BAB I
PENDAHULUAN Latar Belakang
Pangan atau makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia. Pangan pun merupakan hal yang tidak kalah pentingnya dengan hal pokok lainnya yaitu sandang atau pakaian dan papan atau tempat tinggal. Pangan merupakan kebutuhan yang sangat penting dan harus dipenuhi oleh setiap manusia, karena apabila kita tidak memenuhi kebutuhan kita akan pangan, resiko atau kerugian yang kita dapatkan bisa sampai
menyebabkan kematian. Mengingat kadar kepentingan yang sangat tinggi, pangan seharusnya merupakan sebuah hak yang bisa didapatkan oleh setiap orang, terutama rakyat Indonesia. Namun tidak hanya harus terpenuhi secara kuantitas, persediaan bahan pangan pun harus terjaga kualitasnya.
Di Indonesia, kebutuhan akan pangan semakin hari semakin meningkat seiring dengan meningkatnya populasi yang ada. Begitu juga meningkatnya kebutuhan akan bahan makanan yang berasal dari hewan yang selalu naik setiap tahunnya. Meningkatnya kebutuhan akan makanan yang berasal dari hewan juga merupakan bentuk kesadaran masyarakat akan pentingnya protein hewani yang harus dikonsumsi mengimbangi protein nabati dan sumber makanan lainnya. Daging, telur dan susu merupakan beberapa sumber protein hewani yang paling sering dikonsumsi oleh manusia karena tingginya kualitas protein yang terkandung di dalamnya.
Bahan makanan yang berasal dari hewan umumnya memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Bahan makanan ini juga mengandung lemak, kalori, vitamin dan mineral yang hampir sempurna yang tentunya sangat dibutuhkan manusia. Di sisi lain, bahan makanan yang berasal dari hewan pun memiliki kelemahan yaitu sifatnya yang mudah rusak bila tidak dikelola dengan baik dan benar, yang apabila tidak dikelola seperti seharusnya dapat terjadi penularan penyakit hewan yang sangat fatal bagi manusia yang mengonsumsi bahan makanan yang telah rusak. Oleh karena itu, pengawasan pada bahan pangan pun sangatlah penting untuk menghasilkan pangan yang berkualitas dan bergizi tinggi.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas maka dapat diajukan suatu rumusan masalah, antara lain: 1. Bagaimana peran dokter hewan dalam menjaga kualitas bahan pangan?
2. Apa bahaya yang didapat apabila mengonsumsi bahan pangan yang tercemar? Tujuan