PERANCANGAN SITUS
WEB
DINAS KESEHATAN
KABUPATEN SIMALUNGUN
Oleh :
FEBRINTO P. SIAHAAN NIM : 071000157
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
iii
ABSTRACT
Availability of data and information in Department Health of Simalungun timely and difficult to obtain. This is due to that the Department Health of Simalungun as a government institution does not yet have its own container in the information process. One container is in the form of a web site. Designing a website is designed as an attempt to provide data and information about health in Simalungun.
Designing a website Department Health of Simalungun model used is the spiral model is customer communication, planning, risk analysis, engineering, construction and launch and customer evaluation. Software is required in the design of information systems Department Health of Simalungun is Adobe Dreamweaver CS3 (free trial) as a web editor and writing code or designing a website design scripts. To make its database using opensource application program from MySQL version 5.0 and for the server that is used is local to the application server opensource Apache2Triad 1.5.4. And to see what the application needed a web browser such as Mozilla Firefox 5.0 or Internet Explorer 12.0 . This website gives information includes profiles, structures, health centers, galleries, news and downloads.
Website testing conducted in the Department Health of Simalungun. Experimental results show that all the facilities are designed to be accessed by both the domain http://www.dinkeskabsimalungun.com.
Keywords: Department Health Of Simalungun, design, website, spiral model, software.
ABSTRAK
Tersedianya data dan informasi di Dinas kesehatan Kabupaten Simalungun secara cepat dan tepat sulit diperoleh. Hal ini disebabkan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun sebagai suatu institusi pemerintah belum memiliki wadah sendiri dalam proses informasi. Salah satu wadah yang dimaksud berupa situs web. Perancangan situs web ini dirancang sebagai upaya untuk menyediakan data dan informasi tentang kesehatan di Kabupaten Simalungun.
Perancangan situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun model yang digunakan adalah model spiral yaitu komunikasi pelanggan, perencanaan, analisis resiko, perekayasaan, kontruksi dan peluncuran serta evaluasi pelanggan. Perangkat lunak yang dibutuhkan dalam perancangan sistem informasi Dinkes Kabupaten Simalungun adalah Adobe Dreamweaver CS3 (free trial) sebagai web editor atau mendesain dan menulis kode script perancangan situs web. Untuk membuat database-nya menggunakan program aplikasi opensource dari MySQL versi 5.0 dan untuk server yang digunakan adalah server lokal dengan aplikasi opensource Apache2Triad 1.5.4. Untuk melihat tampilan aplikasi diperlukan web browser seperti Mozilla Firefox 5.0 atau Internet Explorer 12.0 . Situs web ini memberi informasi mencakup profil, struktur, puskesmas, galeri, berita dan download.
Pengujian situs web dilakukan di Dinas kesehatan Kabupaten Simalungun. Hasil uji coba menunjukkan bahwa semua fasilitas yang dirancang dapat diakses dengan baik pada domain http://www.dinkeskabsimalungun.com.
Kata Kunci : Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, perancangan, situs web, model spiral perangkat lunak.
v
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Febrinto P. Siahaan
Tempat/ Tanggal Lahir : Panei Tongah / 05 Februari 1989
Agama : Kristen Protestan
Status Perkawinan : Belum Menikah
Jumlah Anggota Keluarga : 4 (empat) Bersaudara
Alamat Rumah : Jl. Besar Panei Tongah No. 223
Riwayat Pendidikan :
1. SD Negeri No. 091287 : 1995 - 2001 2. SLTP N. 1 Panei : 2001 - 2004 3. SMA R.K Bintang Timur : 2004 – 2007
Pematang Siantar
4. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Sumatera Utara : 2007 – 2014
Riwayat Organisasi :
1. Anggota GMKI FKM USU : 2007 - 2008 2. Biro Kader GMKI FKM USU : 2008 – 2009 3. Wasek Bidang Kader : 2009 – 2010
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas berkat dan kasih karunia-Nya
penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Perancangan Situs Web Dinas
Kesehatan Kabupaten Simalungun ” ini dengan baik.
Terimakasih serta rasa hormat kepada orang tua penulis, Ibu Rosenti Saragih,
Amg dan Firma Siahaan yang telah menjaga, merawat serta memberikan kasih
sayangnya sejak kecil, serta mendoakan penulis agar sehat selalu dalam
menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini penulis persembahkan juga buat saudara
kembar penulis Febranto P. Siahaan, S.H yang selalu memotivasi penulis dengan doa
serta saran yang membangun. Kepada adek-adek penulis Frandito Siahaan yang
sedang duduk di kelas 3 SMA Plus Pematang Raya dan Jely Wanaria Siahaan di kelas
2 SMA N. 1 Panombeian Panei, mudah-mudahan kita menjadi anak yang berbakti
kepada orang tua serta berguna bagi bangsa dan negara.
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada:
1. Bapak Dr. Drs. Surya Utama, MS selaku Dekan Fakultas Kesehatan
Masyarakat Universitas Sumatera Utara
2. Bapak Drs. Heru Santosa, M.S., Ph.D selaku Ketua Departemen
Kependudukan dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Sumatera Utara
3. Bapak Drs. Abdul Jalil Amri Arma, M.Kes selaku Dosen Pembimbing I yang
vii
4. Ibu Maya Fitria, S.K.M., M.Kes selaku Dosen Pembimbing II yang telah
memberikan motivasi, waktu serta saran-saran yang membangun.
5. Ibu dr. Ria Masniari Lubis, M.Si. selaku Dosen Penguji I yang telah
meluangkan waktu serta masukan-masukan yang membangun.
6. Ibu Dr. Ir. Erna Mutiara, M.Kes selaku Dosen Penguji II yang telah
meluangkan waktu serta masukan-masukan yang membangun.
7. Ibu dr. Yusniwarti Yusad, MSi dosen pembimbing akademik. Terima kasih
atas bimbingannya selama ini.
8. Seluruh staf pengajar Fakultas Kesehatan Masyarakat USU atas segala ilmu
dan bantuannya selama perkuliahan dan seluruh staf pegawai Fakultas
Kesehatan Masyarakat USU yang telah membantu penulis baik selama masa
perkuliahan maupun dalam penyelesaian skripsi.
9. Kepada sahabat saya yang telah membantu secara langsung dalam
penyelesaian skripsi ini: Syarif Fermindo Siregar, SKM, Ari Fakhri Nasution,
SKM atas segala ilmu dan bantuannya dalam penyelesaian skripsi ini
10.Kepada sahabat yang kondisinya sama seperti penulis: Joshia, Horastua,
andre, dan devi tetap semangat dalam menjalani aktifitas kampus.
