• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Informasi Kepegawaian Di PT. Heksatex Indah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sistem Informasi Kepegawaian Di PT. Heksatex Indah"

Copied!
196
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Kelulusan Pada Program Studi Sistem Informasi Jenjang Sarjana Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer

Disusun oleh :

Sopyan Parwijaya 10507912

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG

(3)
(4)

i

informasi khususnya mengolah data pegawai secara cepat dan akurat. Selain untuk meningkatkan peningkatan kinerja pegawai haruslah sangat diperhatikan karena dengan sumber daya yang baik maka proses sistem informasi yang dijalankan akan berjalan dengan lancar. Informasi yang baik akan memberikan kontribusi yang baik juga untuk kesejahteraan pegawai. Tapi didalam pelaksanaannya sistem informasi data kepegewaiannya masih kurang memadai, itu terlihat dari penyimpanan dan pemrosesan data yang dilakukan masih mengalami kendala, karena media penyimpanan data pegawai masih berupa arsip, sehingga untuk pencarian data lebih lama karena arsip yang menumpuk, hal tersebut berpengaruh terhadap lamanya proses pencarian, pembuatan dan pengolahan data pegawai. Untuk menanggulangi hal tersebut maka sangat perlu diadakan pengembangan sistem lama ke sistem baru sehingga diharapkan dapat mengurangi bahkan meniadakan kesulitan yang ada sehingga sistem akan bekerja secara optimal baik dalam pelayanan maupun penyajian data dan informasi. Didalam sistem informasi tersebut terdapat berbagai informasi tentang pegawai yaitu data absensi, data penggajian, data kenaikan pangkat, data cuti, mutasi dan data pensiun pegawai. Sehingga data-data kepegawaian menjadi lebih akurat dan juga dapat melihat perkembangan kepegawaian berdasarkan latar belakang golongan dan jabatan.

Adapun metode penelitian yang penulis gunakan adalah pertama-tama dalam mendapatkan informasi menggunakan teknik pengumpulan Sumber Data Primer dan Sumber Data Sekunder. Dan yang menjadi metode penelitian penulis menggunakan metode pendekatan dan pengembangan sistem. Dimana metode pendekatan sistem yang digunakan adalah pendekatan terstruktur, tahapannya terdiri dari flowmap, diagram konteks, data flow diagram, kamus data, normalisasi, relasi table, ERD. Sedangkan metode pengembangan sistem yang penulis gunakan adalah prototype. Dan alat bantu analisis perancangannya adalah flowmap, diagram konteks, diagram alir data/DFD, kamus data, ERD, perancangan basis data, normalisasi dan tabel relasi. Pembangunan program aplikasi system informasi kepegawaian menggunakan bahasa pemrograman VB 6.0 dengan database SQL Server 2000.

Dengan adanya Sistem Informasi pengolahan data pegawai pada PT HEksatex Indah dapat membantu memproses pengolahan datanya, diharapkan dapat meminimalisir kesalahan yang ada serta dapat mengifisienkan waktu dalam membuat laporan pegawai, laporan absensi, laporan gaji, laporan kenaikan pangkat, laporan mutasi, laporan cuti, dan laporan pensiun sehingga informasi yang dihasilkan menjadi data yang akurat, efektif, dan efisien serta media penyimpanan datanya berupa hardisk.

(5)

ii

processing staff quickly and accurately. In addition to improving employee productivity should be highly considered, because resources are good then the process will be information systems run smoothly. Good information will contribute to the good and well-being of staff. But the introduction of information systems kepegewaiannya still insufficient data, as can be seen from the data storage and processing are still having problems, because the employee data media is still in the archives, so look for more archived data that has accumulated, this affects the duration of the search process, production and processing data on staff members. To overcome this it is necessary to restrain the development of the old system to new system is expected to reduce and even eliminate the difficulties that exist so that the system will work optimally in both service and presentation of data and information. In terms of the information contained various information about the presence of employee data, payroll data, campaign data, leave data, mutation data and retired employees. Personnel so that data becomes more accurate and can also see the development of work based on the background and class position.

The research method I use is to first use of this technique in getting information and collecting data Data Sources Primary Sources Secondary. And research methods authors use the methods and systems development approach. Where the system used method of approach is a structured approach, consisting of flowmap stage, context diagrams, data flow diagrams, data dictionary, normalization, table relationships, ERD. While the development of the system where the writer uses prototype. The design and analysis tools flowmap, context diagrams, data flow diagrams/DFD, ERD, data dictionary, database design, normalization and related table. Development of personnel information system applications using VB 6.0 programming language in SQL Server 2000 database.

Information processing system, employees of PT Heksatex indah can help the process of data processing is expected to minimize errors that exist and can mengifisienkan time to report staff, attendance records, salary, promotion, mutation reports leave reports and pension, so that the information in the data that is accurate, efficient and effective form of data storage media hard drive.

(6)

iv

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan yang telah memberikan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “ Sistem Informsi Kepegawaian di PT. Asuransi Jasindo ( Persero ) Bandung “.

Penulis menyadari bahwa keberhasilan penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak baik langsung maupun tidak langsung. Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Dr.Ir.Eddy Soeryanto Soegoto, selaku Rektor Universitas Komputer Indonesia.

2. Bapak Dr.Arry Akhmad Arman, selaku Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu

Komputer Universitas Komputer Indonesia.

a. Bapak Dadang Munandar,SE,M.Si, selaku Ketua Jurusan Manajemen Informatika.

3. Bapak Wahyu Nurjana WK,.ST,M.Kom selaku dosen wali dan dosen pembimbing.

4. Seluruh dosen pengajar dan staf akademik Fakultas Teknik dan Ilmu

(7)

v

menyelesaikan pendidikan Sarjana Sistem Informasi.

6. Bang Hendrik, Kakak Ani, Bang Agus, Renawati, dan adikku tercinta

Meilani Yustina yang telah banyak memberikan semangat dan doa serta motivasi kepada penulis.

7. Keluarga Besar di Nias

8. Sahabat dan Temanku yang telah memberikan dukungan semangat dan

doanya.

9. Teman-teman kampus yang telah memberikan dukungan semangat dan

doanya.

10. Seluruh staff PT. Asuransi Jasindo (Persero) di Bandung.

11. Semua pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan skripsi ini

yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

Semoga segala kebaikan dan pertolongan semuanya mendapatkan Berkat dari Tuhan. Akhir kata penulis mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang memerlukan,. AMIN

Bandung, Agustus 2011

(8)

vi

ABSTRAK ... i

ABSTRACT ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR ISI ... vi

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR TABEL ... xvii

DAFTAR SIMBOL ... xx

BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifiaksi Masalah ... 3

1.3 Rumusan Masalah ... 3

1.4 Maksud dan Tujuan Penelitian ... 4

1.5 Kegunaan Penelitian ... 6

1.5.1 Kegunaan Akedemis ... 6

1.5.2 Kegunaan Praktis ... 7

1.6 Pembatasan Masalah ... 7

1.7 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 8

1.7.1 Lokasi Penelitian ... 8

1.7.2 Waktu Penelitian ... 8

(9)

vii

2.2 Pengertian Informasi ... 13

2.2.1 Kwalitas Informasi ... 14

2.2.2 Nilai Informasi... 15

2.3 Pengertian Sistem Informasi... 15

2.3.1 Komponen Sistem Informasi ... 16

2.4 Pengertian Basis Data (database)... 17

2.5 Pengertian Jaringan Komputer... 19

2.5.1 Jenis Jaringan Komputer ... 20

2.5.2 Topologi Jaringan Komputer ... 21

2.5.3 Manfaat Jaringan Komputer ... 25

2.5.4 Pengertian Client/Server... 26

2.6 Sekilas Tentang Visual Basic Versi 6.0 ... 27

2.6.1 Menu Visual Basic 6.0 ... 28

2.6.2 Menu Bar (menu Built-In) ... 28

2.6.3 Menu Tool Bar ... 29

2.6.4 Menu Tool Box... 29

2.7 Sekilas Tentang SQL Server 2000 ... 30

BAB III. OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian ... 32

(10)

viii

3.1.4 Deskripsi Kerja PT. Asuransi Jasa Indonesia (Persero) Kantor

Cabang Bandung ... 37

3.1.4.1 Personalia PT Asuransi Jasindo ... 42

3.1.4.2 Jenis Produk PT Asuransi Jasindo ... 43

3.1.4.3 Proses Kebijakan Perusahaan Tentang Harta atau Barang yang di jaminkan ... 46

3.2 Metode Penelitian Tugas... 51

3.2.1 Desain Penelitian ... 51

3.2.2 Jenis dan Metode Pengumpulan Data... 52

3.2.2.1 Sumber Data Primer ... 52

3.2.2.2 Sumber Data Sekunder ... 52

3.2.3 Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem ... 53

3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem ... 53

3.2.3.2 Metode Pengembangan Sistem ... 54

3.2.3.3 Alat Bantu Analisis dan Perancangan ... 56

3.2.4 Pengujian Software ... 62

BAB IV. ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisis Sistem yang Berjalan... 63

