HUBUNGAN SISTEM PEMUPUKAN DENGAN BAHAN ORGANIK TANAH DAN KAPASITAS PERTUKARAN KATION PADA LAHAN SAWAH DI KECAMATAN JATISRONO KABUPATEN WONOGIRI
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian komposisi pupuk dengan dosis N tinggi (urea 800 kg/ha + SP-36 150 kg/ha + KCl 75 kg/ha) dapat meningkatkan tingkat serangan dan
Pemberian dosis pupuk Urea 60 kg/ha dan 120 kg/ha tidak meningkatkan jumlah daun pada masing-masing varietas, namun pada pemberian pupuk Urea 180 kg/ha terlihat
Perlakuan pemberian pupuk anorganik 50% dosis rekomendasi (Urea 150 kg/ha + SP-36 75 kg/ha + KCl 50 kg/ha + ZA 50 kg/ha) dengan pupuk kandang puyuh 6 ton/ha (A2O3) menunjukkan
Rekomendasi pupuk untuk VUTB Fatmawati yang dikeluarkan oleh Balitpa, pada musim kemarau takaran pupuk Urea 300 kg, SP- 36 100 kg dan KCl 150 kg/ha, sedangkan pada musim hujan
Analisis kontras yang dilakukan pada kelompok perlakuan yang menggunakan urea dengan dosis 350 kg/ha dibandingkan dengan dosis 250 kg/ha dalam kombinasi dengan pupuk kandang
Seluruh plot perlakuan diberi pupuk anorganik Urea dengan dosis berdasarkan hasil pengukuraan bagan warna daun (BWD) dan SP-36 dengan dosis sebanyak 125 kg/ha. Sedangkan pupuk
Dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk dan perlakuan pupuk anorganik NPK (urea 300 kg+SP-18 200 kg+KCl 100 kg/ha), pemberian pupuk Formula A dan B dengan takaran 2.500 dan
Penggunaan media tanam campuran tanah dan arang sekam 1:1 dan pemberian dosis rekomendasi 100% pupuk urea 150 kg/ha + SP-36 150 kg/ha + KCl100 kg/ha memberikan pengaruh nyata terhadap