11.Kepada teman satu kos saya: Yudha, Aston dan Gina tetap semangat
menjalani aktifitas sehari - hari.
12.Kepada adek-adek saya yang ada di organisasi GMKI yang atas teguran yang
disampaikan : Dearman, Freddy, Lucky, Aryo semangat belajar dan jangan
13.Semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang telah membantu
baik langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan skripsi ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan dalam
penelitian ini. Oleh karenanya penulis mengharapkan adanya masukan dan saran yang
sifatnya membangun dari semua pihak, guna menyempurnakan penelitian ini agar
menjadi lebih baik lagi. Akhir kata Tinggilah Iman kita, Tinggilah Ilmu kita dan
Tinggilah pengabdian kita “Ut omnes Unum Sint”. Syalom.
Medan, Februari 2014
Penulis
ix
DAFTAR ISI
HALAMAN PERSETUJUAN ... i
ABSTRACT ... ii
2.2 Defenisi Perancangan ... 4
2.3 Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun 2012 ... 5
2.3.1 Tugas Pokok dan Fungsi ... 5
BAB III PERANCANGAN SISTEM ... 18
3.1 Kerangka Kerja ... 18
4.2 Pengujian Struktur Data ... 28
4.2.1 Pengujian Halaman Beranda ... 28
4.2.2.1 Pengujian Halaman Tugas ... 29
4.2.3 Pengujian Halaman Struktur ... 32
4.2.4 Pengujian Halaman Puskesmas ... 33
4.2.5 Pengujian Halaman Galeri ... 34
4.2.6 Pengujian Halaman Berita ... 34
4.2.7 Pengujian Halaman Download ... 34
4.2.8 Pengujian Halaman Login Administrator ... 35
4.2.9 Pengujian Halaman Administrator Beranda ... 36
4.2.10 Pengujian Halaman Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 36
4.2.11 Pengujian Halaman Administrator Struktur Organisasi ... 37
4.2.12 Pengujian Halaman Administrator Puskesmas ... 37
4.2.13 Pengujian Halaman Administrator Galeri ... 38
4.2.14 Pengujian Halaman Administrator Berita ... 38
4.2.15 Pengujian Halaman Ubah Administrator ... 39
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 40
5.1 Kesimpulan ... 40
5.2 Saran ... 40 DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN 1 SURAT IZIN SURVEI PENDAHULUAN DARI FKM LAMPIRAN 2 SURAT IZIN SURVEI PENDAHULUAN DARI DINAS
KESEHATAN KABUPATEN SIMALUNGUN
LAMPIRAN 3 SURAT IZIN PENELITIAN DARI DINAS KESEHATAN KABUPATEN SIMALUNGUN
xi
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Master Administrasi Login ... 24
Tabel 3.2 Master Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 24
Tabel 3.3 Master Puskesmas ... 25
Tabel 3.4 Master Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 25
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.2 Skema HTML ... 15 Gambar 3.1 Metode Spiral ... 19 Gambar 3.2 Diagram Perancangan Situs Web
Dinkes Kabupaten Simalungun ... 22 Gambar 3.3 Perancangan Kerangka Situs Web ... 23 Gambar 4.1 Hasil pengujian user interface
menggunakan web browser mozilla firefox 5 ... 27 Gambar 4.2 Hasil pengujian halaman beranda
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 28 Gambar 4.3 Hasil pengujian halaman tugas
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 29 Gambar 4.4 Hasil pengujian halaman visi situs web Dinas Kesehatan
Kabupaten Simalungun ... 29 Gambar 4.5 Hasil pengujian halaman misi situs web Dinas Kesehatan
Kabupaten Simalungun ... 30 Gambar 4.6 Hasil pengujian halaman tujuan
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 30 Gambar 4.7 Hasil pengujian halaman sasaran
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 31 Gambar 4.8 Hasil pengujian halaman kebijakan situs web Dinas Kesehatan
Kabupaten Simalungun ... 31 Gambar 4.9 Hasil pengujian halaman program
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 32 Gambar 4.10 Hasil pengujian halaman struktur situs web
Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 32 Gambar 4.11 Hasil pengujian halaman puskesmas
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 33 Gambar 4.12 Hasil pengujian halaman kebijakan
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 33 Gambar 4.13 Hasil pengujian halaman berita
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 34 Gambar 4.14 Hasil pengujian halaman download
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 34 Gambar 4.15 Hasil Pengujian halaman login administrator
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 35 Gambar 4.15 Hasil Pengujian halaman login administrator
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 35 Gambar 4.16 Hasil pengujian halaman administrator untuk mengubah isi
beranda situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 36 Gambar 4.17 Hasil pengujian halaman administrator untuk mengubah isi
xiii
gambar struktur organisasi situs web Dinas Kesehatan
Kabupaten Simalungun ... 37 Gambar 4.19 Hasil Pengujian halaman adminitrator untuk mengubah data
puskesmas situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 37 Gambar 4.20 Hasil Pengujian halaman adminitrator untuk mengubah data
galeri situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun ... 38 Gambar 4.21 Hasil Pengujian halaman administrator untuk mengubah isi
ABSTRACT
Availability of data and information in Department Health of Simalungun timely and difficult to obtain. This is due to that the Department Health of Simalungun as a government institution does not yet have its own container in the information process. One container is in the form of a web site. Designing a website is designed as an attempt to provide data and information about health in Simalungun.
Designing a website Department Health of Simalungun model used is the spiral model is customer communication, planning, risk analysis, engineering, construction and launch and customer evaluation. Software is required in the design of information systems Department Health of Simalungun is Adobe Dreamweaver CS3 (free trial) as a web editor and writing code or designing a website design scripts. To make its database using opensource application program from MySQL version 5.0 and for the server that is used is local to the application server opensource Apache2Triad 1.5.4. And to see what the application needed a web browser such as Mozilla Firefox 5.0 or Internet Explorer 12.0 . This website gives information includes profiles, structures, health centers, galleries, news and downloads.
Website testing conducted in the Department Health of Simalungun. Experimental results show that all the facilities are designed to be accessed by both the domain http://www.dinkeskabsimalungun.com.
Keywords: Department Health Of Simalungun, design, website, spiral model, software.
iv
ABSTRAK
Tersedianya data dan informasi di Dinas kesehatan Kabupaten Simalungun secara cepat dan tepat sulit diperoleh. Hal ini disebabkan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun sebagai suatu institusi pemerintah belum memiliki wadah sendiri dalam proses informasi. Salah satu wadah yang dimaksud berupa situs web. Perancangan situs web ini dirancang sebagai upaya untuk menyediakan data dan informasi tentang kesehatan di Kabupaten Simalungun.