4.1.1 Analisis Dokumen ... 63

4.1.2 Analisis Prosedur Yang Sedang Berjalan... 73

(11)

ix

4.1.2.1.2 Prosedur dan Flowmap Absensi yang sedang

berjalan ... 76

4.1.2.1.3 Prosedur dan Flowmap Penggajian yang sedang berjalan ... 78

4.1.2.1.4 Prosedur dan Flowmap Kenaikan Pangkat yang sedang berjalan ... 80

4.1.2.1.5 Prosedur dan Flowmap Mutasi yang sedang berjalan ... 82

4.1.2.1.6 Prosedur dan Flowmap Cuti yang sedang berjalan ... 84

4.1.2.1.7 Prosedur dan Flowmap Pensiun yang sedang berjalan ... 86

4.1.2.2 Diagram Konteks ... 88

4.1.2.3 Data Flow Diagram (DFD) ... 89

4.1.2.3.1 DFD Level 1 Proses 1 ... 90

4.1.2.3.2 DFD Level 1 Proses 2 ... 90

4.1.2.3.3 DFD Level 1 Proses 3 ... 90

4.1.2.3.4 DFD Level 1 Proses 4 ... 92

4.1.2.3.5 DFD Level 1 Proses 5 ... 93

4.1.2.3.6 DFD Level 1 Proses 6 ... 94

(12)

x

4.2.1 Tujuan Perancangan Sistem ... 97

4.2.2 Gambaran Umum Sistem Yang di Usulkan. ... 98

4.2.3 Perancangan Prosedur yang di Usulkan. ... 98

4.2.3.1 Prosedur dan Flowmap yang di Usulkan... 98

4.2.3.1.1 Prosedur dan Flowmap Data Pegawai yang di Usulkan... 99

4.2.3.1.2 Prosedur dan Flowmap Absensi yang di Usulkan... 101

4.2.3.1.3 Prosedur dan Flowmap Data Penggajian Pegawai yang di Usulkan ... 103

4.2.3.1.4 Prosedur dan Flowmap Data Kenaikan Pangkat Pegawai yang di Usulkan ... 105

4.2.3.1.5 Prosedur dan Flowmap Data Mutasi Pegawai yang di Usulkan ... 107

4.2.3.1.6 Prosedur dan Flowmap Data Cuti Pegawai yang di Usulkan... 109

4.2.3.1.7 Prosedur dan Flowmap Data Pensiun Pegawai yang di Usulkan ... 111

4.2.3.2 Diagram Konteks ... 112

4.2.3.3 DFD yang di Usulkan... 113

(13)

xi

4.2.3.3.4 DFD Level 1 Proses 4 yang diusulkan .... 117

4.2.3.3.5 DFD Level 1 Proses 5 yang diusulkan .... 117

4.2.3.3.6 DFD Level 1 Proses 6 yang diusulkan .... 118

4.2.3.3.7 DFD Level 1 Proses 7 yang diusulkan .... 119

4.2.3.4 Kamus Data ... 120

4.2.4 Perancangan Basis Data ... 125

4.2.4.1 Normalisasi ... 126

4.2.4.2 Tabel Relasi... 129

4.2.4.3 Entity Relationship Diagram ... 130

4.2.4.4 Struktur File ... 131

4.2.4.5 Kodifikasi ... 137

4.2.5 Perancangan Antar Muka ... 139

4.2.5.1 Struktur Menu ... 139

4.2.5.2 Perancangan Input... 140

4.2.5.3 Perancangan Output ... 149

4.2.6 Perancangan Arsitektur Jaringan ... 157

BAB V. IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM 5.1 Implementasi ... 158

5.1.1 Batasan Implementasi... 158

5.1.2 Implementasi Perangkat Lunak... 159

(14)

xii

5.1.5.1 Implementasi Halaman Utama... 165

5.1.5.2 Implementasi Sub Menu Master ... 166

5.1.5.3 Implementasi Sub Menu Transaksi ... 166

5.1.5.4 Implementasi Sub Menu Laporan ... 167

5.1.5.5 Implementasi Sub Menu File ... 169

5.1.6 Implementasi Instalasi Program... 169

5.1.7 Penggunaan Program ... 170

5.2 Pengujian ... 185

5.2.1 Rencana Pengujian ... 185

5.2.2 Kasus dan Hasil Pengujian ... 188

5.2.3 Kesimpulan Hasil Pengujian ... 207

BAB VI. KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan ... 208

6.2 Saran ... 209 DAFTAR PUSTAKA

(15)

xiii

No. Judul Gambar Halaman

Gambar 2.1 Siklus Informasi... 13

Gambar 2.2 Topologi Bus... 21

Gambar 2.3 Topologi Ring... 22

Gambar 2.4 Topologi Start ... 24

Gambar 2.5 Model Hubungan Client Server ... 26

Gambar 2.6 Menu Toolbar... 27

Gambar 2.7 Menu Toolbox ... 28

Gambar 3.1 Struktur Organisasi ... 36

Gambar 3.2 Prototype Paradigma ... 54

Gambar 4.1 Flowmap Data Pegawai yang sedang berjalan ... 75

Gambar 4.2 Flowmap Data Absensi Pegawai yang sedang berjalan ... 77

Gambar 4.3 Flowmap Data Penggajian Pegawai yang sedang berjalan ... 79

Gambar 4.4 Flowmap Data Kenaikan Pengkat Pegawai yang sedang berjalan. 81 Gambar 4.5 Flowmap Data Mutasi Pegawai yang sedang berjalan... 83

Gambar 4.6 Flowmap Data Cuti Pegawai yang sedang berjalan ... 85

Gambar 4.7 Flowmap Data Pensiun Pegawai yang sedang berjalan ... 87

Gambar 4.8 Diagram Konteks yang sedang berjalan... 88

Gambar 4.9 DFD Level 0 yang sedang berjalan ... 89

Gambar 4.10 DFD Level 1 Proses 1 yang sedang berjalan... 90

(16)

xiv

Gambar 4.14 DFD Level 1 Proses 5 yang sedang berjalan... 93

Gambar 4.15 DFD Level 1 Proses 6 yang sedang berjalan... 94

Gambar 4.16 DFD Level 1 Proses 7 yang sedang berjalan... 95

Gambar 4.17 Flowmap Pembuatan Data Pegawai yang diusulkan ... 100

Gambar 4.18 Flowmap Pembuatan Data Absensi yang diusulkan... 102

Gambar 4.19 Flowmap Pembuatan Data Penggajian yang diusulkan... 104

Gambar 4.20 Flowmap Pembuatan Data Kenaikan Pangkat Pegawai yang diusulkan... 106

