• Tidak ada hasil yang ditemukan

pRESENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "pRESENTASI PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PROGRAM PEMBELAJARAN

INDIVIDUAL

(2)

PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL

Indivualized Educational Program,

yang

berarti Program Pendidikan Invidual

Program Pembelajaran Individual

Pembelajaran berasal dari kata

“instruction

”, sedangkan pendidikan

berasal dari kata

“education

”.

(3)

Kemampuan anak berkebutuhan khusus bersifat heterogen baik dalam hal jenis maupun

kemampuannya.

PPI merupakan rumusan program pembelajaran yang disusun dan dikembangkan menjadi suatu program yang didasarkan atas hasil asesmen terhadap kemampuan individu anak.

Sekurang-kurangnya ada tiga kemampuan yang harus dikuasai guru

(4)

Mengasesmen kemampuan anak

1. Mendapatkan anak (kasus)

2. Mengembangkan screening

3. Melaksanakan diagnosis

4. Merencanakan program layanan individual

5. Melaksanakan program monitoring

(5)

Merumuskan Program Pembelajaran

Individual

1. Taraf kemampuan anak saat ini (diperoleh dari hasil asesmen), mendeskripsikan kelebihan , kekurangan dan aspek yang dibutuhkan anak.

2. Rumusan tujuan umum (goals) yang akan dicapai dalam satu tahun dan dijabarkan lebih rinci pada rumusan tujuan yang bersifat khusus (objectives).

3. Metode atau cara yang dipergunakan untuk mengembangkan kemampuan anak.

4. Proyeksi tentang kapan kegiatan dimulai dan waktu yang dipergunakan untuk memberikan layanan.

(6)

Lima

langkah

dalam

merumuskan

program

pembelajaran individual:

• Membentuk tim PPI, tim penyusun PPI terdiri atas guru kelas, guru bidang studi, kepala sekolah, guru GPK, orang tua atau tenaga ahli lain yang ada dan terkait dengan kondisi anak. Tim PPI ini bertanggungjawab atas program yang dirancang bersama.

• Menilai kekuatan, kelemahan, minat dan kebutuhan anak.

• Mengembangkan tujuan jangka panjang dan tujuan jangja pendek.

• Merancang metode dan prosedur pencapaian tujuan, dan

Referensi

Dokumen terkait

Dilihat dari kontennya (instrumen); evaluasi diambil dari materi yang diberikan, sementara asesmen didasarkan kepada masalah dan kemampuan yang dimiliki anak

Hal ini membuktikan bahwa pelatihan penyusunan program pembelajaran individual yang telah dilakukan efektif untuk meingkatkan kemampuan subyek dalam melakukan

Luaran kegiatan berupa adanya kemampuan guru dalam melaksanakan/ rintisan program pendidikan inklusif Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di sekolah dasar, yang

Penelitian ini bertujuan untuk membuat rumusan pengembangan program individualusasi pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan

PENGARUH PENERAPAN PROGRAM PEMBELAJARAN INDIVIDUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA ANAK TUNALARAS KELAS IV DI SLB-E BHINA PUTERA SURAKARTA TAHUN 2013..

Berdasarkan Rumusan masalah penelitian diatas disusun tujuan penelitian sebagai berikut. Mendeskripsikan seberapa tinggi kemampuan membaca permulaan anak kelompok B

PENUTUP Pada paparan rumusan masalah, tujuan penelitian, hasil penelitian dan pengembangan yang diperoleh dalam pengembangan Program Pembelajaran Individual bagi siswa slow learner di

Panduan menyusun program pembelajaran individual untuk satuan pendidikan dasar dan