Perancangan situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun model yang digunakan adalah model spiral yaitu komunikasi pelanggan, perencanaan, analisis resiko, perekayasaan, kontruksi dan peluncuran serta evaluasi pelanggan. Perangkat lunak yang dibutuhkan dalam perancangan sistem informasi Dinkes Kabupaten Simalungun adalah Adobe Dreamweaver CS3 (free trial) sebagai web editor atau mendesain dan menulis kode script perancangan situs web. Untuk membuat database-nya menggunakan program aplikasi opensource dari MySQL versi 5.0 dan untuk server yang digunakan adalah server lokal dengan aplikasi opensource Apache2Triad 1.5.4. Untuk melihat tampilan aplikasi diperlukan web browser seperti Mozilla Firefox 5.0 atau Internet Explorer 12.0 . Situs web ini memberi informasi mencakup profil, struktur, puskesmas, galeri, berita dan download.
Pengujian situs web dilakukan di Dinas kesehatan Kabupaten Simalungun. Hasil uji coba menunjukkan bahwa semua fasilitas yang dirancang dapat diakses dengan baik pada domain http://www.dinkeskabsimalungun.com.
Kata Kunci : Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, perancangan, situs web, model spiral perangkat lunak.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Internet atau yang biasa yang dikenal dengan web merupakan salah satu
penyaji informasi yang sangat populer di era sekarang ini, dengan segala
keunggulannya, memungkinkan informasi dapat didistribusikan secara cepat, tepat
dan dapat diakses secara mengglobal. Sehingga pendistribusian informasi dengan
sistem ini cenderung lebih murah, efektif dan efisien dari pada melalui media cetak
ataupun media elektronik lainnya (Hatta dkk, 2008). Menurut penelitian saat ini
pengguna Internet di Indonesia pada tahun 2012 mencapai 63 juta orang atau sekitar
24,23 persen dari jumlah penduduk Indonesia (APJII,2012).
Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang
mengatur pembagian kewenangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
mengandung konskuensi bahwa masing-masing daerah harus memiliki Sistem
Kesehatan Sendiri yang tidak terlepas dari Sistem Kesehatan Nasional (SKN).
Sebagaimana diamanatkan dalam SKN berdasarkan Surat Keputusan Menteri
Kesehatan RI Nomor 131/Menkes/II/2004 dinyatakan bahwa keberhasilan
manajemen kesehatan ditentukan antara lain tersedianya data dan informasi,
dukungan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan, dukungan hukum
kesehatan serta administrasi kesehatan.
Tersedianya data dan informasi di Dinkes Kabupaten Simalungun secara,
akurat, tepat waktu dan relevan sulit diperoleh. Hal ini disebabkan bahwa Dinas
xv
wadah sendiri dalam proses informasi. Wadah yang dimaksud berfungsi sebagai
tempat output hasil proses data sebelumnya. Salah satu wadah yang dimaksud berupa
situs web.
Setelah dilakukan survei awal diperoleh informasi bahwa Dinkes Kabupaten
Simalungun belum memiliki situs web resmi, hal ini diutarakan oleh sekretaris
Dinkes Kabupaten Simalungun.
Informasi lain yang didapatkan, selama ini Dinkes Kabupaten Simalungun
dalam pemberian informasi kesehatan dicantumkan di situs resmi Pemkab
Simalungun (www.simalungunkab.go.id). Informasi yang disampaikan tidak secara
keseluruhan, sehingga mengakibatkan susahnya mendapatkan informasi kesehatan di
Simalungun. Dalam kesempatan yang sama Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
menyetujui dan menyambut baik tentang rencana ini.
1.2 Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang diatas dapat dilihat bahwa Dinas Kesehatan
Simalungun belum memiliki situs web resmi sehingga data dan informasi di
Dinkes Kabupaten Simalungun secara, akurat, tepat waktu dan relevan sulit
diperoleh.
1.3 Tujuan
Merancang situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.
1.4 Manfaat
1. Mempermudah Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun dalam
2. Mempermudah masyarakat dalam mencari informasi kesehatan yang ada di
Simalungun.
3. Sebagai sarana belajar bagi perancang situs web tentang bagaimana cara
xvii
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Internet
Internet merupakan contoh jaringan terbesar yang menghubungkan jutaan
komputer yang tersebar diseluruh penjuru dunia dan tak terikat pada satu
organisasipun. Koneksi jutaan komputer di Internet ditangani menggunakan protokol
TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). Protokol ini
mensyaratkan bahwa setiap komputer di dalam jaringan internet harus memiliki
identitas unik yang dinamakan nomor atau alamat IP. Nomor ini terdiri atas empat
bilangan dengan masing-masing bernilai antara 0 sampai 225, dan antar bilangan
dipisahkan oleh tanda titik. Contoh alamat IP : 128.252.115.5 (Kadir, 2002).
Umumnya alamat IP dinyatakan dengan nama domain. Hal ini didasarkan
kenyataan bahwa mengingat suatu nama, misalnya ugm.ac.id lebih mudah diingat
daripada mengingat alamat IP seperti 128.252.115.5. Sistem yang memetakan domain
ke alamat IP disebut DomainNameServer (DNS). Server ini memelihara daftar nama
jaringan lokal dan nama komputer serta alamat IP (Kadir, 2002).
2.2 Defenisi Perancangan
Perancangan adalah suatu kegiatan yang memiliki tujuan untuk mendesign
sistem baru yang dapat menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi perusahaan
2.3 Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun 2012 2.3.1 Tugas Pokok dan Fungsi
Sesuai Peraturan Daerah No. 17 tahun 2008, tentang Organisasi dan tata kerja
Perangkat Daerah Kabupaten disebutkan bahwa kedudukan Dinas Kesehatan adalah
unsur pelaksana Pemerintah Kabupaten di Bidang Kesehatan, dan Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Simalungun dalam melaksanakan Tugasnya berada dibawah
dan bertanggung jawab kepada Bupati Simalungun. Adapun tugas pokok Dinas
Kesehatan sesuai Peraturan Bupati Simalungun No.2 Tahun 2009 adalah membantu
Bupati dalam melaksanakan tugas dibidang pelayanan Kesehatan, promosi dan
farmasi, penyehatan lingkungan dan masyarakat matra, standarisasi, akreditasi,
sertifikasi dan perizinan serta pengembangan sistem kesehatan, pemberdayaan
masyarakat dan kerjasama lintas sektor, dengan fungsi:
a) Perencanaan, penyusunan, perumusan, analisis kebijakan dan manajemen
pembangunan kesehatan tingkat kabupaten.
b) Pelaksanaan, pembangunan kesehatan jangka menengah dan tahunan tingkat
kabupaten.
c) Pengawasan dan pengendalian, pembangunan kesehatan tingkat kabupaten
2.3.2 Visi
Masyarakat yang mandiri dalam hidup sehat adalah suatu kondisi dimana
masyarakat menyadari, mau dan mampu untuk mengenali dan mengatasi
permasalahan kesehatan yang dihadapi, sehingga dapat bebas dari gangguan
xix
akibat bencana, maupun lingkungan dan perilaku yang tidak mendukung untuk hidup
sehat. Seiring dengan gambaran ideal pembangunan kesehatan dimaksud, maka Visi
Dinas Kesehatan dalam Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Simalungun adalah:
“Mandiri Sehat Menuju Simalungun Sehat”.