Gambar 4.21 Flowmap Pembuatan Data Mutasi Pegawai yang diusulkan ... 108

Gambar 4.22 Flowmap Pembuatan Data Cuti Pegawai yang diusulkan ... 110

Gambar 4.23 Flowmap Pembuatan Data Pensiun Pegawai yang diusulkan ... 112

Gambar 4.24 Diagram Konteks yang diusulkan... 113

Gambar 4.25 DFD Level 0 yang diusulkan ... 114

Gambar 4.26 DFD Level 1 Proses 1 yang diusulkan ... 115

Gambar 4.27 DFD Level 1 Proses 2 yang diusulkan ... 116

Gambar 4.28 DFD Level 1 Proses 3 yang diusulkan ... 116

Gambar 4.29 DFD Level 1 Proses 4 yang diusulkan ... 117

Gambar 4.30 DFD Level 1 Proses 5 yang diusulkan ... 118

Gambar 4.31 DFD Level 1 Proses 6 yang diusulkan ... 119

Gambar 4.32 DFD Level 1 Proses 7 yang diusulkan ... 120

(17)

xv

Gambar 4.36 Rancangan Input Data Pegawai ... 141

Gambar 4.37 Rancangan Input Data Jabatan Pegawai ... 142

Gambar 4.38 Rancangan Input Data Golongan Pegawai... 142

Gambar 4.39 Rancangan Input Transaksi Absensi Pegawai... 143

Gambar 4.40 Rancangan Input Transaksi Penghitungan Gaji Pegawai... 143

Gambar 4.41 Rancangan Input Transaksi Kenaikan Pangkat Pegawai ... 144

Gambar 4.42 Rancangan Input Transaksi Mutasi Pegawai ... 144

Gambar 4.43 Rancangan Input Transaksi Cuti Pegawai... 145

Gambar 4.44 Rancangan Input Transaksi Pensiun Pegawai ... 145

Gambar 4.45 Rancangan Input Laporan Absensi Pegawai ... 146

Gambar 4.46 Rancangan Input Laporan Gaji Pegawai ... 146

Gambar 4.47 Rancangan Input Laporan Kenaikan Pangkat Pegawai ... 147

Gambar 4.48 Rancangan Input Laporan Mutasi Pegawai... 147

Gambar 4.49 Rancangan Input Laporan Cuti Pegawai ... 148

Gambar 4.50 Rancangan Input Laporan Pensiun Pegawai ... 148

Gambar 4.51 Rancangan Output Gaji Pegawai ... 149

Gambar 4.52 Rancangan Output Kenaikan Pangkat Pegawai ... 150

Gambar 4.53 Rancangan Output Mutasi Pegawai ... 151

Gambar 4.54 Rancangan Output Cuti Pegawai ... 152

Gambar 4.55 Rancangan Output Pensiun Pegawai... 153

(18)

xvi

Gambar 4.59 Rancangan Output Laporan Mutasi Pegawai ... 155

Gambar 4.60 Rancangan Output Laporan Cuti Pegawai ... 156

Gambar 4.61 Rancangan Output Laporan Pensiun Pegawai ... 156

Gambar 4.62 Arsitektur Jaringan ... 157

Gambar 5.1 Form Login ... 170

Gambar 5.2 Halaman Form Menu Utama... 171

Gambar 5.3 Form Data Pegawai ... 171

Gambar 5.4 Form Data Golongan Pegawai ... 172

Gambar 5.5 Form Data Jabatan Pegawai ... 172

Gambar 5.6 Form Data Absensi Pegawai ... 173

Gambar 5.7 Form Data Gaji Pegawai ... 173

Gambar 5.8 Output Slip Gaji ... 174

Gambar 5.9 Form Data Kenaikan Pangkat Pegawai ... 174

Gambar 5.10 Output Surat Keputusan Kenaikan Pangkat... 175

Gambar 5.11 Form Mutasi Pegawai ... 176

Gambar 5.12 Output Surat Keputusan Mutasi Pegawai ... 176

Gambar 5.13 Form Data Cuti Pegawai ... 177

Gambar 5.14 Output Surat Keputusan Cuti Pegawai... 177

Gambar 5.15 Form Data Pensiun Pegawai ... 178

Gambar 5.16 Output Surat Keputusan Pensiun Pegawai ... 178

(19)

xvii

Gambar 5.20 Output Laporan Gaji Pegawai ... 180

Gambar 5.21 Laporan Kenaikan Pangkat ... 181

Gambar 5.22 Output Laporan Kenaikan Pangkat ... 181

Gambar 5.23 Laporan Mutasi Pegawai ... 182

Gambar 5.24 Output Laporan Mutasi Pegawai... 182

Gambar 5.25 Laporan Cuti Pegawai ... 183

Gambar 5.26 Output Laporan Cuti Pegawai ... 183

Gambar 5.27 Laporan Pensiun Pegawai ... 184

(20)

xviii

No. Judul Tabel Halaman

Tabel 1.1 Waktu Penelitian ... 7

Tabel 2.1 Keterangan Menu Toolbar ... 28

Tabel 3.1 Personalia ... 40

Tabel 4.1 Evaluasi Sistem yang berjalan ... 96

Tabel 4.2 Struktur Field Tabel Pegawai... 131

Tabel 4.3 Struktur Field Tabel Jabatan ... 132

Tabel 4.4 Struktur Field Tabel Golongan ... 133

Tabel 4.5 Struktur Field Tabel Absensi ... 133

Tabel 4.6 Struktur Field Tabel Mutasi Pegawai ... 134

Tabel 4.7 Struktur Field Tabel Cuti Pegawai... 134

Tabel 4.8 Struktur Field Tabel Kenaikan Pangkat Pegawai ... 135

Tabel 4.9 Struktur Field Tabel Pensiun Pegawai ... 135

Tabel 4.10 Struktur Field Tabel Gaji Pegawai... 136

Tabel 5.1 Implementasi Halaman Utama... 165

Tabel 5.2 Implementasi Sub Menu Master... 166

Tabel 5.3 Implementasi Sub Menu Transaksi ... 167

Tabel 5.4 Implementasi Sub Menu Laporan... 168

Tabel 5.5 Implementasi Sub Menu File ... 169

Tabel 5.6 Rencana Pengujian ... 186

(21)

xix

Tabel 5.10 Pengujian Data Jabatan Pegawai ... 192

Tabel 5.11 Pengujian Transaksi Absensi Pegawai... 194

Tabel 5.12 Pengujian Transaksi Penghitungan Gaji Pegawai... 195

Tabel 5.13 Pengujian Data Kenaikan Pangkat Pegawai ... 197

Tabel 5.14 Pengujian Data Mutasi Pegawai ... 199

Tabel 5.15 Pengujian Data Cuti Pegawai... 200

Tabel 5.16 Pengujian Data Pensiun Pegawai ... 202

(22)

xx

No Simbol Keterangan

1 Dokumen

2 Simbol Proses Manual

3 Keying (Typing verifying)

4 Simbol Proses Komputrisasi

5 File Hardisk/Database

6 Offine Storage

(23)

xxi

1 Simbol Proses

2 Media Penyimpanan data

3 Enternal Entity

4 Arus Data

C. Entity relationship Diagram (ERD)

No Simbol Keterangan

1

Persegi Panjang

Menunjukkan himpunan entitas(individu yang mewakili sesuatu yang nyata dan dapat dibedakan dari sesuatu yang lain)

2

Belah Ketupat

Menunjukkan himpunan relasi

3

Garis

(24)

xxii Lampiran

1. Biodata Penulis 2. Surat Pengajuan Penelitian

3. Surat Balasan Penelitian 4. Bukti Lulus Uji Program

(25)

1 1.1 Latar Belakang Penelitian

Diera globalisasi saat ini secara ideal perusahaan dalam bentuk apapun membutuhkan tenaga profesional yang berkaitan dengan informatika dikarenakan pertumbuhan informasi saat ini, tenaga informasi dibutuhkan untuk mengimbangi arus informasi yang berjalan semakin modern yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam penyajian informasi tersebut.

(26)
(27)

Berdasarkan permasalahan diatas, maka penulis tertarik untuk mengambil sebuah topik tugas akhir dengan judul “ SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN DI PT. HEKSATEX INDAH ”.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis dapat mengidentifikasi masalah-masalah terkait dengan sistem informasi kepegawaian PT Heksatex Indah

a. Belum adanya pengolahan data pegawai yang terintegrasi masih berupa arsip, sehingga dalam pencarian dokumen lebih lama atau bahkan tidak ada, karena arsip yang menumpuk.

b. Belum adanya pengolahan data pegawai yang optimal dalam membuat laporan penggajian, laporan absensi.

1.3 Rumusan Masalah

Adapun Rumusan masalah dari penelitian ini adalah :

1. Bagaimana sistem informasi data kepegawaian yang sedang berjalan mulai dari proses pendataan pegawai mulai dari data pegawai, data absensi, serta pembuatan laporan masing- masing data tersebut

(28)

3. Bagaimana implementasi perancangan sistem informasi data

kepegawaian ke dalam bahasa pemograman sehingga menghasilkan program aplikasi database yang mampu mengolah data pegawai, data absensi, penggajian laporan masing- masing data tersebut secara otomatis.

