• Tidak ada hasil yang ditemukan

Induksi Ketahanan Tanaman Kakao Terhadap Hama Penggerek Buah Kakao dengan Aplikasi Silika

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Induksi Ketahanan Tanaman Kakao Terhadap Hama Penggerek Buah Kakao dengan Aplikasi Silika"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Pengaruh perlakuan konsentrasi silika terhadap kandungan Si di dalam kulit buah kakao.Figure 1.Effect of Si application on Si content of cocoa pod husk.
Gambar 2. Pengaruh perlakuan konsentrasi silika terhadap kandungan polifenol di dalam kulit buah kakao.Figure 2.Effect of Si application on polyphenol content of cocoa pod husk.
Gambar 3. Pengaruh perlakuan silika terhadap kandungan lignin di dalam kulit buah kakao.Figure 3.Effect of Si application on lignin content of cocoa pod husk.
Gambar 4. Pengaruh perlakuan silika terhadap tingkat kekerasan kulit buah kakaoFigure 4.Effect of Si application on cocoa pod husk hardness
+2

Referensi

Dokumen terkait

Salah satu alternatif pengendalian tersebut adalah dengan menggunakan isolat isolat alami Pseudomonas fluoresens yang dapat meningkatkan ketahanan tanaman pisang terhadap

Hasil pengamatan terhadap persentase dan intensitas serangan menunjukkan bahwa isolat CMA memiliki kemampuan dalam meningkatkan ketahanan tanaman

Antibiosis adalah ketahanan tanaman yang bersumber dari senyawa kimia beracun (toksin) yang dimiliki tanaman (misalnya, go- sipol, tanin); antixenosis adalah

Bahan lignoselulosa merupakan biomassa yang berasal dari tanaman dengan komponen utama lignin, selulosa dan hemiselulosa (Hermiati, et al.; 2010).Senyawa etanol yang

Tinggi tanaman cabai merah besar dari perlakuan pupuk organik dan pupuk silika pada pemberian pupuk organik 125g dengan peningkatan pupuk silika tinggi tanaman terbaik

Sebagai contoh, dengan mengidentifikasi marka molekuler yang berpautan dengan karakter ketahanan busuk buah kakao (BBK) pemulia dapat mengidentifikasi materi genetik

Mekanisme ketahanan struktural kakao terhadap penyakit busuk buah dipengaruhi oleh cirri morfologi buah, dan ketahanan biokimia dihubungkan dengan senyawa fenolat yang

Hasil karakterisasi lapisan kulit buah kakao teridentifikasi adanya jaringan trikoma pada lapisan permukaan kulit buah, granula tanin yang terdistribusi dalam jaringan mesokarp,