2.3.3 Misi
Misi mencerminkan peran, fungsi dan kewenangan seluruh jajaran organisasi
kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun, yang bertanggung jawab secara
teknis terhadap pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan kesehatan di Kabupaten
Simalungun. Untuk mewujudkan visi tersebut ada empat misi yang diemban oleh
seluruh jajaran kesehatan di masing-masing jenjang administrasi pemerintahan, yaitu:
1. Menggerakkan Pembangunan Daerah yang berwawasan kesehatan
2. Mendorong Kemandirian Masyarakat untuk Hidup Sehat
3. Memelihara dan Meningkatkan Upaya Kesehatan yang Bermutu, Merata, dan
Terjangkau.
4. Meningkatkan dan Mendayagunakan Sumber Daya Kesehatan
2.3.4 Tujuan
Sebagai penjabaran dari Visi Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, maka
tujuan yang akan dicapai adalah terselenggaranya pembangunan kesehatan secara
berhasil-guna dan berdaya-guna dalam rangka mencapai derajat kesehatan
masyarakat yang setinggi-tingginya. Tujuan tersebut dicapai melalui pembinaan,
pengembangan, dan pelaksanaan, serta pemantapan fungsi-fungsi administrasi
2.3.5 Sasaran
Agar pembangunan kesehatan dapat diselenggarakan dengan berhasil-guna dan
berdaya-guna, maka sasaran yang akan dicapai sampai pada akhir tahun 2015 adalah:
1. Tersedianya berbagai kebijakan dan pedoman, serta hukum kesehatan yang menunjang
pembangunan kesehatan.
2. Terbentuk dan terselenggaranya sistem informasi manajemen kesehatan, yang didukung
oleh sistem informasi manajemen kesehatan daerah.
3. Terlaksananya dan termanfaatkannya hasil penelitian dan pengembangan kesehatan dalam
mendukung pembangunan kesehatan.
4. Terselenggaranya promosi kesehatan berskala kabupaten dalam rangka pemberdayaan
masyarakat, dan pengembangan perilaku sehat.
5. Terselenggaranya advokasi, dan pengawasan oleh perorangan, kelompok, dan masyarakat
di bidang kesehatan secara berhasil-guna dan berdaya-guna.
6. Terselenggaranya sistem survailan dan kewaspadaan dini serta penanggulangan kejadian
luar biasa (KLB)/ wabah.
7. Tersedianya pembiayaan kesehatan dengan jumlah yang mencukupi, teralokasi secara adil
dan termanfaatkan secara berhasil-guna dan berdaya-guna.
8. Tersedianya tenaga kesehatan yang bermutu dan mencukupi, terdistribusi secara adil dan
merata, serta termanfaatkan secara berhasil-guna dan berdaya-guna.
9. Tersedianya obat dan perbekalan kesehatan yang aman, bermutu dan bermanfaat, serta
terjangkau oleh masyarakat berupa Ketersediaan obat esensial-generik di sarana pelayanan
xxi
2.3.6 Kebijakan
Untuk tercapainya tujuan dan sasaran menuju terwujudnya Visi Dinas
Kesehatan Kabupaten Simalungun, maka penyelenggaraan pembangunan kesehatan
dilaksanakan berdasarkan pada kebijakan sebagai berikut:
1. Penggalangan Kemitraan Lintas Sektor.
2. Peningkatan Kemampuan Institusi bawahan.
3. Pemberdayaan Masyarakat dan Swasta.
4. Pengembangan Sumberdaya Kesehatan.
5. Pelaksanaan Upaya Kesehatan.
6. Peningkatan Pengawasan dan Akuntabilitas.
2.3.7 Program
Berdasarkan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi dan kebijakan maka disusunlah
program Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Simalungun untuk kurun waktu
2011- 2015 yang mengacu pada kebijakan Kementerian Kesehatan RI dan Dinas
Kesehatan Provinsi Sumatera yang selanjutnya disinergiskan dengan Permendagri
Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan
Permendagri Nomor : 59 Tahun 2007 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
1. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat
2. Program Lingkungan Sehat
3. Program Upaya Kesehatan Masyarakat
4. Program Upaya Kesehatan Perorangan.
5. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit.
6. Program Perbaikan Gizi Masyarakat
7. Program Sumber Daya Kesehatan
8. Program Obat dan Perbekalan Kesehatan
9. Program Kebijakan dan Manajemen Pembangunan Kesehatan.
2.4 Situs Web
2.4.1 Defenisi Web
Web adalah sistem dengan standar yang diterima secara universal untuk
menyimpan, menelusuri, memformat, dan menampilkan informasi melalui arsitektur
klien/ server. Web bisa menerima semua jenis informasi digital, termasuk teks,
hipermedia, grafis dan suara. Web didasari oleh bahasa hiperteks standar yang disebut
HyperText Markup Language (HTML), yang memformat dokumen dan memadukan
link hiperteks dinamis ke dokumen-dokumen lainnya yang disimpan di dalam
komputer yang sama atau yang berbeda (Turbain dkk, 2006).
Penawaran informasi melalui web memerlukan home page, yang merupakan
tampilan layar grafis dan teks yang biasanya menyambut pengguna dan menjelaskan
organisasi yang membuat halaman tersebut. Semua halaman dari perusahaan atau
individu tertentu disebut program berbasis web. Orang yang bertanggung jawab atas
xxiii
berbasis web, pengguna harus menentukan Uniform Resource Localator (URL), yang
mengarah ke alamat dari sumber tertentu di web.
HTTP adalah singkatan dari HyperText Transport Protocol, yang merupakan
standar komunikasi yang digunakan untuk mentransfer halaman web di internet
(Turbain dkk, 2006).