4. Bagaimana pengujian sistem informasi kepegawaian pada pendataan pegawai mulai dari data pegawai, data absensi, data gaji pegawai serta pembuatan laporan masing- masing data tersebut.

1.4 Maksud Dan Tujuan Penelitian

Adapun maksud dan tujuan penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut: a. Maksud Penelitian

Maksud dilaksanakannya penelitan yaitu untuk membangun suatu rancangan sistem informasi baru yang mengembangkan sistem lama agar dapat memecahkan masalah dan hambatan yang terjadi di perusahaan tersebut.

b. Tujuan Penelitian

(29)

data pensiun pegawai serta pembuatan laporan masing- masing data tersebut.

2. Untuk membuat perancangan sistem informasi data kepegawaian yang mempermudah proses pendataan pegawai mulai dari data pegawai, data absensi, penggajian dan saya akan menambahkan data kenaikan pangkat, data mutasi, data cuti dan data pensiun pegawai serta pembuatan laporan masing- masing data tersebut 3. Untuk mengimplementasikan perancangan sistem informasi data

kepegawaian yang terkomputerisasi ke dalam bahasa pemograman sehingga menghasilkan program aplikasi database yang mampu mengolah data pegawai, data absensi, penggajian dan saya akan menambahkan data kenaikan pangkat, data mutasi, data cuti dan data pensiun pegawai serta pembuatan laporan masing- masing data tersebut secara otomatis

4. Untuk melakukan pengujian sistem informasi kepegawaian yang

dibuat oleh penulis dari data pegawai, absensi, gaji, penggajian dan saya akan menambahkan data kenaikan pangakat, cuti, mutasi dan data pension pegawai serta pembuatan laporannya.

1.5 Kegunaan Penelitian

(30)

1.5.1 Kegunaan Akademis 1. Bagi Penulis

Untuk menambah pengetahuan dan pengalaman yang lebih luas terutama dalam hal menganalisis permasalahan secara langsung mengenai sistem yang berjalan di suatu perusahaan atau instansi pemerintahan, dan kemudian dilakukannya perbandingan materi yang didapat dari perkuliahan.

2. Bagi Peneliti lain

Pada penelitian ini, peneliti lain dapat mempelajari lebih lanjut mengenai sistem informasi pelayanan jasa beserta aplikasinya yang ada untuk lebih dikembangkan khususnya pada PT Heksatex Indah.

3. Bagi Ilmu pengetahuan

Dari hasil penelitian diharapkan dapat menjadi kajian antara ilmu manajemen informatika (teori) dengan kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan (praktek), sehingga akan lebih mengerti, menguasai komdisi dan kemudian dapat mengembangkan ilmu pengetahuan-ilmu pengetahuan lain yang sudah ada, untuk diterapkan pada dunia kerja dan lingkungan masyarakat yang dapat menguntungkan bagi pihak terkait.

1.5.2 Kegunaan Praktis

(31)

dengan mengandalkan proses komputerisasi untuk meminimalisir segala bentuk pekerjaan menggunakan sumber daya manusia.

1.6 Pembatasan Masalah

Dalam penyusunan makalah ini penulis memberikan batasan masalah agar dalam penjelasannya nanti akan lebih mudah, terarah dan sesuai dengan yang diharapkan. Adapun batasan masalah yang dibahas adalah :

1. Mekanisme sistem informasi yang sedang berjalan di PT Heksatex Indah

hanya pada pengolahan data pegawai, data absen, data gaji, data kenaikan pangkat, data mutasi, data cuti dan data pegawai beserta laporan-laporan dari data yang ada

2. Setiap pegawai harus menunjukkan kartu pegawai pada saat pengambilan gaji.

3. Setiap pegawai yang melakukan sanksi sebanyak kurang dari 10 kali akan dikenakan denda sebesar 0.05 dikalikan gaji pokok, kurang dari 21 dikenakan denda sebesar 0,1 dikalikan gaji pokok sedangkan lebih dari 21 maka akan dikalikan dengan 0.15 dari gaji pokok.

4. Laporan yang dibuat adalah laporan penggajian, laporan absensi, laporan

(32)

1.6 Lokasi dan Waktu Penelitian

Adapun lokasi dan waktu penelitian yang akan di bahas oleh peneliti dalam membuat dan merancang system informasi yang dibuat adalah sebagai berikut :

1.7.1 Lokasi Penelitian

Dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini penulis melakukan penelitian di PT Heksatex Indah Jl. Nanjung km 2 no 11 cimahi.

1.7.2 Waktu Penelitian

[image:32.596.130.549.471.671.2]

Lamanya penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat dilihat pada jadwal penelitian terdapat pada tabel 1

Tabel 1.1 Waktu Penelitian

No Kegiatan september oktober november desember

1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3

1 Pengumpulan Data

2 Mengidentifikasi Kebutuhan Pemakai

3 Merancang Prototype

4 Menentukan Prototype

5 Mengadakan Sistem Operasional

6 Menguji Sistem Operasional

7 Menetukan Sistem Operasional

(33)
(34)

9

Sistem informasi kepegawaian secara umum system informasi ini mempunyai fungsi sebagai pengembangan atau penyempurnaan data elektrik dan testual ada pun tujuan nya yaitu:

Pembuatan data jaringan database untuk mendukung data personal unit kerja di lingkungan perusahaan.

Melengkapi data testual masing – masing pekerja untuk mendukung kelancaran kenaikan pangkat, sekaligus penyempurnaan penggunaan file–file kepegawaian secara ke seluruhan.

Pembinaan teknis pengolahan data pegawai secara elektronik kepada para petugas masing-masing unit kerja, di gunakan secara berkala untuk validasi data/ cross chek data

Dan mengkoordinasikan pengembangan data pegawai di tiap masing-masing unit kerja (data terbaru), untuk kelancaran pelaksanaan operasional pengembangan jaringan computer dan laporan perkembangan data pada kepegawaian masing masing unit kerja.

MANAJEMEN SUMBER MANUSIA

(35)

tentang manajemen personalia akan menunjukkan bagaimana seharusnya perusahaan mendapatkan, mengembangkan, menggunakan, mengevaluasi, dan memelihara karyawan dalam jumlah (kuantitas) dan tipe (kualitas) yang tepat. Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.[ Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department. Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.

2.1 Pengertian Sistem

Menurut Jogiyanto (2005 :1) yang dimaksud dengan sistem adalah:

“Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling

berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu”.

Sedangkan menurut abdul kadir di dalam buku pengenalan sistem informasi 2003 disebutkan bahwa sistem adalah:

“Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari

(36)

Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa suatu sistem pada dasarnya adalah suatu sekelompok unsur yang erat hubungannya antara satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Dari definisi ini juga dapat dirinci lebih lanjut pengertian sistem secara umum, yaitu sebagai berikut:

1.Setiap sistem terdiri dari unsur-unsur

Unsur-unsur suatu sistem terdiri dari subsistem yang lebih kecil, yang terdiri pula dari kelompok unsur yang membentuk subsistem tersebut. 2.Unsur-unsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang

bersangkutan.

Unsur-unsur sistem berhubungan erat satu sama lain dan sifat serta kerja sama antar unsur sistem tersebut mempunyai bentuk tertentu.

3.Unsur sistem tersebut bekerjasama untuk mencapai tujuan sistem 4.Sustu sistem merupakan bagaian dari sistem lain yang lebih besar.

2.1.1 Karakteristik Sistem

menurut abdul kadir di dalam buku pengenalan sistem informasi (2003 :1), Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yang terdiri dari:

(37)

Setiap sistem baik sistem dalam skala besar maupun dalam skala kecil sekalipun memiliki komponen-komponen atau elemen-elemen. Komponen-komponen ini saling berhubungan dan bekerja sama sehingga tercapai suatu kesatuan fungsi dari sistem, sehingga sistem dapat mencapai tujuannya.

2.Penghubung Sistem (Interface)

Penghubung sistem merupakan media perantara antara subsistem yang satu dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung sistem ini, maka subsistem dapat saling memberi dan menerima sehingga terjalin kerjasama dan dapat membentuk satu kesatuan fungsi dan sistem.

3.Lingkungan Luar Sistem (Environment)

Lingkungan luar dari sistem adalah segala sesuatu yang berada di luar batas sistem. Lingkungan luar ini bisa juga berupa ekosistem dimana sistem tersebut berada.

