• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola Penggunaan Perikanan Karang di Taman Nasional Komodo secara Spasial dan Temporal dan Konsekuensinya terhadap Pengelolaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pola Penggunaan Perikanan Karang di Taman Nasional Komodo secara Spasial dan Temporal dan Konsekuensinya terhadap Pengelolaan"

Copied!
121
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

2) Komitmen kuat dari pemerintah daerah agar para investor tertarik untuk berinvestasi di Karimunjawa. Hal ini terutama didukung dengan kebijakan.. politik

mangsa lebih mudah untuk menghindari komodo, Komodo di P, Rinca memiliki dugaan populasi sebesar 698 individu dengan kepadatan 3,15 ind/km2, Hasil penelitian lain

Selain sebagai makhluk individu manusia juga sebagai makhluk sosial maka manusia tidak hidup sendiri-sendiri akan tetapi hidup bersama dan membentuk

Lebih lanjut melalui Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 62/Permenhut‐II/2007 ditetapkan bahwa kawasan taman nasional sekurang‐kurangnya terdiri dari zona inti, zona rimba

Taman Nasional Komodo terdiri dari 3 pulau besar yang indah, Pulau Komodo, Rinca dan Padar, selain tempat habitat Komodo taman ini juga sebagai rumah bagi setidaknya 1000 spesies

Bom ikan kebanyakan dibuat dengan pupuk buatan (kimia) seperti ammonium- dan potassium nitrate (NH4NO3; KNO3), yang dicampur dengan minyak bakar di dalam botol. Nelayan

KESIMPULAN Pola temporal titik panas hotspot di Taman Nasional Sebangau Provinsi Kalimantan Tengah dari bulan Januari hingga Desember mulai tahun 2001 hingga 2020 terlihat

Dengan kata lain analisis yang dihasilkan dapat menjelaskan bagaimana perubahan pekerjaan nelayan menjadi pelaku wisata, serta posisi tawar dan keterjangkauan masyarakat sebagai pelaku