2.4.2 Aplikasi Berbasis Web
Pada awalnya aplikasi web dibangun hanya dengan menggunakan bahasa
yang disebut HTML dan protokol yang digunakan dinamakan HTTP. Pada
perkembangan berikutnya, sejumlah skrip dan objek dikembangkan untuk
memperluas kemampuan HTML. Pada saat ini, banyak skrip seperti itu; antara lain
yaitu PHP dan ASP, sedangkan contoh yang berupa objek antara lain adalah applet
(java) (Kadir, 2002).
Aplikasi web sendiri dapat dibagi menjadi web statis dan web dinamis. Web
statis dibentuk dengan menggunakan HTML saja. Kekurangan aplikasi seperti ini
terletak pada keharusan untuk memelihara program secara terus-menerus untuk
mengikuti setiap perubahan yang terjadi. Kelemahan ini diatasi dengan model
aplikasi web dinamis.
Dengan memperluas HTML, yakni dengan menggunakan perangkat lunak
tambahan, perubahan informasi dalam halaman-halaman web dapat ditangani melalui
perubahan data, bukan melalui perubahan program. Sebagai implementasinya,
aplikasi web dapat dikoneksikan ke basis data. Web dinamis terkadang diartikan juga
sebagai halaman yang dilengkapi dengan animasi gambar, selain dapat berinteraksi
2.4.3 Perancangan Situs Web
Dalam pembuatan sebuah situs web di perlukan dua bidang yang saling
berhubungan satu sama lain, yaitu web programming dan web designing. Web
programing adalah sebuah keahlian yang diperlukan untuk menuliskan kode
pemrograman web, sedangkan web designing merupakan keahlian untuk merancang
dan mendesain tampilan suatu web. Untuk membangun suatu website yang bagus,
dinamis dan interaktif, keduanya harus ada dan saling melengkapi. Menurut
Suparmanto (dalam Egganimation, 2007) ada beberapa langkah-langkah yang harus
dilaksanakan dalam membangun sebuah situs web adalah sebagai berikut:
a. Perencanaan dan Tujuan
Dalam memulai pembuatan situs web sangat diperlukan perencanaan awal,
sesuai dengan tujuan dari pembuatan situs web itu sendiri. Identifikasi awal perlu
diperlukan misalnya: situs web apa yang ingin dibuat ?, siapa saja pengunjung yang
diharapkan ?, targetan apa yang ingin dicapai dengan pembuatan situs web ini?.
Dengan menjawab pertanyaan di atas, akan semakin jelas dan mempermudah dalam
membangun sebuah situs web (Egganimation, 2007).
b. Pemilihan dan Penggunaan program
Dalam pembuatan situs web kita memerlukan program yang digunakan untuk
proses desain dan pemrograman web. Pemakaian program ini dibagi menjadi dua
bagian yaitu program untuk desain web dan program untuk pemrograman web.
Program yang digunakan untuk mendesain web adalah Adobe Photoshop. Dan
program untuk pemograman web antara lain, Adobe dreamwaver, PHP dan MySQL
xxv
c. Desain Web
Dalam pembuatan layout serta desain situs web digunakan program desain
yaitu Adobe Photoshop. Suatu desain yang baik yaitu dapat mengabungkan layout,
warna, foto, image serta animasi secara baik, sehingga bagus untuk dipandang
(Egganimation, 2007).
Gambar 2.1 Ruang Kerja Adobe photosop
d. Pemrograman Web
Pada awalnya aplikasi web dibangun hanya dengan menggunakan bahasa yang disebut HTML dan protokol yang digunakan dinamakan HTTP. Pada perkembangan berikutnya, sejumlah skrip dan objek dikembangkan untuk memperluas kemampuan HTML
(Kadir, 2002).
ataupun kemampuan seorang web programming dalam membuat suatu situs web. Perbedaan antara kode pemrograman satu dengan yang lainnya terletak pada cara penulisannya
(Egganimation, 2007).
1. Adobe Dreamweaver
Adobe Dreamweaver merupakan program penyunting halaman web keluaran
Adobe Systems yang dulu dikenal sebagai Macromedia Dreamweaver keluaran
Macromedia. Program ini banyak digunakan oleh pengembang web karena
fitur-fiturnya yang menarik dan kemudahan penggunaannya (Zaki, 2007).
Adobe Dreamweaver adalah aplikasi pembuat dan pengolah halaman web yang
sangat populer sekarang ini. Penggunaannya lebih banyak dibandingkan aplikasi
sejenis lainnya. Kelebihan Dreamweaver yang banyak disukai orang adalah fiturnya
yang banyak, mudah dipakai dan tersedianya kemampuan berkolaborasi dengan
software pendukung lain buatan Adobe Systems (Zaki, 2007).
Area kerja untuk mendesain halaman web pada Dreamweaver disajikan dalam
bentuk desain, kode, html, atau keduanya. Hal ini untuk mempermudah proses
eksplorasi desain sekaligus kode yang dipakai. Seorang web desainer yang
berpengalaman pasti akan menggunakan kedua tampilan tersebut untuk mempercepat
atau memperindah pendesainan. Format halaman web yang bisa dibuat antara lain:
a) HTML (Hypertext Markup Langguage)
HTML (Hypertext Markup Language) adalah suatu bahasa yang
digunakan untuk menulis halaman web. HTML dirancang untuk digunakan
tanpa tergantung pada suatu platform tertentu atau platform independent
xxvii
Model kerja HTML diawali dengan permintaan suatu halaman web
oleh browser. Berdasarkan URL (Uniform Resource Locator) atau dikenal
dengan sebutan alamat internet, browser mendapatkan alamat dari web
server, mengidentifikasi halaman yanng dikehendaki, dan menyampaikan
segala informasi yang dibutuhkan oleh web server. Selanjutnya, web server
akan mencari berkas yang diminta dan memberikan isinya ke browser.
Browser yang mendapatkan isinya segera melakukan proses penerjemahan
kode HTML dan menampilkannya ke layar pemakai (Egganimation, 2007).
b)CSS (Cascading Style Sheet)
CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk menentukan
deskripsi cara penampilan dokumen yang ditulis menggunakan bahasa
markup. CSS biasanya digunakan untuk mengatur tampilan halaman web
yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman HTML dan XHTML (Zaki,
2007).
2. PHP (Personal Home Page/ Hypertext Preprocessor)
PHP (Hypertxt Preprocessor) adalah sebuah bahasa pemrograman yang
berbentuk scripting, sistem kerja program ini adalah sebagai interpreter bukan
sebagai Compiler. PHP dikenal sebagai bahasa script yang menyatu dengan tag
HTML.
PHP merupakan skrip yang dijalankan di server, dimana kode yang menyusun
program tidak perlu diedarkan ke pemakai sehingga kerahasiaan kode dapat
Secara khusus, PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. Artinya, ia
dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya, bisa
menampilkan isi database ke halaman web (Kadir, 2001).