Walaupun keberadaannya di luar sistem, tapi lingkungan luar dapat mempengaruhi sistem. Adanya ketidakserasian antara lingkungan luar dengan sistem dapat menyebabkan terganggunya fungsi sistem. Oleh karena itu harus senantiasa tercipta keharmonisan antara sistem dan lingkungan luarnya.

4.Batas Sistem (Boundary)

(38)

yang jelas dari suatu sistem tersebut, maka kita dapat memisahkan dan membedakan suatu sistem dengan sistem yang lainnya maupun sistem dari lingkungan luar.

5.Masukan Sistem (Input)

Masukan sistem adalah bahan atau energi yang dimasukan ke dalam sistem. Energi ini dimasukan ke dalam sistem untuk diproses oleh sistem sesuai dengan fungsi dari sistem sehingga dapat menghasilkan keluaran.

6.Keluaran Sistem (Output)

Keluaran sistem merupakan hasil dari pengolahan suatu sistem. Keluaran ini tentunya diharapkan dapat berguna sesuai dengan tujuan dari sistem. Selain sebagai hasil akhir, keluaran sistem bisa juga dijadikan masukan untuk sistem lainnya.

7.Pengolahan Sistem (Processing)

Pengolahan sistem adalah mesin atau mekanisme yang digunakan untuk mengubah masukan menjadi keluaran.

8.Sasaran Sistem(Objective)

(39)

2.1.2 Klasifikasi Sistem

menurut abdul kadir di dalam buku pengenalan sistem informasi (2003 :2) Sistem dapat dikelompokkan atau diklasifikasikan menjadi beberapa sudut pandang, diantaranya sebagai berikut:

1.Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (phsycal system).

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Sedangkan sistem fisik adalah sistem yang ada secara fisik.

2.Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system).

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. Sedangkan sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia.

3.Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system).

(40)

4.Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system).

Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

2.2 Pengertian Informasi

Menurut Jogiyanto (2005 : 7) yang dimaksud dengan informasi adalah: “Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih

berarti bagi yang menerimanya”.

Sedangkan menurut kamus komputer dan teknologi informasi yang dimaksud dengan informasi adalah:

“Data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi

si penerima dan mempunyai nilai nyata, sehingga dapat dipakai sebagai dasar untuk mengambil keputusan dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang”. (http://www.google.com/Informasi/27 April 2010)

Dari uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa informasi adalah data yang mempunyai nilai bagi penerimanya dalam mengambil keputusan.

(41)

Gambar 2.1 Siklus Informasi

Sumber : Al – Bahra Bin Ladzamudin (2005:11)

2.2.1 Kualitas Informasi

Menurut Jogiyanto (2005 : 7) Kualitas dari suatu informasi tergantung dari empat hal, yaitu:

1.Akurat (Accurate)

Artinya informasi harus terbebas dari kesalahan-kesalahan yang dapat merugikan dan menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksud dan tujuannya.

2.Tepat Waktu (Timelines)

Informasi sebagai dasar untuk menentukan keputusan haruslah memiliki ketepatan dalam waktu. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi.

3.Relevan (Relevance)

Infomasi harus bersifat relevan atau mempunyai fakta untuk pengguna. 4.Sumber (Source)

Informasi yang baik adalah informasi yang mempunyai sumber yang jelas. 2.2.2 Nilai Informasi

Proses (Model)

Input (Data)

(42)

Nilai dari informasi (value of information) ditentukan dari dua hal, yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai apabila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannnya.

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa informasi yang digunakan di dalam suatu sistem informasi umumnya digunakan untuk beberapa kegunaan.

Sebagian besar informasi dinikmati tidak dapat persis ditaksir keuntungannya dengan satuan uang, tetapi ditaksir nilai efektivitasnya. Pengukuran nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisis cost effectiveness atau cost benefit.

2.3 Pengertian Sistem Informasi

Di dalam http://www.nicdesain.net/Information system/27 April 2010 disebutkan bahwa yang dimaksud dengan sistem informasi adalah:

“Suatu kumpulan atau seperangkat komponen yang berhubungan dan mendukung

dengan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mendistribusikan informasi”.

Sedangkan dalam bahasan lain disebutkan bahwa sistem informasi adalah: “System informations are work systems in their own right since they consist of human participants and/or machines performing a business process using information, technology, and other resources to produce products and/or services

for internal or external customers”.(Alter, Steven.2001.Communications of the Association for the Information Systems.Which Life Cycle…Work System, Information System, Or Software.October.p.8).

(43)

melaksanakan suatu fungsi tertentu dalam mengelola data untuk menjadi suatu informasi yang menunjang tercapainya tujuan organisasi/perusahaan.

2.3.1 Komponen Sistem Informasi

Di dalam http://www.nicdesain.net/Information system/27 April 2010 Untuk membentuk suatu sistem Informasi ada beberapa komponen yang harus dimiliki, antara lain sebagai berikut :

1.Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat Keras (Hardware) adalah komponen fisik berupa peralatan input, peralatan proses dan peralatan output.

2.Perangkat Lunak (Software)

Perangkat Lunak (Software) adalah instruksi-instruksi yang memuat komputer sebagai perangkat keras, melakukan pekerjaan tertentu.

3.Sumber Daya Manusia (Brainware)

Sumber Daya Manusia (Brainware) adalah user atau pengoperasi sistem. 4.Data

Data adalah fakta-fakta, perkiraan-perkiraan, pendapat-pendapat yang belum memiliki arti kegunaan.

5.Prosedur

Prosedur adalah instruksi-instruksi yang digunakan dalam mengoperasikan sistem.

(44)

Jaringan Komunikasi (Communication Network) merupakan penggunaan media elektronik atau cahaya untuk memindahkan data atau informasi dari suatu lokasi kesatu atau beberapa lokasi lain yang berbeda.

2.4 Pengertian Basis Data (Database)

Menurut Harip Santoso 2003, Basis data (database) adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan di tempat penyimpanan dan dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.

Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur, dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan.

(45)

Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update datamenjadi rumit.

Jadi tujuan dari pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah : 1. Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh

organisasi/perusahaan saat sekarang dan masa yang akan datang.

2. Cara pemasukkan data sehingga memudahkan tugas operator dan

menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani.

3. Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi disetiap sistem. 4. Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, modifikasi,

pencurian dan gangguan- gangguan lain.

2.5 Pengertian Jaringan Komputer

Di dalam www.ilmukomputer.com.

Pengertian jaringan komputer menurut handout pengenalan dasar jaringan komputer adalah sebagai berikut:

”Jaringan komputer (computer network) merupakan sekumpulan peralatan

(46)

Jaringan komputer memungkinkan suatu organisasi untuk menggunakan sistem pengolahan data yang terdistribusi yang menggunakan PC dan dapat saling mengakses satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer juga mendukung adanya

resource sharing, information sharing dan network access.

Resource sharing, berarti penggunaan sumber data dan daya secara bersama-sama oleh sejumlah stasiun komputer yang terhubung. Sumber data dan sumber daya tersebut antara lain adalah harddisk, memory, printer, plotter, scanner, CD ROM, dan lain sebagainya.

Information sharing, berarti dalam suatu jaringan berlaku pemakaian program-program aplikasi secara bersama-sama. Misalnya jika pada komputer A tidak memiliki program Autocad, maka dapat mengambil dan menjalankan program Autocad tersebut pada komputer lain yang terhubung dan telah diisi dengan program tersebut.

Network Access, merupakan kondisi dimana para pengguna dalam suatu jaringan dapat pula mengakses jaringan komputer lain yang terhubung. Seperti misalnya kita mengakses Internet melalui komputer server, dan lain sebagainya.

2.5.1 Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Di dalam www.ilmukomputer.com

Berdasarkan luasnya jangkauan, jaringan komputer terdiri dari:

1. Work Group

(47)

2. Local Area Network (LAN)

Yaitu jaringan komunikasi data yang luas jangkauannya meliputi suatu area lokal tertentu.

