• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peranan Mekanisme Transfer Dalam Mempelancar Lalu Lintas Pembayaran Dalam Negeri pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Belawan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Peranan Mekanisme Transfer Dalam Mempelancar Lalu Lintas Pembayaran Dalam Negeri pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Belawan"

Copied!
100
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)

ABSTRAK

Transfer secara umum disebut sebagai amanat yang diberikan nasabah kepadabank

untuk melakukan pengiriman uang dari satu cabangke cabang lain pada bank yang sarna

atau bank lain, untuk dibayarkan kepada rekannya secara tunai atau melaluirekening,

Karena transfer merupakan amanat, maka pihak bank harus melaksanakan segala sesuatu

tentang apa dan bagaimana amanat tersebut diberikan. Jika hal tersebut tidak dilaksanakan,

sebagai konsekuensinya pihak bank dapar di tuntut oleh pemberi amanat. Akibat yang

lebih jauh bank tersebut akan dihindari oleh nasabah atau calon nasabahnya karena jasa

yang diberikan tidak baik. Dilain pihak, karena bank melaksanakan amanat, tentunya akan

. mendapat kan imbalan. Imbalan langsung yang diberikan nasabah berupa pendapatan

(nasabah akan membayar sejumlah uang tertentu untuk pelaksanaan pengiriman uang

,

tersebut), .Sedangkan imbalan tidak langsung berupa kepuasan nasabah. Dengan kepuasan

ini diharapkan nasabah yang bersangkutan tetap menjadi pelanggan.

Transaksi transfer uang sering juga disebut transaksi pengiriman uang adalah upaya

memindahkan sejumlah uang dari satu tempat ketempat lain yang menjadi tujuan. Ada

berbagai jenis pelaksanaan pengiriman uang dan sarana

yang paling populeh adalah

pengiriman uang melalui wesel yang diselenggarakan oleh Kantor

Pos,

Pada

ュョ

ケケ

orang cenderung menggunakan sarana ini, karena masyarakat kita belum "bank

ュゥョ、・、 GL n B w セ GG

sebab masih sedikit cabang-cabang bank di daerah. Penyrbab lainnya adalah rasa enggan

omg untuk datang ke bank, karena pada umumnya kantor bank didirikan dengan megah.

Kemegahan ini membuat orang berpikir seribu kali untuk memasuki gedung tersebut.

Rasa

VII

(12)

takut atau minder sering membuat orang kurang tanggap terhadap jasa yang diberikan oleh

bank kepada masyarakat..

Setelah era tahun delapan puluhan, seiring dengan kebijakan pemerintah tentang

kemudahan mendirikan bank dan cabang-cabangnya, bisnis perbankan mulai menyentuh

semua kalangan. Kalau dulu orang menyimpan uang di bawah bantal, sekarang orang

sudah banyak menyimpan uang di bank. Memang harus

diakui, banyak orang masih .

beranggapan

bahwa bank hanya menyelenggarakan kegiatan penyimpanan

dana

(tabungan,deposito, dan giroO, dan penyeluran dana (kredit). Namun pendapat demikian ini

keliru. Sebab .se1ai sebagai Iembaga intermediary (perantara) atau pihak yang pemilik dana

(nasabah penyimpan) dan pihak yang membutuhkan dana (nasabah peminjam), bak juga

menyelanggarakan kegiatan lain dalam rangka meningkatkan pendapatan bisnisnya,

yaitu

lain kegiatanjasa-jasa. Kegiatanjasa yang merupakan salah satu bisnis bank meningkatkan

pendapatan non bunga tersebut., adalah menyelenggarakan transfer pengiriman uang.

Dengan kegiatan ini,

bank

akan mendapat fee berupa provisi yang dapat meningkatkan

pendapatannya, Dengan demikian semakin tinggi volume pengiriman uang yang

.dilakukan, semakain bertambah pula pendapatannya.

Seiring dengan makin meningkatnya jumlah bank yang

ad, pengiriman uang

melalui ini juga makin meningkat. Pengiriman uang melalui bank, selaincepat sFpai

ditempat tujuan, biaya yang dikeluarkan pun relatif kecil.Dan dapat mempelancar Ialu

lintas pembayaran dalam negeri maupun luarnegari.

viii

(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)
(84)
(85)
(86)
(87)
(88)
(89)
(90)
(91)
(92)
(93)
(94)
(95)
(96)
(97)
(98)
(99)
(100)

Referensi

Dokumen terkait

yang dilakukan Bank Tabungan Negara Cabang Medan dalam pengawasan Kredit. Pemilikan Rumah (KPR) yaitu dengan mengelompokkan

Untuk mengetahui apakah fungsi internal auditor pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Medan dalam melaksanakan pemeriksaan operasional kantor (POK) yang

AKTIVITAS PELAYANAN NASABAH PADA PT BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) Tbk

Bank penarik atau drawer bank yaitu bank pelaku transfer/bank yang menerima dana dan amanat dari nasabah untuk di transfer kepada drawee atau bank tertarik yang kemudian

Risiko kredit muncul akibat kegagalan nasabah atau pihak lain dalam memenuhi liabilitas kepada bank syariah sesuai kontrak. Risiko ini disebut juga risiko gagal

Sebagaimana dinyatakan oleh sdri Sri Mulyani ( Customer Service, BTN Cabang Surakarta) , bahwa dalam memberikan informasi kepada nasabah, Customer Service melakukan

a) Transaksi kiriman uang dalam negeri, yaitu jasa perbankan dalam pengiriman uang atas permintaan pihak nasabah yang ditunjukan kepada pihak lain di tempat lain.

Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berusaha memberikan yang terbaik untuk nasabah dengan pelayanan yang diberikan namun masih ada nasabah yang merasa kurang puas.. Dari uraian