Konsep Kerja PHP
Model Kerja HTML diawali dengan permintaan suatu halaman web oleh
browser. Berdasarkan URL(Uniform Resource Locator) atau dikenal dengan sebutan
alamat internet, browser mendapatkan alamat dari web server, mengidentifikasi
halaman yang dikehendaki, dan menyampaikan segala informasi yang dibutuhkan
oleh web server. Selanjutnya, web server akan mencarikan file yang diminta dan
memberikan isinya ke web browser. Browser yang mendapatkan isinya segera
melakukan proses penerjemahan kode HTML dan menampilkannya ke layar pemakai
(Kadir, 2008).
MySQL merupakan multi-user database yang menggunakan bahasa
Structured Query Language (SQL) (Sunarfrihantono, 2002). Web
server
Kode HTML
xxix
MySQL merupakan software sistem manajemen basis data (Database
Management System-DBMS) yang sangat populer dikalangan pemograman web,
terutama di lingkungan Linux dengan menggunakan skrip PHP dan perl. MySQL
merupakan database sebagai sumber dan pengelola datanya (Sidik, 2003)
e. Menggabungkan Desain dan Pemrograman Web
Tahap berikutnya dari pembuatan situs web adalah dengan melakukan
penggabungan desain dan pemrograman web yang telah dibuat sebelumnya. Tahap ini
merupakan tahap yang paling penting, dan perlu keahlian dan perhitungan yang
cermat (Egganimation, 2007).
Sebelum melakukan penggabungan desain dan pemrograman web, sebaiknya
ditentukan terlebih dahulu jenis layout (tata letak) yang akan digunakan. Format
layout banyak digunakan karena banyak menampung informasi dalam suatu halaman,
disamping itu layout jenis ini dapat membuat desain yang telah dibuat terlihat
seimbang dan enak dilihat. Model layout split dibagi menjadi lima bagian, yaitu
header, menu kiri, menu kanan, body / content dan footer (Egganimation, 2007).
Bagian header ditempati oleh design header yang telah dibuat. Bagian menu
kiri akan dipake untuk menampilkan menu kategori, menu login. Pada menu kanan
ditampilkan menu popular, news, lastest dan shoot message. Dan terakhir bagian
footer ditempati oleh keterangan siapa pembuat situs web (Egganimation, 2007).
f. Publishing
Setelah proses pembuatan situs web diatas telah selesai dan semua link dapat
halaman situs web tersebut. Proses publishing ini dapat dilakukan dengan localhost
(intranet) atau pun upload di internet (Egganimation, 2007).
Proses publishing dengan menggunakan localhost dapat menggunakan
program web server seperti apache, iis, xamp dan lainnya. Dengan proses ini situs
web yang kita buat dapat ditampilkan dikomputer tanpa terhubung dengan jaringan
internet. Selanjutnya publishing yang terhubung dengan jaringan internet dapat
dilakukan dengan pembelian tempat domain dan hosting, kepada perusahaan
pengelola web yang menyediakan pembelian domain dan hosting (Egganimation,
2007).
g. Evaluasi dan perawatan
Setelah melalui proses sebelumnya, yaitu tahap perancangan, desain,
pemrograman, penggabungan desain dan publishing, maka secara keseluruhan situs
web sudah jadi dan siap diakses oleh semua orang lewat internet. Tahap selanjutnya
adalah proses evaluasi terhadap situs web ini. Evaluasi situs web ini dapat berupa
proses maintenance (perawatan) bagi suatu website serta pengembangannya
xxxi
BAB III
PERANCANGAN SISTEM 3.1 Kerangka Kerja
Model yang digunakan dalam merancang web menggunakan model spiral.
Model spiral pada awalnya diusulkan oleh Boehm, adalah model proses perangkat
lunak evolusioner yang merangkai sifat iteratif dari prototype dengan cara kontrol dan
aspek sistematis model sequensial linier. Model iteratif ditandai dengan tingkah laku
yang memungkinkan pengembang mengembangkan versi perangkat lunak yang lebih
lengkap secara bertahap. Perangkat lunak dikembangkan dalam deretan pertambahan.
Selama awal iterasi, rilis inkremantal bisa berupa model/prototype kertas, kemudian
sedikit demi sedikit dihasilkan versi sistem yang lebih lengkap. Model spiral
memiliki enam tahapan (Pressman, 2002).
1.Komunikasi pelanggan
Yaitu tugas-tugas untuk membangun komunikasi antara pelanggan dan
kebutuhan-kebutuhan yang diinginkan oleh pelanggan.
2. Perencanaan
Yaitu tugas-tugas untuk mendefinisikan sumber daya, ketepatan waktu, dan
proyek informasi lain yg berhubungan. Pada tahap ini dilakukan perencanaan,
pengembangan mulai dari perancangan kerangka situs web, data, informasi, gambar
apa saja yang akan dimuat, penentuan perangkat lunak pendukung yang akan
digunakan dan beberapa lama waktu yang dibutuhkannya untuk merancang dan
xxxiii
3.2 Perencanaan
Pada tahap perencanaan dipersiapkan perangkat keras dan perangkat lunak
yang mendukung dalam pembuatan situs web.
3.2.1 Persiapan Perangkat Keras
Perangkat keras yang perlu dipersiapkan dalam perancangan situs web Dinkes
Kabupaten Simalungun adalah satu set komputer yang terhubung internet dengan
perangkat kerasnya terdiri dari:
a. CPU (Intel Pentium 3 atau yang terbaru).
b. Layar Monitor VGA.
c. Piranti Input (mouse dan keyboard).
3.2.2 Persiapan Perangkat Lunak
Perangkat lunak yang dibutuhkan dalam perancangan sistem informasi
Dinkes Kabupaten Simalungun adalah Adobe Dreamweaver CS3 (free trial) sebagai
web editor atau mendesain dan menulis kode script perancangan web. Untuk
membuat database-nya menggunakan program aplikasi opensource dari MySQL versi
5.0 dan untuk server yang digunakan adalah server lokal dengan aplikasi opensource
Apache2Triad 1.5.4. Dan untuk melihat tampilan aplikasi diperlukan web browser
seperti Mozilla Firefox 5.0 atau Internet Explorer 12.0.
3.2.3 Persiapan Data dan Informasi
Data dan informasi yang terkandung dalam web, direncanakan berisi tersusun
atas :
a) Header berisi tulisan Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, alamat
b) Menu kiri yang terdiri atas :
1. Beranda
Berisi banner (berisi informasi mengenai ucapan selamat datang di situs
web Dinkes Kabupaten Simalungun)
2. Login (Admin)
Bagian khusus untuk petugas yang ditunjuk yang mengubah, memasukkan
dan menghapus isi situs web Dinkes Kabupaten Simalungun.