Keuntungan LAN :

a. Memungkinkan pemakaian sumber daya secara bersama-sama. b. Meningkatkan produktifitas serta melindungi investasi yang ada.

c. Memungkinkan pengiriman data yang lebih banyak dan kompleks

serta pertukaran informasi yang lebih baik. Kerugian LAN :

a. Pembuatan instalasi jaringan tidak sederhana.

b. Perlunya software khusus yang dirncang untuk multi user.

c. Perlunya pengaturan dan keamanan data di dalam jaringan/network.

d. Virus dapat menyebar ke seluruh jaringan. 3. Metropolitan Area Network (MAN)

Yaitu jaringan komunikasi data yang luas jangkauannya meliputi area dalam satu kota.

4. Wide Area Network (WAN)

(48)

2.5.2 Topologi Jaringan Komputer

Menurut Budhi Irawan, (2005 : 2) 1. Topologi Bus

Topologi bus merupakan jenis arsitektur yang paling sederhana. Dalam penerapannya, topologi ini sering digunakan untuk membangun jaringan yang hanya terdiri dari beberapa unit komputer, misalnya 2 sampai 4 unit komputer.

Topologi ini disebut topologi bus karena jenis arsitekturnya menyerupai bus (kendaraan umum). Hal tersebut didasarkan pada setiap node

(workstation) yang diibaratkan seperti kursi yang ada pada bus kota. Beberapa kelebihan dari topologi bus :

a. Topologi bus merupakan arsitektur jaringan yang paling sederhana

dibanding jenis arsitektur lainnya.

b. Dikatakan sangat sederhana karena hanya memiliki anggota

workstation yang sedikit.

c. Biaya yang dikeluarkan sangat murah karena media transmisi yang digunakan adalah kabel coaxial.

d. Karena menggunakan satu kabel yang menjadi pusat, pengiriman data pun lebih cepat.

Sedangkan kekurangan pada topologi bus, yaitu :

a. Karena menggunakan satu kabel yang dijadikan pusat, akibatnya

(49)

b. Apabila ada salah satu workstation error, maka akan mengakibatkan

kerusakan pengiriman data dari komputer lain.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Terminator (Penutup)

Workstation Workstation

Workstation Workstation Workstation

Terminator (Penutup)

Gambar 2.2 Topologi Bus

Sumber : Budhi Irawan (2005 : 26)

2. Topologi Cincin (Ring)

Topologi cincin merupakan desain jaringan yang dapat dikatakan cukup sederhana dibandingkan dengan bintang.

Dalam pemasangan jaringan, arsitektur ini akan menggunakan kabel yang dipasang melingkar dengan sistem tertutup. Kabel yang sering digunakan pada jenis topologi ini adalah kabel coaxial.

Keuntungan yang didapat dari topologi cincin :

a. Implementasinya sangat sederhana karena arsitektur ini merupakan

bentuk pengembangan dari topologi bus.

b. Peralatan yang digunakan sama seperti topologi bus, yaitu

(50)

c. Pada jenis ini anda tidak lagi memerlukan terminator karena kedua

ujung kabel akan disambungkan dengan ujung kabel yang lain.

d. Transfer data dilakukan dalam satu arah, sehingga kemungkinan terjadi tabrakan sangat jarang.

Kerugian yang mungkin akan didapat adalah kegagalan pengiriman data karena topologi jenis ini sangat dipengaruhi oleh node

(workstation) yang lain. Pengiriman data dilakukan dalam satu arah. Apabila ada salah satu workstation yang rusak, proses pengiriman data akan terputus atau gagal.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Token-Ring

Workstation Workstation

Workstation Workstation

Workstation

Workstation

Workstation

Workstation

Gambar 2.3 Topologi Ring

Sumber : Budhi Irawan (2005 : 28)

[image:50.596.217.405.402.632.2]
(51)

Topologi ini dinamakan topologi bintang karena bentuk arsitekturnya dapat dianalogikan seperti bentuk bintang. Tentu saja bentuk bintang yang dimaksud tidak seperti bentuk bintang yang anda ketahui selama ini. Bentuknya seperti bintang karena pada perancangannya arsitekturnya memiliki node (titik) terpusat, yang kemudian dihubungkan dengan node-node atau workstation yang lain.

Dalam implementasinya, pengembangan arsitektur jaringan ini akan selalu memerlukan sebuah peralatan yang dijadikan sebagai terminal yang menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lain. Terminal yang dipakai dapat berupa hub atau switch.

Banyak keuntungan yang akan didapat dari topologi star, diantaranya : a. Sanggup memuat banyak workstation dalam satu jaringan LAN. b. Sangat jarang terjadi tabrakan data.

c. Karena jarang terjadi tabrakan data, transfer data akan lebih cepat. d. Apabila salah satu workstation terputus atau rusak, workstation lain

tidak akan mengalami gangguan.

e. Kerusakan kabel, misalnya putusnya transmisi kabel pada salah satu

workstation, tidak akan mengakibatkan kerusakan jaringan secara menyeluruh.

f. Memiliki teknik kerja yang terpusat, maksudnya semua workstation

yang melakukan pengiriman data akan dikirimkan melalui media transmisi menuju terminal. Selanjutnya data tersebut akan diforward

(52)

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Workstation Workstation

Workstation Workstation

Gambar 2.4 Topologi Star

Sumber : Budhi Irawan (2005 : 27)

2.5.3 Manfaat Jaringan komputer

Menurut budhi irawan (2005 : 4) Manfaat yang diperoleh dari penerapan teknologi jaringan komputer adalah :

1. Resource sharing

Yaitu dapat berbagi sumber daya.

2. File sharing

Antar komputer dapat melakukan pertukaran data atau file. 3. Reliabilitas tinggi

Dengan menggunakan jaringan komputer maka akan memiliki sumber-sumber alternatif.

4. Menghemat biaya

[image:52.596.225.397.150.323.2]
(53)

5. Kemudahan Komunikasi

Komunikasi antar komputer dalam suatu lingkungan kerja dapat dilakukan dengan mudah.

6. Apabila salah satu unit komputer terhubung ke internet melalui modem atau LAN, maka semua atau sebagian unit komputer pada jaringan juga dapat mengakses internet dengan metode sharing connection.

7. Fasilitas Mapping

Mapping berfungsi untuk memetakan suatu direktori pada

server/workstation yang terhubung dalam jaringan sedemikian sehingga direktori tersebut seolah-olah menjadi drive lokal.

2.5.4 Pengertian Client/Server

(54)

Di dalam jenis ini, klien dan server akan sangat berhubungan erat. Apabila ada sebuah komputer yang selalu menyediakan sumber daya dan digunakan oleh komputer lain, komputer tadi disebut komputer server.

Sedangkan komputer yang hanya menerima dan mengakses ketersediaan data dari komputer lain akan disebut komputer klien.

B

a

si

s

d

at

a

Workstation Workstation Workstation

Gambar 2.5

Model Hubungan Client Server Sumber : Budhi Irawan (2005 : 30)

2.6 Sekilas tentang Visual Basic versi 6.0

Visual Basic merupakan bahasa pemograman tercepat dan termudah untuk membuata suatu aplikasi dalam Microsoft Windows. Dengan menggunakan metode graphical user interface (GUI), VB memudahkan pemograman untuk berinteraksi langsung dengan elemen–elemen untuk setiap bentuk pemograman.

(55)

Sebagai program yang berbasis windows, vb mempunyai kemampuan untuk berinteraksi dengan seluruh aplikasi windows, seperti ms word, ms excel, ms access, dan sebagainya. Dengan kemampuanya yang hampir tidak terbatas, vb dapat digunakan untuk semua jenis aplikasi pemograman.

Seiring dengan perkembangan komputer, vb secara bertahap terus disempurnakan untuk mengikuti kebutuhan modernisasi yang semakin tinggi , komponen-komponen yang terdapat dalam vb adalah sebagai berikut :

2.6.1 Menu Visual Basic 6.0

Dalam visual basic terdapat menu-menu seperti dalam program aplikasi di windows yang akan memudahkan user untuk berinteraksi dengan program visual basic.

2.6.2 Menu Bar (menu Built-In)

Menu bar terdiri dari menu file, edit view, project, format, debug, run, query, diagram, tools, add – ins, windows dan menu – help.

