BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Dari penelitian dan pengembangan perangkat lunak sistem validasi nomor kartu kredit. Maka didapatkan kesimpulan sebagai berikut :
1. Algoritma Cek Digit Luhn dapat diterapkan pada sistem aplikasi kartu kredit yang terintegrasi langsung pada toko online dengan efisien dan dapat diterapkan pada berbagai jenis kartu kredit yaitu Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BCA, Bank Bukopin, Bank BRI, VISA, dan MasterCard.
2. Metode pengembangan perangkat lunak waterfall dapat diterapkan untuk pengembangan sistem validasi kartu kredit pada transaksionline.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka dapat diberikan saran yang dapat digunakan untuk pengembangan sistem di masa yang akan datang, yaitu:
1. Dapat menggabungkan algoritma luhn dengan algoritma lainnya seperti algoritma asimetris yang bertujuan agar terwujud suatu sistem validasi yang lebih akurat.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Masyarakat Indonesia pertama kali mengenal kartu kredit pada awal tahun 80-an, itu pun masih sedikit sekali yang bisa memilikinya dikarenakan sedikitnya penerbit kartu kredit (Wawan, 2006). Sedangkan saat ini dengan banyaknya perbankan yang ada di Indonesia, perbankan sudah mulai bekerja sama dengan penerbit kartu kredit seperti VISA dan Master Card untuk menerbitkan kartu kredit.
Pesatnya perkembangan teknologi informasi khususnya penggunaan internet diantisipasi beberapa perusahaan yang menyediakan sarana belanja secara online yang dapat meningkatkan keuntungan perusahaan untuk memudahkan konsumen. Memberi kemudahan bagi konsumen karena tidak perlu lagi mendatangi toko atau tempat penjualan. Cukup dengan melihat barang yang disajikan jika tertarik maka user dapat langsung melakukan transaksi untuk pembelian produk yang diinginkan.
nama pemilik kartu kredit, masa expiry kartu dan Card Verification Value (CVV) yaitu semacam pin pada kartu kredit, kemudian pemilik situs online melakukan pendebetan kartu sesuai dengan nominal harga barang yang telah dibeli. Saat ini cara cara kedua lebih banyak digunakan para pembeli karena dianggap lebih praktis dan mudah dalam penggunaannya.
Karena saat ini transaksi pembelian baik secara online atau pun manual banyak memakai kartu kredit. Kartu kredit memiliki peran yang penting saat ini. Kartu kredit menawarkan cara yang praktis tersebut dan menjadi pilihan masyarakat saat ini.
Permasalahan yang sering dihadapi oleh pemilik tokoonlineadalah seringnya user salah memasukkan nomor kartu kredit yang menyebabkan nomor kartu kredit tersebut tidak valid. Jika terjadi kesalahan seperti itu pemilik toko online melakukan cek nomor kartu kredit ke lembaga perbankan. Hal ini tidak efisien karena pemilik toko online memerlukan waktu yang lama untuk melakukan pengecekan nomor tersebut.
Terdapat berbagai cara untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah dengan memvalidasi nomor kartu kredit tersebut dengan menggunakan algoritma Luhn. Algoritma Luhn adalah proses pembuktian bahwa nomor kartu kredit yang dimasukkan valid. Perusahaan penerbit kartu kredit seperti Visa, Mastercard dan Discover menggunakan format penomoran menggunakan algoritma luhn.
Algoritma Luhn memvalidasi nomor kartu kredit dengan menghitung kombinasi digit ganjil dan digit genap dari nomor kartu kredit yang diberikan. Setelah dilakukan perhitungan maka diketahui apakah nomor kartu kredit tersebut valid atau tidak.
Sistem validasi kartu kredit dengan algoritma cek digit Luhn pada penelitian ini lebih memfokuskan pada proses validasi kartu kredit dengan melihat sah atau tidaknya kartu kredit dalam transaksi online serta menciptakan nomor baru yang dianggap benar serta mengamankan data nomor kartu kredit dengan mengenkripsi data nomor kartu kredit.
1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas dapat dirumuskan masalah, yakni bagaimana menerapkan algoritma cek digit Luhn untuk mengembangkan aplikasi validasi kartu kredit pada transaksionlineagar dapat membantu pemilik tokoonlinedalam pengecekan awal kartu kredit yang tidak perlu dihubungkan ke lembaga keuangan penerbit kartu kredit
1. Aplikasi ini difokuskan untuk memvalidasi kartu kredit pada tahap awal transaksi.
2. Metode yang digunakan yaitu algoritma cek digit Luhn. 3. Nomor kartu mulai dari 12 digit hingga 16 digit.
4. Aplikasi terintegrasi langsung dengan situs belanjaonline.
1.4 Tujuan
Tujuan dari penelitian ini yaitu :
1. Mengimplementasikan metode cek digit Luhn dalam pengamanan data yang berupa nomor kartu kredit yang diinputkan
2. Mengimplementasikan metode pengembangan perangkat lunak waterfall dalam pengembangan sistem validasi nomor kartu kredit
1.5 Manfaat
Manfaat yang didapat pada penelitian ini yaitu :
1. Membantu pemilik tokoonlinedalam melakukan validasi kartu kredit 2. Meminimalkan kesalahan menginputkan nomor kartu kredit pada transaksi