3. Profil Dinkes Kabupaten Simalungun
Berisi profil kesehatan tugas pokok dan fungsi, visi, misi, tujuan, sasaran,
kebijakan, dan program.
4. Struktur organisasi
Berisi informasi pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.
5. Sumber daya manusia (SDM)
Berisi tentang sumber daya manusia di bidang kesehatan.
6. Puskesmas
Berisi jumlah puskesmas disetiap kecamatan.
7. Galeri
Berisi tentang foto kegiatan di Dinkes Kabupaten Simalungun.
8. Berita
Berisi tentang hal-hal terbaru yang berhubungan dengan kesehatan.
9. Unduh
xxxv
c) Footer
Yang berisi tentang informasi pembuat situs web
Secara ringkas, desain isi situs web Dinkes Kabupaten Simalungun dapat
dilihat pada Gambar 3.2.
Gambar 3.2 Diagram Perancangan Situs Web Dinkes Kabupaten Simalungun Data
Situs Web Dinkes Kabupaten Simalungun
Perangkat Lunak
1. Adobe Dreamweaver
2. Adobe Photosop
3. Apachetriad
4. MySQL
5. Mozilla firefox
3.2.4 Perancangan Kerangka Situs Web
Kerangka situs web terdiri dari 4 bagian yaitu header, menu kiri, isi dan
footer. Bagian header berisi image logo Pemkab Simalungun, image logo Dinkes
Kabupaten Simalungun, tulisan Dinkes Kabupaten Simalungun. Bagian menu kiri
berisi informasi mengenai beranda, profil, struktur, SDM, puskesmas, galeri, berita,
unduh. Footer berisi informasi keterangan siapa pembuat situs web. Kerangka situs
web dapat dilihat pada Gambar 3.3
Gambar 3.3 Perancangan Kerangka Situs Web
Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
HEADER
MENU
KIRI
ISI
xxxvii
3.2.5 Perancangan Struktur Data
Dalam pembuatan struktur data, program yang akan digunakan adalah
MySQL. Struktur data ini menjelaskan tabel-tabel dan fields yang digunakan. Berikut
adalah tabel yang digunakan untuk Perancangan Situs Web Dinas Kesehatan
Kabupaten Simalungun.
Tabel 3.1 Master Administrasi Login
No. Nama Field Tipe data Fungsi
1 Id Serial Menyimpan kode sebagai primary key dan
unik untuk kode no urut
2 Name Char Nama Pengguna
3 Password Char Password yang valid dengan pengguna
Tabel 3.2 Master Struktur Organisasi
No. Nama Field Tipe data Fungsi
1 Id_Struktur Serial Menyimpan kode sebagai
primarykey dan unik untuk kode
profil
2 Nama Char Menyimpan data nama struktur organisasi
Tabel 3.3 Master Puskesmas
No. Nama Field Tipe data Fungsi
1 Id_Puskesmas Serial Menyimpan kode sebagai
primarykey dan unik untuk kode
profil
2 Puskesmas Char Menyimpan data nama Puskesmas
3 Kecamatan Char Menyimpan Alamat Puskesmas
4 Keterangan lain Char Menyimpan Keterangan lain
Tabel 3.4 Master Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun No. Nama Field Tipe data Fungsi
1 Id_Profil Serial Menyimpan kode sebagai
primarykey dan unik untuk kode
profil
2 Tugas Pokok &
Fungsi
Text Menyimpan Tugas Pokok dan Fungsi
3 Visi Text Menyimpan Visi
4 Misi Text Menyimpan Misi
5 Tujuan Text Menyimpan Tujuan
6 Sasaran Text Menyimpan Sasaran
7 Kebijakan Text Menyimpan Kebijakan
xxxix
Tabel 3.5 Master Berita
No. Nama Field Tipe data Fungsi
1 Id_berita Serial Menyimpan kode sebagai
primarykey dan unik untuk kode
profil
2 Judul_berita Char Menyimpan data nama penyakit
3 Tanggal Date Menyimpan data jumlah penyakit
4 Ringkasan berita Text Menyimpan ringkasan berita
5 Berita Text Menyimpan berita
BAB IV
PENGUJIAN SITUS WEB DINAS KESEHATAN KABUPATEN SIMALUNGUN
Pengujian situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun dilakukan di
Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun. Pengujian ini secara off line, dengan sistem
operasi Windows 2007 yang bertujuan untuk mengetahui fungsi fasilitas-fasilitas
yang dirancang apakah dapat diakses dengan baik dan urutan pengujian dilaksanakan
mulai dari pengujian menu kiri.
4.1 Pengujian User Interface
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah situs dapat diakses dengan
menggunakan media akses yang umum dan mudah dilakukan. Berikut adalah hasil
pengujian user interface dengan menggunakan mozilla firefox 5.0.
xli
4.2 Pengujian Struktur Data
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah tabel-tabel dalam database
sudah sudah terintegasi, bekerja sesuai fungsi dan dapat ditampilkan pada web
browser sesuai dengan perancangan situs yang telah dibuat sebelumnya.
4.2.1 Pengujian Halaman Beranda
Gambar 4.2 Hasil pengujian halaman beranda situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman beranda berisi ucapan selamat datang di Situs web Dinas Kesehatan
Kabupaten Simalungun.
4.2.2 Pengujian Halaman Profil
Halaman Profil terbagi atas tujuh bagian, yaitu halaman tugas, visi, misi,
4.2.2.1Pengujian Halaman Tugas
Gambar 4.3 Hasil pengujian halaman tugas situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman tugas berisi tentang tugas pokok dan fungsi Dinas Kesehatan
kabupaten Simalungun tahun 2013.
4.2.2.2Pengujian Halaman Visi
Gambar 4.4 Hasil pengujian halaman visi situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman visi berisi tentang visi Dinas Kesehatan kabupaten Simalungun yang
xliii
4.2.2.3Pengujian Halaman Misi
Gambar 4.5 Hasil pengujian halaman misi situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman misi berisi tentang visi Dinas Kesehatan kabupaten Simalungun
tahun 2013.
4.2.2.4Pengujian Halaman Tujuan
Gambar 4.6 Hasil pengujian halaman tujuan situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman tujuan berisi tentang misi Dinas Kesehatan kabupaten Simalungun
4.2.2.5Pengujian Halaman Sasaran
Gambar 4.7 Hasil pengujian halaman sasaran situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman sasaran berisi tentang sasaran Dinas Kesehatan Kabupaten
Simalungun tahun 2013.