2.6.3 Menu Tool Bar

Menu tool bar merupakan menu berbentuk icon yang berisi perintah. Setiap menu tool bar terdapat dalam menu utama visual basic. Umumnya menu tool bar berisi icon perintah seperti berikut ini :

Gambar 2.6 Menu Tool Bar

(56)
[image:56.596.118.530.500.748.2]

Keterangan :

Tabel 2.1 Keterangan Menu Tool Bar

No Keterangan No Keterangan No Keterangan

1 Project 8 Paste 15 Project Explorer

2 Add Form 9 Find 16 Properties Windows

3 Menu Editor 10 Can’t Undo 17 Form Layout

4 Open 11 Can’t Redo 18 Object Browser

5 Save Project 12 Strat Project 19 Tool Box

6 Cut 13 Break 20 Data View Windows

7 Copy 14 End 21 Komponent Manager

2.6.4 Menu Tool Box

Tool Box akan menampilkan standar kontrol visual basic plus kontrol activex dan dapat menyisipkan objeknya yang akan di tambahkan ke proyek. Untuk lebih jelasnya ada pada gambar di bawah ini.

Menu Bar Tool Bar

Tool Box Form Project Explorer Form Layout Properties

(57)

2.7 Sekilas tentang SQL server 2000

Microsoft SQL Server 2000 adalah perangkat linak relational database manajement system (RDBMS) yang didesain untuk melakukan proses manipulasi database berukuran besar dengan berbagai fasilitas.

Objek-objek yang ada di dalam SQL Server 2000 adalah sebagai berikut : 1. Database

Database berisi berbagai objek yang digunakan untuk mewakili menyimpan data, dan mengakses data.

2. Tabel

Tabel berisi baris-baris atau record data yang saling berhubungan satu sama lain.

3. Data Diagram

Data diagram secara grafis menampilkan database sehingga bisa memanipulasi tanpa harus menggunakan perintah Transact-SQL

4. Indeks

Indeks merupakan file-file tambahan yang dapat meningkatkan kecepatan akses baris tabel.

5. View

(58)

6. Stored Prosedure

Stored prosedure merupakan program-program Transact-SQL yang disimpan dalam server untuk menjalankan tugas-tugas tang telah ditentukan.

7. Fungsi

Kumpulan perintah yang mengandung input atau tidak menggunakan input baik satu atau lebih dari satu dan mengeluarkan nilai baik berupa skalar maupun tabular (berbentuk tabel).

8. Trigger

(59)

32 3.1 Objek Penelitian

Penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah di PT. Heksatex indah yang beralamatkan di Jl. Nanjung km 2 no 11 cimahi.

3.1.1 Sejarah Singkat PT. Heksatex indah

PT. Heksatex Perusahaan ini berdiri pada yahun 1996 yang pada awal nya beralamat di daerah cikancung rancaekek, dan pada saat itu status kepemilikan status kepemilikan tanah dan bangunan yang di tempatinya dalam status kontrak.

Mungkin dengan hasil produksi yang kualitas nya sangat baik, tentunya

memberikan yang terbaik dan kepuasan buat para konsumen nya,oleh karena itu permintaan pasar dengan hasil produksinya semakin meningkat, dan pastinya mendapatkan keuntunga (LABA) yang sangat besar, Mungkin dengan itu perusahaan yang bergerak di bidang textile ini terus mengembangkan sayap nya dengan membeli sebuah pabrik kosong, yang dulu nya bekas pabrik yang bergerak di bidang textile juga yang telah lama tidak di isi karena mengalami kebangkrutan, dan pada tahun 1996 /1997 pindahlah perusahaan tersebut ke daerah nanjung kp mencut 02 km10 dan PT. Heksatex lah tempat saya melaksanakan penelitian

(60)

Perusahaan ini bergerak di bidang textile textile yang menghasilkan beberapa

jenis produk seperti KAIN BURKAT, Bahan dasar TAS, SEPATU DLL..

Sedangkan di lihat dari produksi nya proses pembuatan di lakukan semua di sini(PT. heksatek), dari mulai benang di proses perajutan kain,,pewarnaan kain (celup), Proses FInising, dan sampai jadi sampai proses pengiriman juga(dalam kota), biasa nya lalau export mengunnakan jasa paket.

Kekokohan eksistensi PT. Heksatex indah terbangun oleh sebuah sejarah panjang kepeloporan di bidangnya , mengiringi perjalanan indonesia sebagai sebuah negara dan bangsa merdeka.

Tujuan nasionalisasi adalah untuk memberikan pemanfaatan yang maksimal kepada masyarakat, memperkokoh keamanan dan perekonomian negara. Kebijakan nasionalisasi di lakukan berdasar unndang-undang nomor 86 tahun 1958 tentang nasionalisasi perusahaan milik Belanda yang berada dalam wilayah Republik Indonesia.

(61)

kita di situ,tetapi kita sebagai pengeluaran pendapat saja, tetap yang merealisasikan nya adalah pembimbing atau pimpinan di perusahaan tersebut.

Penelitian juga di anggap sebagai syarat untuk memenuhi nilai kelulusan, jadi praktek kerja lapangan juga memiliki beberapa keuntungan, di satu sisi kita mendapat ilmu pengetahuan baru dan, seandainya kita mempunyai nilai atau pandangan yang baik dari pihak perusahaan tentunya bisa memberikan konstribusi yang baik buat perusahaan tersebut, tidak ada salahnya buat kita untuk melamar pekerjaan ke perusahaan tersebut seandainya kita sudah melaksanakan ujian, tugas akhir dengan hasil yang baik tentunya menerima surat kelulusan.

3.1.2 Visi dan Misi PT. Heksatex indah

Visi dan Misi perusahaan menjadi pemacu semangat dan penerangan dalam menjalankan semua kebijakan dan kegiatan perindustrian, baik secara internal maupun eksternal. Memperhatikan latar belakang perusahaan serta tantangan di masa yang mendatang, telah di tetapkan pula:

1. Visi PT. Heksatex indah adalah menjadi perusahaan textile yang tangguh

dalam persaingan global dan menjadi market leader di pasar domestik. 2. Misi PT. Heksatex indah adalah perusahaan yang bergerak di bidang

(62)

3.1.3 Struktur Organisasi dan Sistem Kerja

Struktur orgnisasi mengandung artiadalah “suatu susunan kedudukan dari

masing unit yang berdiri sesuai dengan tugas dan wewenang masing-masing bagian”. Begitu halnya pada PT. Heksatex indah memiliki struktur

organisasi yang menunjukkan masing-masing unit fungsi dan peranan para pegawai secara jelas.

Adapun struktur organisasi PT. Heksatex indah dapat di lihat pada gambar di bawah ini :

Struktur organisasi PT. heksatex indah Sumber : PT. Heksatex Indah Agen Broker

finishing mesin bengkl

e

Adm. as/Bank

SIM/Aku ntansi Kepala Keuangan Kepala Pemasaran

Kepala Teknik

deying Adm. Piutang & Penagihan

SDM/Sek retariat/ Umum

Sopir/Pekerja listrik

russel

directur

(63)

1. Deskripsi Kerja PT. Heksatex Indah

a. Mengusahan kelancaran dan ketertiban pelaksanaan pekerjaan,

serta mengusahakan pengamanan, pemanfaatan dan pengembangan SDM, alat/sarana fisik dan dana milik perusahaan

b. Menandatangani cek, bilyet giro, surat perintah transfer dan

memberikan tugas-tugas khusus kepada bawahannya untuk menyelesaikan pembayaran .

2. Kepala Unit Teknik

a. Memonitor kenerja masing- masing fungsi kerja di tiap departement b. Memimpin, memotivasi dan mengembangkan bawahan yang ada di

lingkungan kepala unit teknik.

c. Memelihara, menilai dan memberikan saran penyempurnaan

terhadap sistem, prosedur dan tata kerja di lingkungan terkait. d. Menjalin kerja sama dengan unit-unit kerja lain di lingkungan

perusahaan

e. Melaksanakan tugas-tugas khusus yang di berikan oleh kepala

bagian di tiap departemen nya.

f. Membina hubungan baik dengan instansi di luar perusahaan yang

berhubungan dengan kegiatan kepala unit teknik dengan batas wewenang yang di tetapkan.

g. Melaksanakan kegiatan registrasi surat tuntutan ganti rugi.

