTAH INDONESIA (Periode 1998 – 2012)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UTANG LUAR NEGERI PEMERINTAH INDONESIA (Periode 1998 – 2012)"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Perkembangan Jumlah Utang Luar Negeri dan Pertumbuhan Jumlah
Tabel 2. Perkembangan Pengeluaran Pemerintah dan Pertumbuhan              Pengeluaran Pemerintah Tahun 1998 – 2012
Tabel 3. Perkembangan Pendapatan Nasional dan Pertumbuhan Pendapatan              Nasional Tahun 1998 – 2012
Tabel 4. Perkembangan Defisit Anggaran dan Pertumbuhan Defisit              Anggaran Tahun 1998 – 2012
+6

Referensi

Dokumen terkait

Maulidyah Indria Hasmari, M.Si selaku Ketua Jurusan Fakultas Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan ijin kepada penulis.. Daryono

Teknik pengumpulan data adalah melakukan pencatatan langsung mengenai data yang dipergunakan seperti data jumlah beban hutang luar negeri Indonesia, defisit anggaran,

Hasil estimasi dari persamaan jangka pendek menunjukkan nilai R-Square sebesar 0.862884 yang berarti bahwa 86,29 persen model volume penyerapan utang luar negeri dapat

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui pengaruh pendapatan nasional, inflasi dan suku bunga serta nilai tukar rupiah terhadap utang luar negeri Indonesia.. Metode

Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,643918 berarti 64,3918% variasi variabel Pinjaman Luar Negeri dapat dijelaskan oleh Variabel Produk Domestik Bruto, Penanaman modal dalam

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Indonesia diperoleh dari produksi seluruh sektor perekonomian regional yang dijabarkan dalam 9 sektor dan terakumulasi dalam 3 sektor

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan data yang telah diuraikan pada bab sebelumnya tentang pengaruh Suku Bunga (Libor), Inflasi dan Nilai Tukar (Kurs) Terhadap Utang

Sehingga saat terjadi inflasi Indonesia, pemerintah membutuhkan ddana yang lebih untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri tersebut dan dibutuhkanlah utang luar negeri.Jadi