4.2.2.6Pengujian Halaman Kebijakan
xlv
Halaman kebijakan berisi tentang kebijakan Dinas Kesehatan Kabupaten
Simalungun tahun 2103.
4.2.2.7Pengujian Halaman Program
Gambar 4.9 Hasil pengujian halaman program situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman program berisi tentang program Dinas Kesehatan Kabupaten
Simalungun tahun 2103.
4.2.3 Pengujian Halaman Struktur
Halaman struktur berisi tentang gambar struktur Dinas Kesehatan Kabupaten
Simalungun tahun 2103.
4.2.4 Pengujian Halaman Puskesmas
Gambar 4.11 Hasil pengujian halaman puskesmas situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman puskesmas berisi tentang nama puskesmas, kecamatan, serta
keterangan lain di Kabupaten Simalungun.
4.2.5 Pengujian Halaman Galeri
xlvii
Halaman galeri berisi tentang foto kegiatan beserta penjelasannya Dinas
Kesehatan Kabupaten Simalungun.
4.2.6 Pengujian Halaman Berita
Gambar 4.13 Hasil pengujian halaman berita situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman berita berisi tentang judul, tanggal dan nama penulis berita
kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.
4.2.7 Pengujian Halaman Download
Halaman download berisi tentang file – file yang berhubungan dengan Dinas
Kesehatan Kabupaten Simalungun.
4.2.8 Pengujian Halaman Login Administrator
Sebelum melakukan perubahan isi situs web, administrator harus login
terlebih dahulu. Hanya login yang sesuai dengan nama dan password dapat masuk ke
halaman administrator.
xlix
4.2.9 Pengujian Halaman Administrator Beranda
Gambar 4.16 Hasil pengujian halaman administrator untuk mengubah isi beranda
situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Dihalaman administrator isi situs berupa profil, struktur, puskesmas, galeri,
dan berita dapat dirubah.
4.2.10 Pengujian Halaman Administrator Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Gambar 4.17 Hasil pengujian halaman administrator untuk mengubah isi profil
Halaman profil berfungsi untuk merubah isi tugas pokok dan fungsi, visi,
misi, tujuan, sasaran kebijakan dan program.
4.2.11 Pengujian Halaman Administrator Struktur Organisasi
Gambar 4.18 Hasil pengujian halaman administrator untuk mengubah gambar struktur organisasi situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman struktur organisasi berfungsi merubah gambar struktur organisasi
Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.
4.2.12 Pengujian Halaman Administrator Puskesmas
li
Halaman administrator puskesmas berfungsi untuk mengubah nama
puskesmas, kecamatan serta keterangan lain
4.2.13 Pengujian Halaman Administrator Galeri
Gambar 4.20 Hasil pengujian halaman administrator untuk mengubah data galeri situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman galeri berfungsi menambah, mengubah, menghapus gambar dan penjelasannya.
4.2.14 Pengujian Halaman Administrator Berita
Halaman berita berfungsi menambah, menghapus, dan mengubah judul,
tanggal, dan penulis berita.
4.2.15 Pengujian Halaman Ubah Administrator
Gambar 4.22 Hasil pengujian halaman administrator untuk mengubah administrator situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
Halaman diatas berfungsi untuk mengubah nama administrator beserta
liii
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari perancangan situs web
Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, antara lain:
1. Perancangan situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
memiliki fungsi informasi dan fungsi pendidikan.
2. Situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun yang telah di uji
coba dan direalisasikan terdiri dari 13 halaman, yaitu: 1 halaman
Beranda, 1 halaman Tugas, 1 halaman Visi, 1 halaman Misi, 1
halaman Tujuan, 1 halaman Sasaran, 1 halaman Kebijakan, 1 halaman
Program, 1 halaman Struktur, 1 halaman Puskesmas, 1 halaman
Galeri, 1 halaman Berita, dan 1 halaman Download.
3. Situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun memiliki memori
31,9 MB. Situs web tersebut dapat diakses
http://www.dinkeskabsimalungun.com.
4. Hosting yang digunakan dalam mengupload situs web Dinas
5.2 Saran
Untuk mengembangkan situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun
lebih lanjut, beberapa saran yang perlu diperlukan:
1. Untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan situs web pada
design programming dengan menggunakan perangkat lunak Adobe
Flash sehingga situs web lebih menarik.
2. Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun supaya mengupdate
data terbaru serta informasi kesehatan sehingga situs web Dinas
lv
DAFTAR PUSTAKA
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (AJKII), 2012. Pengguna Internet
Indonesia Tembus 63 juta. http ://www.apjii.or.id/ v2/index.php /read/article/apjii-at-media/133/2012-pengguna–internet–di–indonesia–tembus
-63- juta.html. diakses tanggal 05 januari 2014
Bupati Simalungun. 2008. Perda No.17 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah. Simalungun
Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun. 2012. Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun. Simalungun.
Egganimation. 2007. Perancangan Pembuatan Website. http://egganimation. blogspot.com/2007/7/perancangan-pembuatan-website.html. Diakses 28 mei
2013.
Hatta, Gemala R, dkk. 2008. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta : UI Press
Kadir, A. 2001. Dasar Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP. Penerbit Andi, Yogyakarta.
Kadir, A. 2002. Pemrograman Web Mencakup : HTML, CSS, Java Script, dan PHP . Andi, Yogyakarta.
Ladjamudin, Al-Bahra Bin. 2005. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.
Menkes. 2004. Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 131/Menkes/II/2004 tentang Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.
Madcoms. 2008. PHP & MySQL untuk pemula. Andi , Yogyakarta.
________. 2011. Aplikasi Web Database dengan Dreamweaver dan PHP-MySQL. Andi, Yogyakarta.
Paranginangin, K. 2006. Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL. Andi Offset, Yogyakarta.
Putra, D.Y.S. Pengertian Sistem Menurut Para Ahli. http://
dysuryaputra.com//2013/03/pengertian-sistem-menurut-para-ahli.html. diakses pada tanggal 28 mei 2013
Republik Indonesia. 2004. Undang-Undang RI No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 No, 125. Sekretariat Negara, Jakarta.
Sidik, B. 2003. MySQL Untuk Pengguna, Administrator dan pengembang Aplikasi Web. Informatika, Bandung.
Sunarfrihantono, B. 2002. PHP dan MySQL untuk Web. Andi, Yogyakarta.
Turbain, E, dkk. 2006. Pengantar Teknologi Informasi Edisi 3. Jakarta : Salemba Infotek Edisi 3.