(64)

3. Kepala Unit Pemasaran

a. Mecari costomer baik perorangan maupun instansi dan perusahaan. b. Membantu perencanaan untuk mendapatkan kepercayaan

konsumen maupun data-data perusahaan yang bisa di percaya c. Membuat rekomendasi pada unit akseptasi atau produksi untuk

membuat surat perjanjian pembelian d. Melayani tertanggung sebaik mungkin.

e. Berhak dan berkewajiban untuk mencari pembeli f. Memberikan penawaran harga pada setiap pembeli

g. Membangun analisa terhadap calon tertanggung.

h. Dapat meminta data secara langsung kepada masing-masing unit baik yang berhubungan dengan pembelian maupun penjualan. 4. Kepala Unit Keuangan

a. Megusahakan kelancaran dan ketertiban pelaksanaan pekerjaan

serta mengusahakan dan pengembangan SDM, alat atau sarana fisik dan milik perusahaan di lingkungan kepala kerja unit keuangan.

b. Membantu kepala cabang dalam menyusun program kerja tertulis kepala unit keuangan.

c. Merencanakan dan mengusulkan secara kuantitatif dan kualitatif

(65)

d. Mengelola penggunaan dana, menyusun penggunaan cash flow

mingguan, pertanggungjawaban keuangan dan penyelenggaraan administrasi yang berkaitan dengan seluruh kegiatan unit keuangan.

e. Membantu usaha pengawasan dan pembinaan kepada pengusaha kecil dan koperasi yang telah mendapat bantuan di wilayah kerja. f. Menandatangani laporan, memo, nota dinas dan surat keluar

lainnya yang berhubungan dengan kedinasan.

g. Menilai dan mengusulkan promosi atau mutasi jabatan bawahannya.

h. Memberikan tugas khusus kepada bawahan.

i. Memutuskan dan menandatangani perubahan dan pembatalan atas

nota penutupan pertanggungan yang telah di terbitkan serta menandatangani surat pemberitahuan pengambilan premi sesuai dengan batas wewenang yang telah di tetapkan.

Adapun yang menjadi tugas pokok dari bagian administrasi adalah :

a. Merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengendalikan

kegiatan bidang administrasi

(66)

Adapun yang menjadi tugas pokok dari bagian akuntansi adalah :

a. Mengkoordinasikan pengendalian kegiatan akuntansi manajemen,

keuangan, sistem informasi keuangan

b. Melakukan analisis terhadap laporan keungaan dan laporan akuntansi manajemen perusahaan

c. Mengusulkan sistem dan prosedur akuntansi dan keuangan yang memadai untuk pengembangan sistem informasi akuntansi dan bentuk laporan Adapun yang menjadi tugas pokok dari bagian sumber daya manusia adalah :

a. Melakukan sumber SDM untuk pelatihan dan pengembangan b. Melakukan fungsi SDM untuk perencanaan dan kebutuhan pegawai c. Melakukan fungsi SDM untuk pembinaan dan penilaian kinerja karyawan 5. Kepala unit kepegawaian

a. Mengatur pengelolaan kesejahteraan sumber daya manusia

b. Mengatur dalam pembuatan laporan kenaikan pangkat, mutasi, cuti, dan pension pegawai

3.1.4.1 Jenis Produk yang di pasarkan oleh PT. Heksatex indah

(67)

3.2 Metode Penelitian tugas

Adapun metode penelitian yang digunakan penulis, diantaranya: 3.2.1 Desain Penelitian

Desain Penelitian yang digunakan penulis selama melakukan penelitian di PT Heksatex indah menggunakan metode Analisis Deskriptif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan mendapatkan data yang sebenarnya dan selengkap-lengkapnya.

3.2.2 Jenis dan Metode Pengumpulan Data

Adapun langkah-langkah yang digunakan untuk mendapatkan informasi ini, penulis mencoba untuk menerapkan teori-teori yang didapat selama perkuliahan dengan menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut: 3.2.2.1 Sumber Data Primer

Data primer dalam penelitian ini adalah data yang berasal langsung dari sumbernya atau tempat penelitian seperti observasi dan wawancara terhadap pegawai PT Heksatex indah Dalam memperoleh sumber data primer, penulis melakukan cara sebagai berikut :

1. Observasi

(68)

2. Wawancara

Langkah ini menjelaskan dan memperkuat hasil observasi, sehingga perlu dilakukan wawancara secara langsung baik dengan karyawan maupun dengan manager PT Heksatex indah. Wawancara yang dibicarakan mengenai cara reservasi tentang pegawai.

3.2.2.2 Sumber Data Sekunder

Data sekunder dalam penelitian ini adalah data yang berasal dari studi literature, buku-buku, dokumentasi, kepustakaan yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan. Dokumentasi adalah pengumpulan data dengan cara mengumpulkan dan mempelajari segala bentuk dokumen yang mengalir pada sistem kepegawaian, seperti dokumen yang masih tersedia.

3.2.3 Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem

Adapun metode pendekatan dan pengembangan sistem yang digunakan oleh penulis, yaitu:

3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem

Mnutut Jogiyanto Hartono M, (2005 : 7) Metode pendekatan sistem yang digunakan oleh penulis adalah Analisis dan Perancangan Terstruktur.

Tahapan-tahapannya terdiri dari:

1. Flowmap

(69)

2. Diagram Kontek (Contex Diagram)

Diagram Kontek adalah diagram tingkat tinggi yang menggambarkan hubungan antar entitas eksternal dengan sistem, dimana data yang diinputkan oleh bagian komponen eksternal yang akan diproses di dalam sistem dan akan menghasilkan laporan yang akan diinginkan oleh komponen eksternal tersebut.

3. Data Flow Diagram (DFD)

Data Flow Diagram (DFD) adalah sebuah diagram yang sering digunakan untuk menggambarkan secara logika bagaimana data itu mengalir, dimana data tersebut akan disimpan dan kemana saja laporan yang akan dibuat itu diberikan. Data Flow Diagram (DFD) ini juga menggambarkan arus data secara terstruktur dari mulai proses input sampai dengan pembuatan laporan yang dihasilkan oleh sistem.

4. Kamus Data (Data Dictionary)

Kamus Data adalah daftar organisasi dari semua elemen data yang ada dalam sistem secara lengkap, dengan definisi yang baku. Sehingga user dan analisis sistem akan memiliki pengertian sama untuk input, output, komponen penyimpanan serta perhitungannya.

5. Normalisasi

(70)

6. Relasi Tabel

Relasi tabel merupakan gambaran tentang hubungan antara tabel satu dengan tabel yang lainnya yang ada di dalam suatu sistem.

7. Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity Relationship Diagram adalah sebuah diagram yang

menggambarkan model relasi antar rancangan data tersimpan (file) atau bentuk logika yang dipakai analisis dan desain suatu sistem informasi. Model relasi ini diperlukan untuk menggambarkan struktur data dan relasi antar data.

3.2.3.2 Metode Pengembangan Sistem

Metode pengembangan sistem yang digunakan pada penelitian ini adalah prototype. Prototyping adalah proses yang digunakan untu

Gambar

Tabel 1.1 Waktu Penelitian
Gambar 2.3 Topologi Ring
Gambar 2.4  Topologi Star
Tabel 2.1 Keterangan Menu Tool Bar
+7

Referensi

Dokumen terkait

berapa masalah untuk pengolaan data calon pegawai, penilaian kinerja, dan. penggajian yang efektif

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI DATA PEMESANAN, PENJUALAN DAN PERSEDIAAN.. DI PT NUSANTARA

Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat membantu dalam proses pengolahan data pada perusahaan.. Sistem ini membantu pelanggan yang ingin melakukan pemesanan

Sistem Informasi ini diharapkan dapat membantu kinerja pegawai bagian pemasaran dan calon pembeli dalam proses penjualan dan pembayaran pada PT Raja Kapitan

Tujuan dilakukannya penelitian skripsi ini untuk membangun sebuah sistem yang diharapkan dapat mempermudah penginputan data penjualan dan meminimalisir kesalahan

Pelanggan perorangan Pelanggan memesan pada bagian admin barang apa saja yang diperlukan lalu admin akan memproses barang tersebut, biasanya pada PT Semesta Indah Sentosa proses

Dengan adanya aplikasi pengolahan data akademik ini diharapkan dapat menggantikan proses pengolahan data akademik secara semi komputer yang ada dan dapat membantu meminimalisir

Dokumen ini membahas tentang penelitian yang dilakukan di PT. Nusantara Indah Makmur untuk mengatasi ketidaksesuaian jumlah kebutuhan karyawan dengan karyawan yang